cover
Contact Name
Jakiatin Nisa
Contact Email
sosiodidaktika.fitk@uinjkt.ac.id
Phone
+6221-7401925
Journal Mail Official
sosiodidaktika.fitk@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Jl. Ir. H. Juanda, No. 95, Ciputat, Tangerang 15412 http://jounal.uinjkt.ac.id/index.php/SOSIO-FITK Email: sosiodidaktika.fitk@uinjkt.ac.id
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal
ISSN : 23561386     EISSN : 24429430     DOI : 10.15408
Sosio Didaktika: Social Science Education Journal publishes and disseminates lecturers’ research results and analyses, master students’ theses research, and doctoral students’ dissertations research from various colleges/universities in Indonesia. The results of research and analysis contained in the journal accommodate manuscripts on integrated social sciences, history, economics, sociology, geography, and other relevant social sciences.
Articles 249 Documents
Landslide Vulnerability Mapping Using Spatial Analysis Methods, Case Study in Watulimo Sub-District, Trenggalek District, East Java Setianingsih, Asma Irma; Setiacahyandari, Husnul Khotimah; Savitri, Hanny Dyah; Nugratama, Sony
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v11i1.39521

Abstract

This study aims to determine landslde vulnerability areas in Watulimo District base on landside vulnerability factor using GIS. The method used is a  weighted tiered quantitative by providing an appreciation value and using weight on various parameters in the analysis. These parameters are ranfall, slope, geology, soil type and landuse. The resul shows that there are  classes of landslide vulnerability, named not vulnerable, slightly vulnerable, vulnerable, and very vulnerable. Base on the map, I is known that amost al areas in Watulimo are vulnerable to landslides. The highly vulnerable areas are distributed in Slawe, Dukuh an Watulimo villages. The northern and Southern Watulimo sub-district are slightly and non vulnerable areas. Mapping the level of vulnerability of landslide is one of the solutions to assist in determining policies to reduce the risk of disaster.
Pengaruh Informasi Prediksi Resesi Terhadap Perilaku Keuangan Masyarakat Sasapira, Elli; Windarti, Anissa; Nugroho, Mochammad Noviadi
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v11i1.39739

Abstract

Pandemi Covid-19 dan konflik Rusia-Ukraina memicu terjadinya krisis global yang mengakibatkan guncangan perekonomian dunia hingga berakibat terjadinya resesi ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Informasi Prediksi Resesi 2023 terhadap Perilaku Keuangan pada mahasiswa program studi Ekonomi Pembangunan angkatan 2020 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Penelitian ini merupakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Sampel penelitian diambil dengan cara simple random sampling yang terdiri atas 94 mahasiswa. Teknik pengumpulan data penelitian dengan menggunakan angket dan wawancara. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana menggunakan uji t. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai t-hitung > t-tabel (6,556 > 0,2028) dengan signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian didapatkan hasil bahwa variabel Informasi Prediksi Resesi memiliki pengaruh terhadap variabel Perilaku Keuangan. Hasil uji koefisien determinasi diperoleh sebesar 0,318 menunjukkan bahwa perubahan Perilaku Keuangan dijelaskan oleh variabel Informasi Prediksi Resesi sebesar 31,8%. Variabel lain di luar penelitian memberikan sumbangan terhadap variabel Perilaku Keuangan sebesar 68,2%.
Tahap Pra Pengorganisasian Komunitas Lokal dalam Mitigasi Bencana di Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran Ramadhan, Gumilang; Gutama, Arie Surya; Fedryansyah, Muhammad
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v11i2.39847

Abstract

Desa Karangjaladri merupakan wilayah yang sering terdampak oleh bencana menyebabkan diperlukannya upaya mitigasi guna mengurangi mengurangi jumlah korban, dan besarnya kerugian akibat bencana yang ditimbulkan. Upaya yang dapat dilakukan adalah pembentukan organisasi lokal berbasis mitigasi. Sebelum dibentuknya organisasi lokal, masyarakat dapat melakukan tahap pra pengorganisasian dalam teori Community Organizing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas yang dapat dilakukan masyarakat lokal pada tahap pra pengorganisasian dan juga pentingnya tahapan pra pengorganisasian dalam konteks mitigasi sebelum dilakukan tahapan selanjutnya dari manajemen bencana. Penelitian  ini menggunakan Studi Literatur dengan melakukan pengkajian berbagai literatur relevan, termasuk buku, jurnal ilmiah, berita dan data dari penelitian terdahulu yang telah dipublikasikan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa masyarakat Desa Karangjaladri harus dapat terlebih dahulu mengklarifikasi dan menjelaskan kondisi umum awal masyarakat mengenai berbagai dimensi baik kondisi sosial, politik, budaya, sejarah, ekonomi, geografi, demografi, infrastruktur, pola aktivitas masyarakat dan aktivitas pemimpin lokal. Tulisan ini memberikan saran masyarakat bersama para pemimpin lokal harus memanfaatkan berbagai aktivitas keseharian masyarakat untuk melakukan tahap pra-pengorganisasian sebagai upaya dan modal dasar untuk mempersiapkan  pembentukan organisasi lokal yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mitigasi bencana. Selain itu masyarakat yang mampu menjelaskan dan mengklarifikasi kondisi awal kehidupan mereka akan memiliki dasar kuat dan keinginan besar untuk berpartsipasi secara aktif melakukan perubahan ke arah lebih baik
Perspektif Utilitas Teknologi Digital dalam Ruang-Ruang Kebudayaan Kasepuhan Ciptagelar Dibandingkan dengan Perspektif Ruang Dunia Konvensional Angesty, Chintya; Mukafi, Muhammad Hamdan
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v11i2.40029

Abstract

Masyarakat adat seringkali dikaitkan dengan ketakutan terhadap teknologi dengan pandangan bahwa mereka merupakan sebuah komunitas yang berperan sebagai tonggak utama pelestari tradisi dan adat istiadat. Ketakutan tersebut datang karena mereka khawatir dengan datangnya teknologi akan membuat mereka melupakan kewajibannya untuk melestarikan tradisi. Di sisi lain, masyarakat adat Kasepuhan Ciptagelar telah berinovasi mengenai teknologi di lingkungan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis definisi teknologi sebagai budaya massa yang bergeser menjadi sebuah budaya yang justru dianggap adilihung bagi masyarakat adat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan teori ruang Sarah Upstone dan relativisme budaya Franz Boas. Penelitian dilakukan melalui sistem wawancara terbuka, studi pustaka terhadap kajian literatur mengenai Ciptagelar, dan menyaksikan video dokumenter. Hasil dari penelitian ini terbukti bahwa perspektif manusia dalam ruang yang berbeda dapat mengubah suatu definisi atau indikator tertentu yang diyakini sebagai inovasi budaya dan reduplikasi budaya. Hal ini disebabkan oleh adanya perbedaan pengalaman empirik dan linimasa yang tidak sama dalam mengenal perkembangan teknologi yang dianggap sebagai budaya massa. Ketidakterukuran indikator mengenai inovasi itu sendiri menjadi sebuah bukti bahwa budaya tidak dapat dikarakterisasi dengan hanya menggunakan sudut pandang satu dunia, misal dunia konvensional saja. Karena suatu kebudayaan harus dilihat menggunakan konteks kebudayaan yang tepat berdasarkan di mana ruang tersebut berada dan seperti apa karakteristiknya. 
Yelim dan Maren sebagai Perwujudan Civic Responsibility Masyarakat Dusun Watran di Kota Tual Naraha, Finsentina Milen; Salamor, Lisye; Sialana, Fatimah
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v11i2.40689

Abstract

Penelitian ini merupakan suatu penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana budaya yelim sebagai perwujudan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan, bangsa, dan negara pada masyarakat Dusun Watran dan untuk mengetahui bagaimana budaya maren sebagai perwujudan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan, bangsa dan negara. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Watran Kecamatan Pulau Dullah Utara Kota Tual. Pengambilan data primer dilakukan melalui wawancara terhadap sejumlah informan yang dianggap mengetahui dan terlibat dalam budaya yelim dan maren pada wilayah tersebut. Penelitian menemukan bahwa budaya yelim merupakan kewajiban yang dilakukan oleh masyarakat adat Dusun Watran sebagai bentuk kerja sama dan gotong-royong yang sudah terbangun dan terlahir secara turun temurun untuk dapat bertanggung jawab terhadap hukum adata dan tradisi yang sudah secara turun-temurun.
Pemberdayaan Pendidikan Anak Jalanan di Sekolah Master Depok Rahmanita, Alivia; Rozak, Abdul; Zaharah, Zaharah
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v11i2.40797

Abstract

This study on Child Empowerment of Within Continuing Education at Masters School. This study has the purpose of knowing and investigating in more detail about the Children's Empowerment in Continuing Education at Master Depok School. This research was conducted using qualitative research approach with descriptive analysis methods and data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. Data analysis of the Miles and Huberman models including Data Reduction, Data Presentation, and Conclusion Drawing or Verification. In the validity of the data using the technique of the observational and triangulation technique consisting of the technique and source. The results of this study found that street child education in Indonesia was an important issue, therefore Master Depok School in Rejoice to carry out Jalan Children's Empowerment in Continuing Education with several studies by Suharto, namely the level of awareness and desire to change, the level of ability to increase the capacity to obtain access, the level of ability to face obstacles, and solidarity. In the awareness level and desire to change are in teaching and learning activities, participation, swaps and sustainability. Obstacles to educational facilities and a lack of understanding of the transition of the three-learning curriculum to an independent curriculum in empowering can be resolved well together, then the student/i response is positive, they are very happy to be able to go to school again without thinking about educational costs. The building of Master's Depok School can create a chance to study in the street children and grow the spirit to achieve aspirations.
Pemanfaatan Media Sosial Tiktok dalam Upaya Pelestarian Tari Topeng Cirebon Sebagai Respons Generasi Z untuk Mempertahankan Identitas Bangsa Susilo, Jimat; Olivia, Olivia; Karimah, Siti; Salsabilah, Anggita; Al Farizi, Vionny; Kurniasih, Nita
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v11i2.40971

Abstract

In the current digital era, technological advancements play a crucial role in addressing the challenges faced by society, particularly for Generation Z, who prioritize convenience and speed in communication. Social media platforms, especially TikTok, have become effective tools for promoting and preserving local cultures, including the Mask Dance from Cirebon. This research aims to assess the effectiveness of TikTok as a means of preserving the Topeng Mask Dance among Generation Z. The study employs a qualitative approach, utilizing data collection methods such as documentation, observation, and interviews. Data analysis is performed through content analysis, examining Generation Z's responses to the Topeng Mask Dance on TikTok. The findings indicate that TikTok is highly effective in increasing the visibility and recognition of the Topeng Mask Dance among Generation Z. The interactions reveal positive engagement from users who show a high level of interest in informative content. This research recommends collaborating with dance experts to develop creative ideas through digital platforms to ensure the continued preservation of cultural heritage. Therefore, TikTok serves not only as a source of entertainment but also as a vital tool for preserving and introducing local culture to the younger generation, thereby strengthening national identity amid globalization.
Manajemen Strategi Dalam Meningkatkan Pelayanan Mutasi Siswa Pada Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Mufidah, Nur Choirunisa Aini; Reviandani, Oktarizka
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v11i2.41248

Abstract

Pelayanan publik merupakan segala bentuk jasa pelayanan yang disediaakan oleh pemerintah dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, meningkatkan kesejahteraan masayrakat dan mewujudkan keadilan sosial. Salah satu pelayanan yang diselenggarakan oleh pemerintahan dalam bidang pendidikan adalah pelayanan mutasi siswa yang dilaksanakan langsung oleh Dinas Pendidikan. Penelitian ini berlokasi di Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis strategi Dinas Pendidikan dalam meningkatkan pelayanan mutasi siswa dengan menggunakan teori Manajemen Strategi oleh Fred R David (1998) dalam Purwanto .B & Muhammad N (2021:38). Menurut Fred R David (1998) dalam proses manajemen strategi terdapat 3 tahapan yaitu, perumusan strategi, implementasi strategi dan evaluasi strategi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengn teknik pengumpulan data berdasarkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini adalah Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik dalam meningkatkan pelayanan mutasi siswa memiliki 3 strategi yakni, strategi kebijakan, strategi inovasi program dan startegi peningkatan kompetensi pegawai. Dalam melaksanakan pelayanan melalui  strategi- strategi tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik cukup baik dengan bukti meningkatnya indeks kepuasan masyarakat.
Analisis Pengaruh Model Pembelajaran Assure Berbantuan Media Quizwhizzer Terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa Sma Negeri 12 Banda Aceh Purnomowati, Dyah Rahmani; Gadeng, Ahmad Nubli; Marlinda, Susi; Al-Farisy, Muhammad
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v11i2.41365

Abstract

Model pembelajaran ASSURE adalah langkah sistematis dalam pelaksanaan pembelajaran di ruang kelas dengan memadukan penggunaan teknologi dan media pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran ASSURE berbantuan media Quizwhizzer terhadap hasil belajar geografi siswa  SMA Negeri 12 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Qurasi Experiment (Eksperimen Semu) dengan desain nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X SMA Negeri 12 Banda Aceh yang berjumlah 154 siswa dengan pengambilan sampel dua kelas (kelas eksperimen dan kelas kontrol) melalui teknik purposive sampling dari lima kelas yang tersedia. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas X IPAS 2 sebagai kelas eksperimen dan X IPAS 3 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dan dokumentasi. Kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data dapat dikemukakan bahwa hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung = 1,71 > ttabel = 1,610 yang berati Ha terima yang berarti dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa menggunakan model ASSURE berbantuan media Quizwhizzer lebih baik dibandingkan hasil belajar siswa tanpa menggunakan model ASSURE berbantuan media Quizwhizzer pada mata Pelajaran geografi di kelas X SMA Negeri 12 Banda Aceh.
Pembiasaan Diri Warga Sekolah Melalui Program Adiwiyata Sebagai Upaya Mewujudkan Kecakapan Sosial Rosyidi, Ahmad Zain; Maryani, Enok; Logayah, Dina Siti
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v11i2.42809

Abstract

This research aims to trace and identify the entire series of self-habitualization activities wrapped in the Adiwiyata program at SMP Negeri 30 Jakarta. Each series of the Adiwiyata program at SMP Negeri 30 Jakarta studied has its own purpose and meaning of self-habitualization to strengthen the life skills of the school community implementing the Adiwiyata program. The research approach used in this study is qualitative with a phenomenological model. Data collection for this research was conducted through interviews, observations, and documentation studies. The results of the research on self-discipline practices in the implementation of the Adiwiyata program conducted by the residents of SMP Negeri 30 in Koja District, North Jakarta City, show that the school community had already been practicing self-discipline in preserving the school environment long before applying to become a candidate for the city-level Adiwiyata school. However, at the time SMP Negeri 30 Jakarta applied to become a candidate for the city-level Adiwiyata school. then there is a wider variety of activities within the adiwiyata program, and gradually, self-habits are formed as the residents of SMP Negeri 30 North Jakarta carry out the entire series of adiwiyata program activities within their school environment. One of its main objectives is to utilize the considerable human resources within the school environment to create a clean, safe, comfortable, and enjoyable school during the learning activities at SMP Negeri 30 North Jakarta, as well as to strengthen environmental care activities into social skills.