Articles
84 Documents
Perbandingan Fast Tracking dengan Least Cost Analysis pada Proyek Peningkatan Jalan Ruas Beroanging – Bungung-Bungung Kabupaten Jeneponto
Hardiyanti, Siti;
Hadi, Abd Karim;
Musa, Ratna
Jurnal Flyover Vol. 2 No. 1 (2022): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52103/jfo.v2i1.872
Percepatan waktu pembangunandapat dilakukan untuk mengatasi keterlambatan waktu pelaksanaan pekerjaan. Permasalahan yang dihadapi dalam proyek Peningkatan Jalan Ruas Beroanging – Bungung-bungung di Kabupaten Jeneponto adalah masalah keterlambatan waktu pelaksanaan. Untuk mengatasi masalah keterlambatan waktu pelaksanaan pekerjaan yaitu dengan menggunakan metode Fast Tracking dan Least Cost Analysis untuk menentukan waktu dan biaya yang paling optimum. Penelitian ini akan membandingkan metode Fast Tracking dan Least Cost Analysis untuk mempercepat jadwal waktu pelaksanaan, dengan mengerjakan aktivitas-aktivitas secara parallel/tumpang tindih pada penjadwalan proyek agar menghasilkan waktu pelaksanaan lebih cepat dan biaya lebih efisien. Dengan demikian, diharapkan dalam perbandingan metode Fast Tracking dan Least Cost Analysis dapat diperoleh percepatan waktu yang tepat dan hemat, waktu normal sebelum dilakukan fast tracking, waktu setelah dilakukan fast tracking, dengan biaya yang paling optimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan Metode Fast Tracking dan Least Cost Analysis terjadi pengurangan waktu 12 hari, namun untuk Least Cost Analysis ada penambahan biaya sebesar Rp. 26.577.649,57.
Analisis Kebutuhan Air Irigasi Akibat Perubahan Tata Guna Lahan: Studi Kasus D.I Baliase Kanan 1 Kab. Luwu Utara
Achmad, Taufik;
Musa, Ratna;
Mallombassi, Ali
Jurnal Flyover Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52103/jfo.v2i2.1343
Dalam memenuhi kebutuhan air khususnya untuk kebutuhan air di persawahan maka perlu didirikan sistem irigasi. Kebutuhan air di persawahan ini kemudian disebut dengan kebutuhan air irigasi.. Ketersediaan air dapat dilihat dari jumlah air yang terdapat di daerah irigasi suatu wilayah. Kabupaten Luwu Utara memiliki bendung baliase yang bertujuan untuk pengembangan daerah irigasi yang potensial melalui jaringan D.I Baliase kiri, jaringan D.I Baliase kanan 1 dan jaringan D.I Baliase kanan 2 yang mengaliri 5 kecamatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa kebutuhan air irigasi akibat perubahan tata guna lahandan yang kedua adalah untuk menganalisa keseimbangan air antara kebutuhan dan ketersediaan. Metode analisis yang digunakan adalah dengan menghitung ketersediaaan kemudian dikurangi dengan kebutuhan air yang menghasilkan grafik neraca air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa water balanced antara kebutuhan dan ketersediaan rata rata dalam kondisi surplus setiap bulannya, hal ini mengakibatkan kebutuhan air untuk irigasi dapat di penuhi.
Pemodelan Bidang Gelincir Tanah Menggunakan Plaxis 2D pada Penanganan Pascabencana Ruas Salaonro-Pompanua Kabupaten Soppeng
Mahmud, Andi Idham;
Said, Lambang Basri;
Alifuddin, Andi
Jurnal Flyover Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52103/jfo.v2i2.1345
Guna memperoleh pendekatan penanganan pada kegagalan subgrade (subgrade failure) yang terjadi khususnya pada ruas-ruas jalan dengan karakteristik tanah ekspansif, maka tanah dengan stabilitasnya menjadi lapisan yang berada di bawah permukaan jalan karena dapat meningkatkan sifat teknik tanah seperti kekuatan dan volume stabilitas. Stabilisasi dilakukan dengan menambahkan bahan tertentu untuk meningkatkan kohesi antar gradasi dan memberikan ketahanan terhadap air dan bahan kimia berbahaya lainnya. Beberapa kerusakan yang terjadi pada Ruas Jalan ruas Salaonro-Pompanua (Jalan Ruas Provinsi) yang memiliki total panjang 22,2 km, dimulai dari STA 169+400 – 191+600 disebabkan oleh berlebihnya beban kendaraan, campuran aspal tidak sesuai spesifikasi, pemadatan kurang maksimal , material lapis pondasi kurang berkualitas dan kurangnya daya dukung tanah dasar. PLAXIS 2D adalah program elemen hingga dua-dimensi, yang dikembangkan untuk analisis deformasi, stabilitas dan aliran air tanah dalam rekayasa geoteknik. Analisis bidang gelincir tanah dasar menggunakan metode elemen hingga dengan bantuan program Plaxis 2D Seri 8.2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai extreme displacements, angka pori, dan fsktor keamanan lereng (SF) dikategorikan memiliki kerentanan gerakan tanah yang rendah, artinya gerakan tanah akan jarang terjadi.
Kelayakan Proyek Pembangunan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi (DI) Teko Kabupaten Sinjai
Hidayat, Muh Ikhsan;
Hadi, Abd Karim;
Musa, Ratna
Jurnal Flyover Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52103/jfo.v2i2.1346
Sebelum adanya pembangunan Daerah irigasi (DI) dimulai perlu adanya studi kelayakan ekonomi teknik untuk memberikan penilaian mengenai layak atau tidaknya proyek tersebut dilaksanakan. dilakukan upaya perluasan lahan irigasi baru salah satunya adalah proyek perencanaan pembangunan jaringan daerah Irigasi (DI) Teko kabupaten Sinjai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kelayakan proyek perencanaan pembangunan jaringan daerah irigasi Teko ditinjau dari aspek ekonomi teknik. Analisis Kelayakan ekonomi teknik akan dilakukan dengan metode BCR (Benefit Cost Ratio), NPV (Net Present Value), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP) dengan tingkat suku bunga 8% serta dilakukan Analisa sensitivitas. Hasil analisis ekonomi teknik dengan menggunaka metode Benefit Cost Rasio (BCR) diperoleh nilai sebesar 1,41 > 1, kemudian dari metode Net Present Value (NPV) diperoleh nilai positif sebesar Rp.5.862.556.066, kemudian dari metode Internal Rate of Retur (IRR) diperoleh nilai 14,81% > 8% tingkat suku bunga (DF), sedangkan dari metode Payback Period (PP) diperoleh masa pengembalian investasi pada tahun ke 8 tahun 5 bulan < 15 tahun umur guna rencana proyek. maka dari nilai yang telah diperoleh dari masing-masing metode tersebut maupun dari analisis sensitivitas pada kondisi perubahan yang mungkin bisa terjadi menunjukkan nilai yang telah memenuhi syarat kelayakan, maka rencana pembangunan jaringan daerah irigasi (DI) Teko Kabupaten Sinjai layak untuk dilaksanakan.
Evaluasi Kinerja Struktur Beton Bertulang Dengan Pushover Analysis Berdasarkan ATC-40, FEMA 356 dan FEMA 440
Afiah, Indah Nur;
Ashad, Hanafi;
Junaedy Rahman, Mohammad
Jurnal Flyover Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52103/jfo.v2i2.1347
Berdasarkan Peta Sumber Bahaya Gempa Indonesia tahun 2017, Kota Palu termasuk salah satu kota yang memiliki potensi gempa sangat tinggi. Dalam penentuan tingkat kinerja Gedung UPT- UPBJJ Universitas Terbuka Palu digunakan konsep evaluasi seismik berbasis kinerja (Performance Based Seismic Evaluation) dengan analisis pushover menggunakan program SAP2000) berdasarkan SNI 1726 : 2019, ATC-40, FEMA 356 dan FEMA 440 dengan memberikan pola beban lateral statik pada struktur dan meningkatkan faktor pengali secara bertahap sampai target perpindahan lateral dari suatu titik acuan tercapai. Hasil simpangan total maksimum menggunakan Metode ATC-40 adalah sebesar 0.0101 m untuk Arah-X dan 0.0081 m untuk Arah-Y sehingga tingkat kinerja struktur berada pada level Damage Control yang menunjukkan bahwa bangunan masih mampu menahan gempa yang terjadi dan resiko korban jiwa manusia sangat rendah. Untuk nilai target perpindahan, hasil evaluasi untuk Metode FEMA 356 diperoleh sebesar 0.1123 m untuk Arah-X dan 0.1401 m untuk Arah-Y serta drift aktual pada masing-masing arah sebesar 1.250% dan 1.556%, sedangkan untuk Metode FEMA 440 diperoleh nilai target perpindahan sebesar 0.1721 m untuk Arah-X dan 0.1787 m untuk Arah-Y serta drift aktual pada masing-masing arah sebesar 1.910% dan 1.990% maka tingkat kinerja struktur yang didapatkan berada pada level Life Safety yang menunjukkan bahwa pada saat struktur menerima beban gempa bangunan mengalami kerusakan komponen struktural dan non-struktural namun masih dapat difungsikan kembali setelah dilakukan perbaikan dan resiko korban jiwa diperkirakan rendah.
Analisis Uji Ketahanan Deformasi pada Campuran Aspal Beton dengan Bahan Tambah Anti Stripping Astive-05 terhadap Variasi Temperatur
Alwi, Almayana;
Said, Lambang Basri;
Alifuddin, Andi
Jurnal Flyover Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52103/jfo.v2i2.1348
Deformasi permanen pada perkerasan jalan lentur yang biasa disebut rutting dan geser, Alur biasanya terdiri dari lendutan memanjang yang terjadi pada jalur roda kendaraan, merupakan akumulasi dalam jumlah kecil terjadi deformasi disebabkan oleh adanya peningkatan beban. Kerusakan bisa berkembang lebih parah karena permukaan jalan tidak kedap air lagi sehingga air bisa melemahkan ikatan antara batuan dan aspal. Untuk mencegah terjadinya kurangnya ikatan antara batuan dan aspal maka perlu di tambahkan zat aditif berupa Anti Stripping (ASTIVE-05) Anti stripping agent merupakan salah satu zat aditif yang dapat meningkatkan daya lekat dan ikatan, serta mengurangi efek negatif yang disebabkan oleh air sehingga menghasilkan campuran aspal yang berdaya lekat tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penambahan astive-05 sebagai anti stripping terhadap karakteristik campuran aspal beton dan untuk menganalisis tingkat ketahanan campuran aspal beton yang menggunakan bahan tambah astive-05 sebagai anti stripping terhadap deformasi permanen. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi untuk mendapatkan nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) menggunakan Marshall Test, Sedangkan data untuk deformasi permanen dengan menggunakan bahan tambah Anti Stripping Agent astive-05 diproses dengan perbandingan presentasi kenaikan ataupun penurunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan astive-05 sebagai bahan tambah dapat meningkatkan nilai stabilitas. Hubungan prilaku rutting terhadap anti stripping dengan 4 variasi penambahan kadar astive-05 yaitu 0.1%, 0.2%, 0.3% dan 0.4 % dari berat aspal pada campuran, yang memiliki nilai baik adalah pada penambahan kadar astive-05 sebesar 0.2%
Analisis Efektifitas Penerapan Fast Tracking pada Pelaksanaan Pembangunan Gedung Kantor Walikota Kendari
Rijal, Syamsu;
Hadi, Abd Karim;
Musa, Ratna
Jurnal Flyover Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52103/jfo.v2i2.1349
Proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari dipilih sebagai studi kasus karena mengalami keterlambatan pada pelaksanaan proyek konstruksinya. kemudian metode fast track diterapkan agar dapat mereduksi biaya dan waktu pelaksanaan proyek hingga mencapai waktu target rencana agar tidak terjadi keterlambatan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk : (1) Menganalisis metode penerapan konsep fast tracing pada sebuah proyek (2) Menganalisis efektifitas pelaksanaan pembangunan kantor Walikota Kendari melalui penerapan konsep fast tracing. Metode fast-track merupakan metode penjadwalan di mana elemen-elemen pekerjaan yang biasa dilakukan secara berurutan, direncanakan untuk dilakukan secara bersama-sama, namun tetap memperhatikan hubungan logis antar kegiatan tersebut. Walaupun secara jelas dapat mereduksi durasi proyek, patut diperhatikan pula bagaimana pengaruh dari penerapan metode fast-track ini terhadap biaya pelaksanaan proyek. Adapun proses analisis dilakukan dengan melakukan penjadwalan ulang agar dapat dilakukan perbandingan alternatif penjadwalan dengan dan tanpa fast-track,. Dari hasil perhitungan menggunakan program bantu Microsoft Office Project 2016, bahwa setelah dilakukan penerapan metode fast track pada lintasan kritis dapat mengurangi resiko pembengkakan biaya, serta dapat menghemat waktu selama 4 hari dari waktu pelaksanaan proyek yang semula (90 hari menjadi 86 hari). Sedangkan pada biaya tidak langsung juga terjadi penghematan (efisiensi) sebesar Rp. 93,310,541.
Kajian Kapasitas Lentur Balok Beton Dengan Perkuatan Luar
Tumaadir, Andi Butsainah;
Ashad, Hanafi;
Rahman, Mohammad Junaedy;
BP, Muh Syarif
Jurnal Flyover Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52103/jfo.v2i2.1356
Pembangunan konstruksi beton sangat marak di kembangkan oleh beberapa produsen material karena beton merupakan material yang relatif kuat terhadap beban tekan, sebagai salah satu solusi untuk mendapatkan efisiensi yang tinggi, sehingga perlu merancang sistem perkuatan yang kuat dengan pembuktian analisis penampang balok. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui perlakuan yang tepat dan efesien yang di gunakan ketika balok sudah mengalami penurunan kapasitas akibat lendutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas momen baban terfaktor balok beton bertulang tanpa perkuatan eksternal menghasilkan ∆muk=3,37 kN sedangkan kapasitas momen baban terfaktor balok beton bertulang menggunakan perkuatan eksternal yaitu CFRP menghasilkan ∆muk=6,19 kN dan kapasitas momen baban terfaktor balok beton bertulang menggunakan perkuatan eksternal yaitu pelat baja menghasilkan ∆muk=9.99 kN . Balok yang telah diberikan perkuatan eksternal yang menggunakan perkuatan CFRP mengalami peningkatan 2.12 kali dan menggunakan perkuatan pelat baja mengalami peningkatan 2.74 kali lebih besar momen beban terfaktornya hal ini disebabkan karena momen inersia yang digunakan pada balok bertulang yang menggunakan sambungan pelat lebih besar.
Analisis Metode Least Cost Analysis dan Metode Fast Tracking pada Pembangunan Kantor Kejaksaan Negeri Makassar
Syara, Elfiyusriningsi;
Ashad, Hanafi;
Bachmid, Sofyan
Jurnal Flyover Vol. 3 No. 1 (2023): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52103/jfo.v3i1.1468
Risiko waktu pada proyek konstruksi adalah keterlambatan jadwal proyek dari waktu yang telah ditentukan. Keterlambatan tersebut dapat menyebabkan fluktuasi anggaran yang akhirnya terjadi pemborosan anggaran (over budget). Seperti yang terjadi pada pembangunan Kantor Kejaksaan Negeri Makassar mengalami keterlambatan pekerjaan dari kontrak yang telah ada sebelumnya yaitu -25 %, sehingga dapat mengakibatkan kerugian pada kontraktor. Kerugian itu dapat berupa kerugian biaya maupun kerugian waktu karena perlu diadakan penambahan waktu kerja yaitu lima puluh hari. Dalam mengatasi hal tersebut diperlukan analisis terkait waktu dan biaya dengan membandingkan metode yang telah ada Metode yang digunakan adalah membandingkan anatar metode least cost analysis (LCA) dengan metode fast tracking untuk menghasilkan biaya yang rendah dan durasi waktu yang pendek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang menghasilkan biaya dan waktu yang lebih hemat biaya dengan durasi terkecil adalah Fast Tracking karena dapat memperkecil waktu selama 4 (empat) minggu tanpa penambahan biaya.
Kajian Kinerja dan Solusi Manajemen Penanggulangan Simpang Tak Bersinyal: Studi Kasus Jl. Yos Sudarso - Jl. P. Diponegoro - Jl. R.A. Kartini Kota Sorong, Provinsi Papua Barat
Umar, Musvira Febriana;
Said, Lambang Basri;
Syafei, Ilham
Jurnal Flyover Vol. 3 No. 1 (2023): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52103/jfo.v3i1.1469
Salah satu titik konflik yang berada di Kota Sorong berada pada simpang tak bersinyal di Jalan Yos Sudarso – Jalan R.A. Kartini – Jalan P. Diponegoro. Daerah persimpangan ini termasuk kawasan padat penduduk dan memiliki lalu lintas yang komplek serta pertumbuhan lalu lintas yang cepat. Simpang ini dijadikan lokasi studi karena simpang ini berada pada kawasan komersial di semua pendekat simpang. Tingginya volume lalu lintas dikarenakan adanya aktivitas jual beli, berangkat kerja , dan berbagai aktivitas lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja dari simpang 3 tak bersinyal Jalan Yos Sudarso – R.A Kartini dan Diponegoro. Analisis yang digunakan adalah perhitungan tundaan berdasarkan perbandingan antara volume dan kapasitas dengan panduan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) Tahun 1997. Hasil analisis yang didapatkan adalah tingkat pelayanan pada simpang tersebut berada pada kategori C atau dengan nilai tundaan antara 11-20 detik