cover
Contact Name
Andi Anshari Bausad
Contact Email
abausad@gmail.com
Phone
+6282339932942
Journal Mail Official
abausad@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pemuda No 59A Mataram 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Gelora: Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram
ISSN : 23554355     EISSN : 28072227     DOI : 10.33394/gjpok
Journal of Sports and Health Education IKIP Mataram published by the Sports and Health Education Study Program and managed by the Faculty of Sports and Public Health (FIKKM) Mandalika University of Education (UNDIKMA), contains scientific articles in the form of research results and literature studies in Indonesian and English . Published twice a year in March and September, covering the study of science and teaching in the field of sports and health.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 227 Documents
Pengaruh Latihan Resistance Band Terhadap Kekuatan Menarik Dan Mendorong Atlet Kurash Blezinsky, Kiki Intan; S, Elya Wibawa; Suminar, Tiasarri janjang
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i2.20549

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh latihan resistance band terhadap kekuatan menarik dan mendorong pada atlet putra Kurash Kota Mataram. Hipotesis utama penelitian menyatakan bahwa latihan resistance band memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kekuatan otot lengan yang berperan dalam aksi menarik, mendorong, menggoyahkan, dan menjatuhkan lawan pada pertandingan Kurash. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah delapan atlet putra Kurash Kota Mataram yang dipilih melalui studi populasi. Perlakuan berupa latihan resistance band selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu, mencakup push up, pull-apart, front raise, row, dan alternating punch. Instrumen yang digunakan adalah push and pull dynamometer untuk mengukur kekuatan menarik dan mendorong otot lengan dan bahu. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, persentase peningkatan, effect size, dan paired sample t-test pada taraf signifikansi 5%. Hasil menunjukkan rata-rata kekuatan menarik meningkat dari 24,88 kg menjadi 29,63 kg dengan peningkatan 19,10% dan nilai t = 15,16. Rata-rata kekuatan mendorong meningkat dari 28,88 kg menjadi 33,88 kg dengan peningkatan 17,32% dan nilai t = 7,64. Kedua hasil melampaui t tabel df = 7 pada taraf 5%, sehingga hipotesis diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan resistance band efektif sebagai metode latihan beban sederhana, portabel, dan spesifik untuk meningkatkan kemampuan otot lengan atlet Kurash, terutama pada fase tarikan dan dorongan saat membangun kontrol terhadap lawan. Kata Kunci: resistance band; Kurash; kekuatan menarik; kekuatan mendorong; latihan beban.
Pengaruh Lateral Push Off dan Split Squat Jump terhadap Frekuensi Tendangan Mae Geri Chudan Atlet Karate Putra, Kodrat Ade; Salabi, Muhamad
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i2.20550

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjawab hipotesis bahwa latihan lateral push off dan split squat jump berpengaruh terhadap peningkatan frekuensi tendangan Mae Geri Chudan pada atlet karate Dojo Garuda Sumbawa. Masalah penelitian berangkat dari rendahnya kemampuan atlet melakukan tendangan depan secara cepat dan berulang dalam situasi kumite, sehingga peluang memperoleh poin menjadi kurang optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan rancangan two group pretest-posttest design. Sampel terdiri atas 20 atlet karate yang dibagi menjadi dua kelompok melalui ordinal pairing berdasarkan hasil tes awal. Kelompok pertama memperoleh latihan lateral push off, sedangkan kelompok kedua memperoleh latihan split squat jump. Instrumen pengukuran berupa tes frekuensi tendangan Mae Geri Chudan selama 10 detik pada target sandsack, dengan skor tertinggi dari tiga percobaan digunakan sebagai data analisis. Data dianalisis menggunakan uji-t sampel sejenis untuk membandingkan skor pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok lateral push off mengalami peningkatan rerata dari 6,10 menjadi 8,80 tendangan, dengan t-hitung 9,00 lebih besar daripada t-tabel 1,833 dan peningkatan 44%. Kelompok split squat jump meningkat dari 6,40 menjadi 8,70 tendangan, dengan t-hitung 10,38 lebih besar daripada t-tabel 1,833 dan peningkatan 35%. Temuan ini menegaskan bahwa kedua bentuk latihan pliometrik efektif meningkatkan frekuensi tendangan Mae Geri Chudan. Latihan lateral push off memberikan peningkatan persentase lebih besar, sedangkan split squat jump juga terbukti signifikan sebagai alternatif latihan eksplosif tungkai Kata kunci: karate; lateral push off; Mae Geri Chudan; pliometrik; split squat jump.
Tingkat Pengetahuan Siswa Ekstrakurikuler Tentang Strategi dan Taktik Dalam Permainan Futsal Kurniawan, Lalu Muhammad Ibnu Albani; Mujriah, Mujriah; Oemar, Fitry Nachamory
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i2.20551

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat pengetahuan peserta ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 1 Sakra tentang strategi dan taktik dalam bermain futsal. Premis utama penelitian ialah bahwa penguasaan teknik dasar tidak cukup untuk membentuk performa bermain yang efektif; siswa juga perlu memiliki pengetahuan strategi dan taktik sebagai dasar pengambilan keputusan, kerja sama, transisi menyerang-bertahan, serta pemilihan tindakan dalam situasi permainan. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian adalah seluruh peserta ekstrakurikuler futsal SMA Negeri 1 Sakra sebanyak 37 siswa yang dipilih melalui total sampling. Instrumen berupa tes benar-salah sebanyak 25 butir yang mencakup subvariabel pengetahuan strategi dan pengetahuan taktik. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, persentase, dan norma kategori baik, cukup, dan kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan peserta secara umum berada pada kategori kurang, dengan skor rata-rata 54,49; sebanyak 22 siswa (59,46%) berada pada kategori kurang, 14 siswa (37,84%) kategori cukup, dan 1 siswa (2,70%) kategori baik. Pada subvariabel strategi, mayoritas siswa juga berada pada kategori kurang (51,35%), sedangkan pada subvariabel taktik proporsi kategori kurang lebih tinggi (67,57%). Temuan ini menjawab premis penelitian bahwa pengetahuan strategi dan taktik peserta ekstrakurikuler futsal belum optimal, terutama pada aspek taktik yang menuntut pemahaman situasional, persepsi permainan, dan pengambilan keputusan. Implikasi penelitian menegaskan perlunya integrasi pembelajaran berbasis permainan, diskusi taktik, analisis video, dan evaluasi kognitif dalam program ekstrakurikuler futsal sekolah. Kata Kunci: futsal; strategi; taktik; pengetahuan; ekstrakurikuler.
Pengaruh Latihan King of the Ring dan Running with the Ball untuk Meningkatkan Dribbling Sepak Bola Fathoni, Muhamad; Jamaludin, Jamaludin; Yundarwati, Susi
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i2.20552

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjawab hipotesis bahwa latihan King of the Ring dan Running with the Ball berpengaruh terhadap keterampilan menggiring bola pemain KBS FC Kabupaten Lombok Tengah tahun 2023. Premis utama penelitian adalah bahwa dribbling sepak bola tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menggerakkan bola, tetapi juga oleh kontrol sentuhan, orientasi ruang, perubahan arah, kecepatan membawa bola, dan kemampuan mempertahankan penguasaan bola dalam tekanan permainan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan rancangan two group pre-test and post-test design. Sampel penelitian berjumlah 24 pemain KBS FC dan seluruhnya dilibatkan sebagai subjek penelitian. Perlakuan diberikan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu, sehingga total terdapat 18 sesi latihan. Instrumen penelitian menggunakan tes keterampilan dribbling zigzag berbasis waktu; semakin rendah waktu tempuh, semakin baik keterampilan dribbling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok King of the Ring mengalami penurunan rerata waktu dari 20,41 detik menjadi 19,36 detik, sedangkan kelompok Running with the Ball mengalami penurunan rerata dari 16,70 detik menjadi 15,15 detik. Uji hipotesis menunjukkan nilai t-hitung lebih besar daripada t-tabel pada taraf signifikansi 5%, yaitu 4,803 > 1,714 untuk King of the Ring dan 3,880 > 1,714 untuk Running with the Ball. Temuan ini menegaskan bahwa kedua bentuk latihan dapat digunakan sebagai alternatif latihan teknik yang relevan untuk meningkatkan performa menggiring bola, dengan karakter adaptasi yang berbeda: King of the Ring lebih menekankan kontrol bola dalam tekanan ruang, sedangkan Running with the Ball lebih menekankan kecepatan membawa bola pada lintasan terbuka. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan variasi latihan dribbling yang aplikatif bagi pelatih sepak bola tingkat klub daerah. Kata Kunci: dribbling, King of the Ring, Running with the Ball, sepak bola, latihan teknik.
Pengaruh Latihan Audio Visual dan Imagery Untuk Meningkatkan Kemampuan Passing Bawah Bola Voli Maulana, Muhammad; Soemardiawan, Soemardiawan; Taufik, Kurnia
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i2.20553

Abstract

Penelitian ini menjawab hipotesis bahwa latihan audio visual dan latihan imagery berpengaruh terhadap peningkatan passing bawah bola voli pada pemain Klub Ranggagata Tahun 2023. Masalah utama penelitian adalah rendahnya akurasi passing bawah pemain pemula dan keterbatasan variasi metode latihan yang membantu atlet memahami pola gerak secara visual, kinestetik, dan mental. Penelitian menggunakan rancangan eksperimen two group pretest-posttest design dengan 20 pemain sebagai subjek studi populasi, dibagi menjadi kelompok audio visual (n = 10) dan kelompok imagery (n = 10). Perlakuan diberikan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu, sehingga total terdapat 18 sesi latihan. Instrumen penelitian berupa tes passing bawah selama 60 detik dengan norma penilaian keterampilan bola voli. Data dianalisis menggunakan uji t sampel sejenis pada taraf signifikansi 5%. Hasil menunjukkan bahwa kelompok audio visual meningkat dari rerata skor mentah 27,10 menjadi 39,80, dengan nilai t-hitung 4,393 lebih besar daripada t-tabel 1,833. Kelompok imagery meningkat dari rerata skor mentah 23,00 menjadi 37,60, dengan nilai t-hitung 4,120 lebih besar daripada t-tabel 1,833. Temuan ini menegaskan bahwa kedua bentuk latihan dapat meningkatkan kemampuan passing bawah, tetapi audio visual memberi keuntungan tambahan melalui demonstrasi gerak yang konkret, sedangkan imagery memperkuat representasi mental dan kontrol perhatian sebelum pelaksanaan gerak. Penelitian ini merekomendasikan integrasi latihan video-demonstrasi dan imagery dalam program teknik dasar bola voli, khususnya untuk atlet pemula. Kata Kunci: audio visual, imagery, passing bawah, bola voli, latihan teknik
Pengaruh Metode Dribbling Dinamis Side Inside Untuk Meningkatkan Kemampuan Dribbling Futsal Alkausari, Muhammad; Bausad, Andi Anshari; Susilawati, Indri
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i2.20554

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjawab hipotesis bahwa metode variasi kombinasi dribbling dinamis side inside berpengaruh terhadap kemampuan menggiring bola pemain futsal Persegel FC tahun 2023. Premis utama penelitian adalah bahwa futsal menuntut penguasaan bola yang cepat, presisi, dan adaptif dalam ruang sempit, sehingga latihan dribbling tidak cukup diberikan secara tunggal, tetapi perlu dikembangkan melalui variasi kombinasi gerak yang menyerupai tuntutan permainan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan pre-eksperimen one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 20 pemain Persegel FC yang dipilih secara purposive karena mengikuti program latihan dan memiliki pengalaman turnamen. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan dribbling futsal berbasis lintasan cone dengan pencatatan waktu tempuh. Perlakuan diberikan selama 16 sesi dalam enam minggu melalui kombinasi gerak inside-inside dan inside-inside roll ball sebagai inti dribbling dinamis side inside. Hasil menunjukkan penurunan waktu rata-rata dari pretest 15,5505 detik menjadi posttest 12,9040 detik, dengan selisih 2,6465 detik atau peningkatan efisiensi waktu 17,02%. Uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan data pretest dan posttest berdistribusi normal. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai t = 7,270, df = 19, dan Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif diterima. Temuan ini menegaskan bahwa latihan dribbling dinamis side inside efektif meningkatkan kemampuan menggiring bola melalui penguatan kontrol sentuhan, koordinasi kaki, perubahan arah, dan adaptasi gerak pemain futsal. Studi ini memberi kontribusi praktis bagi pelatih futsal akar rumput untuk menerapkan latihan teknik berbasis variasi kombinasi yang progresif, spesifik, dan kontekstual. Kata Kunci: dribbling dinamis, futsal, menggiring bola, side inside, variasi kombinasi.
Pengaruh Latihan Four Square in the Air dan Overlap and Pass terhadap Kemampuan Passing Pemain Sepak Bola Ma’ruf, Muhammad Hadi; Hulfian, Lalu; Satrianingsih, Baiq
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i2.20556

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjawab hipotesis bahwa latihan four square in the air dan overlap and pass berpengaruh terhadap kemampuan passing pemain sepak bola Bacici. Permasalahan penelitian berangkat dari akurasi passing pemain yang belum stabil dan pola latihan yang masih cenderung konvensional, sehingga diperlukan variasi latihan yang lebih menyerupai tuntutan permainan. Penelitian menggunakan rancangan eksperimen one group pretest-posttest dengan dua kelompok perlakuan. Sampel berjumlah 22 pemain putra Bacici yang dibagi menjadi kelompok four square in the air (n=11) dan kelompok overlap and pass (n=11). Instrumen yang digunakan adalah tes sepak-tahan bola selama 30 detik untuk mengukur jumlah passing sah. Perlakuan diberikan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Analisis data menggunakan uji t berpasangan berdasarkan selisih skor pretest dan posttest. Hasil menunjukkan bahwa kelompok four square in the air meningkat dari rerata 10,36 menjadi 12,36, dengan t hitung 4,944 lebih besar daripada t tabel 1,812. Kelompok overlap and pass meningkat dari rerata 11,36 menjadi 13,45, dengan t hitung 4,227 lebih besar daripada t tabel 1,812. Dengan demikian, kedua bentuk latihan memberikan pengaruh signifikan terhadap kemampuan passing. Temuan ini menegaskan bahwa latihan berbasis variasi, koordinasi, komunikasi, dan situasi permainan dapat menjadi alternatif praktis untuk meningkatkan keterampilan passing pemain sepak bola tingkat klub. Novelty penelitian ini terletak penempatan four square in the air dan overlap and pass sebagai model latihan passing kontekstual berbasis permainan kecil dan kerja sama tim. Kata kunci: four square in the air; overlap and pass; passing; sepak bola; latihan Teknik.
Hubungan Tinggi Badan dan Kemampuan Servis Tenis Lapangan Pada Klub Mataram Tennis Lesson Gunarsa, Agum; Suminar, Tiassari Jajang
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 12 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v12i1.20578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tinggi badan dengan kemampuan teknik servis flat, slice, dan twist dalam permainan tenis lapangan pada Klub Mataram Tennis Lesson. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel 20 pemain yang aktif berlatih dan mampu melakukan tiga variasi servis. Tinggi badan diukur menggunakan stadiometer, sedangkan kemampuan servis diukur menggunakan tes Hewitt dengan sepuluh kesempatan servis pada masing-masing teknik. Data dianalisis secara deskriptif, diuji normalitasnya melalui Kolmogorov-Smirnov dan Shapiro-Wilk, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan servis flat memiliki rata-rata 23,60, servis slice 18,80, dan servis twist 18,95. Seluruh data berdistribusi normal sehingga memenuhi syarat analisis parametrik. Hasil korelasi menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara tinggi badan dengan kemampuan servis flat (r = 0,764; p = 0,000; R² = 58,4%), servis slice (r = 0,735; p = 0,000; R² = 54,0%), dan servis twist (r = 0,760; p = 0,000; R² = 57,8%). Temuan ini menjawab hipotesis bahwa tinggi badan berhubungan secara bermakna dengan kemampuan servis tenis lapangan. Secara praktis, tinggi badan memberi keuntungan biomekanik melalui jangkauan dan titik kontak yang lebih tinggi, tetapi efektivitas servis tetap membutuhkan penguasaan teknik, koordinasi, kekuatan, fleksibilitas, dan konsistensi latihan. Penelitian ini merekomendasikan pembinaan servis berbasis profil antropometri agar program latihan lebih individual dan sesuai karakteristik atlet. Kata Kunci: tinggi badan; servis tenis; flat; slice; twist; korelasi.
Pengaruh Latihan Standing Jump terhadap Frekuensi Tendangan T dan Power Otot Tungkai Pesilat Remaja Lutfi, Achmad Zamharir; Salabi, Muhammad
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 12 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v12i1.20579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan standing jump terhadap frekuensi tendangan T dan power otot tungkai atlet pencak silat Perguruan INOGA. Permasalahan utama penelitian adalah belum optimalnya kemampuan atlet dalam melakukan tendangan T secara cepat dan berulang serta masih perlunya peningkatan daya ledak otot tungkai sebagai dasar gerak eksplosif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 atlet laki-laki usia 15-22 tahun yang dipilih melalui purposive sampling. Perlakuan berupa latihan standing jump dilaksanakan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Instrumen penelitian terdiri atas tes frekuensi tendangan T selama 10 detik dan Margaria-Kalamen Test untuk mengukur power otot tungkai. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan paired sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata frekuensi tendangan T meningkat dari 16,25 menjadi 19,15 tendangan per 10 detik. Rata-rata power otot tungkai meningkat dari 477,73-Watt menjadi 628,62 Watt. Uji paired sample t-test menunjukkan peningkatan signifikan pada frekuensi tendangan T, t (19) = 29,00; p < 0,001, dan power otot tungkai, t (19) = 13,94; p < 0,001. Temuan ini menjawab hipotesis bahwa latihan standing jump berpengaruh signifikan terhadap kedua variabel. Latihan standing jump direkomendasikan sebagai metode latihan pendukung yang praktis, spesifik, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan eksplosif tungkai serta kualitas teknik tendangan T atlet pencak silat. Kata Kunci: standing jump, tendangan T, power otot tungkai, pencak silat, latihan pliometrik.
Latihan Simulasi Tanding Untuk Meningkatkan Konsentrasi Atlet Pencak Silat PSHT Putri, Ega Armaelani; Salabi, Muhamad; Wahyudi, Johan
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 12 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v12i1.20581

Abstract

Penelitian ini menjawab hipotesis bahwa latihan simulasi tanding berpengaruh positif terhadap peningkatan konsentrasi atlet pencak silat. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan atlet PSHT Ranting Praya, Cabang Lombok Tengah, untuk mempertahankan fokus, mengelola emosi, membaca serangan lawan, dan mengambil keputusan cepat pada situasi pertandingan. Konsentrasi dipandang sebagai prasyarat performa karena pencak silat kategori tanding berlangsung cepat, penuh tekanan, dan menuntut respons yang akurat terhadap stimulus gerak lawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel terdiri atas 15 atlet PSHT Praya yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan keaktifan latihan, pengalaman minimal satu tahun, kondisi fisik dan mental sehat, serta kesediaan mengikuti program. Perlakuan berupa latihan simulasi tanding dilaksanakan selama empat minggu, tiga kali per minggu, dengan struktur pemanasan, latihan teknik, simulasi tanding, pendinginan, dan evaluasi. Instrumen penelitian berupa angket konsentrasi berskala Likert yang mencakup fokus tugas, kemampuan menghindari distraksi, kontrol emosi, dan kecepatan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan kenaikan rata-rata skor konsentrasi dari 122,60 pada pre-test menjadi 139,33 pada post-test, dengan selisih 16,73 poin. Sebanyak 14 dari 15 atlet mengalami peningkatan skor. Uji t berpasangan menunjukkan t-hitung 3,48 lebih besar daripada t-tabel 2,145 pada taraf signifikansi 0,05. Temuan ini menegaskan bahwa latihan simulasi tanding efektif sebagai strategi latihan mental-kognitif berbasis situasi nyata untuk meningkatkan konsentrasi atlet pencak silat. Kata Kunci: Simulasi tanding, konsentrasi, pencak silat, PSHT, psikologi olahraga.