cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bandara Haluoleo, Ambaipua, Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : -     EISSN : 29638933     DOI : 10.57250
Core Subject : Education, Social,
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan atau di singkat dengan (AJPP) adalah jurnal ilmiah yang memuat artikel-artikel hasil-hasil penelitian terbaru, kajian literatur, review buku pada bidang ilmu Psikologi, konseling, pendidikan secara umum. Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan (Ajpp) terbit 3 (tiga) kali dalam setahun yaitu bulan Ferbruari, Juni, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 454 Documents
Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Global: Belajar dari Pelemahan Rupiah, Perang Narasi Ekonomi, dan Perbandingan Krisis 1998 dengan Kondisi Saat Ini Firmansyah; Totok Iman Santoso; Edwin
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2902

Abstract

Ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh perang Rusia-Ukraina, konflik Timur Tengah, perang dagang Amerika Serikat-Tiongkok, kenaikan suku bunga global, serta dinamika geopolitik internasional telah memberikan tekanan terhadap stabilitas ekonomi berbagai negara, termasuk Indonesia. Pelemahan nilai tukar rupiah sering kali dijadikan indikator kerentanan ekonomi nasional dan diperkuat oleh berkembangnya perang narasi ekonomi yang berpotensi memengaruhi persepsi publik dan investor. Penelitian ini bertujuan menganalisis ketahanan ekonomi Indonesia dalam menghadapi gejolak global, mengidentifikasi faktor penyebab pelemahan rupiah, membandingkan kondisi ekonomi saat ini dengan krisis moneter tahun 1998, serta merumuskan strategi penguatan ketahanan ekonomi nasional. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan analisis komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang jauh lebih kuat dibandingkan tahun 1998, ditandai dengan independensi Bank Indonesia, inflasi yang terkendali, cadangan devisa yang memadai, sistem perbankan yang sehat, serta koordinasi kebijakan fiskal dan moneter yang lebih baik. Tantangan terbesar bukan hanya berasal dari tekanan eksternal, tetapi juga perang narasi ekonomi yang dapat menciptakan kepanikan kolektif apabila tidak dikelola secara tepat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan ketahanan ekonomi berbasis ekonomi Pancasila, transformasi digital, hilirisasi industri, dan peningkatan literasi ekonomi masyarakat
Pelatihan Konselor Sebaya Tentang Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja di DPPKB Kabupaten Karawang Silvi Nurrohmah; Ika Rizqi Meilya; Nia Hoerniasih
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2904

Abstract

Permasalahan kesehatan reproduksi remaja merupakan isu penting karena fase transisi ini rentan terhadap perilaku berisiko. Keterbatasan pengetahuan berdampak pada pernikahan dini, kehamilan tidak diinginkan, dan perilaku berisiko, sementara remaja sulit terbuka kepada orang dewasa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan konselor sebaya dalam pendidikan kesehatan reproduksi remaja di DPPKB Kabupaten Karawang. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dihimpun dari pengelola, fasilitator, dan konselor sebaya melalui wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan terlaksana secara sistematis melalui model ADDIE. Faktor pendukung meliputi pengembangan diri, dukungan kelembagaan, dan kepercayaan lingkungan, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan kompetensi awal, kurangnya dukungan lingkungan sekolah, dan tabu isu kesehatan reproduksi. Pascapelatihan, pengetahuan konselor sebaya meningkat signifikan pada indikator sistem reproduksi, kebersihan organ, kesadaran risiko, serta tanggung jawab peran.
Strategi Penerapan Sustainable Finance pada Industri Jasa Keuangan dalam Upaya Pembangunan Berkelanjutan Perspektif Al-Qur'an Rifda Najila Marhamah; Hamka Hasan; Ahmad Zain Sarnoto
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2905

Abstract

Kesadaran bahwa pembangunan ekonomi yang mengorbankan perubahan iklim tidak berkelanjutan telah memaksa banyak perekonomian dan sistem keuangan di seluruh dunia untuk beralih ke sumber pendanaan yang lebih ramah lingkungan guna memastikan pertumbuhan yang tangguh dan berkelanjutan dengan jejak lingkungan yang minimal. Degradasi lingkungan hidup, hilangnya keanekaragaman hayati secara masif, serta peningkatan emisi gas rumah kaca global mengharuskan adanya integrasi yang erat antara agenda pembangunan nasional dengan pembiayaan iklim. Sektor jasa keuangan memegang peran krusial melalui instrumen keuangan hijau (green finance) sebagai bagian integral dari keuangan berkelanjutan guna memastikan keselarasan pertumbuhan ekonomi dan pelestarian alam semesta. Pendekatan ini menganalisis strategi penerapan keuangan berkelanjutan dari perspektif Al-Qur'an melalui tiga dimensi utama yaitu ekonomi (profit), sosial (people), dan lingkungan hidup (planet). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif melalui studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur'an secara komprehensif menggariskan prinsip keadilan distribusi, pelarangan eksploitasi berlebihan, dan tanggung jawab manusia sebagai khalifah fi al-ardh demi mencapai kemaslahatan publik (maslahah mursalah) yang holistik.
Wounded Masculinity Perspektif Al-Qur’an: Analisis Kerangka Teoretis untuk Mewujudkan Keadilan Gender Sri Satyaningtyas; Ahmad Zain Sarnoto; Nur Rofiah
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2906

Abstract

Fenomena wounded masculinity (maskulinitas yang terluka) merupakan persoalan sosial dan psikologis yang muncul akibat konstruksi maskulinitas patriarkal yang kaku, menuntut laki-laki untuk selalu kuat, dominan, dan menekan ekspresi emosional. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan mental laki-laki, tetapi juga memperparah ketimpangan relasi gender dan kekerasan berbasis gender. Kajian gender selama ini cenderung berfokus pada perempuan sebagai korban patriarki, sementara krisis identitas dan luka sosial yang dialami laki-laki masih relatif terabaikan, khususnya dalam studi tafsir Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep wounded masculinity, mengkaji respons Al-Qur’an terhadap problematika maskulinitas, serta membangun kerangka teoritis integratif antara tafsir Al-Qur’an dan teori gender guna mewujudkan keadilan gender. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), serta analisis tematik dan hermeneutik terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan maskulinitas, relasi gender, dan ekspresi emosional laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an tidak menetapkan satu model maskulinitas tunggal, melainkan mengakomodasi keberagaman ekspresi maskulinitas yang bersifat manusiawi, emosional, dan spiritual. Al-Qur’an menawarkan strategi preventif dan kuratif terhadap wounded masculinity melalui nilai-nilai keadilan, kasih sayang, tanggung jawab, dan keseimbangan relasi gender. Penelitian ini merumuskan konsep positive masculinity perspektif Al-Qur’an sebagai alternatif atas maskulinitas hegemonik dan patriarkal. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan tafsir berperspektif gender yang tidak hanya membela perempuan, tetapi juga membebaskan laki-laki dari luka konstruksi maskulinitas yang merugikan, serta mendorong terwujudnya relasi gender yang lebih adil, inklusif, dan berkeadaban.
Penerapan Pendekatan TPACK dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN Karyawinaya Vina Ismatul Maula; Shaffa Azzahra; Yasmin Nazhmi Aimar; Nadiya Della Tazkiani Rahman; Oca Akifah Damayanti; Aulia Aenul Hayati
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) yang terintegrasi dengan penguatan pendidikan karakter pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi imbuhan per-an di SDN Karyawinaya. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah deskriptif kualitatif melalui teknik observasi langsung terhadap proses pembelajaran kelas. Hasil observasi menunjukkan bahwa komponen TPACK telah diintegrasikan dengan baik: Technological Knowledge (TK) diwujudkan melalui penggunaan media berbasis PowerPoint interaktif; Pedagogical Knowledge (PK) diterapkan lewat metode student-centered learning seperti diskusi kelompok dan presentasi; serta Content Knowledge (CK) ditunjukkan melalui penguasaan materi imbuhan per-an oleh guru secara sistematis. Selain itu, pembelajaran ini berhasil mengintegrasikan nilai-nilai karakter (religius, nasionalisme, gotong royong, percaya diri, dan tanggung jawab) serta kegiatan refleksi di akhir sesi. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa implementasi TPACK tidak hanya meningkatkan pemahaman kognitif siswa sekolah dasar tetapi juga membentuk karakter positif secara holistik.
Pengaruh Disiplin Belajar terhadap Motivasi Belajar dan Implikasinya pada Prestasi Belajar Siswa Kelas XI SMAN 1 Singaparna Mata Pelajaran Ekonomi Aldian Adesa; Kurniawan; Raden Roro Suci Nurdianti
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2909

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya Prestasi Belajar siswa yang diakibatkan oleh Motivasi Belajar siswa yang menurun. Hal ini dilihat dari hasil nilai ulangan harian masih berada di bawah KKM pada mata pelajaran ekonomi sehingga menunjukan Prestasi Belajar siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar pengaruh Disiplin Belajar terhadap Motivasi Belajar serta implikasinya pada Prestasi Belajar siswa secara langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas XI yang berjumlah 231. Teknik pengambilan sampel yaitu probability sampling dengan cara simple random sampling sampel yang diambil yaitu 147 siswa. Data diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis jalur (Path Analysis) dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian dari pengaruh langsung menunjukan Disiplin Belajar berpengaruh terhadap Motivasi Belajar dengan signifikan 0,001 < 0,005, Motivasi Belajar berpengaruh terhadap Prestasi Belajar dengan signifikansi 0,001 < 0,05 dan Disiplin Belajar berpengaruh terhadap Prestasi Belajar dengan signifikansi 0,001 < 0,05. Kemudian, hasil penelitian dari pengaruh tidak langsung menunjukan Disiplin Belajar berpengaruh terhadap Prestasi Belakar melalui Motivasi Belajar dengan nilai Z-Sobel 3,427. Kesimpulan dari penjelasan ini yaitu Disiplin Belajar berpengaruh terhadap Motivasi Belajar dan secara tidak langsung berpengaruh terhadap Prestasi Belajar siswa.
When AI Meets Academic Integrity: Chatgpt Use and Plagiarism Awareness in a Pesantren-Based University Farodis Salsabila; Khoirul Huda
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2910

Abstract

Meningkatnya penggunaan alat kecerdasan buatan generatif seperti ChatGPT telah menimbulkan kekhawatiran terkait integritas akademik di pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara penggunaan ChatGPT dalam pengerjaan tugas akademik dan kesadaran plagiarisme pada mahasiswa sarjana di sebuah universitas berbasis pesantren di Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 120 mahasiswa sarjana yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner self-report yang terdiri atas Skala Penggunaan ChatGPT dan Skala Kesadaran Plagiarisme. Analisis statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman’s Rho dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki tingkat penggunaan ChatGPT yang sedang (M = 31,80; SD = 6,59) serta tingkat kesadaran plagiarisme yang relatif tinggi (M = 39,12; SD = 6,47). Analisis korelasi menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan ChatGPT dan kesadaran plagiarisme (r = 0,111; p = 0,229). Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan ChatGPT tidak secara otomatis berkaitan dengan kesadaran etis mahasiswa terhadap plagiarisme. Penelitian ini menegaskan pentingnya membedakan antara kesadaran plagiarisme dan perilaku yang berkaitan dengan plagiarisme, serta menunjukkan bahwa konteks institusional dan budaya dapat memengaruhi cara mahasiswa berinteraksi dengan teknologi AI. Institusi pendidikan sebaiknya berfokus pada penguatan pendidikan integritas akademik dan praktik penggunaan AI yang bertanggung jawab, daripada hanya mengandalkan pendekatan yang bersifat restriktif.
Pemanfaatan Media Digital Interaktif dalam Mengembangkan Kemampuan Literasi Anak Usia Dini di Era 5.0 Yuni Stevani
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan media digital interaktif dalam mengembangkan kemampuan literasi anak usia dini di era Society 5.0. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (literature review) terhadap 23 artikel ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2026, bersumber dari berbagai database akademik seperti Google Scholar, SpringerLink, ERIC, dan JSTOR. Hasil kajian menunjukkan bahwa media digital interaktif, yang mencakup permainan edukatif berbasis digital, augmented reality (AR), buku cerita digital interaktif, dan aplikasi pembelajaran, terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi anak usia dini secara multidimensi, meliputi keaksaraan awal, literasi bahasa, literasi numerasi, literasi digital, serta literasi keuangan. Media-media tersebut mampu meningkatkan keterlibatan aktif anak dalam belajar, memotivasi minat belajar, dan menstimulus perkembangan kognitif serta bahasa anak. Namun demikian, efektivitas penggunaannnya sangat bergantung pada kompetensi pendidik dalam mengintegrasikan media tersebut secara pedagogis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan media digital interaktif perlu diposisikan bukan sekadar alat teknologi, melainkan sebagai ekosistem pembelajaran yang menempatkan anak sebagai subjek aktif dan guru sebagai pengendali pedagogis, sejalan dengan prinsip human-centered learning dalam era Society 5.0.
Autokritik Penafsiran Hannan Lahham atas Ayat Poligami, Qiwâmah dan Nusyûz Perspektif Agensi Naila Kabeer Tasya Nabilah Herman; Nur Arfiyah Febriyani; Nur Rofiah
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2912

Abstract

Artikel ini mengkaji autokritik penafsiran Hannan Lahham atas ayat poligami (QS. an-Nisâ`/4: 3), qiwâmah dan nusyûz (QS. an-Nisâ`/4: 34) serta menimbang implikasinya bagi pemberdayaan perempuan melalui perspektif agensi Naila Kabeer. Berbeda dengan sejumlah mufasir perempuan lain yang memusatkan kritik pada dominasi laki-laki, Lahham menempuh jalan autokritik dengan menekankan bahwa kesetaraan dicapai melalui transformasi diri dan pelaksanaan kewajiban sebelum menuntut hak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis kepustakaan (library research) dengan kerangka hermeneutika Hans-Georg Gadamer dan teori agensi Naila Kabeer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran Lahham dalam kerangka Kabeer, menunjukkan bahwa penafsirannya berada pada kategori agensi adaptif yang mengurangi ketimpangan tanpa mengubah struktur kuasa patriarkal secara mendasar. Dengan demikian, meskipun mengandung unsur pembaruan, penafsirannya lebih berfungsi memperhalus ketimpangan gender daripada mentransformasikannya secara fundamental.
Hubungan Perilaku Asertif Dengan Self-Awareness pada Mahasiswa PGSD Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Tahun Akademik 2025/2026 Lisa Alice Simbolon; Hartosujono; Andreas Yudha
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2917

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara perilaku asertif dengan self-awareness pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Tahun Akademik 2025/2026. Hipotesis penelitian ini yaitu terdapat hubungan positif antara perilaku asertif dengan Self-Awareness pada mahasiswa PGSD UST. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasi. Tehnik pengambilan sampel penelitian ini yaitu dengan teknik sampel jenuh (total sampling). Jumlah subjek dalam penelitian berjumlah 95 mahasiswa PGSD Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala perilaku asertif dan skala self-awareness. Analisis data menggunakan teknik korelasi Spearman’s Rank (Spearman’s Rho). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara perilaku asertif dengan self-awareness (ρ = 0,630; p < 0,001). Artinya semakin tinggi perilaku asertif mahasiswa, semakin tinggi pula self-awareness yang dimiliki. Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima Kategorisasi data menunjukkan bahwa perilaku asertif berada pada kategori tinggi (61,05%), sedangkan self-awareness berada pada kategori sedang (54,74%). Selain itu diketahui bahwa sumbangan efektif perilaku asertif terhadap self-awareness sebesar 39,7%. sehingga perilaku asertif berperan penting dalam meningkatkan self-awareness mahasiswa.