cover
Contact Name
Elan Jaelan
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Published by Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28073878     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi adalah jurnal peer-review yang memiliki ISSN (2807-3878) yang diterbitkan oleh Penerbit Widina di bawah Badan Hukum CV. Widina Media Utama sejak tahun 2021. JPI merupakan media terintegrasi untuk komunikasi berkelanjutan terkait dengan temuan penelitian baru yang signifikan terkait dengan pendidikan, termasuk: bidang penelitian pendidikan dalam pengajaran, pembelajaran dan pengajaran, pengembangan kurikulum, lingkungan belajar, pendidikan guru, teknologi pendidikan, dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 376 Documents
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Cooperatif Script Berbantuan Media Prezi Terhadap Hasil Belajar Siswa Irawati, Irawati; Syamsuria, Syamsuria; Yany, Muhammad
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1699

Abstract

Education is a crucial tool for improving human resource quality. However, monotonous learning methods and unengaging media remain challenges in enhancing learning outcomes. This study aims to investigate the effect of the Cooperative Script learning model assisted by Prezi media on the learning outcomes of eighth-grade students at SMP Negeri SATAP 2 Patimpeng. The study employed a quasi-experimental method using a One-Group Pretest-Posttest design. The subjects were 23 eighth-grade students. Instruments included learning outcome tests, observation, and questionnaires. The results showed an increase in the average score from 74.79 (pretest) to 88.04 (posttest). A t-test indicated that tcount 5.82 ttable 2.015 at a significance level of 0.05. These findings demonstrate that the Cooperative Script model assisted by Prezi media significantly influences students' learning outcomes. This model fosters student participation, group interaction, and better understanding of the subject matter.ABSTRAKPendidikan merupakan sarana penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Namun, pembelajaran yang monoton dan media yang kurang menarik menjadi tantangan dalam meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative Script berbantuan media Prezi terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri SATAP 2 Patimpeng. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian adalah 23 siswa kelas VIII. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar, observasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai dari 74,79 (pretest) menjadi 88,04 (posttest). Uji-t menunjukkan thitung 5,82 ttabel 2,015 pada taraf signifikansi 0,05. Hasil ini membuktikan bahwa model pembelajaran Cooperative Script berbantuan media Prezi berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Pembelajaran dengan model ini mampu meningkatkan partisipasi siswa, interaksi kelompok, serta pemahaman materi.
Nilai-Nilai Karakter dalam Adab al-’Alim wa al-Muta’allim KH. Hasyim Asy’ari dan Implikasinya bagi Pendidikan Islam Kontemporer Fuadi, Ahmad Najih Musoffa; Azis, Achmad Abdul
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1885

Abstract

The decline in students' character and the ethical relationship between teachers and students are significant contemporary challenges in Islamic education. Amid this moral crisis, KH. Hasyim Asy'ari offers principles of adab and character that remain relevant today. This study examines the character values in the book and analyzes their implications for developing an Islamic education paradigm that incorporates character in the modern era. This study employs a qualitative research method with a library research design, conducting an in-depth review of the text and supporting scientific literature. The results show that sincerity of intention, tawadhu', obedience, enthusiasm for learning, zuhud, wara', and istiqamah are the main foundations of character building. The study emphasizes that adab must precede knowledge. A harmonious relationship between teacher and student, based on adab and noble character, is seen as a prerequisite for successful learning. Therefore, integrating these values into the modern Islamic education system could strengthen teachers' professionalism and produce students who excel academically, spiritually, and ethically.ABSTRAKPenurunan kualitas karakter peserta didik dan hubungan etis antara guru dan murid menjadi tantangan signifikan dalam pendidikan Islam kontemporer. Di tengah krisis moral ini, kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta’allim karya KH. Hasyim Asy’ari menawarkan prinsip-prinsip adab dan karakter yang masih relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai karakter yang termuat dalam kitab tersebut serta menganalisis implikasi terhadap pembentukan paradigma pendidikan Islam yang berkarakter di era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi pustaka (library research) melalui telaah mendalam terhadap naskah dan literatur ilmiah pendukung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai keikhlasan niat, tawadhu’, kepatuhan, semangat belajar, zuhud, wara’, dan istiqamah menjadi fondasi utama pembentukan karakter, dengan penekanan bahwa adab harus mendahului ilmu. Relasi yang harmonis antara guru dan murid yang dilandasi adab dan akhlak mulia dipandang sebagai prasyarat keberhasilan proses pembelajaran. Oleh karena itu, integrasi nilai-nilai tersebut alam sistem pendidikan Islam modern berpotensi memperkuat profesionalitas guru dan menghasilkan peserta didik yang unggul secara akademik, spiritual, dan etis.
KONTRIBUSI PENGAMAT INTRAKURIKULER DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN; STUDI KASUS DI SDN KANGGRAKSAN Wulandari, Anggianita Putri; Khaerunisa, Neila Febry
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1908

Abstract

This study aims to analyze the role of intrakurikuler observers in enhancing the quality of classroom learning. Using a qualitative approach and a case study design at SDN Kanggraksaan from April 2025, this research involved four key informants: one intrakurikuler observer, two classroom teachers, and one principal. Data were collected through non-participant observation, in-depth interviews, and document analysis, and were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. The findings reveal that the consistency of intrakurikuler implementation and the proactive role of teachers as mentors have established a strong foundation for learning, marked by high student participation. The intrakurikuler observer acts as a catalyst for continuous improvement by providing specific and formative feedback. This feedback supports teachers in identifying areas for development in teaching methods, technology integration, students’ critical thinking skills, and the creation of an inclusive classroom environment. Therefore, intrakurikuler observers play a significant role in driving pedagogical innovation and fostering a culture of continuous learning improvement in schools.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis peran pengamat intrakurikuler dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus di SDN Kanggraksaan pada April 2025, penelitian ini melibatkan empat informan utama, yaitu satu pengamat intrakurikuler, dua guru kelas, dan satu kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan non-aktif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsistensi pelaksanaan intrakurikuler dan peran guru sebagai pembina telah menciptakan fondasi pembelajaran yang kuat dengan partisipasi siswa yang tinggi. Pengamat intrakurikuler berperan sebagai katalisator perbaikan berkelanjutan melalui pemberian umpan balik formatif yang spesifik dan terarah. Umpan balik ini membantu guru mengidentifikasi area peningkatan dalam variasi metode, integrasi teknologi, pengembangan keterampilan berpikir siswa, dan penciptaan lingkungan inklusif. Dengan demikian, pengamat intrakurikuler memainkan peran penting dalam mendorong inovasi pedagogis dan budaya peningkatan mutu pembelajaran di sekolah.
Pengembangan Aplikasi Mobile Untuk Meningkatkan Minat Belajar Matematika Anak Berbasis Research and Development Efriani, Laura; Sanjaya, Muhamad Rama; Paradina, Sevia; Pronika, Ginta; Angraini, Lisa; Ghifari, M. Farhan
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1909

Abstract

This study aims to design a mobile application as an interactive learning medium to increase children's interest in learning mathematics. The background of this research is the low level of interest and motivation to learn mathematics often found in elementary school-aged children. The application development method uses the Waterfall model, starting from the needs analysis stage, interface design, implementation, and testing. The developed application includes various features such as learning videos, interactive practice questions, and educational games based on mathematics. The study involved 40 elementary school students from grades 3 to 5. Based on the results of a 1–10 scale questionnaire, the average student learning interest increased from 5.0 to 8.2 after using the application. In addition, the average time spent studying mathematics increased by 128%, from 35 minutes to 80 minutes per week. Surveys showed that 65% of students preferred the educational games feature, followed by practice questions (20%) and learning videos (15%). User satisfaction was also high, with 95% of students and parents stating they were satisfied with the application. The test results indicate that the application can enhance children's engagement in learning math through a more enjoyable and less monotonous approach. With this application, it is expected to assist teachers and parents in providing a more engaging learning experience and improving children's understanding of mathematical concepts.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah aplikasi mobile sebagai media pembelajaran interaktif guna meningkatkan minat belajar matematika pada anak-anak. Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya minat serta motivasi belajar matematika yang sering ditemukan pada anak usia sekolah dasar. Metode pengembangan aplikasi menggunakan model Waterfall, mulai dari tahap analisis kebutuhan, desain antarmuka, implementasi, hingga pengujian. Aplikasi yang dikembangkan memuat berbagai fitur seperti video pembelajaran, latihan soal interaktif, dan permainan edukatif berbasis matematika. Penelitian melibatkan 40 siswa sekolah dasar dari kelas 3 hingga kelas 5. Berdasarkan hasil kuesioner skala 1–10, rata-rata minat belajar siswa meningkat dari 5,0 menjadi 8,2 setelah menggunakan aplikasi. Selain itu, rata-rata waktu belajar matematika meningkat sebesar 128%, dari 35 menit menjadi 80 menit per minggu. Survei menunjukkan bahwa 65% siswa paling menyukai fitur permainan edukatif, diikuti oleh latihan soal (20%) dan video pembelajaran (15%). Tingkat kepuasan pengguna juga tinggi, dengan 95% siswa dan orang tua menyatakan puas terhadap aplikasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi dapat meningkatkan ketertarikan anak dalam mempelajari materi matematika dengan pendekatan yang lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan dapat membantu guru dan orang tua dalam memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik serta mampu meningkatkan pemahaman konsep matematika pada anak.
PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KOLABORASI SISWA PADA MATERI ZAKAT FITRAH DI SMKN PP CIANJUR Aryani, Wiwik Dyah; Sahdan, Sahdan; Susanti, Susanti; Gunawan, Apip
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1847

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Project Based Learning (PjBL) model in improving students’ creativity and collaboration in the topic of zakat fitrah within Islamic Religious Education learning at SMKN PP Cianjur. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation.The results showed that the PjBL model is effective in fostering students’ creativity through various project activities such as creating zakat educational media, simulating zakat distribution, and presenting zakat fitrah campaigns. Moreover, PjBL encourages active and productive student collaboration through group work, deliberation, and fair division of roles within teams. Islamic religious values such as responsibility, empathy, and cooperation are also internalized during the learning process.In conclusion, the implementation of PjBL in zakat fitrah learning creates a contextual, participatory, and meaningful learning process. This model can be an innovative alternative in developing Islamic Religious Education strategies oriented towards 21st-century skill enhancement.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kreativitas dan kolaborasi siswa pada materi zakat fitrah dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL efektif meningkatkan kreativitas siswa melalui kegiatan proyek seperti pembuatan media edukasi zakat, simulasi distribusi zakat, dan kampanye zakat fitrah. Selain itu, model ini mendorong kolaborasi aktif antar siswa melalui kerja kelompok, musyawarah, dan pembagian peran yang adil. Nilai-nilai religius seperti tanggung jawab dan empati turut terinternalisasi selama pembelajaran. Model PjBL terbukti menciptakan pembelajaran yang kontekstual, partisipatif, dan bermakna, serta relevan untuk penguatan keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Efektifitas Fahmul Makna Terhadap Akselerasi Tahfidzul Qur’an: Studi Di Pondok Pesantren Darun Naja Cluring Banyuwangi Irawan, Vaesol Wahyu Eka
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1475

Abstract

One of the Islamic educational institutions in Cluring District, Banyuwangi Regency, is strongly committed to producing Qur’an memorizers through a unique approach known as fahmul ma‘na (understanding the meaning). In this method, students not only memorize verbally but also comprehend the meaning of verses by translating classical Islamic texts (kitab kuning) and participating in the sorogan system. This approach has been proven to accelerate memorization and reduce errors, as students understand the context and structure of the verses thoroughly. The novelty of this study lies in revealing the effectiveness of the fahmul ma‘na approach, which has not been widely examined in previous research. This study employs a qualitative field method with data collected through interviews and observations, and analyzed using data reduction, display, and conclusion drawing. The results show that the fahmul ma‘na approach is highly effective in supporting the acceleration and quality of Qur’anic memorization at Pondok Pesantren Darun Najah, Cluring, Banyuwangi.ABSTRAKSalah satu lembaga pendidikan Islam di Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, memiliki komitmen kuat mencetak penghafal Al-Qur’an dengan pendekatan unik, yaitu fahmul makna. Dalam metode ini, santri tidak hanya menghafal secara verbal, tetapi juga memahami makna ayat melalui penerjemahan kitab kuning dan sistem sorogan. Pendekatan ini terbukti mempercepat hafalan dan meminimalisasi kesalahan, karena santri memahami konteks dan susunan makna ayat secara utuh. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengungkapan efektivitas fahmul makna, yang belum banyak dikaji dalam studi sebelumnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif lapangan dengan teknik wawancara dan observasi, serta analisis data melalui reduksi, display, dan penarikan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan fahmul makna sangat efektif dalam mendukung akselerasi dan kualitas hafalan santri di Pondok Pesantren Darun Najah, Cluring, Banyuwangi.
Implementasi Model Cooperative Learning Jigsaw dalam Pembelajaran PAI di SMK Aryani, Wiwik Dyah; Mustakim, Asep; Kurnia, Indri; Soraya, Siti; Maesaroh, Maesaroh
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1886

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of the Cooperative Learning model, specifically the Jigsaw type, in Islamic Religious Education (PAI) lessons for Grade X TKJ 2 at SMK YADIKA Tanjungsari, Sumedang Regency, during the 2024/2025 academic year. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through observation, interviews, and documentation. The results reveal that the jigsaw model enhances student engagement through active group discussions, peer teaching, and collaborative learning. Key supporting factors include student enthusiasm and the teacher’s role as an active facilitator. However, several challenges emerged, such as limited class time, the ineffectiveness of online learning, and students’ varying abilities in comprehending and delivering material. In conclusion, the Jigsaw-type Cooperative Learning model proves effective in improving the quality of PAI instruction, although further strategies are required to optimize its application, particularly in blended learning contexts.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi model pembelajaran Cooperative Learning Jigsaw dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas X TKJ 2 SMK YADIKA Tanjungsari Kabupaten Sumedang pada Tahun Ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model jigsaw mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran melalui kegiatan diskusi kelompok yang aktif, penyampaian materi oleh siswa, serta kerja sama antaranggota kelompok. Faktor pendukung utama adalah antusiasme siswa dan peran aktif guru sebagai fasilitator. Sementara itu, hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, pembelajaran daring yang kurang efektif, serta variasi kemampuan siswa dalam memahami dan menyampaikan materi. Kesimpulannya, model Cooperative Learning Jigsaw efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI, namun diperlukan strategi lanjutan untuk mengoptimalkan implementasinya, terutama dalam konteks blended learning.
MODEL PEMBELAJARAN PAI INTERAKTIF DAN KONTEKSTUAL: STRATEGI MEMBANGUN KARAKTER MURID Khadijah, Ifah; Gunawan, Muhammad Maldi; Adawiyah, Siti Ropiah; Gustiani, Nurahmi; Nurjamilah, Mila; Alawiyah, Lulu
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1838

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of interactive and contextual learning models as strategies for character building in PAI teaching. The research method used is descriptive-qualitative with a literature review approach, grounded in constructivism theory and Contextual Teaching and Learning (CTL). The findings reveal that implementing interactive and contextual learning models can enhance students' understanding of Islamic teachings through direct experiences, habituation of Islamic behaviors, teacher role modeling, and contextual relevance of subject matter to students' real-life experiences. This approach not only deepens students' theoretical comprehension but is also effective in instilling moral values such as honesty, responsibility, discipline, and care for others. Thus, this learning model is highly relevant in forming holistic Muslim personalities who harmoniously integrate faith, knowledge, and actions in their daily lives. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran interaktif dan kontekstual sebagai strategi pembentukan karakter dalam pembelajaran PAI. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, didasarkan pada teori konstruktivisme dan pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning). Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran interaktif dan kontekstual mampu memperdalam pemahaman siswa terhadap ajaran Islam melalui pendekatan pengalaman langsung, pembiasaan perilaku Islami, keteladanan guru, serta relevansi materi pelajaran dengan kehidupan nyata siswa. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman teoritis siswa, tetapi juga efektif dalam internalisasi nilai-nilai moral seperti jujur, bertanggung jawab, disiplin, dan peduli sesama. Oleh karena itu, model pembelajaran ini sangat relevan dalam membentuk pribadi muslim yang utuh dan seimbang antara iman, ilmu, dan amal dalam kehidupan sehari-hari.
Pengaruh Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Peserta Didik Khadijah, Ifah; Nurhadi, M Wiran Jaya; Wijaya, Andri; Baiturrahman, Ridwan; Azahra, Khalida Zia Fitrah; Hambali, M Syahbani
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1837

Abstract

This study aims to determine the effect of implementing the Problem Based Learning (PBL) model on students' ability to solve problems in the Aqidah Akhlak learning at madrasah schools. The PBL approach is implemented through steps such as providing authentic problems, group discussions, independent research, collaboration, and solution presentations, which have proven to enhance students' analytical skills, critical thinking, as well as their sense of responsibility and active participation. The research method used is qualitative descriptive with techniques such as in-depth interviews, direct observations, and documentation studies involving students and teachers during the learning process. The results show that the implementation of PBL significantly enhances students' problem-solving abilities and learning motivation, as well as enriches learning experiences relevant to the context of social and religious life. The main challenges faced include the significant time required for preparation and implementation, as well as the need for students to have a deep understanding of the stages of PBL. The conclusion of this study emphasizes that PBL is an effective learning innovation in enhancing students' competencies and supporting the development of character and 21st-century skills, making it worthy of broader development with support from all stakeholders.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah dalam pembelajaran Aqidah Akhlak di sekolah madrasah. Pendekatan PBL diterapkan melalui langkah-langkah seperti pemberian masalah autentik, diskusi kelompok, penelitian mandiri, kolaborasi, dan presentasi solusi, yang terbukti mampu meningkatkan kemampuan analisis, berpikir kritis, serta sikap bertanggung jawab dan aktif siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi kepada peserta didik dan guru selama proses pembelajaran. Hasil menunjukkan bahwa penerapan PBL secara signifikan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar siswa, serta memperkaya pengalaman belajar yang relevan dengan konteks kehidupan sosial dan keagamaan. Kendala utama yang dihadapi meliputi waktu persiapan dan pelaksanaan yang cukup besar, serta perlunya pemahaman mendalam dari peserta didik terhadap tahapan-tahapan PBL. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa PBL merupakan inovasi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kompetensi peserta didik dan mendukung pengembangan karakter serta keahlian abad ke-21, sehingga layak dikembangkan secara lebih luas dengan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.
Implementasi Guru Pembimbing BK dalam Mengatasi Bulliying Siswa di SMP Negeri 59 Kota Bandung Anita, Anita; Tini, Neng; Ratnawulan, Teti
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1896

Abstract

This study aims to examine the implementation of the role of Guidance and Counseling (BK) teachers in addressing bullying within SMP Negeri 59 in Bandung City. The phenomenon of bullying among students is increasingly prevalent and has become a serious concern due to its impacts on students' psychological and academic development. BK teachers play a strategic role in providing guidance, counseling, and effective interventions to reduce and prevent bullying behaviors. The research method employed is qualitative, with data collection techniques including interviews, observations, and documentation. The subjects of the study are BK teachers and students who have experienced bullying at SMP Negeri 59 in Bandung. The findings indicate that the implementation of BK programs in combating bullying has been carried out through various activities such as individual and group counseling sessions, character training, and anti-bullying socialization among students. However, there are challenges such as limited supporting facilities and time constraints faced by BK teachers. Furthermore, the success of the implementation heavily depends on the level of cooperation among BK teachers, students, and school staff. These findings suggest the need for enhancing the competence of BK teachers and strengthening collaboration with relevant stakeholders to improve the effectiveness of bullying prevention and intervention efforts. This research is expected to serve as a reference for developing more effective BK programs in addressing bullying in junior high schools.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi peran Guru Pembimbing Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mengatasi bullying di lingkungan SMP Negeri 59 Kota Bandung. Fenomena bullying di kalangan siswa semakin meningkat dan menjadi perhatian serius karena dampaknya terhadap perkembangan psikologis dan akademik siswa. Guru Pembimbing BK memiliki peran strategis dalam memberikan bimbingan, konseling, serta intervensi yang efektif guna mengurangi dan mencegah tindakan bullying. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah Guru Pembimbing BK dan siswa yang mengalami bullying di SMP Negeri 59 Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program BK dalam mengatasi bullying telah dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti sesi konseling individu dan kelompok, pelatihan karakter, serta sosialisasi anti-bullying kepada siswa. Namun, terdapat kendala seperti kurangnya fasilitas pendukung dan keterbatasan waktu yang dimiliki Guru BK. Selain itu, keberhasilan implementasi sangat bergantung pada tingkat kerjasama antara Guru BK, siswa, dan pihak sekolah. Temuan ini menyarankan perlunya peningkatan kompetensi Guru BK dan penguatan kerjasama dengan berbagai pihak terkait agar upaya pencegahan dan penanganan bullying dapat berjalan lebih optimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan program BK yang lebih efektif dalam mengatasi bullying di sekolah menengah pertama.

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 6 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 5 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 6 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 5 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 4 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 3 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 1 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 6 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 5 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 4 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 3 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 2 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 1 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian dan Inovasi Vol 1, No 1 (2021): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi More Issue