cover
Contact Name
Admin Idarah
Contact Email
jurnal.idarah@uika-bogor.ac.id
Phone
+62251-7559354
Journal Mail Official
jurnal.idarah@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Sekolah Pascasarjana UIKA Gedung Pascasarjana K.H. Sholeh Iskandar Lt. 2 Kampus Universitas Ibn Khaldun Jl. K.H. Sholeh Iskandar Km. 2, Kec. Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat 16164
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 27235386     DOI : https://doi.org/10.32832/itjmie
Core Subject : Education, Social,
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, (2723-5386: online media): is a peer-reviewed scientific periodical journal published by the Master of Islamic Education Study Program at the Postgraduate School of Ibn Khaldun University, Bogor. This journal dedicated to publishing scientific articles in the study of Islamic Education management from different aspects and perspectives. It distributes its articles twice a year, in January and July.
Articles 179 Documents
Pengelolaan Keuangan Sekolah Berbasis Good Governance di MTsN 1 Padang Pariaman Muaddyl Akhyar; Hamdi Abdul Karim; Susanda Febriani; Ramadhoni Aulia Gusli
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i5.17197

Abstract

Financial management School financial management based on Good Governance is a very important approach to ensure the sustainability and improvement of the quality of education in schools, including in Indonesia, including in Indonesia. This study aims to analyze and evaluate the application of the principles of Good Governance in the management of financial management at MTsN 1 Padang Pariaman. This research uses a descriptive qualitative descriptive qualitative approach to examine school financial management based on Good Governance-based school financial management at MTsN 1 Padang Pariaman. The results of this study show that transparency in reporting and access to financial information at MTsN 1 Padang Pariaman still faces significant challenges. Key factors include the lack of effective information distribution mechanisms, limited access to information for stakeholders, as well as a lack of socialization on the importance of financial transparency. Financial reports are often incomplete and lacking in detail, coupled with the absence of standardized reporting standards, further complicating the situation. Nonetheless, efforts such as regular meetings with school committees and the use of information technology show potential for improvement. To improve transparency, it is necessary to increase the capacity of financial managers through intensive training, conduct regular and independent external audits and obtain clear regulatory support from the government. With these steps, it is expected that transparency in financial management at MTsN 1 Padang Pariaman can be improved. This is expected to increase public trust, encourage active stakeholder participation, and ensure more effective use of funds to improve the overall quality of education. Abstrak Pengelolaan keuangan sekolah berbasis Good Governance merupakan suatu pendekatan yang sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan peningkatan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah, termasuk di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi penerapan prinsip-prinsip Good Governance dalam pengelolaan keuangan di MTsN 1 Padang Pariaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengkaji pengelolaan keuangan sekolah berbasis Good Governance di MTsN 1 Padang Pariaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa transparansi dalam pelaporan dan akses informasi keuangan di MTsN 1 Padang Pariaman masih menghadapi tantangan signifikan. Faktor utama termasuk kurangnya mekanisme distribusi informasi yang efektif, keterbatasan akses informasi bagi pemangku kepentingan, serta kurangnya sosialisasi mengenai pentingnya transparansi keuangan. Laporan keuangan yang sering kali tidak lengkap dan kurang rinci, ditambah dengan ketiadaan standar pelaporan baku, semakin memperumit situasi ini. Meskipun demikian, upaya seperti rapat rutin dengan komite sekolah dan penggunaan teknologi informasi menunjukkan potensi untuk perbaikan. Demi meningkatkan transparansi, perlu ditingkatkan kapasitas pengelola keuangan melalui pelatihan intensif, dilakukan audit eksternal yang rutin dan independen, serta mendapatkan dukungan regulasi yang jelas dari pemerintah. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan transparansi dalam pengelolaan keuangan di MTsN 1 Padang Pariaman dapat diperbaiki. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik, mendorong partisipasi aktif pemangku kepentingan, dan memastikan penggunaan dana yang lebih efektif untuk peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Analisis Butir Soal Asesmen Akhir Sumatif (Aas) Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas Xi Tahun Pelajaran 2023/2024 Di Man 1 Rokan Hulu Rahmadani, Nofrisa; Rahmi, Ulva; Dewi, Yelfi; Rizal, Eka; Aprison, Wedra
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 6 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i6.17934

Abstract

This research is motivated by the fact that the assessment items for the Final Summative Assessment (AAS) of the Akidah Akhlak subject for the XI grade at MAN 1 Rokan Hulu have not been analyzed for their validity, reliability, difficulty index, distinguishing power, and distractors. Teachers should conduct an item analysis before administering the assessment to students. Additionally, many students scored below the Minimum Competency Criteria (KKM), which for the Akidah Akhlak subject in XI grade at MAN 1 Rokan Hulu is 75. The purpose of this research is to evaluate the quality of the assessment items for the Final Summative Assessment (AAS) of the Akidah Akhlak subject for XI grade at MAN 1 Rokan Hulu. The research method used is quantitative descriptive. The population and sample in this study consist of all XI grade students at MAN 1 Rokan Hulu who participated in the Final Summative Assessment (AAS) for the 2023/2024 academic year, totaling 80 students. Data analysis was conducted through a quantitative item analysis of the assessment items for the Final Summative Assessment of the Akidah Akhlak subject, focusing on their validity, reliability, difficulty index, distinguishing power, and distractors, using Microsoft Excel. The results of the study indicate that there are 6 items (15%) that are not usable, 27 items (67.5%) that can be used with revisions, and 7 items (17.5%) that can be used without revisions. In conclusion, there are 6 items that are of poor quality and cannot be used for assessment. Meanwhile, the remaining 34 items can be included in the question bank and used for future assessments. Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh butir soal Asesmen Akhir Sumatif mata pelajaran Akidah Akhlak kelas XI di MAN 1 Rokan Hulu belum dilakukan analisis terhadap butir soalnya, baik itu validitasnya, reliabilitasnya, indeks tingkat kesukarannya, daya pembedanya, dan juga pengecohnya (distractor). Seharusnya guru telah melakukan analisis butir soal terlebih dahulu sebelum soal tersebut diujikan kepada peserta didik. Selain itu, masih banyak peserta didik yang memperoleh nilai dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), dimana KKM mata pelajaran Akidah Akhlak kelas XI di MAN 1 Rokan Hulu adalah 75 (tujuh puluh lima). Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui kualitas butir soal Asesmen Akhir Sumatif (AAS) mata pelajaran Akidah Akhlak kelas XI di MAN 1 Rokan Hulu. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MAN 1 Rokan Hulu yang telah mengikuti Asesmen Akhur Sumatif (AAS) Akidah Akhlak tahun pelajaran 2023/2024, yaitu sebanyak 80 peserta didik. Teknik analisa datanya yaitu dengan melakukan analisis butir soal secara kuantitatif terhadap butir soal Asesmen Akhir Sumatif mata pelajaran Akidah Akhlak kelas XI di MAN 1 Rokan Hulu ditinjau dari validitasnya, reliabilitasnya, indeks tingkat kesukarannya, daya pembedanya, dan juga pengecohnya (distractor) dengan menggunakan bantuan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 butir soal (15%) yang tidak dapat digunakan, 27 butir soal (67,5%) yang dapat digunakan dengan revisi, dan 7 butir soal (17,5%) yang dapat digunakan tanpa revisi. Kesimpulannya adalah terdapat 6 butir soal yang memiliki kualitas tidak baik, sehingga tidak dapat digunakan untuk asesmen. Kemudian 34 butir soal lagi dapat digunakan dan dimasukkan ke dalam bank soal, butir soal tersebut dapat digunakan kembali pada asesmen selanjutnya.
Program pembiasaan mushofahah terhadap guru untuk meningkatkan kualitas adab siswa MA Al-Hidayah Citaringgul Parhan, Ahmad; Subagiya, Bahrum
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 6 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i6.18032

Abstract

The mushofahah habituation program is a very effective method in improving the quality of student manners at MA Al-Hidayah Citaringgul. Mushofahah, which is a tradition of shaking hands while praying for each other, teaches students about the importance of respect, politeness, and fostering harmonious relationships between students and teachers. Through mushofahah, students learn to appreciate the role of teachers as educators and leaders in schools. This study aims to describe and critically analyze the mushofahah program in improving student manners. A qualitative approach with a case study method was used, involving all students and teachers. Data were collected through interviews, observations, questionnaires, and documentation. Qualitative descriptive analysis includes four aspects: understanding and perception, participation, impact, and evaluation of the mushofahah program. The results showed that this program had a significant influence in shaping student manners, especially in respectful attitudes and better interactions between students and teachers. Abstrak Program pembiasaan mushofahah merupakan metode yang sangat efektif dalam meningkatkan kualitas adab siswa di MA Al-Hidayah Citaringgul. Mushofahah, yaitu tradisi berjabat tangan sambil saling mendoakan, mengajarkan siswa tentang pentingnya rasa hormat, kesopanan, serta membina hubungan yang harmonis antara siswa dan guru. Melalui mushofahah, siswa belajar menghargai peran guru sebagai pendidik dan pemimpin di sekolah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis secara kritis program mushofahah dalam meningkatkan adab siswa. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan, melibatkan seluruh siswa dan guru. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis deskriptif kualitatif mencakup empat aspek: pemahaman dan persepsi, partisipasi, dampak, serta evaluasi program mushofahah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk adab siswa, khususnya dalam sikap hormat dan interaksi yang lebih baik antara siswa dan guru.
Pengembangan profesional guru di era digital: Strategi mengintegrasikan teknologi dan pedagogi (Studi kasus di MAN Insan Cendekia Paser Kalimantan Timur) Afendi, Achmad Ruslan
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i5.18096

Abstract

The digital era presents both challenges and opportunities in the process of teacher professional development, particularly in integrating technology and pedagogy to improve the quality of learning. This study aims to identify effective strategies used by teachers to develop digital and pedagogical skills within a madrasah education environment, focusing on a case study at MAN Insan Cendekia Paser, East Kalimantan. This research employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving teachers and support staff related to professional development. The findings indicate that effective strategies include practice-based technology training, teacher collaboration in working groups, and institutional support through digital-based policies. Nevertheless, challenges such as limited digital infrastructure and technical skill constraints remain. This study concludes that digital-based professional development in madrasahs can be optimized through sustained institutional support and increased technology accessibility. The recommendations from this research are expected to serve as a guide for other madrasahs in implementing teacher professional development in the digital era. Abstrak Era digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang dalam proses pengembangan profesional guru, khususnya dalam mengintegrasikan teknologi dan pedagogi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi efektif yang digunakan guru dalam mengembangkan keterampilan digital dan pedagogis di lingkungan pendidikan madrasah, dengan studi kasus di MAN Insan Cendekia Paser, Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap guru dan staf pendukung terkait pengembangan profesional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi yang efektif mencakup pelatihan teknologi berbasis praktik, kolaborasi antar guru dalam kelompok kerja, dan dukungan institusional melalui kebijakan berbasis digital. Meskipun demikian, terdapat tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur digital dan kendala keterampilan teknis. Studi ini menyimpulkan bahwa pengembangan profesional berbasis digital di madrasah dapat dioptimalkan melalui dukungan berkelanjutan dari pihak institusi dan peningkatan aksesibilitas teknologi. Rekomendasi yang dihasilkan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi madrasah lainnya dalam mengimplementasikan pengembangan profesional guru di era digital.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI MAHASISWA Rosidah, Noneng Siti; Rahman, Imas Kania; Faizah, Tya Amiratul; Hamidah, Rizka Nur
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i5.18197

Abstract

Students are in a transitional phase of adolescent development towards early adulthood. In the process of fulfilling their developmental tasks, of course many things are gone through and require individual adjustments. Individual success in adjusting to a new environment or activity, one of the major assets is self-confidence. Self-confidence can be developed through guidance and counseling services. Therefore, this study aims to analyze whether there is an influence of group guidance services on students' self-confidence based on differences in gender between men and women. The research method used is quantitative descriptive. The data collection method uses observation, questionnaires and documentation. The data analysis technique uses statistical regression test analysis. The results of the study showed that the F count was 2.738 with an F table value of 4.183 of 2.738 <4.183, so there is no influence of the group guidance variable on the self-confidence variable. Likewise, the results of the statistical analysis between men and women showed no significant difference in group guidance services on students' self-confidence. Because the level of student confidence is in the medium and high categories, it is necessary to provide other guidance and counseling services in order to increase the self-confidence of students in the medium to high categories. So it is necessary to plan programs or service topics that are relevant and representative of the current needs of individuals. Abstrak Mahasiswa berada pada masa peralihan fase perkembangan remaja menuju dewasa awal. Dalam proses memenuhi tugas perkembangannya, tentu banyak hal yang dilalui dan butuh penyesuaian individu. keberhasilan individu dalam penyesuaian diri dengan lingkungan atau aktivitas baru salah satu modal besarnya adalah kepercayaan diri. Kepercayaan diri salah satunya dapat dikembangkan melalui layanan bimbingan dan konseling. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh dari layanan bimbingan kelompok terhadap kepercayaan diri mahasiswa ditinjau berdasarkan perbedaan jenis kelamin laki-laki dan perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis uji statistik regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh F hitung sebesar 2,738 dengan nilai F tabel sebesar 4,183 sebesar 2,738 < 4,183, maka tidak terdapat pengaruh variabel bimbingan kelompok terhadap variabel kepercayaan diri. Begitu pula hasil analisis statistik antara laki-laki dan perempuan menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan dalam layanan bimbingan kelompok terhadap kepercayaan diri mahasiswa. Karena tingkat kepercayaan mahasiswa berada pada kategori sedang dan tinggi, maka perlu diberikan layanan bimbingan dan konseling lainnya agar dapat meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa pada kategori sedang menjadi tinggi. Sehingga perlu direncanakan program atau topik layanan yang relevan dan representatif dengan kebutuhan individu saat ini.
Peran teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan daya saing dan layanan pendidikan Yopfie, Yopfie Sandra; Afriantoni
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 6 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i6.17347

Abstract

This research discusses the challenges faced by education providers in improving the competitiveness and quality of education services. The research aims to analyze the use of information technology in supporting these efforts. The method used is qualitative research based on literature study, with secondary data sources. Data collection techniques were conducted through triangulation, while data analysis emphasized in-depth understanding rather than generalization. The results showed that information and communication technology has a strategic role in improving the competitiveness and educational services of educational institutions. Institutions that are able to integrate information technology effectively tend to be superior and competitive, both at the national and global levels. The utilization of platforms such as SchoolNet and EdukasiNet contribute significantly to expanding students' access to knowledge, thereby enhancing their competence at the national and international levels. Abstrak Penelitian ini membahas tantangan yang dihadapi oleh penyelenggara pendidikan dalam meningkatkan daya saing dan kualitas layanan pendidikan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung upaya tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi pustaka, dengan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi, sementara analisis data menekankan pemahaman mendalam daripada generalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi informasi dan komunikasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan daya saing dan layanan pendidikan lembaga pendidikan. Lembaga yang mampu mengintegrasikan teknologi informasi secara efektif cenderung menjadi unggul dan kompetitif, baik di tingkat nasional maupun global. Pemanfaatan platform seperti SchoolNet dan EdukasiNet berkontribusi signifikan dalam memperluas akses siswa terhadap pengetahuan, sehingga meningkatkan kompetensi mereka di tingkat nasional dan internasional.
Analisis kinerja tenaga pendidik dan kependidikan dalam menerapkan manajemen mutu ISO 9001:2015 Maesaroh, Siti; Sayuthi, Hilaliyah; Victorynie, Irnie
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 6 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i6.17403

Abstract

The world of education is increasingly developing with various innovations, but standardization is needed to assess the degree of educational quality of an educational institution. By introducing ISO (International Organization for Standardization) quality management, you can maintain the quality of your educational institution. The aim of this research is to analyze faculty performance in implementing ISO 9001:2015 quality management. This research use desciptive qualitative approach. The research location is one of the schools in Jakarta that has obtained the ISO 9001:2015 quality management certificate. Based on the survey results, ISO 9001:2015 certified madrasas evaluate faculty performance through internal and external placement test processes and improve competency and performance through quality management training and workshops based on ISO 9001:2015. This is done to consistently meet customer needs. Abstrak Dunia pendidikan semakin berkembang dengan berbagai inovasi, namun tetap harus ada standarisasi untuk menilai sejauh mana mutu pendidikan sebuah lembaga. Dengan penerapan manajemen mutu ISO (International Standardization Organization) dapat menjaga mutu lembaga pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kinerja tenaga pendidik dan kependidikan dalam menerapkan manajemen mutu ISO 9001:2015. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian pada salah satu sekolah di Jakarta yang sudah mendapatkan sertifikat manajemen mutu ISO 9001:2015. Hasil penelitian menunjukkan Madrasah penerima sertifikat ISO 9001:2015 telah melaksanakan evaluasi terhadap kinerja tenaga pendidik dan kependidikan melalui proses placement test internal dan eksternal, peningkatan kompetensi dan kinerja melalui pelatihan dan workshop manajemen mutu berbasis ISO 9001:2015. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan secara konsisten.
Model konstruktivisme pada pembelajaran IPS berbasis pembelajaran abad 21 di Madrasah Ibtidaiyah Wardah, Nazhiifa Asyila; Ikhtiono, Gunawan; Andestend
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 6 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i6.17798

Abstract

Based on observations at Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Nurul Yaqin, there are still some students who are less active during learning so teaching and learning activities tend to be monotonous, this can be seen from the learning outcomes of students in certain materials are below the minimum completeness criteria that have been applied, namely 70. This study aims to examine the effect of constructivism models based on 21st-century learning in improving student learning outcomes in social studies learning. In this study, researchers used quantitative methods using a quasi-experimental approach. The results showed that the calculation of the independent t-test of the experimental class found that the t-count result was -11.696 with (df) frequency data (n-1) which is 59-1 with a result of 58. The decision was taken based on the two-way significance value sig. (2-tailed) of 0.00, which is below the 0.05 threshold. A significance value smaller than 0.05 identifies the acceptance of the alternative hypothesis (Ha), which means there is a significant difference between the average pre-test and post-test scores. Normality test uses Test Of Normality with Kolmogorov-Smirnov test, using Test of Homogeneity of Variance to test homogeneity and independent t-test for hypothesis testing. The calculation was processed using the IBM SPSS 26 statistict application for windows.Results Based on the calculation of independent samples t-test, the sig. (2-tailed) value obtained is 0.00, lower than 0.05. This indicates that the proposed hypothesis can be accepted. Therefore, teachers should apply active, innovative and fun learning models in learning activities so that students are not bored in learning and can improve their understanding in achieving learning goals. Keywords: Constructivism; Learning outcomes; Student understanding Abstrak Berdasarkan hasil pengamatan di MIS Nurul Yaqin, masih terdapat beberapa siswa yang selama belajar kurang aktif sehingga kegiatan belajar mengajar cenderung monoton, hal ini terlihat dari hasil belajar siswa dalam materi tertentu berada di bawah kriteria ketuntasan minimum yang telah diterapkan yaitu 70. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari model konstruktivisme berbasis pembelajaran abad 21 dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan quasi eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan independent-t test kelas eksperimen ditemukan bahwa hasil t-hitung -11,696 dengan (df) data frekuensi (n-1) yaitu 59-1 dengan menghasilkan 58. Keputusan diambil berdasarkan nilai signifikansi dua arah sig.(2-tailed) sebesar 0,00, yang berada di bawah ambang batas 0,05. Nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 mengidentifikasikan penerimaan hipotesis alternatif (Ha), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara rata-rata skor pre-test dan post-test. Uji Normalitas menggunakan Test of Normality dengan uji Kolmogorov-smirno, menggunakan Test of Homogeneity of Variance untuk menguji homogenitas dan independendt-t test untuk uji hipotesis. Perhitungan tersebut diolah dengan menggunakan aplikasi IBM SPSS 26 statistict for windows. Hasil Berdasarkan perhitungan independent samples t-test nilai sig.(2-tailed) yang diperoleh adalah 0,00, lebih rendah dari 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa hipotesis yang diajukan dapat diterima. Maka dari itu guru sebaiknya dalam kegiatan pembelajaran menerapkan model pembelajaran yang aktif, inovatif dan menyenangkan agar siswa tidak jenuh dalam belajar dan dapat meningkatkan pemahamannya dalam mencapai tujuan pembelajaran.
Pemanfaatan kurikulum pondok pesantren dalam membentuk karakter santri Salindry, Agesta Eka; Afriantoni; Muhammad Win
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i2.16983

Abstract

The curriculum of education in Islamic boarding schools has a very important contribution as an effort to develop an education system based on local wisdom or to shape the character of students. The development of the curriculum of Islamic boarding schools is expected to be able to provide a distinctive color in the dynamics of society. Qualitative research uses an approach, narrative, literature review which is sourced from various sources that discuss education, especially Islamic boarding schools. Data collection techniques through document checking and confirmation through deep observation with students, and ustadz and his staff for samples. Data analysis uses inductive techniques, starting with grouping data according to theme, and giving meaning to each new section, then concluded descriptively. The results of the study show that the utilization or development of the Islamic boarding school curriculum still maintains the characteristics, characteristics and character of students for provisions in the wider community. Abstrak Kurikulum Pendidikan di pondok pesantren memiliki kontribusi yang sangat penting sebagai Upaya untuk pengembangan sistem Pendidikan yang berbasis kearifan lokal atau membentuk karakter santri. Pengembangan kurikulum pondok pesantren ini diharapkan mampu memberi warna khas dalam dinamika bermasyarakat. Penelitian kualitatif menggunakan dengan cara pendekatan, narrative literature review yang bersumber pada berbagai yang membahas tentang Pendidikan khususnya pesantren. Teknik pengumpulan data melalui pengecekan dokumen dan konfirmasi melalui observasi secara random dengan santri, dan ustaz berserta jajarannya untuk sampel. Analisis data menggunakan Teknik induktif, diawali dalam mengelompokkan data sesuai tema, dan memberikan makna setiap bagian baru disimpulkan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pemanfaatan atau pengembangan kurikulum pondok pesantren tetap mempertahankan corak, khas dan karakter santri untuk bekal di Masyarakat luas.
Konsep kepemimpinan guru dalam perspektif pendidikan Islam Fuad, Rahmad; Junaidi; Supriadi
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i2.17208

Abstract

This paper aims to describe the leadership role of teachers in Islamic education. This research uses the literature study method by analyzing primary sources from books and journals. The results of the study show that leadership is a crucial element in organizations, including in education. Effective leadership is the main key in determining the success of education, especially because of the many managerial aspects that must be managed. In the Islamic perspective, the Prophet Muhammad PBUH has shown ideal leadership traits, such as honesty, trustworthiness, communicativeness and intelligence. In addition, teacher leadership in Islamic education emphasizes the importance of exemplary and good communication skills as part of leadership duties. Thus, a teacher not only acts as an educator but also as a leader who is able to provide positive examples for students. Abstrak Tulisan ini bertujuan untuk menggambarkan peran kepemimpinan guru dalam pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis sumber-sumber primer dari buku dan jurnal. Hasil studi menunjukkan bahwa kepemimpinan merupakan elemen krusial dalam organisasi, termasuk dalam dunia pendidikan. Kepemimpinan yang efektif menjadi kunci utama dalam menentukan keberhasilan pendidikan, terutama karena banyaknya aspek manajerial yang harus dikelola. Dalam perspektif Islam, Nabi Muhammad saw. telah menunjukkan sifat-sifat kepemimpinan yang ideal, seperti jujur, amanah, komunikatif, dan cerdas. Selain itu, kepemimpinan guru dalam pendidikan Islam menekankan pentingnya keteladanan serta keterampilan komunikasi yang baik sebagai bagian dari tugas kepemimpinan. Dengan demikian, seorang guru tidak hanya bertindak sebagai pendidik tetapi juga sebagai pemimpin yang mampu memberikan contoh positif bagi peserta didik.