cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua, Kota Padangsidimpuan.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) menyediakan media bagi mereka yang ingin mempublikasikan artikel ilmiahnya dari hasil pengabdian masyarakat atau inovasi di bidang Kesehatan, Pendidikan, Humaniora.
Articles 504 Documents
PERSEPSI MAHASISWA UNIVERSITAS AUFA ROYHAN DI KOTA PADANGSIDIMPUAN TERHADAP PERAN BAHASA INDONESIA DALAM PELAYANAN KEBIDANAN siregar, juliana; Harahap, Olivia Feby Mon; Afriannur, Heka
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1298

Abstract

dapun Judul daripada Penelitian ini adalah Persepsi Mahasiswa Universitas Aufa Royhan di Kota Padangsidimpuan Terhadap Peran Bahasa Indonesia dalam pelayanan Kebidanan.(Studi Deskriptif kuantitatif Tentang Persepsi Mahasiswa Universitas Aufa Royhan di Kota Padangsidimpuan Terhadap Peran Bahasa Indonesia dalam Asuhan Kebidanan). Dan Teori yang digunakan disini yaitu Tentang Komunikasi dan Persepsi Kata Kunci: Mahasiswa,Bahasa Indonesia,Kebidanan
Pendidikan Kesehatan tentang Perawatan Keluarga pada Anak dengan ISPA di Ruang Anggrek RSUD Panyabungan Simamora, Febrina Angraini; Rangkuti, Juni Andriani; Manurung, Dina Mariana; Harahap, Mei Adelina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1299

Abstract

Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan di dunia. ISPA merupakan penyakit saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh agen infeksius yang menimbulkan gejala dalam waktu beberapa jam sampai beberapa hari. Kemampuan keluarga dalam melaksanakan tugas kesehatan keluarga sangat diperlukan, agar keluarga dapat mencegah terjadinya ISPA pada anak. Tujuan dari penyuluhan ini adalah agar keluarga khusunya ibu dapat mengetahui konsep ISPA dan memahami tentang perawatan anggota keluarga yang mengalami ISPA. Peserta merupakan orangtua (keluarga) pasien anak yang mengalami ISPA dan menjalani rawat inap di ruang Anggrek RSUD Panyabungan. Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Profesi Ners Fakultas Kesehatan Universitas Aufa Royhan didampingi oleh dosen pembimbing dan difasilitasi oleh pihak RSUD Panyabungan. Peran dan tugasnya telah ditetapkan antara lain sebagai penanggung jawab, moderator, pencatat, pengamat, fasilitator dan dokumentasi. Hasil dari kegiatan ini dapat menambah pengetahuan peserta penyuluhan tentang konsep ISPA dan cara perawatan anggota keluarga yang mengalami ISPA. Saran kepada keluarga agar lebih memperhatikan perilaku hidup bersih dan sehat pada aktivitas sehari-hari agar dapat mencegah terjadinya ISPA pada anggota keluarga.
PENDIDIKAN KESEHATAN PADA REMAJA TENTANG DISMENORHEA DI KELURAHAN LUBUK RAYA TAHUN 2024 rangkuti, nur aliyah; Hasibuan, khoirunnisah -; Rangkuti, Juni Andriani; Aswan, Yulinda -; nasution, ayannur -; Siregar, Leli Khairani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1300

Abstract

Haid atau menstruasi adalah pengeluaran darah dan sel sel tubuh dari vagina yang berasal dari dinding rahim perempuan secara periodik. Defenisi lain bisa juga diartikan sebagai siklus alami yang terjadi secara regular untuk mempersiapkan tubuh perempuan setiap bulannya. Rata-rata masa haid perempuan 3-8 hari dengan siklus rata-rata 28 hari pada setiap bulannya. Dan batas maksimal masa haid adalah 15 hari. Selama darah yang keluar belum melewati batas tersebut, maka darah yang keluar adalah darah haid. Bentuk kegiatan Yang dilakukan yaitu Penyuluhan pendidikan kesehatan tentang dismenorhea pada remaja. Kegiatan penyuluhan ini berlangsung selama 60 menit. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Simapil Apil yang berada di Kelurahan Lebah Lubuk Raya Kecamatan Padangssidimuan Hutarimbaru Kota Padangsidimpuan. Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan penyuluhan kepada remaja terkait dismenorhea. Penyuluhan berupa perkenalan, presentase materi, diskusi, tanya jawab, penutup dan foto bersama. Peserta kegiatan berjumlah 16 orang. Penyuluhan dilakukan kepada remaja yang diawali dengan pembukaan oleh moderator selama 15 menit, menyampaikan presentasi materi disampaikan langsung oleh pemateri selama 30 menit. Setelah materi di sampaikan, pemateri memberikan waktu untuk sesi diskusi, tanya-jawab selama 15 menit. Hasil pengabdian masyarakat dapat peningkatkan pengetahuan remaja khususna remaja putri tentang dismenorhea serta menyadari pentingnya penanganan yang dilakukan jika mengalami dismenorhea. Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan berjalan dengan baik dan tertib, kegiatan ini dilaksanakan di Desa Desa Simapil Apil Kelurahan Lembah Lubuk Raya Kecamatan Padangssidimuan Hutarimbaru Kota Padangsidimpuan dan termasuk dalam Wilayah Kerja Puskesmas Hutarimbaru. Remaja yang mengikuti kegiatan telihat antusias dalam mengikuti kegiatan penyuluhan tentang dismenorhea. Diharapkan kepada remaja sudah mengetahui tentang yang dismenorea dan cara penanganannya sehingga bisa melakukan perawatan mandiri jika mengalami disemenorhea. Menstruation or menstruation is the release of blood and body cells from the vagina that come from the wall of the female uterus periodically. Another definition can also be interpreted as a natural cycle that occurs regularly to prepare a woman's body every month. The average menstrual period of women is 3-8 days with an average cycle of 28 days each month. And the maximum limit of the menstrual period is 15 days. As long as the blood that comes out has not crossed the limit, then the blood that comes out is menstrual blood. The form of activities carried out is health education counseling about dysmenorrhea in adolescents. This counseling activity lasted for 60 minutes. This activity is carried out in Simapil Apil Village located in Lebah Lubuk Raya Village, Padangssidimuan Hutarimbaru District, Padangsidimpuan. The purpose of this activity is to provide counseling to adolescents related to dysmenorrhea. Counseling in the form of introductions, material presentations, discussions, questions and answers, closing and group photos. There were 16 participants in the activity. Counseling was carried out to teenagers which began with an opening by the moderator for 15 minutes, delivering a presentation of material delivered directly by the speaker for 30 minutes. After the material was delivered, the speaker gave time for a discussion session, question-and-answer for 15 minutes. The results of community service can increase the knowledge of adolescents, especially young women about dysmenorrhea, and realize the importance of handling if they experience dysmenorrhea. The counseling activities carried out went well and in an orderly manner, this activity was carried out out in Simapil Apil Village located in Lebah Lubuk Raya Village, Padangssidimuan Hutarimbaru District, Padangsidimpuan. Teenagers who participated in the activity seemed enthusiastic in participating in counseling activities about dysmenorrhea. It is expected that adolescents already know about dysmenorrhea and how to handle it so that they can do independent care if they experience dysmenorrhea.
TERAPI BERMAIN MENGGUNAKAN KERTAS ORIGAMI DALAM PENINGKATKAN KEAHLIAN MOTORIK HALUS ANAK PRE SCHOOL RA AMANAH HUTAIMBARU KOTA PADANG SIDEMPUAN antoni, adi; AA, Abdullah; J.Hadi, Anto; Ahmad, Haslinah; Mutia, Fatma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1301

Abstract

Terapi bermain merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan memampuan anak dalam kualitas motorik halus anak. Bermain origami dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak sehingga kemampuan gerak anak dapat dimaksimalkan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah melatih kemampuan anak usia pre school dalam meningkatkan motorik halus dalam membuat kerajinan berbahan dasar kertas origami. Metode kegiatan ini meliputi kegiatan terapi bermain di sekolah RA Amanah Hutaimbaru menggunakan kertas origami yang dibuat berbagai bentuk, kegiatan ini dilakukan pada hari Rabu, 6 Maret 2024. Kegiatan dilakukan selama 2 jam dilakukan kepada 25 anak RA/TK. Hasil pengabdian ini diperoleh anak terlihat senang mengikuti bermain, 4% anak mampu memanfaatkan kertas origami dalam membuat kerajinan sedangkan 96 % anak (24 orang) masih kurang bisa membuat kerajinan secara mandiri. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bahwa melakukan terapi stimulasi motorik halus penting bagi anak dalam meningkatkan kemampuan motorik anak.
Pencegahan Kanker Serviks pada Wanita Usia Subur di Posyandu Anggrek Kelurahan Bantan Timur Kecamatan Medan Denai Nugraeny, Lolita; Sitorus, Nopita Yanti; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1304

Abstract

Kanker serviks merupakan penyakit kanker dengan morbiditas tertinggi di Indonesia dan setiap tahun terus mengalami peningkatan kasus baru serta kematian. Upaya paling efektif untuk menurunkan kasus kanker serviks dapat dilakukan dengan deteksi dini pemeriksaan Inspeksi Visual Asam asetat (IVA). Kesadaran masyarakat khususnya kelompok Wanita Usia Subur (WUS) untuk melakukan pemeriksaan IVA masih rendah. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya penyadaran kepada masyarakat melalui penyuluhan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan pemeriksaan IVA. Kegiatan penyuluhan kesehatan dengan target WUS yang ada di Desa Selat. Hasil kegiatan menunjukkan ada peningkatan pengetahuan 13,7% dan sikap 10,6%. Setelah penyuluhan kesehatan 50% peserta langsung melakukan pemeriksaan IVA di Puskesmas. Pengamatan IVA seluruh peserta menunjukkan hasil negatif. Cervical cancer is a cancer disease with the highest morbidity in Indonesia and every year continues to experience an increase in new cases and deaths. The most effective effort to reduce cases of cervical cancer can be done with early detection by acetic acid visual inspection (IVA). Public awareness, especially in the Women of Childbearing Age group, of carrying out VIA examinations is still low. Therefore, it is necessary to make public awareness efforts through health education to increase knowledge, attitudes and actions for IVA examinations. Health education activities targeting WUS in Selat Village. The results of the activity showed that there was an increase in knowledge of 13.7% and attitude of 10.6%. After health education, 50% of participants immediately underwent an IVA examination at the Community Health Center. IVA observations of all participants showed negative results.
EDUKASI ISI PIRINGKU DENGAN GIZI SEIMBANG PADA SISWA SISWI KELAS 3,4,5,6 DI SDN 101234 KILANG PAPAN Hasibuan, Ahmad Safii; Henny Sahriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Transisi gizi memicu Indonesia mengalami beban ganda masalah gizi. Salah satunya malnutrisi. Malnutrisi mampu menganggu proses pertumbuhan dan perkembangan anak, meningkatkan risiko penyakit serta meningkatkan pengeluaran untuk biaya rumah sakit. Berdasarkan pertemuan bersama pihak sekolah, siswa – siswi di sekolah dasar tersebut perlu diberikan edukasi gizi karena belum pernah ada edukasi gizi sebelumnya. Makan merupakan kebutuhan dasar manusia terkait dengan pemenuhan gizi. Masih ditemukan masalah gizi pada anak usia sekolah seperti kurus, pendek, kegemukan, dan anemia. Salah satu upaya pencegahan terjadi masalah gizi yang diperkenalkan oleh Kementerian Kesehatan adalah slogan “Isi Piringku”. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan siswa siswi SDN 101234 Kilang Papan tentang isi piringku. Hasil kegiatan ini menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan siswa setelah pemberian penyuluhan dengan media leaflet dan video animasi. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah siswa-siswa sudah mampu menjelaskan kembali terkait gizi seimbang dengan menggunakan slogan Isi Piringku. Kata kunci : Isi Piringku, Gizi Seimbang, Siswa ABSTRACT The nutrition transition has triggered Indonesia to experience a double burden of nutritional problems. One of them is malnutrition. Malnutrition can interfere with the process of growth and development of children, increase the risk of disease and increase expenses for hospital fees. Based on a meeting with the school, students in these elementary schools need to be given nutrition education because there has never been any nutrition education before. Eating is a basic human need related to the fulfillment of nutrition. There are still nutritional problems in school-age children such as thinness, stunting, obesity and anemia. One of the efforts to prevent nutritional problems introduced by the Ministry of Health is the slogan "Fill My Plate". The purpose of this activity is to increase the knowledge of SDN 101234 Kilang Papan students about the contents of my plate. The results of this activity indicate an increase in students' knowledge after providing counseling with leaflet media and animated videos. The conclusion of this activity is that students are able to explain balanced nutrition again using the slogan Fill My Plate. Keywords: Fill My Plate, Balanced Nutrition, Student
Penyuluhan, Pengukuran dan Penimbangan dalam Rangka Intervensi Serentak Pencegahan Stunting Lubis, Yusnina Maisyaroh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu strategi dan upaya percepatan pencapaian target penurunan angka stunting di angka 14% ditahun 2024 dan bentuk komitmen yang kuat untuk memastikan pendampingan, pendataan, monitoring, dan evaluasi, pemerintah melakukan Gerakan Pengukuran dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting selama Juni-Juli 2024. Luaran yang diharapkan adalah hasil pengukuran dan penimbangan yang dilakukan merupakan gambaran prevalensi stunting di masing-masing kabupaten/kota selama Juni-Juli Tahun 2024 berdasarkan hasil EPPGBM Dinas Kesehatan masing-masing kota. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2024 di Kabupaten Tapanuli Utara dan Kota Gunungsitoli. Sasaran pelaksanaan program ini adalah ibu hamil, balita, dan calon pengantin (catin) sampai dengan 100%. Metode yang digunakan adalah penyuluhan/ceramah, diskusi serta pengukuran dan penimbangan sasaran. Hasil pengabdian meningkatkan cakupan kunjungan sasaran ke posyandu untuk melakukan deteksi dini masalah gizi yang dilanjutkan dengan edukasi terkait pencegahan stunting, serta melakukan tindakan intervensi segera kepada sasaran yang mengalami masalah gizi berdasarkan hasil verifikasi yang telah dilakukan oleh petugas kesehatan di puskesmas.
PENYEBAB KECEMASAN SISWA DALAM BERBICARA BAHASA INGGRIS DI SMKS PALUTA HUSADA Yuli, Yulina Oktaviani Harahap
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa terpenting yang harus dikembangkan oleh siswa dalam belajar bahasa Inggris. Akan tetapi, tidak semua siswa dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Siswa merasa sulit untuk berkomunikasi dalam bentuk lisan, dan mereka menghadapi berbagai kendala. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menimbulkan kecemasan siswa, serta hubungan antara keterampilan berbicara siswa dan tingkat kecemasan mereka. Pengabdian ini menggunakan metode deskriptif. Data menunjukkan bahwa kekhawatiran komunikasi, ketakutan akan penilaian yang buruk, dan kecemasan ujian merupakan unsur-unsur yang menyebabkan kegugupan siswa saat berbicara.
PKM PENYULUHAN PERILAKU MEROKOK PADA MASYARAKAT DI DESA PERKEBUNAN MARPINGGAN 2 Nurrosidah; Butar-Butar, Khairunnisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Smoking behavior is a serious health problem. Indonesia is ranked third with the highest number of smokers in the world. Based on 2018 Riskesdas data, the percentage of smokers over 15 years is 33.8%. The results of the Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) survey in Marpinggan 2 Plantation Village, especially the indicator of not smoking at home in the community, showed that 57% of respondents smoked at home. This percentage shows that awareness of not smoking at home is still low. This service aims to educate people about stopping smoking at home. The method used in this service is education by counseling and distributing leaflets, followed by evaluation. Based on the activities that have been carried out, the results show that the community is enthusiastic about the activities. As a result of the evaluation, the community felt that this activity was very useful and could increase knowledge about the dangers of smoking. Distributing leaflets can encourage people not to smoke at home. This activity is an effort to educate the public about the dangers of smoking and make people behave better by quitting smoking. Educational activities need to be increased so that society is healthier.
Education Health on How to Brush Your Teeth Properly and Correctly at SDN 100208 siamporik dolok in angkola selatan subdistrict aristin, alga heni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut anak di Indonesia masih sangat memrihatinkan. Prevalensi karies pada anak usia 5-9 tahun dilaporkan mencapai 92,6%, dan proporsi waktu menyikat gigi dengan benar sebesar 1,4%. Usaha untuk mengontrol dan mencegah pembentukan plak dapat dilakukan secara sederhana, efektif, dan praktis yaitu dengan cara menggosok gigi secara teliti dan teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran teknik menyikat gigi dan indeks plak siswa SDN 100208 siamporik dolok. Jenis penelitian ialah deskriptif dengan desain potong lintang. Populasi penelitian terdiri dari siswa sekolah dasar kelas 2 . Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Terdapat sebanyak 12 siswa sebagai subyek. Pengumpulan data menggunakan formulir pemeriksaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik menyikat kombinasi digunakan oleh seluruh subyek. Indeks plak paling banyak pada kategori sedang. Rerata nilai indeks plak yaitu 2,67. Simpulan penelitian ini ialah teknik menyikat gigi yang digunakan oleh siswa SDN 100208 desa siamporik dolok ialah teknik kombinasi dengan indeks plak tergolong kategori sedang.