cover
Contact Name
Marta Butar Butar
Contact Email
martabutarbutar@unja.ac.id
Phone
+62741-580051
Journal Mail Official
jssm@unja.ac.id
Editorial Address
Jl.Tri Brata, KM 11 Kampus Pondok Meja Mestong Muaro Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM)
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 27157229     DOI : 10.22437/jssm
Core Subject : Health,
Jurnal ini diterbitkan setiap 6 (enam) bulan sekali oleh Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Jambi. Jurnal ini ditujukan sebagai media komunikasi bagi semua kalangan yang mempunyai perhatian terhadap kegiatan pengabdian masyarakat dalam bidang kesehatan.
Articles 127 Documents
EDUKASI PENCEGAHAN KARIES GIGI PADA ANAK USIA DINI novita, willia; Sari, Puspita; Lanita, Usi; Ningsih, Vina Rahayu; Azhary, Muhammad Rifqi; Wijayanti, Zilzikridini
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssm.v6i2.37770

Abstract

Karies gigi merupakan penyakit jaringan keras gigi yang di tandai dengan kerusakan pada permukaan gigi meluas sampai kedalam saluran akar gigi. Kesehatan gigi merupakan bagian terpenting dari kesehatan mulut secara umum, terutama selama masa pertumbuhan dan perkembangan anak. Anak yang memiliki karies gigi mengalami kehilangan kemampuan mengunyah dan masalah dengan pencernaan, yang mengakibatkan terganggunya pertumbuhan dan perkembangan anak. Laporan Riskesdas Provinsi Jambi tahun 2018 menyatakan bahwa penduduk provinsi jambi yang mengalami gigi berlubang/sakit/rusak sebanyak 37,71% dan untuk kelompok umur 5-9 tahun yang mengalami mengalami gigi berlubang/sakit/rusak sebanyak 43,01%. Hasil survey awal di sekolah PAUD didapatkan angka karies gigi pada anak sebanyak 85% anak mengalami karies gigi dan hanya 15% yang tidak karies gigi. Metode kegiatan pencegahan karies gigi dilaksanakan dengan metode penyuluhan, praktek sikat gigi bersama dan pemeriksaan gigi. Hasil dari kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan anak usia dini setelah diberikan edukasi dan demonstrasi cara sikat gigi yang baik dan benar.
PELATIHAN PEMBUATAN MAKANAN SEHAT BERBAHAN KELOR PADA IBU BALITA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI RT 10 KELURAHAN PINANG MERAH KOTA JAMBI Lanita, Usi; Asparian, Asparian; Siregar, Sri Astuti; Kasyani, Kasyani; Ningsih, Vinna Rahayu
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssm.v6i2.45878

Abstract

Abstrak Masalah gizi balita masih menjadi fokus pemerintah untuk diatasi adalah stunting. Pada anak-anak, stunting dapat berdampak pada perkembangan fisik, mental dan emosi, serta perkembangan otak. Anak yang menderita stunting, setelah dewasa akan lebih mudah terserang penyakit, baik penyakit menular maupun tidak menular.Prevalensi stunting Provinsi Jambi 13,5% pada 2023 belum mencapai target penurunan. Berdasarkan SSGI tahun 2021, angka prevalensi stunting di Kota Jambi sebesar 14,0%. Salah satu wilayah di Kota Jambi yaitu Kelurahan Pinang Merah khususnya di RT 10 banyak ditemukan tanaman kelor yang ditanam di perkarangan rumah warga (Masyarakat) yang belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat sebagai bahan makanan sehat. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman kelor menjadi makanan sehat sebagai upaya pencegahan stunting pada balita. Pelatihan dilakukan Pada Ibu Balita di RT 10 Kelurahan Pinang Merah Kota Jambi Tahun 2024. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan ibu balita setelah diberikan penyuluhan/sosialisasi tentang makanan sehat berbahan kelor bagi balita, dan menambah keterampilan ibu-ibu dalam membuat makanan tambahan balita berbahan kelor yaitu nugget kelor dan pudding kelor sebagai makanan sehat untuk dikonsumsi sehar-hari dalam rumah tangga. Adanya kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu upaya pencegahan stunting pada balita di Kota Jambi. Kata Kunci: Pengetahuan; Kelor; Balita; Stunting
PENCEGAHAN RISIKO STUNTING MELALUI KELAS CATIN DI KECAMATAN JELUTUNG Siregar, Sri Astuti; Asparian, Asparian; Lanita, Usi; Syukri, Muhammad; Ibnu, Ismi Nurwaqiah; Rahmat, Andree Aulia
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssm.v6i2.45886

Abstract

Salah satu pilar dalam strategi nasional percepatan penurunan stunting yaitu peningkatan komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat dimana salah satu kelompok sasarannya adalah calon pengantin (Catin). Calon pengantin merupakan kelompok sasaran yang perlu mendapatkan intervensi dalam pelayanan kesehatan reproduksi. Salah satu upaya untuk mendukung pemenuhan hak reproduksi bagi calon pengantin adalah program Kelas Catin. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dengan memberikan edukasi melalui Kelas Catin serta mengidentifikasi Catin yang menderita Anemia. Metode pengabdian dilakukan dengan melakukan pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi serta pengukuran kadar Hb dalam darah kepada 22 Catin. Hasil kegiatan didapatkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dimana sebelum dilakukan edukasi sebesar 18,2 % dan meningkat sebesar 100% setelah diberikan edukasi. Sebanyak 6 orang Catin diketahui Anemia. Oleh sebab itu, Catin diharapkan berpartisipasi aktif untuk mengikuti edukasi kesehatan dan melakukan pemeriksaan pra nikah di fasilitas kesehatan setempat agar menghindari Catin beresiko melahirkan bayi stunting.
PENINGKATAN SELF-EFFICACY IBU HAMIL UNTUK MEMBERIKAN ASI PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAMBUNG KOTA BINJAI Fadilah Aini, Fadilah Aini; Yustina, Ida; Sudaryati, Etti
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssm.v6i2.37314

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan pemberian ASI yang diberikan kepada bayi mulai dari bayi baru lahir sampai bayi berusia 6 (enam) bulan. Bayi yang sedari lahir diberikan ASI eksklusif akan memiliki perkembangan kognitif yang sangat baik, untuk itu banyak program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan pemberian ASI Eksklusif di masyarakat. Kota Binjai merupakan salah satu kota di Sumatera Utara yang capaian ASI eksklusifnya masih rendah yakni 40 persen. Rambung merupakan salah satu kecamatan di Kota Binjai yang paling rendah capaian ASI eksklusifnya sebesar 12 persen. Salah satu faktor ketidakberhasilan dalam pemberian ASI yakni kurangnya kepercayaan diri ibu dalam memberikan ASI. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan self efficacy ibu hamil agar memberikan ASI eksklusif kepada bayi. Kegiatan dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Rambung Kecamatan Binjai Selatan pada bulan Mei 2024 melalui workshop dan praktik menyusui. Hasil menunjukkan ada peningkatan self efficacy ibu setelah diberikan edukasi dan praktik menyusui melalui instrument yang diberikan setelah kegiatan selesai. Self efficacy dapat ditingkatkan sejak awal kehamilan melalui kelompok komunitas menyusui. Puskesmas Rambung disarankan untuk memodifikasi bentuk edukasi yang lebih menarik agar mudah dipahami oleh ibu hamil, selain itu perlunya dibentuk komunitas menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Rambung sebagai sarana berbagi informasi untuk ibu hamil.
PROMOSI KESEHATAN DENGAN FILM PENDEK TENTANG PENCEGAHAN STUNTING PADA KADER DI DESA TANJUNG PAUH KM. 32 KAB. MUARO JAMBI TAHUN 2024 pahrur razi; Nopindra, alpari; Surayah
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssm.v6i2.40502

Abstract

Stunting cases in Indonesia, especially in Jambi Province, require efforts to increase knowledge and skills in stunting prevention. Various efforts to promote stunting prevention have been initiated by the government to improve stunting prevention. Intensive health education efforts should be carried out with various innovations in the use of IT to improve knowledge and skills in stunting prevention, such as through short films. The purpose of this PKM is to improve knowledge and skills in stunting prevention and to test the effectiveness of community service interventions through health promotion with short films on stunting prevention. Data collection from primary data obtained from questionnaires and observation formats. This PKM will be carried out in April-October 2024 with 80 participants. The results obtained increased knowledge and skills in stunting prevention in cadres in Tanjung Pauh Village, Km. 32, Muaro Jambi Regency in 2025 from 25% (pre-test) to 100% (post-test). It is recommended to routinely increase stunting prevention.
Edukasi Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di RT 09 RW 02 Desa Mendalo Darat Kecamatan Jambi Luar Kota Kabupaten Muaro Jambi Mekarisce, Arnild Augina; Rodhiyah, Zuli; Samsidar, Samsidar; Lesmana S, Oka; Putra, Fernando Mersa
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssm.v6i2.38931

Abstract

Proper waste sorting and management are environmental health efforts that form an important part of the overall public health framework, as a healthy environment can prevent nearly a quarter of the global disease burden. Based on preliminary studies in Mendalo Darat Village, it was found that many people still dispose of waste in their yards and on the edges of ditches. There are also 20 illegal temporary waste storage sites (TPSS), especially in RT 09 RW 002, which is the largest and most extensive illegal TPSS location. This community service program aims to increase community understanding and awareness of waste sorting and management in RT 09 RW 002, Mendalo Darat Village, Jambi Luar Kota District. The program was conducted in the form of education on the importance of household-scale waste sorting and management, attended by 54 community members on October 12, 2024. Based on the pre-test results, the average score was 56% correct answers, which increased to 71% in the post-test. The test results revealed that the community still lacks understanding about organic and inorganic waste, as well as how to distinguish which types of waste can be recycled or composted. Additionally, the community reported difficulties in disposing of waste legally at the TPSS, as there are no legal TPSS containers in the village. In addition, waste collectors do not collect waste regularly every day, and in some cases only collect waste twice a week, whereas ideally waste should be transported to the TPSS within a maximum of 24 hours. It is hoped that the insight, knowledge, and awareness of the community will be further improved regarding the importance of waste sorting and management for all family members, regular waste collectors daily waste collection, and the establishment of a village-scale waste management center in the form of an Integrated Waste Processing Site (TPST) that is easily accessible to the community.    
Edukasi Modifikasi Perilaku Self Esteem Dalam Menurunkan Risiko Kesehatan Remaja Di SMAN 5 Kota Jambi Tahun 2025 Veriza, Ervon; Abbasiah, Abbasiah; Upix, Desif; Ananda W, Shelly
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssm.v7i1.48210

Abstract

Adolescence is an important phase in the formation of identity, character, and life habits, so mental health, especially self-esteem, needs attention. In Indonesia, around 52% of adolescents have committed risky behaviors towards health, one of which is influenced by low self-esteem. This community service was carried out at SMAN 5 Jambi City to increase knowledge and positive behavior of adolescents related to the concept of self-esteem as a preventive effort against risky behavior. The method used is an interactive educational approach through group discussions, role plays, and simulations. The Wilcoxon test results showed a sig value of 0.000 (p<0.05), which means there is a significant difference in the level of knowledge before and after the intervention. Education is proven to be an effective health promotion strategy in shaping positive behaviors and increasing adolescent awareness. This program is recommended to be widely implemented in other schools in Jambi City to support the overall strengthening of adolescent self-esteem.
Pemanen Air Hujan Dan Hidroponik Kapiler Menuju Pemukiman Sehat Berkelanjutan martias, indra; Daswito, Rinaldi; Pitriyanti, luh; Jayanti, Vina
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssm.v7i1.48273

Abstract

Climate villages are community-led efforts and methods in response to climate change. The purpose of the community service is to raise awareness of the importance of climate change adaptation and mitigation, and to collect rainwater as a water reserve solution for island communities lacking clean water supplies. Rainwater harvesting is a facility installed to provide water reserves during a clean water crisis, and plans for a hydroponic system can lead to optimal use of yard space to meet family food needs. Implementation methods include practical installation and maintenance. Results of the service include an increase in wastewater treatment plant (IPAH) facilities, an increase in the number of residents collecting and utilizing rainwater, and an increase in the number of island communities utilizing their yard space to meet family food needs. The PPDM program has facilitated the transfer of knowledge and technology, broadened insight, and maximized the potential of natural resources for vegetable cultivation in home gardens. The addition of rainwater harvesting facilities is expected to provide clean water reserves for island residents during the dry season.
Pemberdayaan Santri Sebagai ‘Peer Educator’ Kesehatan Reproduksi Dan PHBS Melalui Buku Saku Digital Di Pondok Pesantren Batanghari: Empowering Islamic Students as Peer Educators of Reproductive Health and Clean and Healthy Living Through a Digital Pocketbook At Batanghari Islamic Boarding School Sari, Puspita; Siregar, Sri Astuti; Enis, Rina Nofri
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssm.v7i1.48323

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) and reproductive health remain major issues in Islamic boarding schools (pesantren), including Darul Ikhwan Islamic Boarding School in Batanghari Regency. This community service program aims to empower students as peer educators through intensive training based on a digital pocketbook, with support from the Maro Sebo Ilir Community Health Center and the Danau Embat Village Government. Twenty-five students were selected from a pool of 50 students based on their communication skills and recommendations from their boarding school supervisors. The program, conducted in August 2025, began with a pre-test, presentation of material on reproductive health and PHBS, peer communication skills practice, and a post-test evaluation. Analysis using the Wilcoxon test showed a significant increase in students' knowledge (p=0.000), with 96% of participants experiencing an increase in their post-test scores. In addition to increased knowledge, all participants demonstrated effective communication skills, conveying health messages in a relaxed, participatory manner that was easily understood by their peers. The program results demonstrate that peer educator training can increase the capacity of students as agents of healthy behavior change in Islamic boarding schools. In conclusion, peer educator training was effective in improving students' knowledge and communication skills regarding reproductive health and PHBS. It is recommended that this program be expanded to include more students and provide cross-sector support to strengthen the sustainability of health education within Islamic boarding schools.
Upaya Peningkatan Keselamatan Pasien Di Pelayanan Kesehatan Primer Guspianto, Guspianto; Amir, Andi; Justitia, Budi; Elisma, Elisma; Rahayu Ningsih, Vinna
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssm.v7i1.48456

Abstract

Adverse events remain prevalent in primary healthcare, with an estimated 24–85% considered preventable. However, their identification is hindered by limited reporting accuracy and the absence of standardized risk classification systems. This study, conducted through a Community Service Program (PkM), sought to promote patient safety culture by disseminating assessment findings, delivering educational sessions, and facilitating case-based discussions. Evaluation results demonstrated improved knowledge among community health center (Puskesmas) staff regarding patient safety culture and strategies for its enhancement. To strengthen patient safety, Puskesmas management is advised to optimize staff workload allocation, enhance competence and capacity, foster open communication, ensure a non-punitive reporting environment, and implement accessible, user-friendly reporting systems. Sustained application of these strategies is essential for continuous improvement in healthcare quality and patient safety.

Page 12 of 13 | Total Record : 127