cover
Contact Name
Ira Patriani
Contact Email
labkom@fisip.untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurmafis@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl.Prof.Dr.Hadari Nawawi Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Governance, Jurnal Ilmu Pemerintahan
Core Subject : Social,
Governance adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer di bidang ilmu pemerintahan
Articles 617 Documents
KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN KINERJA APARATUR PEMERINTAH DESA PAHAUMANKECAMATAN SENGAH TEMILA KABUPATEN LANDAK Roriantes, Ruis; Herawati, Netty; Eka, Agus
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 2 (2023): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i2.3477

Abstract

Ruis Roriantes: Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Meningkatkan Kinerja Aparatur Pemerintahan Desa Pahauman Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak.Penelitian kinerja pegawai belum optimal yang dibuktikan dengan rendahnya kesadaran diri, dikarenakan kurangnya Kades dalam hal memberikan intruksi, konsultasi, partiisipasi dan delegasi kepada pegawai. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori kepemimpinan situsional oleh Hersey dan Blanchard yaitu intruksi, konsultasi, partisipasi dan delegasi. Peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini, adalah adanya ketidak puasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh pegawai Kantor Desa Pahauman, pemimpin tidak pernah mengawasi kinerja pegawai dan kurangnya motivasi diberikan oleh pemimpin. Pemimpin cenderung lebih memberikan kebebasan kepada pegawai. Untuk itu saran dalam dalam penelitian ini terhadap pegawai yang melakukan pekerjaan. Pemimpin atau Kades lebih memberikan motivasi kepada pegawai atau reward baik dalam bentuklisan maupun barang serta lebih mempererat hubungan kerjasama antara pemimpin dan pegawai supaya kinerja pegawai lebih maksimal.  Kata kunci: Kepemimpinan, Teori Kepemimpinan Situsional Hersey Dan Blanchard
IMPLEMENTASI PERATURAN WALIKOTA PONTIANAK NOMOR 37 TAHUN 2021 TENTANG PENERAPAN DISIPLIN DAN PENEGAKAN HUKUM KESEHATAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN CORONA VIRUS DISEASE 2019 OCTAVIANI, ROSARIA; Triyono, Joko; Anwar, Hairil
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 4 (2023): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i4.4279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis terkait Implementasi Peraturan Walikota Pontianak Nomor 37 Tahun 2021 Tentang Penerapan Disiplin Dan Penegakan Hukum Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 yang belum optimal. Pada Tahun 2021 kasus COVID-19 di Kota Pontianak mengalami kenaikan dibandingkan Tahun 2020. Kemudian diikuti pada Tahun 2022 hanya dengan waktu 8 bulan yaitu mulai Januari hingga Agustus mencapai 6727  kasus positif COVID-19 yang hampir mendekati angka di tahun 2021 yaitu sebanyak 6783 kasus positif COVID-19 di Kota Pontianak. Selain itu, ditahun 2021 pengawasan yang dilakukan Satgas COVID-19 mulai menurun hingga pada Tahun 2022 tidak dilakukan pengawasan yang berupa razia terkait protokol kesehatan COVID-19. Hal ini terkait dengan Peraturan Walikota Pontianak Nomor 37 Tahun 2021 yang merupakan perubahan atas Peraturan Walikota Pontianak Nomor 58 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin Dan Penegakan Hukum Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori model implementasi kebijakan Edward III terkait 4 variabel yang mempengaruhi implementasi kebijakan yang terdiri dari : 1) Komunikasi telah terimplementasi tapi belum optimal; 2) Sumber Daya telah terimplementasikan dengan optimal; 3) Disposisi telah diimplementasikan tapi belum optimal; 4)Struktur Birokrasi belum terimplementasi dengan optimal.Adapun saran penulis yaitu tetap melakukan himbauan/sosialisasi protokol kesehatan COVID-19 secara langsung atau tidak langsung, membuat SOP resmi dan tertulis, serta memisahkan tanggungjawab antar anggota ditiap tim satgas COVID-19 yang terbagi dilapangan. Kata Kunci : Implementasi Kebijakan, Kebijakan Publik, COVID-19
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DI DESA SUNGAI BESAR KABUPATEN KETAPANG NINGRUM, DHEA TRISUKMA; Hardilina, Hardilina; Sujendra, Bima
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 2 (2024): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i2.4303

Abstract

Di dalam Peraturan Pemerintah No. 72 tahun 2005 tentang desa, memberi peluang kepada masyarakat desa untuk mengurus dan mengatur otonominya melalui syarat yang diamanahkan yaitu memperhatikan keberagaman daerah, potensi daerah, keadilan, pemerataan, partisipasi masyarakat, dan prinsip-prinsip demokrasi. Dalam rangka mendukung penyelenggaraan pembangunan desa maka pemerintah desa perlu untuk mengoptimalkan peran dalam pembangunan dan menggembangakan segala potensi-potensi sumber daya ekonomi yang ada.Pemerintah desa harus memiliki peran yang banyak dalam pembangunan agar pembangunan dapat berjalan dengan optimal.Stabilisator, Inovator, Modernisator dan Pelopor merupakan bagian yang sangat penting dalam menjalankan peran pemerintah desa dalam optimalisasi pembangunan ini dikarenakan Stabilisator, Inovator, Modernisator dan Pelopor merupakan dasar untuk mencapai suatu optimalisasi peran dalam hal ini. Stabilisator, Inovator, Modernisator dan Pelopor tersebut dilakukan oleh pemerintah desa Sungai Besar bersama dengan beberapa pihak terkait seperti tokoh masyarakat dan pihak swasta serta tidak lupa dukungan dari masyarakat desa itu sendiri.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Deskriptif Kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.Adapun yang menjadi unit analisis adalah pemerintah desa Sungai Besar, BPD, dan tokoh masyarakat.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat dilihat bahwa pelaksanaan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah desa Sungai Besar telah dilakukan dengan baik akan tetapi belum sepenuhnya terpenuhi. Dalam penelitian ini memang proses pembangunan dalam seluruh tahap sudah lancar akan tetapi masih kurangnya pemerintah desa dalam memberikan inovasi dan modernisasi dibidang pertanian. Meskipun demikian pemerintah desa Sungai Besar sudah melaksanakan optimalisasi suatu peran dalam pelaksanaan pembangunan. Kata Kunci: Peran, Pemerintah Desa, dan Pembangunan.
KINERJA KEPALA DESA DALAM PENGELOLAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA DI DESA DERANUK KECAMATAN JELAI HULU KABUPATEN KETAPANG BAYU, BAYU; Pudjianto, Pudjianto; Sujendra, Bima
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 2 (2023): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i2.3468

Abstract

 Penelitian ini berjudul “ Kinerja Kepala Desa Dalam Pengelolaan Anggaran Pebdapatan Dan Belanja Desa Di Desa Deranuk Kabupaten Ketapang”. Adapun Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kinerja Kepala Desa Dalam Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa di Desa Deranuk Kabupaten Ketapang.Penelitianinimenggunakanpendekatankualitatifdenganjenispenelitiandeskiptif. Subjekpenelitianiniterdiridari 2 (dua) unsur, yaitu 4 (empat) dariunsuraparaturDesadan 2 (dua) darimasyarakatDesaDeranukadapunteknikpengumpulan data dilakukandenganObsevasi, wawancara, dandokumentasi. Berdasarkanhasilpenelitiandapatdisimpulkan.Berdasarkan analisis data yang diuraikan pada bab sebelumnya, penulis memyimpulkan bahwa: Indikator produktivitas terlihat bahwa produktivitasnya tidak baik karena pada tahun pertama dalam masa jabatan kepala desa masih ada masalah dan kurangnya koordinasi antara kepala desa dengan masyarakat yang mengakibatan keterlambatan dalam pembangunan dan masalah lainya adalah pandemi covid 19 yang mengaibatkan terganggunya aktivtas dalam pembangunan di Desa Deranuk. Oleh karena itu, kinerja aparatur desa masih harus melakukan perbaikan demi terciptanya kinerja yang efektif dan efisien dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat desa tersebut. Indikator kualitas kinerja Kepala Desa Deranuk adalah baik sehingga membuat kinerja aparatur dalam pengelolaan desa dapat berjalan lebih maksimal. Indikator responsivitas terlihat bahwa masyarakat memiliki partisipan dalam membangun desanya sendiri. Indikator responsibilitas terlihat bahwa pelaksanaan tugas dan fungsi dalam Pengelolaan APBDesa di Desa Deranuk sudah cukup baik karena sudah berdasarkan pada prinsip-prinsip administrasi pemerintahan dalam pelaksanaan program pemerintah Desa. Kemudian indikator akuntabilitas cukup optimal seperti usulan-usulan masyarakat yang disampaikan diterima dan bertanggungjawab penuh terhadap tugas dan wewenang yang ada. Sehingga untuk mencapai sebuah kinerja desa yang baik ini sangat sulit tanpa dorongan akuntabilitas pimpinan yang baik. Kata Kunci:   Kinerja kepala Desa, Akuntabilitas, Kualitas Layanan, Responsibilitas, Responsivitas.
PENGARUH KEPEMIMPINAN CAMATTERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAIDI KANTOR KECAMATAN SOMPAKKABUPATEN LANDAK TAHUN 2023 Heri, Florianus; Sujendra, Bima; Sihaloho, Nahot Tua
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 4 (2023): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i4.4270

Abstract

Penulisan skripsi bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai di Kantor Kecamatan Sompak Kabupaten Landak. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif jenis asosiatif. Populasi terdiri dari 15 orang dan sampel yang diteliti dan mengisi kuesioner berdasarkan tabel Krajie dan Morgan sebanyak 14 orang pegawai. Teknik pengumpulan data yang dilakukan untuk memperolah informasi yang dibutuhkan yaitu dengan cara: observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan skala likert untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau kelompok orang tentang fenomena sosial. Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara kepemimpinan (X) terhadap displin kerja (Y) sebesar 0,148. Nilai ini mengandung arti bahwa pengaruh kepemimpinan (X) tehadap disiplin kerja (Y) adalah sebesar 14,8%. Nilai signifikasi pada Deviation from Linearity 0,141 yang mana lebih dari 0,05 maka berarti ada hubungan yang linier secara signifikan antara variable independent (Kepemimpinan) dengan variable dependent (Disiplin kerja Pegawai). Saran untuk Kantor Kecamatan Sompak dapat menerapkan kepemimpinan dan displin kerja secara bersamaan, agar tercapai tingkat kedisiplinan kerja pegawai yang tinggi. Ada faktor lain atau variabel lainnya yang mempengaruhi disiplin kerja pegawai sehingga diharapkan untuk peneliti selanjutnya dapat menggunakan variabel lainnya tersebut sehingga mendapatkan hasil penelitian yang lebih baik lagi.Kata Kunci : Kepemimpinan, Disiplin, Pegawai, Camat, Kuantitatif, Pearson Product Moment.
PENGARUH KEPEMIMPINAN CAMAT TERHADAP KUALITAS KERJA PEGAWAI DI KANTOR CAMAT KECAMATAN SEBERUANGKABUPATEN KAPUAS HULU Bunsi, Rosaria Margareta; Triyono, Joko; Sugino, Sugino
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 1 (2024): GOVERNANCE, EDISI MARET 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i1.4294

Abstract

Penulisan ini untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan terhadap  kualitas kerja pegawai di Kantor Camat Kecamatan Seberuang Kabupaten Kapuas Hulu. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih kurangnya optimal kualitas yang dihasilkan pegawai yang menurut peneliti disebabkan kurang maksimalnya kepemimpinan camat di Kantor Camat Kecamatan Seberuang Kabupaten Kapuas Hulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Hipotesis dalam penelitian ini ada pengaruh kepemimpinan terhadap kualitas kerja pegawai di Kantor Camat Kecamatan Seberuang Kabupaten Kapuas Hulu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji analisis koefisien determinasi dan analisis regresi linear sederhana dengan menggunakan program IBM SPSS Statistik 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan camat berpengaruh terhadap kualitas kerja pegawai di Kantor Camat Kecamatan Seberuang Kabupaten Kapuas Hulu dengan diperoleh koefisien determinasi kepemimpinan camat berpengaruh terhadap kualitas kerja sebesar 50,0% sedangkan sisanya 50,0% dipengaruhi oleh faktor variabel lain di luar penelitian ini. Jadi disarankan kepada camat untuk terus meningkatkan fungsi kepemimpinan yaitu memiliki kemampuan mengambil keputusan, memotivasi, berkomunikasi, mengandalkan bawahan,tanggung jawabdan mengendalikan. Dalam bertindak sebagai pemimpin guna menjunjung peningkatan kualitas kerja pegawai Di Kantor Camat Kecamatan Seberuang Kabupaten Kapuas Hulu untuk kedepannya. Kata Kunci: Kepemimpinan, Kualitas Kerja, Pegawai 
PENERAPAN PRINSIP GOOD GOVERNANCE DALAM PENGELOLAAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA DI DESA TELUK SINDUR KECAMATAN BIKA KABUPATEN KAPUAS HULU ALPENDI, OKTAVIANUS; Maryuni, Sri; Eka, Agus
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 4 (2024): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i4.4350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana penerapan prinsip-prinsip goodgovernance dalam pengelolaan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa di Desa Teluk Sindur, Kecamatan  Bika, Kabupaten Kapuas Hulu. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu: Masih sering terlambatnya penyaluran BLT Dana Desa kepada masyarakat, sasaran penerima BLT Dana Desa yang masih belum sesuai, kurangnya keterbukaan dan akses informasi dari pemerintah desa kepada masyarakat, serta belum adanya pengawasan bagi masyarakat terhadap penggunaan uang dari BLT Dana Desa. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori prinsip-prinsip utama yang mendasari GoodGovernancemenurutSedarmayanti (2009:289), yaitu akuntabilitas, transparansi, partisipasi, dan aturan hukum. Lokasi penelitian adalah Desa Teluk Sindur, Kecamatan Bika, Kabupaten Kapuas Hulu. Subjek penelitian dalam adalah Kepala Desa Teluk Sindur, Sekretaris Desa Teluk Sindur, Bendahara Desa Teluk Sindur, Ketua BPD Teluk Sindur, dan masyarakat penerima BLT Dana Desa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip akuntabilitas, transparansi, partisipasi, dan aturan hukum ini masih belum maksimal dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu pemerintah desa Teluk Sindur harus lebih teliti dalam penentuan sasaran penerima BLT Dana Desa serta harus lebih terbuka dalam menyampaikan informasi dengan penyediaan akses informasi bagi masyarakat. Kata Kunci:Good Governance,BantuanLangsungTunai, Dana Desa.
KINERJA PEMERINTAH DESA DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI DESA BINJAI HULU KECAMATAN BINJAI HULU KABUPATEN SINTANG ROJO, FIRDAUS; Rusdiono, Rusdiono; Sihaloho, NahotTua Parlindungan
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 1 (2023): GOVERNANCE, EDISI MARET 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i1.3459

Abstract

Penelitian ini berjudul “Kinerja Pemerintah Desa Dalam Pembangunan Infrastruktur Di Desa Binjai Hulu Kecamatan Binjai Hulu Kabupaten Sintang”Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat kinerja pemerintah Desa Binjai Hulu dalam pembangunan infrastruktur. Adapun penelitian mengunakan metode Kualitatif, dengan desain penelitian analisis Deskriptif. Sedangkan penelitian ini mengunakan teori dari Agus Dharma (2004, 355) yang memiliki indikator sebagai berikut1). Kuantitas. Merupakan jumlah pembangunan yang selesai mau pun belum selesai selama masa priode yang ditentukan yang nantinya akan dipertangungjawabkan laporannya, sehingga nanti dapat dapat dinilai hasil kinerja pemerintah dilihat dari jumlah pembangunan yang selesai maupun yang belum selesai tersebut. 2). Kualitas. Kualitas merupakan hasil dari pembangunan tersebut apakah layak digunakan tanpa membahayakan masyarakat yang mengunakan sarana tersebut, dan juga merupakan salah satu tolak ukur dari keberhasilan dari kinerja pemerintah desa karna dengan kualitas yang baik maka pastinya ada kinerja yang baik pula dalam pembangunan infrastruktur tersebut. 3). Ketepatan Waktu. Ketepatan waktu juga merupakan salah satu tolak ukur dari kinerja karena ketepatan waktu pengerjaan suatu pembangunan merupakan hal yang wajib dilakukan sehingga nanti pemerintah desa bisa fokus dengan pembangunan lain, dengan demikian jalannya pembangunan infrastruktur pasti akan berjalan lancar tanpa kesalahan satu pun. Adapun saran dari peneilitian ini agar pemerintah desa binjai hulu fokus melaksanakan pembangunan infrastruktur yang sedang di dalam program dan menyelesaikan pembangungan gedung serbaguna contohnya supaya nantinya kinerja pemerintah Desa Binjai Hulu juga akan menjadi lebih baik guna untuk meningkatkan sumberdaya manusia di Desa Binjai Hulu. Kata Kunci: Kinerja pemerintah Desa, Kuantitas, Kualitas, Ketepatan Waktu.
KINERJA APARATUR PEMERINTAH DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR KECAMATAN TELUK BATANG KABUPATEN KAYONG UTARA NOPIANTI, ELIS; Eka, Agus; Sujendra, Bima
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 3 (2023): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i3.4259

Abstract

PenelitianSkripsiinibertujuanuntukmendeskripsikan dan menganalisis Kinerja AparaturPemerintahdalamPelayanan Publik di Kantor KecamatanTelukBatangKabupatenKayong Utara. Adapun metode yang digunakandalampenelitianinimenggunakanjenispenelitiandeskriptifdengananalisis data secarakualitatif.PenelitianinimenggunakanteorimenurutAgusDwiyanto (2002:48) yang terdiridari : 1) Produktivitas, kesimpulannyakurangnyatenagaahli dan kemampuandaripegawainyadalambidangteknologiinformasisepertipengoperasiankomputer dan laptop, kurangnyapelaksanaanpelatihan dan keterampilanuntuk para pegawai; 2) KualitasPelayanan, kesimpulannyaadalahpelayananmasihbelummemuaskankarenatersediaanlokethanyasatusehingggaseringkalimasyarakatharusmenunggu lama antrian, masihminimnyasarana dan prasarana yang ada; 3) Responsivitas, kesimpulannyaadalahmasihrendahnyaresponsivitaspegawaidalammenjalankantugaspokok dan fungsinyaterhadappelayanankepadamasyarakatdisebabkanmasihkurangnyakemampuan dan keterampilanpegawaisehinggahasilkerjapegawaimenjaditidakmaksimalsesuaidengan program yang sudahada;4) Responsibilitas, kesimpulannyaadalahdalampelaksanaanadministrasipegawaibekerjasudahberpatokandenganperaturan yang ada dan yang berlaku; 5) Akuntabilitas, kesimpulannyaadalahsetiappelaksanaanadministrasiaparatbertanggungjawabataspekerjaannya dan berpatokan pada aturan yang ada demi tercapaianypelayanan prima bagimasyarakat.Kata Kunci : Kinerja, Pemerintah, Pelayanan Publik
UPAYAPEMERINTAHDAERAHDALAMMELAKSANAKANTRANSPARANSI PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DI KABUPATEN LANDAK PAMULA, CATTY LANDA; Pudjianto, Pudjianto; Suwarso, Widha Anistya
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 3 (2024): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i3.4329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan Upaya Pemerintah Daerah Dalam Melaksanakan Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah di Kabupaten Landak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data mengunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori pengukuran transparansi menurut Kristianten dimana indikator yang digunakan untuk melakukan penelitian ini yaitu, ketersediaan dan aksesibilitas dokumen, kejelasan dan kelengkapan informasi, keterbukaan proses, dan kerangka regulasi yang menjamin transparansi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan website tersebut tidak terlaksana secara optimal oleh pemerintah Kabupaten Landak, dalam penyampaian transparansi informasi masih ada yang tidak jelas dalam penyampaian informasinya sehingga laporan keuangan daerah tidak bisa di perbandingkan antar periode waktu. Diketahui juga menu yang terdapat dalam website yang disediakan tersebut, ada beberapa yang tidak dapat diakses, hal ini tentunya menjadi hambatan dalam implementasi transparansi pengelolaan keuangan daerah yang ingin dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Landak. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka disarankan kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Landak yaitu dengan memperbaiki tampilan website yang error dan permasalahan mengenai akses dokumen pada website resmi tersebut, membentuk tim khusus yang mengelola media sosial dan website, melakukan update kegiatan proses pengelolaan keuangan dan aset daerah, dan membuat regulasi khusus untuk mengatur implementasi transparansi bagi Organisasi Pemerintah Daerah yang adadiKabupatenLandak,sehinggadapatmendukungupayatransparansiyangdilaksankanolehBadan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah di Kabupaten Landak.  KataKunci:Transparansi,PengelolaanKeuangan,Website

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2024): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2024 Vol 13, No 3 (2024): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2024 Vol 13, No 2 (2024): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2024 Vol 13, No 1 (2024): GOVERNANCE, EDISI MARET 2024 Vol 12, No 4 (2023): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2023 Vol 12, No 3 (2023): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2023 Vol 12, No 2 (2023): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2023 Vol 12, No 1 (2023): GOVERNANCE, EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2022 Vol 10, No 2 (2021): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): GOVERNANCE, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): GOVERNANCE, Edisi Juni 2020 Vol 9, No 1 (2020): GOVERNANCE, Edisi Maret 2020 Vol 8, No 4 (2019): Governance, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): Governance, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Governance, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): GOVERNANCE, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): GOVERNANCE, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): Govenance, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2018 Vol 7, No 1 (2018): GOVERNANCE, EDISI MARET 2018 Vol 6, No 4 (2017): Governance, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 2 (2017): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2017 Vol 5, No 4 (2016): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2016 Vol 5, No 3 (2016): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2016 Vol 5, No 2 (2016): GOVERNANCE, Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): Governance, Edisi Maret 2016 Vol 6, No 3 (2017): Governance, Edisi September 2017 Vol 6, No 1 (2017): GOVERNANCE, EDISI MARET 2017 Vol 4, No 4 (2015): Governance, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Governance, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Governance, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): Governance, Edisi Maret 2015 Vol 3, No 3 (2014): Governance, edisi September 2014 Vol 3, No 4 (2014): Governance, edisi Desember 2014 Vol 3, No 2 (2014): GOVERNANCE, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): GOVERNANCE, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 4 (2013): GOVERNANCE, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): GOVERNANCE, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 3 (2013): GOVERNANCE, Edisi September 2013 Vol 2, No 1 (2013): GOVERNANCE, Edisi Maret 2013 Vol 1, No 1 (2012): GOVERNANCE, Edisi perdana 2012 More Issue