cover
Contact Name
Agung Nugroho
Contact Email
lp3mkil2021@gmail.com
Phone
+6282279491880
Journal Mail Official
agungaryonugroho886@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.lp3mkil.or.id/index.php/bnl/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Bakti Nusa Linggau
Published by LP3MKIL
ISSN : 27982483     EISSN : 27982491     DOI : https://doi.org/10.55526/bnl.v2i2
Jurnal Bakti Nusantara Linggau (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) merupakan jurnal OJS yang mewadahi karya tulis berkaitan dengan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Bakti Nusantara Linggau tidak hanya fokus pada pengabdian dalam bidang pendidikan akan tetapi semua rumpun ilmu yang menghasilkan karya pengabdian kepada masyarakat. Rumpun ilmu yang ada dalam jurnal Bakti Nusantara meliputi, Pendidikan, Agama, Ekonomi, Kesehatan, sosial, Eksata, politik, hukum, pertanian dan rumpun ilmu lainya menghasilkan karya pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Bakti Nusantara Linggau akan memudahkan penulis dalam melindungi karya tulis penulis dalam bidang pengabdian kepada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 71 Documents
OPTIMALISASI POTENSI BUAH ADAS DI DESA NGADISARI, PROBOLINGGO MELALUI PRODUK INOVATIF LILIN DAN SABUN AROMATERAPI Retno Widyowati; Tutik Sri Wahyuni; Syahrur Marta Dwi Susilo; Nurina Febriyanti Ayuningtyas; Fahmi Dimas Abdul Azis
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v3i2.508

Abstract

Tidak banyak masyarakat Desa Ngadisari yang benar-benar memanfaatkan beragam tanaman yang ada di sekitar, salah satunya adalah buas Adas. Buah adas adalah tanaman yang banyak tumbuh liar dan tidak dimanfaatkan dengan baik. Buah adas ini memiliki minyak atsiri yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, yang berpotensi mencegah virus corona. Bentuk kegiatan yang telah dilakukan berupa penyuluhan dan pelatihan mengenai pemanfaatan dan pengembangan produk inovatif dari minyak atsiri adas. Ada beberapa tahapan yang dilakukan, antara lain: Sosialisasi dan Koordinasi Program, Persiapan Pelatihan, Pembuatan Modul pelatihan (pembuatan minyak atsiri adas dan lilin aromaterapi adas), Pelaksanan Penyuluhan dan Pelatihan, Post-test untuk mengevaluasi pemahaman warga setelah diberikan penyuluhan.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan berfokus pada inovasi produk tanaman asli dari Suku Tengger di Desa Ngadisari telah dilakukan pada tanggal 25-26 Juli 2023. Acara ini dihadiri oleh 30 pemuda karang taruna dari desa tersebut. Kegiatan pelatihan ini dilakukan dalam 4 sesi, yaitu Penyuluhan destilasi minyak atsiri, Pelatihan destilasi minyak buah adas, Penyuluhan aromaterapi, Pelatihan pembuatan lilin aromaterapi. Dari pelatihan ini terlihat rasa antusiasme peserta pelatihan, yaitu banyak pertanyaan yang muncul saat pemberian materi. Ada yang menanyakan pendapat mereka sesuai dengan apa yang mereka tahu dan dari pengalaman yang mereka peroleh. Produk inovasi lilin CANDLETY dan sabun SOAPTY dari minyak adas hasil kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Ngadisari-Probolinggo.
PELATIHAN ENGLISH PUBLIC SPEAKING PADA BUJANG DEHE MUSI RAWAS DALAM MEMPROMOSIKAN BUDAYA DAN PARIWISATA: HOW TO SPEAK ENGLISH WELL AND CONFIDENCE Ardayati; Maria Ramasari
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v3i2.514

Abstract

Salah satu keahilan public speaking yang dititik beratkan pada Bujang Dehe Musi Rawas adalah keahlian public speaking menggunakan bahasa Inggris. Sebagai duta daerah, mereka diminta untuk menguasai bahasa Inggris saat presentasi didepan tamu-tamu kehormatan di berbagai event. Dalam proses belajar nya, Bujang Dehe membutuhkan waktu dan kesiapan diri untuk belajar serius dalam menguasai Bahasa Inggris. English public speaking tidak hanya ditekankan pada penggunaan kata kata bahasa Inggris saja. Ada beberapa aspek yang harus dikuasi oleh mereka untuk bisa berbicara didepaan umum dengan menggunakan bahasa Inggris baik secara verbalmaupun non verbal. Pelatihan English Public Speaking bagi Bujang Dehe Musi Rawas memberikan tujuan bermakna dalam menarik minat para wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Musi Rawas dan membantu dalam mempromosikan budaya dan pariwisata sebagai aset daerah. Selain itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan 3 orang mahasiswa Universitas PGRI Silampari ini memberikan pengalaman di luar kampus bagi mereka tentang bagaimana mempersiapkan administrasi pelatihan, mempersiapkan materi dan perlengkapan serta melihat secara nyata proses pelatihan English Public Speaking yang melibatkan Bujang Dehe Musi Rawas sebagai peserta. Dengan diikutsertakan mereka dalam pelatihan ini, diharapkan mereka kelak memiliki keterampilan mumpuni untuk melaksanakan pelatihan public speaking dengan materi yang bermanfaat bagi masyarakat. Pengabdian ini juga memberikan dampak positif bagi dosen untuk menambah pengalaman berkoordinasi dengan mitra, bekerjasama, melakukan aktivitas pembelajaran bermanfaat tidak hanya di dalam kampus tapi juga di luar kampus. Skill Speaking ini juga akan dijadikan sebagai akar ilmu bagi dosen dalam melaksanakan penelitian, sehingga menjadi rangkaian tri dharma perguruan tinggi yang tidak terpisah
PENDAMPINGAN MEDIA TEKNOLOGI MASYARAKAT DESA TABA REMANIK DALAM MENGENALKAN WISATA AIR TERJUN Rudi Erwandi; Agus Susilo; R. Angga Bagus Kusnanto
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v3i2.515

Abstract

Desa Taba Remanik merupakan kawasan desa wisata di Kabupaten Musi Rawas. Kawasan wisata yang ada di Desa Taba Remanik sangat potensial untuk dikembangkan menjadi kawasan desa wisata di masa yang akan datang. Meskipun sebagai desa wisata, Taba Remanik kurang dikenal oleh masyarakat luas, khususunya di Kabupaten Musi Rawas, umumnya di wilayah Sumatera Selatan. Keberadaan air terjun Taba Remanik tidak banyak diketahui atau diekspos oleh masyarakat luar. Kurangnya promosi Desa Taba Remanik sebagai kawasan wisata dengan ikonnya air terjun kurang disosialisasikan kepada khalayak ramai. Padahal promosi adalah salah satu hal terpenting dalam industri pariwisata. Solusi dari permasalahan yang dialami mitra, maka tim pengusul dari Dosen Universitas PGRI Silampari, akan mengadakan sosialisasi dan pelatihan dalam mempromosikan air terjun Desa Taba Remanik di Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas kepada Kepala Desa, BPD, dan pihak pemerintah Desa Taba Remanik terkait potensi Desa wisata.
PELATIHAN BAHASA REJANG MELALUI PENDOKUMENTASIAN CERITA RAKYAT REJANG LEBONG BAGI REMAJA DI KELURAHAN KARANG ANYAR KABUPATEN REJANG LEBONG Dian Ramadan Lazuardi; M. Syahrun Effendi; Deserli Pajarada Wulan Rahmadan; Reza Mareta Permata Sari
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v3i2.516

Abstract

Abstrak Bahasa Rejang adalah bahasa daerah yang digunakan masyarakat di wilayah Kabupaten Rejang Lebong yang memiliki ciri khas dan dialek bahasa tersendiri. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah kedudukan bahasa Rejang sudah mulai bergeser, remaja kurang peduli dengan penggunaan, dan pelestarian bahasa Rejang. Pemertahaan bahasa Rejang perlu mendapatkan perhatian khusus untuk generasi muda. Masyarakat perlu mendapatkan sosialisasi untuk terus menggunakan bahasa Rejang dalam situasi nonformal. Permasalahan lainnya yaitu generasi muda merasa kesulitan menggunakan bahasa Rejang karena tidak diajarkan sejak dini,bahasa Rejang tidak lagi dimasukkan di dalam muatan kurikulum sekolah. Solusi yang diberikan adalah pelatihan bahasa Rejang melalui pendokumentasian cerita rakyat yang nantinya bisa mewadahi dan membantu remaja dalam membangun dan memahami serta meningkatkan kesadaran penggunaan bahasa Rejang dalam situasi non formal di Kelurahan Karang Anyar Kabupaten Rejang Lebong. Kegiatan yang dilakukan di dalam pelatihan ini berupa kegiatan pembekalan materi mengenai pentingnya pemertahanan bahasa Rejang dan menulis cerita rakyat berbahasa Rejang. Evaluasi akan dilakukan pada akhir kegiatan, bertujuan untuk menilai dan mengukur keberhasilan peserta selama mengikuti pelatihan yang dilaksanakan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa adanya kesadaran dan usaha peserta untuk melestarikan bahasa Rejang. Terbukti dengan adanya kemauan dan usaha menggunakan bahasa Rejang. Peserta bisa diajak bekerja sama dengan baik di dalam mengubah cerita rakyat berbahasa Rejang.
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN MENCIPTAKAN SUASANA BELAJAR YANG MENYENANGKAN BAGI SISWA SEKOLAH DASAR Rio; Syabawaihi; Ahmad Marsehan
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dengan tujuan menjawab permintaan mitra untuk mengadakan sosialisasi dan pendampingan yang dapat membantu guru sekolah dasar dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Kegiatan ini di ikuti oleh 30 siswa-siswi yang merupakan perwakilan dari beberapa kelas SD negeri 60 Lubuklinggau adalah salah satu lembaga yang membantu orang tua dalam mengoptimalisasi periode emas anak. Pada periode ini, sangat penting bagi seorang anak untuk merasakan proses belajar yang menyenangkan. Proses pembelajaran di SD harus melibatkan seluruh indera dan sensori anak. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dibagi menjadi 3 tahapan yaitu tahap pra-pelaksanaa, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi dan pelaporan. Padatatahapan pra-pelaksanaan dilakukan diskusi antara pihak tim pengabdian masyarakat dan mitra terkait kebutuhan dari mitra. Terdapat 3 materi inti yang disampaikan yaitu tentang karakteristik anak usia anak, prinsip pembelajaran SD, dan strategi pembelajaran yang menyenangkan untuk anak usia. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dan pendampingan ini berjalan dengan baik mulai dari kedisiplinan hingga antusiasme siswa dalam mengikuti seluruh rangkaian acara proses kegiatan.
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI CANVA UNTUK PROMOSI PRODUK PADA PKK DESA LESUNG BATU LAMA KECAMATAN RAWAS ULU KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA Elya Rosalina; Asep Sukenda Egok
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v4i1.579

Abstract

Aplikasi canva merupakan salah satu aplikasi yang dapat digunakan dalam mendesain dan mempromosikan produk agar lebih menarik, karena fitur-fitur yang ada di aplikasi canva ini sangat mudah dipahami dan digunakan. Aplikasi canva ini juga ada yang gratis, sehingga tidak memerlukan biaya tambahan bagi para penggunanya. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu supaya peserta pelatihan dapat mengetahui aplikasi canva serta dapat menggunakannya dalam mendesain dan mempromosikan produknya dengan melibatkan teknologi dan informasi. Permasalahan yang dihadapi oleh anggota PKK Desa Lesung Batu Lama Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara yakni masih rendahnya keterampilan dalam pemanfaatan teknologi informasi dalam mendesain dan mempromosikan produk kepada para pelanggan sehingga dapat menarik perhatian para konsumen. Berdasarkan permasalahan serta kebutuhan dari mitra, maka tim pengusul pengabdian kepada masyarakat menawarkan solusi dengan memberikan pelatihan kepada oleh anggota PKK Desa Lesung Batu Lama Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara untuk memberikan kemampuan keterampilan pada peserta kegiatan. Metode dalam pelaksanaan kegiatan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap monitoring dan evaluasi. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan PKM ini yaitu peserta mampu untuk membuat desain kemasan produk, serta mengenai cara menggunaan fitur-fitur untuk promosi pemasaran produk, dan dapat disimpulkan bahwa tingkat keterampilan peserta yaitu 73,9 %.
SOSIALISASI PENTINGNYA ENDURANCE BAGI PELATIH SEPAK BOLA SISWA SMP SEKOTA LUBUKLINGGAU PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER Muhammad Supriyadi; Muhammad Suhdy; Suparman; Doni Admanegara; Erick Salman
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v4i1.624

Abstract

Kegiatan dari Sosialisasi Pentingnya Endurance Bagi Pelatih Sepak Bola Siswa Smp Sekota Lubuklinggau Pada Kegiatan Ekstrakurikuler ini dilakukan adalah dalam upaya untuk memberikan keterampilan khusus sebagai sebagai seorang pelatih dan dapat miningkatkan kinerjanya saat melakukan latihan karena pelatih merupakan ujung tombak dan pelaksana terdepan dala m memajukan dunia olahraga prestasi disekolah maupundiklub-klub olahraga. Dengan demikian, proses pelatihan yang dikelola dengan kinerja pelatih yang bermutu akan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Metode yang digunakan untuk pelatihan ini adalah dengan metode ceramah, diskusi dan praktek dan metode uji evaluasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan 3 tahap, tahap pertama dilakukan sosialisasi dengan metode ceramah dan salah satu tim pengabdi sebagai pembicara. Tahap kedua menunjuk secara langsung yang terdiri tiga orang khusus anggota Tim pengabdian kepada masyarakat dalam mempraktekkan dilapangan secara langsung terkait dengan pentingnya endurance pada pelatih olahraga Pelatih Sepak Bola Siswa Smp Sekota Lubuklinggau Pada Kegiatan Ekstrakurikuler, tahap ketiga uji coba pelksanakan yang dilakukan oleh peserta dan disamping itu adalah tahapan evaliuasi meliputi evaluasi proses, akhir, dan evaluasi tindak lanjut.tahap evaluasi, yaitu memberikan masukan, saran, kritik, atau komentar terhadap hasil yang sudah peserta peroleh melalui kegiatan pelatihan ini
PENGENALAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN TAMAN TOGA (TANAMAN OBAT KELUARGA) DI SD NEGERI 54 KOTA LUBUKLINGGAU widuri Salena Putri; Jelita Zakaria; Ajat Manjato
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman herbal di Indonesia sudah terkenal dan digunakan secara turun-temurun adanya taman TOGA mempermudah masyarakat untuk mengenal dan mengetahui manfaat dari tanaman herbal. Program taman TOGA yang ada di rangkaian aksi kolaborasi antara tim kampus mengajar 7 dan sekolah ini bertujuan untuk mengenalkan pengobatan tradisional melalui tanaman obat keluarga (TOGA) sehingga dapat mengurangi penggunaan obat-obatan kimia. Pendampingan pembuatan taman TOGA di SDN 54 Kota Lubuklinggau ini menggunakan metode Active and participatory learning dan Demontrasi. Adapun langkah-langkah yang dilakukan adalah 1) observasi 2) sosialisasi 3) penyuluhan 4) penanaman. Hasil dari program ini menunjukkan antusiasme siswa dalam penanaman tanaman herbal dan menambah pengetahuan siswa mengenai jenis-jenis tanaman obat, cara penanaman, manfaat serta khasiatnya bagi tubuh. Manfaat dari program ini adalah siswa lebih peka terhadap keadaan tubuh, cara pencegahan dan cara mengatasinya melalui tanaman obat keluarga
PENDAMPINGAN LITERASI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH DI KELAS V SDN 44 KOTA LUBUKLINGGAU Mareta Widiya; Eka Lokaria; Aren Frima; Sepriyaningsih
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini dilakukan di SDN 44 Kota Lubuklinggau, khususnya pada kelas 5. Kegiatan bertujuan untuk menumbuhkembangkan minat baca siswa SDN 44 lubuklinggau agar bisa semangat membaca. Siswa siswi diberikan sosialisasi dan pendampingan membaca dan mengerjakan instrumen tes yang meminta siswa berdiskusi secara berkelompok memecahkan masalah yang terdiri 3-4 orang siswa. Dalam pengabdian pada masyarakat ini ada 5 tahapan metode yang telah dilakukan yaitu observasi, perencanaan, pelaksanaan, penerapan, dan evaluasi.Hasil dari pengabdian pada masyarakat ini menunjukkan bahwa siswa siswi Kelas 5 SDN 44 Lubuklinggau mengalami peningkatan literasi.Siswa-siswa juga mengalami pengalaman belajar yang menyenangkan karena mereka juga mempraktikanbahan literasi tersebut di depan kelas. Hal ini juga melatih dan membangun rasa percaya diri siswa sehingga di harapkan nantinya dapat bernilai positif dalam kegiatan belajar mengajar.
PELATIHAN E-LEARNING BERBASIS WEB BLOG BAGI GURU SD Leo Charli; Mufti Afan; Aneka Rahma
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v4i1.634

Abstract

Pada era digital saat ini pemanfaatan IPTEK merupakan sebuah keharusan bagi para pendidik. Inovasi pembelajaran berbasis teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) menjadi salah satu hal yang penting untuk diterapkan pada satuan pendidikan.Oleh karena itu, sangatlah penting peningkatan kemampuan sumber daya manusia terhadap penggunaan TIK, mulai dari keterampilan dan pengetahuan, perencanaan, pengoperasian, perawatan dan pengawasan, serta peningkatan kemampuan TIK di berbagai instansi khususnya di bidang pendidikan. Pendidik mempunyai peran utama sehingga harus terus belajar untuk meningkatkan kompetensinya, karena peserta didik yang dihadapinya adalah generasi yang lahir pada era digital saat ini.Perkembangan TIK memunculkan berbagai aplikasi baru sebagai sarana pembelajaran yang dikenal dengan sebutan e-learning.E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. E-learning bagian dari sistem yang dapat mempermudah suatu proses belajar mengajar dengan memanfaatkan media online.Berdasarkan hasil observasi TIM di SD Negeri Purwara V Desa Kelumpang Jaya didapatkan bahwa sebagian besar guru SD tersebut belum memiliki kemampuan dalam bidang teknologi khususnya dalam membuat e-learning. Keterbatasan pengetahuan guru dalam mengelola teknologi menjadi e-learning menjadi salah satu kendala yang dihadapi guru. Guru-guru selama ini hanya melaksanakan proses pembelajaran dengan menggunakan buku paket dan belum menggunakan media pembelajaran yang berbantuan teknologi. Kondisi guru-guru SD Negeri Purwara V Desa Kelumpang Jaya Kecamatan Nibung yang sebagian besar belum mengetahui pengelolaan teknologi menjadi e-learning dan dapat digunakan sebagai salah satu media pembelajaran sehingga perlu adanya pembaruan informasi ilmu pengetahuan dan teknologi yaitu dengan diadakannya sosialisasi dan pelatihan e-learning berbasis web blog. Dengan adanya e-learning tersebut, diharapkan guru-guru dapat lebih mengembangkan media pembelajaran yang pada akhirnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di SD tersebut. Tujuan dari Pengabdian pada Masyarakat ini adalah memberikan pendidikan dan praktek pembuatan web blog bagi guru-guru SD Negeri Purwara V. Metode pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi empat tahapan yaitu, tahap persiapan, tahap pelatihan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan pada guru – guru di SD N Purwara V telah berlangsung dengan baik. Hal ini terlihat dari animo guru dalam mengikuti kegiatan pelatihan yang sangat tinggi. Hal ini mengindikasikan bahwa para guru menyambut positif kegiatan yang telah dilakukan. Sesuai dengan harapan sekolah, mereka sangat mengharapkan adanya kegiatan – kegiatan yang sifatnya memberi penyegaran bagi para guru di SD N Purwara V, baik terkait dengan pendalaman materi bidang studi maupun terkait dengan metode mengajar dan media pembelajaran. Kepala sekolah dan guru – guru menyambut antusias terkait pelaksanaan kegiatan ini dan berharap pelaksanaan kegiatan dapat dilakukan secara kontinu untuk membantu meningkatkan kualitas guru – guru yang ada di SD tersebut. Kepala sekolah juga berharap ada kegiatan serupa yang khusus untuk membimbing guru – guru dalam pelaksaan pembuatan media – media lain yang dapat digunakan untuk proses pembelajaran dikelas. Dalam kegiatan pelatihan, para guru sangat antusias dalam mempraktekkan media – media pembelajaran berbasis IPTEK yang telah disiapkan. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini telah berlangsung dengan baik.