cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
ds.nahdi@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
edukasiana.papanda@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cigasong-Cirebon Majalengka, Jawa Barat 45476
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan
Published by Papanda Publisher
ISSN : -     EISSN : 28096770     DOI : https://doi.org/10.56916/ejip
Core Subject : Education,
Edukasiana is a scientific journal published by Papanda. The purpose of this journal publication is to disseminate new theories and research results that have been achieved in the field of education. Edukasiana has been published online since 2022. This Journal was published in January, April, July, and October. Edukasiana published by Papanda Publisher mainly focuses on major issues in teaching, Teaching Assessment, learning media, development of subjects of education, and management of education. This Journal received all the topics about the results of studies and research by lecturers, students, teachers, practitioners, and scientists in the field of elementary education. For the research category, articles can be written using quantitative and qualitative approaches and can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies.
Articles 357 Documents
Gamifikasi dalam Pembelajaran Sejarah: Analisis Literatur Terhadap Dampaknya pada Motivasi dan Keterlibatan Belajar Siswa Martdana, Rafid Ari; Atno, Atno
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i2.1148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan gamifikasi dalam pembelajaran sejarah serta pengaruhnya terhadap motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap berbagai studi empiris yang relevan dengan topik gamifikasi dan pendidikan sejarah. Pencarian artikel dilakukan di tiga basis data: Directory of Open Access Journal (DOAJ), Garba Rujukan Digital (Garuda), dan Google Scholar. Dari hasil seleksi, diperoleh 8 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan gamifikasi, melalui integrasi elemen-elemen  permainan seperti poin, level, tantangan, umpan balik instan, dan penghargaan, mampu meningkatkan motivasi, partisipasi aktif, serta keterlibatan kognitif siswa dalam pembelajaran sejarah. Gamifikasi juga dinilai efektif dalam membangun pengalaman belajar yang lebih interaktif dan imersif, sehingga mendorong siswa untuk berpikir kritis dan reflektif terhadap materi sejarah. Melalui pemetaan temuan dari berbagai studi, kajian ini memberikan gambaran komprehensif yang dapat digunakan sebagai referensi dalam merancang strategi pembelajaran sejarah yang lebih inovatif, menyenangkan, dan adaptif terhadap kebutuhan siswa abad ke-21. Temuan ini diharapkan dapat membantu pendidik dalam mengembangkan model pembelajaran berbasis gamifikasi yang sesuai dengan karakteristik materi sejarah dan selaras dengan tujuan kurikulum.
Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Pesantren di MTs Nurul Wahid Al-Wahyuni Listrianti, Feriska; Nuzulah, Firdaus
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i2.1157

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka di lingkungan madrasah berbasis pesantren merupakan isu strategis yang relevan dalam upaya reformasi pendidikan nasional. Kurikulum ini menawarkan pendekatan yang lebih fleksibel, interaktif, dan kontekstual, namun pelaksanaannya di pesantren masih menghadapi berbagai tantangan, baik secara teknis maupun filosofis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di MTs Nurul Wahid Al-Wahyuni serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dan strategi optimalisasi yang dapat dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah tersebut telah dimulai secara bertahap, terutama dalam bentuk pembelajaran berbasis proyek dan penguatan karakter keislaman. Namun, proses ini masih terhambat oleh rendahnya kapasitas guru, keterbatasan sarana teknologi, dan pola belajar siswa yang belum sepenuhnya mandiri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka dapat diterapkan secara efektif di madrasah berbasis pesantren apabila didukung dengan pelatihan guru yang berkelanjutan, pengembangan modul ajar kontekstual, serta integrasi nilai-nilai pesantren dalam desain kurikulum. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model kurikulum yang adaptif dan relevan dengan karakteristik pendidikan Islam.
The Social and Behavioral Drivers of Exclusive Breastfeeding in Zimbabwe's Diverse Districts. Chinofunga, Doroth; Julia, Mutambara; Titus, Moetsabi; Melody, Mapope; Jane, Kaifa
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1159

Abstract

Exclusive Breastfeeding (EBF), is a practice where infants are fed solely breastmilk the first six months of life, without any food or drink, which is vital for infants’ optimal growth. In Zimbabwe, despite the recognized benefits of EBF, it continues experiencing low EBF rates. Literature indicates educational role in influencing breastfeeding behaviours yet often over looks the complex social- behavioural drivers that interact across various demographic groups. Therefore, this study addresses this gap by examining deeper social dynamics and cultural practices that shape breastfeeding practices. Participatory research design was used, with 600 participants from different age groups. Key informants included Government heads of departments, traditional leaders, community leaders, and NGOs, EBF doers and non-doers. Results show that mothers who exclusively breastfed for 6 months had good understanding of EBF benefits, exhibited interest, and used it as contraceptive. Positive experiences and skills were influenced by supportive figures. Finally, cultural practices like fontanelle rituals done during pregnancy. The study concludes that education on EBF benefits is crucial, self efficacy and online resources can further support EBF practices. It is recommended that future research focus on long term impacts of cultural practices such as fontanelle rituals on EBF adoption and duration.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbantuan Permainan Ular Tangga Terhadap Kemampuan Numerasi Siswa Kelas III di SDN Embung Karung Ananda, Astrina Pricilla; Istiningsih, Siti; Handika, Ilham; Astria, Fitri Puji
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i2.1161

Abstract

Penelitian ini menghadirkan kebaruan dalam upaya peningkatan kemampuan numerasi siswa sekolah dasar melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) yang dipadukan dengan media permainan tradisional, yaitu ular tangga. Inovasi ini belum banyak dijumpai dalam konteks pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar, khususnya di kelas III. Permainan ular tangga yang dimodifikasi secara pedagogis menjadi media belajar numerasi diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar, interaksi sosial antarsiswa, dan penguatan konsep numerik secara konkret. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan permainan ular tangga terhadap kemampuan numerasi siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimental. Desain yang digunakan adalah one group pretest-posttest design, di mana satu kelompok menjadi subjek penelitian dan diberikan perlakuan dengan menerapkan model pembelajaran ular tangga. Penelitian ini dilakukan di SDN Embung Karung yaitu di Kelas III A sebagai kelas Kontrol dan Kelas III B menjadi kelas Eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, diperoleh temuan melalui independent sample t-test terhadap data akhir (posttest) kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah diberikan perlakuan, diperoleh nilai sig. (2-tailed)= 0,000< 0,05. Sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya, kemampuan numerasi siswa di kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah perlakuan berbeda secara signifikan. Dengan demikian, bisa ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan permainan ular tangga terhadap kemampuan numerasi siswa kelas III di SDN Embung Karung.
Gender Transformative Education in Zimbabwe’s Fast-Track Land Resettlement schools: Reimagining Gender norms and Social Inclusion Muchabaiwa, Wonder; Moyo, Annah
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1162

Abstract

Many developing countries continue to battle with issues of social inclusion, gender equity, and equality in primary and secondary schools. For Zimbabwe, the Fast-Track Land Reform Programme (FTLRP) executed in 2000 ushered a problematic context that exacerbated social exclusion and gender inequalities in Education.  The unplanned, politically motivated, and hastily executed FTLRP created disruptive learning environments affecting female and male students disproportionately.  This study aimed to investigate how the FTLRP hindered opportunities for gender-transformative education in fast-track resettlement schools. It also aimed to promote social inclusion and gender justice in rural fast-track resettlement schools. The study adopted a participatory qualitative approach to triangulate data from in-depth interviews, observations, and desk reviews of curricula materials. It also adopted intersectionality feminism lens to illuminate gender dynamics in fast-track resettlement schools. Such a holistic approach provided critical insights into how gender overlaps with poverty and rurality to diminish opportunities for gender-transformative education. Findings show that poor infrastructure in the fast-track resettlement schools continues to obstruct gender-transformative education. Teachers are not conversant with gender-responsive pedagogies, let alone gender-transformative education practices. It also reveals that informal boarding facilities in fast-track resettlement schools are havens for sexual harassment. The study concludes that the FTLRP in Zimbabwe created disruptive learning environments that continue to obstruct initiatives for gender justice and social inclusion in schools. Female students tend to suffer from social exclusion because of their gender, poverty and rurality. Conducting a gender audit in fast-track resettlement schools would help in developing a robust gender-transformative education policy framework.
Development, Validation, and Empirical Testing of an Innovative Metric For Assessing Lecturers' Pedagogical Efficacy Within Nigerian Higher Education Institutions Ibrahim, Abdul-Wahab; Taura, Ali Abdullahi
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1168

Abstract

This study developed and evaluated the reliability of the 30-item Lecturers' Teaching Effectiveness Scale (LTES) while investigating how university structure, gender, and teaching experience impact LTES scores. Employing an instrumental research design, the study targeted all in-service university lecturers in Nigeria. A sample of 2,400 lecturers was selected from six states representing the country’s geopolitical zones. The LTES, created following a thorough literature review, evaluates various facets of teaching effectiveness. Data were analyzed using Exploratory Factor Analysis, independent t-tests, One-Way ANOVA, and Scheffe Post hoc tests. After removing six items with low reliability, the refined 24-item LTES exhibited strong reliability, with a Cronbach's Alpha of 0.89 and a Split-half coefficient of 0.75, surpassing the original version. Consistent item-total statistics reinforced the scale's robustness. Results showed no significant impact of university structure or gender on LTES scores, indicating teaching effectiveness is unrelated to these factors. However, teaching experience significantly influenced scores, highlighting that experienced lecturers achieve higher effectiveness. Hence, the LTES introduces a refined, robust 24-item tool with high reliability, specifically designed to evaluate diverse facets of teaching effectiveness, while being unaffected by variables like university structure or gender. It was recommended that continuous efforts to support lecturers are essential for sustaining high levels of teaching effectiveness throughout their careers.
Pembelajaran Guru Agama sebagai Sumber Inspirasi untuk Mengatasi Kejenuhan Belajar Siswa Siby, Robert; Kasingku, Juwinner Dedy
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1173

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan di dalam dunia pendidikan, termasuk di dalam Pendidikan Agama Kristen. Salah satu tantangan yang ada akibat dari perubahan ini adalah meningkatnya kejenuhan belajar di kalangan persta didik. Kejenuhan belajar disebabkan oleh berbagai macam faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari lebih dalam peran pengajar Kristen dalam mengatasi kejenuhan belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengajar Kristen memiliki peran penting sebagai teladan iman dan karakter, motivator rohani dan akademik, serta pembimbing dalam pertumbuhan kerohanian peserta didik. Selain itu, strategi pembelajaran kreatif lewat pemanfaatan teknologi digital, serta pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa, efektif dalam meningkatkan semangat belajarn dan mengurangi kejenuhan. Kesimpulannya, pengajar Kristen harus mampu mengembangkan metode pengajaran yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital, serta membangun hubungan yang hangat dan menyenangkan dengan para peserta didik, sehingga pembelajaran Pendidikan Agama Kristen tidak hanya menyampaikan pengetahuan saja, tetapi juga dapat membentuk karakter dan iman yang kuat pada Kristus.
Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Dalam Flim 172 Days Karya Nadzira Shafa Sa’diyah, Halimatus; Farid, Edi Kurniawan; Maghfiroh, Ummi Lailia
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i2.1180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung dalam flim 172 days karya nadzira shafa. Karena pendidikan akhlak memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan dan menjadi salah satu tujuan utama yang harus dicapai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan analisis isi. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi terhadap flim 172 days sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, artikel dan jurnal yang relevan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa flim ini mengandung berbagai pendidikan akhlak seperti, akhlak kepada Allah SWT, akhlak kepada rosulullah, akhlak kepada diri sendiri, akhlak kepada orang tua dan akhlak kepada sesama manusia. Nilai-nilai tersebut tergambar melalui dialog, alur cerita dan tokoh utama sebagai inspirasi dalam menjalani kehidupan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam flim 172 days ini dapat dijadikan  media alternatif dalam menjalani kehidupan, khususnya bagi remaja muslim.
Pendidikan Dalam Keluarga: Fondasi Keharmonisan dan Kedamaian Dalam Rumah Tangga Watopa, James Jonah; Kasingku, Juwinner Dedy
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i2.1185

Abstract

Kehidupan keluarga yang harmonis dan damai menjadi fondasi penting dalam pertumbuhan rohani, mental, emosional, dan sosial setiap anggota keluarga. Firman Allah menjadi pedoman utama, dan tulisan-tulisan dari Roh Nubuat memberikan panduan praktis dan mendalam dalam membangun keluarga yang berlandaskan kasih Kristus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka untuk mencari tahu peran tulisan Roh Nubuat dalam membentuk keluarga Kristen yang harmonis. Sumber-sumber literatur dari jurnal, buku, dan artikel dikaji secara mendalam untuk memperoleh pemahaman yang mendalam. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa keluarga yang harmonis ditandai oleh komunikasi terbuka, empati, pembagian tanggung jawab yang adil, dan waktu berkualitas bersama. Roh Nubuat membantu memperkuat nilai-nilai Kristiani dalam keluarga melalui prinsip kasih, pengorbanan, dan penghormatan terhadap orang tua. Selain itu, pendidikan dalam keluarga juga ditegaskan sebagai dasar utama dalam membentuk karakter anak. Kesimpulannya, tulisan Roh Nubuat berperan sebagai pendamping praktis dalam menerapkan prinsip-prinsip firman Allah, memperluas pemahaman rohani, serta membantu menciptakan keluarga yang damai dan bahagia secara menyeluruh.
Hubungan Penerimaan Diri terhadap Perbandingan Sosial dengan dimoderatori oleh kebersyukuran pada Mahasiswa Pengguna TikTok Hidayah, Nurul; Hardew, Ayatullah Kutub
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i2.1212

Abstract

Penggunaan TikTok pada mahasiswa dapat memberikan dampak positif dan negatif. Salah satu dampak negatifnya ialah kecenderungan perbandingan sosial terhadap kehidupan serta pencapaian ideal orang lain yang di tampilkan di TikTok. Sehingga dapat menimbulkan kecemburuan sosial dan memunculkan dampak emosional negatif seperti munculnya rasa rendah diri dan iri. Kurang nya penerimaan diri menjadi salah satu faktor mahasiswa melakukan perbandingan sosial. Sehingga diperlukan variabel kebersyukuran untuk meningkatkan penerimaan diri dan menurunkan perbandingan sosial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah kebersyukuran dapat memoderasi hubungan antara penerimaan diri dengan perbandingan sosial pada mahasiswa pengguna TikTok. Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 282 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik criterion sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar alat ukur melalui google form, dengan tiga skala yang digunakan yaitu skala perbandingan sosial INCOM (16 item, α = 0.785), skala penerimaan diri (24 item, α = 0.833), dan skala kebersyukuran (16 item, α = 0.753). Analisis data yang digunakan adalah teknik moderated regression analysis (MRA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesisi diterima, dengan nilai sig sebesar 0.001 (< 0.05) dan nilai koefisien sebesar 0.004. Artinya, kebersyukuran dapat memoderasi hubungan antara penerimaan diri dengan perbandingan sosial secara positif. kebersyukuran yang dimiliki dapat membuat mahasiswa lebih menerima kelebihan serta kekurangan yang ada dalam dirinya, sehingga ketika mengakses TikTok tidak akan terpapar perbandingan sosial karena memiliki penerimaan diri yang baik.