cover
Contact Name
Elan Jaelan
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Published by Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28073878     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi adalah jurnal peer-review yang memiliki ISSN (2807-3878) yang diterbitkan oleh Penerbit Widina di bawah Badan Hukum CV. Widina Media Utama sejak tahun 2021. JPI merupakan media terintegrasi untuk komunikasi berkelanjutan terkait dengan temuan penelitian baru yang signifikan terkait dengan pendidikan, termasuk: bidang penelitian pendidikan dalam pengajaran, pembelajaran dan pengajaran, pengembangan kurikulum, lingkungan belajar, pendidikan guru, teknologi pendidikan, dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 258 Documents
Search results for , issue "Vol 5" : 258 Documents clear
Peranan Kompetensi Pedagogik Guru Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Pelajaran Pendidikan Agama Kristen di SMK Era Utama Pancur Batu Napitupulu, Rony; Siregar, Nurliani; Butarbutar, Imelda
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1535

Abstract

The research data is quantitative, which uses the concept of data collection using observation questionnaires and documentation by researchers who have the aim of analyzing the role of PAK teachers' pedagogical competence in improving the learning achievement of class XI students in Christian Religious Education (PAK) subjects at Era Utama Private Vocational School, Pancur Batu. This research involved one class, namely class XI The research results show that the independent variable (x) is teacher pedagogical competence 39.2, variance 5.36 Meanwhile, the value obtained in the dependent variable (y) is student learning outcomes with an average value of 56.4 standard and with a variance of 339.64. From the results of correlation calculations using the product moment, the calculated price is (16,05) with the price on the tablet with db-20-2-18 and a significance level of 5%, the t table price is 2,100, the calculated t value of 3,06 is greater than the t table price of 2,100 then the alternative hypothesis is accepted, then the statement data submitted strongly supports the relationship between the role of teacher pedagogic competence in improving student learning achievement.ABSTRAKPeranan kompetensi pedagogik guru dalam meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) di SMK Swasta Era Utama, Pancur Batu. Data Penelitian ini bersifat kuantitatif yang dimana konsep pengambilan data menggunakan angket dan dokumentasi oleh peneliti. Penelitian ini melibatkan satu kelas, yaitu kelas XI Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen (x) yaitu kompetensi pedagogic guru 39,2, varians 5,36 Sedangkan nilai yang diperoleh dalam variabel dependen (y) yaitu hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata 56,4 standar dan dengan varians 339,64. Dari hasil perhitungan korelasi dengan menggunakan uji korelasi produc moment menghasilkan harga hitung (16,05) dengan harga pada table t dengan db = 20-2 = 18 dan taraf signifikansi 5% diperoleh harga t table = 2,100 oleh karena itu harga t hitung 3,06 lebih besar dari harga t table 2,100 maka hipotesis alternative di terima, maka data pernyataan yang di ajukan sangat mendukung terhadap hubungan peran kompetensi pedagogik guru terhadap dalam meningkatkan prestasi belajar siswa.
Memahami Guru SMK: Menguji Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Terhadap Komitmen Afektif Laili, Januariya; Prameswari, Iftitah Gita Ayu
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1645

Abstract

Teachers in private foundations are expected to not only have a commitment to their work but also to their organization. Individuals who have an affective commitment to the organization will be shown by emotional attachment and give extra effort to achieve the goals of the organization. Transformational leadership is the ability to lead members of the organization together to achieve organizational goals. This study aims to test the effect of transformational leadership on vocational high school teachers in district Y. This study is a type of quantitative correlational research. The number of samples in this study was 84 vocational high school teachers with the characteristics of having been teachers in vocational high schools for at least three years. This research instrument uses an affective commitment scale that refers to the concept of affective commitment by Allen and Meyer 1990 while the transformational leadership scale refers to the concept of transformational leadership by Avolio and Bass 1993. The results of the assumption test of this study are normally distributed and linear. The results of the hypothesis test show a Sig. (p) value = 0.015 (0.05). This means that transformational leadership has a significant influence on the affective commitment of teachers in vocational high schools in district Y.ABSTRAKGuru yang berada pada yayasan swasta diharapkan tidak hanya memiliki komitmen terhadap pekerjaan tetapi juga memiliki komitmen pada organisasinya. Individu yang memiliki komitmen afektif pada organisasi akan ditunjukkan dengan keterikatan emosional dan memberikan upaya ekstra untuk mencapai tujuan dari organisasi. Kepemimpinan transformasional merupakan kemampuan untuk memimpin anggota organisasi secara bersama-sama untuk mencapai tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap guru SMK di kabupaten Y. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif korelasional. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 84 orang guru SMK dengan karakteristik telah menjadi guru di SMK minimal tiga tahun. Instrumen penelitian ini menggunakan skala komitmen afektif yang mengacu pada konsep komitmen afektif milik Allen dan Meyer 1990 sedangkan skala kepemimpinan transformasional mengacu pada konsep kepemimpinan transformasional miliki Avolio dan Bass 1993. Hasil uji asumsi penelitian ini berdistribusi normal dan linier. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai Sig. (p) = 0,015 ( 0,05). Artinya kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap komitmen afektif guru di SMK Kabupaten Y.
The Influence of English IQ On Students’ Speaking Performance For Marketing Outcomes Khairullah, Mohammad Noor; Ariyono, Kurniawan Yunus
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1626

Abstract

One principal use of language is to communicate meaning, but it is also to establish and maintain relationship. There are the different purposes in speaking skill and the implementation on speaking in activity. First, speaking for casual conversation, have purposes may be to make social contact with people, to establish rapport. Speaking in discussion with someone, the purposes may be to seek or express opinions, to persuade someone about something or to clarify information. Intelligence is very important to know how far the students receive the material of lesson and everything which they learn. English Intelligence contributes no more than 20% in determining the success of someone in their life, while the other 80% is filled by other factors.This study is intended to know the correlation of students’ English Intelligence correlate with speaking achievement of students at the first semester in the English for Business lecturing of Management Department Widya Gama Lumajang in Academic Year 2024/2025. The research design of this study is correlation design since it used statistical measurement for the data analysis to describe the relationship between two variables. The data is analyzed by using Pearson-Product Moment formula. The population of this research is all of students at the first semester in English for Business class, they are divided into 10 classes. The result of this study is the correlation of students’ English Intelligent on students’ speaking performance for marketing outcomes is weak correlation with coefficient correlation 0.220.ABSTRAKSalah satu penggunaan utama bahasa adalah untuk mengkomunikasikan makna, tetapi juga untuk membangun dan memelihara hubungan. Ada beberapa tujuan yang berbeda dalam keterampilan berbicara dan penerapannya dalam aktivitas berbicara. Pertama, berbicara untuk percakapan biasa, memiliki tujuan untuk melakukan kontak sosial dengan orang lain, untuk membangun hubungan. Berbicara dalam diskusi dengan seseorang, tujuannya mungkin untuk mencari atau mengungkapkan pendapat, membujuk seseorang tentang sesuatu atau untuk mengklarifikasi informasi. Kecerdasan sangat penting untuk mengetahui sejauh mana siswa menerima materi pelajaran dan segala sesuatu yang mereka pelajari. Kecerdasan Bahasa Inggris memberikan kontribusi tidak lebih dari 20% dalam menentukan keberhasilan seseorang dalam kehidupannya, sedangkan 80% lainnya diisi oleh faktor-faktor lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kecerdasan Bahasa Inggris mahasiswa dengan prestasi berbicara mahasiswa pada semester pertama dalam perkuliahan English for Business di Jurusan Manajemen Widya Gama Lumajang Tahun Ajaran 2024/2025. Desain penelitian dari penelitian ini adalah desain korelasi karena menggunakan pengukuran statistik untuk analisis data untuk menggambarkan hubungan antara dua variabel. Data dianalisis dengan menggunakan rumus Pearson-Product Moment. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester pertama di kelas Bahasa Inggris untuk Bisnis, yang terbagi dalam 10 kelas. Hasil dari penelitian ini adalah korelasi antara kecerdasan bahasa Inggris mahasiswa dengan kinerja berbicara mahasiswa untuk hasil pemasaran adalah korelasi yang lemah dengan koefisien korelasi sebesar 0,220.
Kurikulum Merdeka: Telaah Potensi dan Tantangan Implementatif dalam Mewujudkan Pendidikan Fleksibel di Indonesia Azzahra, Inda Fani; Al farel, Muhammad Rizky; Rahmadhani, Rani
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1530

Abstract

This study aims to examine the potential and challenges in the implementation of the Independent Curriculum in Indonesia. The curriculum is designed to provide students with greater flexibility in choosing their learning paths based on their interests and abilities. By emphasizing a student-centered and flexible approach, it seeks to enhance the quality of learning and character development. However, its implementation faces several challenges, such as teacher readiness, limited infrastructure, and unequal access to education. This research employs a descriptive qualitative method by analyzing literature from various academic sources. The findings indicate that although the Independent Curriculum offers significant potential, its success depends on strong support from multiple stakeholders to achieve a more inclusive and adaptive education system.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi dan tantangan dalam penerapan Kurikulum Merdeka di Indonesia. Kurikulum ini dirancang untuk memberikan keleluasaan kepada peserta didik dalam memilih jalur pembelajaran sesuai dengan minat dan kemampuannya. Dengan pendekatan yang fleksibel dan berpusat pada siswa, kurikulum ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan karakter siswa. Namun, pelaksanaannya dihadapkan pada sejumlah tantangan, seperti kesiapan pendidik, keterbatasan infrastruktur, dan ketimpangan akses pendidikan. Studi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui analisis literatur dari berbagai sumber ilmiah. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun Kurikulum Merdeka memiliki banyak potensi positif, implementasinya memerlukan dukungan yang kuat dari berbagai pihak untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih inklusif dan adaptif.
Proses Pembelajaran TEFA di Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis Teknologi Industri Irwanto, Irwanto
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1422

Abstract

The aim of this research is to determine the teaching factory (TEFA) learning process in industrial technology-based Vocational High Schools (SMK), which includes: 1) Learning planning, 2) learning implementation process, and 3) Learning outcomes. The type of research used is qualitative research with a descriptive approach. Data collection methods used include direct observation at schools, in-depth interviews and documentation. The data analysis technique used in this research is Miles Huberman (1992) which includes: data reduction, data presentation, drawing conclusions and verification. The results found in the research show that: 1) planning has been implemented well, this can be seen through analysis of the previous TEFA learning process, 2) implementation has been good, this is proven by the availability of competent human resources, good cooperation with DUDI, but the facilities and infrastructure are still inadequate; 3) The results of the implementation are good, this is proven by the products created in productive subject learning at the school. So it can be concluded that TEFA learning in vocational schools should be improved and made a priority by schools because vocational school graduates have superior skills according to their field of study in order to enter the industrial world.ABSTRAKAdapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran teaching factory (TEFA) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbasis teknologi industri, yang meliputi: 1) Perencanaan dalam pembelajaran, 2) proses pelaksanaan pembelajaran, dan 3) Hasil pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan secara deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan diantaranya observasi secara langsung ke sekolah, wawancara secara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Miles  Huberman (1992) yang meliputi: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Adapun hasil yang ditemukan dalam penelitian menunjukkan bahwa: 1) perencanaan telah terlaksana dengan baik, hal ini dilihat melalui analisis proses pembelajaran TEFA sebelumnya, 2) pelaksanaan penerapan sudah baik, hal ini dibuktikan dengan tersedianya SDM yang kompeten, adanya kerjasama yang baik dengan DUDI, namun untuk sarana dan prasarana masih kurang memadai; 3) Hasil penerapan baik, hal ini dibuktikan dengan adanya produk yang dibuat dalam pembelajaran mata pelajaran produktif di sekolah tersebut. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran TEFA di SMK seharusnya ditingkatkan dan dijadikan sebagai prioritas oleh sekolah karena lulusan SMK mempunyai keterampilan yang unggul sesuai dengan bidang yang tekuni guna memasuki dunia industri.
Manajemen Penerapan Pendidikan Islam Berbasis Multikultural di SMA Negeri 2 Kota Tanjungbalai Shopiana, Shopiana
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1631

Abstract

Multicultural-based Islamic education management is a strategic approach aimed at promoting understanding, acceptance, and appreciation of diversity in educational settings. This concept is not only relevant to national life but also crucial for schools, particularly in shaping students' character to be tolerant and have a broad perspective. The purpose of this study is to describe how multicultural-based Islamic education management is implemented at SMA Negeri 2 Kota Tanjungbalai. The research method used is qualitative, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The results of the study indicate that the implementation of multicultural-based Islamic education in this school is carried out through three main aspects: first, the integration of multicultural values into teaching materials and the curriculum; second, the implementation of school activities that encourage intercultural interaction, such as interfaith dialogue, religious events involving students from various backgrounds, and tolerance-based competitions; third, the use of participatory teaching methods that encourage open discussion about diversity. This adaptive management of Islamic education, which responds to social realities, further strengthens Islamic values such as tolerance, justice, and compassion in educational practice. In conclusion, multicultural-based Islamic education at SMA Negeri 2 Kota Tanjungbalai has been implemented systematically and has made a positive contribution to creating an inclusive and harmonious learning environment.ABSTRAKManajemen pendidikan Islam berbasis multikultural merupakan pendekatan strategis yang bertujuan untuk mempromosikan pemahaman, penerimaan, dan penghargaan terhadap keragaman dalam lingkungan pendidikan. Konsep ini tidak hanya relevan bagi kehidupan nasional tetapi juga krusial bagi sekolah, terutama dalam membentuk karakter siswa agar toleran dan memiliki perspektif yang luas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana manajemen pendidikan Islam berbasis multikultural diterapkan di SMA Negeri 2 Kota Tanjungbalai. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan Islam berbasis multikultural di sekolah ini dilakukan melalui tiga aspek utama: pertama, integrasi nilai-nilai multikultural ke dalam bahan ajar dan kurikulum; kedua, pelaksanaan kegiatan sekolah yang mendorong interaksi antarbudaya, seperti dialog antaragama, acara keagamaan yang melibatkan siswa dari berbagai latar belakang, dan kompetisi berbasis toleransi; ketiga, penggunaan metode pengajaran partisipatif yang mendorong diskusi terbuka tentang keragaman. Pengelolaan pendidikan Islam yang adaptif ini, yang merespons realitas sosial, semakin memperkuat nilai-nilai Islam seperti toleransi, keadilan, dan kasih sayang dalam praktik pendidikan. Kesimpulannya, pendidikan Islam berbasis multikultural di SMA Negeri 2 Kota Tanjungbalai telah diterapkan secara sistematis dan memberikan kontribusi positif dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan harmonis.
Efektivitas Model TGT Berbantuan Media Wordwall terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Humas dan Keprotokolan Siswa SMK Marbun, Revelya; Munajat, Munajat
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1743

Abstract

This study aims to determine the improvement in student learning outcomes through the implementation of the Team Games Tournament (TGT) cooperative learning model assisted by Wordwall media in the subject of Automation of Public Relations and Protocol Management for grade XI OTKP at SMK Negeri 1 Doloksanggul, Humbang Hasundutan Regency, North Sumatra. The study employed an experimental method involving students from classes XI OTKP 1 and XI OTKP 3 in the second semester of the 2024/2025 academic year, totaling 61 participants. Data were collected through observation and tests and analyzed using descriptive quantitative and inferential statistics, including normality tests, homogeneity tests, and independent t-tests at a 5% significance level. The results showed that the experimental class increased from a pretest average score of 47.8 to a posttest average of 88.3, an improvement of 40.5 points or 84.7%. The control class improved from 34.0 to 76.3, a 42.3-point or 124.4% increase. However, the independent t-test showed tcount = 8.084 ttable = 1.671, indicating a significant difference between the two classes. Thus, the application of the TGT model assisted by Wordwall is proven to effectively enhance student learning outcomes.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) berbantuan media Wordwall pada mata pelajaran Otomatisasi Tata Kelola Humas dan Keprotokolan kelas XI OTKP di SMK Negeri 1 Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan sampel siswa kelas XI OTKP 1 dan XI OTKP 3 Semester II Tahun Ajaran 2024/2025 yang berjumlah 61 orang. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan inferensial menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, serta uji-t independen dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 88,3 dan pretest sebesar 47,8, meningkat 40,5 poin atau 84,7% secara relatif. Sementara itu, kelas kontrol mengalami peningkatan dari 34,0 menjadi 76,3 (selisih 42,3 poin atau 124,4%). Namun, hasil uji-t menunjukkan thitung = 8,084 ttabel = 1,671, sehingga terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelas. Penerapan model TGT berbantuan Wordwall terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
Analisis Pengembangan Kurikulum Multikultural Di Indonesia : Telaah Teoritis Berbasis Study Pustaka Firdayanti, Aisyah; Meilina, Mezi; Warohmah, Lia
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1533

Abstract

ABSTRACTThis study aims to analyze the development of multicultural education curriculum in Indonesia through a literature study approach. The method used is descriptive qualitative with content analysis techniques of written sources such as journals, books, and policy documents. The results show that the development of multicultural curriculum in Indonesia is rooted in the philosophies of progressivism, reconstructionism, and Pancasila values, while also considering students' developmental stages based on the theories of Piaget, Erikson, and Rousseau. This curriculum plays a role in strengthening students' character, fostering inclusive attitudes, and equipping them with 21st-century skills relevant to a multicultural society. This study recommends the integration of multicultural values into all aspects of formal education.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kurikulum pendidikan multikultural di Indonesia melalui pendekatan studi pustaka. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap sumber-sumber tertulis seperti jurnal, buku, dan dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum multikultural di Indonesia berakar pada filosofi progresivisme, rekonstruksionisme, dan nilai-nilai Pancasila, serta mempertimbangkan tahap perkembangan peserta didik menurut teori Piaget, Erikson, dan Rousseau. Kurikulum ini berperan dalam memperkuat karakter siswa, menumbuhkan sikap inklusif, dan membekali mereka dengan keterampilan abad 21 yang relevan dalam masyarakat multikultural. Penelitian ini merekomendasikan integrasi nilai-nilai multikultural ke dalam semua aspek pendidikan formal.
Analisis Literatur Tentang Akreditasi Sebagai Instrumen Penguatan Mutu Lulusan Berbasis Nilai Religius Nugraha, Mulyawan Safwandy; Jannah, Mursyidah Ila; Nursaidah, Neng Ayu; Meilani, Susan; Mauludin, Faisal Muhamad
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1701

Abstract

This study aims to analyze the role of accreditation as an instrument for strengthening graduate quality, emphasizing both academic excellence and strong religious values. Using a qualitative approach with a literature review method, data were collected from journals, books, educational regulations, and national accreditation documents. The findings show that accreditation encourages educational institutions to systematically improve management quality, learning processes, and school culture. However, the religious dimension is not explicitly reflected in the accreditation instruments, and habituation of religious behavior is not yet a primary indicator in graduate quality assessment. Therefore, this study recommends enhancing the integration of religious values into the accreditation system to foster graduates who are not only intellectually competent but also excel in character and spirituality. Theoretically, this study expands understanding of the relationship between quality assurance systems and character education based on religiosity. Practically, the findings can guide policymakers in designing more holistic accreditation instruments.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis peran akreditasi sebagai instrumen penguatan mutu lulusan yang unggul secara akademik dan memiliki landasan nilai religius yang kuat. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, data diperoleh dari jurnal, buku, regulasi pendidikan, dan dokumen akreditasi Nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa akreditasi mendorong lembaga pendidikan meningkatkan kualitas manajemen, pembelajaran, dan budaya sekolah secara sistematis. Namun, dimensi religius belum secara eksplisit tercermin dalam instrumen akreditasi, dan pembiasaan perilaku religius belum menjadi indikator utama dalam penilaian mutu lulusan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan integrasi nilai religius ke dalam sistem akreditasi agar mendorong terciptanya lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul dalam karakter dan spiritualitas. Secara teoretis, penelitian ini memperluas pemahaman tentang hubungan antara sistem penjaminan mutu dan pendidikan karakter berbasis religiusitas. Secara praktis, temuan ini dapat menjadi acuan bagi pengambil kebijakan dalam merancang instrumen akreditasi yang lebih holistik.
Perspektif Progresivisme John Dewey Dalam Merdeka Belajar Pardini, Aan Soka; Kristian, Deddi; Hadi, Janes Kurnia; Firmansyah, Hendri; Fauzan, Fauzan; Hartati, Merri Sri; Susiyanto, Susiyanto
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i2.1448

Abstract

The Merdeka Belajar policy in the Indonesian education system aims to create an education process that is more flexible, innovative, and oriented to student needs. These principles are in line with John Dewey's philosophy of progressivism, which emphasizes direct experience, active student involvement, and the relevance of education to real life. This study aims to analyze the alignment between John Dewey's principle of progressivism and Merdeka Belajar policy in Indonesia. Using the literature study method, it was found that Merdeka Belajar has adopted elements of progressivism, such as experiential learning and the role of the teacher as a facilitator. However, its implications face challenges such as teacher readiness and uneven infrastructure. In conclusion, the implementation of Merdeka Belajar needs to be strengthened through a holistic approach involving various stakeholders to realize relevant, inclusive, and progressive education in accordance with John Dewey's thinking.ABSTRAKKebijakan Merdeka Belajar dalam sistem pendidikan Indonesia bertujuan untuk menciptakan proses Pendidikan yang lebih fleksibel, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan siswa. Prinsip-prinsip ini sejalan dengan filsafat progresivisme John Dewey, yang menekankan pengalaman langsung, keterlibatan aktif siswa, serta relevansi pendidikan dengan kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan menganalisis keselarasan antara prinsip progresivisme John Dewey dan kebijakan Merdeka Belajar di Indonesia. Dengan metode studi literatur, ditemukan bahwa Merdeka Belajar telah mengadopsi unsur progresivisme, seperti pembelajaran berbasis pengalaman dan peran guru sebagai fasilitator. Namun, implikasinya menghadapi tantangan seperti kesiapan guru dan infrastruktur yang belum merata. Kesimpulannya, implementasi Merdeka Belajar perlu diperkuat melalui pendekatan holistik yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna mewujudkan pendidikan yang relevan, inklusif, dan progresif sesuai dengan pemikiran John Dewey.

Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 6 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 5 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 6 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 5 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 4 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 3 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 1 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 6 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 5 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 4 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 3 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 2 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 1 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian dan Inovasi Vol 1, No 1 (2021): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi More Issue