cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
publikasiilmiah@unida.ac.id
Phone
+62251-8243357
Journal Mail Official
jurnalalmujtamae@unida.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ekonomi Islam Universitas Djuanda Bogor Gedung B Lantai 4 Jalan Tol Ciawi No. 1 Bogor 16720 Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat Indonesia No. Telp (0251) 8243357
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2809347X     DOI : https://doi.org/10.30997/almujtamae.v1i1
Core Subject : Economy,
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat | ISSN 2809-347X (Online) | is an official journal published by the Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor as a medium for disseminating, exchanging information and communication carried out by devotees as a result of community service activities. ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat is an electronic journal that is professionally managed using the Open Journal System, published 3 times a year in April, August, and December. Journal scope of ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat covers several fields of knowledge based on community service activities in the economic sector including: Islamic Economics, Islamic Banking, Micro, Small and Medium Enterprises, Economic Empowerment, Product Innovation, and others related to the economic field.
Articles 222 Documents
Penguatan UMKM Melalui Legalitas, Digital Marketing, dan Branding di Desa Babakan Madang Susy Hambani; Erny Amriani Asmin; Ade Budi Setiawan; Cindy Amelia; Fina Aprilia; Nadia Putri Setiawan; Della Laela Fitri
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v6i1.21985

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi pelaku UMKM meliputi rendahnya kepemilikan legalitas usaha, keterbatasan pemanfaatan media digital, serta lemahnya identitas produk. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas UMKM di Desa Babakan Madang melalui penguatan legalitas usaha, digital marketing, dan branding. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan kualitatif melalui tahapan observasi, wawancara, diskusi, analisis, dan implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya legalitas usaha, mulai memanfaatkan media digital untuk promosi, serta memiliki identitas visual produk yang lebih baik melalui perbaikan logo dan kemasan. Kegiatan ini memberikan implikasi positif terhadap peningkatan daya saing UMKM dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Perempuan melalui Koperasi Digital Fatayat NU Kabupaten Kediri Nurul Badriyah; Setyo Tri Wahyudi; Ismatul Khasanah; Anif Fatma Chawa; Lailil Muflikhah; Amalia Rahmawati; Kartika Sari; Fajrin Intan Safitri; Radeetha Radeetha; Rihana Sofie Nabela
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v6i1.22127

Abstract

Rendahnya literasi digital dan kelembagaan ekonomi perempuan di tingkat lokal masih menjadi kendala dalam meningkatkan akses terhadap peluang usaha dan sumber daya ekonomi. Kondisi ini mendorong perlunya upaya pemberdayaan yang terintegrasi dengan transformasi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan melalui pendirian Koperasi Fatayat NU Kabupaten Kediri berbasis digital guna memperkuat kemandirian ekonomi dan kapasitas organisasi perempuan. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan literasi digital, pendampingan kelembagaan koperasi, Focus Group Discussion (FGD) di empat korwil, serta perancangan prototipe aplikasi koperasi digital berbasis web yang disesuaikan dengan kebutuhan anggota. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anggota terkait manajemen koperasi, literasi keuangan, dan pemanfaatan sistem digital. Selain itu, telah tersusun Rencana Bisnis (Renbis) di setiap PAC serta pemetaan empat jenis koperasi potensial, yaitu jasa, simpan pinjam, produksi, dan konsumsi. Pengembangan aplikasi digital juga telah mencapai tahap perancangan struktural dengan fitur keanggotaan daring, pencatatan transaksi otomatis, dan laporan keuangan berbasis cloud. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis digital efektif dalam memperkuat kapasitas ekonomi perempuan serta mempercepat transformasi koperasi, sehingga perlu ditindaklanjuti melalui finalisasi legalitas, implementasi aplikasi, dan penguatan jejaring kemitraan untuk menjamin keberlanjutan program.
Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme Sebagai Implementasi Ekonomi Sirkular dan Upaya Mewujudkan Maslahat Lingkungan Berbasis Rumah Tangga Nadia Nuril Ferdaus; Akhmad Jufri; Subhan Purwadinata; Feryansyah Feryansyah; Sahman Z; Wulandari Agustiningsih
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v6i1.22143

Abstract

Pemanfaatan limbah organik tidak hanya membantu mengurangi timbunan sampah, akan tetapi juga dapat menghasilkan produk yang memberikan nilai tambah bagi rumah tangga sebagai peluang usaha kecil. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat perkotaan dalam memanfaatkan limbah organik berbasis prinsip keberlanjutan melalui pendekatan ekonomi sirkular. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi tahapan observasi awal, sosialisasi, pelatihan teknis, serta pendampingan dan evaluasi kegiatan. Program dilaksanakan di Kelurahan Dasan Agung, Kota Mataram, dengan sasaran utama Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai aktor strategis dalam pengelolaan sumber daya rumah tangga. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa peserta mampu memahami proses pembuatan eco-enzyme, kemudian secara teknis mampu membuatnya secara mandiri, serta dapat memahami dari sisi ekonomis serta lingkungan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah kecil bagi masyarakat untuk mengurangi sampah organik sekaligus mengoptimalkan pemanfaatannya secara berkelanjutan. Dalam perspektif ekonomi Islam, praktik ini mencerminkan konsep maslahah melalui upaya menghadirkan kemanfaatan dan mengurangi dampak kerusakan lingkungan. Implikasinya, pelatihan eco-enzyme berbasis partisipasi masyarakat dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung pengelolaan limbah organik berkelanjutan di wilayah perkotaan sekaligus memperkuat peran masyarakat sebagai agen perubahan.
Strategi Penguatan Ekonomi Lokal melalui Business Model Canvas dan Legalisasi HKI bagi Koperasi Wanita Jasmine Sejahtera Muljadi Muljadi; Syepry Maulana Husain; Taufiqurrahman Taufiqurrahman; Avika Permata Suryan
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v6i1.23475

Abstract

Koperasi Wanita Jasmine Sejahtera di Desa Pelawad menghadapi tantangan signifikan dalam pengembangan usaha, terutama terkait pengelolaan manajerial yang masih tradisional, rendahnya pemahaman mengenai perlindungan hukum produk, serta keterbatasan literasi digital. Kondisi ini menghambat daya saing anggota dalam pasar yang semakin kompetitif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi lokal melalui peningkatan kapasitas manajerial, legalitas usaha, dan transformasi digital bagi anggota koperasi. Metode pendekatan yang digunakan adalah metode partisipatif yang melibatkan 30 anggota aktif. Tahapan pelaksanaan meliputi pelatihan Business Model Canvas (BMC), pendampingan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI), serta workshop literasi keuangan dan digital. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pemetaan strategi bisnis sebesar 50%, peningkatan kesadaran hukum dan HKI sebesar 60%, serta kenaikan literasi keuangan dan digital sebesar 50%. Implikasi program ini berhasil mengubah pola pengelolaan koperasi dari model tradisional menuju struktur yang lebih profesional. Secara jangka panjang, penguatan aspek manajerial dan legalitas ini berkontribusi langsung pada peningkatan daya saing produk lokal serta keberlanjutan ekonomi koperasi wanita di tingkat desa.
Sinergi Pemasaran Modern dan Literasi Hukum Bisnis dalam Pengembangan “Telur Moe Fungsional” PT LUKU Krisna Mutiara Wati; Edhy Tri Cahyono; Mochamad Cholil
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v6i1.23606

Abstract

PT LUKU sebagai UMKM agrikultur dengan produk unggulan Telur Moe Fungsional memiliki potensi produk dan nilai sosial yang kuat, namun masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan pemasaran digital dan pemahaman literasi hukum bisnis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemasaran digital dan literasi hukum bisnis mitra melalui pendekatan partisipatif dan bertahap. Metode pelaksanaan meliputi fase persiapan, fase pelaksanaan, serta fase monitoring dan evaluasi, dengan bentuk kegiatan berupa pelatihan pemasaran digital, Focus Group Discussion (FGD) pengembangan organisasi, serta penyuluhan dan pelatihan literasi hukum bisnis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mitra dalam memanfaatkan media digital untuk pemasaran produk, pengelolaan konten, serta pemahaman terhadap dasar-dasar kontrak dan legalitas usaha. Integrasi antara penguatan pemasaran digital dan literasi hukum bisnis memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan jangkauan pemasaran, interaksi dengan konsumen, serta kesiapan mitra dalam menjalankan usaha secara lebih tertib dan berkelanjutan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya pendekatan pengembangan UMKM yang bersifat holistik dengan mengombinasikan aspek teknis pemasaran dan tata kelola hukum dalam menghadapi dinamika ekonomi digital.
Pendampingan Pembuatan Susu Kedelai Sebagai Inovasi Olahan Kedelai Pada Masyarakat Dusun Jatipo’on Desa Lerpak Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan Ina Fitria; Iftihatul Mufallahah; Rahmania Rahmania; Zahratul Fadilah; Moh. Sholeh; Fatichatus Sa’diyah
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v6i1.23785

Abstract

Inovasi pengolahan kedelai menjadi susu berawal dari temuan produksi tempe di Desa Lerpak, di mana masyarakat cenderung memilih cara cepat untuk memperoleh pendapatan dengan mengikuti tren tanpa mengembangkan inovasi bernilai tambah. Inovasi ini dicetuskan sebagai upaya pengembangan usaha produksi tempe milik salah satu warga dengan memberikan pemahaman bahwa kedelai juga dapat diolah menjadi susu yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan inovasi olahan kedelai kepada masyarakat melalui sosialisasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yaitu pendekatan yang berfokus pada pemanfaatan potensi dan aset yang telah dimiliki masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi mampu meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat terkait pengolahan kedelai menjadi susu serta membuka peluang usaha baru yang dapat meningkatkan pendapatan. Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Lerpak, khususnya di Dusun Jatipo’on.
Penguatan Kapasitas Ekonomi UMKM melalui Pelatihan Teknologi Digital Dasar sebagai Strategi Adaptasi Digital Yomeini Margareth; Denny Nabawi; Rahellia Panjaitan; Ahmad Khoirun Najib; Hamira Hamira
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v6i1.23861

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun tingkat adopsi teknologi digital, khususnya pada kelompok usaha ibu rumah tangga, masih relatif rendah. Keterbatasan literasi digital dan keterampilan teknis menjadi hambatan utama dalam pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan kinerja usaha. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas ekonomi UMKM melalui pelatihan teknologi digital dasar sebagai strategi adaptasi digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan aplikatif melalui ceramah, tutorial pendampingan, dan diskusi. Kegiatan dilaksanakan secara luring pada 28 Juni 2025 di Kota Palembang dengan melibatkan 25 pelaku UMKM ibu rumah tangga sebagai peserta. Materi pelatihan difokuskan pada peningkatan literasi digital, pemanfaatan marketplace Shopee, serta pembuatan video singkat promosi produk. Evaluasi dilakukan secara deskriptif dan kualitatif melalui observasi, kuesioner pra dan pasca kegiatan, hasil praktik peserta, serta umpan balik selama diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan teknis, dan sikap positif peserta terhadap pemanfaatan teknologi digital. Peserta mampu mengelola toko daring sederhana dan menghasilkan konten promosi digital yang aplikatif. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kepercayaan diri dan kesiapan peserta dalam mengadopsi teknologi digital secara mandiri. Simpulan utama menunjukkan bahwa pelatihan teknologi digital dasar efektif dalam mendukung adaptasi digital UMKM.
Digitalisasi Marketing Dengan Pembuatan Titik Lokasi Google Map Terhadap Pelaku UMKM Anggi Anggraini; Putri Wulandari; Ahmad Nizam; Zaky Fikra Adhiatma; Muhammad Arwandani; Bintang Putri Agustin; Mildhya Amelia; Istiqhara Valerina; Rico Kirana; Sunardi Sunardi
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v6i1.24115

Abstract

Sebagian besar UMKM di Desa Seri Dalam, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi digital, khususnya dalam penentuan identitas lokasi usaha berbasis daring. Kondisi tersebut menyebabkan jangkauan pemasaran UMKM masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas dan literasi digital pelaku UMKM melalui digitalisasi marketing dengan pembuatan titik lokasi usaha pada google maps. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM, yang dilakukan oleh tim pengabdian. Tahapan kegiatan mencakup identifikasi UMKM, pembuatan dan verifikasi titik lokasi google maps, serta evaluasi pemanfaatannya sebagai media promosi berbasis lokasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan jumlah UMKM yang terdaftar di google maps, peningkatan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam menggunakan teknologi digital, serta meningkatnya kepercayaan diri pelaku UMKM dalam mengelola profil usaha secara mandiri. Selain itu, terbangun sinergi yang positif antara tim PKM dan pelaku UMKM dalam mendukung keberlanjutan digitalisasi usaha. Kegiatan digitalisasi marketing melalui pembuatan titik lokasi google maps efektif dalam meningkatkan aksesibilitas dan potensi pemasaran UMKM desa.
Batako Go Digital: Inovasi Limbah Sekam Padi Menjadi Produk Unggulan Ramah Lingkungan Desa Gongseng Siti Dinarti; Rossa Zahrotul Firdausi; Elly Ainur Rosyidah
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v6i1.24214

Abstract

Batako memiliki kelemahan berupa berat jenis yang tinggi, sementara limbah sekam padi belum dimanfaatkan secara optimal. Pengabdian ini bertujuan memberdayakan masyarakat melalui program Batako Go Digital dengan memanfaatkan sekam padi sebagai campuran batako serta mengintegrasikan pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, pelatihan, pendampingan usaha, dan digitalisasi pemasaran. Hasil menunjukkan bahwa batako sekam padi lebih ringan, layak digunakan sebagai material non-struktural, dan berpotensi membuka peluang usaha. Digitalisasi turut meningkatkan visibilitas produk dan kemandirian masyarakat. Program ini berkontribusi pada pengurangan limbah sekaligus penguatan ekonomi lokal.
Edukasi Literasi Keuangan Digital Sebagai Pencegahan Pinjaman Online dan Budaya Konsumtif di STT Dangin Puri Kauh Gede Anom Sudharsana Karang; Putri Ekaresty Haes
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v6i1.24387

Abstract

Perkembangan teknologi keuangan digital di Indonesia telah meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai layanan keuangan berbasis teknologi, seperti pinjaman online, dompet digital, dan fitur pembayaran tunda (paylater). Meskipun memberikan kemudahan transaksi dan memperluas inklusi keuangan, kemajuan tersebut juga memunculkan risiko baru, terutama maraknya pinjaman online ilegal dan meningkatnya budaya konsumtif akibat kemudahan akses kredit digital. Kondisi ini menunjukkan adanya ketidakseimbangan antara tingkat inklusi keuangan dan literasi keuangan digital masyarakat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai literasi keuangan digital sebagai langkah preventif terhadap risiko pinjaman online ilegal dan perilaku konsumtif di STT Dangin Puri Kauh. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, penyuluhan edukatif, diskusi interaktif, serta pembagian media informasi berupa poster dan leaflet. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dalam aspek kognitif dan sikap terhadap penggunaan layanan keuangan digital. Peserta menjadi lebih mampu membedakan platform pinjaman online legal dan ilegal, memahami risiko bunga dan denda, serta menunjukkan sikap yang lebih selektif dalam berbelanja dan mengambil keputusan finansial. Meskipun perubahan perilaku membutuhkan proses jangka panjang, kegiatan ini memberikan dampak awal yang positif dalam membangun kesadaran finansial masyarakat.