cover
Contact Name
Rahmad Purwanto
Contact Email
lpkdgeneration2022@gmail.com
Phone
+628112874466
Journal Mail Official
rachmad-purwanto@untagsmg.ac.id
Editorial Address
Jln Bendan Dhuwur, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Suara Pengabdian 45
ISSN : 29637198     EISSN : 29646588     DOI : https://doi.org/10.56444/pengabdian45.v1i1
Core Subject : Social,
Jurnal Suara Pengabdian 45, is a peer reviewed journal published by the UNTAG Community Service Institute Semarang. Jurnal Suara Pengabdian 45 is published 4 (four) times a year in March, June, September and December. This journal provides direct open access to its content on the principle that making research journals freely available to the public supports greater global exchange of knowledge within the Community Service field. This journal aims to provide a place for academics, researchers, and practitioners to publish original research articles or review articles. The scope of articles published in this journal relates to various topics in the field of outcomes from community service activities.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 267 Documents
Penyuluhan Program Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Konstruksi Bangunan Gedung Untuk Perencanaan Dan Pembangunan Desa Kemuning Agustinus Sungsang Nana Patria; Amrita Winaya Shita Dewi; Pramesta Armanisag Pangestuti; Thomasonan Lutfie Prananto
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 4 No. 2 (2025): Juni: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/70y0qk77

Abstract

Desa Kemuning merupakan salah satu Desa yang terletak di Kec. Ngargoyoso, Kab. Karanganyar Jawa Tengah. Desa Kemuning mempunyai potensi dalam bidang pariwisata yang dikenal luas oleh masyarakat. Dalam proses pengembangan desa, salah satu permasalahan yang ada pada Desa Kemuning adalah kurangnya perhatian masyarakat tentang pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam proses konstruksi. Sehingga Dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas 17 Agustus 1945 Semarang melaksanakan kegiatan pengabdian yang berlokasi di Desa Kemuning yang berupa penyuluhan terkait pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam proses pembangunan dan pengembangan Desa Kemuning. Metode kegiatan yang digunakan untuk tercapainya tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah survei untuk mengetahui kondisi masyarakat dan lingkungan, analisis mengenai penyuluhan yang terkait pengetahuan masyarakat mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), penyusunan materi tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat Desa Kemuning. Berdasarkan hasil dari proses kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Kemuning yang berupa penyuluhan mengenai pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk pelaksanaan konstruksi, dapat memberikan tambahan pengetahuan dan peningkatan sikap kehati-hatian dalam bekerja dibidang konstruksi dan warga semakin tahu item-item yang wajib digunakan dalam memenuhi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Peran Kepala Desa dalam Pembangunan Ekonomi Berbasis Kepastian Hukum Siti Mariyam
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 4 No. 2 (2025): Juni: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/z4jwj740

Abstract

Program pengabdian ini mengatasi masalah kurangnya implementasi kepastian hukum dalam kebijakan pembangunan ekonomi oleh Kepala Desa yang dapat menghambat efektivitas dan akuntabilitas. Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas Kepala Desa dalam mengintegrasikan prinsip kepastian hukum pada perencanaan dan pelaksanaan pembangunan ekonomi desa. Metode yang digunakan meliputi analisis yuridis normatif untuk pengembangan materi, diikuti lokakarya, klinik konsultasi, dan pendampingan partisipatif. Hasil utama menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan Kepala Desa menyusun produk hukum desa yang mendukung ekonomi, perbaikan tata kelola Dana Desa menjadi lebih transparan dan akuntabel, serta munculnya kesadaran baru akan pentingnya landasan yuridis yang kuat, yang berpotensi mendorong perubahan pranata dan perilaku menuju tata kelola desa yang lebih baik.
Sawah Besar Berdaya: Edukasi Anti Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Kelurahan Sawah Besar Nurhayati, Ema; Elen Anedya Frahma; Novia Mungawanah; Monica Belinda Oksavina; Febryan Alam Susatyo; Cahyo Adi Nugroho
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 4 No. 2 (2025): Juni: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/cgd67c68

Abstract

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) masih menjadi permasalahan sosial yang signifikan di Indonesia, tak terkecuali di Kelurahan Sawah Besar. Minimnya pemahaman masyarakat tentang bentuk-bentuk KDRT serta jalur pelaporan dan perlindungan korban menjadi faktor pendorong tingginya angka kasus yang tidak terungkap. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan literasi warga Kelurahan Sawah Besar terkait pencegahan, pengenalan, dan penanganan kasus KDRT melalui pendekatan edukasi partisipatif. Metode yang digunakan meliputi serangkaian lokakarya interaktif, penyuluhan berbasis komunitas, dan pembentukan kelompok dukungan dengan melibatkan tokoh masyarakat setempat serta ahli dari bidang hukum. Program ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang KDRT, membentuk jaringan relawan pendamping korban yang terdiri dari 25 kader terlatih dan mengembangkan sistem pelaporan kasus berbasis komunitas yang terintegrasi dengan dinas sosial setempat. Simpulan dari program ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis partisipatif efektif dalam membangun kesadaran kolektif dan menciptakan sistem dukungan bagi korban KDRT. Model edukasi yang dikembangkan diharapkan dapat direplikasi di kelurahan lain sebagai upaya strategis pencegahan dan penanganan KDRT berbasis komunitas
Partisipasi Publik sebagai Legitimasi Demokrasi Produk Hukum Retno Mawarini Sukmariningsih; Hadi Karyono; Agus Nurudin; Mashari
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 4 No. 2 (2025): Juni: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/dch1ar72

Abstract

Partisipasi publik merupakan elemen fundamental dalam sistem hukum demokratis yang menjamin keterlibatan warga negara dalam proses pengambilan keputusan, termasuk dalam pembentukan peraturan perundang-undangan. Artikel ini menganalisis secara kritis implementasi partisipasi publik dalam pembentukan regulasi di Indonesia dengan pendekatan yuridis-normatif dan teori hukum partisipatif. Dalam praktiknya, keterlibatan masyarakat sering kali bersifat simbolis dan tidak substansial. Padahal, partisipasi publik yang bermakna menjadi syarat legitimasi demokratis suatu produk hukum. Tulisan ini mengkaji peran partisipasi berdasarkan teori diskursus Jurgen Habermas, hukum progresif Satjipto Rahardjo, serta prinsip good governance. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reformasi mekanisme partisipasi yang lebih transparan, inklusif, dan deliberatif menjadi kebutuhan mendesak untuk menjamin keadilan regulatif dan kepastian hukum yang demokratis.
Transformasi Budidaya Jamur Menjadi Usaha Mandiri: Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui Penguatan Manajemen Bisnis Yuniarti, Nur Atika; Pramudya, Ryan Arya; Mutiarachim, Atika
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 4 No. 2 (2025): Juni: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/0yqyq425

Abstract

Program pengabdian masyarakat melalui penguatan manajemen bisnis telah dilaksanakan di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan pada 25 Mei 2025. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial petani jamur melalui pelatihan manajemen usaha dan strategi pemasaran digital. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi pencatatan keuangan yang belum optimal, ketiadaan standar pengemasan produk, dan minimnya pemanfaatan media digital untuk pemasaran. Kegiatan pelatihan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif, mencakup distribusi hasil panen, teknik pengemasan, dan pemasaran digital. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan: manajemen usaha sederhana naik 75%, penguasaan teknik pengemasan meningkat 80%, dan penggunaan media digital untuk pemasaran bertambah 70%. Dampak positif terlihat dari munculnya pembeli dari luar desa setelah petani mengunggah produk ke media sosial, mendorong terwujudnya wirausahawan mandiri yang mampu mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan.
Workshop Digital Marketing, Inovasi Desain, Katalog dalam Upaya Peningkatan Harga Jual Gerabah di Desa Rendeng, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro Wulandari, Septi; Rizka Syahira Ramadhani; Nadia Salsa Bila; Fiza Istanti Nur Rosida; Dimas Syahputra Aidil Laqod
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 4 No. 3 (2025): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/z51ht042

Abstract

Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu desa yang memiliki potensi culture site gerabah. Kerajinan ini telah ada sejak tahun 1930an, produk awal yang dihasilkan berupa bentuk boneka pengantin. Tantangan yang dihadapi pengrajin gerabah meliputi tantangan internal dan tantangan eksternal. Pengabdian masyarakat dilakukan menggunakan metode kualitatif pendekatan partisipatif perajin gerabah yang terlibat dalam merencanakan kegiatan berdasarkan wawancara untuk menelaah permasalahan, FGD (Focus Group Discusson), serta mengimplementasi sebagai solusi untuk mengatasi masalah. Tujuan pengabdian ini memberikan pendampingan kepada pengrajin gerabah untuk meningkatkan strategi pemasaran digital, membantu pengrajin gerabah untuk membuat desain inovasi yang sesuai dengan tren pasar. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman pengrajin gerabah terkait pengelolaan platform digital sebagai sarana pemasaran. Pendampingan ini mencakup pelatihan strategi digital marketing melalui penggunaan media sosial, pengelolaan marketplace (Shopee dan Tokopedia) yang digunakan untuk menjangkau pasar secara luas.
Perancangan Masterplan Wisata Taman Opak, Bokoharjo, Prambanan melalui Pendekatan Co-Design Berbasis Potensi Alam Tepian Sungai Dyah Hendrawati; Meizhan Hady; Pandu Dewanata; Ismail Ammar Sauqi; Dwiwangga Sang Nalendra Hadi
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 4 No. 3 (2025): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/1evzhn25

Abstract

Taman Wisata Opak terletak di Desa Ringinsari, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta, pada tepian Sungai Opak yang merupakan pertemuan tiga sungai dengan arus tenang. Kawasan ini memiliki potensi lanskap berupa sungai, sawah, dan hutan bambu dengan panorama langsung ke Taman Wisata Ratu Boko. Masyarakat telah berinisiatif mengembangkan kawasan secara swadaya sejak 2018, namun keterbatasan perencanaan membuat pemanfaatan potensi belum optimal. Permasalahan utama adalah ketiadaan arahan pengembangan yang komprehensif dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan membantu masyarakat merancang masterplan kawasan wisata melalui pendekatan co-design, sehingga masyarakat terlibat aktif sejak perencanaan hingga penyusunan rancangan akhir. Hasil pengabdian meliputi dokumen masterplan, denah kawasan, prototipe bangunan berbasis material lokal, serta media promosi berupa video. Pendekatan ini tidak hanya menghasilkan desain fisik, tetapi juga meningkatkan kapasitas masyarakat dalam merawat dan mengelola kawasan wisata berbasis potensi alam dan budaya lokal.
Budidaya Sayur secara Hidroponik dan Ikan Lele (Mix Farming) dalam Mempertahankan Ketahanan Pangan Keluarga di Desa Kajeksan Suyono; Zahra Maulida; Della Oktaviani Putri; Nadira Aulia Rizqiana Putri; Windi Yuni Astutik; Ivan Adi Susanto; Nauval Rahmad Salam
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 4 No. 3 (2025): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/nfkxs478

Abstract

The KKN Program of Universitas PGRI Adi Buana Surabaya for the 2024–2025 period in Kajeksan Village, Sidoarjo Regency, focuses on the issue of family food security by implementing a mixed farming system based on the use of used goods. This service method uses Participatory Action Research (PAR) through the stages of to know (identifying problems), to understand (socialization of concepts), to plan (design a system from gallons of mineral water), to act (training and assistance in making hydroponics-aquaponic systems, making fish feed from household waste, and natural vitamins), and to change (evaluation and sustainability). As a result, there is an improvement in community skills with the realization of catfish harvest along with optimal kale growth, opening household business opportunities, and creating a sustainable empowerment model through appropriate technology transfer.
Peningkatan Keterampilan dan Produksi Pakan Berbasis Silase bagi Peternak Sapi di Kecamatan Musuk Gojandra, Farda Pega Libra; Priyanto, Kaleb; Cahyanto, Septian Eko; Saputra, Dimas Chandra; Wibowo, Andika Agus Tri; Rahmawati, Adinuringtyas Herfi; Sarai Enita
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 4 No. 3 (2025): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pwg4y651

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas peternak sapi di Kecamatan Musuk, Boyolali, melalui penerapan teknologi pencacah hijauan dan teknik fermentasi silase. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan 15 peternak anggota Slamet Jaya Farm selama delapan bulan. Kegiatan meliputi perancangan dan pembuatan mesin pencacah sederhana, pelatihan teknis, demonstrasi praktik pembuatan silase, serta pendampingan berkelanjutan. Mesin pencacah yang dirancang menggunakan motor 1 HP dengan kapasitas 200 kg/jam terbukti mampu menurunkan waktu pengolahan dan menghasilkan ukuran cacahan hijauan seragam 2–5 cm. Hasil program menunjukkan bahwa 82% peserta berhasil mengoperasikan mesin dan memproduksi silase berkualitas dengan pH optimal 3,8–4,2, sedangkan 71% mulai memanfaatkan limbah pertanian sebagai bahan baku silase. Program ini membuktikan bahwa teknologi tepat guna yang dikombinasikan dengan pelatihan intensif mampu meningkatkan pengelolaan pakan dan mendukung keberlanjutan usaha peternakan sapi lokal.
Pendampingan Pengembangan Urban Farming Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bukit Duri Jakarta Selatan Ali, Abdullah; Erita Oktasari; Feodora Zefanya Widjaja; Engel Bertus Maray; Diyah Ayu Ningsih
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 4 No. 3 (2025): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/ftpkx381

Abstract

Isu keterbatasan lahan di wilayah perkotaan mendorong perlunya solusi alternatif untuk mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini berfokus pada pengembangan urban farming di Kelurahan Bukit Duri dengan melibatkan kader TP PKK sebagai mitra utama. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan teknis, keterampilan, serta kemandirian warga dalam memanfaatkan ruang mikro melalui sistem hidroponik dan pemanfaatan lahan vertikal maupun horizontal. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, workshop, praktik instalasi hidroponik, penyemaian, hingga panen dan pengelolaan pasca panen. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kapasitas kader PKK dalam praktik urban farming, terbentuknya kebun percontohan yang aktif dirawat, serta pemanfaatan hasil panen untuk konsumsi rumah tangga dan pengembangan produk melalui branding sederhana. Program ini memberikan manfaat multidimensi: sosial, ekonomi, dan lingkungan, serta mendorong keberlanjutan pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas.