cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua, Kota Padangsidimpuan.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) menyediakan media bagi mereka yang ingin mempublikasikan artikel ilmiahnya dari hasil pengabdian masyarakat atau inovasi di bidang Kesehatan, Pendidikan, Humaniora.
Articles 504 Documents
MEWUJUDKAN KAWASAN BEBAS ASAP ROKOK DENGAN PEMBUATAN POJOK ROKOK DI DESA SIAMPORIK DOLOK Ulya, Miftahul Ulya; Arsila, Mila; Wahyuni, Putri; Hari navlin, Mirna; Dongoran, Misba
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sebagian besar warga Masyarakat di Indonesia Salah satu penyumbang kematian terbesar yang sulit dicegah di lingkungan masyarakat adalah rokok. Rokok adalah permasalahan kesehatan dalam skala global. Tujuan : Diharapkan dengan adanya Pojok Rokok masyarakat tidak lagi merokok dalam ruangan atau dalam rumah. Sehingga dapat mengurangi bahaya asap rokok bagi perokok pasif Metode : Metode yang di lakukan adalah dengan melaksanakan penyuluhan di 4 titik warung-warung kopi yang ada di Desa Siamporik Dolok yaitu warung tersebut di jadikan tempat pojok rokok bagi seluruh masyarakat yang merokok di Desa Siamporik Dolok. Hasil : Hasil evaluasi penyuluhan tentang pojok rokok ini didapatkan adanya perbedaan pengetahuan masyarakat antara sebelum dan sesudah kegiatan penyuluhan tentang bahaya merokok di sembarang tempat dan di dapatkan adanya perubahan perilaku dari masyarakat. Kesimpulan :Warga paham tentang bahaya asap rokok bagi orang lain yang ada di sekitarnya (perokok pasif), warga bersedia menerapkan hal tersebut dengan merubah perilaku buruk tersebut serta berkomitmen mewujudkan KBAR (Kawasan Bebas Asap Rokok) dengan memanfaatkan Pojok Rokok. ABSTRACT Most people in Indonesia One of the biggest contributors to death that is difficult to prevent in society is smoking. Smoking is a health problem on a global scale. Objective: It is hoped that with the existence of a Cigarette Corner, people will no longer smoke indoors or at home. So that it can reduce the dangers of cigarette smoke for passive smokers. Method: The method used is to carry out outreach at 4 coffee shops in Siamporik Dolok Village, namely these stalls are used as cigarette corners for all people who smoke in Siamporik Dolok Village. Results: The results of the evaluation of the outreach regarding cigarette corners showed that there was a difference in community knowledge between before and after the outreach activity about the dangers of smoking in any place and a change in behavior from the community was found. Conclusion: Residents understand about the dangers of cigarette smoke for other people in the area. surrounding areas (passive smokers), residents are willing to implement this by changing this bad behavior and are committed to realizing a KBAR (Smoke Free Area) by utilizing the Cigarette Corner.
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DALAM TATANAN RUMAH TANGGA DI DESA PINTU PADANG KECAMATAN ANGKOLA SELATAN TAHUN 2024 Perdana, Anugrah; Mutiah, Ilda; Pebrianthy, Lola
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah program khusus darı Pemerintah meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) rumah tangga adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga sehingga mampu melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat. Program PHBS dijalankan melalui proses edukasi kepada masyarakat. Dengan ini, tiap individu diharapkan menjadi kesehatan sadar mampu menjalankan perilaku bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-harinya. Ada lima tatanan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang ditetapkan oleh pemerintah, yaitu PHBS di rumah tangga, sekolah, tempat kerja, kesehatan, dan tempat umum.Kelimanya menjadi titik dimulainya program edukasi mengenal perilaku hidup bersih dan sehat. Penyuluhan ini menggunakan metode ceramah yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Aufa Royhan Di Desa Pintu Padang. Penyuluhan ini dilaksanakan di Rumah Warga Desa Pintu Padang pada hari Jumat, tanggal 5 Juli 2024.. Kegiatan penyuluhan ini berjalan dengan baik. Warga Desa Pintu Padang yang mengikuti terlihat bersemangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan.
PENYULUHAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG MAKANAN SEHAT DI SD N 100201 SIMARPINGGAN: PENYULUHAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG MAKANAN SEHAT DI SD N 100201 SIMARPINGGAN zebua, winra; Rahmadani Nasution; Putri Maulinda; Victoria Pricillya Silitonga; Nurul Hafika; Resti; Rahmi Atika; Putry Natasya Siregar; Rina Lestari; Siti Aminah; Reni Karmila; Eli Agustina Nasution; Muhammad Rinaldi Rambe; Yasrida; Iqfhan Zamroni; Aswan, Yulinda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan sehat adalah jenis makanan yang memberikan nutrisi penting bagi tubuh dan mendukung kesehatan secara keseluruhan. Ciri-cirinya meliputi kaya nutrisi, alami, seimbang, rendah kalori kosong, dan bervariasi. Tujuannya adalah agar para peserta tahu makanan sehat. Metode yang dilakukan adalah ceramah dan tanya jawab. Responden sebanyak 30 anak. Hasil dari pengamatan menunjukkan bahwa memberikan menjelaskan makanan sehat harus dilakukan sejak usia dini dan selama penyuluhan 95% peserta sangat antusias dan memberikan perhatian lebih saat penyuluhan dilakukan, yang menandakan mereka tahu bahwa makanan sehat penting bagi mereka.
Pemberdayaan Naposo Nauli Bulung (NNB) dalam Menciptakan dan Menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Desa Aek Natas simamora, dellayusra; Nirmala Rangkuti; Subhan Diki; Fitri Wahyuni Nst; Yuni Maliyah Siregar; Winda Imelda Samosir; Adelia Ramadani Siregar; Alfi Syahrun Lubis; Dina Lestari Harahap; Yuli Yanti; Skandar Zamzami Siregar; Elvi Asiah Rambe; Nuralawiah Ramadani; Aulia Rahma Dini; Rani Tiara Sari; Widia Annasari; Ritonga, Sukhri Herianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) perlu untuk terus dijaga dan ditingkatkan. Peran pemuda sangat diperlukan agar PHBS ini dapat berjalan secara terus menerus. Naposo nauli bulung merupakan pemuda yang diharapkan memiliki peran penting di desa tempat mereka tinggal. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan naposo nauli bulung dalam menciptakan dan menjaga PHBS di Desa Aek Natas. Metode pelaksanan yang dalam kegiatan ini adalah pendidikan kesehatan dan aplikasi PHBS. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini adalah sebanyak 30 orang. Adapun waktu pelaksanaannya adalah dari tanggal 21 hingga tanggal 18 Adapun hasil yang diperoleh adalah terjadinya peningkatan pengetahuan dan keaktifan peserta. penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa KKN menyebutkan ada pengaruh yang signifikan terkait pendidikan kesehatan PHBS dan pengelolaan sampah terhadap perilaku membuang sampah sembarangan di desa aek natas yang telah di berikan, dengan hasil penelitian sebelum di berikan pendidikan kesehatan tentang PHBS dan dan pengelolaan sampah sebagian besar tidak patuh dan masih banyak yang membuang sampah, sesudah diberikan pendidikan kesehatan masyarakat dan NNB Mulai membuang sampah Pada Tempatnya. Kegiatan penyuluhan PHBS dan pengelolaan sampah dan penyebaran beberapa tong sampah yang dilakukan di di Desa Aek Natas Kec. Angkola Selatan, Kab. Tapanuli Selatan berjalan dengan lancar. Masyarakat dan remaja sebagai pelopor PHBS di desa mampu memahami materi yang disampaikan dengan baik.
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH DI DESA DOLOK GODANG Lestari, Anggun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan yang sering dialami oleh lansia. Lansia sering mengalami hipertensi karena tekanan darah meningkat seiring bertambahnya usia karena penebalan dinding arteri pada usia lanjut yang terjadi dikarenakan penumpukan zat kolagen pada lapisan otot yang mengakibatkan pembuluh darah berangsur angsur menyempit dan menjadi kaku. Salah satu Upaya yang dapat dilakukan adalah Latihan fisik (Senam Lansia). Tujuan pada penelitian untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap penurunan tekanan darah di Desa Dolok Godang dengan menggunakan metode kuantitatif. Lansia yang mengikuti kegiatan senam ini sangat setuju dan antusias untuk dilaksanakannya kegiatan senam ini. Dari kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap minggunya didapati bahwa tekanan darah anggota senam lansia berangsur-angsur menurun.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengobatan Gratis pada Lansia di Desa Lubuk Raya LUBIS, ARISA HARFA SAID; Novita Sari Batubara; Fatma Mutia; Nur Hamimah Harahap; Nur Arfah Nasution; Dinda Wulandari Nasution; Sumarni Romadhon; Yulia Vera
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i2.1530

Abstract

Kesehatan merupakan keadaan yang harus dimiliki oleh manusia secara fisik ataupun mental agar dapat menjalankan aktivitas sehari-hari secara ideal terkhususnya pada Lansia merupakan penduduk beresiko tinggi untuk terjadinya berbagai macam penyakit degeneratif, yang berkaitan dengan proses penuaan, seperti stroke, hipertensi dan diabetes melitus. Banyak dari masyarakat yang tidak menyadari akan perlunya memeriksakam kesehatan lebih rutin dan mengatur gaya hidup yang baik. Pengabdian masyarakat ini bertujuan agar masyarakat semakin sadar akan perlunya memeriksakan diri sendiri dan keluarga terutama pada lansia. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pengobatan gratis serta adanya edukasi kesehatan dengan penyuluhan dan dilakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan seperti mengukur tekanan darah, cek gula darah, cek kolesterol dan asam urat. Jumlah peserta kegiatan ini adalah 40 orang. Kegiatan ini dilakukan dengan berkoordinasi dengan aparat desa dengan jajarannya yang dilanjutkan dengan pemeriksaan dan pengobatan gratis dimana adanya edukasi kesehatan dengan penyuluhan dan dilakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan seperti mengukur tekanan darah, cek gula darah, cek kolesterol dan asam urat yang dilakukan oleh tenaga kesehatan dan akrirnya pemebrian obat. Kesimpulan dengan adanya pengobatan gratis ini dapat membantu masyarakat khususnya lansia dalam mendeteksi dini terhadap status kesehatannya. Kata kunci : Pengobatan Gratis, Pemeriksaan Kesehatan, Lansia
Peningkatan Kesehatan Lansia Melalui Penyuluhan Hipertensi Dan Senam Lansia Di Lingkungan I Kelurahan Kayu Ombun Padangsidimpuan Siregar, Miftahul Khoiriyah; Nikmah Kemala Sari; Nasution, Nur Arfah; Hasibuan, Elmi Sariani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering dijumpai pada lansia dan menjadi salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Penyuluhan kesehatan memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia mengenai hipertensi, faktor risiko, dan cara pencegahannya. Program penyuluhan hipertensi dan senam lansia yang terintegrasi diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan lansia. Melalui penyuluhan, lansia mendapatkan informasi yang komprehensif mengenai pentingnya pengendalian tekanan darah, pola makan sehat, dan pengelolaan stres. Sementara itu, senam lansia dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan fisik lansia dengan gerakan yang aman dan efektif. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak program penyuluhan hipertensi dan senam lansia terhadap peningkatan kesehatan lansia. Kegiatan ini dilakukan dengan penyuluhan terstruktur, pelatihan senam dan pendampingan pengawasan. Hasil penyuluhan. Setelah penyuluhan, terjadi peningkatan signifikan dalam pengetahuan partisipan: 90% dari partisipan dapat mengidentifikasi faktor risiko hipertensi. 85% dari partisipan memahami pentingnya pengendalian tekanan darah. 80% dari partisipan menunjukkan pemahaman yang baik tentang diet rendah garam dan manajemen stres. Penyuluhan hipertensi dan senam lansia secara terintegrasi terbukti efektif dalam meningkatkan kesehatan lansia di Lingkungan I Kayu Ombun Padangsidimpuan.
PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA PEREMPUAN MENGENAI VULVA HYGIENE DALAM UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF DI SMP 6 KOTA PADANGSIDIMPUAN Nasution, Nur Arfah; Lubis, Arisa Harfa Said; Siregar, Miftahul Khoiriyah; Simamora, Asnil Adli; Mutia, Fatma; Diningsih, Ayus; Pulungan, Riski
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organ reproduksi merupakan salah satu organ tubuh yang sensitif dan memerlukan perawatan khusus. Pengetahuan dan perawatan yang baik merupakan faktor penentu dalam memelihara kesehatan reproduksi. Salah satu gejala terjadinya kelainan atau penyakit pada organ reproduksi adalah Keputihan. Berdasarkan data penelitian tentang kesehatan reproduksi wanita menunjukkan 75% wanita di dunia pasti menderita keputihan, paling tidak sekali dalam hidupnya. Sedangkan wanita Indonesia sendiri 75% pasti mengalami keputihan minimal satu kali dalam hidupnya. Lebih dari 70% wanita Indonesia mengalami keputihan yang disebabkan oleh jamur dan parasit seperti cacing kremi atau protozoa (Trichomonas vaginalis). Bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah penyuluhan kesehatan tentang vulva hygiene. Penyuluhan Kesehatan dilakukan untuk menjelaskan secara mendalam tentang vulva hygiene, termasuk defenisi, penyebab, gejala, pencegahan, penatalaksanaan dan dampaknya pada kehidupan sehari-hari. Penyuluhan ini dilakukan pada siswi di SMP 6 Kota Padangsidimpuan penyuluhan ini dilakukan dengan metode ceramah,Tanya jawab kemudian dilanjutkan dengan diskusi dengan siswi .dengan diadakannya penyuluhan ini siswi perempuan di SMP 6 Kota Padangsidimpuan dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan tentang vulva hygiene terbukti dapat meningkatkan pengetahuan peserta penyuluhan tentang vulva hygiene pada remaja perempuan di sekolah. Tujuan Pengabdian: untuk meningkatkan Pengetahuan Remaja Perempuan Mengenai Vulva Hygiene
Pendidikan Kesehatan Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Remaja Putri Tahap Awal Dalam Upaya Peningkatan Kesehatan Reproduksi. Harahap, Nur Hamima; Nasution, Nur Arfah; Siregar, Rahmah; Harahap, Irawati; Tanjung, Hoirunnisa; Lubis, Mutia Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kesehatan personal hygiene pada saat menstruasi merupakan salah satu tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurangi masalah kesehatan reproduksi. Higiene dan manajemen menstruasi merupakan masalah yang kurang diakui dan belum mendapat perhatian yang memadai. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kesehatan terhadap perilaku personal hygiene saat menstruasi pada remaja di MTsN 3 Padangsidimpuan. Indikator keberhasilan pengabdian kepada masyarakat ini adalah remaja putri mampu menerapkan personal hygiene dengan benar saat menstruasi agar terhindar dari masalah kesehatan reproduksi. Hasil kegiatan pengabdian kepada remaja menginformasikan pendidikan kesehatan personal hygiene pada saat menstruasi, remaja mendapat pemahaman baru dan sudah mampu menerapkan personal hygiene dengan benar saat menstruasi.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian Imunisasi Pada Balita Di Posyandu Pisang di Desa Ujung Gurap Tahun 2024 Harahap, Irawati; Harahap, Nur Hamima; Lubis, Mutia Sari; Tanjung, Hoirunnisa; Nasution, Anna Rizki; Mulia, Diana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi merupakan salah satu upaya pencegahan penyakit menular yang penting bagi kesehatan balita. Namun, masih banyak ibu yang belum memiliki pengetahuan yang cukup mengenai pentingnya imunisasi dan jadwal pemberiannya. Posyandu sebagai salah satu fasilitas kesehatan masyarakat memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang imunisasi. Kegiatan penyuluhan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai pemberian imunisasi pada balita di Posyandu Pisang Desa Ujung Gurap tahun 2024. Intervensi berupa penyuluhan dan pembagian leaflet tentang imunisasi diberikan selama tiga bulan. Dengan adanya edukasi yang diberikan kepada ibu tentang pemberian imunisasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan ibu mengenai pemberian imunisasi pada balita. Kesimpulan Intervensi edukasi yang dilakukan di Posyandu Pisang berhasil meningkatkan pengetahuan ibu tentang pemberian imunisasi pada balita. Diharapkan program edukasi serupa dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan cakupan imunisasi yang lengkap. Sehingga tercapainya kesehatan balita yang optimal di Desa Ujung Gurap.