cover
Contact Name
Muhammad Shaleh Assingkily
Contact Email
assingkily27@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
assingkily27@gmail.com
Editorial Address
Jl. William Iskandar Ps. V, Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27770052     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The focus of the Edu Society: Journal of Education, Social Sciences, and Community Service is on various problems in the fields of Education, Social Sciences and Community Service, both as material objects and as formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners and observers in the field of Education and Social Sciences to publish their research results in our journals, articles of which are focused on, among others: 1. Development and Design of Learning in the Field of Education 2. Learning Strategies in the Field of Education 3. Evaluation of Learning in the Field of Education 4. Educational Management 5. Inclusive Education 6. Social-Based Research on Education 7. Teacher Professionalism in Education 8. Utilization of Information and Digital Technology in Education 9. Community Service in the Field of Education and Social Sciences
Articles 843 Documents
Pendidikan Jasmani dalam Al-Qur’an Maulida, Sri Aqilah; Ritonga, Asnil Aidah
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan jasmani dalam perspektif Al-Qur’an serta mengungkap landasan normatifnya berdasarkan penafsiran para mufassir. Kajian ini penting dilakukan untuk menunjukkan bahwa pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari ajaran Islam yang berorientasi pada pembentukan manusia yang sehat, seimbang, dan produktif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis studi pustaka. Pendekatan yang diterapkan adalah metode tafsir tahlili, yaitu menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an secara rinci dan sistematis berdasarkan urutan mushaf dengan merujuk pada penafsiran para mufassir. Ayat-ayat yang dikaji meliputi QS. Al-Baqarah ayat 247, QS. Yunus ayat 67, dan QS. Al-Baqarah ayat 168, dengan sumber utama Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Maraghi, dan Tafsir Al-Qurthubi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Al-Qur’an memberikan perhatian serius terhadap aspek jasmani manusia, yang tercermin dalam penekanan pada kekuatan fisik sebagai penunjang tanggung jawab, keseimbangan antara aktivitas dan istirahat, serta pentingnya konsumsi makanan yang halal dan baik. Ketiga mufassir sepakat bahwa kesehatan dan kekuatan jasmani merupakan sarana penting dalam menunjang kualitas intelektual, moral, dan spiritual manusia. Dengan demikian, pendidikan jasmani dalam perspektif Al-Qur’an tidak hanya berorientasi pada kebugaran fisik, tetapi juga berfungsi sebagai fondasi bagi pembentukan manusia yang paripurna.
Konsep Al-Qalb dan Al-‘Aql Apriza, Dipa; Sitorus, Khairun Nisa; Buaya, Rizka Amanah; Hakim, Lukmanul; Husaini, Muhammad; Lubis, Ramadan
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2359

Abstract

Artikel ini membahas konsep al-qalb dan al-‘aql dalam perspektif psikologi agama Islam. Al-qalb dipahami sebagai pusat spiritual dan moral manusia yang menentukan kualitas perilaku, ketenangan batin, serta kemampuan merespons petunjuk Ilahi. Sementara itu, al-‘aql berfungsi sebagai kemampuan kognitif dan pengendali yang membantu manusia memahami wahyu, menimbang pilihan moral, serta mengarahkan diri pada kebaikan. Pembahasan meliputi pengertian, kedudukan, fungsi, macam-macam keadaan qalb, proses penyucian, contoh nyata pengalaman batin, serta implementasi keduanya dalam kehidupan. Hasil kajian menunjukkan bahwa hubungan harmonis antara qalb dan aql menjadi fondasi terbentuknya pribadi beriman, berakhlak, dan mampu menjalani kehidupan secara seimbang. Keduanya bekerja sinergis, akal memandu proses berpikir, sementara qalb memurnikan niat dan meluruskan tujuan hidup. Dengan demikian, pengoptimalan qalb dan akal menjadi kunci pembangunan karakter dan kesehatan spiritual dalam Islam.
Manfaat Rebusan Kulit Rambutan (Nephelium lappaceum) terhadap Kesehatan Tubuh Dasri, Salsabila; Dwi, Dara Fiyrah; Br Ginting, Dev Fika; Azzahra, Mufida; Sidabutar, Jesika Sisilia; Mun, Fatimah; Halimatussya’diyah, Halimatussya’diyah
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2360

Abstract

Rambutan (Nephelium lappaceum L.) merupakan tumbuhan yang banyak ditemukan di Indonesia dan telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional (Regita et al., 2022). Kulit rambutan (Nephelium lappaceum L.) adalah limbah buah yang kaya senyawa Saponin, Tanin, Triter Penold / Steroid, Flavonoid dan Alkoloid. Pada beberapa penelitian, bagian rambutan yang dianggap limbah ini memiliki aktivitas yang bermanfaat, seperti antibakteri, antioksidan, antidiabetes hingga antikanker.Tujuan penelitian ini agar mengetahui apa saja manfaat dari limbah kulit rambutan yang bagus untuk kesehatan tubuh manusia dan meningkatkan imunitas tubuh manusia.Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, buku, dan sumber terpercaya yang berkaitan dengan kandungan serta khasiat kulit rambutan.Analisis data dalam penelitian ini melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rebusan kulit rambutan memiliki banyak manfaat yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan demikian, rebusan kulit rambutan berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan alami alternatif dalam menjaga kesehatan tubuh.
Pendidikan Sosial dan Lingkungan dalam Perspektif Hadis: Implikasinya terhadap Penguatan Persatuan Masyarakat Sakdiah, Halimatun; Siregar, Zahra Rafia Rani; Br Bangun, Diva Amanda; Amaliah, Khairul; Sinaga, Ali Imran
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2361

Abstract

Pendidikan sosial dan lingkungan dalam perspektif hadis Nabi Muhammad SAW merupakan pendekatan integratif yang menggabungkan nilai-nilai solidaritas, empati, keadilan, dan tanggung jawab sosial dengan prinsip pelestarian alam sebagai amanah Allah SWT. Hadis-hadis seperti persaudaraan mukmin (HR. Bukhari, No. 481) dan larangan merusak lingkungan (HR. Muslim, No. 282) menekankan pembinaan akhlak yang mendorong kerja sama kolektif untuk kesejahteraan bersama. Penelitian ini menganalisis keterkaitan kedua konsep tersebut, di mana pendidikan sosial memperkuat solidaritas antarindividu, sementara pendidikan lingkungan menanamkan kesadaran ekologis, saling melengkapi dalam membentuk masyarakat harmonis. Implikasinya terhadap penguatan persatuan masyarakat kontemporer tercermin dalam pengurangan fragmentasi sosial akibat urbanisasi dan perubahan iklim, melalui kampanye gotong royong, reboisasi, dan program inklusif yang melibatkan generasi muda. Integrasi ini membentuk komunitas yang resilient, di mana nilai-nilai hadis diterapkan untuk mengatasi tantangan modern tanpa kehilangan identitas budaya Islam. Kesimpulan menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif untuk membangun persatuan melalui empati sosial dan keberlanjutan lingkungan, dengan saran implementasi dalam kurikulum pendidikan dan evaluasi dampaknya. (Kata-kata: 198)
Pengelolaan Sarana Prasarana dan Analisis SWOT di MIS Ubudiyah Medan Dalimunthe, Aissyahkila Nazwa; Tanjung, Marisha Rahmani; Abelia, Abelia; Fhitriansyah, Iqbal; Tambunan, Putri Zaskia; Salim, Salim
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2365

Abstract

Observasi Magang 1 di MIS Ubudiyah Medan dilaksanakan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai penerapan Standar Nasional Pendidikan, khususnya manajemen sarana dan prasarana sebagai salah satu komponen penting dalam mendukung kualitas proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, pengamatan langsung, dan dokumentasi. Pendekatan ini memungkinkan peneliti melihat secara riil bagaimana sarana prasarana direncanakan, dikelola, dan dimanfaatkan di lingkungan sekolah. Hasil observasi menunjukkan bahwa MIS Ubudiyah telah menerapkan manajemen sarana dan prasarana secara cukup sistematis, ditandai dengan adanya perencanaan kebutuhan yang dilakukan dalam rapat koordinasi sekolah, mekanisme pengadaan yang disesuaikan dengan skala prioritas, serta pemeliharaan rutin untuk menjaga keberlanjutan fungsi fasilitas. Lingkungan sekolah yang tertata, bersih, dan nyaman menjadi indikator bahwapengelolaan sarpras telah berjalan dengan baik dan mendukung terciptanya suasana belajar yang kondusif bagi peserta didik. Selain itu, hasil analisis juga menunjukkan bahwa sarana prasarana yang memadai berkontribusi langsung terhadap efektivitas kegiatan pembelajaran, mulai dari kenyamanan ruang kelas, ketersediaan fasilitas pendukung, hingga optimalisasi ruang ibadah dan areabermain. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana yang efektif merupakan faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat proses pembelajaran, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan produktif.
Studi Literatur terhadap Paradigma Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Kinerja Guru Barokah, Sri Joyo; Fatmawati, Hanny Widya; Sukarman, Sukarman
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2366

Abstract

Kinerja guru merupakan pilar utama dalam menentukan mutu pendidikan di madrasah, namun optimalisasinya sangat bergantung pada cara pemimpin mengelola lembaga tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paradigma kepemimpinan kepala madrasah dalam upaya meningkatkan kinerja guru melalui tinjauan literatur yang mendalam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, di mana data dikumpulkan dari berbagai jurnal ilmiah, buku teks manajemen pendidikan, dan laporan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara paradigma kepemimpinan yang dianut kepala madrasah dengan tingkat produktivitas pengajaran. Temuan studi mengungkapkan bahwa paradigma kepemimpinan transformatif dan instruksional jauh lebih efektif dalam memacu inovasi dan motivasi guru dibandingkan dengan model kepemimpinan birokratis-konvensional. Kepemimpinan transformatif mampu membangkitkan motivasi intrinsik melalui visi yang inspiratif, sementara kepemimpinan instruksional fokus pada pendampingan akademik secara klinis. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa kepala madrasah harus mampu bertransformasi menjadi fasilitator dan mentor yang partisipatif untuk menciptakan iklim kerja yang kondusif. Implikasi dari studi ini menyarankan pentingnya penguatan kompetensi kepemimpinan kontemporer bagi kepala madrasah guna menjamin peningkatan kinerja guru yang berkelanjutan di era modern.
Strategi Pembelajaran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Akhlaqul Karimah Peserta Didik Amaliah, Khairul; Nasution, Muhammad Irwan Padli
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan akhlakul karimah peserta didik di MIS Chairul Bariyyah Kecamatan Sunggal. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran guru sebagai teladan dalam proses pembentukan karakter peserta didik, mengingat perilaku dan sikap guru memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan moral siswa. Fokus penelitian diarahkan pada identifikasi metode pembelajaran yang digunakan guru dalam menanamkan nilai-nilai akhlak mulia serta peran kebiasaan keagamaan yang diterapkan di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang diterapkan tidak hanya terbatas pada penggunaan media pembelajaran, ceramah, diskusi, dan pemecahan masalah, tetapi juga diperkuat melalui rutinitas kebiasaan keagamaan seperti sholat berjamaah dan penghafalan Al-Qur’an. Kebiasaan keagamaan tersebut terbukti memberikan dampak positif dalam membentuk akhlakul karimah peserta didik, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa penguatan akhlak peserta didik dapat terwujud melalui integrasi yang harmonis antara metode pembelajaran di kelas dan pembiasaan nilai-nilai keagamaan yang dilakukan secara konsisten. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pentingnya kerja sama antara guru, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik secara berkelanjutan.
Konsep Pembelajaran Berpusat Pada Peserta Didik Dalam Hadis Rasulullah SAW dan Implikasinya Terhadap Kurikulum Berbasis Cinta Novriani, Iklima; Azwany, Nazli; Lubis, Maryam; Sinaga, Ali Imran
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2388

Abstract

Pergeseran paradigma pendidikan global dari pembelajaran berorientasi guru menuju pembelajaran berpusat pada peserta didik (student centered learning) sering kali terjebak pada reduksi metodologis dan mengabaikan dimensi etis serta relasional. Wacana kurikulum berbasis cinta muncul sebagai respons terhadap praktik pendidikan modern yang terlalu teknis dan kurang memperhatikan nilai kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pembelajaran berpusat pada peserta didik dalam hadis Nabi Muhammad saw., mengkaji konsep kurikulum berbasis cinta, serta merumuskan implikasi teoretik hadis terhadap pengembangan kerangka konseptual kurikulum tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) melalui teknik analisis isi (content analysis) dan analisis tematik terhadap literatur primer hadis serta karya pendidikan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pendidikan Rasulullah saw. secara substansial mencerminkan prinsip student centered approach melalui penghargaan terhadap keunikan individu, metode dialogis-partisipatif, dan pembelajaran kontekstual yang berbasis pada kebutuhan riil peserta didik. Nabi Muhammad saw. menempatkan cinta, kelembutan, dan keteladanan sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter dan motivasi intrinsik. Simpulannya, temuan ini berimplikasi pada perlunya desain kurikulum yang fleksibel, diferensiatif, dan disusun secara bertahap sesuai kesiapan kognitif serta psikologis peserta didik. Rekomendasi penelitian ini adalah pengintegrasian nilai-nilai rahmah (Cinta) dalam ekosistem pembelajaran guna menciptakan lingkungan pendidikan yang humanis dan seimbang antara dimensi duniawi serta ukhrawi.
Integrasi Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin dalam Kurikulum Merdeka Madrasah Rambe, Mirza Syadat; Jailani, Ahmad; Siraz, Ahmad; Meilani, Meilani; Siregar, Mutiara Dewi; Azizah, Nur; Fadillah, Nurkhumairah; Raudhatul Mardiyah; Saragih, Hafizah Soraya
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2392

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan kedudukan Profil Pelajar Pancasila (PPP) dan Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin (PPRA) sebagai rumusan tujuan pendidikan Islam di madrasah dalam bingkai Kurikulum Merdeka, menguraikan implikasi integrasi PPP–PPRA terhadap pengembangan kurikulum dan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), serta merumuskan model konseptual hubungan antara tujuan, kurikulum, pembelajaran, dan asesmen PAI berbasis integrasi kedua profil tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan; data berupa artikel jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, dan pedoman resmi terkait Kurikulum Merdeka, tujuan pendidikan Islam, PPP, dan PPRA yang diperoleh melalui penelusuran sistematis, diseleksi berdasarkan otoritas ilmiah, keterkinian, dan relevansi dengan fokus kajian, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif?analitis dan sintesis tematik untuk membangun konstruksi konseptual yang koheren. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka di madrasah menyediakan landasan filosofis dan pedagogis yang kuat bagi integrasi PPP dan PPRA sebagai orientasi normatif pendidikan Islam yang memadukan nilai tauhid, pembinaan akhlak, dan pengembangan ilmu pengetahuan dengan tuntutan kebangsaan dan kemajemukan; integrasi ini menuntut penataan ulang tujuan dan struktur kurikulum PAI, transformasi praktik pembelajaran menuju pola yang kreatif, kontekstual, dan berbasis pengalaman peserta didik, serta pengembangan asesmen autentik dan tata kelola madrasah yang mendukung terwujudnya profil pelajar madrasah yang berkarakter Pancasila sekaligus rahmatan lil ‘alamin.
Pemanfaatan Aplikasi Gamma untuk Presentasi dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SMP dengan Berbasis Kecerdasan Artifisial Sari, Intan Novita; AY, Sulaiman; Rizki, Atika Ayu; Sari, Siti Mayang
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2395

Abstract

Pemanfaatan teknologi presentasi berbasis kecerdasan artifisial menjadi salah satu strategi yang relevan dalam upaya peningkatan kinerja guru di satuan pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pemanfaatan aplikasi Gamma sebagai media presentasi berbasis kecerdasan artifisial dalam meningkatkan kinerja guru di SMP. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru yang telah menerapkan aplikasi Gamma dalam kegiatan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap praktik pembelajaran di kelas, wawancara mendalam dengan guru, serta analisis dokumen berupa perangkat ajar dan bahan presentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan aplikasi Gamma berkontribusi terhadap peningkatan kualitas visualisasi materi, keterpaduan alur penyajian, serta efisiensi waktu persiapan mengajar. Selain itu, penggunaan aplikasi ini mendorong guru untuk lebih reflektif dalam merancang materi presentasi yang selaras dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik peserta didik. Dari perspektif kinerja, Gamma berperan dalam memperkuat aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi media presentasi berbasis kecerdasan artifisial berpotensi mendukung profesionalisme guru apabila dimanfaatkan secara pedagogis dan berkelanjutan.