cover
Contact Name
Agung Nugroho
Contact Email
lp3mkil2021@gmail.com
Phone
+6282279491880
Journal Mail Official
agungaryonugroho886@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.lp3mkil.or.id/index.php/bnl/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Bakti Nusa Linggau
Published by LP3MKIL
ISSN : 27982483     EISSN : 27982491     DOI : https://doi.org/10.55526/bnl.v2i2
Jurnal Bakti Nusantara Linggau (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) merupakan jurnal OJS yang mewadahi karya tulis berkaitan dengan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Bakti Nusantara Linggau tidak hanya fokus pada pengabdian dalam bidang pendidikan akan tetapi semua rumpun ilmu yang menghasilkan karya pengabdian kepada masyarakat. Rumpun ilmu yang ada dalam jurnal Bakti Nusantara meliputi, Pendidikan, Agama, Ekonomi, Kesehatan, sosial, Eksata, politik, hukum, pertanian dan rumpun ilmu lainya menghasilkan karya pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Bakti Nusantara Linggau akan memudahkan penulis dalam melindungi karya tulis penulis dalam bidang pengabdian kepada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 71 Documents
SISTEM PENGOLAHAN DATA MANAJEMEN AKADEMIK PONDOK PESANTREN TAZAKKA BERBASIS WEB MOBILE. Hamdan; Dedy Firduansyah; M. Rusni Eka Putra
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v2i3.416

Abstract

Pondok Pesantren Tazaka merupakan salah satu pesantren yang tertinggal dalam penggunaan teknologi salah satunya penggunaan sistem manajemen yang masi manual, Sistem informasi akademik sendiri adalah sebuah kebutuhan utama bagi sekolah baik SD, SMP, SMA, SMK, Pesantren dan perguruan tinggi. Selain dapat mempermudah pekerjaan dalam pengelolaan nilai, sistem informasi akademik juga dapat membantu dalam keamanan penyimpanan nilai siswa (Nanda, 2017 Melihat kondisi ini tim pengusul Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai program yang berupa pendampingan sistem pengolahan data manajemen akademik pondok pesantren tazakka berbasis web mobile. Berdasarkan permasalahan yang terjadi pada mitra tim pengusul pengabdian memberikan pendampingan berupa materi mengenai manajemen administrasi berbasis web mobile dan cara penggunaan aplikasi web mobile yang terintergrasi secara online yang akan memudahkan pekerjaan yang ada dipesantren tazaka.
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) DENGAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SEMANGUS BARU MELALUI KKN TEMATIK KAMPUS MERDEKA Eri Triharyati; Yuli Nurhayati; Fitria; Irma Idayati; Hardi Mulyono
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v2i3.417

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah merupakan salah satu tugas pokok seorang dosen dalam malaksanakan Tri Darma, yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi pada pasal 1 ayat 9 menyatakan bahwa Tridharma adalah kewajiban Perguruan Tinggi untuk menyelenggarakan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, kemudian dijelaskan pula di ayat 11bahwa pengabdian kepada masyarakat adalah kegiatan civitas akademika yang memanfaatkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat yang mencerdaskan kehidupan bangsa. Pada perguruan tinggi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat akan dilakukan oleh mahasiswa yang dibimbing dan didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN).
PENINGKATAN KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS BAGI SISWA SD NEGERI 61 LUBUKLINGGAU: FUNENGLISH LEARNING THROUGH STORYTELLING Maria Ramasari; Ardayati
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v2i3.418

Abstract

Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa di SD Negeri 61 Lubuklinggau. Halyang mendasari kegiatan ini terlaksana adalah usia emas sasaran untuk mempelajari bahasa.Diusia emas, siswa tingkat sekolah dasar dapat lebih optimal mempelajari bahasa Inggris baik secara lisan maupun tulisan. Siswa kelas II, III, dan IV merupakan sasaran untuk kegiatan ini, dimana siswa berusia 7 sampai 10 tahun. Karakteristik siswa direntang usia tersebut dikategorikan pada masa anak sudah matang bersekolah dan sudah lebih siap menerima pembelajaran bahasa.Selanjutnya, perkembangan digitalisasi yang dengan cepat masuk disemua elemen masyarakat termasuk pendidikan. Yang mana, semuanya menggunakan bahasa Inggris. Tuntutan berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Inggris juga menjadi alasan terpenting terhadap pelaksanaan kegiatan PKM di SD Negeri 61 Lubuklinggau. Metode pembelajaran storytelling digunakan sebagai upaya agar siswa mampu menyampaikan perasaan, pikiran atau isi pesan dari sebuah cerita secara lisan. Melalui kegiatan storytelling, siswa dapat meningkatkan kecerdasan linguistik, emosional, komunikasi, dan memperkaya kreativitas dalam berimajinasi. Hasil dari pelaksanaan PKM adalah siswa mendapatkan fasilitas belajar bahasa Inggris yang berkelanjutan selama empat hari melalui kegiatan storytelling. Peningkatan progres kemampuan siswa sangat baik, siswa memiliki rasa percaya diri untuk tampil sebagai storyteller, dan siswa juga bisa menjadi pendengar yang kritis dalam mengambil pesan dari cerita yang disampaikan.
BUDAYA LITERASI DIGITAL PADA KARANGTARUNA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SECARA ONLINE DI DESA TABA TENGAH KECAMATAN SELANGIT KEBUPETEN MUSI RAWAS Agung Nugroho; Ardayati; Houtman; Virry Grinitha
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v2i3.419

Abstract

Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah pelatihan pembuatan iklan layanan masyarakat secara online sebagai salah satu budaya literasi digital di Desa Taba Tengah Kec. Selangit Kabupaten Musi Rawas. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi dan praktik. Berdasarkan hasil PKM diketahui: 1) Terlaksananya koordinasi tim PKM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau dengan karangtaruna, sehingga kegiatan berlangsung aman dan lancar, 2) Terlaksananya sosialisasi pelatihan keterampilan menulis iklan layanan masyarakat dan direspon dengan baik dengan persentase 85%, 3) Pengurus dan anggota karangtaruna Desa Taba Tengah antusias dalam kegiatan pelatihan penulisan iklan layanan masyarakat, 4) Kendala yang dihadapi berkaitan dengan penguasaan aplikasi desain iklan, dan 5) Pengurus dan anggota karangtaruna meminta kegiatan terlaksana dengan baik, tidak hanya sebatas pelatihan akan tetapi berlanjut pada implementasi iklan masyarakat pada masyarakat agar informasi mampu diterima semua masyarakat di Desa Taba Tengah Pelatihan ini akan berkonsentrasi pada keterampilan mengkonsep kalimat, desain gambar dan tujuan iklan ditulis pada masyarakat Desa Taba Tengah Kecamatan Selangit. Berdasarkan kegiatan PKM dapat disimpulkan kegiatan PKM imampu meningkatkan keterampilan karang taruna dalam mengkonsep iklan layanan mayarakat sebagai salah satu kegiatan mendukung literasi digital.
KUNCI SUKSES PEMBELAJARAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) Mimpira Haryono; Asnawati; Rita Prima Bendriyanti; Syisva Nurwita; Ria Fransisca
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v3i1.454

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk berbagi praktik baik dibidang ilmu pengetahuan kepada para pendidik TK/PAUD dikabupaten Bengkulu Utara dalam rangka menguatkan pemahaman para pejuang pendidikan didalam mengimplementasikan projek penguatan profil pelajar pancasila kurikulum merdeka.Didapatkan data bahwa penerapan pemeblajaran P5 kurikulum merdeka dalam implementasinya oleh para pendidik TK/PAUD di Kabupaten Bengkulu Utara masih belum optimal.Projek penguatan profil pelajar Pancasila adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila.Projek penguatan profil pelajar Pancasila merupakan kegiatan kokurikuler berbasis projek yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan.Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila dilakukan secara fleksibel dari segi muatan, kegiatan, dan waktu pelaksanaan.Projek penguatan profil pelajar Pancasila dirancang terpisah dari intrakurikuler.Tujuan, muatan, dan kegiatan pembelajaran projek tidak harus dikaitkan dengan tujuan dan materi pelajaran intrakurikuler.Satuan pendidikan dapat melibatkan masyarakat dan/atau dunia kerja untuk merancang dan menyelenggarakan projek penguatan profil pelajar Pancasila.Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah tatap muka secara langsung dilaksanakan dalam bentuk seminar di HIMPAUDI Kabupaten Bengkulu Utara.
PELATIHAN MODIFIKASI MATERI PEMBELAJARAN ATLETIK BAGI GURU PENJAS SMP KOTA LUBUKLINGGAU Muhammad Suhdy; Muhammad Supriyadi; Dodik Mulyono; Suparman
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v3i1.455

Abstract

Tujuan pelatihan PKM modifikasi materi pembelajran atletik bagi MGMP Penjas SMP di Kota lubuklinggau adalah menjadikan modifikasi pembelajaran sebagai salah satu cara untuk meningkatkan profesionalisme guru dan mengatasi permasalahan keterbatasan fasilitas pendidikan jasmani. Pelatihan modifikasi materi pembelajran untuk Pendidikan Jasmani memiliki 2 target keluaran. Yang pertama menargetkan guru-guru Penjas SMP di lubuklinggau dapat merancang materi Penjasor yang dimodifikasi. Sasaran kedua adalah guru terampil membuat media pendidikan jasmani modifikasi di sekolah dasar yang menarik, efektif, dan efisien penggunaannya dalam pembelajaran Penjas di SMP. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian adalah: 1) Ceramah menyampaikan; Konsep dasar modifikasi, Tujuan Modifikasi, Pemanfaatan Media Modifikasi untuk pembelajaran Penjasorkes, serta materi Pengembangan Desain dan Jenis media pembelajaran Penjasorkes di SMP. 2) Demonstrasi digunakan dengan harapan peserta dapat mempraktekkan bagaimana membuat materi atletik menarik diajarkan di sekolah . Untuk lebih mengoptimalkan pelaksanaan pelatihan dilakukan pendampingan oleh tim pengabdi yaitu merancang dan membuat modifikasi materi atletik Penjasorkes yang menarik dan efektif sesuai materi ajar Penjas di SMP, 3) Tanya Jawab, digunakan untuk menanggapi berbagai kendala yang dihadapi guru dalam merancang, membuat modifikasi meteri dan alat yang digunakan 4) Praktek/simulasi atau uji coba penggunaan media penjasorkes modifikasi di SMP. Keikutsertaan mitra selama pelatihan menunjukkan sikap tanggap dan aktif dalam bertanya dan menyelesaikan tugas yang diberikan oleh tim pengabdi. Hasil yang dicapai mitra menunjukkan motivasi, pengetahuan dan pemahaman sehingga mampu merancang/merancang dan membuat media Pendidikan Jasmani modifikasi materi dengan menarik. Walaupun pada umumnya para guru masih terkendala oleh beberapa hal; tidak terbiasa membuat media menarik, waktu sangat terbatas karena banyaknya tugas pokok dan tugas lainnya; Pelatih olahraga, Pramuka, dan sebagainya. Namun melalui pelatihan ini dapat memberikan pengetahuan dalam merancang media Penjasorkes yang dimodifikasi serta membuat dan memanfaatkannya untuk membantu guru dan siswa dalam proses pembelajaran atletik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Penjas di SMP .
SOSIAL ISASI PERKEMBANGAN PERATURAN PERTANDINCiAN PENCAK SILAT DI SMAN I TEMBILAHAN KOTA KABIJPATEN INDRAGIRI HILIR Niko Zulni Pratama; Prima Antoni; Devit Wilastra; Rahmad Yulmiando
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v3i1.456

Abstract

Dalam lembaga Pendidikan memiliki tanggung jawab untuk menjadikan peserta didik yang mempunyai pengetahuan, keterampilan, dan mengembangkannya untuk meraih sebuah prestesi di bidang olahraga. Dalam upaya pencapaian tersebut SMAN 1 Tembilahan Kota hadir melalui programnya mewadahi hal tersebut untuk semua siswa-I nya untuk menjaring Siswa-i-Siswa-i yang memiliki bakat yang berpeluang untuk berprestasi. Kegiatan program Ekstraktirikuler yang di laksanakan setiap sabtu pagi tesebut hadir sebagai alat untuk menjadi suatu wadah dalam penanaman bakat yang ada dalam kegiatan pendidikan formal tersebut dalam meningkatkan prestasi seorang Siswa-i.Berdasarkan wawancara dan observasi kepada sejumlah anggota ekstrakurikuler khususnya Pencak Silat di Sman l Tembilahan, diperoleh inlormasi bahwa para siswa belum mengenal lebih dalam tentang perkembangan peraturan pertandingan dalam pertandingan laga Pencak Silat. Saat melakukan proses pembelajaran ataupun latihan, Siswa-i mengalami kesulitan dalam memberikan gambaran tentang peraturan pertandingan Pencak Silat. Metode Pemecahan Masalah dengan Menginventarisir/pendataan terhadap Siswa-i yang berada di SMAN 1 Tembilahan Kota tepatnya ditembilahan dan diberikan sosialisasi kepada peserta ekstrakurikuler tentang peraturan pertandingan Pencak Silat. Adapun Hasil kegiatan pengabdian int dapat dilihat dari hasil evaluasi sepanjang pelaksanaan kegiatan yaitu Ketekunan dan keterlibatan para peserta sosialisasi dalam melibatkan diri pada pelaksanaan kegiatan int, Terjadinya peningkatan pengetahuan dalam memahami baik secara teori maupun praktek peraturan pertandingan Pencak Silat
PEMBERDAYAAN TIM PKK DESA JAJARAN BARU MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN DAN PENGEMASAN TEH DAUN SUNGKAI (Peronema canescens) Eka Lokaria; Mareta Widiya; Sepriyaningsih; Endang Suswati
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v3i1.457

Abstract

Desa Jajaran Baru memiliki banyak potensi tanaman obat, salah satunya tanaman liar yang banyak ditemukan yaitu tanaman yang dikenal Daun Sungkai. Beberapa tahun terakhir ini khususnya saat pandemic COVID -19 terjadi, Daun Sungkai menjadi pusat perhatian besar beberapa peneliti karena adanyaaktivitas antibakteri dan antioksidan. Komponen antioksidan pada Daun Sungkai ternyata memiliki kekuatan yang cukup besar untuk meredam senyawa radikal bebas. Tanaman ini sangat baik untuk kesehatan, seperti darah tinggi, diabetes dan lain sebagainya. Tujuan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan pelatihan di Desa Jajaran baru tentang pengolahan Daun Sungkai sebagai wedang yang sehat dan menyegarkan. Metode yang digunakan dalam Pengabdian ini adalah melalui Sosialisasi, Pelatihan selama 3 bulan. Hasil PPM yang telah dicapai yaitu telah terlaksanakanya sosialisasi, praktik dan Uji Organolepti Daun Sungkai. Tim pengabdian juga berharap bahwa dalam pengabdian ini bisa dilanjutkan dengan produksi wedang Daun Sungkai dengan pasar yang lebih luas.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) LIMBAH RUMAHTANGGA DI DESA LUBUK KEMANG KECAMATAN RAWAS ULU Yuni Krisnawati; Yunita Wardianti
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v3i1.458

Abstract

Desa Lubuk Kemang merupakan desa yang terletak di Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan Indonesia dan kebanyakan berprofesi sebagai buruh dan petani. Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa masyarakat belum mampu mengolah limbah rumah tangga yang ditandai dengan banyaknya timbulan sampah. Adanya timbulan sampah membuat kenyamanan masyarakat terganggu dan lingkungan menjadi tercemar. Pelatihan pembuatan pupuk organik cair dipilih guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik rumah tangga. Pupuk organik cair juga memiliki banyak kelebihan dan manfaat bagi tanaman sehingga pelatihan pembuatan pupuk organik cair perlu dilakukan. Metode yang dilakukan antara lain persiapan, sosialisasi, dan pelatihan. Pengumpulan data pengetahuan dan keterampilan menggunakan angket dan lembar observasi dengan responden sebanyak 23 orang. Hasil dari kegiatan ini diketahui bahwa nilai N-Gain sebesar 0,8 menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan mitra termasuk dalam kategori tinggi dan rata-rata keterampilan sebesar 84,8 (kategori baik). Kegiatan ini juga menghasilkan pupuk organik cair yang siap pakai.
WORKSHOP SENI BERBAHASA DALAM KOMUNIKASI DI ERA SOCIETY 5.0 PADA KARANG TARUNA DESA BIARO BARU , KARANG DAPO, MUSI RAWAS UTARA Willy Lontoh; Agus Triyogo
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v3i2.489

Abstract

Desa Biaro Baru Pemerintah setempat terus berupaya meningkatkan infrastruktur dan layanan masyarakat di Desa Biaro Baru. Pembangunan jalan, irigasi, fasilitas kesehatan, dan pendidikan menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan potensi pertanian yang kuat, keindahan alam yang menarik, serta kearifan lokal yang dijaga dengan baik, Desa Biaro Baru memiliki peluang untuk mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal sehingga perlu adanya peningkatan SDM pada generasi muda. Tujuan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini adalah memberikan workshop di Desa Biaro baru tentang Seni berbahasa dalam berkomunikasi pada karang taruna baik langsung maupun melalui media komunikasi. Metode yang digunakan dalam Pengabdian ini adalah melalui Sosialisasi, Pelatihan insidental selama 1 hari. dalam proses pelaksanaan kegiatan ini, tim akan memberikan materi yang diiringi oleh workshop sehingga diharpkan pemuda karang taruna memiliki kemampuan berbahasa yang baik dalam bermasyarakat khususnya dalam media sosial.