cover
Contact Name
Fahrul Basir
Contact Email
fahrulb@uncp.ac.id
Phone
+6285399753612
Journal Mail Official
pedagogy@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Latammacelling No.9 Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 25023802     EISSN : 25023799     DOI : https://doi.org/10.30605/pedagogy
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menerbitkan artikel penelitiannya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik yang terkait dengan pembelajaran matematika.
Articles 438 Documents
MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MELALUI LINGKUNGAN BELAJAR ACTIVE LEARNING ALJABAR LINEAR LANJUT Nasrullah, Nasrullah; Khadijah, Khadijah; Liani, Ahyani Mirah
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i2.5755

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi bagaimana hasil penerapan instruksi dan aktivitas-aktivitas pembelajaran melalui Active Learning yang mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis bagi mahasiswa calon guru dalam mata kuliah Aljabar Linear Lanjut. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang dilaksanakan di Jurusan Matematika FMIPA Universitas Neger Makassar. Sebanyak 32 mahasiswa terlibat dalam lingkungan belajar Active Learning. Teknik pengumpulan data dengan Instrumen Keterampilan Berpikir Kritis, Observasi Aktivitas Pembelajaran, dan Portofolio. Teknik analisis data dengan tahapan yaitu kondensasi data, penyajian data, pemeriksaan keabsahan data (triangulasi dan generalisasi hasil penelitian) dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis mahasiswa melalui Active Learning meliputi aspek mendemonstrasikan berpikir tingkat tinggi dengan menafsirkan arti apa yang ditulisnya (interpretasi), menganalisis, mengidentifikasi dan mengevaluasi inferensi, implikasi, dan konsekuensi, mengevaluasi, mngidentifikasi dan mempertimbangkan pengaruh dari masalah kontekstual, dan Regulasi-Diri/ Kemandirian. Aktivitas pembelajaran yang dilakukan meliputi aktivitas individu dan beberapa aktivitas kelompok dengan menuliskan jawaban secara manual (tulis tangan) di kertas jawaban, aktivitas dengan melibatkan spreadsheet, aktivitas dengan Geogebra, dan aktivitas praktek dengan Geogebra. Semakin kompleks dan bertahapnya aktivitas pembelajaran yang diberikan dalam lingkungan belajar Active Learning, maka semakin berkembang keterampilan berpikir kritisnya.
PERAN KESADARAN METAKOGNITIF, BERPIKIR LOGIS, DAN KEMANDIRIAN BELAJAR DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI DI GOWA Nasir, Norma; Wazithah, Mar Athul
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i2.5756

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh langsung dan tidak langsung dari kesadaran metakognitif, kemampuan berpikir logis, dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian ex-post facto dengan pendekatan kausal. Sampel penelitian terdiri atas 194 siswa yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan meliputi angket kesadaran metakognitif, tes kemampuan berpikir logis, angket kemandirian belajar, dan tes hasil belajar matematika. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sebagian besar siswa memiliki tingkat kesadaran metakognitif dan kemampuan berpikir logis pada kategori sedang, tingkat kemandirian belajar pada kategori tinggi, serta hasil belajar matematika pada kategori sedang. (2) Kesadaran metakognitif berpengaruh positif langsung terhadap hasil belajar matematika siswa dengan koefisien sebesar 0,245. (3) Kemampuan berpikir logis berpengaruh positif langsung terhadap hasil belajar matematika siswa dengan koefisien sebesar 0,167. (4) Kemandirian belajar berpengaruh positif langsung terhadap hasil belajar matematika siswa dengan koefisien sebesar 0,436. (5) Kesadaran metakognitif berpengaruh tidak langsung terhadap hasil belajar matematika melalui kemandirian belajar dengan koefisien sebesar 0,476. (6) Kemampuan berpikir logis berpengaruh tidak langsung terhadap hasil belajar matematika melalui kemandirian belajar dengan koefisien sebesar 0,221.
IMPLEMENTASI PELAKSANAAN PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 7 UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI DI SISWA SDK SUPILAPE Putrini, Maria Anjelina; Bhoke, Wilibaldus; Bela, Maria Editha; Wewe, Melkior Wewe
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i2.5761

Abstract

Program Kampus Mengajar bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa di luar lingkungan kampus. Penelitian ini difokuskan pada peningkatan literasi dan numerasi siswa dengan kemampuan rendah dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi serta observasi, yang hasilnya kemudian disimpulkan. Berdasarkan penelitian, Program Kampus Mengajar Angkatan 7 terbukti efektif dalam meningkatkan numerasi serta literasi siswa di Sekolah Dasar Katolik Supilape, sebagaimana terlihat dalam hasil penelitian dan pembahasan. Mahasiswa berperan aktif dalam mendampingi siswa dan bekerja sama dengan guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Program yang dilaksanakan ialah pojok baca dan jam tambah numerasi, mendapat respons positif dari guru dan siswa karena membantu meningkatkan pemahaman materi dengan metode yang lebih interaktif dan menarik. Efektivitas program ini terlihat dari hasil Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Pada pretest, 58% siswa memiliki kemampuan literasi dalam kategori cukup, sementara 41% belum tuntas dalam numerasi. Setelah program dijalankan, hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan, dengan 72% siswa berada dalam kategori baik untuk literasi dan 60% dalam kategori cukup untuk numerasi. Peningkatan ini menunjukkan bahwa metode yang diterapkan dalam program berjalan efektif, membantu siswa memahami materi secara lebih baik. Hal ini juga membuktikan bahwa pendampingan oleh mahasiswa dan kerja sama dengan guru pada pembelajaran berdampak positif pada perkembangan akademik siswa.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS MODEL DISCOVERY LEARNING PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL KELAS VIII DI SMPN SATAP 3 SOA Ari, Sofia; Wangge, Maria Carmelita Tali Wangge; Bhoke, Wilibaldus Bhoke; Bela, Maria Editha
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i2.5764

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan modul matematika berbasis discovery learning untuk materi Aritmetika Sosial. Modul ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan siswa SMP dalam memahami konsep Aritmetika Sosial dengan cara yang interaktif dan berbasis penemuan. Pengembangan modul menggunakan model ADDIE yang melibatkan lima tahap: analisis kebutuhan pembelajaran, perancangan struktur modul, pengembangan modul yang divalidasi oleh ahli, implementasi melalui uji coba di kelas, dan evaluasi efektivitas modul berdasarkan hasil validasi dan uji coba. Hasil validasi menunjukkan skor rata-rata 87,98%, yang dikategorikan valid, berdasarkan penilaian oleh satu ahli materi dan dua ahli desain. Uji coba di kelas dengan 20 siswa menghasilkan skor kepraktisan sebesar 38,72%, yang dikategorikan praktis. Dengan hasil ini, modul berbasis discovery learning tersebut dinyatakan valid dan praktis, sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu pembelajaran. Modul ini dirancang untuk mendukung siswa dalam memahami materi secara aktif dan mandiri, dengan harapan dapat meningkatkan hasil belajar mereka pada materi Aritmetika SosialKata kunci: tiga hingga lima kata aritmatika sosial, discovery learning, pengembangan modul
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA TUNAGRAHITA Ulfah, Syafika; Fernandez, Salmy
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i2.5768

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis secara lebih mendalam terkait kesulitan siswa ABK dalam mengerjakan soal matematika. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat naturalistik dengan pendekatan studi kasus. Subjek dari penelitian ini adalah siswa tunagarahita kelas IX dari salah satu SMP Negeri di Jakarta. Kesulitan belajar siswa ditinjau dari empat aspek yaitu aspek tes asesmen, cara mengajar guru, cara belajar siswa, dan fasilitas belajar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan observasi dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan model interaktif dari teori Miles dan Hubermann. Model ini melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada aspek tes asesmen terlihat bahwa subjek kesulitan untuk mencerna/berpikir setiap permasalahan yang diberikan; pada aspek cara mengajar guru, subjek merasa guru mentransfer ilmu dengan cara menyenangkan; pada aspek cara belajar siswa terlihat bahwa subjek tidak fokus ketika belajar dan subjek berpikir matematika adalah mata pelajaran yang sulit sehingga hal tersebut membuat subjek tidak fokus dari awal belajar matematika; pada aspek fasilitas belajar yaitu subjek tidak difasilitasi belajar dengan baik ketika di rumah.
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA CLASSPOINT DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA Handayani, Safrika; Siregar, Tiur Malasari
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i2.5774

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) berbantuan media Classpoint dalam meningkatkan minat belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Medan. Latar belakang penelitian didasari rendahnya minat belajar matematika siswa akibat persepsi negatif, kurangnya penguasaan materi, dan minimnya pemanfaatan teknologi. Metode penelitian menggunakan desain quasi-experiment dengan Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Group Design. Sampel terdiri dari 60 siswa (30 kelas eksperimen dan 30 kelas kontrol). Instrumen penelitian berupa angket minat belajar dengan skala Likert. Analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, dan uji-t independen. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan minat belajar di kelas eksperimen (rata-rata 33,9) dibandingkan kelas kontrol (29,2), dengan selisih 4,7 poin (sig. 0,029 < 0,05). Pembahasan mengaitkan efektivitas PMR dengan menggunakan Classpoint melalui kontekstualisasi materi, interaktivitas media, dan kolaborasi siswa. Simpulan penelitian menyatakan bahwa integrasi PMR dengan media Classpoint efektif meningkatkan minat belajar matematika siswa. Disarankan pelatihan guru dalam penggunaan teknologi dan penelitian lanjutan dengan durasi lebih panjang.
PEMANFAATAN APLIKASI CANVA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PRESENTASI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 CENRANA Hasbi, Hasbi; Nursyam, Aisyah; Sirwanti, Sirwanti
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i2.5797

Abstract

Tujuan yang diharapkan dari penelitian ini adalah: (a) untuk menilai sejauh mana peningkatan motivasi belajar siswa setelah penerapan media aplikasi canva sebagai media pembelajaran presentasi dikelas VIII SMP Negeri 2 Cenrana (b) untuk melihat aktivitas siswa didalam kelas. (c) untuk melihat aktivitas guru atau keterlaksanaan pembelajaran di dalam kelas. dan (d) Melihat respons siswa terkait penggunaan aplikasi canva didalam kelas. Penelitian merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dimana setiap siklus dilakukan dalam empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian berupa angket respons siswa, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dan lembar observasi aktivitas siswa. Analisis data dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan motivasi dan hasil belajar siswa dapat meningkat pada setiap siklus yang dilakukan.
DAMPAK IMPLEMENTASI ASESMEN FORMATIF TIPE PEER ASSESMENT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Ishak, Suryadi; Irfawandi Samad; Asti Arifuddin; Medawati; Syahru
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i2.5808

Abstract

Prestasi akademik siswa dalam pelajaran matematika umumnya tergolong rendah. Kondisi ini dipengaruhi oleh kurangnya pemberian umpan balik kepada siswa dan penerapan strategi evaluasi yang belum efektif. Metode evaluasi yang mampu meningkatkan pemahaman siswa dengan pemberian umpan balik terutama dari teman sebaya adalah Asesmen formatif tipe Peer Asesmen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak implementasi asesmen formatif tipe peer asesmen terhadap hasil belajar siswa dalam mata pelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen semu. Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas XI SMA Negeri 4 Bulukumba pada tahun ajaran 2024/2025, yang dibagi menjadi dua kelompok, satu sebagai kelas eksperimen dan satu lagi merupakan kelas kontrol. Instrumen pada penelitian ini adalah tes hasil belajar yang dikumpulkan melalui pemberian tes setelah pelaksanaan pembelajaran selesai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata – rata nilai tes hasil belajar siswa di kelas eksperimen adalah 87,07 dan mediannya adalah 85. Rata – rata nilai tes hasil belajar siswa pada kelas kontrol adalah 75,00 dan median 75,00. Hasil temuan ini mengindikasikan bahwa siswa pada kelas eksperimen memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap materi setelah diterapkannya metode peer asesmen. Selanjutnya, hasil analisis Uji Nonparametrik menghasilkan p value < 0,001. Karena nilai p < 0,05 maka Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa implementasi asesmen formatif tipe peer asesmen berdampak positif terhadap hasil belajar matematika siswa.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA RUMAH ADAT MELAYU ATAP LONTIK RIAU Nabila Annadhira; Depriawana Rahmi; Kurniati, Annisah; Yuniati, Suci
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i2.5827

Abstract

Kehidupan sehari-hari manusia tak lepas dari pengaruh matematika dan budaya yang saling melengkapi dan membentuk cara kita berpikir serta berinteraksi. Salah satu jembatan antara matematika dan budaya dikenal dengan istilah etnomatematika. Dalam konteks budaya, rumah adat kerap dijadikan simbol identitas suatu daerah. Contohnya adalah Rumah Adat Melayu Atap Lontik yang merepresentasikan kekayaan budayamasyarakat Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi dan menganalisis elemen-elemen matematika yang terkandung dalam desain arsitektur Rumah Adat MelayuAtap Lontik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian iniadalah deskriptif kualitatif dengan metode etnografi, yang bertujuan untuk mengeksplorasi serta mendeskripsikan unsur-unsur matematis dalam struktur rumah adat tersebut. Teknik pengumpulan data meliputi studi pustaka, observasi langsung di lapangan, dan dokumentasi visual.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS KEARIFAN LOKAL DENGAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA Azlika , Dwi; Ramadhana, Raden Sri Ayu; Rahmat, Defri
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i2.5830

Abstract

This study aims to develop a local wisdom-based mathematics teaching module with a Realistic Mathematics approach (PMR) to improve students' mathematical problem solving skills on the material of the System of Linear Equations of Two Variables (SPLDV). The background of this research is based on the low results of Indonesia's PISA in 2022 and the findings at MTs Raudlatul Uluum Aek Nabara which show the low problem solving ability of students, as well as the unused teaching materials that link the local cultural context. The research used the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects were 38 students of class VIII-D. The results of module validation by experts showed that the module was in the "valid" category (average score 4.69). The results of the student response questionnaire showed that the module was "very practical" with a percentage of 94%. The effectiveness test using N-Gain showed a significant increase in problem solving ability with an average score of 79.66% and all students showed a high increase, so it was categorized as "very effective". Thus, this local wisdom-based module with PMR approach is proven to be valid, practical, and effective to improve students' mathematical problem solving skills.