cover
Contact Name
Rahmi
Contact Email
jpsy165@upiyptk.ac.id
Phone
+6282301777869
Journal Mail Official
jpsy165@upiyptk.ac.id
Editorial Address
http://lppm.upiyptk.ac.id/ojsupi/index.php/PSIKOLOGI/navigationMenu/view/Editorial
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Psyche 165 Journal
ISSN : 20885326     EISSN : 25028766     DOI : https://doi.org/10.35134/jpsy165
Psyche 165 Journal is an interdisciplinary journal that publishes empirical research, theoretical articles, and selected reviews in applied areas of psychology (other than applied experimental or human factors), including: Behavioral Psychology Clinical Psychology Cognitive Psychology Counseling Psychology Cultural Psychology Economic Psychology Educational Psychology Environmental Psychology Ethics in Psychology Family Psychology and Couples Psychology Forensic Psychology Health Psychology Industrial and Personnel Psychology Professional Practice Psychology of Religion Psychotherapy School Psychology Social Psychology Sport Psychology In addition to publishing manuscripts that have a clearly applied focus, Psyche 165 journal solicits interdisciplinary research that integrates literatures from psychology with other related fields (e.g., occupational health, consumer behavior, law, religion, communication, and political science) in a meaningful and productive manner. Multidisciplinary authorship is encouraged, as is work that fosters novel ideas, identifies mediating variables, includes transboundary issues, and most importantly, encourages critical analysis.
Articles 294 Documents
Pengaruh Persepsi Dukungan Sosial dan Stres Akademik Terhadap Kesejahteraan Subjektif Alifa Fadillah, Maydita; Rahmah, Dian Dwi Nur
Psyche 165 Journal Vol. 18 (2025) No. 1
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v18i1.471

Abstract

Mahasiswa memiliki tingkat kesejahteraan subjektif yang lebih rendah dibandingkan dengan orang dewasa pada umumnya. Suasana pendidikan di sekolah menengah atas dan perguruan tinggi tentunya memiliki perbedaan dan seringkali perubahan suasana ini membawa dampak bagi emosi, sosial, dan akademik individu, terutama bagi mahasiswa yang baru pertama kali memiliki pengalaman jauh dari rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan stres akademik terhadap kesejahteraan subjektif pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 94 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan skala Likert, yaitu skala dukungan sosial, skala stres akademik, dan skala kesejahteraan subjektif. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Data dianalisis menggunakan program Statistical Package for Social Science (SPSS) versi 25.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh signifikan terhadap dukungan sosial dan stres akademik terhadap kesejahteraan subjektif pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman dengan nilai F = 71.453, R2 = 0.611, dan p = 0.000; (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan dukungan sosial terhadap kesejahteraan subjektif dengan nilai koefisien beta (β) = 0.400, t hitung = 5.012, dan p = 0.000 (p < 0.05); (3) terdapat pengaruh negatif dan signifikan stres akademik terhadap kesejahteraan subjektif dengan nilai koefisien beta (β) = -0.480, t hitung = -6.002, dan p = 0.000 (p < 0.05).
Work Engagement Ditinjau dari Budaya Organisasi pada Karyawan Perusahaan Jasa Ekspedisi Indonesia Rahmi; Kurniawan, Harri; Mutya, Mita Fani Tri; Muliati, Riska; Utami, Sabrina Etika
Psyche 165 Journal Vol. 18 (2025) No. 1
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v18i1.507

Abstract

Setiap perusahaan pasti memiliki budaya masing-masing di dalam menjalankan aktivitas dan kegiatan setiap harinya. Budaya organisasi yang baik, tentu saja mempunyai dampak baik pula bagi karyawan lainnya. Namun, seperti yang diketahui budaya organisasi di Indonesia terkadang tidak sesuai dengan harapan dari karyawan, dan berdampak negatif bagi karyawan tersebut seperti menjadi tidak bersemangat dalam bekerja, motivasi kerja menurun, keinginan untuk bekerja dengan sebaik mungkin pun mengalami penurunan, hubungan dengan rekan kerja dan atasan juga dapat terganggu. Penelitian ini dilakukan kepada karyawan di perusahaan jasa ekspedisi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan antara budaya organisasi dengan work engagement pada karyawan di perusahaan jasa ekspedisi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan di perusahaan jasa ekspedisi yang berjumlah 94 karyawan. Adapun subjek penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh yaitu pengambilan anggota sampel dimana semua anggota populasi digunakan menjadi sampel, maka didapat jumlah sampel sebanyak 94 karyawan di perusahaan jasa ekspedisi. Alat ukur yang digunakan adalah skala budaya organisasi yang peneliti susun dan skala work engagement. Metode analisis data yang digunakan untuk pengujian hipotesis dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan korelasi product moment pearson yang menunjukkan bahwa r=0,503 dengan nilai p=0,000 (<0,01), artinya terdapat hubungan yang signifikan antara budaya organisasi dengan work engagement pada karyawan di perusahaan jasa ekspedisi Berarti hipotesis penelitian diterima. Adapun sumbangan efektif dari variabel budaya organisasi terhadap work engagement sebesar 25%.
Fear of Failure pada Mahasiswa Lulusan Fresh Graduate Ditinjau dari Dukungan Keluarga Oktarinanda, Aviara Noor; Fakhri, Syaiful
Psyche 165 Journal Vol. 18 (2025) No. 1
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v18i1.463

Abstract

Mahasiswa yang telah menyelesaikan masa studi atau fresh graduate kemudian selanjutnya akan memasuki dalam dunia karirnya. Namun, keraguan dan ketidakpastian akan peluang karir menimbulkan sebuah rasa takut akan kegagalan (fear of failure). Berkaitan dengan adanya sebuah perasaan fear of failure pada mahasiswa lulusan baru, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap fear of failure yang dialami oleh fresh graduate UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek penelitian ini adalah fresh graduate yang lulus ≤ 1 tahun terakhir, dengan total sampel sejumlah 358 responden yang terdiri dari delapan Fakultas. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua skala yaitu skala dukungan keluarga dan fear of failure (PFAI) yang dikembangkan dari aspek fear of experiencing shame and embarrassment, fear of devaluing one’s self-estimate, fear of having an uncertain future, fear of important others losing interest, dan fear of upsetting important others. Sementara teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan korelasi pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif antara dukungan keluarga dengan fear of failure pada fresh graduate UIN Sunan Kalijaga (p<.001). Artinya dukungan keluarga yang semakin tinggi akan menurunkan fear of failure yang dialami para mahasiswa fresh graduate, dan sebaliknya. Sementara sumbangan efektif dukungan keluarga dalam mempengaruhi fear of failure ditunjukkan sebesar 21.9%. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa dukungan perlu diberikan dari keluarga kepada fresh graduate agar dapat mengurangi fear of failure yang dialami setelah kelulusan sebagai mahasiswa.
Pola Interaksi Sosial dan Perilaku Merokok di Kalangan Siswa Sekolah Menengah Pertama Ramadhini, Salsabila Putri; Etrawati, Fenny; Rahmawaty, Annisa; Afifah, Nadya
Psyche 165 Journal Vol. 18 (2025) No. 1
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v18i1.465

Abstract

Masa remaja merupakan periode signifikan dalam perkembangan individu yang ditandai oleh perubahan fisik, mental, dan sosial sehingga berperan penting dalam pembentukan perilaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengekplorasi pola interaksi sosial di antara remaja dan teman sebaya dan kaitannya dengan perilaku merokok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui FGD dan wawancara mendalam melibatkan 17 orang infroman. FGD dilakukan terhadap 6 siswa perokok sebagai informan kunci, sedangkan wawancara mendalam dilakukan kepada 6 orang teman dekat perokok dan 5 orang guru SMP Sriguna Plaju Palembang. Teknik analisis data menggunakan thematic analysis yang di validasi dengan cara triangulasi sumber, triangulasi metode dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan merokok remaja merasa percaya diri, tidak dikucilkan, dan menghilangkan masalah (stress). Ketergantungan terhadap nikotin menjadi salah satu alasan remaja sulit untuk berhenti merokok. Rendahnya motivasi dari individu serta keberadaan teman sebaya, lingkungan sosial dan anggota keluarga terutama orangtua yang merokok menjadi pemicu bagi remaja untuk meniru perilaku merokok. Pengaruh teman sebaya dan sikap permisif orang tua yang merokok memudahkan akses remaja terhadap rokok. Oleh karena itu, diperlukan pendidikan kesehatan yang fokus tentang dampak merokok, dan penguatan dukungan sosial serta peran keluarga. Selain itu, perlu penerapan kebijakan kawasan tanpa rokok di sekolah dan menyediakan layanan konseling berhenti merokok. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pembuat kebijakan, pendidik, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan yang lebih mendukung kesehatan remaja.
Implementasi Model ADDIE dalam Media Edukasi sebagai Pemahaman Kesehatan Mental An-Nisa, Lhulu; Farida, Ika Andrini; Eva, Nur; Apsari, Diani Akmalia; Utomo, Hanggara Budi
Psyche 165 Journal Vol. 18 (2025) No. 1
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v18i1.466

Abstract

Era digitalisasi membawa manusia pada peradaban hidup bersama teknologi. Berbagai macam platform media menjadi wadah informasi tercepat untuk bisa memperoleh ilmu atau berita kekinian. Namun, tidak semua platform dapat bermanfaat untuk manusia sehingga dibutuhkan kesadaran diri yang baik dalam pemilihan media informasi. Dampak dari kesalahan pemilihan adalah munculnya stressor baru serta ketegangan otot karena ketidaksanggupan individu dalam mengelola kognitif dan perasaan ketika menerima informasi. Berbagai permasalahan kesehatan mental saat ini khususnya di Indonesia menjadi fokus perhatikan untuk tetap menjaga stabilitas keadaan masyarakat. Kabar baiknya, telah banyak tenaga ahli di bidang psikologi yang mendirikan platform sebagai wadah informasi preventif kepada masayarakat umum. Apabila terdapat permasalahan klinis atau kronis dari hasil asesmen psikolog maka disarankan untuk melakukan konseling atau terapi psikologis. Saat ini wadah tersebut dapat berupa aplikasi curhat, konseling dengan psikolog, atau berbagai informasi dari postingan di media sosial. Mengamati fenomena tersebut, peneliti mengembangkan sebuah aplikasi permainan digital yang berguna sebagai media informasi preventif bagi masyarakat umum dengan desain sederhana dan penuh warna. Permainan KESMO Games yang dikembangkan oleh peneliti menggunakan metode RnD dengan model ADDIE. Hasil uji validasi ahli media dan materi menyatakan bahwa KESMO Games layak untuk diimplementasikan. Setelah diimplementasikan kepada 30 partisipan, ditemukan bahwa responden mudah menerima knowledge kesehatan mental menggunakan KESMO Games karena keterbacaan media yang sangat baik dan membawa kesan fun dalam bermain. Berdasarkan hasil dari kegiatan penelitian ini, metode ADDIE efektif digunakan pada KESMO Games yang memuat pengetahuan kesehatan mental dan berhasil menambahkan pemahaman kepada player atau partisipan.
Pengaruh Pemaafan dan Penerimaan Diri terhadap Kualitas Hidup pada Remaja Thahirah, Thurfah; Rahmah, Dian Dwi Nur
Psyche 165 Journal Vol. 18 (2025) No. 1
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v18i1.473

Abstract

Setiap individu menginginkan kualitas hidup yang baik, terutama dalam hubungan sosial. Remaja sering mengalami penurunan kualitas hidup akibat tekanan selama pubertas, pengaruh teman sebaya, atau perubahan dalam hubungan keluarga. Bentuk peningkatan hubungan dengan orang lain, dapat dilakukan dengan sikap pemaafan dan penerimaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemaafan dan penerimaan diri terhadap kualitas hidup pada remaja dengan metode pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 64 siswa SMK X di Balikpapan yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan tipe skala likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda yang dianalisis dengan bantuan program Statistical Package for Social Science (SPSS) versi 26.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan pemaafan dan penerimaan diri terhadap kualitas hidup pada remaja dengan nilai F hitung = 25.089 > F tabel = 3.15 dan nilai p = 0.000 serta memiliki konstribusi pengaruh (R2) sebesar 45.1%; (2) tidak terdapat pengaruh signifikan antara pemaafan terhadap kualitas hidup remaja dengan nilai koefisien beta (β) = -0.029, t hitung = -0.257 < t tabel = 1.999, dan nilai p = 0.798 (p > 0.05); (3) terdapat pengaruh positif yang signifikan antara penerimaan diri terhadap kualitas hdup pada remaja dengan nilai koefisien beta (β) = 0.687, t hitung = 6.120 > t tabel = 1.999, dan nilai p = 0.000 (p < 0.05).
Pengaruh Konsep Diri dan Kemandirian Belajar terhadap Motivasi Berprestasi pada Siswa SMA Andriani, Rizky; Rahman, Nadya Novia
Psyche 165 Journal Vol. 18 (2025) No. 1
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v18i1.481

Abstract

Masa remaja adalah tahap perkembangan yang krusial di mana individu secara aktif berusaha untuk menemukan dan mendefinisikan identitas mereka. Selama periode ini, motivasi siswa untuk berprestasi memainkan peran penting dalam keberhasilan akademik dan perkembangan pribadi mereka. Namun, banyak siswa yang masih menunjukkan motivasi berprestasi yang rendah, sehingga menghambat kemajuan pendidikan mereka. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kurangnya motivasi ini adalah konsep diri, yang merujuk pada cara individu memandang diri mereka, termasuk kemampuan dan nilai diri mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana kemandirian dalam belajar dan konsep diri mempengaruhi motivasi berprestasi di kalangan siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kuantitatif, yang melibatkan 110 siswa SMA dari Sekolah X. Subjek penelitian berjumlah 94 siswa. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert untuk menilai tiga variable, yaitu kemandirian belajar, konsep diri, dan motivasi berprestasi. Analisis regresi linier berganda dilakukan untuk menguji hubungan antara variabel-variabel ini. Hasil penelitian mengungkapkan beberapa temuan penting. Pertama, baik kemandirian belajar maupun konsep diri ditemukan memiliki dampak positif yang signifikan terhadap motivasi berprestasi (f=8.979, r²=0.189, dan p=0.000). Secara khusus, konsep diri memiliki dampak positif yang lebih kuat (β=0.293, t =2.654, p=0.010), diikuti oleh kemandirian belajar (β=0.232, t=2.104, p=0.039). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki konsep diri positif dan kemandirian dalam belajar cenderung lebih termotivasi untuk mencapai kesuksesan akademik. Hal ini menekankan pentingnya membina konsep diri dan kemandirian dalam belajar untuk meningkatkan motivasi berprestasi siswa.
Pengaruh Pretend Play terhadap Kemampuan Bahasa pada Anak Usia Prasekolah Zikri, Ahmad; Anggreiny, Nila; Amenike, Diny
Psyche 165 Journal Vol. 18 (2025) No. 1
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v18i1.489

Abstract

Masa prasekolah adalah periode penting dalam berkembangnya kemampuan berbahasa anak yang ditandai dengan meningkatnya interaksi dan komunikasi dengan lingkungan luar selain keluarga. Pada usia ini, anak-anak mulai aktif menggunakan bahasa dalam percakapan sehari-sehari, sering kali melalui kegiatan bermain yang mendukung perkembangan keterampilan berkomunikasi mereka. Salah satu kegiatan bermain yang dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak adalah pretend play. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pretend play terhadap kemampuan bahasa anak usia prasekolah. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan jenis untreated control group design with dependent pretest and posttest samples. Partisipan penelitian ini terdiri dari anak-anak prasekolah di salah satu Taman Kanak-kanak di Kota Padang, Sumatera Barat, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Untuk menganalisis data, hipotesis diuji dengan uji Mann-Whitney. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar .004 (p<0.05), yang mengindikasikan adanya pengaruh yang signifikan pretend play terhadap kemampuan bahasa anak usia prasekolah. Pengaruh pretend play dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak terlihat dari gain score rata-rata kelompok eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Selain itu, pretend play memberikan pengaruh yang substansial pada kemampuan bahasa dengan effect size sebesar 0.90, termasuk dalam kategori besar (r>0.50). Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan pretend play merupakan metode yang efektif dalam mendukung perkembangan bahasa pada anak usia prasekolah. Dalam permainan ini, anak-anak terlibat pada skenario sosial yang mendorong mereka untuk berkomunikasi, memerankan tokoh, dan merespons interaksi dalam meningkatkan keterampilan bahasa.
Pengaruh Welas Asih Diri dan Perbandingan Sosial terhadap Citra Tubuh Salsabila, Annisa Islami Zahra; Prastika, Netty Dyan
Psyche 165 Journal Vol. 18 (2025) No. 1
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v18i1.500

Abstract

Sifat menarik seseorang dapat mempengaruhi respons yang diterima dari masyarakat. Individu yang memiliki penampilan menarik akan mendapatkan respons positif, dan sebaliknya. Kondisi ini mendorong individu untuk lebih memperhatikan citra tubuh mereka, yang sering kali menjadi sumber kecemasan, terutama pada remaja. Pada masa remaja, perubahan fisik yang signifikan sering kali menimbulkan rasa gelisah atau tidak nyaman, sehingga mereka lebih rentan terhadap masalah citra tubuh. Fenomena ini juga dapat memengaruhi individu pada usia dewasa muda, termasuk mahasiswa, yang menghadapi tekanan sosial terkait penampilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh self-compassion dan perbandingan sosial terhadap citra tubuh. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 91 mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis, Universitas Mulawarman, angkatan 2020 dan 2021. Metode pengumpulan data menggunakan skala tipe Likert dengan instrumen pengukuran berupa skala citra tubuh, skala self-compassion, dan skala perbandingan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara self-compassion dan perbandingan sosial terhadap citra tubuh dengan nilai F hitung = 95,862 > F tabel 3,10 dan p=0,000 serta kontribusi pengaruh (R²) sebesar 68,5%; (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan self-compassion terhadap citra tubuh dengan koefisien beta (β) = 0,826, t = 5,391 > t tabel 1,987, dan p=0,000 (p<0,05); (3) terdapat pengaruh negatif dan signifikan antara perbandingan sosial dan citra tubuh dengan nilai koefisien beta (β) =-0,718, t=-6,661 > t tabel 1,987, dan p=0,000 (p<0,05).
Moral Integrity dengan Academic Dishonesty pada Santri di Pondok Pesantren X Fikri, Harri Theozard; Rahmadani, Sari; Amanda, Silvia
Psyche 165 Journal Vol. 18 (2025) No. 1
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v18i1.502

Abstract

Moral integrity merupakan pilar penting bagi santri dalam menuntut ilmu, dimana tindakan kecurangan akademik tidak hanya mencemarkan reputasi pribadi, tetapi juga menghancurkan inti dari pendidikan yang seharusnya membentuk karakter yang jujur dan bertanggung jawab. Santri yang mengedepankan integritas moral akan selalu menjauhkan diri dari segala bentuk kecurangan akademik, karena mereka menyadari bahwa kesuksesan sejati dinilai bukan hanya dari hasil akhir, tetapi juga dari proses yang jujur dan penuh integritas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan antara moral integrity terhadap academic dishonesty pada santri di Pondok Pesantren X. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh santri Pondok Pesantren X yang berjumlah 242. Teknik penelitian ini menggunakan simple random sampling, sampel pada penelitian ini sebanyak 127 santri di Pondok Pesantren X. Alat ukur yang digunakan adalah skala moral integrity dan skala academic dishonesty. Uji validitas dan reliabilitas pada penelitian ini menggunakan teknik Alpha Cronbach. Hasil Koefisien Validitas pada skala moral integrity berkisar antara 0,321 sampai dengan 0,705 dengan nilai koefisien reliabilitas sebesar 0,930 sedangkan hasil koefisien validitas pada skala academic dishonesty berkisar antara 0,322 sampai dengan 0,755 dengan nilai koefisien reliabilitas 0,950. Berdasarkan hasil analisa data, diperoleh nilai korelasi sebesar -0,565 dengan taraf signifikasi 0,000. Korelasi dengan taraf sedang berarah negatif, artinya jika moral integrity tinggi maka academic dishonesty pada santri semakin rendah. Sebaliknya, jika moral integrity rendah maka academic dishonesty pada santri semakin tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara moral integrity dengan academic dishonesty pada santri Pondok Pesantren X yang berarti hipótesis diterima.