cover
Contact Name
Surnayanti
Contact Email
surnayanti@fp.unila.ac.id
Phone
+6281377586346
Journal Mail Official
repong.damar@fp.unila.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35141
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan
Published by Universitas Lampung
ISSN : 2830585X     EISSN : 28304349     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/rdj.v1i1
Core Subject : Agriculture, Social,
RDJ particularly focuses on the community services that cover all aspects of forestry and environmental sciences
Articles 63 Documents
Penyuluhan dan Pembagian Alat Produksi Kasbi Lempeng pada Kelompok Masyarakat di Desa Dodinga Aqshan Shadikin Nurdin; Ramli Hadun; Abdul Kadir Kamaluddin; Asiah Salatalohy; Andy Kurniawan; Mahdi Tamrin; Nurhikmah Nurhikmah; Rosita Rosita; Reyna Ashari; Fadila Tamnge; Firlawanti Lestari Baguna; Laswi Irmayanti; Aisjah Rachmawaty Ryadin; Much Hidayah Marasabessy; Adesna Fatrawana
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 2, No 1 (2023): June
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v2i1.7410

Abstract

Kasbi lempeng adalah makanan tradisional yang banyak dikonsumsi di beberapa daerah di Indonesia. Dalam penyuluhan dan pembagian alat produksi Kasbi lempeng, penting untuk memastikan peserta memahami informasi yang disampaikan dan memiliki keterampilan dalam menggunakan alat produksi tersebut. Penyuluhan dan pembagian alat produksi kasbi lempeng adalah kegiatan yang bertujuan untuk memberikan informasi dan bantuan kepada masyarakat terkait dengan proses produksi kasbi lempeng.  Pembagian alat produksi kasbi lempeng dapat dilakukan dalam rangka memperluas produksi kasbi lempeng di masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan produksi kasbi Lempeng.
Peningkatan Iptek Pengolahan Minyak Kelapa di Desa Pingaran Ilir Ahmad Jauhari; Ahmad Yamani; Yuniarti Yuniarti; Badaruddin Badaruddin; Dina Naemah; Kurdiansyah Kurdiansyah
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 2, No 1 (2023): June
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v2i1.7422

Abstract

Pengolahan jengkol di Desa Pingaran Ilir menghasilkan produk minyak berupa minyak kelapa dari pengolahan bumbu lalaan dari santan kelapa. Minyak dikemas warga dengan plastik seadanya atau dengan botol bekas kemasan air mineral. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan Iptek warga Desa Pingaran Ilir dalam mengolah minyak kelapa. Metode yang dilakukan yaitu persiapan, penyuluhan dan pelatihan serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa warga Desa Pingaran Ilir telah meningkat pengetahuannya mengenai pengolahan minyak kelapa tradisional sebesar 80%, peningkatan teknik pengemasan foodgrade dan menarik sebesar 85%, dan peningkatan teknik pemasaran sebesar 80%.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Desa Hutan Melalui Sosialisasi dan Pelatihan Hama Sengon di Desa Ngancar, Kabupaten Kediri Noor Farikhah Haneda; Bayu Winata; Esti Nurianti; Aditya Nugroho; Vilda Puji Dini Anita; Ulfah Juniarti Siregar
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 2, No 2 (2023): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v2i2.8112

Abstract

Penanaman sengon yang luas di Kediri, Jawa Timur menyebabkan meluasnya serangan hama, salah satunya adalah serangan hama penggerek batang boktor. Petani belum menemukan cara untuk mencegah dan menanggulangi serangan hama yang efektif. Hal tersebut dapat disebabkan karena kurangnya pengetahuan petani akan jenis-jenis hama dan cara pengendalian hama tanaman sengon. Tujuan dilakukannya sosialisasi yaitu untuk menambah wawasan masyarakat sehingga mereka dapat memilih teknik pengendalian hama sengon yang tepat. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 14-15 Juni 2022. Kegiatan dilaksanakan di Desa Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Peserta sosialisasi dan pelatihan berjumlah 20 orang, yang terdiri atas perwakilan Perum Perhutani selaku mitra program pengabdian, anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) binaan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pandantoyo, serta perangkat Desa Ngancar. Hasil yang diperoleh yaitu 50 % peserta sosialisasi belum pernah mendapatkan penyuluhan pengenai hama tanaman sengon. Terdapat kenaikan persentase nilai pre-test ke post-test sebesar 12 %. Kegiatan sosialisasi mengenai hama tanaman sengon dapat menambah pengetahuan masyarakat.
Bimbingan Teknis Penyadapan Nira Nipah (Nyfa fruticans Wurmb) Sebagai Sumber Pemanis Baru Masyarakat Desa Tabunganen Kecil Rosidah Radam; Rina Kanti
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 3, No 1 (2024): June
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v3i1.8942

Abstract

Tumbuhan nipah yang tumbuh disekitar rumah masyarakat sama sekali belum dimanfaatkan secara maksimal, selama ini masyarakat hanya memanfaatkan buah nipah yang muda untuk sayur dan lidi daun nipah untuk sapu. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat sebagai usaha keluarga. Tujuan dari kegiatan Pengabdian ini adalah menumbuhkembangkan   semangat masyarakat yang terampil dalam memanfaatkan tumbuhan nipah secara maksimal untuk menambah penghasilan keluarga. Kegiatan Pengabdian dilakukan dengan penyuluhan dan bimbingan teknis. Penyuluhan dilakukan dengan penyampaian materi tentang manfaat tumbuhan nipah sebagai sumber pangan, dan bimbingan teknis penyadapan nira nipah agar menghasilkan produksi nira yang maksimal. pembimbingan penyadapan nira langsung di areal tumbuhan nipah yang meliputi teknik penggoyangan tandan buah pada prasadap, sudut pemotongan tandan  dan perlakuan terhadap hasil produksi nira yang diperoleh. Kegiatan tersebut dihadiri oleh sebanyak 35 orang masyarakat,  bapak ketua RT 03  dan  beberapa tokoh masyarakat  lainnya. Masyarakat sangat antusias sekali dengan kegiatan penyuluhan dan pembimbingan tersebut. Pada saat pemantauan yang dilakukan, ada beberapa masyarakat yang sudah berhasil menyadap nira nipah dan bahkan sudah mengolahnya dalam bentuk gula cair dan gula padat. Tim berharap setelah penyuluhan ini, masyarakat  desa Tabunganen Kecil dapat memanfaatkan tumbuhan nipah  semaksimal mungkin sebagai sumber pemanis untuk memenuhi kebutuhan sumber pemanis dan sekaligus dapat menambah penghasilan keluarga.
Penanaman Mangrove untuk Perbaikan Sanitasi dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup Duryat Duryat; Trio Santoso; Melya Riniarti; Rodiani Rodiani; Imron Imron
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 2, No 2 (2023): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v2i2.8113

Abstract

Desa Sungsang IV adalah wilayah pesisir dan Muara Sungai Musi yang menerima beban berat limpahan limbah dan B3 dari kawasan hulu. Ironisnya pengetahuan, pola fikir dan keterampilan masyarakat untuk mengelola mangrove sebagai kawasan penting bagi lingkungan hidup masih rendah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pola fikir masyarakat tentang peran hutan mangrove bagi sanitasi dan kualitas lingkungan hidup, serta meningkatkan keterampilan masyarakat dalam penanaman mangrove sesuai dengan teknik silvikultur yang memadai.  Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi yang diikti dengan demonstrasi praktek. Kegiatan ini telah secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan pola fikir masyarakat dari kisaran kurang—cukup menjadi baik—sangat baik. Kegiatan ini juga telah meningkatkan keterampilan masyarakat dari kategori sedang menjadi baik.
Pemetaan Profil Desa Dengan Pendekatan Partisipatif Masyarakat di Kabupaten Aceh Barat Ali Muhammad Muslih; Ashabul Anhar; Akhmad Baihaqi; Anna Farida; Ulfa Hansri Ar Rasyid; lola adres yanti; Astri Winda Siregar; Maryam Jamilah; Durrah Hayati; Ida Rosita
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 3, No 1 (2024): June
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v3i1.9040

Abstract

Pemetaan desa merupakan langkah sistematis dan terstruktur dalam mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan informasi suatu wilayah desa. Pendekatan pemetaan desa yang melibatkan partisipasi masyarakat setempat merupakan sebuah metode pengumpulan data dan informasi. Keterlibatan aktif dari warga desa dalam proses pemetaan maka data dan informasi yang diperoleh menjadi lebih akurat dan sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Pelaksanaan kegiatan pemetaan desa dilakukan di Desa Keub, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh dengan melibatkan aparat dan perwakilan masyarakat desa. Peta yang dihasilkan berupa peta desa yang memiliki batas acuan yang valid bersumber dari Lembaga Badan Informasi Geospasial (BIG). Status Desa Keub dikategorikan menjadi desa definitif dengan luas area desa adalah 654,11 Ha. Adapun sarana prasarana yang digambarkan antara lain adalah gapura desa, kantor balai desa, koperasi, lapangan bola, masjid, musholla, pasar, pemakaman, puskesmas, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, taman kanak-kanak dan tower signal. Peta profil desa diserahkan kepada pihak desa untuk diletakkan di kantor balai desa sebagai salah satu unsur pendukung desa dalam perencanaan pembangunan desa.
Peningkatan Pemahaman Masyarakat Tentang Pengembangan Community Base Ecoturism di Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat Christine Wulandari; Samsul Bakri; Slamet Budi Yuwono; Indra Gumay Febryano; Hari Kaskoyo; Susni Herwanti; Zeda Erdian; Nur Ahmad Fadli
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 2, No 2 (2023): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v2i2.8137

Abstract

Konsep (Community Based Tourism) harus diterapkan dalam pengembangan objek wisata dimana, masyarakat berperan penting dalam mengelola objek wisata tersebut. Proses pengelolaan objek wisata ini terdapat beberapa tahap diantaranya tahap perencanaan, pengelolaan serta dampak bermanfaat dari hasil kegiatan yang dilakukan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), dilaksanakan pada tanggal 06 – 07 Juli 2023 ini bertujuan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat dalam pengembangan wisata alam berbasis konsep Community Base Ecotourism. Metode yang digunakan pada kegiatan ini menggunakan metode ceramah dan Focus Group Discussion (FGD) yang disampaikan oleh Christine Wulandari, Indra Gumay Febryano, Samsul Bakri, Slamet Budi Yuwono, Susni Herwanti dan Hari Kaskoyo Dosen Jurusan Kehutanan serta Zeda Erdian dan Nur Ahmad Fadli mahasiswa Jurusan Kehutanan Univeristas Lampung. Hasil PKM menunjukan pemahaman masyarakat terkait potensi kemitraan dan peranan BUMDes dalam mendukung wisata berbasis masyarakat, perencanaan sarana dan prasarana dalam pengembangan ekowisata termasuk jasa lingkungannya mengalami peningkatan setelah dipaparkan materi dari tim dosen dan mahasiswa Jurusan Kehutanan. Berdasarkan hasil evaluasi pre-test dan post-test terjadi peningkatan  pemahaman tentang Community Base Ecoturism sebesar 1,68% yaitu dari 10,77% menjadi 12,45%.
Pengolahan Kreatif Nanas Pasca Panen Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Desa Jelapat 2 Kabupaten Barito Kuala Asysyifa Asysyifa; Hafizianor Hafizianor; Farida Isnaeni; Adnan Agetaduari Amin
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 3, No 1 (2024): June
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v3i1.7923

Abstract

Budidaya nanas di daerah Kecamatan Mekarsari, khususnya Desa Jelapat 2 sudah terkenal cukup berhasil dan sukses. Nanas yang dibudidayak adalah jenis nanas Tamban yang memang menjadi salah satu jenis  hortikultura unggulan Kabupaten Barito Kuala. Selain dijual dalam bentuk nanas utuh, masyarakat juga mnejual beberapa jenis olahan nanas seperti yang dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Bunda Bersama. Namun kurangnya pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu dalam membuat olahan nanas yang sederhana, cepat saji dan bernilai ekonimis, serta kurangnya pengetahuan tentang penggunaan media sosial untuk memasarkan produk menjadi sebuah persoalan. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, KWT Karya Bunda ditawarkan solusi dengan mengadakan penyuluhan dan membagikan informasi tentang strategi pemasaran produk olahan merekan dengan memanfaatkan media sosial. Anggota KWT sangat antusias mengikuti kegiatan ini dari awal sampai akhir. Mereka juga mendapatkan pengetahuan dan mampu mempraktikan membuat olahan yang didemonstrasikan seperti bolu dan setup nanas. KWT Karya Bunda Bersama juga diberikan beberapa akun media sosial seperti facebook, instagram dan shopee untuk mereka kelola dengan harapan mampu membantu memperluas jangkauan pemasaran dan produk olahan mereka dapat dikenal oleh banyak orang.
Pelatihan Pengembangan Interpretasi Ekowisata di Suoh Lampung Barat Rahmat Safe'i; Gunardi Djoko Winarno; Irwan Sukri Banuwa; Hari Kaskoyo; Samsul Bakri; Indra Gumay Febryano; Elza Wahyuni; Yudi Safril Ariza
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 3, No 1 (2024): June
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v3i1.8998

Abstract

Pentingnya smart ekowisata ini adalah penunjang kegiatan interpreter (pemandu)  ekowisata dalam mendeskripsikan obyek wisata sebagai obyek wisata utama kepada wisatawan di Ekowisata Suoh.  Permasalahannya adalah belum tersedianya pemandu wisata yang cukup ketika wisatawan membutuhkannya. Selama ini informasi disajikan dalam bentuk papan informasi.  Tujuan pengabdian ini adalah memberikan edukasi kepada wisatawan dan membantu kegiatan interpretasi obyek wisata sehingga pengunjung akan mendapatkan ilmu pengetahuan, kepuasan dan kesenangan sehingga mereka diharapkan akan datang kembali ke Ekowisata Suoh.  Inovasi ini akan menjadi teladan bagi seluruh kegiatan ekowisata di Indonesia yang tentunya membutuhkan kegiatan interpretasi sebagai sarana pendidikan kepada pengunjung melalui kegiatan pelatihan kepada kelompok sadar wisata Suoh.  Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pada awalnya masyarakat masih belum mengenal interpretasi ekowisata dan kegiatannya.  Mereka masih belum menyadari adanya peran perguruan tinggi yang dapat membantu mengembangkan kegiatan interpretasi melalui penyuluhan ini.  Setelah dilakukan penyuluhan mereka semakin mengerti pentingnya interpretasi dan menyadari pentingnya peran perguruan tinggi dalam membantu meningkatkan kepuasan wisatawan melalui informasi yang eduktif demi menjaga kelestarian sumberdaya ekowisata sekaligus pemanfaatannya untuk memberikan kontribusi yang baik bagi kehidupan mereka.
Persepsi Masyarakat Terhadap Homestay Untuk Ekowisata Di Suoh Lampung Barat Gunardi Djoko Winarno; Arief Darmawan; Rusita Rusita; Elza Wahyuni
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 2, No 2 (2023): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v2i2.8159

Abstract

Homestay sangat penting karena dapat menunjang kepuasan kepada wisatawan yang akan bermalam pada suatu destinasi  desa ekowisata. Kegiatan ini dapat memberikan suasana lingkungan yang baru bersama masyarakat lokal sehingga saling memberikan pengalaman edukasi. Disisi lain masih banyak masyarakat di sekitar atau di dalam destinasi yang belum mengenal tata cara mengelola homesta. Sehingga pelatihan ini sangat perlu dilakukan agar masyarakat dalam mengelola homestay menjadi baik dan dapat memberikan kepuasan kepada pengunjung. Pelatihan ini dapat memberikan wawasan dan pengalaman kepada masyarakat dalam mengelola homestay sehingga pengunjung diharapkan akan datang kembali. Kesempatan ini membuka peluang usaha yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat lokal. Pelatihan in dilaksanakan di Desa Suka Marga Suoh Lampung Barat. Metode yang digunakan dengan Teknik  FGD dan penyebaran kuisioner menggunakan skala likert.  Pelatihan homestay dapat membantu mengembangkan keterampilan layanan yang baik. Mereke menyatakan sikap yang ramah dan sopan dalam penyambutan wisatawan.  Masyarakat dapat belajar tentang etika kerja, komunikasi efektif, keramahan, kebersihan, dan kemampuan menyajikan makanan yang baik kepada tamu. Hal ini dapat meningkatkan kepuasan wisatawan dan memberikan pengalaman yang positif.