cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpbpp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No 5, Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27973174     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan menerbitkan naskah terkait pendidikan mencakup pembelajaran anak usia dini, sekolah dasar, bimbingan dan konseling, teknologi pendidikan, manajemen, pendidikan luar sekolah, serta pendidikan anak berkebutuhan khusus
Articles 425 Documents
Penggunaan Media pada Pembelajaran Daring Tema 7 “Peristiwa dalam Kehidupan” Kelas V di SDN Sumbersari 1 Malang Mar’atus Sholichah; Sri Estu Winahyu; Sukamti Sukamti
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.104 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i62021p419-429

Abstract

Abstract: Learning media is one of the important components in learning. Before using the media the teacher must pay attention to the planning and criteria for selecting a good media. So that the desired learning objectives can be achieved optimally. However, not all teachers plan, select, and use learning media properly and appropriately. This study aims to describe the planning, selection, and use of media as well as the obstacles experienced in implementing the use of media in online learning Theme 7 "Events in Life" Fifth Grade at State Elementary School Sumbersari 1 Malang. This study uses a descriptive qualitative approach. Collecting data using interview, observation, and documentation techniques. Based on the results of the study, it was found that the teacher did not do the media planning themselves but used the media planning listed in the lesson plans which were arranged in one cluster. In choosing the media, it is different from the media that has been planned. This is because the media planned in the lesson plans cannot be applied 100 percent the same, adjusting to the conditions of each school. There are media that are not in accordance with the learning objectives. The use of media has implemented the steps of using media well. The obstacle experienced is that there are students who do not open the media sent by the teacher. As well as the limited ability of teachers in making technology-based media. Abstrak: Media pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam pembelajaran. Sebelum menggunakan media guru harus memperhatikan perencanaan dan kriteria pemilihan media yang baik. Sehingga tujuan pembelajaran yang diinginkan dapat tercapai dengan optimal. Namun, tidak semua guru melakukan perencanaan, pemilihan, dan penggunaan media pembelajaran dengan baik dan sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pemilihan, dan penggunaan media serta kendala yang dialami dalam penerapan penggunaan media pada pembelajaran daring Tema 7 “Peristiwa dalam Kehidupan” kelas V di SDN Sumbersari 1 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa guru tidak melakukan perencanaan media sendiri melainkan menggunakan perencanaan media yang tertera pada dokumen RPP yang disusun dalam satu gugus. Dalam memilih media, berbeda dengan media yang sudah direncanakan. Hal ini dikarenakan media yang direncanakan dalam RPP tidak bisa diterapkan 100 persen sama, menyesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. Terdapat media yang tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran. Penggunaan media sudah menerapkan langkah-langkah penggunaan media dengan baik. Kendala yang dialami yaitu terdapat siswa yang tidak membuka media yang dikirimkan oleh guru. Serta keterbatasan kemampuan guru dalam membuat media berbasis teknologi.
Pengembangan Multimedia Interaktif Matematika Berbasis Ispring Materi FPB Dan KPK untuk Siswa Kelas IV Sekolah Sri Qayyuumu Gusti Mahartania; Ni Luh Sakinah Nuraini; Erif Ahdhianto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.69 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i62021p430-439

Abstract

Abstract: This study aims to develop a media product in the form of interactive mathematical multimedia called MUTIF MATIKA material for GCD and LCM for grade IV elementary school students that is valid and practical. The research method is the Research and Development used model of ADDIE. Based on formative evaluation by media experts obtained 97 percent, material experts obtained 81.9 percent, trials to teachers obtained 92.5 percent, and trials to students gained 88.5 percent. Based on the percentage gain, it shows that the MUTIF MATIKA media is valid and practical so that it can be used in learning in grade IV in primary schools. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk media berupa multimedia interaktif matematika yang disebut MUTIF MATIKA materi FPB dan KPK untuk siswa kelas IV sekolah dasar yang valid dan praktis. Metode penelitiannya adalah Research and Development menggunakan model ADDIE. Berdasarkan evaluasi formatif oleh ahli media diperoleh 97,2 persen, ahli materi diperoleh 84,7 persen, uji coba oleh guru diperoleh 92,5 persen, dan uji coba oleh siswa 88,5 persen. Berdasarkan perolehan persentase, menunjukkan bahwa media MUTIF MATIKA valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran di kelas IV sekolah dasar.
Pengembangan Media Game Edukasi “Kirun Mission” Materi Keragaman Budaya Indonesia dengan Penguatan Karakter Jujur untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Elcinta Fridaynia Yunna Nabela; Sri Murdiyah; Putri Mahanani
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.308 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i62021p440-446

Abstract

Pemanfaatan sumber belajar saat proses pembelajaran dapat dioptimalkan dengan menggunakan media. Namun, pada kenyataan masih terdapat kendala dalam penyampaian materi muatan IPS di kelas IV SDN Sentul 3 Kota Blitar dan SDN Karangsari 2 Blitar. Permasalahan yang sama antara kedua SD tersebut yaitu (1) cakupan materi keragaman budaya yang luas dan tidak adanya media pendukung (2) Pada saat diberikan tugas banyak siswa yang mengumpulkan jawaban yang sama dengan temannya. Melihat hal tersebut perlu dikembangkan salah satu media pembelajaran interaktif serta mampu menumbuhkan karakter pada siswa. Media pembelajaran dikemas berupa game edukasi agar siswa dapat memahami materi tersebut dengan menarik dan dapat menggunakan media tersebut dimanapun.Tujuan penelitian pengembangan ini untuk menghasilkan sebuah media game edukasi “Kirun Mission” berbasis karakter jujur keragaman budaya Indonesia di kelas IV SD yang valid menurut ahli materi dan ahli media, praktis digunakan oleh guru serta praktis dan menarik bagi siswa kelas IV SD.
Penguatan Pendidikan Karakter Siswa SD Melalui Pembiasaan pada Pembelajaran Jarak Jauh Kevinna Risqy Agma Widayat; Sa’dun Akbar; Imam Nawawi
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.927 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i62021p447-455

Abstract

Abstract: This research focuses on PPK (Strengthening Character Education) activities through habituation in distance learning and to interpreting the role of habituation in the context of PPK (Strengthening Character Education) in distance learning at SDN Kotalama 1 Kota Malang. In order for the results of this study to be more accurate, the researchers used mixed methods. The approach used is a quantitative approach and a qualitative approach. The results of this study are the role of PPK (Strengthening Character Education) activities through habituation in distance learning that is not maximal in seeing the attitudes and behavior of students directly. The role of PPK through habituation in distance learning, namely as a controller and introduction to various daily activities at home for students. The implementation of PPK through habituation is carried out every morning before learning activities begin. Abstrak: Penelitian ini berfokus pada kegiatan PPK (Penguatan Pendidikan Karakter) melalui pembiasaan pada pembelajaran jarak jauh dan bertujuan untuk memaknai peranan pembiasaan dalam konteks PPK (Penguatan Pendidikan Karakter) pada pembelajaran jarak jauh di SDN Kotalama 1 Kota Malang. Agar hasil penelitian ini menjadi lebih akurat maka peneliti menggunakan metode penelitian campuran atau mixed methods. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini yaitu peranan kegiatan PPK (Penguatan Pendidikan Karakter) melalui pembiasaan pada pembelajaran jarak jauh kurang maksimal dalam melihat sikap dan perilaku peserta didik secara langsung. Peranan PPK melalui pembiasaan pada pembelajaran jarak jauh yaitu sebagai pengontrol dan pengenalan berbagai kegiatan sehari-hari di rumah bagi peserta didik. Pelaksanaan PPK melalui pembiasaan dilaksanakan setiap pagi sebelum kegiatan pembelajaran dimulai, guru memberikan kegiatan melalui grup whatsapp dan peserta didik mengirimkan bukti berupa foto atau video saat melaksanakan kegiatan PPK kepada guru.
Analisis Dampak Negatif Penggunaan Smartphone pada Pembelajaran Daring Ditinjau dari Perilaku Anak Kelas V SD Soniya Putri Wulandari; Siti Umayaroh; Putri Mahanani
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.476 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i62021p456-464

Abstract

Abstract: This study is aimed to discover the negative impacts on the use of smartphone in children, their causing factors, and the means to minimalize them. This study used a qualitative research method with case study research type. The result of this study showed that the negative impacts of the use smartphone were: (1) addicted to play smartphones, (2) less discipline, (3) frequently told lies, (4) slower in understanding the lesson, and (5) influence on their behaviors. Factors that caused those negative impacts were (1) little supervision and limitation on the use of smartphones from parents, (2) the parents always obey all the students wishes, (3) addicted to online games , and (4) influence from the students’ environment. The means that can be done in order to minimize the negative impacts were (1) the teachers should give the clear schedule of online learning (2) the parents should give time limitation on the use of smartphones, and (3) the parents monitor the applications that used by the students. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak negatif penggunaan smartphone pada anak, faktor penyebab timbulnya dampak negatif tersebut, serta upaya meminimalisir timbulnya dampak negatif dari penggunaan smartphone pada anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa dampak negatif dari penggunaan smartphone yaitu: (1) kecanduan bermain smartphone, (2) menurunnya kedisiplinan siswa, (3) siswa menjadi sering berbohong, (4) lambat dalam menerima pembelajaran, dan (5) mempengaruhi perilaku siswa. Faktor yang menyebabkan timbulnya dampak negatif tersebut yaitu: (1) kurangnya pengawasan, pendampingan, dan pembatasan penggunaan smartphone dari orangtua, (2) orangtua selalu menuruti segala keinginan siswa, (3) kecanduan game online, dan (4) pengaruh dari lingkungan bermain siswa. Upaya yang telah dilakukan untuk meminimalisir timbulnya dampak negatif yaitu: (1) guru memberikan jadwal pembelajaran daring yang jelas, (2) orangtua memberi batasan waktu dalam penggunaan smartphone, dan (3) orangtua memantau aplikasi yang digunakan oleh siswa.
Pengembangan Panduan Konseling Kelompok Teknik Restrukturisasi Kognitif untuk Mereduksi Kecemasan Komunikasi Siswa SMA Dini Fatihah; Ella Faridati Zen; Blasius Boli Lasan
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.324 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i62021p465-475

Abstract

Abstract: This study aims to develop a restructuring technique group counseling guide to reduce the high school student population. Preparatory guide for counselors in providing counseling services, reducing communication pool. The research method uses the Research and Development model, with 4 stages, namely (1) potential problems, (2) data management, (3) product design, and (4) design validation. The results of the total validation test on expert numeric data show a percentage of 73 percent, in the high enough category, the results of the validation test on the total data for media expert numbers show a percentage of 92 percent, in the very high category and the overall validation test results on the data on the number of potential product users with the percentage of 97.5 percent, is also in a very high category. The numerical data from BK experts, media experts and potential users show that the guidelines developed by researchers have met the acceptance criteria and are suitable for use by counselors as a guide in providing counseling services to reduce communication in communication. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan panduan konseling kelompok teknik restrukturisasi untuk mereduksi kecemasan komunikasi siswa SMA. Panduan disiapkan untuk konselor dalam memberikan layanan konseling, mereduksi kecemasan komunikasi. Metode penelitian menggunakan model Research and Development, dengan 4 tahapan yakni (1) potensi masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, dan (4) validasi desain. Hasil uji validasi ahli materi secara keseluruhan menunjukan persentase sebesar 73 persen, dalam kategori cukup tinggi, berarti cukup layak. Hasil uji validasi ahli media pada keseluruhan data menunjukan persentase sebesar 92 persen, dalam kategori sangat tinggi, artinya sangat layak, dan hasil uji validasi calon pengguna produk secara keseluruhan menunjukkan persentase 97,5 persen, juga dalam kategori sangat tinggi, artinya sangat layak. Maka dapat disimpulkan bahwa panduan yang dikembangkan oleh peneliti telah memenuhi kriteria keberterimaan dan layak digunakan oleh konselor sebagai panduan dalam memberikan layanan konseling untuk mereduksi kecemasan dalam komunikasi.
Pengaruh Budaya Organisasi Sekolah dan Efikasi Diri Guru terhadap Etos Kerja Guru Diyah Rieka Rahmawati; Ahmad Yusuf Sobri
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.204 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i62021p476-484

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to: (1) describe the school's organizational culture, teacher's self-efficacy, and work ethic for public high school teachers in Pasuruan City; (2) describe the influence of school organizational culture, self-efficacy on work ethics both partially and simultaneously; (3) knowing the differences in characteristics between high school and vocational school. The research method used is a quantitative approach with descriptive data analysis and multiple linear regression. The results of the study showed: school organizational culture, teacher self-efficacy, and work ethic of state senior high school teachers in Pasuruan in a fairly good category; there are significant effects both partially and simultaneously each with a significance value of 0.000 less than 0.05; there are differences in characteristics between high school and vocational school with the acquisition of Fcount is 10.4 greater than Ftable is 1.39 at the 0.05 significance level. Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk: (1) mendeskripsikan budaya organisasi sekolah, efikasi diri guru, dan etos kerja guru SLTA Negeri di Kota Pasuruan; (2) mendeskripsikan pengaruh budaya organisasi sekolah, efikasi diri terhadap etos kerja baik secara parsial maupun simultan; (3) mengetahui adanya perbedaan karakteristik antara SMA dengan SMK. Metode penelitian yang digunakan yaitu melalui pendekatan kuantitatif dengan analisis data deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan: budaya organisasi sekolah, efikasi diri guru, dan etos kerja guru SLTA Negeri di Kota Pasuruan dalam kategori cukup baik; terdapat pengaruh yang signifikan budaya organisasi sekolah, efikasi diri guru, dan etos kerja baik secara parsial maupun simultan masing-masing dengan nilai signifikansi 0,000 kurang dari 0,05; adanya perbedaan karakteristik antara SMA dengan SMK dengan perolehan nilai Fhitung sama dengan 10,4 lebih dari Ftabel sama dengan 1,39 pada taraf signifikansi 0,05.
Peran Kepala Sekolah, Guru, dan Alumni dalam Pengembangan Jiwa dan Kemampuan Kewirausahaan Siswa Hapsari Dwi Marta Lita; Maisyaroh Maisyaroh; Juharyanto Juharyanto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.345 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i62021p485-494

Abstract

Abstract: This study aims to describe: (1) the strategies of principals, teachers, and alumni in developing the entrepreneurial spirit of students; (2) strategies of principals, teachers, and alumni in developing student’s entrepreneurial abilities; (3) the role of principals and teachers in the implementation of a double track learning system; (4) alumni participation in the implementation of learning entrepreneurship practices for students; (5) constrains encountered in developing student’s entrepreneurial spirit and abilities; and (6) solutions to overcome the constraints to the development of entrepreneurial motivation and capacities. This research method used qualitative approach with a case study design data would collected through observation, interview, and documentation techniques. Based on the research data it can be concluded that principals, teachers, and alumni have several strategies in developing the spirit and entrepreneurial abilities of students. The strategy includes requiring students to go directly into school entrepreneurship activities, providing material related to entrepreneurship practices, implement literacy programs to develop, brainstorm, and create dream books. In addition, principals and teachers play a role as policy makers in the implementation of double track learning policies. Alumni also actively participate in the implementation of entrepreneurship practice learning. The constraints experienced by principals, teachers, and alumni in developing spirit and entrepreneurial abilities are the students have low awareness and confidence. These constraints can be overcome by providing motivation, assistance, and student insight. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) strategi kepala sekolah, guru, dan alumni dalam pengembangan jiwa kewirausahaan siswa; (2) strategi kepala sekolah, guru, dan alumni dalam pengembangan kemampuan kewirausahaan siswa; (3) peran kepala sekolah dan guru dalam penerapan sistem pembelajaran double track; (4) partisipasi alumni dalam pembelajaran praktik kewirausahaan siswa; (5) hambatan kepala sekolah, guru, dan alumni dalam mengembangkan jiwa dan kemampuan kewirausahaan siswa; dan (6) solusi kepala sekolah, guru, dan alumni dalam mengatasi hambatan pengembangan jiwa dan kemampuan kewirausahaan siswa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan data penelitian dapat disimpulkan bahwa kepala sekolah, guru, dan alumni memiliki beberapa strategi dalam pengembangan jiwa dan kemampuan kewirausahaan siswa. Strategi tersebut diantaranya adalah mewajibkan siswa terjun langsung dalam kegiatan kewirausahaan sekolah, pemberian materi yang berkaitan dengan praktik kewirausahaan, penerapan program literasi buku pengembangan, curah pendapat, dan pembuatan dream book. Selain itu kepala sekolah dan guru berperan sebagai pembuat kebijakan dan pelaksanaan kebijakan pembelajaran dengan sistem double track. Alumni juga berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pembelajaran praktik kewirausahaan siswa. Hambatan yang dialami kepala sekolah, guru, dan alumni dalam pengembangan jiwa dan kemampuan kewirausahaan siswa adalah kesadaran siswa dan tingkat kepercayaan diri siswa. Hambatan tersebut dapat diatasi dengan pemberian motivasi, pendampingan berkelanjutan, serta membuka pemikiran para siswa.
Analisis Faktor Orang Tua Menyekolahkan Anak pada Sekolah Dasar Berbasis Islam di Kota Malang Nova Nur Khasanah; Imron Arifin; Ahmad Nurabadi
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.145 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i62021p495-502

Abstract

Abstract: This study intends to explore the factors behind the choice of parents to send their children to Islamic based elementary schools in Malang city. The sample consisted of 162 class I parents using cluster/area sampling and proportional sampling. The data collection tool is a closed questionnaire. While data analysis uses SPSS 24.00 for windows. The results of the study obtained factors that influence the choice of parents to send their children to Islamic based elementary schools in Malang, namely religious factors, character education, school quality, potential development, and service. Abstrak: Penelitian ini bermaksud untuk menggali faktor yang melatarbelakangi pilihan orangtua menyekolahkan anak pada SD berbasis Islam di Kota Malang. Sampel terdiri atas 162 orangtua kelas I dengan menggunakan cluster/area sampling dan proportional sampling. Alat pengumpul data adalah angket tertutup. Sedangkan analisis data menggunakan SPSS 24.00 for windows. Hasil penelitian diperoleh faktor yang mempengaruhi pilihan orangtua menyekolahkan anak pada SD berbasis Islam di Kota Malang yaitu faktor religi, pendidikan karakter, mutu sekolah, pengembangan potensi, dan pelayanan.
Faktor-Faktor Motivasi yang Berpengaruh terhadap Loyalitas Anggota OSIS Farida Nuraini; Burhanuddin Burhanuddin; Djum Djum Noor Benty
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.953 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i72021p503-515

Abstract

Abstract: This study aims to determine motivational factors and their influence on the loyalties of intern school student council members. This study is classified as quantitative research with multivariate correlational design. The results showed that: (1) the factors of motivation namely physiological needs, security, social, respect, and self-actualization; (2) factors that encourage loyalties namely membership and duties; (3) physiological needs in the high category, security needs in the high category, social needs in the high category, the need for rewards in the medium category, and the need for self-actualization in the high category, (4) membership in the medium category, and tasks in the high category; (5) there is an influence of motivation on loyalties; simultaneously there is an influence of motivational factors on membership factors, partially the motivational factors that influence the membership factors are the need for appreciation and self-actualization needs, simultaneously there is the influence of motivational factors on task factors, partially motivational factors that affect the task factor are social needs, appreciation needs, and self-actualization needs. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor motivasi dan pengaruhnya terhadap loyalitas Anggota OSIS. Penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif dengan desain correlational multivariate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) faktor-faktor motivasi Anggota OSIS yaitu kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri; (2) faktor-faktor yang mendorong loyalitas yaitu keanggotaan dan tugas; (3) kebutuhan fisiologis dalam kategori tinggi, kebutuhan keamanan dalam kategori tinggi, kebutuhan sosial dalam kategori tinggi, kebutuhan penghargaan dalam kategori sedang, dan kebutuhan aktualisasi diri dalam kategori tinggi, (4) keanggotaan dalam kategori sedang, dan tugas dalam kategori tinggi; (5) terdapat pengaruh motivasi terhadap loyalitas; secara simultan terdapat pengaruh faktor-faktor motivasi terhadap faktor keanggotaan, secara parsial faktor motivasi yang berpengaruh terhadap faktor keanggotaan adalah kebutuhan penghargaan dan kebutuhan aktualisasi diri, secara simultan terdapat pengaruh faktor-faktor motivasi terhadap faktor tugas, secara parsial faktor motivasi yang berpengaruh terhadap faktor tugas adalah kebutuhan sosial, kebutuhan penghargaan, dan kebutuhan aktualisasi diri.

Page 6 of 43 | Total Record : 425