cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 781 Documents
EVOLUSI INSTITUSI PENDIDIKAN ISLAM MENUJU MODERNISASI PENDIDIKAN Maisah, Maisah; Asbui, Asbui; Asrulla, Asrulla; MY, Mahmud
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i1.2594

Abstract

Evolusi institusi pendidikan Islam dari konsep tradisional ke arah modernisasi pendidikan adalah sebuah perubahan penting dalam konteks pendidikan di era global. Penelitian ini menyelidiki bagaimana institusi pendidikan Islam beradaptasi dengan tantangan zaman, khususnya dalam menghadapi kemajuan teknologi dan globalisasi yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian literatur, di mana semua data diperoleh melalui buku dan jurnal akademik, lalu data dianalisis dengan cara mereduksi data, menyajikannya, dan menarik kesimpulan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pergeseran institusi pendidikan Islam dari tradisional ke modern merupakan suatu kebutuhan untuk memastikan relevansi dan kontribusi lembaga pendidikan di era global. Melalui penyesuaian kurikulum, pembaruan metode pengajaran, pemanfaatan teknologi, perbaikan manajemen, pengembangan tenaga pengajar, serta kerjasama dan kemitraan, pendidikan tinggi Islam dapat mencapai mutu yang setara dengan standar internasional. Berbagai tantangan yang ada perlu diatasi dengan strategi yang tepat supaya evaluasi ini dapat berlangsung dengan efisien dan berkelanjutan.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V DITINJAU DARI PROFIL PELAJAR PANCASILA Hadi Cahyono, Danu; Kartinah, Kartinah; Riskiyati, Nur
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i1.2600

Abstract

Pada era 4.0, pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam mengembangkan potensi individu serta penekanan pada pembelajaran yang berfokus pada siswa. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan seperti Problem Based Learning (PBL). Model ini sejalan dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila, seperti adanya kegiatan gotong royong dan bernalar kritis. Salah satu mata Pelajaran jenjang SD adalah Bahasa Indonesia. Meskipun Kurikulum Merdeka menitikberatkan pada materi inti, pembelajaran Bahasa Indonesia sebagai bagian dari identitas nasional tetap harus diperhatikan. SD Negeri Karanganyar Gunung 02 di Semarang telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, namun penelitian mengenai penerapan Problem Based Learning (PBL) di sekolah ini masih terbatas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji lebih mendalam mengenai implementasi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V ditinjau dari elemen gotong royong dan bernalar kritis. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2024/ 2025 pada tanggal 4 November 2024 hingga 7 November 2024, dengan lokasi penelitian di SD Negeri Karanganyar Gunung 02. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed method) yang mengaplikasikan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif diterapkan melalui wawancara dan observasi, sedangkan metode kuantitatif dilaksanakan dengan pretest dan posttest. Model Problem Based Learning (PBL) berpengaruh positif terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia dalam pencapaian elemen gotong royong dan bernalar kritis. Hasil observasi menunjukkan peningkatan kolaborasi dan kemampuan berpikir kritis siswa. Data kuantitatif menunjukkan nilai posttest kelas eksperimen lebih tinggi (83,33) dibandingkan kelas kontrol (75,00), meskipun nilai NGain score menunjukkan kategori kurang efektif. Secara keseluruhan, Problem Based Learning (PBL meningkatkan pencapaian gotong royong dan berfikir kritis siswa.
PERANAN BAHASA INDONESIA DALAM MELESTARIKAN BUDAYA LOKAL Zamhari, Ahmad; Hajjah, Syahma Diana; Rahmadhani, Ellyza Octa; Asyaputri4, Imel; Diandra, Resagi; Sakdiyah, Khalimatul
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i1.2655

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran bahasa Indonesia dalam pelestarian budaya lokal di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tokoh-tokoh budaya, pemuka masyarakat, serta pengajar bahasa dan sastra di sekolah-sekolah yang aktif dalam pelestarian budaya. Peneliti juga melakukan observasi langsung terhadap kegiatan yang berkaitan dengan penggunaan bahasa Indonesia dalam konteks budaya lokal. Analisis data dilakukan secara tematik dengan mencari pola-pola yang muncul terkait peran bahasa Indonesia dalam pelestarian tersebut. Selain itu, penelitian ini juga melibatkan studi pustaka untuk mendalami teori-teori bahasa dan budaya serta meninjau contoh-contoh penerapan bahasa Indonesia dalam upaya pelestarian budaya di berbagai wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana untuk mendokumentasikan, menyebarkan, dan melestarikan kearifan lokal. Bahasa Indonesia memfasilitasi pemahaman lintas budaya, memperkuat identitas nasional, serta mempererat solidaritas sosial di tengah keragaman budaya Indonesia.
EFEKTIVITAS MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP PRODUKTIVITAS TUGAS KELOMPOK: PERSPEKTIF MAHASISWA PGSD FIP UPI ANGKATAN 2022 KELAS 5B Wulandari, Wulandari; Komara Adiningsih, Salma; Rusyda, Huriena; Mayadiana Suwarma, Dina; Jenuri, Jenuri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i1.2662

Abstract

Penelitian ini dirancang untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran Cooperative Learning tipe Group Investigation (GI) terhadap produktivitas tugas kelompok dari perspektif mahasiswa PGSD. Penelitian dilakukan kepada mahasiswa PGSD FIP UPI angkatan 2022 kelas 5B menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui studi literatur, wawancara semi-terstruktur, dan observasi terhadap delapan mahasiswa yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menyatakan bahwa penerapan model pembelajaran ini memberikan dampak positif terhadap keterampilan kolaborasi, pembagian tugas yang adil, dan pemecahan masalah dalam kelompok. Mahasiswa merasa lebih nyaman belajar secara berkelompok dan termotivasi dalam menyelesaikan tugas bersama. Namun, terdapat tantangan seperti koordinasi anggota kelompok, waktu pengerjaan yang terbatas, serta partisipasi yang tidak merata. Keterlibatan dosen sebagai fasilitator dalam proses diskusi dianggap masih terbatas. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran ini efektif meningkatkan produktivitas tugas kelompok tetapi perlu optimalisasi peran dosen dan pengelolaan waktu yang lebih baik untuk memaksimalkan hasil pembelajaran.
IMPLEMENTASI KURIKULUM PENDIDIKAN AKHLAK DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER KEJUJURAN DAN TANGGUNG JAWAB DI SEKOLAH CITA ALAM YOGYAKARTA Puspitasari, Anggita; Rahmawati, Rahmawati; Hidayah, Rachma Ulil; Aprilia, Atika; Hayuningrum, Erlian Adi; Muhtarom, Taufik
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i1.2671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kurikulum Pendidikan akhlak untuk menumbuhkan nilai kejujuran dan tanggung jawab. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Prosedur pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Citra Alam Yogyakarta memiliki tiga model kurikulum yaitu Kurikulum Akhlak, Kurikulum Alam, dan Kurikulum Pemerintah. Ketiga kurikulum ini kemudian diturunkan ke dalam berbagai metode pembelajaran yang dapat membentuk karakter peserta didik khususnya karakter kejujuran dan tanggungjawab yang dituangkan melalui proses pembelajaran yang dilakukan. Salah satu metode pembelajaran di Sekolah Citra Alam Yogyakarta adalah metode pendekatan direct line atau hubungan interaksi langsung antara guru dengan peserta didik.
ANALISIS 4 PILAR (PANGAN, KESEHATAN, LINGKUNGAN HIDUP, SOSIAL BUDAYA) PENDIDIKAN PADA SANGGAR ANAK ALAM DALAM MEMBANGUN KARAKTER KREATIF DAN RASA INGIN TAHU Aisyah, Kurnia Nur; Cahyaningrum, Amanda; Tsuraya, Nisrinda Nasywa; Nurrizal, Ichsan Dwi; Aini, Adellia Nur; Muhtarom, Taufik
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i1.2673

Abstract

Tujuan dari penelitian pada sanggar anak alam ini untuk 1) mengetahui analisis pilar pangan dalam membentuk karakter kreatif dan rasa ingin tahu; 2) mengetahui analisis pilar kesehatan dalam membentuk karakter kreatif dan rasa ingin tahu; 3) mengetahui analisis pilar lingkungan dalam membentuk karakter kreatif dan rasa ingin tahu; 4) mengetahui analisis pilar sosial budaya dalam membentuk karakter kreatif dan rasa ingin tahu. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan cara Analisis deskriptif, teknik ini digunakan untuk mendeskripsikan performa data yang sudah ada untuk menarik kesimpulan. Hasil perolehan dalam penelitian ini adalah Sekolah Alam di Sanggar Anak Alam memiliki empat model kurikulum atau empat pilar yang terdiri dari pangan, kesehatan, lingkunan hidup, dan sosial budaya. Keempat kurikulum atau pilar ini kemudian diturunkan ke dalam berbagai metode pembelajaran yang dapat membentuk karakter peserta didik khususnya karakter kreatif dan rasa ingin tahu yang dituangkan melalui proses pembelajaran yang dilakukan.
MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERBANTUAN MEDIA KONKRET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI SEKOLAH DASAR Erander, Sari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i1.2738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran Contextual Teaching and Learning berbantuan media konkret dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindak Kelas (PTK), dengan subjek penelitian siswa kelas IV SD sebanyak 22 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pada siklus I tahap pretes dengan persentase 9,1% pada kategori sangat rendah dan tahap postes dengan persentase 27,3% dengan kategori rendah. Sedangkan hasil siklus II tahap pretes siswa dipresentasekan 54,5% dengan kategori sedang, kemudian pada postes mengalami peningkatan hasil belajar siswa dengan presentase 81,8% kategori sangat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning berbantuan media konkret kelas IV di Sekolah Dasar.
ANALISIS LITERATUR TENTANG EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PKN DALAM MENUMBUHKAN NILAI PANCASILA PADA SISWA SEKOLAH DASAR Mahmudah, Fitri Zakiyah; Abidah , Julia Nur; Nufus , Yuliana Naziatun; Sunaryati, Titin
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i1.2739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dalam menumbuhkan nilai-nilai Pancasila pada siswa Sekolah Dasar (SD) melalui analisis literatur. Dengan menggunakan pendekatan studi literatur, penelitian ini berfokus pada pengkajian karya ilmiah seperti jurnal, buku, dan laporan penelitian yang relevan dengan topik. Hasil dari kajian menunjukkan bahwa pembelajaran PKN secara umum berperan signifikan dalam menanamkan nilai-nilai dasar Pancasila, yang mencakup aspek ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Namun, sejumlah tantangan ditemukan, seperti penggunaan metode pembelajaran konvensional yang kurang menarik dan keterbatasan sarana pendukung pendidikan. Untuk mengatasi tantangan ini, dibutuhkan inovasi dalam metode pengajaran dan keterlibatan aktif siswa. Selain itu, dukungan dari lingkungan keluarga dan sekolah sangat penting untuk memastikan nilai-nilai yang diajarkan tidak hanya dipahami secara kognitif tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa.  
ANALISIS TENTANG STRATEGI GURU DALAM PENERAPAN P5 PADA KURIKULUM MERDEKA DI SDN KRATON 1 Zhulfiyah, Zhulfiyah; Nurtamam, Mohammad Edy
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i1.2741

Abstract

Abstrak Berdasarkan data dari Kemendikbudristek, hingga tahun 2023, sekitar 143.265 sekolah di Indonesia telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara mandiri pada berbagai jenjang pendidikan, dengan angka ini terus bertambah seiring meningkatnya kesadaran akan manfaat pendekatan kurikulum baru ini. Keunggulan utama dari Kurikulum Merdeka terletak pada fleksibilitasnya, di mana pembelajaran berfokus pada penguatan kompetensi dasar seperti literasi, numerasi, dan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi, hambatan, dan solusi dalam implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SDN Kraton 1 sebagai bagian dari penerapan Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian mencakup guru kelas, kepala sekolah, dan siswa yang terlibat dalam pelaksanaan P5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun guru memahami konsep dasar P5, mereka menghadapi berbagai hambatan seperti keterbatasan sumber daya, beban administrasi, dan kurangnya pelatihan intensif. Strategi yang diterapkan mencakup pemanfaatan platform Merdeka Mengajar, forum diskusi internal guru, serta kolaborasi dengan masyarakat dan pihak eksternal. Solusi lainnya adalah alokasi waktu khusus untuk perencanaan proyek dan penguatan evaluasi berbasis rubrik.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO BEAUTY MUSTIKA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KETERAMPILAN TATA RIAS WAJAH DASAR PADA SISWA TUNARUNGU KELAS X SMALB DI SKH MBU KAB. PANDEGLANG Mustika, Rina Anggiani; Abadi, Reza Febri; Pratama, Toni Yudha
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i1.2745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media video beauty Mustika yang layak dijadikan sebagai sarana pembelajaran untuk memberikan informasi materi keterampilan tata rias wajah dalam meningkatkan kemampuan keterampilan tata rias wajah dasar pada siswa tunarungu kelas X SMALB di SKh MBU Kab. Pandeglang. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil analisis kebutuhan memperlihatkan bahwa siswa tunarungu kelas X SMALB di SKh MBU Kab. Pandeglang memiliki tingkat kemampuan keterampilan tata rias wajah berkategori sedang dengan nilai sebesar 80%, dan 20% tinggi. Untuk itu mengisyaratkan bahwa masih dibutuhkannya layanan atau media pembelajaran yang efektif untuk dapat membantu meningkatkan kemampuan keterampilan tata rias wajah dasar pada siswa. Hasil validasi ahli media, materi juga praktisi memperoleh bahwa media video beauty Mustika sangat layak digunakan dengan memperoleh persentase kelayakan masing-masing media sebanyak 80%, materi 89%, dan praktisi sebesar 96%. Selanjutnya perolehan rata-rata nilai sebanyak 88%. Dalam uji coba terbatas, terdapat peningkatan pada skor keterampilan tata rias wajah dasar pada siswa sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) hadirnya media video beauty Mustika. Hasil uji Wilcoxon mendapati perbedaan yang signifikan pada skor pretest juga posttest (Z=2,555; p=011), dapat diartikan bahwa penggunaan media video beauty Mustika dinyatakan efektif dalam meningkatkan kemampuan keterampilan tata rias wajah dasar pada siswa. Peningkatan kemampuan keterampilan tata rias wajah dasar dapat terlihat dari meningkatnya pemahaman siswa dalam mengenal jenis dan kegunaan dari masing-masing alat riasan dasar dengan secara mandiri. Maka dari itu, media video beauty Mustika yang telah dikembangkan dapat terbukti kelayakannya juga dapat dikatakan efektif untuk digunakan sebagai sarana media yang menarik dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar keterampilan tata rias wajah dasar di SKh MBU Kab. Pandeglang.