cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Surakarta Gedung H Kampus 2 - UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
ISSN : 24599727     EISSN : 25808834     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Seminar Nasional Teknik Sipil UMS merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 324 Documents
Evaluasi Hasil Pengujian Filler Limbah Serbuk Baja sebagai Material Pengisi pada Campuran Aspal AC-BC Akbar, Zulva Aulia Atiarani; Hartatik, Nurani
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2025: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Campuran aspal AC-BC merupakan lapisan perkerasan jalan yang memerlukan stabilitas dan kekuatan optimal dalam menahan beban lalu lintas. Salah satu cara untuk meningkatkan performa campuran aspal adalah dengan menambahkan filler yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil pengujian filler limbah serbuk baja sebagai material pengisi pada campuran aspal AC-BC. Limbah serbuk baja dipilih karena sifatnya yang keras dan padat serta kandungan silika yang tinggi. Metode pengujian dilakukan sesuai Spesifikasi Umum Bina Marga (Revisi 2) Tahun 2018, meliputi uji analisa saringan dan berat jenis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa filler limbah serbuk baja memiliki nilai lolos saringan No. 200 sebesar 77,5%, memenuhi standar minimum 75%. Selain itu, hasil uji berat jenis rata-rata adalah 2,85 gr/cm³, yang juga memenuhi standar berat jenis minimal 2,85 gr/cm³. Berdasarkan hasil tersebut, filler limbah serbuk baja dapat digunakan sebagai material pengisi pada campuran aspal AC-BC karena memenuhi persyaratan teknis. Penggunaan filler ini diharapkan dapat meningkatkan kepadatan dan stabilitas campuran aspal serta mendukung pemanfaatan limbah industri secara efektif.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin terhadap Bus Trans Banjarbakula pada Koridor 3 di Banjarmasin Amalia, Dinni Nur; Widyaiswara, Fitri; Ruhaidani, Emma; Hardiani, Dyah Pradhitya
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2025: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi merupakan kebutuhan esensial dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di Provinsi Kalimantan Selatan yang mengalami kemajuan pesat dengan mobilitas tinggi yang memicu kemacetan lalu lintas. Pemerintah menginisiasi implementasi transportasi massal, salah satunya melalui program Bus Trans Banjarbakula yang diluncurkan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Bus Trans Banjarbakula di Provinsi Kalimantan Selatan dioperasikan oleh Trans Banjarbakula dengan 75 unit bus yang melayani empat koridor, termasuk Koridor 3 yang kurang diminati. Fenomena penurunan penumpang pada koridor 3 dari 302,874 penumpang pada tahun 2022 menjadi 191,727 penumpang pada tahun 2023 menunjukkan adanya indikasi ketidakminatan mahasiswa sebagai salah satu pengguna potensial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin dalam menggunakan Bus Trans Banjarbakula Koridor 3. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini menggunakan data primer dengan kuesioner yang dibagikan kepada penumpang dan mahasiswa. Data kuesioner berisi tentang minat mahasiswa terhadap Bus Trans Banjarbakula pada Koridor 3 di Banjarmasin. Dan data sekunder yang didapatkan dari jumlah penumpang yang ada di bus, jumlah armada, rute Bus Trans Banjarbakula, dan letak halte Bus Trans Banjarbakula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan, keamanan, tarif, aksesibilitas halte dan fasilitas memiliki korelasi positif yang signifikan terhadap minat mahasiswa, dengan nilai korelasi berkisar antara 0,627 hingga 0,764 pada tingkat kepercayaan 5% dan 1%. Hal ini menunjukkan bahwa beberapa faktor pelayanan publik memiliki pengaruh yang erat terhadap minat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin dalam menggunakan Bus Trans Banjarbakula koridor 3.
Analisa Tebal Lapis Pekerasan Jalan TGH.Faesal Kota Mataram menggunakan Metode Bina Marga 2024 Pratama, Khendy Marsa Duta; Wahyuningsih, Titik; Efendy, Anwar
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2025: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan memiliki peranan penting bagi masyarakat, terutama dalam pertumbuhan perekonomian dan perkembangan industri pada suatu daerah. Berdasarkan data BPS NTB tahun 2023 panjang jalan Kota Mataram sebesar 460 km, dimana salah satu jalan yang berada di Kota Mataram yaitu Jalan TGH.Faesal merupakan jalan penghubung antara Kota Mataram dengan Kabupaten Lombok Barat, dapat diartikan sebagai jalan utama memasuki Kota Mataram. sehingga kondisi Jalan TGH.Faesal harus terus dilakukannya analisis atau mengkaji secara rutin agar kondisi Jalan TGH.Faesal terus dalam kondisi baik. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat (P2JN NTB). Metode yang digunakan adalah metode Bina Marga 2024. Analisis dilakukan untuk mengetahui tebal lapis perkerasan jalan menggunakan metode 2024. Metode Bina Marga 2024 didapatkan tebal lapis perkerasan beban aktual yaitu lapisan permukaan sebesar 21,5 cm, dan lapisan pondasi sebesar 55 cm, sedangkan untuk tebal lapis pada metode Bina Marga 2024 beban normal adalah lapisan permukaan sebesar 18,5 cm, dan lapisan pondasi sebesar 35 cm.
Review Desain Box Utilitas 1,5 X 1,5 dan U-Ditch 2,0 X 2,0 Paket I.4 - Pembangunan Jalan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang Sita, Tisara; Rusmanawati, Dian; Arimurti, Wishnu Satria
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2025: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan proyek merupakan tahap penting karena merealisasikan hasil dari tahap perencanaan. Paket I.4 Pembangunan Jalan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang meliputi pekerjaan saluran drainase dengan u-ditch dan box utilitas. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk melakukan review desain dan menguji keamanan terhadap detail struktur u-ditch. Tinjauan desain didasarkan pada SNI 2847:2019 dengan analisis variabel tanah dan beban yang dilakukan secara manual lewat perangkat Excel serta analisis tegangan menggunakan Abaqus. Hasil menunjukkan bahwa beban dominan pada struktur adalah tekanan lateral tanah. Kapasitas momen struktur adalah 72,1 kNm, sementara beban yang bekerja hanya 18,7 kNm, sehingga struktur dinding u-ditch dengan asumsi kantilever aman terhadap momen. Analisis pada u-ditch mengindikasikan kapasitas geser sebesar 35,2 kN, sedangkan beban yang bekerja 24,9 kN, menghasilkan angka keamanan 0,71, yang menunjukkan kondisi aman. Pada box utilitas, kapasitas geser sebesar 15,1 kN dengan beban bekerja 14,6 kN menghasilkan angka keamanan 0,97, yang masih tergolong aman meski mendekati batas. Oleh karena itu, dapat ditarik kesimpulan bahwa struktur u-ditch dan box utilitas aman terhadap momen dan geser.
Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat terhadap Bencana Tanah Longsor Desa Donorejo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo Purnomoaji, Gery; Alami, Nurmansyah; Widyananto, Eksi
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2025: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap bencana tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan seperti Desa Donorejo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo. Kesiapsiagaan masyarakat menjadi aspke yang penting dalam mengurangi resiko dan dampak bencana. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat dan mengetahui faktor yang mempengaruhi tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana tanah longsor. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan instrumen berupa kuesioner tertutup skala likert tiga alternatif jawaban. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh masyarakat Desa Donorejo dengan jumlah sampel sebanyak 93 responden. Teknik pengolahan data yang digunakan untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat yaitu uji validitas, uji reliabilitas, skor ideal, dan jarak interval dengan menggunakan bantuan program Microsoft Excel dan SPSS 25 (Statistical Product and Service Solution 25). Berdasarkan hasil penelitian pada analisis kesiapsiagaan masyarakat menunjukkan bahwa tingkat kesiapsiagaan masyarakat Desa Donorejo masuk dalam kategori “Siap” dengan skor nilai rata-rata 77,72. Faktor yang mempengaruhi kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana tanah longsor yaitu, pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang bencana tanah longsor, partisipasi masyarakat dalam kegiatan pelatihan kesiapsiagaan bencana, ketersediaan dan pengetahuan masyarakat tentang sistem peringatan dini bencana, kesiapan masyarakat dalam perlengkapan darurat, serta koordinasi antara masyarakat dengan pemerintah dalam menghadapi bencana baik saat kondisi pra bencana, saat bencana, maupun pasca bencana.
Analisis Daerah Rawan Bencana Berbasis Arc-GIS untuk Pemetaan Daerah Rawan Bencana dalam Upaya Mitigasi Bencana di Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo Rudiyono, R; Alami, Nurmasyah; Nusantoro, Agung
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2025: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana merupakan salah satu penyebab dampak negatif yang besar dalam beberapa sektor baik dari segi materil atau non materil. Terdapat peta kerawanan bencana longsor Kabupaten Purworejo, tetapi belum terperinci hingga peta kerawanan kecamatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif (skoring) dan Overlay yang berbasis Arc-GIS. Peta bencana kerawanan diharapkan dapat memberikan rekomendasi mitigasi bencana. Kecamatan Bener memiliki 3 kategori rawan bencana yaitu tinggi, sedang dan rendah. Setelah melakukan penelitian didapatkan hasil daerah dengan tingkat kerawanan longsor tinggi di sebesar 26.05 Km². Daerah dengan tingkat kerawanan longsor yang sedang sebesar 68.00 Km². Daerah yang memiliki tingkat kerawanan rendah sebesar 5.53 Km². Pada daerah warna merah berarti rawan bencana tinggi, perlu diperhatikan untuk mengurangi dampak bencana longsor, pada daerah ini mitigasi yang tepat berupa relokasi pemukiman dan membatasi pembangunan pemukiman. Pada daerah warna kuning berarti rawan bencana sedang, perlu dilakukan penanganan seperti menerapkan teknik konservasi tanah untuk memperkuat struktur tanah, memanfaatkan sarana dan prasarana dengan sosialisasi tentang tempat evakuasi serta jalur evakuasi, dan pemasangan alat peringatan dini. Pada daerah warna hijau, perlu upaya seperti, pemantauan berkala kondisi tanah, edukasi masyarakat mengenai risiko bencana longsor, mengelola penggunaan lahan dengan bijaksana untuk mengurangi resiko tanah longsor.
Analisis Perilaku Kuat Geser Tanah Pasir Berlempung yang Distabilisasi dengan Serat Polypropylene Daur Ulang pada Kondisi Kadar Air Berbeda Pujiastuti, Heni; Fitrayudha, Adryan; Hidayati, Nurul; Hafiz, Syaepudin; Bandu, Andi Rachman
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2025: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah pasir berlempung memiliki porositas tinggi dan kekuatan geser yang rendah, sehingga berpotensi menyebabkan ketidakstabilan dalam konstruksi. Untuk mengatasi hal tersebut, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menambahkan serat polypropylene daur ulang sebagai bahan stabilisasi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi serat polypropylene terhadap parameter kuat geser tanah pasir berlempung pada tiga kondisi kadar air, yaitu dry side of optimum, optimum, dan wet side of optimum. Kontribusi penelitian ini terhadap bidang geoteknik adalah memberikan alternatif stabilisasi tanah yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah plastik daur ulang. Metode yang digunakan adalah eksperimental menggunakan alat uji geser langsung (direct shear test) untuk memperoleh nilai kohesi (c) dan sudut geser dalam (ϕ), dengan variasi campuran serat sebesar 0%, 0,25%, 0,5%, dan 0,75%. Sampel tanah diambil dari Dusun Bumbang, Desa Mertak, Kabupaten Lombok Tengah. Hasil menunjukkan bahwa penambahan serat polypropylene sebesar 0,5% memberikan hasil optimum pada ketiga kondisi. Pada kondisi optimum, nilai kohesi dan sudut geser dalam mencapai 1,435 kg/cm² dan 33,166°; pada dry side of optimum sebesar 1,042 kg/cm² dan 30,15°; serta pada wet side of optimum sebesar 0,811 kg/cm² dan 26,95°. Penambahan 0,25%, 0,5% dan 0,75% serat polypropylene pada ketiga kondisi kadar air memberikan hasil yang signifikan dan efektif terhadap peningkatan parameter kekuatan geser tanah pasir berlempung.
Kuat Geser Tanah Lempung Desa Beluk Kecamatan Bayat yang Distabilisasi dengan Serbuk Limbah Marmer Listyawan, Anto Budi; Oktaviani, Novia Cindi; Fitriani, Desi; Wiqoyah, Qunik; Susanto, Agus
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2025: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan tanah Bayat merupakan tanah lempung dengan LL = 68,95%, PL = 30,27%, SL = 12,93%, dan PI = 38,69%. Dari hasil data tersebut menunjukan keadaan tanah yang kurang baik sehingga mudah terjadi rusak misalnya jalan bergelombang, retak, amblas, dan berlubang pada bangunan. Maka, butuh dilaksanakan perbaikan sifat fisik dan mekanik tanah dengan metode stabilisasi supaya tanah lebih bisa diandalkan untuk pondasi bangunan. Pada riset penulis dipakai serbuk marmer sebagai bahan stabilitas dengan persentase 2,5%, 5%, 7,5%, serta 10%. Perubahan sifat fisis tanah campuran diperoleh kadar air, berat jenis, batas cair, batas plastis menurun sedangkan batas susut serta plastis indeks terjadi peningkatan. Berdasarkan metode USCS tanah asli tergolong pada kelompok CH begitu pula dengan tanah campuran 2,5% sedangkan tanah campuran 5%, 7,5%, serta 10% tergolong dalam kelompok MH. Berdasar AASHTO tanah asli tergolong kelompok A-7-5 begitupun dengan tanah campuran. Pada uji kepadatan berat volume tanah kering makin naik sementara nilai kadar air optimum turun. Uji triaxial Unconsolidated-Undrained (UU) menunjukan penurunan nilai kohesi serta kenaikan nilai sudut gesek pada. Nilai kohesi paling besar yakni 0,667 kg/cm2 pada tanah asli serta nilai sudut gesek dalam terbesarnya yakni 31,6° pada tanah campuran 10%.
Pemetaan Distribusi Tanah Keras di Kota Banjarmasin berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) Safitri, Nadia; Fitriansyah, Muhammad; Ramadhani, Ekawati Laily; Anggaraini, Elia; Muzaidi, Irwandy
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2025: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berada di Kota Banjarmasin, yang terletak di Provinsi Kalimantan Selatan, sebagian besar wilayahnya didominasi oleh tanah lunak yang secara teknis memiliki karakteristik daya dukung rendah, tingkat kompresibilitas tinggi, dan permeabilitas rendah, yang berpotensi menimbulkan permasalahan dalam perencanaan pondasi dan struktur bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan distribusi tanah keras di Kota Banjarmasin menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG), berdasarkan hasil uji sondir dengan tahanan konus (qc). Tanah keras merupakan jenis tanah yang memiliki tingkat kekerasan tinggi dan sangat berpengaruh terhadap perencanaan konstruksi. Metode penelitian ini mencakup pengumpulan data primer dan sekunder. Data tahanan konus menunjukan variasi kedalaman tanah keras dengan nilai antara 150 - 250 kg/cm2, yang termasuk dalam klasifikasi tanah keras. Berdasarkan hasil analisis dan pemetaan, kedalaman tanah keras di Kota Banjarmasin bervariasi antara 20 - 44 meter dan tersebar di berbagai lokasi dengan kedalaman yang berbeda-beda. Kedalaman paling dangkal ditemukan di wilayah Banjarmasin Utara sedangkan kedalaman terbesar terdapat di Banjarmasin Barat, Banjarmasin Tengah, dan Banjarmasin Selatan. Pemetaan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan Pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Kota Banjarmasin.
Teknologi Peningkatan Sifat Mekanis Tanah Lempung dengan Metode Campuran Bahan Limbah: Reviu Artikel Santoso, Handoko; Wijayanti, Ayu Pramesthi; Agia, Zahra Assyafa; Abdillah, Faizal Zulkarnain; Salsabila, Nasywa; Akbar, Muhammad Yunus Kurnia; Kumarajati, Bayu; Nurchasanah, Yenny
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2025: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah lempung adalah jenis tanah yang sering dijumpai di lapangan, tetapi memiliki banyak kekurangan dari sisi sifat mekanika, seperti daya dukung yang rendah, perubahan volume yang signifikan, dan tingkat permeabilitas yang rendah. Keadaan ini membuat tanah lempung kurang cocok digunakan sebagai material dasar untuk konstruksi tanpa adanya peningkatan terlebih dahulu. Salah satu cara yang biasa diterapkan untuk memperbaiki kualitas tanah lempung adalah dengan metode stabilisasi. Stabilisasi bertujuan untuk meningkatkan kekuatan dan kestabilan tanah dengan mencampurkan bahan tertentu. Belakangan ini, penggunaan bahan limbah sebagai opsi untuk stabilisasi semakin banyak diteliti karena dianggap lebih ramah lingkungan dan hemat biaya. Beberapa jenis limbah yang sering digunakan antara lain abu sekam padi, abu terbang, serbuk kaca, limbah keramik, serta limbah dari industri lainnya. Penggunaan bahan-bahan ini terbukti dapat memperbaiki sifat mekanis tanah lempung, termasuk kuat tekan bebas, nilai CBR, kepadatan maksimum, batas plastis, dan batas cair. Karakteristik mekanis ini sangat vital dalam menilai kelayakan tanah untuk pembangunan bangunan dan infrastruktur. Di samping itu, penggunaan limbah juga berkontribusi dalam mengurangi dampak pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh penumpukan limbah. Berdasarkan berbagai studi sebelumnya, penggunaan limbah untuk stabilisasi tanah lempung terbukti dapat secara signifikan memperbaiki sifat mekanis tanah dan menjadikannya lebih cocok untuk digunakan dalam proyek sipil maupun konstruksi yang besar dan kompleks.