cover
Contact Name
Tohir Zuhdi
Contact Email
tohirz@uinsaizu.ac.id
Phone
+6281327056975
Journal Mail Official
jurnalkependidikan@uinsaizu.ac.id
Editorial Address
UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto Jl. Jend. A. Yani No. 40A Purwokerto 53126 Jawa Tengah - Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kependidikan
ISSN : 2355018X     EISSN : 25984845     DOI : https://doi.org/10.24090/jk
Core Subject : Education,
Jurnal Kependidikan is a peer-reviewed journal that mediates the dissemination of researchers in education, especially from management, research, a study of thinking, and educational evaluation. The journal is published by Ikatan Keluarga Alumni Institut Agama Islam Negeri Purwokerto. We accept submissions from all over the world. All submitted articles shall never been published elsewhere, original and not under consideration for other publication.
Articles 245 Documents
Penerapan Metode Finger Painting untuk Mengembangkan Kreativitas Seni Rupa pada Anak Usia Dini di TK Pertiwi 14.06.03 Setrojenar Buluspesantren Kebumen Khasanah, Nurul; Mulyani, Novi
Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v12i2.12165

Abstract

Application Of The Finger Painting Method To DevelopArt Creativity In Early Children At Pertiwi Tk 14.06.03 Setrojenar Buluspessantren Kebumen.In applying the fingerpainting method to develop artistic creativity in children. Need a way so that children feel they have the ability to be creative as they wish. By implementing this strategy, researchers must use methods that can make children feel curious and challenged with the methods that researchers apply. This research used descriptive qualitative research method. The research location is Pertiwi Kindergarten 14.06.03 Setrojenar Village, Buluspesantren District.With the research subjects B2 grade children, teachers, and school principals. The results of the research on the application of the finger painting method to develop creativity in early childhood art in TK Pertiwi 14.06.03 Setrojenar Buluspesantren that is application of finger painting method in developing visual arts creativity for early childhood in TK Pertiwi 14.06.03. Setrojenar Bulus Pesantren Kebumen has increase and the application of the finger painting method in developing artistic creativity in early childhood at Pertiwi Kindergarten 14.06.03. Setrojenar Bulus Pesantren Kebumen has increased.
Falsafah Piil Pesenggiri Dalam Pendidikan Islam: Kajian Atas Nilai Moralitas dan Pembentukan Karakter Komaruddin, Komaruddin
Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v12i2.12668

Abstract

This research examines the incorporation of the Piil Pesenggiri philosophy within Islamic education, with a specific emphasis on moral and character development. Piil Pesenggiri, representing the philosophical framework of the Lampung community, includes values such as honesty, honor, responsibility, and solidarity, which contribute to the character development of students in the realm of Islamic education. This study utilizes a literature review approach to analyze the significance of these values in relation to the principles of Islamic education, which seek to develop individuals of noble character. The research findings demonstrate that integrating local values such as Piil Pesenggiri into the Islamic education curriculum enriches character development and improves students' comprehension of cultural identity in accordance with Islamic teachings.
Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan di MTs Riyadush Sholihin Purwareja Klampok Banjarnegara Sudiro, Sudiro; Zahra, Alya Az; Jazuli, Muhammad Ali; Romadhon, Ahmad Bagus; Islamiati, Dian
Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v12i2.12776

Abstract

Abstract The quality of education is related to whether or not the goals of national education are achieved as stated in Law No. 20 of 2003 concerning the National Education System. Therefore, the quality of education can be said to be good if it meets the National Education Standards. Fulfillment of the minimum standard of education which is the National Education Standard is a requirement to improve the quality of education including madrasah. The reality that emerges is that the quality of education in Indonesia is still quite far from what was expected, moreover the quality in most madrasas is still experiencing many problems. Many madrasahs do not meet standardized qualifications and competencies, as well as inadequate facilities and infrastructure. This paper aims to describe the role of the education quality assurance system in improving the quality of education in madrasas. Keywords: Quality, Education, Madrasah, National Standards. Abstrak Mutu pendidikan berkaitan dengan tercapai atau tidaknya tujuan pendidikan nasional seperti yang tercantum di dalam UU Nom 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Oleh karena itu, mutu pendidikan dapat dikatakan baik apabila memenuhi Standar Nasional Pendidikan. Terpenuhinya standar minimal pendidikan yang merupakan Standar Nasional Pendidikan merupakan persyarat untuk meningkatkan mutu pendidikan termasuk madrasah. Realitas yang muncul bahwa mutu pendidikan di Indonesia masih cukup jauh dari yang diharapkan, apalagi mutu di kebanyakan madrasah yang masih banyak mengalami kendala. Banyak madrasah yang belum memenuhi kualifikasi dan kompetensi yang distandarkan, serta sarana dan prasarana yang belum memadai. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peran sistem penjaminan mutu pendidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan di madrasah. Kata Kunci : Mutu, Pendidikan, Madrasah, Standar Nasional.
Implementasi Model Pembelajaran Terpadu Nested Pada Materi IPAS Kelas 4 Riyadi, Rachman
Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v13i1.12824

Abstract

Studi ini mengeksplorasi Model Pembelajaran Terpadu Nested sebagai bagian dari pendekatan Fogarty dan penerapannya dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dalam konteks kurikulum merdeka. Fokus utama adalah menganalisis pengaruh model ini terhadap pemahaman siswa, dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berdasarkan beberapa siklus. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran terpadu nested secara positif memengaruhi pemahaman siswa terhadap materi IPAS. Pendekatan hierarkis dan bersarang dalam penyampaian materi memberikan pemahaman yang lebih mendalam. Hasil penelitian juga menyoroti peran penting kolaborasi antar guru dalam mengimplementasikan model ini secara efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman kita tentang efektivitas Model Pembelajaran Terpadu Nested, terutama dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep lintas disiplin ilmu. Implikasi praktisnya mencakup potensi adopsi model ini dalam konteks kurikulum merdeka di sekolah dasar. Dengan memperkuat dasar empiris, penelitian ini dapat menjadi panduan bagi praktisi pendidikan dan pengambil kebijakan dalam merancang kurikulum yang holistik dan relevan untuk perkembangan siswa di era pendidikan saat ini. Kata kunci : Pembelajaran terpadu, model nested, IPAS.
Membangun Karakter Religius Masyarakat Pedesaan di Era Revolusi 5.0 Samsudin, Samsudin
Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v13i1.12826

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mendalam memahami pembangunan karakter religius di masyarakat pedesaan Desa Penaruban, Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimana karakter religius tumbuh dan berkembang dalam konteks masyarakat pedesaan. Penelitian ini melibatkan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis isi terhadap narasi-narasi masyarakat setempat. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa kultur desa yang kental dengan adat ketimuran dan norma sosial memainkan peran penting dalam membentuk karakter religius. Interaksi sosial yang intens, pendidikan agama, pengajian, dan perayaan hari besar Islam juga ditemukan menjadi faktor-faktor utama dalam merajut nilai-nilai karakter religius seperti kesabaran, kejujuran, dan kerukunan. Penelitian ini juga menyoroti peran yang dimainkan oleh remaja masjid sebagai pemimpin muda dalam kegiatan keagamaan dan agen perubahan yang menginspirasi generasi lebih muda untuk mengikuti jejak mereka dalam membangun karakter religius yang kokoh. Selain itu, rutinitas pengajian dan pengajaran nilai-nilai moral juga diidentifikasi sebagai elemen kunci dalam membangun karakter religius. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana masyarakat pedesaan menjaga dan mengembangkan karakter religius mereka. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya menjaga nilai-nilai karakter religius dalam masyarakat pedesaan dan bagaimana hal ini dapat dicapai melalui praktik-praktik keagamaan dan interaksi sosial yang berkelanjutan. Kata Kunci: Karakter religius, masyarakat pedesaan, dan revolusi 5.0
Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Penerapan Model Pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) Ansori, Ahmad; Sabrifha, Eli; Junadi, Moh
Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v13i1.12465

Abstract

The improvement of science learning outcomes has become a primary focus in the learning process. A strong understanding of science concepts is crucial in forming the foundational knowledge of students. However, some students still face difficulties in mastering the science materials delivered by teachers in the classroom. This Classroom Action Research (CAR) aims to enhance science learning outcomes for fourth-grade students at SD Islam Al-Husniah Pulau Kijang through the implementation of the Cooperative Learning model, specifically the Student Team Achievement Division (STAD) type. The research was conducted in two cycles, with each cycle involving planning, implementation, observation, and reflection. The results show that in the first cycle, 78% of students achieved the learning objectives, while 22% had not yet met the learning goals. In the second cycle, the results improved, with 91% of students achieving the learning objectives, and only 9% not meeting the pre-established minimum passing grade. Based on these findings, it can be concluded that the Cooperative Learning model with the STAD type can improve science learning outcomes for fourth-grade students at SD Islam Al-Husniah Pulau Kijang.
Dampak Penggunaan Meta Artificial Intelligence Pada WhatsApp Terhadap Cara Berpikir Mahasiswa Saat Diskusi di Kelas Solehudin, Much; Widya Rahmawati Al-Nur
Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v13i1.13189

Abstract

The development of the world of technology is now increasingly unstoppable by humans. Of course it is a matter of caution, one of which is for students to be able to use it wisely. The world of education is currently experiencing significant changes in the teaching and learning process, this has been triggered by the development of artificial intelligence (AI) technology. This research aims to determine the impact of using Meta AI on WhatsApp on the way students think during class discussions. The method used in this research is descriptive qualitative with data collection techniques in two ways, the first, field study by making observations and asking questions via Googleform to students, and the second is library study by studying several references in the form of scientific journals, and using the internet as a source of information search. The results of this research show that the use of Meta AI on students' ability to express opinions during class discussions has a relatively balanced impact between positive and negative. The positive impact of meta-AI for students is that it is able to help students find answers when they get questions from the audience. However, on the other hand, the use of Meta AI can reduce students' critical thinking, because with a limited mindset, meta AI can influence the decisions that students have taken. So discussions without meta AI are still important as a means to hone students' abilities to interact, think critically, and express their ideas without dependence on technology.
Implementasi Bimbingan dan Konseling Pendidikan di MI Soebono Mantofani, Tanggerang Selatan Rahmawati Al-Nur, Widya; Ziyaan Izaanatulhaqq; Dafa Afiah
Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v13i2.13263

Abstract

Guidance and Counseling in elementary schools play an important role, especially in shaping students' character and personality. Guidance and counseling at MI Soebono Mantofani are conducted by class teachers using group guidance methods aimed at shaping students' personalities and preventing bullying that often occurs among MI students. This research is a qualitative study using a descriptive qualitative method with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. This research is focused on class 5C MI Soebono Manttofani Tangerang Selatan. The research results regarding the implementation of guidance and counseling at MI Soebono Mantofani indicate that the guidance and counseling were carried out by the homeroom teacher of class 5C. The stages of implementation are problem identification, making an approach, core activities (strengthening students' self-worth, collaboration and positive interaction, evaluation and follow-up), as well as the impact and evaluation of Guidance and Counseling. The suggestion for the future is that the implementation of Guidance and Counseling should be more systematically documented in school records.
Integrating Artificial Intelligence in English Learning: Implementation of Duolingo Application to Improve English Skills Firdausia, Wardaniatul; Zainuddin; Hamdani, Beny
Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v13i1.13339

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of using the artificial intelligence (AI)-based application Duolingo in improving the English language skills of grade X A students at Madrasah Aliyah Darut Tauhid. This study used a descriptive method involving 29 students as samples. Data were collected through interviews, observations, and questionnaires which were analyzed using descriptive analysis for qualitative data and simple statistical analysis for quantitative data. The results showed that the use of Duolingo significantly helped students improve their vocabulary and speaking skills, as revealed through interviews. Observations showed consistent usage patterns, with effective study duration several times a week. Analysis of questionnaire data revealed that students showed high enthusiasm, found the app effective, were motivated and engaged in learning. Nonetheless, students also identified advantages and disadvantages of the app, including limitations of features that do not fully support productive skills such as speaking. This research makes an important contribution to the literature related to AI-based learning and educational practice, by emphasizing the need for integration of apps like Duolingo into the curriculum to increase student motivation and engagement. However, this study has limitations in terms of population coverage, study duration, and perceptual measurement.
Manajemen Berbasis Sekolah: Solusi Alternatif Peningkatan Mutu Pendidikan Pada Satuan Pendidikan Asyibli, Basri; Maulida, Ratna Siti; Zohriah, Anis; Bachtiar, Machdum
Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v13i1.13393

Abstract

Pendidikan merupakan elemen penting dalam pembangunan suatu bangsa, berfungsi untuk meningkatkan kualitas hidup individu dan masyarakat. Artikel ini membahas pentingnya Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. MBS memberikan otonomi kepada sekolah dalam pengelolaan sumber daya dan pengambilan keputusan, yang diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dan kualitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber yang berkaitan dengan MBS dan dampaknya terhadap pendidikan. Literatur tinjauan digunakan untuk mengeksplorasi berbagai teori, konsep, dan hasil penelitian sebelumnya yang relevan. Data tersebut diperoleh dengan memeriksa berbagai platform database, khususnya Publish or Perish, Google Scholar, ResearchGate, dan Scopus dengan fokus pada penelitian yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MBS dapat meningkatkan keterlibatan, komitmen, dan akuntabilitas pemangku kepentingan dalam proses pendidikan. Namun, tantangan seperti kurangnya pendanaan, keterampilan manajerial kepala sekolah, dan rendahnya partisipasi masyarakat masih menjadi kendala dalam pelaksanaan MBS. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat untuk mengatasi kendala tersebut dan memastikan keberhasilan MBS dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pelatihan bagi kepala sekolah dan guru, meningkatkan transparansi dalam pengelolaan sekolah, dan memperkuat hubungan antara sekolah dan masyarakat untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik. Dengan strategi yang tepat, MBS dapat berfungsi sebagai alat yang efektif dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang relevan dan berkualitas.