cover
Contact Name
Ethyca Sari
Contact Email
lppmwb@gmail.com
Phone
+6281216086017
Journal Mail Official
lppmwb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cimanuk No 20 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27751945     EISSN : 27470326     DOI : -
This Community Service Journal was created with the aim of being able to help lecturers and students in publishing community service works that can increase the degree of health and health behavior, especially for the community which will certainly create a change that is more positive and able to make the community independent in recognizing their health conditions. For Lecturers, of course, this is one application of the results of research that has been carried out and developed directly to communities in need
Articles 71 Documents
PENINGKATAN PERAN ORANG TUA HEBAT DALAM UPAYA PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL MELALUI EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI PADA ANAK USIA DINI Aprilia, Devi; Novilia Tono, Sendy Firza; Intiyaswati, Intiyaswati
Jurnal Booth Dharma Medika Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Booth Dharma Medika
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/pengabmas.v5i2.662

Abstract

Kekerasan terhadap anak mengancam anak di manapun, dan kasus kekerasan fisik, verbal, mental, seksual, dan lainnya terhadap anak usia dini terjadi dari waktu ke waktu. Pendidikan kesehatan reproduksi dan pendidikan seks merupakan unsur penting dalam pendidikan anak usia dini. Peran penting orang tua adalah memberikan bimbingan dan diskusi seksual sejak dini. Pendidikan seks anak dapat diberikan oleh orang tua, guru, atau masyarakat. Metode pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan dan demonstrasi tentang kesehatan reproduksi anak usia dini dengan jumlah peserta 25 responden. Hasil kegiatan program peningkatan peran orangtua hebat ini, dapat terlaksana dan seluruh tingkat pengetahuan peserta mengalami kenaikan secara signifikan dalam memahami perubahan yang terjadi pada diri sejak dini, ditandai peserta memiliki pengetahuan tentang fungsi dan kesehatan reproduksi anak usia dini, pencegahan kekerasan seksual dan penerapan fungsi dan kesehatan reproduksi anak usia dini. Sehingga pendidikan kesehatan berbasis keluarga khususnya pada orang tua balita berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan wawasan orang tua tentang kesehatan reproduksi anak usia dini dalam upaya pencegahan kekerasan seksual.
UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN PADA LANSIA MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN, SENAM DAN PEMBERIAN JUS TIMUN DI PANTI WERDA USIA ANUGERAH DUKUH KUPANG SURABAYA Siagian, Martha Lowrani; Rhomadona, Shinta Wurdiana; Lataima, Nurmawati S.; Agustina, Aldila S.
Jurnal Booth Dharma Medika Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Booth Dharma Medika
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/pengabmas.v5i2.669

Abstract

Hipertensi adalah salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang dapat menyerang siapa saja, baik muda maupun tua. Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang banyak dijumpai pada lansia dan perlu adanya penanganan yang tepat seperti pelaksanaan latihan fisik pada lansia dan peran keluarga untuk membantu lansia mengatasi masalah tersebut. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah Meningkatkan kesadaran lansia terhadap penyakit hipertensi untuk meningkatkan kualitas hidup pada lansia, dapat mendemonstrasikan senam lansia yang diberikan untuk membantu menurunkan tekanan darah, serta dapat mencegah terjadinya hipertensi dengan mengkonsumsi jus mentimun secara rutin. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan kesehatan, melakukan senam hipertensi dan membagikan minuman jus mentimun. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pencegahan hipertensi melalui penyuluhan kesehatan, senam lansia dan pemberian jus mentimun berlangsung baik dengan hasil terdapat peningkatan pengetahuan antara sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk membentuk kebiasaan baik dalam upaya pencegahan hipertensi, melalalui pemeliharaan kesehatan dengan rutin berolahraga dan mengkonsumsi jus timun. Kegiatan ini dapat diaplikasikan dalam keseharian lansia sehingga kejadian hipertensi dapat dicegah
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DAN KADER KESEHATAN DALAM MELAKUKAN PEMERIKSAAN DETEKSI DINI DAN PENCEGAHAN STUNTING DI KELURAHAN PUTAT JAYA SURABAYA Sari, Ethyca; Primihastuti, Dianita; Intiyaswati, Intiyaswati
Jurnal Booth Dharma Medika Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Booth Dharma Medika
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/pengabmas.v5i2.670

Abstract

Kelurahan Putat Jaya merupakan satu wilayah yang berada di kota Surabaya, dengan padat penduduk dan berbagai budaya mereka menempati wilayah tersebut. Mayoritas Masyarakat yang timggal di wilayah tersebut ibu rumah tangga yang masih muda dan mempunyai anak balita. Tujuan dari pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu rumah tangga serta dalam melakukan deteksi dini stunting yang terjadi pada anak dan mengetahui bagaimana cara mencegahnya. Salah satu kegiatan posyandu adalah pengukuran antropometri bayi dan anak untuk mendeteksi permasalahan pertumbuhan pada anak. Masalah pertumbuhan anak yang menjadi perhatian di wilayah tersebut adalah stunting . Beberapa permasalahan yang sudah di diskusikan masih kurangnya kesadaran dari ibu rumah tangga terhadap stunting yang ada di sekitarnya. Solusi dari masalah tersebut adalah kegiatan pelatihan deteksi dan pencegahan stunting serta edukasi Kesehatan anak . Pelaksanaan pengabdian masyarakat secara umum berjalan lancar. Evaluasi pelaksanaan pada pelatihan deteksi dan pencegahan stunting didapatkan peningkatan rerata pretest-posttest (32,54 menjadi 83,75). Kesimpulan dari pelaksanaan kegiatan ini antara lain didapatkan peningkatan pengetahuan ibu rumah tangga dan kader posyandu terkait deteksi dini dan pencegahan stunting meningkat.
EDUKASI TENTANG ABDOMINAL STRECHING EXERCISE SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA DALAM MENGATASI DISMINORE Astuti, Eny; Intiyaswati, Intiyaswati; Armadani, Adhelia Bunga
Jurnal Booth Dharma Medika Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Booth Dharma Medika
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/pengabmas.v5i2.671

Abstract

Menstruasi merupakan reaksi fisiologi yang normal terjadi setiap bulan saat berada pada usia produktif wanita. Menstruasi ini terjadi akibat tidak adanya pembuahan sehingga terjadi pelepasan endometrium pada dinding rahim. Wanita yang telah menstruasi, umumnya akan mengalami keluhan yang mengganggu. Salah satunya keluhan yang dapat dirasakan yaitu dismenore. Dismenore merupakan rasa nyeri hebat pada perut khususnya bagian bawah yang dialami wanita ketika menstruasi. Nyeri yang terjadi umumnya akan berlangsung saat sebelum menstruasi, pada saat menstruasi, hingga akhir dari siklus menstruasi dengan kualitas nyeri hilang timbul dan adapula yang terjadi terus-menerus. Dismenore ini terjadi apabila ada peningkatan prostaglandin yang akan mengakibatkan terjadinya hypertonus dan vasokontriksi pada myometrium sehingga mengakibatkan terjadinya nyeri pada bagian bawah perut. Tujuan dari Pengabdian masyarakat ini memberikan edukasi Kesehatan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan remaja putri di Karang Taruna Sidoyoso 2 Surabaya tentang Abdominal Streching Exercise, dengan demikian remaja putri dapat menerapkan pada dirinya sendiri serta dapat membagi ilmu ini pada teman-temannya yang belum mengenal. Kegiatan ini diikuti oleh 23 Remaja Putri. Adapun hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini didapatkan bahwa hasil evaluasi peserta mayoritas pengetahuan mereka meningkat. Selanjutnya dilakukan pendampingan untuk penerapan Abdominal Streching excercize. Kesimpulanya remaja putri di Sidoyoso 2 mampu menerapkan Abdominal Streching excercize secara mandiri.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG KEJANG DEMAM DAN PENATALAKSANAANNYA PADA IBU-IBU WARGA RW 02 KELURAHAN PAKIS KECAMATAN WONOKROMO SURABAYA Widianingtyas, Sisilia Indriasari; Widayati, Marselina Rasemi
Jurnal Booth Dharma Medika Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Booth Dharma Medika
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/pengabmas.v5i2.673

Abstract

Pendahuluan : Kejang demam terjadi akibat adanya peningkatan suhu tubuh pada anak yang mempunyai ambang kejang rendah (mudah mendapatkan kejang). Pada pemeriksaan fisik ditemukan suhu tubuh yang tinggi dan sering ditemukan bukti infeksi saluran pernafasan atas. Serangan kejang dapat dikatakan sederhana bila kurang dari 10 menit dan tidak ada tanda-tanda defisit neurologis yang menetap. Bagaimanapun kejang demam dapat menjadi tanda bahaya dan menunjukkan bahwa ada infeksi yang akhirnya menimbulkan kejang. Hasil survey pendahuluan didapatkan dari 10 ibu yang pernah merawat anaknya dengan kejang demam, disampaikan bahwa kebanyakan ibu takut bila anaknya kejang sehingga tidak ada yang dilakukan dan langsung membawa anaknya ke rumah sakit. Seringkali bila ditanya apa penyebabnya ibu mengatakan tidak tahu penyebab terjadinya kejang demam. Kejang demam dapat menimbulkan komplikasi serius terhadap perkembangan otak anak Metode : metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan pada ibu-ibu warga RW 02 Kelurahan Pakis tentang manajemen keperawatan pada anak yang mengalami kejang demam. Evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pre test dan post test dengan memberikan kuisioner sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil : sebelum dilakukan penyuluhan didapatkan sebanyak 10 orang (34%) mempunyai pengetahuan kurang, dan 20 orang (66%) mempunyai tingkat pengetahuan cukup. Setelah penyuluhan kesehatan sebanyak orang 25 orang (84%) mempunyai tingkat pengetahuan cukup, dan 5 orang (16%) mempunyai pengetahuan baik. Simpulan : maka dapat diartikan bahwa pendidikan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan warga, diharapkan untuk dapat memberikan informasi yang lain yang bermanfaat untuk peningkatan pengetahuan dan ketrampilan khususnya di bidang kesehatan.
A COMMUNITY SERVICE EDUCATION ABOUT CLEAN AND HEALTHY LIVING BEHAVIOR (PHBS) FOR SCHOOL-AGE CHILDREN AT SDN 1 BULIAN Ayu Rusmeni, Ni Putu Diah; Rismayanti, I Dewa Ayu; Ayuni Tania, Ni Luh Linda; Merthasari, Ni Ketut Putri; Sundayana, I Made
Jurnal Booth Dharma Medika Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Booth Dharma Medika
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/pengabmas.v6i1.682

Abstract

Clean and healthy living behavior or known as PHBS is one form of action in achieving a degree of health that can be applied as early as possible. Actions to maintain cleanliness to achieve optimal health must be trained to be carried out starting from oneself so that it can become a good habit in the future both for one's own health and the environment. The purpose of this community service activity is to provide knowledge and understanding of PHBS to elementary school children. The activity was carried out at SD Negeri 1 Bulian which is located in Kubutambahan Village, Buleleng Regency. Educational activities were carried out in the form of counseling with the lecture method. Educational materials were displayed in the form of powerpoints and examples were given directly with an interesting delivery that was easy for school children to understand. The implementation of PHBS education went well, and the students were enthusiastic and actively asked questions during the discussion process. All participated in the activity until it was finished.
MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN REMAJA DALAM SITUASI GAWAT DARURAT: EDUKASI INTERAKTIF BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) DI WILAYAH PUSKESMAS PUTAT JAYA Imam, Nurul; Siagian, Martha Lowrani; Artini, Budi; Nancye, Pandeirot M
Jurnal Booth Dharma Medika Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Booth Dharma Medika
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/pengabmas.v6i1.690

Abstract

Pendahuluan: Situasi gawat darurat seperti henti napas atau henti jantung dapat terjadi secara tiba-tiba dan memerlukan penanganan segera. Sayangnya, pengetahuan dan keterampilan remaja dalam melakukan Bantuan Hidup Dasar (BHD) masih rendah, khususnya di wilayah padat penduduk seperti Puskesmas Putat Jaya, Surabaya. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukatif yang efektif untuk meningkatkan kesiapsiagaan remaja dalam merespons keadaan darurat. Metode: Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan edukasi interaktif dengan desain pre-eksperimental one group pre-post test. Sebanyak 40 remaja usia 10–24 tahun dilibatkan sebagai responden. Intervensi dilakukan melalui pelatihan BHD berbasis lokakarya, yang mencakup ceramah, demonstrasi, simulasi peran, dan diskusi kelompok. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan lembar observasi keterampilan BHD berdasarkan standar American Heart Association. Hasil: Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan setelah intervensi, yang dibuktikan melalui analisis statistik dengan p-value < 0,05. Selain itu, lebih dari separuh responden mampu melakukan keterampilan BHD dengan benar. Meski demikian, masih terdapat sebagian responden yang melakukan keterampilan secara kurang tepat atau tidak melakukan sama sekali, yang menandakan perlunya pelatihan berkelanjutan. Kesimpulan: Intervensi edukatif interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja terkait BHD. Pendekatan ini dapat dijadikan strategi edukatif yang berkelanjutan untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi gawat darurat, khususnya pada kelompok usia remaja.
OPTIMALISASI PERAN ORANG TUA DAN KOMUNITAS DALAM MEMBERIKAN PENDIDIKAN SEKSUAL ADAPTIF BAGI ANAK-ANAK DI MASYARAKAT Rhomadona, Shinta Wurdiana; Aprilia, Devi; Primihastuti, Dianita
Jurnal Booth Dharma Medika Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Booth Dharma Medika
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/pengabmas.v6i1.706

Abstract

Pendidikan seksual sejak dini merupakan fondasi esensial dalam membentuk pemahaman anak-anak mengenai tubuh, batasan pribadi, dan keselamatan diri. Di Indonesia, pembahasan seksualitas masih sering dianggap tabu, menghambat penyampaian informasi akurat dan meningkatkan kerentanan anak terhadap pelecehan seksual. Data KPAI (2021) menunjukkan rendahnya literasi pendidikan seksual di kalangan orang tua, dan KemenPPPA (2024) mencatat 65% dari 11.233 kasus kekerasan anak pada 2023 adalah kekerasan seksual. Secara spesifik di Surabaya, UPTD PPA Kota Surabaya (2024) juga melaporkan puluhan kasus pelecehan seksual anak pada 2023, mayoritas di bawah 12 tahun, menegaskan urgensi perlindungan yang lebih kuat melalui pendidikan seksual adaptif. Penelitian pengabdian masyarakat ini berfokus pada optimalisasi peran orang tua dan komunitas dalam memberikan pendidikan seksual adaptif bagi anak-anak di masyarakat Surabaya, Jawa Timur, guna mengatasi kesenjangan pemahaman dan tingginya kasus kekerasan seksual. Melalui metode penyuluhan interaktif, efektivitas program dievaluasi dengan perbandingan skor pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 48,5% pada tingkat pengetahuan peserta, yang mengindikasikan keberhasilan program dalam meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya komunikasi terbuka, identifikasi batasan tubuh, dan strategi pencegahan kekerasan seksual. Selain itu, kegiatan ini berhasil mendorong inisiatif kolaboratif di tingkat komunitas untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan suportif bagi anak. Program ini menegaskan bahwa intervensi edukatif yang terencana dan partisipatif sangat efektif dalam memberdayakan masyarakat untuk memberikan pendidikan seksual adaptif, sehingga memperkuat perlindungan anak secara holistik dan menciptakan lingkungan yang aman bagi mereka.
EDUKASI GIZI: KUNCI IBU CERDAS UNTUK KELUARGA SEHAT Mahayati, Lina; Santiasari, Retty Nirmala
Jurnal Booth Dharma Medika Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Booth Dharma Medika
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/pengabmas.v6i1.712

Abstract

Pendahuluan. Masalah gizi kurang pada anak usia dini masih menjadi isu kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Di PAUD Puri Menganti Indah, hasil pengukuran status gizi menunjukkan bahwa 35% dari 30 anak mengalami gizi kurang berdasarkan indikator BB/TB. Kondisi ini berkaitan erat dengan rendahnya pengetahuan ibu mengenai gizi seimbang, di mana sebagian besar ibu berpendidikan SMA, tidak bekerja, dan 60% anak merupakan anak pertama. Metode. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan gizi interaktif, demonstrasi memasak makanan sehat, dan pembagian buku saku gizi. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan ibu, serta pengukuran ulang status gizi anak. Hasil. Sebelum edukasi, distribusi pengetahuan ibu adalah 10 orang dalam kategori kurang, 15 cukup, dan 5 baik. Setelah edukasi, terjadi peningkatan signifikan: 5 orang dalam kategori kurang, 10 cukup, dan 15 baik. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi yang digunakan efektif dalam meningkatkan literasi gizi ibu. Diskusi. Peningkatan pengetahuan ibu sejalan dengan teori-teori perubahan perilaku seperti Health Belief Model, Theory of Planned Behavior, dan Social Cognitive Theory. Temuan ini juga didukung oleh berbagai penelitian yang menunjukkan bahwa edukasi gizi berbasis teori dan kontekstual mampu meningkatkan pemahaman dan praktik gizi dalam keluarga.
EDUKASI PERUBAHAN PSIKOLOGIS PADA IBU HAMIL TRIMESTER II DAN III SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN GANGGUAN KESEHATAN MENTAL Tono, Sendy Firza Novilia; Aprilia, Devi; Astuti, Eny
Jurnal Booth Dharma Medika Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Booth Dharma Medika
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/pengabmas.v6i1.699

Abstract

Kehamilan merupakan fase penting yang membawa perubahan signifikan, baik secara fisik maupun psikologis. Pada trimester II dan III, ibu hamil kerap mengalami perubahan emosional seperti kecemasan, perubahan suasana hati, ketakutan menjelang persalinan, serta gangguan citra diri. Kurangnya pemahaman mengenai perubahan psikologis ini dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan mental, yang berdampak negatif terhadap kesejahteraan ibu dan tumbuh kembang janin. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada ibu hamil mengenai perubahan psikologis yang umum terjadi pada trimester II dan III, serta strategi mengelolanya. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, simulasi teknik relaksasi, dan sesi tanya jawab. Kegiatan dilaksanakan di wilayah Puskesmas Batur 1 dengan peserta ibu hamil trimester II dan III. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang perubahan psikologis dan pentingnya menjaga kesehatan mental selama kehamilan. Edukasi ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam mengurangi risiko gangguan psikologis pada ibu hamil serta meningkatkan kesiapan mental menjelang persalinan.