cover
Contact Name
Rahmi Fitria
Contact Email
rahmifitria@upp.ac.id
Phone
+6285356872104
Journal Mail Official
rahmifitria@upp.ac.id
Editorial Address
Jl.Tuanku Tambusai Jl. Raya Kumu, Rambah, Kec. Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Riau 28558
Location
Kab. rokan hulu,
Riau
INDONESIA
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
ISSN : 23020806     EISSN : 28095731     DOI : https://doi.org/10.30606/jmn.v10i01
Core Subject : Health, Science,
The scope of this journal includes, but is not limited to the research results of: -Maternal Health -Pregnancy -Labor -Post Partum -Child Health -Family Planning -Reproduction Health -Adolenscent Health -Pre-Conception Period -Pre Menopause - Elderly Health -Pathology -Emengency nursing -Maternity nursing -Mental health nursing -Nursing soul -Medical sugery nursing community nursing -Holistic Nursing -Geriatric Nursing -Pediatric Nursing -Public health
Articles 212 Documents
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Pijat Bayi Di Desa Papaso II Tahun 2024 Elvira Junita; Yenni Afni Hidayanti; Heny Sepduwiana; Romy Wahyuni
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i1.3216

Abstract

Pijat bayi merupakan perawatan kesehatan berupa terapi sentuhan dengan tehnik tehnik tertentu diberikan kepada bayi sehingga stimulus touch dan terapi dapat tercapai. Tujuan diberikan pemijatan pada bayi untuk mengeluarkan hormon endorphin sehingga memberikan rasa rileks pada otot bayi akan membuat bayi semakin nyaman dan komunikasi nyaman aman antara ibu dan buah hatinya membawa dirinya baik secara fisik maupun psikologisnya. Melakukan pemijatan yang benar, bayi akan menunjukan peningkatan nafsu makan dan efektifitas tidur. Bulan Januari 2024 Diketahui bahwa sebagian besar ibu tidak mengetahui secara pasti tentang manfaat pijat bayi. Tujuan Penelitian "Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang pijat bayi di desa papaso II". Jenis penelitian adalah bersifat deskriptif. Teknik pengambilan samppel menggunakan total sampling sebanyak 20 orang. Lokasi penelitian di desa papaso II tahun 2024. Alat ukur yang digunakan yaitu, dengan kuesioner, tertutup di Uji Validitas dengan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 Responden di desa papaso II terdapat responden yang berpengetahuan baik 18 responden (85,0%), berpengetahuan kurang 2 responden (15,0%). Kesimpulan yaitu rata rata frekuensi pengetahuan ibu sebelum diberikan Pendidikan kesehatan adalah 50,00 dengan standar deviasi 9,177. Rata rata frekuensi pengetahuan ibu sesudah diberikan Pendidikan kesehatan adalah 64,75 standar deviasi 10,818. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji Paired Sample T - Test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), hal ini menunjukkan ada perbedaan yang signifikan rata rata kenaikan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan Pendidikan kesehatan tentang pijat bayi. Saran bagi responden dapat memberikan serta menambah ilmu dan wawasan tentang pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang pijat bayi di desa papaso II, Bagi Peneliti agar mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang pijat bayi di Desa Papaso II, Bagi Peneliti selanjutnya diharapkan dapat digunakan sebagai referensi untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan desain berbeda dan sampel yang lebih banyak.
PENGARUH KONSUMSI SUSU KEDELAI TERHADAP PRODUKSI ASI IBU MENYUSUI DI KLINIK KARTIKA HUSADA Qurothul; Tut Rayani Aw; Anik Sri Purwanti
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i1.3222

Abstract

For the first six months and until the child is two years old or older, exclusive breastfeeding is advised. Babies may not receive the best nourishment possible if there is insufficient or inconsistent production of breast milk. Nuts have long been consumed by people in many nations, including Indonesia, and are a significant source of vegetable protein and fat. In addition to being free of chemical poisons, soybeans are a good source of calcium, iron, protein, potassium, phosphorus, and vitamin B complex. Isoflavones (phytoestrogen hormones), which are estrogen hormones the body naturally produces and which can aid the mammary glands in producing breast milk, are occasionally also found in soybeans. This study sought to ascertain how soy eating affected nursing moms' supply of breast milk. Purposive sampling methods, a one-group pre-post design, and paired t-test data analysis were all employed in this investigation. According to the study's findings, postpartum women' breast milk production increased when they were given soy milk (Sig. <0.05). The findings demonstrated that providing soy milk to postpartum moms increased their production of breast milk. The statistical analysis's findings demonstrated that the impact of providing soy milk was statistically significant, with a t-count value (5.385) that was higher than the t-table (1.699) and a significant value of 0.00 (less than α = 0.05). According to the study's findings, breastfeeding moms' supply of breast milk is impacted by their soy intake
PENGETAHUAN TENTANG OSTEOARTHRITIS PADA WANITA MENOPAUSE DI DESA LUBUK BENDAHARA TIMUR Fitria, Rahmi; Nasution, Nita Mariani; Wulandari, Sri; Handayani, Eka Yuli; Sulistiawati, Wiwin; Nasriyah, Isom; Nurmawilis, Nova
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i1.3227

Abstract

Menopause merupakan salah satu titik dalam rangkaian tahapan kehidupan bagi Wanita dan menandai berakhirnya masa reproduksi. Kebanyakan wanita menopause antara usia 45 dan 55 tahun sebagai bagian alami dari penuaan biologis. Banyak yang Penyakit yang sering terjadi pada menopause seperti penyakit osteoarthritis. Perubahan osteoartritis akibat menopause yang memengaruhi berbagai struktur sendi akan membantu pengembangan lebih lanjut strategi terapi yang baru dan tepat untuk mencegah dan/atau memulihkan jaringan artikular yang rusak pada OA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan wanita menopause tentang osteoartitis. Penelitian ini bersifat kuantitaif analitik – deskriptif, dengan pendekatan crosectional. Sampel yang digunakan berjumlah 50 orang. Metode penelitian ini menggunakan alat ukur kuesioner yang di sebar dengan mengunjugi rumah responden. Hasil rata-rata umur wanita menopause di Desa Lubuk Bendahara Timur adalah 51,78 tahun dengan SD 3,26 tahun, dengan usia minimal 48 tahun dan maksimal 59 tahun. Jumlah benar jawaban dari wanita menopause rata-rata 5,98 pertanyaan dengan SD 1,8 dan minimal menjawab benar 2 pertanyaan dan maksimum 10 pertanyaan. Bahwa nilai rata-rata wanita menopause adalah 31,20 dengan standar deviasi 9,5, minimum peroleh nilai 10, dan maksimum peroleh nilai 50. Saran agar pihak tenaga kesehatan mampu memberikan penyuluhan terkait kesehatan pada masa menopause.
PENGARUH PEMBERIAN KUNYIT ASAM TERHADAP DISMINORE PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 5 RAMBAH HILIR KABUPATEN ROKAN HULU Sepduwiana, Heny; ELVIRA JUNITA; EKA YULIHANDAYANI; SUDELMI
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i1.3231

Abstract

Setiap remaja putri memiliki pengalaman menstruasi yang berbeda-beda, ada yang mengalami menstruasi tanpa ada rasa nyeri, dan ada juga remaja putri yang mengalami menstruasi disertai keluhan berupa rasa nyeri Dismenore. Dismenore berdampak tinggi pada kehidupan remaja putri, berakibat pada pembatasan aktivitas sehari-hari, prestasi akademis yang lebih rendah pada remaja putri, dan kualitas tidur yang buruk, serta memiliki efek negatif pada suasana hati, menyebabkan kecemasan dan depresi. Sehingga salah satu penanganan yang dapar dilakukan yaitu pemberian kunyit asam. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian kunyit asam terhadap nyeri disminore. metode penelitian ini Penelitian ini merupakan penelitian kuntitatif dengan menggunakan rancangan dengan menggunakan rancangan one grup design. Pada design ini terdapat pre test dan post test sebelum dan sesudah dilakukkan. Dengan demikian hasil perlakukan dapat diketahui lebih akurat, karena dapat membandingkan dengan sebelumnya. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri yang mengalami dismenore primer di Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu yang berjumlah 20 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai Maret 2024. Data primer diperoleh dengan melakukan wawancara dengan menggunakan lembar wawancara serta observasi menggunakan lembar observasi intensitas nyeri pretest dan posttest dengan skala intensitas nyeri numerik (0-10), serta lembar observasi identitas diri dari responden. Instrumen yang digunakan meliputi data demografi dan informasi mengenai rasa nyeri Dismenore remaja putri. Data demografi meliputi inisial, usia, pekerjaan dan agama. Status haid meliputi lama menstruasi. Berdasarkan hasil uji statistik T-Dependent didapatkan nilai p = 0,000. Dengan demikian, p-value (0,000) < 0,05 yang menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pemberian kunyit asam Terhadap Penurunan disminore Pada remaja putri Di SMP Negeri 5 Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu. Saran penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai sumber bacaan atau kepustakaan untuk peneliti selanjutnya.
PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TENTANG PIJAT LAKTASI DI BPM SYAFLINA FITRI KABUPATEN ROKAN HULU Andria; Wulandari, Sri; Yesti, Herma; Kristina, Evi; Hasibuan, Darma Afni
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i1.3236

Abstract

Breast milk is the best source of nutrition for term and preterm babies during the first six months of life. Exclusive breastfeeding for the first six months is recommended, followed by the addition of solid foods after six months of age. Unfortunately, there are several obstacles to breastfeeding, one of which is that breast milk does not flow smoothly. Breastfeeding mothers will feel stressed when their babies want to breastfeed but the flow of breast milk is blocked. Based on UNICEF and WHO data through the 2021 Global Breastfeeding Scorecard data, the level of breastfeeding remains lower than needed. to protect the health of mothers and children. In 2013-2018, 48% of newborns started breastfeeding within one hour of birth. Although this program has been running, there are still some mothers who have difficulty breastfeeding on the grounds that breast milk is not flowing smoothly. The purpose of the study was to determine the knowledge of breastfeeding mothers about lactation massage. This research method is descriptive. The population in this study was 77 respondents. The results of the study showed that mothers with less knowledge were 32 people (41.6%), mothers with sufficient knowledge were 16 people (20.8%) and mothers with good knowledge were 29 people (37.7%). The conclusion from the results of the study, there are still many postpartum mothers who do not understand about lactation massage, both its benefits and massage procedures. So it is hoped that after this study ends, every breastfeeding mother should better understand the benefits of lactation massage so that the problem of breast milk not flowing smoothly can be immediately resolved.
PENGALAMAN PENDONOR DALAM MEMBERIKAN DONOR DARAH DI KOTA PADANGSIDIMPUAN Nazlina, Nina; Adi Antoni; Abdullah AA; Rangkuti, Juni Andriani; Ritonga, Nefonafratilova; Dalimunthe, Maharani; Septi Ariona; Hasibuan, Rido; Pulungan, Putri Efrina Sahri
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 11 No. 2 (2023): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v11i2.3239

Abstract

The main problem that is often experienced by the public is due to lack of knowledge and low public awareness of the benefits and importance of blood donation among the wider community in general, blood transfusion is an activity process carried out in the transmission of donor blood to the recipient must meet the criteria and have certain conditions. which must be fulfilled. This research aims to dig deeper into the experiences of blood donors in providing blood donations. This research took place in Padangsidimpuan City. This type of research is qualitative with a phenomenological design. The number of participants in this research was 4 participants. With collaizzi techniques and thematic analysis. The results of this research obtained 3 themes and 8 sub-themes, Theme 1 Motivation for blood donation received sub-themes including (1) helping others, (2) moral satisfaction, (3) reducing the risk of disease. Theme 2 Motivation for blood donation has sub-themes including (1) Feeling satisfied, (2) Feeling tired, (3) Experiencing pain. Theme 3 Motivation for blood donation has sub-themes including (1) Increasing social awareness, (2) Increasing self-confidence
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA DENGAN KELENGKAPAN DOKUMENTASI KEBIDANAN Sumarni
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i1.3240

Abstract

Latar Belakang: Di Indonesia, kebidanan saat ini tengah berjuang untuk mendapatkan pengakuan sebagai profesi yang berbeda. Untuk memberikan layanan profesional, aktualisasi diri diperlukan. Layanan profesional dapat dicapai dengan mencatat semua tindakan yang dilakukan selama penyediaan layanan dan menunjukkan kemampuan dalam hal pengetahuan, sikap, dan keterampilan berdasarkan pemahaman yang jelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji seberapa baik dokumentasi kebidanan berhubungan dengan tingkat pengetahuan yang dimiliki oleh mahasiswa kebidanan. Strategi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis observasi cross-sectional. Semua mahasiswa kebidanan tahun ketiga di Institut Teknologi Kesehatan Mahardika menjadi populasi penelitian. Data dikumpulkan dengan memantau keakuratan formulir dokumentasi kebidanan dari 1 Januari 2025 hingga 31 Januari 2025, dan dengan memberikan survei kepada mahasiswa kebidanan untuk mengukur keakraban mereka dengan formulir tersebut. Uji Chi-Square digunakan untuk pengujian statistik. Korelasi antara pengetahuan mahasiswa dan ketelitian dokumentasi asuhan kebidanan ditemukan dalam temuan penelitian. Kata kunci: pengetahuan, mahasiswa, dokumentasi kebidanan
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT DONOR DARAH PADA MAHASISWA ASRAMA UNIVERSITAS AUFA ROYHAN DI KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2023 LIana; Nefonavratilova Ritonga; Adi Antoni; Juni Andriani Rangkuti; Arinil Hidayah; Nanda Massraini Daulay; Septi Ariona; Rido Hasibuan
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1.3241

Abstract

Penurunan pendonor darah di UTD PMI terjadi karena kurangmya minat dan pentingnya mendonorkan darah sementara kebutuhan masyarakat yang memerlukan darah mengalami peningkatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan minat donor darah pada mahasiswa Universitas Aufa Royhan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu survei analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dengan nilai Alpha 0,1 sehingga sampel diperoleh sebanyak 85 orang. Hasil uji Chi-Square dengan taraf signifikansi 5% terdapat hubungan antara pengetahuan dan minat mendonorkan darah mempunyai yang signifikan (p-value 0,000), Hubungan Sikap dengan minat donor darah (p-value 0,002) dan Hubungan dukungan keluarga dengan minat donor darah (0,000) yang artinya memiliki hubungan yang cukup kuat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh pengetahuan, sikap, dukungan keluarga dengan minat donor darah
GAMBARAN KADAR HEMOGLOBIN CALON PENDONOR LAKI – LAKI BERDASARKAN FREKUENSI KONSUMSI KOPI DI PMI KOTA PADANGSIDIMPUAN Lubis, Yuni Aflah; Juni Andriani Rangkuti; Adi Antoni; Ritonga, Nefonavratilova; Nisa Aulia; Harahap, Alya Ayuni; Rambe, Nur Baik
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1.3242

Abstract

Donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah yang kemudian digunakan untuk keperluan transfusi darah. Sebelum pelaksanaan pengambilan darah (aftap), calon donor terlebih dahulu diseleksi untuk mengetahui apakah memenuhi syarat/ kriteria yang ditentukan. Hemoglobin (Hb) dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain pola hidup tidak sehat, usia, jenis kelamin, makanan dan minuman. Kadar Hb setiap orang berbeda-beda, hal ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya minuman yang populer saat ini adalah kopi karena didalam kopi tersebut mengandung senyawa yang bernama kafein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar hemoglobin calon pendonor laki-laki yang mengkomsumsi kopi. Penelitian ini bertempat di PMI Kota Padangsidimpuan. Jenis penelitian ini bersifat observasional deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 45 responden. Hasil yang didapat dalam penelitian ini yaitu frekuensi perilaku pendonor mengkonsumsi kopi mayoritas 4 kali dalam 1 minggu sebanyak 40 % dan minoritas 6 kali dalam seminggu sebanyak 26,7 % dan untuk frekuensi kadar HB pendonor mayoritas normal sebanyak 84,4% dan minoritas tidak normal 15,6%.
HUBUNGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) DENGAN STUNTING DI WILAYAH PUSKESMAS MOJOTENGAH Indrawati aristya rini; Romdiyah; Dewi Candra Resmi; Ari setyawati
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i1.3256

Abstract

Background: Stunting is a condition that occurs in toddlers who experience growth failure due to chronic malnutrition during the First 1000 Days of Life (HPK). This can be influenced by maternal factors with a state of Chronic Energy Deficiency (KEK). According to WHO (2016), an estimated 156 million children worldwide suffered from stunting in 2015 or 23% of all children worldwide. Objective: to determine the relationship between KEK and the incidence of Stunting in the Mojotengah Health Center area. Method: this study used a retrospective method with a CrossSectional approach. The study population was stunted toddlers aged 1-4 years in 2022 at the Mojotengah Health Center as many as 367 toddlers. The sampling technique used the Simple Random sampling technique obtained 148 toddler respondents. The measuring instrument used was the documentation sheet from the health center. Data analysis used frequency distribution and the Chi Square test. Research results: Based on the results of the study, it shows that pregnant women with KEK with the incidence of very short child stunting of 66.2% compared to pregnant women with KEK experiencing short child stunting of 33.8%. The conclusion is that there is a relationship between KEK and the incidence of Stunting in children with a p value = 0.013 <0.005. It is recommended that further research can add other factors such as nutrition in pregnant women.