cover
Contact Name
Fadil Abdullah
Contact Email
fadil@politeknikmeta.ac.id
Phone
+6281324123128
Journal Mail Official
lppm@politeknikmeta.ac.id
Editorial Address
Jln. Inti 1 Blok C1 no 7 Lippo Cikarang/Bekasi 1755
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Inkofar
ISSN : -     EISSN : 25812920     DOI : https://doi.org/10.46846/jurnalinkofar.v9i1
Inkofar adalah jurnal ilmiah multidisipliner yang memublikasikan hasil riset, tinjauan pustaka, studi kasus, dan komunikasi singkat pada ranah Teknik Industri, Ilmu Komputer/Teknologi Informasi, dan Ilmu Farmasi beserta irisan di antaranya
Articles 174 Documents
EVALUASI KRITERIA SISTEM JAMINAN HALAL (SJH) OLAHAN SUSU YANG MENGANDUNG PROBIOTIK DI PT X Larasati, Anggun; Amalia, Tisa
Jurnal Inkofar Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v8i1.328

Abstract

Sistem jaminan halal merupakan kepastian hukum yang diciptakan guna melindungi keamanan halal serta pangan khususnya umat muslim di Indonesia yang meluas penerapannya dalam bidang pangan, farmasi, obat tradisional, kosmetik dan jasa. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi penerapan sistem jaminan halal di PT. X pada tahun 2022 yang akan segera berakhir masa berlaku dengan melihat adanya beberapa temuan yang terjadi yaitu adanya bahan baku yang tidak memiliki sertifikasi halal serta belum disetujui penggunaannya oleh LPPOM MUI akan digunakan untuk proses produksi, ketidaksesuaian mengenai dokumen prosedur yang tidak memiliki nomor dokumen serta bahasa yang digunakan bersifat multitafsir. Peneliti menggunakan metode audit ditempat, observasi langsung, wawancara serta menganalisis dokumen yang berkaitan dengan klausul Sistem Jaminan Halal dalam mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Data yang didapat disortir, disajikan dalam bentuk persentase kemudian ditarik kesimpulan mengenai poin yang diteliti. Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan hasil rata-rata persentase pada sebelas klausul yang diteliti menyeluruh sebesar 90,15%.Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan bahwa PT. X telah menerapkan Sistem Jaminan Halal sesuai dengan persyaratan Sistem Jaminan HAS 23000-1 dengan sangat baik tetapi tetap perlu dilakukan perbaikan agar sistem yang dijalankan tetap dijalankan secara konsisten sepenuhnya oleh organisasi dan karyawan didalamnya.
PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS RUANG PEMERIKSAAN KESEHATAN MENGGUNAKAN ACTIVITY RELATIONSHIP CHART Rohimah, Anni; Istiyono, Yogi Priyo; Fhatonah, Nuriyatul; Pratiwi, Dina; Ghozali, Ahmad Sulthon; Rasydy, La Ode Akbar; Kuncoro, Banu; Sulistyo, Suryo
Jurnal Inkofar Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v7i2.297

Abstract

Health examinations are a program held by Muhammadiyah A.R. Fachruddin University. One of the health check activities carried out was a free health check in the context of the regional musda and the inauguration of the muhamamadiyah regional management of tangerang regency. There are no guidelines or guidelines used in preparing the parts in the health examination room. The layout is still based on space availability without paying attention to the level of importance of the relationship between parts. The method used in preparing the free health examination layout is the activity relationship chart (ARC) assisted by BLOCPLAN software and followed by simulation using promodel. From the simulation, it is known that the utilization of the tension room is 79,87 and the utilization of the gcu room is 79,56.
ANALISIS NILAI MECHANICAL PROPERTIES GAS TUNGSTEN ARC WELDING (GTAW) PADA MATERIAL STAINLESS STEEL 304 DENGAN VARIASI HEAT INPUT MENGGUNAKAN METODE NDT Widodo, Agus; Rivandi, Merdieco; Prasetiyo, Joko
Jurnal Inkofar Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v7i2.302

Abstract

 ABSTRACTPT. XYZ is a company engaged in industrial gas, gas installation, tank / iso tank service, and various kinds of equipment related to industrial gas. Based on the source of the report data from thesection, workshop there is a fabrication process for industrial gas installations which often occurs in defects in the welding process which often results in failure in welding tests. The cause of welding defects can be due to incorrect welding procedures, inadequate preparation and can also be caused by equipment and consumables that do not meet standards. So, based on this, a research with the title. "Analysis of Mechanical Properties of Gas Tungsten Arc Welding (GTAW) onMaterial Stainlees Steel 304 with Variation of Heat Input using themethod NDT at PT. XYZ. The test method that is often carried out at PT CYZ is themethod non-destructive test (NDT) using dye penetrant. Therefore, the method used in this research is the dye penetrant test. This welding test will not damage the results of the weld so that the welding defects that occur can be seen clearly and can be repaired. The purpose of NDT activities include detecting defects or discontinuity (above the surface, below the surface, and within a material), to measure the geometry of objects, and determine the chemical composition of the material. The result of this research is that the heat input of each specimen is influenced by the factors of current, voltage and welding speed. This is related to the welding speed on each specimen, where the welding speed is influenced by the welding time. Specimens given the highest current input have less welding time, this is because the process of melting filler metal and base matal is faster when compared to giving a low current input. It can be seen in specimens A and C in this study that welding defects have occurred, this occurs because the welding current welding process must be adjusted to what stages will be carried out, because each welding stage has a different seam thickness.  Keyword: Stainless steel 304, GTAW, Heat Input, NDT Dye Pentrant Test
PEMANFAATAN MIKROBA ENDOFIT ASAL TANAMAN OBAT SEBAGAI SUMBER BAHAN OBAT Mayuri, Nindya Sekar
Jurnal Inkofar Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v8i1.354

Abstract

Tingginya permintaan obat yang berasal dari tanaman obat dengan keterbatasan tanaman dalam waktu tumbuh dan ketersedian tanaman tersebut di alam, menjadikan produksi senyawa metabolit dari tanaman obat sangat terbatas sehingga diperlukan pencarian senyawa baru dengan efektivitas yang lebih baik. Mikroba Endofit merupakan mikroba yang hidup membentuk koloni di dalam jaringan tanaman tanpa merugikan tanaman inang. Setiap tanaman dapat mengandung beberapa mikroba endofit yang berpotensi menghasilkan metabolit sebagai akibat koevolusi atau terjadi transfer genetik dari tanaman inang kepada mikroba endofit. Pemanfaatan mikroba endofit asal tanaman obat untuk memproduksi metabolit yang dihasilkan oleh tanaman obat merupakan salah satu solusi alternatif untuk memproduksi obat tanpa terkendala waktu tumbuh dan ketersedian tanaman obat serta resistensi mikroba.
ANALISIS HUBUNGAN USIA DAN MASA KERJA TERHADAP BEBAN KERJA MENTAL PADA PEKERJA PT MITRA REKATAMA MANDIRI Simangunsong, Jayanti Yosepha; Ismianti, Ismianti
Jurnal Inkofar Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v8i1.320

Abstract

PT Mitra Rekatama Mandiri merupakan salah satu perusahaan pengecoran logam yang memproduksi berbagai produk seperti komponen kapal, komponen kereta dan komponen pertambangan. Tugas yang dikerjakan oleh pekerja pada pabrik produksi membutuhkan tingkat ketelitian dan performansi yang tinggi agar produk yang dihasilkan tidak cacat dan sesuai dengan keinginan customer. Pekerja pada pabrik produksi PT Mitra Rekatama Mandiri bekerja dengan target produksi dan digaji berdasarkan produk yang dibuat. Standar kecacatan produk pada PT Mitra Rekatama Mandiri maksimal 5% dari hasil keseluruhan berdasarkan penilaian pengawas secara subjektif, jika produk yang dihasilkan memiliki persentase cacat lebih dari itu, maka produk tidak dapat diperhitungkan sebagai barang jadi, dan jika produk yang dihasilkan banyak cacat maka akan mempengaruhi jumlah target yang dicapai per individunya. Berdasarkan data masa lalu yang berasal dari arsip perusahaan untuk jumlah produk cacat, perhari bisa terdapat jumlah produk cacat pada rentang 1-20 produk dengan jenis kecacatan yang berbeda-beda. Beberapa penyebab dari produk cacat ini berasal dari manusia, seperti kelelahan, kurang fokus, kehilangan motivasi kerja, dll. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan usia dan masa kerja terhadap beban kerja mental dari pekerja pabrik produksi PT Mitra Rekatama Mandiri. Metode yang digunakan untuk mengukur beban kerja mental adalah NASA-TLX. Penelitian dilakukan dengan membagikan kuesioner tentang NASA-TLX. Terdapat 15 responden operator produksi dengan rentang usia 51-60 tahun dan masa kerja 28-36 tahun. Dari hasil uji statistik menunjukkan bahwa usia berpengaruh terhadap beban kerja mental dengan hubungan linear artinya semakin bertambah usia maka semakin besar pula nilai beban kerja mental responden. Berdasarkan hasil uji statistik terhadap masa kerja, didapatkan hasil masa kerja tidak berpengaruh terhadap beban kerja mental responden. Kata kunci: beban kerja mental, NASA-TLX, usia pekerja, masa kerja.
PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENILAIAN KINERJA PEGAWAI DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) PADA PT. SMART SOLUTION Cahyadi, Cepi; Simarangkir, Manase Sahat H; Jaelani, Rusani
Jurnal Inkofar Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v7i2.306

Abstract

The quality of human resources is one of the factors to increase the productivity of a company's performance, so companies need to assess employee performance to find out how they are carrying out their duties. Problems that occur at PT. Smart Solution Bekasi is an employee performance assessment process that is carried out subjectively so that it is still difficult to determine the best employee performance. The AHP (Analytical Hierarchy Process) method is used as a support for decision making which can simplify an existing problem so that it can speed up the decision making process. Based on the results of the calculation process that has been carried out using the Analytical Hierarchy Process method, it is obtained that the priority order of the main criteria in selecting employee performance appraisals is the attendance criterion with a value of 0.6169, in second place is the speed criterion with a value of 0.0564 and in third place is the tardiness criterion with a value of 0.0554 as well as for fourth place is the work results criterion with a value of 0.2703.Keywords : Decision Support System, Analytical Hierarchy Process
VALIDASI METODE ANALISIS SENYAWA METABOLIT SEKUNDER PADA MORINGA OLEIFERA LAM., DAN EUCALYPTUS GLOBULUS LABILL. Suarantika, Farendina; Akbar, Nabila Hadiah; Patricia, Vinda Maharani
Jurnal Inkofar Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v8i1.330

Abstract

Beberapa tanaman Indonesia seperti Moringa oleifera Lam. dan Eucalyptus globulus Labill. mengandung senyawa aktif yang dapat memberikan aktifitas farmakologis seperti antibakteri, antioksidan, antidiabetes, anti-kanker dan juga anti-inflamasi. Penelitian ini merupakan studi pustaka yang meninjau validasi metode dalam analisis senyawa aktif yang terdapat pada tanaman Moringa oleifera Lam. dan Eucalyptus globulus Labill. Adapun parameter yang terdapat pada dalam suatu validasi metode yaitu akurasi, linearitas, presisi, batas nilai deteksi, dan batas nilai akurasi. Sumber informasi yang digunakan pada kajian pustaka ini diperoleh dengan menggunakan search engine seperti Science direct, Google Scholar, dan PubMed. Kriteria inklusi mencakup artikel penelitian, tema artikel mengenai analisis metabolit sekunder Moringa oleifera Lam. dan Eucalyptus globulus Labill. Untuk kriteria eksklusi adalah artikel metode analisis metabolit sekunder selain Moringa oleifera Lam. dan Eucalyptus globulus Labill., tidak memuat data validasi, serta tidak memuat prosedur lengkap analisis. Berhasil dikumpulkan dan dianalisis sebanyak 45 artikel dan hasilnya validasi metode secara umum menggunakan instrumen RP-HPLC/HPTLC, Spektrofotometri UV-Vis, GC-FID, GC, dan UHPLCDAD. Kata Kunci: Validasi metode, Moringa oleifera Lam., Eucalyptus globulus Labill., Metabolit sekunder
GAMBARAN PENGETAHUAN PASIEN SWAMEDIKASI TERHADAP BEYOND USE DATE (BUD) OBAT DI APOTEK X CIKARANG Pratiwi, Desi Eka; Haifa, Ayu Izzatin; Amalia, Tisa; Marliana, Elsa
Jurnal Inkofar Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v8i1.335

Abstract

The expiry time of a drug or expiry date is the time limit for using a drug after it is produced by a pharmaceutical factory, before the packaging is opened. Drug ED is a condition at a time where a drug is no longer suitable for use starting from the potency, quality, efficacy and safety of the drug. The expiration date of a drug is determined when the drug is first opened, which is called the Beyond Use Date (BUD). BUD is the time limit for using a medicinal product after it has been formulated or prepared or after the primary packaging has been opened or damaged. The aim of this study was to determine the level of knowledge of BUD drug self-medication patients. The method used is a survey method by giving a questionnaire with 20 questions to respondents. Based on the research results, it was found that the level of knowledge of self-medication patients was in the good category for semi-solid preparations with a percentage of (78.98%), solid preparations (63.78%), liquid preparations (67.02%) while for knowledge of BUD medicines with a percentage (75.26%). Based on the results of the study it can be concluded that the patient's level of knowledge is still in the sufficient category with a percentage (75.26%). Keywords : level of knowledge, BUD, ED
ANALISIS KELAYAKAN BISNIS DENGAN PENDEKATAN EKONOMI TEKNIK USAHA ANGKRINGAN (STUDI KASUS ANGKRINGAN 86 FORUM KOMUNIKASI PEMUDA PANGKAT , TANGERANG, BANTEN) Ismawan, Muhamad Arie; Pratama, Irfan Aji; Saputra, Rahmat
Jurnal Inkofar Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v8i2.411

Abstract

Usaha kuliner merujuk pada bisnis yang bergerak dalam bidang penyediaan makanan dan minuman.Analisis usaha angkringan dengan pendekatan ekonomi teknik sangat diperlukan untuk memastikan kelayakan dan profitabilitas jangka panjang bisnis ini di tengah persaingan dan perubahan pasar yang dinamis.Metode Penelitian kuantitatif deskriptif Menurut analisis yang dilakukan, bisnis Angkringan 86 memiliki modal awal sebesar Rp 6.446.000, nilai sisa sebesar Rp 4.050.000 pada akhir tahun kelima, dan suku bunga yang digunakan sebesar 3%, nilai kelayakan metode NPW adalah Rp 5.620.625, Rp1.124.125, dan Rp 12.066.625, masing-masing. Periode pembayaran kembali 0 tahun 0 bulan 17 hari, ROR 103%, rasio B/C 20,87, dan BEP 50/unit/produk. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa proyek "Angkringan 86" adalah bisnis yang layak untuk dilakukan. Kata kunci : Analisis, Ekonomi Teknik, Bisnis
USULAN KESEIMBANGAN LINTASAN PRODUKSI DI LINE MAIN ASSY GAGA DENGAN METODE KILLBRIDGE-WESTER HEURISTIC UNTUK MENINGKATKAN EFESENSI DAN PRODUKTIVITAS KERJA Rivandi, Merdieco; Subakti, Arif
Jurnal Inkofar Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v8i2.315

Abstract

Keseimbangan lini adalah suatu penugasan sejumlah pekerjaan kedalam stasiun-stasiun kerja yang saling berkaitan dalam suatu lintasan atau lini produksi dengan tujuan meminimumkan waktu menganggur pada lintasan yang telah ditentukan oleh operasi yang paling lambat. Pada line assembly model Gaga terdapat 17 stasiun kerja dimana 1 stasiun kerja dikerjakan oleh 1 operator.Rata-rata indeks operation runing operator dari stasiun kerja 1-17 adalah 85 % yang artinya masih ada banyak waktu idle sekitar 15%. Hal ini akan menyebabkan tidak meratanya pembebanan kerja pada tiap-tiap stasiun kerja. Dengan adanya ketidakseimbangan tersebut, perlu dilakukan perhitungan ulang untuk menentukan jumlah tenaga kerja yang optimal agar tidak terjadi waktu menganggur yang berlebihan dan pekerjaan dapat dilakukan dengan efektif dan efisien..Salah satu cara untuk mengatasi ketidakseimbangan lini adalah dengan melakukan keseimbangan pada lini perakitan menggunakan metode Killbride Waster Heuristic keseimbangan lini. Hasil penelitian ini menghasilkan pemilihan lini keseimbangan usulan 1 dengan nilai balance delay 0.02%, line effeciency 99.8% dan smoothness index 0.42 dengan jumlah stasiun kerja 8 stasiun kerja.