cover
Contact Name
Ira Patriani
Contact Email
labkom@fisip.untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurmafis@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl.Prof.Dr.Hadari Nawawi Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Governance, Jurnal Ilmu Pemerintahan
Core Subject : Social,
Governance adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer di bidang ilmu pemerintahan
Articles 617 Documents
PERAN LURAH DALAM PROGRAM REHABILITASI SOSIAL RUMAH TIDAK LAYAK HUNI DI KELURAHAN SAIGON KECAMATAN PONTIANAK TIMUR KOTA PONTIANAK Aryono, Ricky; Sunyata, Lina; Bima, Sujendra
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 2 (2023): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i2.3472

Abstract

 Ricky Aryono: Peran Lurah Dalam Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni Di Kelurahan Saigon Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak. Skripsi Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura. Pontianak 2022Penelitian skripsi ini bertujuan untuk mengetahui peran lurah dalam program rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni (RS-RTLH) di kelurahan Saigon, Pontianak Timur Kota Pontianak, dalam melakukan penelitian metode yang di pakai mengunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kurang maksimalnya peran lurah dalam program rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni di kelurahan Saigon. Sosialisasi tentang program ini belum berjalan optimal sehingga menimbulkan masalah yang ada dilapangan, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengtahui peran lurah dalam program rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni di kelurahan Saigon Pontianak Timur Kota Pontianak. Slamet (2002:30) bahwa kepemimpinan penting dalam kehidupan bersama dan kepmimpinan itu harus mengenakan pada orang orang yang akan di pimpinnya. Hasil penelitian menemukan  kurang maksimalnya pengawasan dari pimpinan dalam program  ini yang mengakibatkan lambatnya pemecahan masalah yang ada di lapangan. Hal ini dapat diliat masih banyaknya masyarakat yang belum pahan tentang program ini sehingga menimbulkan pertanyaan dan kecemburuan sosial yang ada masyarakat dan belum sepenuhnya sosiaslisasi program RS-RTLH menyentuh masyarakat, Peneliti memberikan saran mengenai yaitu meningkatkan koordinasi dan kerjasama antara pihak yang terkait dalam program RS-RTLH perlu adanya peningkatan pengawasan dari pihak pelaksana agar program tersebut dapat berjalan dengan baik. Kata Kunci: Peran, Pemberdayaan, Rehabillitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni
PELAKSANAAN GOODGOVERNANCEDALAMALOKASI DANA DESA UNTUK PEMBANGUNAN FISIKMASYARAKAT DI DESASEBONGKUH KABUPATEN SANGGAU Sandang, Dominikus; Erdi, Erdi; Yuniarsih, Rulida
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 4 (2023): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i4.4274

Abstract

Penulisan skripsi ini pada dasarnya untuk mengetahui dan menganalisa pembangunan masyarakat di Desa Sebongkuh khususnya dalam aspek alokasi dana desa. Hal ini didasari bahwa permasalahan desa memiliki pendanaan yang kecil, kesejahteraan masyarakat yang sulit untuk mempunyai pendapatan asli desa, dan rendahnya dana operasional untuk menjalankan pelayanan. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan deskriptif kualitatif dengan mewawancarai beberapa pihak terkait anggaran dana desa mulai dari Kepala desa, Sekretaris desa, Kaur perencanaan Desa Sebongkuh, Lembaga pemberdayaan masyarakat Desa Sebongkuh, dan Badan Permusyawaratan Desa. Hasil tersebut menunjukan bahwa penggunaan good governance dalam menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi sudah sesuai karena masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi terkait anggaran dana secara terbuka dengan melihat kepada banner yang tersebar disekitaran kantor desa. Penggunaan alokasi dana desa menggunakan sistem perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban, dan pelaporan yang dimana dalam pembuatan rencana tersebut selalu mengedepankan kepentingan maupun kebutuhan dari masyarakat Desa Sebongkuh. Hal ini tentunya menguntungkan bagi masyarakat karena akan mencapai tujuan dan sasaran kedepannya untuk pengembangan pembangunan desa mereka. Saran kedepannya agar pemerintah mau memberikan kesempatan kepada masyarakat Desa Sebongkuh untuk membangun daerahnya dalam melihat sisi aspek keterbukaan pemangku desa dengan rutin memberikan laporan pertanggungjawaban. Kata Kunci: Akuntabilitas, Anggaran Dana Desa, Desa Sebongkuh, Good Governance, Transparansi.
PENGARUHKUALITASPELAYANANTERHADAPKEPUASAN PELANGGAN PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA PANCUR AJI KOTA SANGGAU ESTIPRATIWI, ESTIPRATIWI; Hardilina, Hardilina; Yuniarsih, Rulida
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 2 (2024): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i2.4298

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada Perusahaan Umum Daerah Air MinumTirtaPancurAjiKotaSanggau.Permasalahanmengenaidistribusiairyang seringkali macet, air yangtidak bersih dan kenaikan biaya pemakaian air, menjadi topikmenarikuntukditeliti.Populasipadapenelitianiniadalahseluruhmasyarakat Kota Sanggau yang telah terdaftar menjadi pelanggan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Pancur Aji Kota Sanggau, sampel yang digunakan sebanyak 100 orang. Teknik pengumpulan data yangdigunakan penulis pada penelitian ini yaitu menggunakan observasi, dokumen serta menggunakan kuesioner. Untuk menganalisis data pada penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji hekterokedastitas, uji linearitas, uji hipotesis parsial (t), uji koefisien determinasi, dan analisis regresi sederhana menggunakan SPSS. Untuk melihat seberapa besar pengaruh kualitas pelayanan pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Pancur Aji pada penelitian ini menggunakan 5 (lima) indikator kualitas pelayanan yaitu bukti fisik,kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati. Berdasarkan uji linearitas,pengaruhkualitaspelayananterhadapkepuasanpelangganmemilikinilai signifikan sebesar 0,549 < 0,05 artinya terdapat hubungan yang linear antara variabel kualitas pelayanan dan variabel kepuasan pelanggan. Hasil yang ditemukan pada uji parsial (t) nilai t hitung variabel kualitas pelayanan sebesar 8,549 dan t tabel sebesar 1,984 artinya bahwa 8,549 > 1,984 dan memiliki tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Kemudian hasil dari uji koefisien determinasi (R2) diperoleh hasil sebesar 0,427 dengan demikian maka pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan perusahaan umum daerah air minum tirta pancur aji sebesar 42,7% sisanya 57,3% dipengaruhi oleh diluar variabel bebas. KataKunci:KualitasPelayanan,KepuasanPelanggan,PerusahaanUmumDaerah Air Minum.
KOORDINASI DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN FISIK DI DESA UMIN JAYA KECAMATAN DEDAI KABUPATEN SINTANG ERVANDI, HERU; Yohanes, Yulius; Sujendra, Bima
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 1 (2023): GOVERNANCE, EDISI MARET 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i1.3463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Koordinasi Dalam Pelaksanaan Pembangunan Fisik di Desa Umin Jaya Kecamatan Dedai Kabupaten Sintang. Judul skripsi ini diangkat berdasarkan permasalahan yang terjadi yaitu masih kurangnya Koordinasi antara Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa dalam pelaksaanan pembangunan fisik desa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif didukung dengan teori indikator koordinasi dari Menurut Hasibuan (2006, 88). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kepala Desa Umin Jaya sudah melakukan koordinasi dengan Badan Permusyawaratan Desa maupun Masyarakat namun kurangnya kesadaran akan pentingnya koordinasi dalam merencanakan sebuah pembangunan baik itu dari Perangkat Desa dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa serta Masyarakat sehingga Pembangunan Fisik masih belum optimal. Kata Kunci :Koordinasi, Pembangunan, Fisik
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR DESA SUNGAI SENA KECAMATAN SILAT HILIR KABUPATEN KAPUAS HULU NATALIA, NATALIA; Rusdiono, Rusdiono; Sujendra, Bima
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 4 (2023): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i4.4264

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis Kualitas Pelayanan Publik di Kantor Desa Sungai Sena Kecamatan Silat Hilir Kabupaten Kapuas Hulu. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kualitas pelayanan publik di Kantor Desa Sungai Sena Kecamatan Silat Hilir Kabupaten Kapuas Hulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode deskriptif dan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini terdiri dari Lima aspek pelayanan publik, yaitu sebagai berikut: Berwujud (Tangible), pada aspek ini sarana dan prasarana Kantor desa masih belum memadai dan kedisiplinan aparatur masih kurang baik. Kehandalan (Reliability) pada aspek ini aparatur desa masih memiliki kekurangan didalam kecermatan, standar pelayanan masih belum jelas. Ketanggapan (Responsiveness), pada aspek ini aparatur desa memiliki kekurangan didalam menanggapi keluhan masyarakat. Jaminan (Assurance), pada aspek ini aparatur desa sudah cukup baik. Empati (Empathy), pada aspek ini aparatur desa sudah cukup memuaskan. Saran yang dapat peneliti berikan pada penelitian ini adalah sebagai berikut: pada aspek Tangible perlu dilakukan pembenahan atau penambahan sarana dan prasarana, serta meningkatkan kedisiplinan. Pada aspek Reliability perlu dilakukan peningkatan kecermatan petugas dan membuat aturan standar pelayanan yang jelas. Pada aspek Responsiveness aparatur perlu meningkatkan ketanggapan dan merespon pendapat atau keluhan masyarakat dengan menyediakan sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan tanggapan mereka. Pada aspek Assurance aparatur perlu meningkatkan jaminan kepastian waktu, biaya dan juga legalitas pelayanan sehingga tingkat kepercayaan masyarakat kepada aparatur desa semakin meningkat. Pada aspek Empathy, aparatur desa harus mempertahankan sikap melayani yang ramah, sopan, santun, tidak mendeskripsikan masyarakat dan juga menghargai. Kata Kunci: Kualitas, Pelayanan Publik, Kantor Desa Sungai Sena
KOORDINASI PEMERINTAH DESA DAN BADAN USAHA MILIK DESA DALAM RANGKA MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA NANGA SUHAID KABUPATEN KAPUAS HULU Fiomita, Hartati; Sukamto, Sukamto; Yuniarsih, Rulida
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 3 (2024): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i3.4338

Abstract

Penulisan skripsi ini ditujukan untuk mengetahui bagaimana koordinasi antara Pemerintah Desa dan Badan Usaha Milik Desa dalam meningkatkan pendapatan asli desa Nanga Suhaid, Kabupaten Kapuas Hulu. Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum adanya strategi pemasaran yang dibahas bersama oleh Pemerintah Desa Nanga Suhaid dan pengelola BumdesSuhaid Sejahtera yang membuat kegiatan pemasaran tidak terencana secara sistematis dan terukur, dan belum adanya evaluasi maupun bimbingan oleh Pemerintah Desa Nanga Suhaid terhadap masalah kerugian yang diterima oleh BumdesSuhaid Sejahtera sehingga membuat tidak adanya tindakan perbaikan atas penyelenggaraan usaha Bumdes yang tidak optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan analisa data secara kualitatif, serta menggunakan teori koordinasi menurut S.P. Hasibuan sebagai pisau utama dalam membedah masalah yang terdapat dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan 4 poin utama, yaitu: 1) Kesatuan tindakan dalam koordinasi dapat disimpulkan berjalan dengan tidak optimal. Adapun hal ini terlihat dari sikap dari masing-masing yang tidak konsisten dalam menjalankan aturan yang telah dibuat bersama tersebut; 2) Komunikasi dalam koordinasi dapat disimpulkan berjalan dengan tidak optimal. Hal ini karena arus informasi guna menggerakkan partisipasi masing-masing dalam menjalankan program Bumdes tidak berjalan secara efektif dan optimal; 3) Pembagian kerja dalam koordinasi dapat disimpulkan berjalan dengan tidak optimal. Hal ini tergambar dari masih ditemukannya fenomena miskomunikasi dan miskonsepsi antara masing-masing pihak yang membuat antara desa dan pengelola Bumdes seolah berjalan sendiri-sendiri; dan 4) Disiplin dalam koordinasi dapat disimpulkan belum berjalan secara optimal. Hal ini dapat dilihat dari beberapa masalah, seperti ketidakselarasan tindakan, komunikasi yang kurang lancar antara masing-masing pihak, dan tidak disiplin dalam memberikan pelaporan terkait dengan progres kegiatan Bumdes. Kata Kunci:Koordinasi, Pemerintah Desa, Badan Usaha Milik Desa, Pendapatan Asli Desa.  
PERAN PEMERINTAH DESA MENDORONG PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA DI DESA TEBAS SUNGAI KECAMATAN TEBAS KABUPATEN SAMBAS Pratama, Alpriza; Eka, Agus; Yuniarsih, Rulida
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 1 (2023): GOVERNANCE, EDISI MARET 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i1.3454

Abstract

AlprizaPratama,PeranPemerintahDesaMendorongPartisipasiMasyarakatDalamPembangunanDesaDiDesaTebasSungaiKecamatan Tebas Kabupaten Sambas. Skripsi. Program Studi IlmuPemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UniversitasTanjungpura.2022.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pemerintah desamendorong partisipasi masyarakat dalam pemabngunan desa di desaTebas Sungai. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif denganmenggunakan pendekatan kualitatif. Penentuan subyek penelitian atauinformandalampenelitianinimenggunakanteknikpurposivesampling.Informandalampenelitianiniberjumlah5orangyangterdiridari Ketua BPD, snggota BPD, Tokoh Masyarakat dan MasyarakatDesa Tebas Sungai. Teori yang digunakan untuk menjawab rumusanmasalah menggunakan teori Mudrajad Kuncoro (2004) yang membagiperanpemerintahmenjadi4,yaituperanpemerintahsebagaiwirausaha,peranpemerintahsebagaikoordinator,peranpemerintahsebagaifasilitatordanperanpemerintahsebagaistimulator.Hasildaripenelitian inimenunjukkan bahwa peran pemerintah desa mendorongpartisipasi masyarakat di desa Tebas Sungai belum berjalan denganbaik. Hal ini didasarkan pada peran pemerintah sebagai wirausaha,dalam hal ini pemerintah belum cukup untuk memberikan lapanganpekerjaan kepada masyarakat. Selanjutnya peran pemerintah sebagaifasilitator,pemerintahdesabelummampuuntukmemfasilitasikebutuhansaranauntukmendukungaktivitasmasyarakatdalammenunjangperekonomianagarberjalandenganlancar.Kemudianperan pemerintah sebagai koordinator, pemerintah desa belum mampumemberikanbimbingandanpemberdayaandalamorganisasimasyarakat yang sudah tidak aktif lagi. Dan peran pemerintah sebagaistimulator, pemerintah desa belum berperan aktif sebagai stimulatorkarena pemerintah desa belum mampu mendorong masyarakat untukterusberkaryauntukmencapaikemakmurandesa.KataKunci:PeranPemerintahDesa,PartisipasiMasyarakat
PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DI DESA KENDAWANGAN KIRI KECAMATAN KENDAWANGAN KABUPATEN KETAPANG PRATAMA, SAHRIL NOVIAN; Pudjianto, Pudjianto; Rohieli, Haunan Fachry
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 3 (2023): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i3.4254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Kendawangan kiri, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, tahun anggaran 2022. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dokumentasi dan wawancara dengan menggunakan teori pengelolaan keuangan desa oleh Rahardjo Adisasmita. Dalam pengelolaan keuangan desa terdiri dari prinsip Transparansi, Akuntabilitas, Partisipatif, Efektif dan Efisien. Lokasi penelitian ini berada di Desa Kendawangan Kiri, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Alokasi Dana Desa sudah sesuai dengan indikator pengelolaan keuangan desa. Tahap perencanaan pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Kendawangan Kiri sudah berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 20 Tahun 2018. Hal ini dibuktikan dengan Raperdes APBDes yang dimusyawarahkan antara kepala desa dengan Badan Permusyawaratan Desa (ADD). Dalam penelitian ini ditemukan faktor penghambat dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa yakni keterbatasan sumber daya manusia (SDM) desa. Yakni, rendahnya pendidikan para pelaksana Alokasi Dana Desa (ADD) sehingga pemahaman pelaksanaan mengenai Alokasi Dana Desa (ADD) masing kurang. Hal ini mengakibatkan proses realisasi cenderung lama. Faktor penghambat lainnya adalah masih rendahnya partisipasi masyarakat, yaitu masyarakat cenderung apatis terhadap perencanaan dan pelaksanaan dari pengalokasian dana desa di Kendawangan Kiri, masyarakat cenderung apatis dengan pelaksanaan pembangunan.  Kata Kunci : Transparansi, Akuntabilitas, Partisipasi, Efisien, Efektif
EFEKTIVITAS PROGRAM BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA DALAM MENANGGULANGI DAMPAK PANDEMI COVID-19 DI DESA PULAU JAYA KECAMATAN TEMPUNAK KABUPATEN SINTANG SETIAWAN, DEDY; Sujendra, Bima; Sihaloho, Nahot Tua Parlindungan
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 1 (2024): GOVERNANCE, EDISI MARET 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i1.4289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas dari program bantuan langsung tunai dana desa dalam menanggulangi dampak pandemi Covid-19 bagi masyarakat kurang mampu di Desa Pulau Jaya Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan program BLT dana desa di Desa Pulau Jaya yang kurang dipahami oleh masyarakat dan penyaluran program BLT dana desa di Desa Pulau Jaya  dilakukan setiap 3 (tiga) bulan sekali sedangkan penyaluran program BLT dana desa dapat dilakukan setiap 1 (satu) bulan sekali. Pada penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori efektivitas program menurut Sutrisno yang terdiri dari : 1) Pemahaman Program, kesimpulannya adalah program Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa ini hanya dipahami oleh pemerintah Desa Pulau Jaya sedangkan masyarakat kurang memahami dikarenakan tidak dilakukannya sosialisasi; 2) Tepat Sasaran, kesimpulannya adalah pelaksanaan program BLT dana desa di Desa Pulau Jaya sudah tepat sasaran; 3) Tepat Waktu, kesimpulannya adalah penyaluran program BLT dana desa di Desa Pulau Jaya yang dilakukan setiap 3 (tiga) bulan sekali sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku; 4) Tercapainya Tujuan, kesimpulannya adalah program BLT dana desa di Desa Pulau Jaya sudah mencapai tujuan; 5) Perubahan Nyata, kesimpulannya adalah program BLT dana desa di Desa Pulau Jaya sudah memberikan perubahan yang baik walaupun belum terlihat signifikan. Adapun saran penulis yaitu pemerintah Desa Pulau Jaya dan masyarakat harus saling bekerjasama dan berpartisipasi penuh agar program BLT dana desa yang dilaksanakan dapat terlaksana dengan efektif dan memberikan dampak yang baik khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Kata Kunci : Efektivitas, BLT dana desa, Pandemi Covid-19.  
PERAN BADAN PAJAK DAN RETRIBUSI DAERAH DALAM PELAKSANAAN PEMUNGUTAN PAJAK RESTORAN DI KABUPATEN LANDAK CANNO, NINDRIA BONYU; Eka, Agus; Martinus, Martinus
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 3 (2024): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i3.4316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Peran Badan Pajak dan Retribusi Daerah dalam pelaksanaanpemungutanpajak restoran di Kabupaten Landak. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodekualitatifdeskriptif. Penelitian ini menggunakanteoriperan pemerintah menurut Arif (Dalam Nurdin 2014) yang terdiridari: 1) Regulator, kesimpulannya adalah sudahmempunyaiperaturan yang sudahmencakupkeseluruhan mengenai syarat dan kewajibanwajibpajak restoran yang terdapat di Perda; 2) Dinamisator, kesimpulannya adalah Badan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Landak melakukansosialisasi dengan kegiatanpenyuluhansecara langsung maupunmelalui media sosial salah satunyainstagram dan melaluispanduk; 3) Fasilitator, kesimpulannya adalah Badan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Landak telahmenyediakansarana dan prasarana yang cukup memadaisertasumberdayamanusia yang masih kurang: 4) Katalisator, kesimpulannya adalah Badan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Landak terusmelakukangebrakanterbarudengenmemperkenalkansistemterbaru untuk melapor dan membayarpajaksecaraelektronik dengan maksud untuk mempermudahmasyarakat. Dengan hasil penelitian ini diharapkanperan Badan Pajak dan Retribusi Daerah dapat melaksanakanperannya baik itu secara regulator, dinamisator, fasilitatormaupunkatalisatormenjadilebih baik lagi darisebelumnya. Untuk itu Badan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Landak disarankan untuk dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. KataKunci:Peran Pemerintah, Pemungutan, Pajak Restoran.

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2024): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2024 Vol 13, No 3 (2024): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2024 Vol 13, No 2 (2024): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2024 Vol 13, No 1 (2024): GOVERNANCE, EDISI MARET 2024 Vol 12, No 4 (2023): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2023 Vol 12, No 3 (2023): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2023 Vol 12, No 2 (2023): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2023 Vol 12, No 1 (2023): GOVERNANCE, EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2022 Vol 10, No 2 (2021): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): GOVERNANCE, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): GOVERNANCE, Edisi Juni 2020 Vol 9, No 1 (2020): GOVERNANCE, Edisi Maret 2020 Vol 8, No 4 (2019): Governance, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): Governance, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Governance, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): GOVERNANCE, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): GOVERNANCE, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): Govenance, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2018 Vol 7, No 1 (2018): GOVERNANCE, EDISI MARET 2018 Vol 6, No 4 (2017): Governance, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 2 (2017): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2017 Vol 5, No 4 (2016): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2016 Vol 5, No 3 (2016): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2016 Vol 5, No 2 (2016): GOVERNANCE, Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): Governance, Edisi Maret 2016 Vol 6, No 3 (2017): Governance, Edisi September 2017 Vol 6, No 1 (2017): GOVERNANCE, EDISI MARET 2017 Vol 4, No 4 (2015): Governance, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Governance, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Governance, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): Governance, Edisi Maret 2015 Vol 3, No 3 (2014): Governance, edisi September 2014 Vol 3, No 4 (2014): Governance, edisi Desember 2014 Vol 3, No 2 (2014): GOVERNANCE, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): GOVERNANCE, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 4 (2013): GOVERNANCE, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): GOVERNANCE, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 3 (2013): GOVERNANCE, Edisi September 2013 Vol 2, No 1 (2013): GOVERNANCE, Edisi Maret 2013 Vol 1, No 1 (2012): GOVERNANCE, Edisi perdana 2012 More Issue