cover
Contact Name
Muhammad Shaleh Assingkily
Contact Email
assingkily27@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
assingkily27@gmail.com
Editorial Address
Jl. William Iskandar Ps. V, Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27770052     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The focus of the Edu Society: Journal of Education, Social Sciences, and Community Service is on various problems in the fields of Education, Social Sciences and Community Service, both as material objects and as formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners and observers in the field of Education and Social Sciences to publish their research results in our journals, articles of which are focused on, among others: 1. Development and Design of Learning in the Field of Education 2. Learning Strategies in the Field of Education 3. Evaluation of Learning in the Field of Education 4. Educational Management 5. Inclusive Education 6. Social-Based Research on Education 7. Teacher Professionalism in Education 8. Utilization of Information and Digital Technology in Education 9. Community Service in the Field of Education and Social Sciences
Articles 843 Documents
Manajemen Madrasah dalam Meningkatkan Layanan Pembelajaran di MTsN 2 Kota Jambi Sari, Nori Nopita; Hamid, Abdul; Ogtavianti, Amelia; Ananda, Siska Dwi; Yunita, Silvia Tri
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): June-September 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i2.2304

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong perubahan signifikan dalam pengelolaan lembaga pendidikan, khususnya pada aspek pemasaran pendidikan. Media sosial kini menjadi salah satu sarana strategis yang dimanfaatkan lembaga pendidikan untuk membangun citra, menyampaikan informasi, serta meningkatkan minat masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pemasaran pendidikan berbasis media sosial di MTsN 2 Kota Jambi, meliputi aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta evaluasi pemasaran pendidikan yang diterapkan oleh madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MTsN 2 Kota Jambi telah memanfaatkan media sosial sebagai sarana utama dalam pemasaran pendidikan untuk membangun citra positif dan meningkatkan daya tarik madrasah. Media sosial digunakan untuk mempublikasikan kegiatan akademik, kegiatan keagamaan, prestasi peserta didik, serta informasi penerimaan peserta didik baru. Dalam aspek perencanaan diarahkan pada penyampaian informasi berbasis aktivitas nyata dan nilai-nilai keislaman yang menjadi karakteristik madrasah. Dari aspek pengorganisasian, pengelolaan media sosial dilakukan secara kolaboratif oleh tim humas dengan melibatkan guru dan staf yang memiliki kemampuan dasar teknologi informasi. Sementara itu, evaluasi pemasaran pendidikan berbasis media sosial didasarkan pada tingkat interaksi masyarakat di media sosial serta peningkatan jumlah pendaftar setiap tahun.
Strategi Pembelajaran dalam Meningkatkan Kualitas Belajar Siswa di MTs Swasta Jauharul Iman Senaung Sari, Anita; Putri, Silvia Regina; Siregar, Dedi Zulhadi; Febrianto, Ade; Quthbi, Imam
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2305

Abstract

Sebagai lembaga pendidikan tingkat menengah yang berada dalam lingkungan masyarakat yang majemuk, madrasah memiliki tuntutan untuk mencetak siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak dan memiliki kompetensi abad 21. Kondisi di MTs Swasta Jauharul Iman Senaung, tampak bahwa strategi pembelajaran memiliki peranan krusial dalam menentukan kualitas belajar siswa. Namun, penerapannya masih menghadapi berbagai tantangan yang mencakup aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, hingga evaluasi. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deduktif yang berfungsi mengarahkan analisis dari teori-teori umum mengenai strategi pembelajaran di MTs Jauharul Iman Senaung. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa MTs Swasta Jauharul Iman Senaung berkontribusi terhadap peningkatan kualitas belajar siswa, menerapkan manajemen pembelajaran yang berorientasi pada perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi secara sistematis. Mekanisme supervisi akademik untuk memastikan bahwa strategi pembelajaran berjalan sesuai rencana. Proses supervisi dilakukan melalui pengecekan perangkat pembelajaran, pengamatan langsung, serta rapat koordinasi guru. manajemen strategi pembelajaran di MTs Swasta Jauharul Iman Senaung menunjukkan bahwa peningkatan kualitas belajar siswa dapat dicapai melalui kombinasi perencanaan yang baik, pemilihan metode pembelajaran yang sesuai, supervisi akademik yang terarah, serta peningkatan kompetensi guru.
Manajemen Madrasah dalam Meningkatkan Layanan Pembelajaran di MTs Swasta Tarbiyah Islamiah Wahid, Abdul; Nopita, Nova; Padilah, Padilah; Putri, Murni; Sobirin, Sobirin
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2306

Abstract

Manajemen madrasah dalam meningkatkan layanan pembelajaran di MTs Swasta Tarbiyah Islamiah menjadi sangat relevan dan penting dilakukan. Kajian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai bagaimana perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi manajemen madrasah dalam upaya meningkatkan layanan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam praktik manajemen madrasah dalam meningkatkan layanan pembelajaran di MTs Swasta Tarbiyah Islamiah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam meningkatkan layanan pembelajaran di MTs Swasta Tarbiyah Islamiah berdasarkan tiga fokus utama, yaitu: (1) perencanaan manajemen madrasah.  Perencanaan pembelajaran di MTs Swasta Tarbiyah Islamiah telah disusun secara formal melalui rapat kerja tahunan. Dokumen yang ditinjau meliputi Program Kerja Madrasah, Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah, dan program pengembangan guru (2) pelaksanaan manajemen dalam layanan pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran di MTs Swasta Tarbiyah Islamiah telah mengikuti standar operasional yang ditetapkan oleh madrasah melalui implementasi kurikulum, penggunaan metode pembelajaran variatif, dan pemanfaatan teknologi pembelajaran. (3) evaluasi manajemen untuk perbaikan layanan pembelajaran. Evaluasi dilakukan melalui supervisi akademik oleh kepala madrasah dan wakil kepala bidang kurikulum. Supervisi dilakukan dua kali setiap semester.
Hukum Mim Sukun Dalam Ilmu Tajwid: Ikhfa Syafawi, Idgham Mimi, Dan Izhar Syafawi Alamsyah, Randy Putra; Abbas, Mardhiah; Nasution, Marwati Febria; Manik, Karizza Az zahra; Azzahra, Fatimah; Al-Aziz, Mahiruddin; Pratama, Indra
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2307

Abstract

Artikel ini membahas salah satu bagian penting dalam ilmu tajwid, yaitu hukum bacaan Mim Sukun. Tajwid sendiri merupakan ilmu yang mengajarkan bagaimana huruf-huruf dalam Al-Qur’an harus dibaca sesuai dengan aturan yang benar. Dalam ajaran Islam, mempelajari tajwid menjadi hal yang penting karena berhubungan langsung dengan cara menjaga keaslian bacaan ayat-ayat Al-Qur’an. Salah satu huruf yang memiliki ketentuan khusus dalam tajwid adalah huruf mim ketika berada dalam keadaan mati atau tanpa harakat, yang dikenal sebagai Mim Sukun. Mim Sukun dapat muncul di tengah maupun di akhir kata dan biasanya ditandai dengan ketiadaan harakat atau tanda khusus dalam mushaf standar. Hukum Mim Sukun terbagi menjadi tiga macam, yaitu Ikhfa Syafawi, Idgham Mimi, dan Izhar Syafawi. Ketiga aturan ini muncul berdasarkan huruf yang datang sesudah Mim Sukun. Ikhfa Syafawi berlaku ketika Mim Sukun bertemu huruf ba dan dibaca dengan bunyi samar yang disertai dengungan. Idgham Mimi terjadi apabila Mim Sukun diikuti huruf mim, sehingga kedua bunyi huruf tersebut dilebur menjadi satu dengan tambahan dengungan. Sementara itu, Izhar Syafawi berlaku ketika Mim Sukun bertemu huruf selain mim dan ba, dan hukum ini dibaca secara jelas tanpa dengungan. Penelitian ini bertujuan menjelaskan ketiga hukum tersebut dengan bahasa yang mudah dipahami agar para pembelajar Al-Qur’an dapat menerapkannya secara benar. Melalui penjelasan yang runtut dan sederhana, penelitian ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pemahaman dasar mengenai tajwid, khususnya pada hukum Mim Sukun.
Meningkatkan Moral Agama Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Metode Pembiasaan di Taman Kanak-Kanak Ceria Abadi Kecamatan Pamenang Barat Kabupaten Merangin Sari, Bunga Permata; Sukarno, Sukarno
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan moral agama anak usia 4-5 tahun melalui metode pembiasaan. Moral agama pada anak usia dini merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter dan perilaku yang baik, yang menjadi dasar dalam perkembangan kepribadian anak. Metode pembiasaan dipilih sebagai pendekatan utama karena dapat membantu anak menginternalisasi nilai-nilai agama secara berulang sehingga menjadi kebiasaan yang melekat dalam diri anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan data dikumpul melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dilaksanakan di Taman Kanak-Kanak Ceria Abadi. Dalam penelitian ini, dilakukan serangkaian kegiatan yang mengutamakan pembiasaan nilai-nilai agama, pembiasaan berbagi, dan pembiasaan berdoa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembiasaan adalah metode yang efektif dalam meningkatkan moral agama anak usia 4-5 tahun, yang dapat dijadikan sebagai acuan bagi pendidik dan orang tua dalam membentuk karakter religius pada anak usia dini.
Sinergi Mutu Pendidikan: Eksplorasi Budaya dan Infrastruktur di SMA Negeri 2 Pematangsiantar Hutapea, Widia Eka Deatri; Sinurat, Damayanti; Siahaan, Patricia; Sitorus, Evi Tinceani; Sitorus, Sri Yuni; Sianipar, Herlina Hotmadinar
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2309

Abstract

Pendidikan berkualitas tinggi membutuhkan sinergi antara budaya sekolah yang kuat dan infrastruktur yang memadai untuk mengoptimalkan proses pembelajaran. Studi lapangan ini menggunakan observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk mengeksplorasi integrasi budaya disiplin dan fasilitas infrastruktur komprehensif di SMA Negeri 2 Pematangsiantar, Indonesia, yang meliputi ruang kelas, laboratorium sains dan teknologi, perpustakaan, fasilitas olahraga, unit kesehatan sekolah (UKS), layanan konseling, tempat ibadah, dan koperasi sekolah. Berdasarkan Standar Nasional Pendidikan (SNP) Indonesia dan prinsip Total Quality Management (TQM), yang menekankan peningkatan berkelanjutan dan keterlibatan semua pemangku kepentingan, temuan menunjukkan sinergi yang efektif antara unsur budaya sekolah dan dukungan infrastruktur. Integrasi ini membentuk ekosistem pembelajaran holistik yang meningkatkan keterampilan akademik siswa, pengembangan karakter, pertumbuhan spiritual, kesehatan fisik dan mental, serta keterlibatan ekstrakurikuler. Sinergi ini secara langsung berkontribusi pada pencapaian standar kualitas pendidikan, yang bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang berpengetahuan, disiplin, toleran, sehat, dan sangat kompetitif. Studi ini menggarisbawahi pentingnya penyelarasan yang disengaja antara budaya dan infrastruktur dalam pendidikan menengah untuk memastikan hasil kualitas yang berkelanjutan.
Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Multikultural dalam Pembentukan Karakter Siswa di SD IT Zahira School Medan Palem, Nur Halizah; Khofifah, Suchi Nurul; Nawawi, Muhammad; Suryani, Ira
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai pendidikan Islam multikultural dalam pembentukan karakter siswa di SD IT Zahira School Medan. Fokus penelitian meliputi bentuk penerapan nilai toleransi, keadilan, persamaan, dan saling menghargai dalam pembelajaran PAI serta kegiatan sekolah, peran guru dalam menanamkan nilai-nilai tersebut, dan dampaknya terhadap sikap serta perilaku siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan Islam multikultural telah diintegrasikan melalui pembelajaran kontekstual, keteladanan guru, pembiasaan sikap toleran, serta kegiatan kolaboratif antar siswa. Implementasi ini berdampak positif terhadap terbentuknya karakter siswa yang religius, terbuka, toleran, menghargai perbedaan, dan memiliki sikap inklusif dalam kehidupan sekolah, meskipun masih terdapat kendala berupa perbedaan latar belakang siswa dan keterbatasan waktu pembelajaran.
Penerapan Implikasi MBG (Makan Bergizi Gratis) di Sekolah Dasar Notha, Mutia; Sari, Siti Mayang; Zahraini, Zahraini
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2344

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesiapan belajar peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan dan implikasi program MBG di Sekolah Dasar Kota Banda Aceh, khususnya terhadap aspek kesehatan siswa, konsentrasi belajar, dan partisipasi belajar di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa, serta studi dokumentasi pelaksanaan program MBG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MBG memberikan dampak positif terhadap peningkatan kehadiran siswa, energi belajar, serta kebiasaan konsumsi makanan sehat. Selain itu, program MBG juga berimplikasi pada penguatan peran sekolah sebagai lingkungan pendukung kesehatan anak serta mendorong kolaborasi antara sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ditemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana pendukung, variasi menu, dan konsistensi distribusi makanan. Secara keseluruhan, program MBG di Sekolah Dasar Banda Aceh berkontribusi positif dalam mendukung tumbuh kembang siswa dan efektivitas pembelajaran, sehingga diperlukan penguatan manajemen pelaksanaan dan evaluasi berkelanjutan agar program dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan status gizi peserta didik serta mendukung proses belajar yang optimal.
Operasionalisasi Moderasi Beragama dalam Penanggulangan Bencana: Analisis Berbasis Skenario untuk Aceh dan Sumatera pada November 2025 Safitri, Yuli; Wirman, Wirman; Katimin, Katimin
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2348

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran moderasi beragama dalam praktik penanggulangan bencana sebagai sumber dukungan psikospiritual dan fasilitator kerja sama lintas agama. Tujuan penelitian adalah menganalisis moderasi beragama sebagai “infrastruktur makna” dalam membangun ketahanan psikososial serta membandingkan pola implementasinya pada masyarakat religius homogen dan plural. Penelitian menggunakan studi kasus kualitatif multi-lokasi di Kabupaten Langkat dan Kabupaten Aceh Tamiang melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen yang dianalisis secara tematik komparatif. Temuan menunjukkan bahwa moderasi beragama berfungsi sebagai modal sosial adaptif yang memperkuat pemulihan trauma, membangun kepercayaan antar kelompok, dan melengkapi pendekatan teknokratis kebencanaan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka ketahanan bencana berbasis komunitas dengan menegaskan pentingnya integrasi nilai sosial-keagamaan lokal dalam tata kelola bencana yang inklusif dan berkelanjutan.
Filsafat Sebagai Landasan Ilmu Pengetahuan Modern Tarigan, Mardinal; Nainggolan, Elsa Aisyah Putri; Ulfa, Syifa; Febrianda, Dimas
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2350

Abstract

Filsafat memiliki peran fundamental dalam membentuk dan mengembangkan ilmu pengetahuan modern. Sebagai induk dari berbagai cabang ilmu, filsafat memberikan landasan konseptual, metodologis, dan epistemologis yang menjadi dasar bagi proses pencarian kebenaran ilmiah. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran filsafat sebagai fondasi ilmu pengetahuan modern dengan menelaah hubungan antara filsafat dan sains, khususnya dalam aspek ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai literatur relevan yang membahas sejarah perkembangan filsafat dan ilmu pengetahuan modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa filsafat berkontribusi dalam membentuk cara berpikir kritis, sistematis, dan rasional yang menjadi ciri utama ilmu pengetahuan modern. Selain itu, filsafat juga berperan dalam memberikan kerangka etis serta batasan moral terhadap penerapan ilmu pengetahuan agar tetap berorientasi pada kemaslahatan manusia. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa filsafat tidak hanya menjadi cikal bakal lahirnya ilmu pengetahuan modern, tetapi juga berfungsi sebagai penopang utama dalam menjaga arah dan tujuan perkembangan ilmu pengetahuan di era modern.