cover
Contact Name
Anwaril Hamidy
Contact Email
anwarilhamidyiainsmd@gmail.com
Phone
+6281347076592
Journal Mail Official
jtarbiyahwatalim@gmail.com
Editorial Address
Jl HAM Rifaddin, Samarinda
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 23551003     EISSN : 27148483     DOI : https://doi.org/10.21093/twt.vxxiyy
Core Subject : Social,
Tarbiyah Wa Talim provides scientific article of education that developed in attendance through the article publications, book reviews, original research report, reviews, and scientific commentaries in Islamic education. Tarbiyah wa Talim encompasses research articles, original research report, reviews, and scientific commentaries in education, including Islamic Education, Islamic Education Management, Language Education, Early Childhood Education, Elementary Education, Teacher Education, Mathematic Education, Biology Education and Science Education.
Articles 187 Documents
Persepsi Siswa mengenai Guru Close Minded dalam Pembelajaran Ilham Andika Putra; Fitri Nur Mahmudah
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 10 No 1 (2023): TARBIYAH WA TA'LIM March 2023
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v10i1.5245

Abstract

Guru merupakan pelaku utama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, akan tetapi dalam pelaksanaan tugasnya dalam pembelajaran tentu memiliki kendala dan masalah. Salah satu masalah pembelajaran yang timbul dari faktor guru adalah sikap yang berpemikiran tertutup atau close minded. Hal ini membuat proses pembelajaran menjadi tidak maksimal. Penelitian akan digali fenomena tersebut dari sudut pandang siswa sebagai orang yang merasakan langsung dan berinteraksi langsung dengan guru yang memiliki sikap close minded. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif fenomenologi dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara. Partisipan dipilih dengan teknik purposive sampling, sehingga proses pemilihan responden harus memenuhi kriteria yang sudah ditentukan sebelumnya. Hasil penelitian ditemukan bahwa pertama guru close minded memiliki interaksi yang searah,pasif karena hanya fokus untuk menyelesaikan tugas, kurang menguasai kelas, dan hanya peduli pada siswa pintar. Kedua, belajar dengan guru close minded memiliki suasana belajar yang membosankan, kaku, monoton, dan tegang akibat proses pembelajaran yang tidak interaktif. Ketiga adalah feedback atau timbal balik dalam pembelajaran yang cenderung satu arah dan jika dua arah hanya antara guru dan siswa yang pintar saja. Hal ini mengakibatkan siswa lain merasa tersisihkan, memilih diam, malas dan takut salah sehingga takut akan berimbas kepada nilai yang jelek. Guru ideal yang didambakan oleh siswa adalah guru yang mampu membangun interaksi yang baik dengan siswa, cerdas secara psikologis dan emosional.
Pengembangan E-Modul Berbasis Flip Pdf Professional untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa pada Pembelajaran IPA Maulidah Hasanah; Supeno Supeno; Diah Wahyuni
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 10 No 1 (2023): TARBIYAH WA TA'LIM March 2023
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v10i1.5424

Abstract

Berpikir kreatif merupakan keterampilan berpikir esensial yang ditunjukkan dengan kemampuan memberikan solusi dan memecah suatu masalah dengan cara mengkreasi suatu hal yang cenderung baru. Pengembangan keterampilan berpikir kreatif dalam pembelajaran IPA hingga saat ini menjadi tantangan bagi guru. Kurangnya keterampilan berpikir kreatif siswa disebabkan kurangnya bahan ajar yang menunjang peningkatan keterampilan tersebut. Salah satu bahan ajar yang dapat menjadi alternatif adalah e-modul. Penelitian ini ditujukan untuk mengembangkan e-modul pembelajaran IPA pada materi suhu dan perubahannya yang valid, praktis, dan efektif. E-modul dikembangkan menurut tahapan model pengembangan ADDIE. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi, tes, dan angket. Instrumen pengumpul data yang digunakan meliputi lembar validasi, soal tes, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan angket respon siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa e-modul termasuk dalam kriteria valid sehingga layak diimplementasikan dalam pembelajaran IPA. Hasil implementasi pembelajaran menunjukkan bahwa e-modul termasuk dalam kriteria praktis dengan capaian kepraktisan sebesar 92.47%. E-modul termasuk dalam kriteria efektif dengan capaian N-gain sebesar 0.67 serta angket respon siswa dengan capaian nilai sebesar 70,02% keterangan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa produk e-modul yang telah dikembangkan dinyatakan layak diaplikasikan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IPA.* Berdasarkan hasil penelitian e-modul yang dikembangkan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IPA di SMP khususnya pada materi suhu dan perubahannya. Sehingga e-modul yang dihasilkan pada penelitian ini dapat memperkaya sumber belajar, menjadi sumber referensi inovatif bagi guru dalam proses pembelajaran dan menunjang pembelajaran mandiri di sekolah.
Program MBKM Santri sebagai Pondasi Penguatan Nilai Religius di Era Society 5.0 Erikafatul Insani; Fathor Rozi; Hasyim Asy’ari
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 10 No 1 (2023): TARBIYAH WA TA'LIM March 2023
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v10i1.5617

Abstract

Pesatnya revolusi industri teknologi dan moralisasi di Era Society 5.0 mengalami problematika yang kompleks. Sebagaimana perubahan segala bentuk budaya dan cara pandang individu berdampak pada dekadensi moral mahasiswa. Hal tersebut mendorong Universitas Nurul Jadid untuk ikut andil dalam Program MBKM Santri guna mempertahankan dan menjaga mahasiswanya untuk tetap dalam moralitas keagamaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa saja program MBKM untuk mahasiswa berstatus santri sebagai pondasi penguatan nilai keagamaannya pada era 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus di Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo. Pengambilan data dilakukan melalui observasi dan wawancara berdasarkan kajian mendalam. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik triangulasi data. Penelitian ini menunjukkan bahwa program MBKM sebagai upaya penguatan nilai keagamaan mahasiswa MBKM Santri pada era 5.0 melalui tiga program pokok yakni; 1) program pertukaran santri, 2) program santri mengabdi, serta 3) program santri mengajar. Program MBKM santri ini menciptakan mahasiswa-santri melatih dan menyalurkan soft skill dan hard skill sesuai minat dan bakatnya. Setiap mahasiswa-santri UNUJA dibekali dengan nilai Trilogi dan Pancakesadaran santri yang memudahkan mereka untuk terjun kepada kondisi sosial masyarakat yang berbeda. Memasuki era 5.0, maka program MBKM ini menjadi solutif bagi dunia pendidikan menanamkan soft skill dan hard skill siswa yang mampu menghadapi tantangan globalisasi.
Memperkuat Konsep Pendidikan Sekolah Bertaraf Internasional: Analisis terhadap Kajian Literatur dan Best Practices Agus Setiawan; Rosita Rosita
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 10 No 2 (2023): TARBIYAH WA TA'LIM July 2023
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v10i2.5717

Abstract

This study aims to strengthen the PSBI concept through an analysis of literature and best practices. This study collects and analyzes journal articles related to the concept of international school education. The design used is a literature review. Journal articles were collected using the Harzing's Publish or Perish application (windows GUI edition). The journal articles used are published in 2018-2022. Based on the journal articles collected, the results show that: (1) International Standard Schools are also based on the Rencana Strategis Departemen Pendidikan Nasional in 2005-2009; (2) Leadership management plays a very important role in determining the success of SBI implementation in order to meet domestic/abroad quality reference and quality assurance criteria; (3) Not all agree that fees at RSBI/SBI are expensive because expensive fees are considered relative and commensurate with the facilities provided; (4) The existence of madrasas that are able to compete at the regional, national and international levels; (5) The principal's leadership influences the quality and quality of the school; (6) A number of SBI teachers from foreign countries explained that there are "culture problems" when meeting different cultures; (7) There is an important (significant) influence between the facilities and infrastructure at SBI on the quality of education; (8) There is a government policy that provides room for the use of existing funds and the central government does not socialize the SBI program; (9) The application of an international standard curriculum in public schools is not enough with the existing strategy.
Pengembangan Flipbook Modul Berbasis Engineering Design Process (EDP) untuk meningkatkan Literasi Sains Siswa SMP dalam Pembelajaran IPA Mustofa Mustofa; Pramudya Dwi Arista Putra; Zainur Radyid Ridlo
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 10 No 2 (2023): TARBIYAH WA TA'LIM July 2023
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v10i2.5841

Abstract

Scientific literacy is one of the right keys to fight the challenges of the 21st century, this is because scientific literacy can be useful for overcoming problems in the surrounding environment by producing useful products. The purpose of this study is to examine the validity, practicality and effectiveness of module flipbooks based on the engineering design process (EDP). The type and design of the research includes the type of research (research and development) R & D that has been developed using the Plomp research design through the following steps, namely preliminary research, prototyping stage, and assessment phase. Data collection uses several techniques, namely questionnaires, scientific literacy tests and interviews. The instruments in this are validation sheets, student response questionnaire sheets, and observation sheets. Whether or not the module is appropriate is measured using a validation sheet, while the student response anchor sheet is used to measure students' interest in the product that has been developed. The results of the validity analysis of 90% obtained from the three validators means it is very valid, practicality is 94% which means it is very practical with practical indicators in the form of students' fluency in using the flipbook module, and an effectiveness of 0.68 gain from n-gain analysis which means it is quite effective as well as the results of the student response questionnaire sheet in the good category by 72%. The results of the analysis obtained show that using the EDP-based module flipbook where the EDP steps contained in the module flipbook are valid, practical, and effective in learning science can improve scientific literacy of junior high school students.
Teacher Pedagogic Competence in Improving Arabic Language Learning Outcomes Based on Curriculum Integration Suci Ramadhanti Febriani; Rahmawati Rahmawati; Muhammad Afif Amrulloh; Kddour Guettaoui Bedra
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 10 No 2 (2023): TARBIYAH WA TA'LIM July 2023
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v10i2.5964

Abstract

The teacher's pedagogical competence influences the use of strategies and the ability to manage the learning system in the classroom. This encourages teachers' efforts to have pedagogical competence in carrying out learning activities optimally. Integrating the Ministry of Religion and the Diniyyah Arabic Center (DAC) curriculum is the basis for strengthening teachers’ pedagogical competence. On that basis, this study aims to identify the pedagogic competence of teachers based on integrating the Ministry of Religion curriculum and the Diniyyah Arabic Center curriculum (DAC) at Diniyyah Puteri Padang Panjang. This research is based on a descriptive qualitative approach by identifying the implementation of teaching competencies based on integrating the Arabic language curriculum at Diniyyah Puteri Padang Panjang. The results showed that the implementation of the teacher's pedagogic competence in improving Arabic learning outcomes was obtained through: (1) identifying priority learning objectives, (2) implementing a learning system according to the order and needs of the learner, and (3) evaluating the learning system periodically. The findings indicate that the pedagogic competence of teachers can encourage an increase in Arabic language skills based on curriculum integration at Diniyyah Puteri Padang Panjang.
Analisis Butir Soal Tipe Multiple Choice Questions pada Penilaian Harian Sekolah Dasar Wandri Ramadhan; Fildza Malahati; Kharisma Romadhon; Syahrul Ramadhan
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 10 No 2 (2023): TARBIYAH WA TA'LIM July 2023
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v10i2.6155

Abstract

Daily assessment is an important educational instrument because it can assist teachers in measuring student learning progress. One of the most commonly used types of evaluation is Multiple Choice Questions (MCQs). This study aims to reveal the quality of daily assessment items in the form of MCQs based on effectiveness, reliability coefficient, and item deception. This quantitative descriptive research uses statistical data analysis, which is then processed into a description. The assessment instrument grid used theme 4 elementary school material. The instrument was tested on 20 class V MIN 3 Padang students. The results of this study found that the items in the test instrument were good enough to use because they had an average score of 11,367, a moderate difficulty level with a score of 0.568, and element values were quite reliable. They had good discriminating power with a score of 0.070. Even so, there are still a number of items that are not of high quality in terms of difficulty level, discriminating power, and question distraction, so they need to be revised or replaced with other items.
Nilai-Nilai Kepemimpinan Islam dalam Buku Islamic Golden Stories Karya Ahmad Rofi’ Usmani Atika Muliyandari; Nurul Arafah
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 10 No 2 (2023): TARBIYAH WA TA'LIM July 2023
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v10i2.6185

Abstract

In this era of increasingly advanced development, many people forget and abandon the true meaning of leadership. This study aimed to discover Islamic leadership's values in the book Islamic Golden Stories by Ahmad Rofi' Usmani. The type of research used is library research, then uses a qualitative approach with an inductive thinking method. After the analysis phases were carried out, it was found that there was compatibility between the values ​​of Islamic leadership and the book Islamic Golden Stories by Ahmad Rofi' Usmani. These Islamic leadership values ​​include Siddiq, namely daring to admit mistakes and being responsible, amanah, namely being trustworthy; exemplary; be fair; high lead loyalty; and loving the people, tabligh consists of listening to advice and carrying out tasks, and fatonah consists of broad-mindedness; wise; able to control emotions; and have innovation. Then, the values ​​of Islamic leadership have contributed to the leadership of school principals because the values ​​of Islamic leadership in the book Islamic Golden Stories by Ahmad Rofi' Usmani are in conformity with the Regulation of the Minister of Education Number 13 of 2007 concerning school principal leadership which includes personality competence, competence managerial, entrepreneurial competence, supervision competence, and social competence.
Pengaruh Model POGIL terhadap Hasil Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Sudartik Sudartik; Sutarto Sutarto; Aris Singgih Budiarso
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 10 No 2 (2023): TARBIYAH WA TA'LIM July 2023
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v10i2.6412

Abstract

The ability to think critically is one of the high-level abilities in the 21st century which is very essential to be trained in students through learning activities, one of which is learning science.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BAHASA ASING (ARAB & INGGRIS) BERBASIS HOTS DI MADRASAH KALIMANTAN TIMUR Toba, Rostanti; Syarifaturrahmatullah, Syarifaturrahmatullah; Hidayat, Ahmad Fadhel Syakir; Wardhana, Kautsar Eka
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 10 No 2 (2023): TARBIYAH WA TA'LIM July 2023
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v9i3.3993

Abstract

Banyak kalangan mensejajarkan berpikir HOTS atau berpikir tingkat tinggi dengan sesuatu yang rumit, sulit, dan menyusahkan. Hal ini misalnya kita dapatkan saat guru di kelas akan mengaplikasikan soal berbasis HOTS dalam proses pembelajaran maupun penilaian atau assesmen, maka peserta didik akan langsung berpikir bahwa soal yang akan dikerjakan dalam penilaian atau assesmen merupakan soal yang sulit untuk dijawab dan diselesaikan. Inilah yang menjadi tanggungjawab bukan hanya guru, akan tetapi seluruh komponen dan stakeholder dalam dunia pendidikan, untuk merubah paradigma peserta didik maupun guru terhadap pendekatan pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skill. Pembelajaran yang berbasis HOTS menitikberatkan siswa untuk tidak hanya bersandar pada proses menghafal materi pelajaran tetapi lebih kepada pendekatan dan pemahaman kontekstual dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari siswa itu sendiri. Peran guru di dalam kelas juga menjadi sangat penting untuk menstimulan dan memberi motivasi kepada siswa untuk berpikir tingkat tinggi (HOTS). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu jenis penelitian yang berusaha mendeskripsikan secara kualitatif dan membahas dengan dalam dan bersifat holistik terkait dengan implementasi pembelajaran bahasa asing berbasis HOTS di Madrasah Kalimantan Timur dan apa saja kendala dalam proses implementasi pembelajaran bahasa berbasis HOTS di Madrasah Kalimantan Timur. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan wawancara. Data yang didapatkan kemudian dianalisis dengan tahapan; (1) kondensasi data, (2) display data, (3) conclusing drawing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan pembelajaran Bahasa inggris pada kategori baik, dengan nilai 83,67, dan pada pembelajaran Bahasa Arab di kategorikan baik dengan nilai 83,63, (2) Evaluasi pembelajaran berbasis HOTS pada mata pelajaran bahasa Inggris pada kategori baik dengan nilai 82,98 dan Bahasa Arab dikategorikan baik dengan nilai 83,10. Adapun faktor pendukung dalam implementasi pembelajaran bahasa asing berbasis HOTS adalah; (1) sarana dan prasarana yang cukup, (2) persepsi positif guru terhadap implementasi pembelajaran bahasa asing berbasis HOTS, (3) dukungan dan komitmen Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur, (4) karakteristik siswa yang cenderung aktif, dan (5) kualifikasi pendidikan guru yang memadai. Adapun faktor yang menjadi penghambat adalah: (1) kurangnya pemahaman guru tentang cara merumuskan indikator, (2) sekolah masih pada tahapan perubahan kurikulum dari kurikulum K13 menuju Kurikulum MBKM, (3) pemahaman guru tentang konsep dan penerapan, (4) minimnya pelatihan dan pendampingan tentang HOTS, dan (5) pendampingan yang sifatnya aplikatif dan praktik masih kurang.

Page 10 of 19 | Total Record : 187