cover
Contact Name
Surnayanti
Contact Email
surnayanti@fp.unila.ac.id
Phone
+6281377586346
Journal Mail Official
repong.damar@fp.unila.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35141
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan
Published by Universitas Lampung
ISSN : 2830585X     EISSN : 28304349     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/rdj.v1i1
Core Subject : Agriculture, Social,
RDJ particularly focuses on the community services that cover all aspects of forestry and environmental sciences
Articles 63 Documents
Perkembangan Kreativitas Membuat Motif Batik Dengan Teknik Ecoprint Desa Labuhan Ratu VII Kecamatan Labuhan Ratu Lampung Timur Wahanawati, Vicky Puja; Kaskoyo, Hari; Winarno, Gunardi Djoko
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 3, No 2 (2024): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v3i2.9909

Abstract

Desa Labuhan Ratu VII ini termasuk salah satu dari desa penyangga yang berada di dekat PLG (Pusat Latihan Gajah) yang ada di Lampung Timur yang memiliki KWT (Kelompok Wanita Tani) Dharma Lestari yaitu suatu organisasi kelompok Ibu-ibu ecoprint. Tujuan dari penelitian magang ini yaitu mengetahui pengaruh membatik dengan teknik ecoprint terhadap perkembangan kreativitas Kelompok Wanita Tani (KWT) Dharma Lestari dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan kreativitas membuat motif batik dengan teknik ecoprint. Metode pengumpulan data menggunakan metode studi literatur, observasi dan wawancara secara langsung untuk mengetahui teknik ecoprint. Teknik ecoprint berdampak positif pada kreativitas dan ekonomi ibu-ibu rumah tangga, memberikan keterampilan baru dan peluang penghasilan tambahan. Pengembangan ecoprint didukung oleh ketersediaan peralatan, bahan alami, sumber daya alam lokal, serta jejaring sosial dengan ARAE, IRI, dan wisatawan. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan bahan di pasar lokal, jenis tanaman menarik yang terbatas, dan minat yang rendah dari sebagian ibu-ibu dalam pembuatan ecoprint.
Penyuluhan Edukasi Mangrove Kepada Siswa Sekolah Dasar dan Menengah Pertama di Merak Belantung Kalianda Lampung Selatan Dewi, Bainah Sari; Harianto, Sugeng P.; Gayatri, Komang Intan; Tsani, Machya Kartika; Surnayanti, Surnayanti; Takahashi, Tasuku; Fadhila, Safira Cahya
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 3, No 2 (2024): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v3i2.9902

Abstract

Hutan mangrove memiliki peran vital bagi ekosistem pesisir, termasuk dalam menjaga keseimbangan ekosistemnya. Habitat unik yang dimiliki ekosistem mangrove yaitu antara daratan dan lautan berfungsi sebagai pelindung garis pandtai dari erosi, menyerap karbon, serta tempat spesies berkembang biak seperti udang, kepiting, dan ikan-ikan kecil. Melihat fungsi hutan mangrove, pengetahuan tentang mangrove bagi siswa SD dan SMP sangat penting sebagai penerus generasi dalam melestarikan mangrove. Penyuluhan hutan mangrove merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan melibatkan mereka dalam konservasi hutan mangrove. Kegiatan ini dilakukan guna menyadarkan siswa pentingnya mangrove. Selain itu kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan awal siswa tentang mangrove. Pengecekan kesehatan pada guru juga dilakukan dalam pengabdian ini. Metode yang digunakan pada kegiatan adalah ceramah dan diskusi oleh pemateri serta dan pre test dan post test. Hasil menunjukkan bahwa siswa dapat memahami tentang mangrove dengan adanya peningkatan hasil pada post test yaitu pada SD meningkat dari 72,5 menjadi 85,82 dan SMP meningkat dari 74,41 menjadi 89,56. Hasil juga menunjukkan bahwa guru SD memiliki rata-rata gula darah sesaat dan asam urat yang tinggi.
Pelatihan Perbenihan dan Sertifikasi Tanaman Hutan untuk pengembangan Tanaman Sengon di Desa Inten Jaya, Lebak, Banten Nurianti, Esti; Sudrajat, Dede J; Pramisari, Yunita; Nugroho, Aditya; Haneda, Noor Farikhah; Siregar, Ulfah J; Winata, Bayu
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 3, No 2 (2024): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v3i2.9906

Abstract

 Usaha pengembangan kelas perusahaan sengon oleh Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banten memerlukan bibit sengon unggul agar menghasilkan tanaman yang berkualitas dan bernilai jual tinggi. Benih unggul dapat diperoleh melalui proses sertifikasi benih. Sertifikasi benih adalah pengujian dan pemeriksaan dalam rangka penerbitan sertifikat mutu benih yang bertujuan memberikan jaminan kualitas mutu benih yang unggul dan melindungi pengguna benih dari peredaran benih palsu atau benih yang mutunya kurang baik. Sertifikasi benih memerlukan beberapa persyaratan yang tidak mudah untuk dipenuhi karena tergantung pada kualitas benih yang dipanen dan sumber benih. Oleh karena itu, perlu diadakan pelatihan untuk petani hutan dan anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dalam memilih benih yang unggul dan berkualitas untuk ditanam. Kegiatan pelatihan dilakukan melalui penyampaian materi dengan metode ceramah dan diskusi. Sebelum dan setelah pelatihan peserta diwajibkan mengisi lembar tes dan kuisioner untuk mengukur pengetahuan peserta dan mengetahui keberhasilan pelatihan. Penggunaan benih bersertifikat sudah banyak dilakukan masyarakat, sebesar 63% diantaranya menganggap bibit memiliki pertumbuhan yang baik. Hasil pre-test dan post-test peserta pelatihan mengalami peningkatan sebesar 40,7%. Meningkatnya rata-rata nilai menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan peserta.
Pelatihan Pembuatan Kuliner Berbahan Dasar Porang Winarno, Gunardi Djoko; Safe’i, Rahmat; Kaskoyo, Hari; Darmawan, Arief; Asmarahman, Ceng; Harianto, Sugeng P.; Wulandari, Christin; Setiawan, Agus; Dewi, Bainah Sari; Riniarti, Melya; Hidayat, Wahyu; Salsabila, Sahda; Fitriana, Yulia Rahma; Hilmanto, Rudi
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 3, No 2 (2024): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v3i2.9905

Abstract

Pemanfaatan porang sebagai bahan dasar kuliner sangat penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas rasa produk. Selama ini porang masih belum digunakan oleh petani walaupun mereka mempunyai bahan umbi porang. Kondisi ini terjadi karena mereka tidak tahu bagaimana pengolahan porang dan meramunya untuk kuliner. Tujuan Pelatihan adalah membangun ketrampilan petani dalam membuat kuliner berbahan dasara porang. Pelatihan dilakukan di Desa Hanura Pesawaran Lampung. Jumlah peserta yang dilatih sebanyak 30 orang yang berasal dari Kelompok Tani Hutan (KTH) Sistem Hutan Kerakyatan (SHK) Lestari Hanura Pesawaran Lampung. Peran mitra (kelompok tani Sistem Hutan Kerakyatan Lestari adalah penyedia umbi porang yang selama ini tidak dimanfaatkan karena harga umbinya sangat rendah hingga mencapai Rp 2.500. Kelompok tani berharap tanaman porang dapat dikembangkan di areal kelola mereka.  Untuk peningkatan hasil panen diharapkan adanya mesin pengolah umbi porang menjadi glukomanan sehingga nilai jual porang menjadi meningkat melalui pengolahan porang menjadi berbagai kuliner seperti bakso dan mpek-mpek. Para petani diharapkan menjadi pioneer untuk membuat tepung porang dan bakso. Dampak yang akan terjadi adalah petani yang selama ini memiliki tanaman porang menjadi terampil dalam mengolah porang kuliner yang dapat dikonsumsi ataupun di pasarkan. Sehingga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan petani desa Hanura dan sekitarnya.
Penanaman Mangrove Sebagai Upaya Penyelamatan Lingkungan di Kawasan Mangrove Park Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh Anhar, Ashabul; Saputra, Danang Agung; Apriadi, Apriadi; Insyafrizal, Insyafrizal; Hanafi, Ilham; Jamilah, Maryam; Yanti, Lola Adres; Ar Rasyid, Ulfa Hansri; Hayati, Durrah; Siregar, Astri Winda; Zuhriansah, Alfi Laila; Rahmah, Hanifa; Prasetyo, Farhan Akmal; Butar-Butar, Ira Asmawar; Muslih, Ali M.
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 3, No 2 (2024): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v3i2.9903

Abstract

Pemanasan global memberikan banyak dampak negatif bagi kehidupan, gagal panen dalam pertanian merupakan salah satu dampak akibat pemanasan global yang terjadi. Hutan mangrove merupakan salah satu vegetasi khas daerah pesisir pantai yang tumbuh di daerah pasang surut air laut. Mangrove memiliki banyak manfaat bagi kehidupan, baik langsung maupun tidak langsung. Saat ini hutan mangrove terancam keberadaanya akibat aktivitas manusia seperti alih fungsi hutan mangrove menjadi pemukiman dan pertambakan. peristiwa perubahan iklim yang terjadi menarik perhatian dari semua kalangan lapisan masyarakat mulai dari akademisi, aktivis lingkungan hingga perusahaan-perusahaan besar. Program penanaman mangrove merupakan upaya yang dapat dilakukan dalam aksi menyelamatkan bumi. Perusahaan besar memiliki tanggung jawaban sosial dan lingkungan sekitar. Melalui program CSR penanaman 1000 batang mangrove merupakan salah upaya PT. Pertamina Patra Niaga dalam upaya menjaga lingkungan. Kegiatan penanaman mangrove ini dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2024 di kawasan Mangrove Park Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh yang dihadiri oleh pihak PT. Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Krueng Raya, Human Initiative Cabang Aceh, Dinas Kelautan dan Perikanan provinsi Aceh, pemerintahan kecamatan Kuta Alam, Polsek Kuta Alam, Koramil Kuta Alam, Pemuda Peduli Mangrove Kuta Alam (Pemangku), Program Studi Kehutanan USK, BEM FKP USK, HIMASYLVA USK dan Pesantren Baitul Qur’an.  
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Hutan Dalam Pemanfaatan Pekarangan Secara Agroforestry, Gapoktan Wana Tani Lestari KPH Batu Tegi Tanggamus Yuwono, Slamet Budi; Kaskoyo, Hari; Qurniati, Rommy; Safe'i, Rahmat; M, Andre H; S, Ade Irma
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 3, No 2 (2024): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v3i2.9901

Abstract

Desa Datar Lebuay Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus merupakan desa yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan KPH Batutegi Kab. Tanggamus. Masyarakat desa tersebut terhimpun dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Wana Tani Lestari yang merupakan Kumpulan kelompok tani Hkm (Hutan Kemasyarakatan) yang memiliki izin memanfaatkan Kawasan hutan dalam skema perhutanan sosial, selain memiliki lahan garapan di dalam kawasan hutan pada umumnya mereka juga memiliki lahan kebun dan pekarangan di luar Kawasan hutan. Lahan berkebun biasanya berjarak kurang dari satu kilometer dari pemukiman dan lahan pekarangan berada di sekitar rumah tempat tinggal mereka. Pada umumnya kegiatan pemanfaatan lahan hutan dan kebun dilaksanakan oleh kaum laki-laki sedangkan kaum ibu atau perempuan lebih banyak di rumah membantu proses pengolahan hasil hutan seperti menjemur kopi dan kakao, menjemur pinang dan mengolah hasil panen lainnya untuk mendukung pendapat keluarga. Selama ini lahan pekarangan masih belum dimanfaatkan secara optimal oleh petani pada umumnya khususnya oleh para kaum perempuan. Hal ini karena mereka menganggap kegitan tersebut kurang bermanfaat. Seiring berjalannya waktu, terpikir oleh para kaum ibu/perempuan untuk berperan lebih aktif khususnnya dalam memanfaatkan lahan pekarangan. Lahan pekarangan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan gizi dan kebutuhan pangan dengan cara menanam tanaman sayuran seperti tomat, terong, cabai dan lain-lain yang tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Hasil kegiatan pengabdian kepada Masyarakat antara lain terbentuk kelompok wanita tani (KWT) dengan nama Bumi Tani Sejahtera. Setelah mendapatkan kegiatan pengabdian pengetahuan KWT Bumi Tani Sejahtera terhadap pemanfaatan lahan pekarangan mengalami peningkatan, selain itu mereka mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dengan mencoba memanfaatkan pekarangan dengan tanaman produktif (cabe).    
Biochar Sebagai Pembenah Tanah Untuk Pertanian Regeneratif Pada Lahan Gapoktanhut Pujo Makmur Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Tanggamus Duryat, Duryat; Bintoro, Afif; Asmarahman, Ceng; Riniarti, Melya; Imron, Imron
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 3, No 2 (2024): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v3i2.9907

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas pertanian di lahan Hutan Kemasyarakatan (HKm) yang dikelola oleh Gabungan Kelompok Tani Hutan (Gapoktanhut) Pujo Makmur melalui penerapan biochar sebagai teknologi pembenah tanah dalam praktik pertanian regeneratif. Pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah, diskusi, dan demonstrasi praktik pembuatan serta aplikasi biochar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, sikap, dan keterampilan petani terkait biochar. Petani memahami definisi, manfaat biochar dalam memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, serta teknik pembuatan dan aplikasinya. Pelatihan juga memberikan keterampilan praktis dalam memilih biomassa, membuat alat pirolisis, serta memproduksi biochar secara mandiri. Penggunaan biochar sebagai bagian dari pertanian regeneratif terbukti dapat memperbaiki kesuburan tanah secara berkelanjutan, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, dan membantu mitigasi perubahan iklim. Masukan dari peserta mencerminkan kebutuhan untuk pendampingan berkelanjutan dan pelatihan lanjutan untuk memperdalam penerapan teknologi biochar di lahan mereka.
Kegiatan Pemetaan Jalur Pengelolaan Lahan Garapan Kelompok Tani Hutan (KTH) Karya Makmur di Tahura Wan Abdul Rachman Wafa, Ali; Riyawan, I Nyoman; Widyawati, Tri; Agustin, Aprillia Bella Cithra Putri; Asmarahman, Ceng; Safe’i, Rahmat
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 4, No 1 (2025): June
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v4i1.11098

Abstract

Kelompok Tani Hutan adalah kumpulan petani yang mengelola usaha di bidang kehutanan di dalam dan di luar kawasan hutan. Kelompok Tani Hutan dibentuk bertujuan memberikan peluang pendapatan masyarakat dengan menjaga kelestarian hutan. Permasalahan kelompok tani hutan dalam menggarap lahan hutan adalah belum memiliki peta jalur pengelolaan lahan garapan. Padahal keberadaan peta sebagai dasar pengelolaan Kawasan dan pencegah timbulnya konflik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu Kelompok Tani Hutan dalam membentuk peta jalur pengelolaan lahan garapan kelompok tani hutan Karya Makmur. Jalur yang dipetakan adalah jalur yang biasa dilewati petani Kelompok Tani Hutan Karya Makmur. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di kelompok tani hutan Karya Makmur pada Kawasan hutan Tahura Wan Abdul Rachman. Kegiatan ini juga melibatkan petani Kelompok Tani Hutan Karya Makmur. Hasil dari pengabdian ini adalah peta jalur pengelolaan lahan garapan kelompok tani hutan Karya Makmur. Lahan Garapan Kelompok Tani Hutan didominasi tanaman Multi-Purpose Tree Species yang dapat dipanen tanpa menebang pohon induk.
Penerapan Model Agroforestri Kopi dalam Mendukung Perhutanan Sosial di Desa Bah, Aceh Tengah Muzaifa, Murna; Anhar, Ashabul; Baihaqi, Akhmad; Abubakar, Yusya; Hayati, Durrah; Siregar, Astri Winda; Ar Rasyid, Ulfa Hansri; Jasman, Gita Phonnasari; Farida, Anna; Hanafi, Ilham; Prasetyo, Farhan Akmal; Ramadhan, Ariz Umar; Wagianto, Wagianto; Fardinatri, Intan Diani; Pohan, Andi Fauzan Rakhmadsyah; Karmel, Moehammad Ediyan Raza; Asra, Syafina; Muslih, Ali M.
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 4, No 1 (2025): June
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v4i1.11079

Abstract

Pengelolaan hutan yang melibatkan masyarakat menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan perlindungan lingkungan dan kesejahteraan ekonomi. Kegiatan ini mengkaji implementasi agroforestri kopi sebagai pendekatan dalam mendukung program perhutanan sosial di Desa Bah, Aceh Tengah, Provinsi Aceh. Pendekatan partisipatif digunakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di lapangan. Hasil menunjukkan bahwa integrasi tanaman kopi dalam sistem agroforestri berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan petani serta menjaga keberlanjutan fungsi hutan. Model ini mendorong kolaborasi antara petani, pemerintah, dan pendamping lapangan dalam pengelolaan kawasan hutan. Hambatan yang muncul mencakup keterbatasan pengetahuan teknis dan akses pasar, namun dapat diatasi melalui pelatihan dan dukungan kelembagaan. Simpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan agroforestri kopi dapat menjadi alternatif solusi dalam penguatan ekonomi masyarakat sekaligus konservasi hutan secara berkelanjutan.
Pengabdian Masyarakat melalui Aksi Pembersihan Sampah di Jalur Wisata Taman Nasional Way Kambas Wafa, Ali; Widyawati, Tri; Agustin, Aprillia Bella Cithra Putri; Riyawan, I Nyoman; Safe’i, Rahmat; Asmarahman, Ceng; Darmawan, Arief
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 4, No 1 (2025): June
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v4i1.11099

Abstract

Sampah adalah penyebab utama pencemaran lingkungan yang menyebabkan menurunnya kualitas keindahan lingkungan. Meningkatnya volume sampah menjadi ancaman serius bagi kelestarian kawasan wisata. Ketidakpedulian masyarakat terhadap lingkungan yang membuang sampah sembarangan. Perilaku membuang sampah sembarangan juga terjadi di kawasan wisata. Sampah yang berada di kawasan hutan dapat membahayakan satwa. Satwa akan memakan sampah yang dianggap sebagai makanan. Sampah yang termakan akan mengganggu pencernaan satwa yang akhirnya satwa menjadi mati. Sampah yang dibuang sembarangan akan menyebabkan penyakit dan merusak lingkungan. Artikel ini melaporkan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk membersihkan sampah di jalur wisata dari pintu masuk sampai Pusat Lektur Gajah di Taman Nasional Way Kambas. Aksi pembersihan sampah juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat sekitar kawasan. Kegiatan ini berhasil mengumpulkan sejumlah besar sampah yang sebagian besar botol minuman. Sampah yang terkumpul akan dibuang keluar kawasan hutan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menjadikan kawasan jadi bersih dari sampah yang membuat satwa terhindar dari memakan sampah yang dapat membahayakannya.