cover
Contact Name
Rendy Nugraha Frasandy
Contact Email
cerdas@uinib.ac.id
Phone
+6285357225612
Journal Mail Official
cerdas@uinib.ac.id
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang, Jalan Mahmud Yunus , Lubuk Lintah Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal Cerdas Mahasiswa
ISSN : 2797975x     EISSN : 29626137     DOI : https://doi.org/10.15548/jcm.v4i1.4499
Core Subject : Education, Social,
Journal Cerdas Mahasiswa diterbitkan pertama kali januari 2009 oleh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang dengan nama jurnal Cerdas. Journal Cerdas Mahasiswa mulai tahun 2019 terbit dua kali setahun pada bulan Mei dan Oktober. Journal Cerdas Mahasiswa mulai volume 3 no 1 sudah memiliki ISSN Cetak : 2797-975X . Journal Cerdas berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan pemikiran orisinil mahasiswa dibidang pendidikan dan Artikel telaah (review article) dimuat atas undangan.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2024)" : 10 Documents clear
PENGEMBANGAN E-MODUL SUHU DAN KALOR MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DAN PENDIDIKAN BERBASIS TEMPAT PADA SISWA MA Rizki, Suci; Aswirna, Prima; Asrar, Allan
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i1.9443

Abstract

Penelitian ini menemukan bahwa NGSS (Next Generation Science Standards) sebagai standar pembelajaran sains memungkinkan peserta didik membangun hubungan ilmiah antara teori dan praktik ilmiah. NGSS menetapkan kemampuan science and engineering practices, yang tidak hanya memfasilitasi pemahaman konsep tetapi juga partisipasi langsung dalam praktik sains. Kemampuan ini mencakup delapan praktik sains dan teknik rekayasa: (1) bertanya dan mendefinisikan masalah, (2) mengembangkan dan menggunakan model, (3) merencanakan dan melaksanakan investigasi, (4) menganalisis dan menafsirkan data, (5) menggunakan matematika dan pemikiran komputasi, (6) membangun penjelasan dan merancang solusi, (7) berkomunikasi informasi, dan (8) bekerja kolaboratif dalam praktik ilmiah dan teknik rekayasa. Penelitian ini merupakan RD dengan model Plomp, meliputi penelitian pendahuluan, pengembangan prototipe, dan tahap penilaian. Hasilnya menunjukkan peningkatan kemampuan science and engineering practices setelah penggunaan e-modul suhu dan kalor dalam pembelajaran berbasis proyek dan pendidikan berbasis tempat.
PENGARUH PEMBERIAN REWARD TERHADAP KOMPETENSI PROFESIONAL TENAGA KEPENDIDIKAN DISEKOLAH SERI SEMI ABIM SUNGAI RAMAL SELANGOR MALAYSIA Zulkifli, Zulkifli; Hasnawati, Hasnawati; Zen, Wahyuli Lius
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i1.8718

Abstract

Tenaga kependidikan merupakan salah satu komponen yang sangat berperan penting dalam pendidikan terkhusus pada proses penyelenggaraan pendidikan. Namun sangat memalukan masih banyaknya sekolah-sekolah yang tidak memikirkan kesejahteraan para tenaga kependidikan yang ada disekolahnya. Sehingga faktor itu menyebabkan menurunnya kompetensi tenaga profesional kependidikan. Untuk mampu mensejahterakan tenaga kependidikan maka dapat menggunakan metode reward. Pemberian reward yang baik dapat memberikan motivasi positif terhadap diri tenaga kependidikan untuk melakukan pekerjaan yang baik serta meningkatkan kompetensi profesionalnya sebagai seorang tenaga kependidikan . Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana dengan (SPSS) Ver 26. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara pemberian reward dengan kompetensi profesional tenaga kependidikan dari hasil perhitungan dengan menggunakan SPSS versi 26 di peroleh T hitung sebesar 9.348 dan nilai signifikansi 0,000 ≤ 0,05. Maka Thitung Ttabel yaitu (9,348 2,030), dan nilai signifikansi 0,000 ≤ 0,05, yang berarti pemberian reward dengan kompetensi profesional tenaga kependidikan memiliki hubungan yang signifikan.
PEMANFAATAN MEDIA FILM DOKUMENTER DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH MATERI POLITIK ETIS UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS XI IPS SMA NU AL MA’RUF KUDUS TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Farid, Achmad; Romadi, Romadi
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i1.9442

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk: 1) Mengetahui proses pembelajaran Sejarah Indoensia Kelas XI IPS di SMA NU Al Ma’ruf Kudus, 2) Mengetahui perbedaan minat belajar siswa kelas yang memanfaatkan media film dokumenter dengan kelas yang tidak memanfaatkan media film dokumenter, 3) Mengetahui adanya peningkatan minat belajar siswa setelah adanya pemanfaatan media film dokumenter dalam pembelajaran sejarahPenelitian ini merupakan penelitian denganjenis kuantitatif dengan desain eksperimen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Purposive Sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa kelasXI IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS 2 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji independent test-t dan uji regresi linier sederhana. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran Sejarah Indonesia di kelas XI IPS cukup berjalan dengan lancar. Media pembelajaran yangdigunakan oleh guru sejarah dalam mengajar hanya menggunakan buku LKS.Penelitian ini juga menunjukkan bahwa adanya perbedaan minat belajar siswa antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Kelas eksperimen mendapat skor 78,94 lebih tinggi daripada kelas kontrol 66,89. Hasil dari analisis dengan uji independentntest-t menunjukkan skor dari signifikansi sebesar 0,000 0,05 serta nilai ????ℎ???????????????????? ???????????????????? yaitu 10,837 1,688 maka ???????? diterima dan ???????? ditolak yang artinya ada peningkatan minat belajar siswa karena pemanfaatan media film dokumenter.Jadi dapat disimpulkan bahwa media film dokumenter dapat meningkatkanminat belajar siswa dalam proses pembelajaran sejarah. Saran untuk penelitian ini yaitu agar guru dapat lebih mengeksplor penggunaan media film dokumenter sebagai salah satu media alternatif dalam proses pembelajaran sejarah di kelas.
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN PEMBELAJARAN IPS DI SD KELAS AWAL: PENDEKATAN BERBASIS PROYEK Yustiyati, Sylvia; Meyllani, Mentari; Fauziyah, Nafila; Rustini, Tin
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i1.8680

Abstract

Pendidikan merupakan proses seseorang dalam memperoleh pengetahuan, keterampilan, nilai serta sikap dalam pembelajaran dengan tujuan untuk mempersiapkan individu menghadapi kehidupan yang akan datang. Pembelajaran IPS menjadi bagian dari kurikulum pendidikan yang dapat membuat kita paham mengenai perubahan maupun perkembangan yang terjadi di masyarakat, memahami bagaimana hubungan manusia dengan lingkungannya, serta meningkatkan kepekaan sosial kita terhadap masalah-masalah yang terjadi. Penelitian kualitatif ini dikumpulkan dari hasil pencarian informasi dan membaca sebagai referensi pembuatan artikel ini. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pendekatan berbasis proyek dalam pembelajaran IPS di SD kelas awal dapat membantu siswa dalam mengembangkan pemikiran yang kritis, berkreativitas dan saling berkolaborasi antar individunya.
Nilai Pendidikan Karakter Pada Siswa Melalui Program Bina Bakat di MIN 3 Kota Palangka Raya Ainularifin, Nuril; Mahmudah, Istiyati
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i1.8335

Abstract

Pendidikan tidak bisa lepas dari kehidupan manusia karena sangat penting untuk kelangsungan hidup setiap manusia. Begitupun pendidikan karakter yang perlu ditanamkan sejak dini kepada anak. Salah satunya melalui mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan untuk menumbuhkan karakter siswa dengan seni. Peneliti  menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah guru SBK yang mengajar di MIN 3 Kota Palangka Raya. Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan oleh peneliti berupa wawancara dan observasi. Nilai karakter bisa ditumbuhkan dengan banyak cara, salah satunya melaui program bina bakat.  Adapun bakat yang ditampilkan pada program bina bakat meliputi menari, bernyanyi, puisi, drama, paduan suara. Dari berbagai penampilan itu tumbuhlah nilai karakter dari setiap siswa yaitu keberanian, percaya diri, tanggung jawab, kedisiplinan, kreatifitas, kemandirian, dan kerjasama. 
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA KETERAMPILAN MENULIS PESERTA DIDIK KELAS V SD NEGERI 23 PASIR SEBELAH KOTA PADANG Febriani, Nurtiya; Septiana, Vini Wela; Susanti, Dini
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i1.9440

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang aktifnya peserta didik dalam mengikuti pembelajaran sehingga peserta didik kurang mengasah kemampuan berpikir kritisnya terutama pada keterampilan menulis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis oada keterampilan menulis peserta didik kelas V SD Negeri 23 Pasir Sebelah Kota Padang.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperiment). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh peserta didik dari kelas I sampai kelas VI SD Negeri 23 Pasir Sebelah Kota Padang tahun ajaran 2022/2023. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 36 peserta didik dengan dua kelas yaitu kelas yang dipilih sebagai kelas eksperimen ialah kelas VA yang berjumlah 17 peserta didik dan kelas kontrol yaitu kelas VB yang berjumlah 19 peserta didik.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis pada keterampilan menulis peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis uji-t yang menunjukkan nilai sig sebesar 0,000 yang menyatakan dari 0,05 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Artinya, ada perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis pada keterampilan menulis peserta didik kelas V SD Negeri 23 Pasir Sebelah Kota Padang. Hasil analisis data diperoleh rata-rata pada kelas eksperimen ialah 80,82 sedangkan pada kelas kontrol ialah 74,73.
The Role of Artificial Intelligence (AI) in the Transformation of 21st Century Education  Afril, Rezkya; Rehani, Rehani; husna, Ilya
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i1.9444

Abstract

The current technological advancements, particularly artificial intelligence (AI), have revolutionized the way education is conducted. AI not only changes the methods of teaching and learning but also creates new opportunities to enhance efficiency and personalize learning. This research aims to 1) formulate the understanding of AI in the transformation of education, 2) investigate the role played by artificial intelligence in the 21st-century education transformation, 3) explore its benefits, challenges, and implications. The research utilizes the Library Research method with content analysis techniques from various literature sources. The findings reveal that 1) AI in educational transformation is an artificial intelligence program within the educational system used in the planning, implementation, and evaluation of overall learning activities conducted. 2) AI plays a transformative role in education, altering the paradigm of teaching and learning by introducing significant innovations. 3) The use of artificial intelligence (AI) in education provides significant benefits such as personalized learning, increased efficiency, and accessibility. However, challenges related to privacy, ethics, technological gaps, and teacher training need to be addressed. The implications of AI use include better career preparation for students, innovation in education, and the development of learning independence. By understanding its benefits, challenges, and implications, educators can prepare students tobecome skilled and competitive future leaders in the digital era.
PENGARUH APLIKASI KAHOOT  TERHADAP MINAT BELAJAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SMAN 2 PADANG Apriliani, Wilda; Samad, Duski; Misra, Misra
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i1.9445

Abstract

Jenis Penulisan ini adalah kuantitatif eksperimen, Penulisan ini menggunakan jenis Penulisan Pre-Experimental Design. Metode ini diberikan pada satu kelas saja tanpa kelompok pembanding. Desain Penulisan eksperimen yang digunakan dalam Penulisan ini adalah One Group Pre-test and Post-test Design. Metode ini diberikan pada satu kelas saja tanpa kelompok pembanding. Rumus Pre Experiment One Group Pre-test and Post-test DesignHasil Penulisan menunjukkan bahwa minat belajar kelas XI.F2 berada pada klasifikasi tinggi, Berdasarkan uji-t dengan SPSS 21. Hasil analisis diperoleh sig dalam dua sisi atau sig (2-tailed) sebesar = 0,000. Kesimpulannya bahwa (0,000 0,05). Hal ini berarti   yang berbunyi tidak terdapat pengaruh aplikasi kahoot terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti di SMAN 2 Padang ditolak dan   yang berbunyi terdapat pengaruh aplikasi kahoot terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti di SMAN 2 Padang.Dan    yaitu 8,549 1,690 artinya   yang mengatakan terdapat pengaruh aplikasi kahoot terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti di SMAN 2 Padang diterima dan  ditolak. Artinya terdapat pengaruh aplikasi kahoot terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI di SMAN 2 Padang.
MANAJEMEN PELAYANAN PUBLIK PADA PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 BONDOWOSO Azizah, Kaviyatun; Hidayat, Rofiq
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i1.7282

Abstract

Manajemen pelayanan publik merupakan upaya penerapan fungsi-fungsi manajemen dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh penyelenggara pelayanan publik khususnya madrasah meliputi pemenuhan pelayanan atas barang, jasa dan/atau pelayanan administratif yang diinginkan oleh masyarakat dengan berpedoman pelaksanaannya pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian field research (penelitian lapangan). Subyek diambil menggunakan teknik purposive. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Teknik analisis data model Miles, Huberman, dan Saldana melalui langkah-langkah kondensasi data, penyajian data, dan penarikan simpulan/verifikasi. Uji keabsahan data menggunakan Triangulasi Sumber dan Triangulasi Teknik. Penelitian ini menghasilkan fakta-fakta sebagai berikut : 1) Perencanaan Manajemen Pelayanan Publik pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu dilakukan dengan diturunkannya Surat Keputusan kepala madrasah dan dibuatnya SOP (Standar Operasional Prosedur) oleh kepala TU. 2) Pengorganisasian Manajemen Pelayanan Publik pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu dilakukan dengan kepala madrasah menentukan tugas dan yang bertugas di PTSP. 3) Kepemimpinan Manajemen Pelayanan Publik pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu dilakukan dengan memberikan motivasi dan pengarahan melalui komunikasi secara langsung terhadap bawahan yang dilakukan secara langsung atau dalam waktu rapat. Terakhir dalam memecahkan konflik pimpinan PTSP melakukan dengan musyawarah mufakat di dalam rapat evaluasi. 4) Pengendalian Manajemen Pelayanan Publik pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu dilakukan dengan adanya pemantauan kegiatan serta pengoreksian penyimpangan yang dilakukan secara langsung oleh kepala TU terhadap kinerja petugas PTSP.
OPTIMALISASI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI PROGRAM TIGA PIN DI SDIT BAITURRAHIM Yakub Simbolon, Ali Mustopa; Ilmi, Darul; Syafitri, Aisyah; Devi, Indra; Anshari, Muhammad Ersyad
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i1.8963

Abstract

Pendidikan karakter berbasis religius semakin penting di tengah kompleksitas masyarakat yang meningkat. Kasus pelanggaran etika menunjukkan perlunya perhatian serius pada pembentukan karakter yang kuat. Dalam pendidikan, kebutuhan ini semakin mendesak, dengan banyak penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter berbasis religius efektif mengatasi tantangan tersebut. Integrasi ajaran agama dalam kurikulum membantu siswa memperoleh pengetahuan akademis dan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai moral dan etika yang penting untuk kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang implementasi, efektivitas, tantangan dan dampak dari program penguatan pendidikan karakter berbasis religius di SDIT Baiturrahim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang memungkinkan peneliti untuk mendeskripsikan secara rinci karakteristik, proses, dan dampak dari program tersebut. Penelitian ini mengungkapkan implementasi dan efektivitas program Tiga PIN di SDIT Baiturrahim dalam memperkuat pendidikan karakter religius. Program ini terdiri dari Tahfizh Al-Quran, Puasa Sunnah, dan Teladan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Tahfizh berhasil meningkatkan hafalan Al-Quran siswa serta memperdalam pemahaman mereka terhadap ajaran Islam. Puasa Sunnah juga berdampak positif pada disiplin dan pengendalian diri siswa. Teladan dari guru dan staf administrasi membantu memperkuat nilai-nilai moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari siswa. Tantangan dalam implementasi meliputi konsistensi program dan dukungan eksternal yang terbatas. Langkah-langkah untuk mengatasi tantangan tersebut mencakup penguatan pengawasan dan evaluasi, pengembangan sistem penghargaan yang terstruktur, peningkatan partisipasi orang tua, dan penerapan ekstrakurikuler berbasis religius. Hasilnya menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan karakter siswa melalui pendekatan holistik yang melibatkan sekolah dan komunitas.Kata kunci— Program, Pendidikan Karakter,  Religius. Abstract Religious-based character education is increasingly important amidst the increasing complexity of society. Cases of ethical violations show the need for serious attention to the formation of strong character. In education, this need is even more pressing, with many studies showing that religious-based character education effectively addresses the challenge. The integration of religious teachings in the curriculum helps students acquire academic knowledge and a deep understanding of moral and ethical values that are essential for daily life. This study aims to provide a better understanding of the implementation, effectiveness, challenges and impact of the religious-based character education strengthening programme at SDIT Baiturrahim. This study uses a descriptive qualitative method, which allows researchers to describe in detail the characteristics, processes and impacts of the programme. This research reveals the implementation and effectiveness of the Tiga PIN programme at SDIT Baiturrahim in strengthening religious character education. This programme consists of Tahfizh Al-Quran, Sunnah Fasting, and Exemplary. The results showed that the Tahfizh programme succeeded in improving students' Quran memorisation and deepening their understanding of Islamic teachings. Sunnah fasting also had a positive impact on students' discipline and self-control. Role models from teachers and administrative staff help strengthen moral and ethical values in students' daily lives. Challenges in implementation include programme consistency and limited external support. Measures to overcome these challenges include strengthening monitoring and evaluation, developing a structured reward system, increasing parental participation, and implementing religious-based extracurriculars. The results show that the programme was successful in improving students' character through a holistic approach involving the school and community.Keywords— Programme, Character Education, Religion.

Page 1 of 1 | Total Record : 10