cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua, Kota Padangsidimpuan.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) menyediakan media bagi mereka yang ingin mempublikasikan artikel ilmiahnya dari hasil pengabdian masyarakat atau inovasi di bidang Kesehatan, Pendidikan, Humaniora.
Articles 504 Documents
Manfaat Air Rebusan Cengkeh Untuk Mengurangi Mual Muntah Pada Ibu Hamil Pohan, Atika; Hasibuan, Usti Fina Hasanah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1277

Abstract

Pregnancy is a physiological part of a woman's life. Pregnancy is usually accompanied by discomfort, where the discomfort that pregnant women often experience, especially in the first trimester, is nausea and vomiting (emesis gravidarum). Research objective To determine the benefits of giving boiled clove water (Syzygium aromaticum) to reduce the frequency of nausea and vomiting in early trimester pregnant women at the Murniati Clinic in 2023. Method in this activity is counseling for pregnant women in the first trimester. Result Giving boiled clove water has been proven to be effective in reducing the intensity of nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester at the Murniati Clinic in 2023. Conclusio There are benefits of giving boiled clove water in reducing the frequency of nausea and vomiting. vomiting in early trimester pregnant women.
Edukasi Tentang Pemberian Gizi Seimbang Pada Bayi Balita di Desa Joring Natobang Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu Dewi, Sri Sartika Sari; Afni Hasibuan, Darma; Suryaningsih, Melfi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1278

Abstract

Status gizi balita yang baik memegang peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan terutama pada tahap golden period di lima tahun pertama. Hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2017 di Indonesia menujukkan prevalensi stunting balita sebesar 27,5 %, balita kurus 8,0%, balita sangat kurus 3,1%, balita risiko kurus 22,8%, dan balita dengan gizi kurang sebanyak 17,8%. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu status gizi balita sehingga dapat menurunkan kejadian balita gizi buruk atau kurang. Kegiatan pengabdian ini dilakukan bersamaan kegiatan Posyandu balita di Desa Joring Lombang dengan cara menimbang balita, memberikan penyuluhan pada orang tua/pengasuh balita, dan pemberian makan tambahan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dikuti oleh 32 balita. Hasil didapatakan jumlah balita dengan status gizi baik sebanyak 22 anak (68,8%), gizi kurang 5 anak (15,6%), gizi lebih 4 anak (12,5%) dan gizi buruk 1 anak (3,1%). Melalui edukasi mengenai gizi seimbang telah terjadi peningkatan pengetahuan ibu mengenai gizi seimbang pada balita. Meningkatnya pengetahuan mengenai gizi seimbang dan pengolahan makanan boleh jadi akan diikuti dengan perubahan perilaku. Penyuluhan gizi dengan metode ceramah disertai media poster dan leaflet merupakan salah satu pendekatan pembelajaran dengan memberi seperangkat pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan agar mampu menentukan pilihan perilaku yang tepat untuk meningkatkan status gizi balitanya.
PKM Pelatihan Tentang Kriya Tekstil Pemanfaatan Limbah Kain Perca dalam Pembuatan Kreatif Fabric Menggunakan Teknik Jahit Yoyo menjadi Busana Daur Ulang (Art wear) pada Kader TP. PKK Kelurahan Pekan Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Hasibuan, Elfi Husnita; S.Pd.,M.Ds., Khairunnisa Butar-Butar,; dwi meilasari, retno desti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1281

Abstract

Industri kreatif adalah industri tersendiri dengan penampilan pada keunggulan kreativitas dalam menghasilkan desain – desain kreatif yang melekat pada produk barang / jasa yang dihasilkan. Industri kreatif merupakan kumpulan dari sektor – sektor industri yang mengutamakan kreativitas dan inovasi sebagai modal utama dalam menghasilkan suatu produk. Industri kriya tekstil dalam hal ini dapat dipandang sebagai komponen inti dari suatu industri kreatif dimana implementasinya bisa dikembangkan untuk mendukung nilai tambah produk sehingga dapat dijadikan industri unggulan. Pada komponen industri kreatif, modal utama nya adalah intelektual dengan unsur seni, budaya, teknologi dan bisnis. Penggalian potensi untuk menemukan peluang bisnis dapat dilakukan dengan mengupgrade kemampuan dan keterampilan para ibu – ibu kader PKK kelurahan pekan tanjung morawa dengan meningkatkan kreativitas dan inovasi yang up to date dalam pemanfaatan limbah kain perca untuk pembuatan busana daur ulang yang kontemporer. Konsep Zero waste ini menjadi trend fesyen yang mengusung konsep fesyen ramah lingkungan (sustainable) berkelanjutan untuk menjaga alam dari sumber sampah terbesar di muka bumi dan membuka peluang bisnis / wirausaha di bidang keterampilan bagi ibu – ibu TP PKK Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Kreatif fabric atau manipulasi fabric adalah Menurut Wolf (1996), Manipulating Fabric atau manipulasi kain adalah suatu teknik menghias bahan dengan memanfaatkan beberapa macam teknik menghias kain dan membuat bahan baru menjadi bernilai seni tinggi. Saat ini fabric manipulation sedang banyak digemari oleh para fashion preneur, dengan menambahkan fabric manipulation ke dalam pakaiannya sebagai dekoratif busana. Fabric manipulation adalah sebuah teknik jahit membentuk bahan/kain lipatan kerut, lipit (pleats), tucking, smocking, flounces, matelase (quilting), korsase, ruffles, patchwork, yoyo, origami,slashing, jumputan, ecoprint. Teknik Yoyo yaitu sebuah pola berbentuk lingkaran yang dijelujur melingkar menjadi bulatan kerut (yoyo). Rangkaian yoyo ini bisa menjadi berbagai kreasi, seperti taplak meja, tas laptop, tutup galon, hingga dompet dan dekoratif busana. Cara membuat kerut yoyo ini sangatlah mudah. Anda cukup melipat tepi kain berukuran ± 2 mm ke arah dalam kain, lalu jelujur kelilingnya. Setelah itu, tarik benang hingga kain berkerut, lalu matikan benang tersebut. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah dengan metode komunikasi dua arah (narasumber dan peserta) dengan melakukan demonstrasi, praktek dan evaluasi. Sedangkan alat dan bahan yang digunakan adalah kain perca / sisa limbah jahitan, gunting kain, jarum tangan dan benang jahit. Hasil dari kegiatan ini yaitu antusisme dari peserta / ibu – ibu kader TP.PKK Kecamatan Tanjung Morawa dalam pemanfaatan limbah kain perca dalam pembuatan kreatif fabric menggunakan teknik jahit yoyo menjadi busana daur ulang (art wear). Dari gagasan konsep / ide yg di berikan narasumber kepada para peserta kemudian menghasilkan produk fesyen daur ulang yang upcycle layak pakai untuk busana panggung (art wear) sehingga mendapat respon yang positif dari peserta dalam kegiatan kader PKK dan masyarakat. Dari kegiatan ini terlihat ketertarikan dari para peserta ( kader TP.PKK ) untuk mengembangkan limbah kain perca menjadi produk fesyen dengan konsep zero waste sebagai pengelolaan sampah industry kreatif yang memiliki nilai jual dan peluang usaha ibu – ibu kader TP.PKK kelurahan Pekan kecamatan Tanjung Morawa kabupaten Deli Serdang.
Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil di Desa Gunungtua Julu Kabupaten Padang Lawas Utara Pohan, Anni Mardiah; Pohan, Sakinah Yusro
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1283

Abstract

Kelas ibu hamil adalah salah satu bentuk pendidikan prenatal yang dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil danperubahan perilaku positif sehingga ibu diharapkan memeriksakan kehamilan dan melahirkan ke tenaga kesehatan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu sehingga siap dengan persalinannya dan perrawatan bayinya. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan edukasi dengan jumlah peserta sebanyak 9 orang dilanjutkan dengan diskusi dan diakhiri dengan senam ibu hamil. Hasil evaluasi selama proses kegiatan berlangsung didapatkan seluruh peserta telah paham tentang perawatan kehamilan dan bayi baru lahir dan merasa bugar setelah senam hamil. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan termotivasi untuk aktif mengikuti kelas ibu hamil secara rutin.
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG MENGENAL CIRI-CIRI PUBERTAS PADA REMAJA MELALUI MEDIA E-BOOKLET Utaminingtyas, Farida; Mufidaturrosida, Ana; Maria, Atik; Agustina, Citra Elly; Wahyuni, Iin; Sasanti, Serafina Damar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1290

Abstract

ABSTRAK Remaja merupakan kelompok potensial yang perlu mendapat perhatian serius, karena adanya perubahan yang dialaminya. Permasalahan utama yang dialami remaja pada masa pubertas yaitu ketidaktahuan terhadap tindakan yang harus dilakukan khususnya masalah pengetahuan remaja mengenai pubertas dan bagaimana sikap remaja dalam menghadapi perubahan tersebut. Permasalahan ketidaktahuan remaja pubertas dapat dilakukan dengan pemberian penyuluhan kesehatan dengan media E-Booklet. Tujuan pengabdian, untuk memberdayakan remaja dalam upaya meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan sikap remaja secara efektif dengan media yang lebih menarik dan mudah dipahami melalui media E-Booklet. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di di Dusun Karangbalong, Desa Bener, Kecamatan Tengaran pada bulan Maret 2024. Bentuk kegiatan yang dilakukan terdiri dari tiga tahap, yaitu persiapan, kegiatan penyuluhan kesehatan, dan tahap refleksi. Pengabdian dilaksanakan pada 11 remaja. Hasil menunjukkan bahwa, setelah diberikan penyuluhan kesehatan tentang mengenal ciri-ciri pubertas pada remaja melalui media E-Booklet, terdapat peningkatan pengetahuan remaja dari hasil pretest dan postest. ABSTRACT Adolescents are a potential group that needs seroius attention, because they are of the changes experience. The main problem axperinced by adoleccents during puberty is ignorance of the action that must by taken, especially the problem of adoleccents knowladge about puberty and how behave these change. The problem of ignore among puberty adoleccents can be counceling using E-Booklet. The aim of the service to empower adoleccents in an effort to increase their knowledge, insight and attitudes effectively with media that is more interesting and easy to understand through E-Booklet. The community service activities were carried out at Karangbalong Hamlet, Bener Village, Tengaran Sub-District in March 2024. The activities carried out consisted of three stage, preparation, counseling activity, and reflection. The community service program was held for 11 adoleccents. After provision of counselling about recognizing the characyeristics of puberty in adoleccents through E-Booklet, it was found that there was an increase in knowledge of adoleccents from the pretest and posttest.
EDUKASI PERSONAL HYGIENE PADA WARGA BINAAN LAPAS KLAS II B PADANGSIDIMPUAN Harahap, Mei Adelina; Rangkuti, Juni Andriani; Rangkuti, Nur Aliyah; Gintings, Akhyar Fauzi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1291

Abstract

Kebutuhan dasar manusia dibagi menjadi kebutuhan fisik, psikologis dan sosial. Kebutuhan tersebut tidak dapat dipenuhi atau terganggu jika seseorang tidak atau kurang memiliki pengetahuan dan kemampuan personal hygiene yang baik. Personal hygiene adalah suatu tindakan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan seseorang untuk kesejahteraan fisik dan psikis. Tujuan dari personal hygiene adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan., memelihara kebersihan diri, pencegahan penyakit, meningkatkan percaya diri, serta menciptakan keindahan. Dari hasil wawancara dengan pengelola lapas diketahui bahwa pemahaman dan kesadaran penghuni lapas mengenai personal hygiene masih cukup rendah sehingga muncul dampak masalah kesehatan fisik pada penghuni Lapas. . Metode yang di gunakan adalah berupa Edukasi. Pelaksanaan di lakukan di Lapas Kelas II- B Padangsidimpuan.Kegiatan ini terlaksana dengan dengan baik bahkan para peserta terlihat antusias Basic human needs are divided into physical, psychological and social needs. These needs cannot be met or disturbed if someone does not or lacks the knowledge and ability of good personal hygiene. Personal hygiene is an action to maintain a person's cleanliness and health for physical and psychological well-being. The aim of personal hygiene is to improve health, maintain personal hygiene, prevent disease, increase self-confidence, and create beauty. From the results of interviews with prison managers, it is known that the understanding and awareness of prison inmates regarding personal hygiene is still quite low, resulting in the impact of physical health problems on prison inmates. . The method used is in the form of counseling. The implementation was carried out at the Class II-B Padangsidimpuan Prison. This activity was carried out well and even the participants looked enthusiastic
JURNAL PENYULUHAN TENTANG HIPERTENSI PADA LANSIA DI DESA LUBUK RAYA KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN HUTAIMBARU TAHUN 2024: PENYULUHAN TENTANG HIPERTENSI PADA LANSIA DI DESA LUBUK RAYA KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN HUTAIMBARU TAHUN 2024 siregar, rya anastasya; Novita Sari Batubara; Arisa Harfa Said Lubis; Deliana Tarigan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1292

Abstract

ABSTRAK Hipertensi dapat dikendalikan secara efektif dengan pengobatan yang sederhana dan murah, namun hanya sekitar satu dari lima penderita hipertensi yang dapat mengendalikannya. Hipertensi ini terjadi akibat lonjakan tekanan darah tinggi, terjadi ketika tekanan darah pada arteri meningkat secara persisten, melebihi nilai normal. Tekanan darah terdiri dari dua pengukuran: sistolik (angka atas) dan diastolik (angka bawah). Hipertensi didefinisikan jika tekanan darah sistolik ≥ 140 mm Hg atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mm Hg. Tujuan PKM ini adalah memberi motivasi kepada lansia lebih memperhatikan polo hidupnya seperti kebutuhan istirahat dan makanan agar terhindar dari terjadinya hipertensi pada lansia. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan metode penyuluhan kesehatan dengan menggunakan media leaflet dan pemeriksaan tekanan darah kepada lansia di desa Lubuk Raya dengan berjumlah 30 orang yaitu 14 laki-laki dan 16 perempuan. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Evaluasi kedapa lansia yaitu tanya jawab seputar materi Hipertensi. Lansia dapat penyawab dan menjelaskan dengan baik pertanyaan yang diajukan oleh sipenyuluh. Kegiatan PKM yang dilaksanakan berjalan dengan baik. Lansia di desa Lubuk Raya yang mengikuti terlihat bersemangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan. Kata kunci : Hipertensi, Lansia
PENYULUHAN KESEHATAN “ TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA MENGENAI BAHAYA PEROKOK AKTIF DAN PEROKOK PASIF DI MTS YPKS KOTA PADANGSIDIMPUAN “: PENYULUHAN KESEHATAN “ TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA MENGENAI BAHAYA PEROKOK AKTIF DAN PEROKOK PASIF DI MTS YPKS KOTA PADANGSIDIMPUAN “ Napitupulu, Natar Fitri; Napitupulu, Mastiur; Sujoko, Edy; Harahap, Eky Maryo; Insan, Hafni Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1293

Abstract

ABSTRAK Kegiatan ini merupakan bentuk aplikasi dalam pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa. Berdasarkan hasil survey, wawancara dan observasi ditemukan permasalahan remaja yang merokok. Merokok adalah menghisap bahan-bahan yang berbahaya bagi tubuh yang mempengaruhi Kesehatan. Berdasarkan hasil angket usia remaja yang merokok yaitu 28,6% berusia 15 tahun, 22,9% berusia 16 tahun, 31,4% berusia 17 tahun, 8,6% berusia 18 tahun, 8,6% berusia 19 tahun. Sedangkan berdasarkan jenis kelamin yaitu 100% remaja yang berokok berjenis kelamin laki- laki. Metode yang digunakan pada implementasi Pendidikan Kesehatan ini secara langsung dan DARING dengan menggunakan aplikasi zoom online, Pendidikan kesehatan adalah aplikasi atau penerapan pendidikan di dalam bidang Kesehatan. Hasil dari kegiatan Pendidikan Kesehatan ini sudah ada peningkatan pengetahuan remaja tentang bahaya rokok sebanyak 80 % dan 80% remaja berkeinginan untuk berhenti merokok. Kata kunci : Bahaya perokok aktif dan perokok pasif
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TANGGAP DARURAT GEMPA DI SMP IT DARUL HASAN KOTA PADANGSIDIMPUAN: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TANGGAP DARURAT GEMPA DI SMP IT DARUL HASAN KOTA PADANGSIDIMPUAN Sagala, Nanda Suryani; Siregar, Hotma Royani; Simamora, Asnil Adli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1295

Abstract

ABSTRAK Gempa bumi masih menjadi salah satu bencana di Indonesia. Data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyebutkan bahwa 75% dari total 355.270 bangunan sekolah di Indonesia berada pada wilayah yang berisiko sedang hingga tinggi. Tujuan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini untuk memberikan edukasi kepada siswa di SMP IT Darul Hasan Padangsidimpuan Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan tentang pengetahuan Tanggap Darurat Gempa Bumi. Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah dengan pemberian materi berupa PPT, Leaflet dan sesi tanya jawab. Kegiatan ini dilakukan selama 2 jam pada Hari Sabtu 28 Oktober 2023 yang bertempat di SMP IT Darul Hasan Padangsidimpuan Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan Sumatera Utara. Hasil yang didapatkan setelah kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan terkait Tanggap Darurat Gempa Bumi Siswa/siswi di SMP IT Darul Hasan Padangsidimpuan. Kata kunci : Gempa Bumi, Bencana, Pengabdian Kepada Masyarakat
EDUKASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA MASYARAKAT DESA BATU HULA KECAMATAN KABUPATEN TAPANULI SELATAN Dongoran, Rini Fitriani; Nur Insan, Hafni; Lubis, Nadya Nur Rahayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1297

Abstract

Penyakit infeksi menjadi salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi dimasyarakat, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Obat yang sering diresepkan dan digunakan dokter untuk mengatasi masalah tersebut yaitu antibiotik. Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. Namun kenyataannya masih sering terjadi penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat seperti penggunaan antibiotik yang tidak dihabiskan, pembelian antibiotik tanpa resep dokter, pengobatan penyakit yang seharusnya tidak memerlukan antibiotik serta pemakaiannya yang tidak patuh. Hal ini berisiko menyebabkan terjadinya resistensi antibiotik. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat, khususnya antibiotik. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang baik dan benar dalam upaya mencegah terjadinya resistensi antibiotik. Dari hasil kegiatan ini, masyarakat pesisir di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan telah mendapatkan informasi mengenai cara penggunaan antibiotik yang baik dan benar.