cover
Contact Name
Oris Krianto Sulaiman
Contact Email
oris.ks@ft.uisu.ac.id
Phone
+6281361694230
Journal Mail Official
pubhealt@gmail.com
Editorial Address
Jl. Imam Bonjol No. 9 Forum 9th Floor, Kota Medan, Sumatera Utara 20112
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat
Published by Ilmu Bersama Center
ISSN : -     EISSN : 28307224     DOI : https://doi.org/10.56211/pubhealth
Core Subject : Health,
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat merupakan jurnal yang membahas ilmu di bidang Kesehatan Masyarakat, jurnal ini juga sebagai wadah untuk menuangkan hasil penelitian baik secara konseptual maupun teknis yang berkaitan dengan Kesehatan Masyarakat. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat terbit 4 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juli, Oktober, Januari dan April. Terbitan pertama adalah bulan Juli 2022. Naskah yang masuk akan diterima oleh editor untuk kemudian kan dilakukan pemeriksaan kemiripan naskah dengan aplikasi Plagiarism Checker X. Proses review dilakukan dengan menggunakan peer review. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat menerima naskah dengan topik Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Biostatistik dan Kependudukan, Epidemiologi, Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Kesehatan Lingkungan, Gizi Masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Mutidisiplin terkait dengan ilmu Kesehatan dan Kedokteran.
Articles 127 Documents
Promosi Kesehatan Gigi dan Mulut Menggunakan Konten Video Digital pada Berbagai Tahap Kehidupan: Tinjauan Literatur tentang Efektivitas dan Hasil Keterlibatan (Engagement) Rahmawati, Vicky; Fashirul Al-Fian , Muhammad; Winarti, Eko; Jatmiko, Widy
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i4.1608

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut masih menjadi isu kesehatan masyarakat dengan beban penyakit yang tinggi sehingga pendekatan promotif preventif berbasis media digital semakin relevan. Tinjauan literatur ini bertujuan menganalisis efektivitas konten video digital dalam promosi kesehatan gigi dan mulut pada berbagai tahap kehidupan serta mengkaji keterkaitannya dengan indikator keterlibatan audiens (engagement). Penelusuran dilakukan pada Scopus, PubMed, dan Google Scholar, untuk publikasi tahun 2021–2025 dan didapatkan 56 artikel. Kriteria inklusi meliputi studi yang menggunakan video digital sebagai media utama dan melaporkan luaran efektivitas (pengetahuan, sikap, perilaku, indikator klinis) dan/atau engagement (views, likes, komentar, watch time). Sebanyak 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis dalam tinjauan ini. Hasil sintesis menunjukkan bahwa video efektif meningkatkan pengetahuan dan praktik dalam konteks intervensi terkontrol, terutama pada tenaga kesehatan dan siswa. Namun, pada platform media sosial terbuka seperti YouTube dan TikTok, kualitas informasi bervariasi dan korelasi antara kualitas dan engagement cenderung lemah. Perbandingan lintas tahap kehidupan menunjukkan bahwa kebutuhan dan respons audiens berbeda, sehingga desain konten perlu disesuaikan secara spesifik. Disimpulkan bahwa video digital berpotensi sebagai media promosi kesehatan gigi yang efektif, namun memerlukan kurasi berbasis evidensi dan strategi komunikasi yang mempertimbangkan karakteristik usia audiens.
Faktor Risiko Burnout pada Pekerja Bagian Produksi di PT XYZ Tahun 2025 Awanja, Aisy Riani; Rini, Willia Novita Eka; Aswin, Budi
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i4.1618

Abstract

Latar Belakang: Burnout merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang banyak terjadi pada pekerja industri, terutama pada bagian produksi yang memiliki tuntutan kerja tinggi, pekerjaan monoton, serta jam kerja yang panjang. Kondisi ini dapat berdampak pada penurunan produktivitas, peningkatan kesalahan kerja, serta gangguan kesehatan fisik maupun psikologis. Observasi awal di PTXYZ  menunjukkan adanya keluhan kejenuhan dan kelelahan pada pekerja produksi yang mengarah pada risiko burnout. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian burnout pada pekerja bagian produksi di PT XYZ tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 55 responden dari total populasi 60 pekerja produksi yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner karakteristik responden, Maslach Burnout Inventory (MBI) untuk mengukur burnout, Occupational Stress Inventory–Revised (OSI-R) untuk mengukur stres kerja, serta pengukuran beban kerja fisik menggunakan persentase Cardiovascular Load (%CVL). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80% responden mengalami burnout. Mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki (90,9%), berusia >40 tahun (58,2%), dan memiliki masa kerja >5 tahun (78,2%). Sebagian besar responden mengalami stres kerja berat (81,8%) dan beban kerja tinggi (83,6%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia dengan burnout (p=0,038), stres kerja dengan burnout (p=0,002) dan beban kerja dengan burnout (p=0,001). Kesimpulan: Burnout banyak ditemukan pada pekerja bagian produksi di PT XYZ tahun 2025. Variabel usia, stres kerja dan beban kerja fisik merupakan faktor risiko utama yang berhubungan signifikan dengan kejadian burnout. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengendalian stres kerja dan penyesuaian beban kerja untuk menurunkan risiko burnout pada pekerja.  
Analisis Komprehensif Implementasi, Kesiapan, dan Aspek Yuridis Rekam Medis Elektronik di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Indonesia Pasca Permenkes Nomor. 24 Tahun 2022 Meilani, Arba’atun; Tandy, Dinnya Yesica
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i4.1630

Abstract

Penyelenggaraan Rekam Medis Elektronik (RME) telah menjadi agenda wajib di seluruh Fasilitas Pelayanan Kesehatan Indonesia pasca penerbitan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022. Regulasi ini merupakan katalisator utama dalam upaya transformasi digital kesehatan nasional yang bertujuan untuk standarisasi data, peningkatan efisiensi operasional, dan eskalasi mutu pelayanan. Analisis komprehensif ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam perkembangan, tingkat kesiapan multidimensi, faktor penghambat, strategi perancangan sistem, serta implikasi yuridis dari adopsi RME di berbagai Fasyankes mencakup, Puskesmas, Klinik, dan Rumah Sakit. Metode yang digunakan adalah sintesis naratif dan tinjauan literatur dari 10 artikel ilmiah primer yang relevan periode 2022-2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) merupakna hambatan paling dominan dibandingkan unsur 5M lainnya, ditemukan pada 80% artikel yang dianalisis, terutama terkait rendahnya literasi digital dan resistensi terhadap perubahan. Faktor infrastruktur dan pendanaan menempati urutan kedua (70%), sedangkan permasalahan integrasi sistem dan duplikasi entri data ditemukan pada 60% studi. Seluruh artikel (100%) menekankan urgensi perlindungan privasi dan keamanan data sebagai konsekuensi yuridis implementasi RME sesuai ketentuan UU ITE dan Permenkes 24/2022. Model pengembangan sistem yang banyak digunakan adalah pendekatan SDLC dengan dukungan analisis SWOT dan USG untuk penentuan prioritas strategis. Disimpulkan bahwa keberhasilan implementasi RME memerlukan pendekatan holistik berbasis kesiapan 5M dengan penekanan utama pada penguatan kompetensi SDM, dukungan infrastruktur berkelanjutan, integrasi dengan platform SATUSEHAT/IHC, serta tata kelola keamanan data yang ketat.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Penggunaan Obat Cacing pada Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Bangkahulu Kota Bengkulu Aurelia, Carissa Ingrid; Slamet, Samwilson; Hermansyah, Oky; Putri, Dwi Kurnia; Hardini, Tika
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i4.1662

Abstract

Penyakit cacingan masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak-anak di Indonesia. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai penggunaan obat cacing dapat menyebabkan pemberian obat yang tidak tepat dan meningkatkan risiko terjadinya infeksi cacing berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang penggunaan obat cacing pada anak di wilayah kerja Puskesmas Muara Bangkahulu Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan data dilakukan menggunakan instrumen kuesioner yang telah disusun berdasarkan indikator pengetahuan tentang penggunaan obat cacing. Sampel penelitian berjumlah 78 responden yang merupakan ibu yang memiliki anak usia 3-12 tahun dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden kategori baik sebanyak 21 responden (27%), kategori cukup sebanyak 26 responden (33%), dan kategori kurang sebanyak 31 responden (40%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang masih kurang mengenai penggunaan obat cacing pada anak. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang penggunaan obat cacing pada anak di wilayah kerja Puskesmas Muara Bangkahulu Kota Bengkulu masih tergolong kurang sehingga diperlukan peningkatan edukasi kesehatan kepada masyarakat mengenai penggunaan obat cacing yang benar.
Pencegahan Hipertensi melalui Edukasi dan Deteksi Dini di Posyandu Lansia Keden Ngadirejo, Kabupaten Sukoharjo Azenta, Moch. Tabriz; Sulthon, Pradestya Achmad; Kamila, Aulida Azkia; Zahra, Putri Fatimah; Addawiyah, Ayudya Intan Robbiatul; Andini, Lintang; Anam, Ilham Hafizha Maulana; Amelia, Nesza; Dimentieva, Aizah Nautica; Suryaningsih, Retno
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i4.1663

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama pada lansia dengan prevalensi tinggi dan dampak signifikan terhadap morbiditas kardiovaskular, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perubahan pengetahuan lansia terkait Hipertensi sebelum dan sesudah pemberian edukasi kesehatan di Posyandu Lansia Keden Ngadirejo, Kabupaten Sukoharjo. Penelitian menggunakan jenis penelitian korelasi dengan desain semi-eksperimental before and after pada 49 lansia berusia 60 tahun ke atas yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Intervensi berupa edukasi kesehatan terstruktur mengenai Hipertensi dan pemeriksaan tekanan darah dilaksanakan dalam satu sesi. Data pengetahuan dikumpulkan melalui kuesioner pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank untuk melihat perubahan pengetahuan pada setiap peserta. Hasil menunjukkan perubahan pengetahuan yang bermakna secara statistik (W = 60,00; z = -3,256; p < 0,001) dengan estimasi Hodges-Lehmann sebesar -1,000, yang mengindikasikan nilai posttest secara konsisten lebih tinggi dibandingkan nilai pretest pada seluruh peserta. Karakteristik peserta didominasi perempuan (85,7%) dengan kelompok usia terbanyak pada rentang 66-70 tahun (40,8%). Kesimpulannya, posyandu lansia merupakan platform yang efektif untuk pelaksanaan edukasi kesehatan berbasis komunitas dalam upaya pencegahan Hipertensi pada populasi lanjut usia di wilayah rural.
Pengaruh Edukasi Higiene Sanitasi terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Pengelola Kantin Sekolah di Wilayah Kerja Puskesmas Tenayan Raya Wahyunda, Sri; Hasrianto, Nofri
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i4.1667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi higiene sanitasi terhadap penerapan kebersihan di kantin sekolah dasar wilayah kerja Puskesmas Tenayan Raya, yang mencakup empat aspek utama yaitu kebersihan lingkungan kantin, pengetahuan pengelola kantin, sikap pengelola kantin, dan kebersihan pribadi penjamah makanan. Penelitian menggunakan pendekatan kuasi eksperimen dengan desain pretest dan posttest tanpa kelompok kontrol. Subjek penelitian adalah pengelola kantin yang dipilih dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan observasi, sedangkan analisis data menggunakan uji statistik untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah intervensi edukasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi higiene sanitasi mampu meningkatkan kebersihan lingkungan kantin, meningkatkan pengetahuan pengelola, dan memperbaiki praktik kebersihan pribadi penjamah makanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi higiene sanitasi mampu meningkatkan kebersihan lingkungan kantin, meningkatkan pengetahuan pengelola, dan memperbaiki praktik kebersihan pribadi penjamah makanan. Namun, perubahan pada aspek sikap tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan karena nilai mean pretest dan posttest sama, sehingga uji statistik tidak dapat dihitung. Hal ini mengindikasikan bahwa edukasi berperan penting dalam meningkatkan aspek kognitif dan praktik, sedangkan perubahan sikap memerlukan intervensi tambahan seperti pengawasan berkelanjutan dan pembinaan intensif. Kesimpulan penelitian ini adalah edukasi higiene sanitasi efektif sebagai upaya pencegahan penyakit bawaan makanan melalui perbaikan kebersihan lingkungan, peningkatan pengetahuan, dan penerapan kebersihan pribadi penjamah makanan. Diperlukan kolaborasi antara pihak sekolah dan puskesmas untuk melakukan pembinaan, pengawasan, dan pemberian motivasi secara berkesinambungan agar penerapan higiene sanitasi dapat berlangsung secara konsisten.
Evaluasi Program Posyandu Balita Menggunakan Model CIPP di Wilayah Kerja Puskesmas Kebun Kopi Kota Jambi Rinaldi, Shirin Ebadi; Solida, Adila; Azhary, Muhammad Rifqi; Mekarisce, Arnild Augina
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i4.1672

Abstract

Posyandu Balita merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan balita secara rutin. Namun, pelaksanaan Program Posyandu Balita masih menghadapi permasalahan berupa rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Posyandu Balita di wilayah kerja Puskesmas Kebun Kopi Kota Jambi menggunakan model evaluasi Context, Input, Process, dan Product (CIPP). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap petugas kesehatan, kader Posyandu, dan ibu balita. Analisis data dilakukan secara manual melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan Posyandu Balita telah dilaksanakan secara rutin setiap bulan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Namun, cakupan kunjungan balita masih belum mencapai target, dengan jumlah kehadiran berkisar antara 30% hingga 40% dari total sasaran. Beberapa kendala yang ditemukan antara lain keterbatasan sarana dan prasarana serta rendahnya kesadaran masyarakat untuk datang ke Posyandu. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keberhasilan program adalah dengan meningkatkan peran kader dalam kegiatan penyuluhan kesehatan, memperbaiki sarana pelayanan, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu Balita.

Page 13 of 13 | Total Record : 127