cover
Contact Name
Nurnazmi
Contact Email
nurnazmi578@gmail.com
Phone
+6285253833464
Journal Mail Official
jurnal.edusociata@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Sosiologi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pedidikan (STKIP) Bima Jl. Piere Tendean - Mande Kota Bima Kode Pos 84119 Tlpn. (0374) 43195/42801
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
ISSN : 26850524     EISSN : 25992511     DOI : https://doi.org/10.33627/es.v4i1
Edu Sociata adalah jurnal program studi pendidikan sosiologi STKIP Bima yang merupakan jurnal online (online journal system), dimana para dosen dapat mempublikasikan hasil penelitiannya secara berkala. Di jurnal ini para dosen aktif melakukan penelitian sebagaimana tuntutan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Edu Sociata merupakan terbitan jurnal berkala antara bulan Juni dan bulan Desember. Kehadiran OJS Edu Sociata memberi ruang kepada civitas akademika khususnya Program Studi Pendidikan Sosiologi untuk tetap berpacu dalam meningkatkan proses penelitian sesuai dengan bidang studi masing-masing.
Articles 577 Documents
UPAYA MEWUJUDKAN KESETARAAN GENDER DALAM KELUARGA (Studi Kasus Pada Pasangan Suami Istri Pekerja) Melliana Irnantri Dewi; Nurul Hayat
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 1 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i1.1170

Abstract

Gerakan dan tuntutan mengenai keadilan antara laki-laki dengan perempuan bukan hanya dalam hak dan juga status melainkan sudah mencakup segala aspek kehidupan, seperti dalam berkeluarga. Dalam tulisan ini akan menjelaskan bagaimana posisi, peran dan hubungan gender dalam keluarga pekerja, dan bagaimana melalui peran dan pembagian kerja kita dapat membangun kemitraan yang setara dan berkeadilan gender. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Sumber data ynag diperoleh dari penelitian ini yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Prinsip kesetaraan gender adalah keyakinan bahwa laki-laki dan perempuan harus diperlakukan sama dalam memiliki hak dan kesempatan, tanpa memandang jenis kelamin. Kemitraan gender merujuk pada kerja sama antara laki-laki dan perempuan dalam rangka mencapai kesetaraan gender dan mempromosikan hak-hak perempuan. Terdapat tiga pembagian peran suami dan istri dalam kehidupan berumahtangga, yaitu: pengambilan keputusan, pengelolaan keuangan keluarga, dan pengasuhan anak.
PERNIKAHAN DI BAWAH UMUR PRESPEKTIF HAM Imran Siswandi; Supriadi Supriadi
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 1 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i1.1171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab beberapa persoalan tentang apa penyebab pernikahan dini dan bagaimana pernikahan dini mempengaruhi kehidupan keluarga dalam konsep HAM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, yaitu pencarian khusus untuk tujuan pengumpulan informasi dan kerja logika yang fokus pada objek penelitian dan informasi perpustakaan, atau fokus pada pemecahan masalah mendasar. Deklarasi Hak Asasi Manusia tidak hanya mengatur tentang keamanan keluarga, tetapi juga menyatakan bahwa laki-laki dan perempuan dewasa berhak menikah dan membentuk keluarga tanpa batasan kewarganegaraan atau agama. Menikah muda atau menikah pada usia muda dapat mengakibatkan berakhirnya pendidikan anak dan mengurangi kesempatan anak untuk perkembangan fisik, oleh karena itu dianggap sebagai pelanggaran hak asasi manusia. Perkawinan Anak, baik laki-laki maupun perempuan cenderung menyerang hak asasi perempuan. Hak anak yang terlantar juga hak atas pendidikan, hak pertumbuhan, perkembangan dan kesehatan. Manipulasi usia perkawinan sebenarnya tidak menyelesaikan masalah, tetapi menimbulkan masalah baru yaitu anak tidak siap secara psikologis untuk menikah muda atau di bawah umur di area domestik dan interna
ANALISIS DAMPAK SOSIAL TAMBANG PASIR PADA MASYARAKAT DESA BATU KUDA KECAMATAN MANCAK KABUPATEN SERANG Anas Tasya Damayanti; Nurul Hayat
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 1 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i1.1174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak sosial tambang pasir bagi masyarakat sekitar. Masyarakat Desa Batu Kuda memiliki sumber daya alam yang sangat kaya berupa tambang pasir. Tambang pasir dapat dijumpai disepanjang jalan utama desa Batu Kuda. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 25 dan 12 februari 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi deskriptif. Menurut Sugiyono (2017:9) metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang merujuk kepada aliran post positivism. Menurut Undang-undang No 4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara Pasal 1 nomor 1, Pertambangan adalah sebagian atau seluruh tahapan kegiatan dalam rangka penelitian, pengelolaan dan pengusahaan mineral atau batubara. Keberadaan tambang pasir sebagai kegiatan ekonomi dapat membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar. Pemanfaatan sumber daya alam oleh perusahaan tambang yang tidak tepat guna dan berwawasan lingkungan menyebabkan terjadinya dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan. Berdasarkan kondisi dan dampak yang ada, kegiatan tambang pasir yang dilakukan di Desa Batu Kuda seharusnya memiliki batasan khusus dan menerapkan aturan tambang guna menghindari berbagai permasalahan.
INSTAGRAM SEBAGAI AJANG EKSISTENSI DIRI DAN PANGGUNG SANDIWARA SOSIAL (Studi Kasus pada Mahasiswa FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa) Desty Dwi Liana; Agung Fauzi; Denny Soetrisnaadisendjaja
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 1 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i1.1175

Abstract

Maraknya penggunaan media sosial saat ini, sangat diminati dan sangat melekat di berbagai kalangan terutama remaja-remaja dan mahasiswa karena selain untuk berkomunikasi juga memudahkan setiap orang untuk membagikan setiap kegiatan yang dilakukan, bisa berupa karya, moment dll guna memperlihatkan keeksisannya kepada publik secara luas layaknya sebuah pertunjukan drama agar memberi kesan yang baik saat tampil diatas panggung untuk mencapai tujuan dalam menunjukan eksistensi seseorang. Penggunaan instagram sebagai ajang eksistensi telah mendesak masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam budaya media digital. Karena hal tersebut yang menjadi terlihat jelas peranan media sosial dalam mengejar eksistensi dan panggung sandiwara pada remaja terutama mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menerapkan pendekatan studi kasus serta menggunakan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: observasi, interview, dokumentasi dan studi pustaka. Kata Kunci: Teknologi, Gaya Hidup, Media Sosial, Instagram, Eksistensi
DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP TINDAK KENAKALAN REMAJA Daffa Aqiilah; Denny Soestrisna AS; Agung Fauzi
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 1 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i1.1176

Abstract

Media sosial adalah sebuan laman atau sekumpulan aplikasi yang memungkinkan para penggunannya untuk dapat berbagi apapun di kalangan masyarakat yang luas hingga lingkup dunia. Media sosial sebagai media daring dapat dimanfaatkan bagi masyarakat untuk berinteraksi dan berkomunikasi secara online yang dapat dijangkau dari manapun dan kapanpun serta dalam jarak sejauh apapun. Penggunaan media sosial yang berlebihan dan tidak terkontrol akan mempengaruhi perilaku yang tidak baik bagi para penggunannya. Tidak dapat dipungkiri media sosial mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan seseorang. Seseorang yang kecil bisa menjadi besar akibat media sosial, begitupun sebaliknya. Terlebih bagi kalangan remaja, kini media sosial sudah menjadi candu yang membuat mereka tiada hari tanpa membuka media sosial hingga lupa waktu. Bagi remaja yang mana fasenya masih mencari jati diri, media sosial ini tentunya akan memberikan pengaruh pada dirinya melalui konten atau postingan yang mereka akses melalui media sosial tersebut. Sehingga perlu adanya batasan dan pantauan ketika seseorang sedang menggunakan media sosial.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA DOSEN MELALUI MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVERNING Najamudin Najamudin; Andang Andang
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 1 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i1.1178

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja dosen melalui motivasi kerja. Subjek penelitian adalah dosen tetap Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima. Adapun tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara melakukan penyebaran koesioner memberikan daftar pertanyaan atau pernyataan tertulis terhadap responden untuk dijawab kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa budaya organisasi yang ada di STKIP Bima tahun ajaran 2021/2022 rata-rata tergolong sesuai/tinggi dan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja dosen, yang menunjukkan jika semakin tinggi tingkat kesesuaian antara budaya organisasi dengan kinerja dosen maka akan semakin kuat juga kinerja dosen. Sementara motivasi kerja Dosen STKIP Bima Tahun akademik 2021/2022 rata-rata tergolong tinggi dan hasil uji hipotesis diketahui motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja dosen. Ini mengisyaratkan jika ingin meningkatkan kinerja maka dalam pekerjaan membutukan motivasi sebagai pendorong tingkatan kinerja dosen
TINJAUAN YURIDIS PENGISIAN KEANGGOTAAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) MENURUT PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN Yasser Arafat; Alfi Sahrin; Arnasari Merdekawati Hadis
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 1 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i1.1179

Abstract

Pasca reformasi 1998 terjadi pergeseran formulasi kekuasaan Negara baik di tingkat pusat maupun tingkat daerah dalam rangka akselarasi pembangunan di daerah melalui desentralisasi kekuasaan Negara. Undang-Undang Nomor 22 tahun 1999 tentang Otonomi Daerah merupakan cikal bakal daerah diberikan kewenangan yang nyata, luas dan bertanggung jawab untuk mengatur urusan rumah tangganya sendiri (pemerintahan) walaupun ada beberapa kewenangan yang tetap menjadi urusan pemerintahan pusat. Pemberian otonomi kepada daerah berdampak langsung pada perubahan kebijakan sistem pemerintahan di daerah tidak terkecuali di tingkat desa mengalami perubahan sebagai dampak ikutan dari beberapa kali perubahan Undang-Undang tentang Pemerintah Daerah mulai dari Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan Undang-Undang Nomor 9 tahun 2015 perubahan kedua dari Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dibentuk bertujuan untuk mendorong terciptanya kemitraan yang harmonis antara kepala desa sebagai kepala pemerintahan desa dan BPD sebagai wakil-wakil rakyat desa yang diformulasikan sebagai lembaga legislatif di tingkat desa. BPD difungsikan untuk mengontrol kekuasaan eksekutif di desa, yang selama ini didominasi oleh kepala desa, sekarang fungsi kontrol atas kekuasaan eksekutif desa dijalankan oleh Badan Permusyaratan Desa (BPD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana 1. Proses Pengisian Keanggotaan Badan Permusyaratan Desa (BPD) menurut peraturan Permendagri Nomor 110 Tahun 2016, 2. Apakah pengisian keanggotaan Badan Permusyawaran Desa (BPD) Desa Punti sudah sesuai amanat perintah Permendagri No.110 Tahun 2016
PERAN FASILITATOR DALAM UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN CALON GURU PENGGERAK (CGP) DI KALIMANTAN TIMUR DALAM MEMAHAMI INKUIRI APRESIATIF BAGJA PADA MODUL 1.3 Susiani Susiani; Syukurman Syukurman; Adam Adam; Arwiah Arwiah; Devi Nurma Yanti; Nurul Istiqomah; Hanik Wahyu Ningsih; Lamtiur Simajuntak; Andi Sitti Jamilah; Siti Nurhidayati
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 1 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i1.1181

Abstract

Fasilitator memiliki peran penting sebagai sumber inspirasi, pembimbing, dan katalisator dalam mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang pendekatan Bagja serta mengintegrasikan tahapan-tahapan tersebut dalam praktik pembelajaran sehari-hari. Tujuan utama program Guru Penggerak adalah meningkatkan kualitas guru, mutu pembelajaran, dan mendorong perubahan positif dalam sistem pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara dengan fasilitator, dan dokumentasi dari sesi pelatihan dengan CGP. Analisis data dilakukan dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola-pola umum dan tema-tema terkait peran fasilitator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran fasilitator memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan keterampilan CGP dalam memahami Inkuiri Apresiatif Bagja di berbagai sekolah di Kalimantan Timur di SDN 002 Bontang, SMP Advent Bontang, SD,IT Yabis, SMAS IT Daarul Hikmah, SMAN 14 Samarinda, SMAN 8 Samarinda, SMKS Kesehantan Samarinda, SDN 005 Samarinda, SMKN 1 Samarinda. Fasilitator berperan dalam mempersiapkan materi dan sumber belajar, menggunakan pendekatan interaktif, menciptakan lingkungan belajar yang kolaboratif, memberikan umpan balik konstruktif, dan mendorong CGP untuk menerapkan konsep inkuiri apresiatif Bagja dalam konteks nyata.
POLA INTERAKSI SOSIAL DAN KONFLIK AGRARIA ANTARA MASYARAKAT ADAT CEK BOCEK DENGAN PT. AMNT DI SUMBAWA Sumitro Sumitro; Idham Irwansyah; Syukurman Syukurman
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 1 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i1.1182

Abstract

Pola interaksi sosial merujuk pada aturan, struktur, atau pola yang mengatur bagaimana individu atau kelompok berinteraksi satu sama lain dalam konteks sosial. Konflik agraria tersebut berdampak negatif pada kehidupan masyarakat adat Cek Bocek, termasuk ancaman terhadap kedaulatan tanah adat dan mata pencaharian tradisional mereka. Masyarakat adat merujuk kepada kelompok-kelompok manusia yang memiliki hubungan erat dengan tanah, wilayah, dan sumber daya alam tertentu. Masyarakat adat umumnya telah menghuni suatu wilayah atau teritorial tertentu selama berabad-abad. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola interaksi sosial antara masyarakat adat Cek Bocek dan PT. AMNT Sumbawa berlangsung secara hegemonik. PT. AMNT memiliki akses dan kontrol yang lebih besar terhadap sumber daya ekonomi, politik, dan sosial yang penting dalam masyarakat adat Cek Bocek. Mereka memanfaatkan keunggulan ini untuk mempertahankan posisi dominan atas masyarakat adat Cek Bocek. PT. AMNT memiliki kontrol atas sumber daya alam yang bernilai ekonomi, seperti emas atau lainnya di lahan yang dikuasai, dan menggunakan kekuatan ekonomi dan politik untuk memaksa norma-norma dan nilai-nilai masyarakat adat Cek Bocek di Sumbawa
PERAN GANDA PEREMPUAN BEKERJA DI DESA CIJAKU PROVINSI BANTEN Rahmannisa Syifa Awalya; Yustika Irfani Lindawati
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 1 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i1.1188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran ganda perempuan yang ada di Desa Cijaku. Adapun alasan memilih permasalahan tersebut karena seringkali peran ganda pada perempuan disamakan dengan beban ganda. Sementara tidak semua perempuan menganggap bahwa peran ganda merupakan beban ganda, melainkan menjadikannya motivasi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan studi literatur. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori Talcott Parsons tentang relasi gender dalam institusi keluarga.

Page 11 of 58 | Total Record : 577