cover
Contact Name
Avid Leonardo Sari
Contact Email
eic.jser@gmail.com
Phone
+6281221512892
Journal Mail Official
eic.jser@gmail.com
Editorial Address
Jl. Islamic Centre Makmur Tengah (ICM Tengah) No. B3 Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Social And Economics Research
Published by Ikatan Dosen Menulis
ISSN : 27156117     EISSN : 27156966     DOI : https://doi.org/10.54783/jser.v4i1
Journal of Social and Economics Research (JSER) is a peer-reviewed journal that focuses on critical studies of social and economic research. Investigated the dynamics of teaching and learning of social education, and social and economic problems in society at the primary, senior, and high education levels. Besides focusing on the development of studies on issues of basic education, JSER covered the critical view of, a comprehensive mind in economic and social research. Journal of Social and Economics Research (JSER) is published by Ikatan Dosen Menulis in collaboration with GoAcademica CRP. Publishing twice times a year, ie Issue 1 and Issue 2 in June and December, and already have a registration number p-ISSN: 2715-6117 and e-ISSN: 2715-6966 since 2019.
Articles 871 Documents
IMPLIKASI POLITIK DEMOKRASI TERHADAP PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA: STUDI KASUS PENGESAHAN RUU KUHP DAN REAKSI PUBLIK Chris Setio Wardoyo
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.625

Abstract

Penelitian ini membahas implikasi pengesahan RUU KUHP terhadap perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia serta reaksi publik yang mencerminkan dinamika politik demokrasi. RUU KUHP yang disahkan pada 2022 mengundang kritik karena dianggap membatasi kebebasan berekspresi, berpendapat, dan hak privasi. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menganalisis dampak pengesahan RUU KUHP dan reaksi masyarakat melalui demonstrasi serta kampanye online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaksi publik, yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, berhasil menunda pengesahan RUU pada 2019. Meskipun begitu, pasal-pasal kontroversial tetap dipertahankan dalam versi final RUU KUHP. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa proses legislasi di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam hal transparansi dan inklusivitas, sehingga partisipasi publik perlu diperkuat agar kebijakan yang dihasilkan dapat sepenuhnya melindungi HAM.
DEMOKRASI DAN HAK ASASI MANUSIA: ANALISIS KETERKAITAN ANTARA KEBEBASAN BERPENDAPAT DAN STABILITAS POLITIK STUDI KASUS PENANGKAPAN AKTIVIS PRO-DEMOKRASI DALAM KASUS DUGAAN MAKAR (2023) Khusnul Adi Wibowo
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara kebebasan berpendapat dan stabilitas politik di Indonesia, dengan studi kasus penangkapan aktivis pro-demokrasi pada tahun 2023. Kebebasan berpendapat merupakan pilar penting dalam sistem demokrasi, namun ketika tidak dikelola dengan baik, dapat memicu ketegangan politik. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, menganalisis data primer dan sekunder terkait penangkapan aktivis yang dituduh melakukan makar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebebasan berpendapat yang dibatasi secara berlebihan dapat memperburuk ketidakstabilan politik, terutama ketika digunakan oleh pemerintah untuk membungkam kritik terhadap kebijakan yang kontroversial. Sebaliknya, kebebasan berpendapat yang dihormati berperan penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas, yang pada akhirnya memperkuat legitimasi politik dan stabilitas jangka panjang. Penelitian ini menyoroti pentingnya negara menyeimbangkan kebebasan berpendapat dengan stabilitas politik melalui regulasi yang proporsional dan dialog terbuka dengan masyarakat.
KAJIAN NORMATIF HUKUM PENGADUAN MASYARAKAT Badrul Huda; Nelsa Jehni Asih R.; Rahayu Dianasari; Triana Ohoiwutun; Dominikus Rato
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.627

Abstract

Pengaduan dan pelaporan dugaan korupsi oleh kepala desa terkait penggunaan dan pengelolaan dana desa kepada aparat penegak hukum dianggap sebagai perbuatan melawan hukum. Hal ini didasarkan pada pelanggaran terhadap Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 73 Tahun 2020, khususnya pasal-pasal 5, 15, 17, 19, 23, dan 24, serta Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014 jo. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 Pasal 82 Ayat 3. Pemanggilan kepala desa oleh penyidik berdasarkan pengaduan masyarakat tersebut dianggap cacat hukum karena laporan semestinya diselesaikan di tingkat pemerintah desa dan BPD, bukan melalui pendekatan presumption of guilty (praduga bersalah). Tindakan pemanggilan ini menimbulkan ketidaknyamanan dan memicu stigma negatif dalam pemerintahan desa, yang dapat mengganggu stabilitas politik lokal dan mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap kepala desa.
THE RELATIONSHIP BETWEEN SELF-EFFICACY AND FUTURE ANXIETY AMONG MALE CORRECTIONAL INMATES APPROACHING RELEASE Nathan, Tanella Amabel; Soetikno, Naomi
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.628

Abstract

The inmates of correctional institutions are individuals who are serving a prison sentence for a specific period, life imprisonment, or death penalty while awaiting a decision and undergoing rehabilitation in correctional institutions. As they approach their release, inmates often experience concerns about receiving negative perceptions from society and/or being rejected by their environment. This anxiety regarding future changes can be referred to as future anxiety. Previous research has indicated that self-efficacy is one of the factors influencing future anxiety. Self-efficacy is the belief that individuals can manage a situation and achieve positive outcomes. This study employs a correlational quantitative approach involving 249 participants to examine the relationship between self-efficacy and future anxiety among male inmates approaching release. Data collection was conducted by distributing questionnaires utilizing the General Self-Efficacy Scale (α = 0.889) and Future Anxiety Scale (α = 0.926). Data analysis revealed a correlation coefficient of r(249) = -0.2, p = 0.002<0.01, indicating a significant negative relationship between self-efficacy and future anxiety among male inmates approaching release. Future research is suggested to explore the extent of self-efficacy’s role in influencing future anxiety among inmates. Understanding this relationship could establish the effectiveness of self-efficacy as a strategy to reduce future anxiety.
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA PENCABULAN ANAK YANG DILAKUKAN GURU NGAJI DI WILAYAH TANGGAMUS" (STUDI KASUS BERKAS PERKARA BP/45/VIII/RES.1.24./2023/RESKRIM) Putri Agustin; Shinta Septiara Syahputri; Syarinia Febriantika Agung; Zainab Ompu Jainah
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.630

Abstract

Pencabulan adalah suatu tindakan yang sangat keji, tidak beretika, tercela, dan bertentangan dengan norma di mana korbannya adalah perempuan, baik dewasa maupun di bawah umur. Anak-anak sering menjadi korban kejahatan karena mereka berada pada posisi yang lebih lemah dibandingkan orang dewasa; mereka lebih mudah ditipu, ditipu, dan dipaksa untuk bertindak meskipun mereka tidak melakukan apa-apa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku pencabulan anak dalam Putusan Nomor BP/45/VIII/RES.1.24./2023/Reskrim serta pertimbangan hakim dalam pengambilan keputusan dalam kasus pencabulan anak yang dilakukan oleh guru mengajiPenelitian ini menggunakan yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang melakukan pencabulan terhadap anak harus bertanggung jawab secara pidana. Pasal 82 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menetapkan bentuk pertanggungjawaban pidana yang tepat bagi tersangka. Menurut BP/45/VIII/RES.1.24./2023/Reskrim, hakim mempertimbangkan dakwaan jaksa penuntut umum, saksi, dan barang bukti, serta pertimbangan non-juridik, seperti dalam kasus yang memberatkan dan meringankan.
Peran Self-Compassion sebagai Prediktor Regulasi Emosi pada Warga Binaan Pemasyarakatan Perempuan Natania, Evelyn; Naomi Soetikno
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.632

Abstract

Warga binaan pemasyarakatan (WBP) perempuan menghadapi berbagai tantangan selama berada di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas). Lingkungan lapas yang penuh tekanan dapat memicu emosi negatif sehingga WBP perlu memiliki kemampuan regulasi emosi yang adaptif. Berdasarkan beberapa penelitian terdahulu, regulasi emosi yang adaptif salah satunya dapat dipengaruhi oleh self-compassion atau belas kasih terhadap diri sendiri. Maka, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan self-compassion sebagai prediktor regulasi emosi pada WBP perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional prediktif dan melibatkan 190 partisipan WBP perempuan berusia 18 hingga 65 tahun (M = 39.01) yang direkrut melalui teknik convenience sampling. Alat ukur yang digunakan di dalam penelitian ini adalah Self-Compassion Scale (SCS) dan Difficulties in Emotion Regulation Scale Short Form (DERS-SF) yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia dan dimodifikasi sesuai dengan konteks penelitian. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Oktober 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel self-compassion mampu memprediksi variabel regulasi emosi dengan peran sebesar 32.6%. Hasil penemuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pihak lapas agar dapat mengintegrasikan program berbasis self-compassion untuk meningkatkan kemampuan regulasi emosi pada WBP perempuan.
Kebijakan Pendidikan Islam di Sekolah usman hamid sayfulloh; Asmuri, Asmuri; Darimus, Darimus; Jon Salendra Putra
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.633

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang isu Pendidikan Islam di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskritif. Teknik pengumpulan datanya melalui teknik studi pustaka yang mana data diperoleh dari buku-buku, jurnal, laporan penelitian, karya tulis ilmiah, peraturan-peraturan, ensiklopedia, dan sumber-sumber tertulis baik cetak maupun elektronik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama islam memiliki peran yang penting dalam menyiapkan peserta didik di masyarakat. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang religious. Agama menjadi bagian integral dalam kehidupannya. Momen-momen penting diintegrasikan dengan ritual keagamaan seperti pernikahan , kematian dan lain-lain. Oleh karenanya pendidikan Islam di sekolah dimungkinkan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan masyarakat Indonesia yang tetap religious.
OPTIMIZING THE QUALITY OF SUPERIOR EDUCATION IN DARUL HUDA STIES' COLLEGES THROUGH HR MANAGEMENT STRATEGIES Rahayu, Puji
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 1 (2024): JSER, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i1.634

Abstract

Improving the quality of education in the STIES Darul Huda Mesuji Lampung Sharia Economics study program is faced with human resource management (HR) challenges which include limited lecturer training, supporting infrastructure, and technological adaptation. This research aims to identify and analyze effective HR management strategies in improving the quality of education, with a focus on implementing competency-based recruitment, sustainable development through training, and integrating technology in the learning process. The research method used is a qualitative approach with a case study method, involving in-depth interviews, observation and document study. The research results show that although there are efforts in managing human resources, challenges such as uneven training and technological limitations are still the main obstacles. Implementation of a more structured HR management strategy, including transparent recruitment, continuous training, and application of sharia principles such as fairness and transparency, can significantly improve lecturer performance and education quality. Management support and investment in technology infrastructure is critical to support the sustainability of this strategy.
GAMBARAN PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT TERHADAP DINAMIKA SOSIAL DI INDONESIA Theresa; Regent Wijaya; Jose Conary; Chintia Stevani; Massimiliano Di Matteo; Raja Oloan Tumanggor
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.635

Abstract

Pancasila merupakan dasar ideologi dan filosofi bangsa Indonesia yang penting untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman. Sebagai sistem filsafat, Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai pedoman moral dan etika, tetapi juga mencerminkan pemahaman yang luas tentang kehidupan masyarakat. Namun, Pancasila menghadapi berbagai tantangan akibat globalisasi, modernisasi, dan ketimpangan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana Pancasila dapat diaktualisasikan dalam menghadapi dinamika sosial saat ini. Metode yang digunakan adalah kajian literatur untuk menganalisis penerapan nilai-nilai Pancasila dalam konteks sosial Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan institusi pendidikan sangat penting untuk memperkuat penerapan Pancasila. Selain itu, upaya dialog antar komunitas dan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk merumuskan strategi menghadapi tantangan yang ada. Dengan langkah-langkah ini, Pancasila diharapkan tetap relevan sebagai pedoman moral dan etika dalam menjaga kesatuan bangsa.
TRANSFORMATIVE ADAPTIVE LEADERSHIP IN THE DIGITAL AGE: A SYSTEMATIC REVIEW OF EMERGING PARADIGMS AND SOCIO-ECONOMIC IMPLICATIONS FOR ORGANIZATIONAL RESILIENCE Sundowo, Asep Winardi; Hermawan, Anton; Wijayanto, Dedi; Ikhsan, M.; Rachmad, Faizal; Kuswoyo, Yoyo; S., Sherly Anggraini
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.636

Abstract

This paper explores the evolving nature of leadership amidst rapid technological advancements and socio-economic shifts. It highlights the limitations of traditional leadership models in addressing complex challenges posed by digital transformation and global disruptions. The study synthesizes research on the intersection of transformational and adaptive leadership, emphasizing the need for an integrated approach. Findings suggest that leaders who combine transformational vision with adaptive strategies can better navigate technological changes, foster innovation, and enhance organizational resilience. This systematic review also outlines significant challenges, such as balancing technological integration and human factors, and offers insights into effective leadership practices in the digital era.