cover
Contact Name
Ilfa Khairina
Contact Email
japi@unitri.ac.id
Phone
+6281333369595
Journal Mail Official
japi@unitri.ac..id
Editorial Address
Unitri Press Jln. Telaga Warna Tlogomas Malang Jawa Timur Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAPI: Jurnal Akses Pengabdian Indonesia
ISSN : -     EISSN : 25483463     DOI : (DOI) 10.33366.
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) mrupakan jurnal pengabdian masyarakat berkala 6 bulanan yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil pengabdian masyarakat Scope jurnal terdiri dari berbagai hasil penelitian yang sudah diterapkan pada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "vol. 11 no. 2 (2026)" : 15 Documents clear
Menanamkan Cinta Numerasi Pada Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Deep Learning Wikan Budi Utami; Fikri Aulia; Siti Muntomimah; Sarah Emmanuel Haryono; Rosita Dwi Ferdiani
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i2.8668

Abstract

Rendahnya literasi numerasi dini dan munculnya kecemasan matematika pada anak menjadi masalah utama yang melatarbelakangi kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Tujuan yang dikaji adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep penjumlahan secara mendalam melalui pengalaman multisensori yang menyenangkan. Metodologi pengabdian menggunakan kombinasi metode Pendidikan Masyarakat dan Pelatihan. Populasi kegiatan ini adalah siswa TK B dengan sampel sebanyak 24 siswa. Teknik yang digunakan adalah model pembelajaran  Bola Joget, sebuah inovasi pembelajaran di luar ruangan yang mengintegrasikan musik, gerak kinestetik, dan penggunaan media benda nyata sebagai alat manipulatif. Hasil pengabdian menunjukkan tingkat ketercapaian target sebesar 100%, di mana siswa mampu mengonstruksikan pemahaman angka ke dalam kuantitas benda nyata dengan akurat. Hasil observasi mengonfirmasi peningkatan mindful, meaningful, dan joyful siswa selama proses belajar. Rekomendasi yang diajukan adalah agar pendidik PAUD mulai mengadopsi metode pembelajaran berbasis aktivitas fisik dan benda konkret untuk membangun fondasi numerasi yang kuat tanpa tekanan psikologis. Model ini juga berpotensi dikembangkan menjadi standar operasional prosedur dalam kurikulum transisi PAUD ke Sekolah Dasar.
Penguatan Inovasi Agrifood Pedesaan Melalui Pelatihan Pengolahan Daging Ayam Di Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kupang, Nusa Tenggara Timur VM Ani Nurgiartiningsih; Ria Dewi Andriani; Yuli Frita Nuningtyas; Rischa Amalia Saleha; Muhammad Tegar Eka Satria; Azizah Musdalifah; Falah Satriya; Salsabila Amalia; Ahmad Hasan
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i2.8434

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan pengolahan daging ayam yang dilaksanakan di Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kupang, Nusa Tenggara Timur. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pemahaman teknis dan kompetensi praktis peserta dalam pengolahan daging yang aman, higienis, dan bernilai tambah. Program ini melibatkan 26 peserta dari berbagai latar belakang profesi. Data dikumpulkan melalui uji pemahaman dan evaluasi pascapelatihan, kemudian dianalisis secara deskriptif dan interpretatif. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 53,85% peserta memiliki tingkat pemahaman tinggi (>70%), 30,77% sedang, dan 15,38% rendah. Lebih dari 90% peserta menilai pelatihan sangat bermanfaat, dan 96% berencana menerapkan keterampilan yang diperoleh dalam aktivitas sehari-hari. Desain pembelajaran partisipatif dan berbasis pengalaman terbukti efektif dalam mendorong keterlibatan aktif, kolaborasi, serta retensi pengetahuan. Hasil ini menegaskan bahwa model pelatihan lokal berbasis praktik dapat memperkuat kompetensi teknis, meningkatkan kesadaran keamanan pangan, serta mendorong pengembangan agroindustri skala kecil di wilayah pedesaan. Pengabdian ini menyoroti pentingnya pendekatan inklusif dan berbasis komunitas dalam meningkatkan kapasitas agripangan, serta merekomendasikan replikasi model ini di daerah lain untuk memperkuat ketahanan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Pembinaan Mengenai Pengelolaan Keuangan Personal Bagi Pekerja Migran Indonesia Himmiyatul Amanah Jiwa Juwita
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i2.7866

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dalam mengelola keuangan pribadi dengan baik, khususnya setelah tiba di negara tujuan. Pengelolaan keuangan yang baik diharapkan dapat membantu  tenaga kerja merencanakan kebutuhan hidup, menghindari utang yang tidak produktif, serta menyiapkan dana darurat dan tabungan masa depan. Peneliti mengangkat masalah tersebut dengan mengadakan pembinaan mengenai pengelolaan keuangan personal kepada PMI yang terdaftar pada PT. Bina Dinamita Rama yang terletak di Kota Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembinaan mengenai pengelolaan keuangan personal bagi PMI agar memiliki kemampuan mengatur keuangan secara bijak sebelum dan selama bekerja di luar negeri. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, serta simulasi perencanaan keuangan personal yang disesuaikan dengan kondisi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dasar pengelolaan pendapatan, perencanaan tabungan, serta pentingnya pengelolaan remitansi. Pembinaan ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan finansial TKI. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan pentingnya pengelolaan keuangan personal sebagai bagian dari program persiapan keberangkatan bagi Pekerja Migran Indonesia.
Pelatihan Artificial Intelligence Untuk Pembuatan Media Ajar Inovatif bagi Guru Sekolah Dasar Di SD Negeri 1 Muneng, Balong, Ponorogo Ghulam Asrofi Buntoro; Indah Puji Astuti; Khoiru Nurfitri; Abdul Rosyid
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i2.7648

Abstract

Era digital menuntut guru mampu menciptakan media pembelajaran inovatif dan interaktif sesuai kebutuhan siswa. Namun, banyak guru Sekolah Dasar di daerah pedesaan mengalami keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi, khususnya kecerdasan artifisial (AI). Pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan AI untuk membuat media ajar inovatif bagi guru?guru di SD Negeri 1 Muneng, Balong, Ponorogo. Metode meliputi survei kebutuhan, penyusunan modul, sosialisasi, workshop pelatihan, pendampingan praktik, dan evaluasi melalui pre?test dan post?test serta angket kepuasan. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada hari sabtu, tanggal 27 September 2025 di SD Negeri 1 Muneng, Balong, Ponorogo. Partisipan adalah seluruh guru SD Negeri 1 Muneng, jumlah 11 orang. Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi guru: 85% guru merasa lebih percaya diri menggunakan AI dalam pembelajaran; 70% mampu menghasilkan media ajar digital secara mandiri berupa kuis interaktif, video pembelajaran, dan materi berbasis gamifikasi. Kegiatan ini berdampak positif terhadap kualitas pembelajaran di sekolah dasar pedesaan dan membuka peluang berkelanjutan untuk integrasi teknologi AI.   
Implementasi Teknologi Fermentasi Nabati Untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan Santri Di Pondok Pesantren Malang Nur Kusmiyati; Elok Zubaidah; Zainul Abidin; Fitri Candra Wardana; Dini Atikawati; Vincenzio Jocelino; Emmanuel Raphael Lesmana
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i2.8244

Abstract

Generasi muda di Indonesia belum memiliki pola makan yang seimbang, terutama dalam hal konsumsi sayur ataupun produk nabati lain dengan manfaat serupa. Salah satu elemen masyarakat muda, yakni santri merupakan target strategis edukasi mengenai manfaat kesehatan produk fermentasi nabati. Produk fermentasi nabati, seperti kimchi, sauerkraut, bekasam jamur, dan acar timun, mengandung probiotik, vitamin, dan senyawa bioaktif yang berperan dalam menjaga kesehatan pencernaan, memperkuat sistem imun, dan mendukung metabolisme tubuh. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas edukasi manfaat kesehatan produk fermentasi nabati, lewat kombinasi pemaparan materi ilmiah dengan praktik langsung pembuatan produk. Metode presentasi interaktif dan demonstrasi praktik langsung digunakan dalam proses edukasi, sedangkan dalam mengevaluasi peningkatan pengetahuan santri, digunakan metode kuesioner pre dan post test yang harus dijawab santri sebelum dan sesudah edukasi. Nilai hasil kuesioner kemudian diujikan dalam uji normalitas dan Wilcoxon signed-rank test untuk mengetahui adanya signifikansi peningkatan skor pengetahuan. Hasil kuesioner berbasis pre-test dan post-test pada 29 santri menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan dari 26,55% menjadi 82,76% (p<0,05). Temuan ini membuktikan bahwa edukasi berbasis teori dan praktik efektif meningkatkan pengetahuan akan manfaat kesehatan produk fermentasi nabati serta berpotensi menjadi landasan pengembangan modul edukasi yang dapat diimplementasikan secara luas di masyarakat.
Pelatihan Model Pembelajaran Interaktif Dalam Rangka Mengembangkan Kapasitas Kepemimpinan Dan Softskill Di Panti Asuhan Aisyiyah Dau Kabupaten Malang Muhammad Kamil; Tri Sulistyaningsih; Saiman Saiman; Shannaz Mutiara Deniar
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i2.7509

Abstract

Perkembangan kondisi sosial di era kontemporer yang semakin dinamis menuntut adanya kemampuan adaptasi dan pembaruan konsep kepemimpinan. Sejalan dengan hal tersebut, Visi LKSA Panti Asuhan Putri ‘Aisyiyah Dau untuk menyiapkan generasi penerus yang berdaya, mandiri, disiplin, dan berwawasan luas perlu didukung dengan upaya menumbuhkan kapasitas kepemimpinan di kalangan santri. Berdasarkan latar belakang tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan dan softskill melalui pembelajaran interaktif dan partisipatif berbasis teknologi. Metode pelaksanaan meliputi observasi, wawancara, perancangan program, pelatihan dan pendampingan, brainstorming problem solving, serta pembelajaran learning by doing. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman santri tentang pengambilan keputusan, motivasi diri, pengelolaan konflik, dan public speaking melalui simulasi dan role-playing sebagai bentuk pengembangan kapasitas kepemimpinan dan softskill. Selain itu, kemampuan komunikasi, kerja sama tim, manajemen waktu, pemecahan masalah, dan literasi digital melalui pemanfaatan Canva, Miro, ChatGPT, dan pelatihan penulisan artikel juga menunjukan peningkatan. Hal ini menjadi gambaran adanya perkembangan kapasitas kepemimpinan dan softskill yang adaptif sesuai dengan kebutuhan sosial saat ini. Dengan demikian, model pembelajaran interaktif dan partisipatif dinilai efektif dalam mendukung pengembangan kapasitas kepemimpinan dan softskill santri LKSA Panti Asuhan Putri ‘Aisyiyah Dau melalui pengalaman belajar yang lebih bermakna dan relevan dengan kebutuhan sumber daya manusia di masa depan.
Pengembangan Produk Kerajinan Keramik Memanfaatkan Material Alternatif Berbasis Limbah Plastik Dan Sekam Padi Komang Astana Widi; Elvianto Dwi Daryono; Arif Kurniawan; Nyoman Sudiasa
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i2.8652

Abstract

Fokus abdimas ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan UMKM keramik di daerah Dinoyo Kota Malang dalam memanfaatkan metrial alternatif dalam menghasilkan produk keramik. Abdimas ini berkolaborasi dengan Cindera Mata Keramik. Sasaran kegiatan ini adalah mitra unit usaha di daerah Dinoyo yang memiliki produk atau komoditas kerajinan keramik yang perlu dikembangkan. Permasalahan mitra saat ini adalah mahalnya biaya proses terutama gas dan bahan keramik yang sulit didaur ulang. Solusi penggunaan bahan baku alternative berbasis limbah sangat sesuai karena biaya manufaktur yang murah dan dapat didaur ulang, dimana sangat sesuai dengan penelitian sebelumnya yang telah dilakukan oleh pengusul abdimas. Secara SDM, pelatihan pemanfaatan material baru sebagai bahan alternatif memanfaatkan limbah sangat tepat dilakukan di UMKM keramik. Meskipun demikian, pengembangan kearah produksi masal masih terkendala pada teknologi yang ada. Sarana pengujian produk yang tersedia di ITN Malang dalam mendukung kegiatan program abdimas diantaranya alat uji kekuatan impak untuk mengetahui ketangguhan bahan. Disamping itu, tersedia juga alat uji pengamatan cacat produk diantaranya struktur makro.
Pelatihan Kewirausahaan Melalui Diversifikasi Jantung Pisang Menjadi Daging Analog Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Dan Kesejahteraan Masyarakat Desa Duwet, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang Ellyn Eka Wahyu; Yekie Senja Oktora
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i2.7714

Abstract

Desa Duwet, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang memiliki potensi jantung pisang yang umumnya hanya dimanfaatkan sebagai hidangan rumah tangga. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan masyarakat melalui diversifikasi jantung pisang menjadi daging analog. Kegiatan diikuti oleh 19 ibu dan remaja putri. Metode pelaksanaan meliputi inisiasi dan sosialisasi program, penyampaian materi kewirausahaan, demonstrasi pengolahan, praktik langsung, serta diskusi dan evaluasi berbasis observasi. Tahapan praktik mencakup pengukusan jantung pisang, pengolahan bahan, pembentukan produk, pemotongan, penggorengan, dan diversifikasi menjadi menu rendang. Seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga selesai dan berhasil mempraktikkan pembuatan daging analog. Capaian tersebut menunjukkan bahwa teknik pengolahan dapat diterapkan pada skala rumah tangga serta memberi nilai tambah fungsional pada jantung pisang yang sebelumnya kurang dimanfaatkan. Namun, kegiatan belum menggunakan pre test-post test dan belum mencatat biaya produksi, harga jual, maupun perubahan pendapatan peserta. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan dan kelayakan usaha belum dapat dinyatakan secara kuantitatif. Pendampingan lanjutan perlu diarahkan pada standardisasi resep, pencatatan biaya dan hasil produksi, pengemasan, legalitas usaha, pengujian produk, serta pemasaran agar produk dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Standarisasi Kurikulum Pendidikan Konservasi Pesisir Dan Satwa Liar Sebagai Upaya Penguatan Kapasitas Kelembagaan Umah Lumba Education Center Kabupaten Buleleng, Bali Hafid Adim Pradana; Muhammad Fadzryl Adzmy; Rindya Fery Indrawan
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i2.9106

Abstract

Umah Lumba Education Center (ULEC) menghadapi tantangan berupa ketiadaan acuan materi baku pada Kelas Pendidikan Lingkungan Hidup, sehingga materi ajar sering berubah seiring pergantian pengajar. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan ULEC melalui standardisasi kurikulum konservasi pesisir dan satwa liar yang mengacu pada standar global Deklarasi Tbilisi 1977. Metodologi pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif melalui model Collaborative Curriculum Design. Populasi kegiatan melibatkan seluruh elemen pendidikan di ULEC dengan sampel sebanyak 9 siswa dan 6 pengelola yang dipilih secara purposif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui koordinasi daring dan Focus Group Discussion (FGD) untuk memetakan kebutuhan empiris lapangan. Hasil pengabdian berupa Modul Kurikulum Pendidikan Konservasi Pesisir dan Satwa Liar yang terbagi menjadi tiga level kompetensi: Explorer, Guardian, dan Ambassador. Implementasi modul ini berhasil mentransformasi kegiatan edukasi yang semula sporadis menjadi sistem pembelajaran yang sistematis dan berjenjang. Meskipun terdapat tantangan adaptasi teknis pada fase awal, konsistensi penggunaan modul diprediksi akan menghasilkan lulusan yang kompeten dalam aksi konservasi nyata. Direkomendasikan bagi ULEC untuk melakukan pelatihan berkelanjutan bagi tutor baru guna menjaga memori institusional dan melakukan evaluasi kurikulum secara periodik agar tetap relevan dengan dinamika ekosistem pesisir Bali Utara.
Pemberdayaan Pembuatan Keripik Bonggol Dan Pelepah Pisang Untuk Kewirausahaan Sejak Dini Ardian Prima Putra; Purwanto Purwanto; Salman Faris Insani; Gustita Arnawati Putri; Bambang Nur Cahyaningrum
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i2.8415

Abstract

Bonggol Pisang dapat dibuat olahan keripik Bonggol Pisang sebagai camilan maupun snack sehingga dapat memberikan nilai tambah ekonomi. Pemberdayaan kewirausahaan Ibu Guru TK dapat juga untuk mendidik perihal kewirausahaan bagi Siswa TK. Pengabdian kepada Masyarakat mengadakan pemberdayaan olahan bonggol pisang menjadi keripik Bonggol Pisang yang bernilai ekonomi. Permasalahan yang terjadi bahwa di Desa Dukuh terdapat Pohon Pisang sangat mudah dijumpai tetapi Bonggol pisang dan Pelepah pisang tidak dimanfaatkan secara optimal sehingga perlu diperlukan olahan Camilan keripik bonggol Pisang oleh Ibu Guru TK Dukuh 02 agar Ibu Guru dapat meningkatkan penghasilan melalui usaha tersebut. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan Pemberdayaan Kewirausahaan kepada Ibu Guru TK Dukuh 02 Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo sehingga Ibu Guru TK Dukuh dapat memiliki usaha sampingan Kripik Bonggol Pisang dan Pelepah Pisang. Target dari pengabdian ini adalah Para Guru TK Dukuh 02 di Desa Dukuh, Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Ceramah, Diskusi, praktek manajemen Pemasaran digital, pengemasan yang menarik dan media promosi secara online Keuangan dan Pengelolaan usaha pembuatan kripik dari bonggol pisang dan pelepah pisang. Hasil kegiatan adalah Ibu Guru TK Dukuh 02 mampu membuat secara mandiri Keripik Bonggol dan pelepah pisang, mampu mengelola promosi online, pemasaran digital serta pengemasan yang menarik. Kesimpulan adalah Ibu Guru TK Dukuh 02 mengalami peningkatan pemahaman secara teori dan praktek pembuatan Keripik Bonggol dan pelepah pisang beserta pemasaran digital. Dampak dan manfaat kegiatan adalah memberikan nilai tambah ekonomi Bonggol dan Pelepah pisang sebagai snack untuk usaha sampingan Ibu Guru TK Dukuh 02.

Page 1 of 2 | Total Record : 15