cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajsh/1
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : 28081447     EISSN : 28081307     DOI : 10.57250
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, studi pendidikan dan etika, geografi sosial, studi manajemen teknologi informasi, hubungan industrial, hubungan internasional, studi hukum, studi media, ilmu politik, studi dinamika kependudukan, studi psikologi, studi administrasi publik, sosial kesejahteraan, studi agama dan linguistik. Nama terbitan berkala : Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) Bulan dan tahun pertama kali terbit : Agustus (2021) Edisi berlaku ISSN yang di ajukan : Vol. 1, No. 2, Aguatus (2021) Frekuensi terbitan : 3 Kali dalam Setahun Bahasa untuk artikel yang diterbitkan : Indonesia dan Inggris Media terbitan (cetak/elektronik) : Cetak dan Elektronik Alamat url terbitan : http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/Ajsh
Articles 867 Documents
Implementasi Program Desa Bersih Narkoba (Bersinar) di KabupatenKolaka (Studi di Kelurahan Kolakasi Kecamatan Latambaga) Hermawan; Djabbar, Isra; Baso, Sudirman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang Implementasi Program Desa Bersih Narkoba (BERSINAR) di Kelurahan Kolakasi Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka. Penelitian ini me rupakan penelitian dengan jenis deskriptif kualitatif, informan dalam penelitian ini sebanyak 9 orang. Teknik pengumpulan data adalah observasi langsung, wawancara langsung. Adapun analisis data yang digunakan Reduksi Data, Penyajian Data, Menarik Kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kolaka, pelaksanaan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat mengenai upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran narkoba di wilayah tersebut terbukti berjalan dengan baik dan sesuai dengan petunjuk serta teknis pelaksanaan Program Desa Bersinar. Dalam aspek sumber daya manusia, diketahui bahwa pihak BNN dan Kelurahan menghendaki agar penggiat anti narkoba agar mempunyai wawasan yang luas. Maka BNN membekali para penggiat anti narkoba dengan memberikan bimbingan khusus selama dua hari sebelum program dilaksanakan. Namun dari segi sarana dan prasaran seperti Pos Jaga Gerbang Desa, fasilitas pendukung program masih dinilai belum memadai untuk menunjang keberlangsungan program. Pengangkatan birokrasi pada program Desa BERSINAR mempunyai ketentuan jumlah, yakni berjumlah lima orang sebagai penggiat anti narkoba. Koordinasi terkait pengangkatan penggiat anti narkoba dilakukan dengan koordinasi dari pihak BNN kepada pihak Kelurahan. Adapun insentif, maka pihak pelaksana menegaskan bahwa tidak ada aturan yang mengatur adanya pemberian insentif kepada para pelaksana program Desa BERSINAR. Struktur Organisasi pelaksanaan program Desa Bersih Narkoba (BERSINAR) ditingkat desa/kelurahan yakni kepala desa/lurah selaku pelindung/penasehat beserta Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta ketua LPM, kami dari pihak BNN Kabupaten selaku penanggung jawab pelaksana program BERSINAR
Pengaruh Label Halal dan Harga terhadap Keputusan Pembelian Obat Bebas (Studi Kasus di Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang) Sulistia, Sela; Bahri, Syaeful; Syihabudin; Wasehudin
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1307

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kesadaran masyarakat Muslim terhadap pentingnya aspek kehalalan dalam konsumsi, termasuk pada produk non-pangan seperti obat. Di sisi lain, pertimbangan rasional seperti harga tetap menjadi faktor penting dalam proses pengambilan keputusan konsumen. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh label halal dan harga terhadap keputusan pembelian obat bebas, dengan mengambil studi kasus di Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif asosiatif, dengan penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa label halal dan harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, namun dengan kekuatan pengaruh yang berbeda. Variabel harga memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan label halal. Nilai R-square sebesar 0,443 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan 44,3% variasi dalam keputusan pembelian. Temuan ini mencerminkan bahwa meskipun aspek religius penting bagi masyarakat Kecamatan Kragilan, pertimbangan ekonomis seperti harga masih menjadi faktor utama dalam memilih produk obat bebas.
Praktik Keharusan Menyumbang dalam Hajatan Pernikahan Perspektif Hukum Islam di Desa Pematang Rahim Kecamatan Mendahara Ulu A Syamsi; Musthofa, M. Arif; Dewi, Hasna; Wulandari, Triyana; Pitri, Alisyah
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1311

Abstract

Penelitian ini membahas praktik keharusan menyumbang dalam hajatan pernikahan yang terjadi di Desa Pematang Rahim, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dan meninjaunya dari perspektif hukum Islam. Tradisi menyumbang dalam acara pernikahan yang awalnya dilakukan secara sukarela sebagai bentuk gotong royong dan solidaritas sosial, mengalami pergeseran makna menjadi suatu kewajiban sosial yang tidak tertulis. Warga desa merasa harus memberikan sumbangan, baik saat menghadiri maupun ketika tidak dapat menghadiri undangan hajatan, dengan harapan akan mendapatkan timbal balik di kemudian hari. Kewajiban sosial ini diperkuat oleh adanya praktik pencatatan amplop sumbangan oleh penyelenggara hajatan serta sanksi sosial bagi mereka yang tidak menyumbang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, ketua RT, serta warga yang menyelenggarakan dan mengikuti tradisi hajatan. Selain itu, studi kepustakaan juga digunakan untuk memperkuat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik menyumbang dalam hajatan pernikahan di Desa Pematang Rahim merupakan tradisi yang telah mengakar dan menjadi bagian dari norma sosial masyarakat setempat. Dalam perspektif hukum Islam, tradisi ini dapat dikategorikan sebagai 'urf shahih (adat yang sah) jika dilakukan secara ikhlas dan tanpa paksaan, karena mengandung nilai solidaritas dan saling membantu. Namun, apabila pelaksanaannya disertai tekanan sosial atau paksaan, maka tradisi tersebut bertentangan dengan prinsip syariah dan dapat dianggap sebagai tindakan ghashab (pengambilan secara paksa).Penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi kepada masyarakat untuk menjaga nilai-nilai keikhlasan dalam tradisi menyumbang serta membatasi unsur paksaan agar tetap sesuai dengan ajaran Islam yang menekankan kebebasan dan ketulusan dalam memberi.
Implementasi Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dalam Kesejahteraan Masyarakat di Desa Merak Batin Efendi, Verza Amellia; Yonnawati; Utami, Martharia Putri
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1312

Abstract

Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan global yang juga terjadi di Indonesia. Angka kemiskinan di Indonesia menduduki peringkat kelima di Asia Tenggara. Selanjutnya, di tingkat provinsi dan kabupaten/kota termasuk di Provinsi Lampung, telah dilakukan beberapa langkah untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan. Sebagai langkah percepatan penanggulangan kemiskinan, sejak tahun 2007 Pemerintah Indonesia telah melaksanakan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai salah satu bentuk bantuan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Merak Batin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Fokus penelitian adalah pada aspek bagaimana dampak bantuan sosial yang diberikan pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PKH di Desa Merak Batin telah memberikan dampak positif dalam membantu keluarga penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan dasar, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. Pelaksanaan bantuan PKH masih memiliki beberapa kendala, seperti minimnya keikutsertaan sebagian masyarakat dalam ketentuan dan persyaratan program serta terbatasnya jumlah pendamping dalam pengawasan dan pendataan. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan sosialisasi dan penguatan kapasitas pendamping agar program dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Tinjauan Hukum Islam terhadap Pemberian Layanan Ambulans Gratis oleh PAC Partai Gerindra Mendahara Ulu Samsir; Musthofa, M. Arif; Okva Marwendi, Reza; Sunarti, Zeni; Nilfatri
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1314

Abstract

Di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, salah satu organisasi non pemerintah yang telah memberikan pelayanan ambulans gratis kepada masyarakat adalah dari PAC Partai Gerindra Mendahara Ulu, di mana dalam program kerjanya memberikan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Pelayanan ambulans gratis yang dilakukan oleh PAC Partai Gerindra Mendahara Ulu adalah pelayanan sosial yang bergerak di bidang kesehatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan terdiri sumber data primer dan sumber data sekunder. Prosedur pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui editing, rekonstruksi dan sistematika data. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian adalah: pertama, pelaksanaan pemberian layanan ambulans gratis oleh PAC Partai Gerindra Mendahara Ulu untuk melayani dan membantu masyarakat yang jauh dengan akses puskesmas atau rumah sakit maupun daerah-daerah yang rawan kesehatan. Bentuk kegiatannya dengan mobil keliling (ambulans) yang digunakan untuk melayani pengobatan, konsultasi, antar jemput jenazah serta penyuluhan kesehatan secara gratis. Kedua, tinjauan hukum Islam terhadap pemberian layanan ambulans gratis oleh PAC Partai Gerindra Mendahara Ulu berdasarkan metode yang digunakan, dapat dijelaskan bahwa program layanan ambulans gratis yang dikelola oleh PAC Partai Gerindra Mendahara Ulu sudah sejalan dengan hukum Islam melalui teori maslahah. Hal ini terlihat sudah sesuai dengan teori kemashlahatan di mana dalam implementasinya tidak ada unsur-unsur yang bertentangan dengan syariat Islam dan justru sangat membantu dalam meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah berupa sakit atau kemalangan. Di dalamnya terdapat unsur saling tolong menolong (ta’awun) dan saling berbagi.
Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat dalam Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur Muhlis; Sabaruddin, Abdul; Baso, Sudirman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1316

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tentang Kolaborasi pemerintah dan Masyarakat dalam Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur. Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis deskriptif kualitatif, informan dalam penelitian ini sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data adalah observasi langsung, wawancara langsung. Adapun analisis data yang digunakan Reduksi Data, Penyajian Data, Menarik Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat senantiasa melakukan kompromi dalam rangka pelaksanaan program Penyediaan Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat namun dalam proses komunikasi sering mengalami kendala yang menyebabkan informasi tidak sampai ke masyarakat sehingga seringkali menimbulkan kesalapahaman terkait pelaksaan program sanitasi. Kendala yang terjadi baik ketika proses sosialisasi maupun ketika program berjalan, hal ini disebkan oleh sulitnya mengumpulkan warga untuk rapat. Antusiasme masyarakat sangat tinggi hal ini ditunjukkan walaupun hujan masyarakat tetap bekerja dan berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan tandon agar segera dapat digunakan. Banner yang dipasang di lokasi pembangunan sarana air minum sebagai bentuk transparansi pemerintah desa. Aggaran program Pamsimas di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur sebesar Rp 357.959.000 (tiga ratus lima puluh tujuh juta sembilan ratus lima puluh sembilan ribu rupiah). Manfaat yang dihasilkan oleh Program Pamsimas tentu manfaatnya sangat baik dalam membantu masyarakat menerapkan pola hidup sehat.
Efektivitas Program Rumah Restorative Justice Desa dalam Pencegahan dan Penanganan Konflik Sosial Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Pematang Rahim Kecamatan Mendahara Ulu) Syafi’i, Muhammad; Musthofa, M. Arif; Okva Marwendi, Reza; M Yusuf; Nilfatri
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas Program Rumah Restorative Justice dalam mencegah dan menangani konflik sosial di Desa Pematang Rahim Kecamatan Mendahara Ulu serta menelaah kesesuaiannya dengan perspektif hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini efektif dalam menurunkan angka konflik hingga 87% selama periode 2018–2024, dengan tingkat keberhasilan mediasi 90% dan kepuasan masyarakat mencapai 82%. Integrasi nilai hukum Islam seperti prinsip ishlah (perdamaian), ‘adl (keadilan), syura (musyawarah), dan tasamuh (toleransi) menjadi landasan utama pelaksanaan program. Meski terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan mediator dan anggaran, program ini terbukti mampu memulihkan hubungan sosial dan memperkuat kohesi masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan dukungan anggaran agar program lebih optimal. Dengan demikian, Program Rumah Restorative Justice merupakan model penyelesaian konflik sosial yang efektif dan sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam.
Hukum Adat sebagai Instrumen Kontrol Sosial atas Perempuan: Studi Kasus Kawin Tangkap di Sumba Zandri, Helmalina Zweta; Kustantinah, Indri
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1324

Abstract

Artikel ini membahas praktik kawin tangkap di masyarakat adat Sumba, Nusa Tenggara Timur, sebagai tradisi yang menimbulkan kontroversi karena sering dilakukan tanpa persetujuan perempuan dan mengandung unsur kekerasan. Meskipun dibenarkan dalam kerangka hukum adat, praktik ini bertentangan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia, terutama dalam hal kebebasan individu dan kesetaraan gender. Dengan pendekatan kualitatif, artikel ini mengkaji dimensi budaya, hukum, dan sosial dari praktik kawin tangkap, serta bentuk perlawanan perempuan yang muncul dalam berbagai bentuk, baik terbuka maupun simbolik. Temuan menunjukkan bahwa kawin tangkap merupakan bentuk kekerasan struktural yang dilegitimasi oleh norma adat dan lemahnya penegakan hukum negara. Oleh karena itu, artikel ini merekomendasikan perlunya rekonstruksi hukum adat melalui dialog antarbudaya dan pendekatan berbasis hak asasi manusia agar tradisi tidak menjadi justifikasi bagi pelanggaran terhadap martabat dan kebebasan perempuan.
Tinjauan Hukum Islam terhadap Akad Jual Beli Pengepul Ikan di Desa Pematang Rahim Maslaini; Musthofa , M Arif; Yatima, Khusnul; Hidayat, Ahmad; Dewi, Hasna
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1325

Abstract

Penelitian ini membahas praktik akad jual beli antara pengepul dan nelayan di Desa Pematang Rahim, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, dengan tujuan menganalisis kesesuaiannya dengan ketentuan hukum Islam. Metode penelitian menggunakan pendekatan normatif-empiris, menggabungkan studi literatur dan observasi lapangan melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transaksi jual beli antara nelayan dan pengepul telah memenuhi sebagian besar rukun dan syarat akad jual beli menurut Islam, seperti adanya pihak yang berakad, objek akad yang jelas, serta ijab kabul. Namun, ditemukan permasalahan dalam penetapan harga yang cenderung sepihak oleh pengepul dan indikasi kecurangan pada penimbangan ikan, yang bertentangan dengan prinsip keadilan dan kerelaan dalam syariat Islam. Penelitian ini merekomendasikan perlunya mekanisme transaksi yang lebih adil dan transparan agar tercipta keadilan bagi semua pihak.
Indonesia Optimalisasi Pemahaman Akuntansi di Era Digital dalam Menunjang Percepatan Penyaluran Pembiayaan Syariah kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Rianhadi, Septian
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1326

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional, namun akses pembiayaan atau permodalan sering menjadi kendala utama dalam keberlanjutan dan pengembangan usaha mereka. Jurnal ini bertujuan untuk menganalisis dan memberikan rekomendasi terkait optimalisasi pemahaman akuntansi dalam bagian penilaian kelayakan penyaluran pembiayaan syariah dari lembaga keuangan kepada UMKM. Selain itu, penguatan literasi akuntansi di kalangan pelaku UMKM menjadi faktor krusial dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas keuangan. Kemampuan menyusun laporan keuangan yang sederhana namun terstandar serta informatif dapat meningkatkan kredibilitas UMKM di mata lembaga keuangan. Oleh karena itu, diperlukan solusi dalam optimalisasi pemahaman akuntansi di era digital agar UMKM mampu memenuhi standar kelayakan dan mempercepat proses penyaluran pembiayaan syariah. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis literatur, artikel ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam proses penilaian pembiayaan syariah dan menawarkan solusi yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan yang lebih holistik, termasuk penilaian aspek moralitas, keberlanjutan usaha, dan meningkatkan efektivitas sistem pembiayaan syariah.