cover
Contact Name
Sugeng Supriyanto
Contact Email
jfks@unimugo.ac.id
Phone
+6281572929655
Journal Mail Official
jfks@unimugo.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Gombong Address: Jl. Yos Sudarso No.461 Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54412. Phone: (0287) 472433 | Email: jfks@unimugo.ac.id
Location
Kab. kebumen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
ISSN : 28092899     EISSN : 28092899     DOI : http://dx.doi.org/10.26753/jfks.v2i1.784
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Farmasi Klinik & Sains (JFKS) mainly focuses a current topic in Pharmaceutical scineces, pharmaceutical management and pharmacy practice are also considered for publication by the Journal. JFKS is open for various fields such as pharmaceutical technology, pharmacognosy and phytochemistry, pharmaceutical microbiology and biotechnology, pharmacokinetics, pharmacology and toxicology, pharmaceutical Chemistry, community and clinical pharmacy, regulatory affairs and management pharmacy, pharmacoeconomic, social Pharmacy.
Articles 95 Documents
ANALYSIS OF THE LEVEL OF KNOWLEDGE AND COMPLIANCE ON THE USE OF ANTIBIOTICS IN WIROKERTEN VILLAGE COMMUNITIES Rissa, Mexsi Mutia; Nafisah, Risky
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v3i2.1033

Abstract

Based on the results of Basic Health Research in 2013, people store antibiotics by 27.8%. Storage of hard drugs and antibiotics for self-medicating indicates irrational use of the drug. As many as 86.1% of households keep antibiotics obtained without a prescription. Lack of knowledge about the use of antibiotics has an effect on people's compliance. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of public knowledge and compliance with the use of antibiotics in the hamlet of Wirokerten Banguntapan Bantul. The research method use is analytical observational with a cross sectional approach. The respondents in this study were 311 with a sample of 76 respondents. The data normality test uses the Kolmogorov-smirnov test. The results obtained were processed and analyzed using SPSS 23 with the Chi Square fisher test to determine the relationship between knowledge and compliance. The results of this study showed that respondents had good knowledge as many as 46 respondents (60%), sufficient knowledge as many as 21 respondents (28%), less knowledge as many as 9 respondents (12%). High compliance rates of 20 respondents (26%), moderate compliance of 31 respondents (41%), low compliance of 25 respondents (33%). Statistical test results were obtained by Asymp. The sig 0.000 is less than 0.05 so it can be concluded that there is a relationship between the level of knowledge and the adherence to antibiotic use.
UJI ANGKA LEMPENG TOTAL MIKROBA PADA MINUMAN SUSU KEDELAI (Glycine max L. Merr.) TANPA MEREK DI KECAMATAN GOMBONG KABUPATEN KEBUMEN Nurul Luthfia Faizah; Tri Cahyani Widiastuti; Titi Pudji Rahayu
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v3i1.916

Abstract

Makanan dan minuman yang dibuat oleh industri rumahan sering terkontaminasi oleh mikroorganisme karena masih menggunakan teknik manual, waktu produksinya cukup memakan waktu lama dalam proses produksi, penyimpanan produk, distribusi produk dan akhirnya sampai ke tangan konsumen. Keberadaan mikroorganisme di dalam makanan/minuman sangat tidak diinginkan karena dapat menyebabkan perubahan organoleptik pada makanan/minuman tersebut, terutama jika makanan tersebut masuk kedalam tubuh. Kandungan nutrisi susu kedelai juga hampir sama dengan susu sapi. Susu kedelai berasal dari alam sehingga mempunyai harga yang lebih murah dari susu sapi dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan yang menjadikannya banyak disukai oleh masyarakat umum. Peelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas, keamanan mutu susu kedelai dan ada tidaknya cemaran mikroba bakteri susu kedelai yang dijual di Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental deskriptif dengan metode ALT (Angka Lempeng Total ) pada media PCA (Plate Count Agar). Hasil dari penelitian 10 sampel susu kedelai didapatkan bahwa nilai ALT susu kedelai jual oleh penjual C 3 x 104, D 4,9 x 104, F 7 x 103, H 4 x 103, I 2,7 x 103, J 3 x 103, memenuhi syarat karena jumlah koloni <104 dan sampel susu kedelai yang dijual oleh penjual A 2,0 x 105, B 2,5 x 105, E 2,8 x 104, G 2,3 x 105, tidak memenuhi syarat karena jumlah koloni >104. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa data tidak berbeda signifikan yang artinya bahwa jumlah koloni dari tiap penjual tidak jauh berbeda. Hasil yang diperoleh dari tiap penjual tidak jauh berdeda (P<0,05). Penjual A kurang higienis dibadingkan dengan penjual B, C, D, E, F, G, H, I dan J.
UJI TOKSISITAS KITOSAN CANGKANG KERANG TAHU (Meretrix meretrix L.) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT) Audry Pratiwi; Ridwanto Ridwanto
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v2i2.984

Abstract

Kerang tahu (Meretrix meretrix L) merupakan salah satu sumber daya perikanan Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui tingkat toksisitas kitosan dari cangkang Kerang tahu dengan melihat nilai LC50 yang diujikan pada metode BSLT. Penelitian ini meliputi Isolasi kitin dan kitosan: Deproteinasi, Demineralisasi, Depigmentasi dan deasetilasi kitin menjadi kitosan, karakterisasi kitosan, FTIR, dan Uji Toksisitas kitosan dengan menggunakan metode BSLT untuk melihat jumlah kematian larva Artemia salina L diperoleh data (LC50). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Kitosan Cangkang Kerang tahu memiliki LC50 4383.287934 μg/ml. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kitosan cangkang Kerang tahu bersifat tidak toksik (LC50> 1000 μg/ml) pada uji BSLT.
PEMANFAATAN TANAMAN OBAT UNTUK MENGATASI PENYAKIT DIABETES MELITUS DI KOTA KEBUMEN Tri Cahyani Widiastuti; Husnul Khuluq; Eka Wuri Handayani; Alife Wulandari Stefani Wulandari; Estetika Hemas; Indra Kurniawan; Jesika Yuliana
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v2i1.776

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit yang prevalensinya semakin meningkat dari tahun ke tahun. World Health Organization (WHO) memprediksi kenaikan jumlah pasien diabetes di Indonesia dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun 2030, bahkan Indonesia menempati urutan keempat di dunia sebagai jumlah penderita diabetes mellitus terbanyak setelah India, China, dan Amerika. Kabupaten Kebumen tahun 2018, tiga teratas penyakit tidak menular adalah Hipertensi (23.735 kasus), Diabetes Melitus (7.274 kasus) dan Asma Bronkial (3214 kasus). Pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional dalam berbagai penyakit telah banyak digunakan, obat tradisional dari bahan alam menjadi salah satu alternatif pengobatan, salah satunya diabetes mellitus. keberadaan tumbuhan obat dan pemanfaatan lahan oleh masyarakat untuk menanam dan menggunakan Toga (tanaman obat keluarga) masih banyak, dan menjadi salah satu program penggerak PKK yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan serta gaya hidup sehat. Penggunaan tanaman obat untuk mengobati penyakit diabetes oleh masyarakat setempat cukup besar, selain berobat dengan medis masyarakat juga mengkonsumsi tanaman obat untuk pengobatan penyakit diabetesnya, karena dianggap obat paling alami, mudah didapatkan, terjangkau, dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh. Namun, untuk hasil pengobatannya cukup lama karena pengobatan dengan tanaman obat harus dikonsumsi secara rutin dalam kurun waktu jangka Panjang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan tanaman obat yang digunakan oleh masyarakat di kabupaten Kebumen sebagai obat diabetes Melitus. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik survei, wawancara semi terstruktur. Penggunaan metode kualitatif dalam penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan pengetahuan masyarakat dengan pendekatan etnik (perspektif masyarakat). Instrument menggunakan kuisioner dengan jumlah responden 250 orang dengan teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemanfaatan tanaman obat untuk mengatasi    penyakit    diabetes    mellitus di kota Kebumen adalah kayu manis, mangkokan, pare, insulin, kersen, kelor, kunyit putih, bratawali, Tapak dara, Mahkota Dewa, Petai Cina, Sirih merah, Ketumbar, Tempuyung, Mengkudu, Katuk, Pegagan, Temulawak, Buah Tomat, Jambu biji, Tapak liman, Alpukat, Manggis, Buah Naga, Jeruk nipis. Dan bagian organ tanaman yang digunakan adalah bagian daun, biji, buah, kulit batang, rimpang dan batang. Cara pengolahannya direbus, diperas dan di buat jus. Cara pemakaiannya sebagian besar diminum. Key words: diabetes melitus1; tanaman obat2; Kebumen3
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN LULUR KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum Ruiz & Pav.) DENGAN METODE DPPH (1,1-diphenyl-2-pikrilhidrazil) Irma Nusa Mazidah; Naelaz Zukhruf Wakhidatul Kiromah; Laeli Fitriyati
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v4i1.1293

Abstract

Tanaman daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) merupakan salah satu tanaman yang mempunyai aktivitas antioksidan karena memiliki kandungan senyawa flavonoid. Untuk membuat sediaan lulur krim antioksidan dari daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-pikrilhidrazil) yang dapat diformulasikan sebagai bahan aktif dalam sediaan lulur krim untuk membantu menjaga kesehatan kulit. Ketiga formula dengan variasi trietanolamin yang berbeda yaitu F1 2%, F2 3% dan F3 4% diuji sifat fisiknya dengan parameter uji organoleptis, homogenitas, viskositas, daya sebar dan daya lekat. Dari parameter uji tersebut F1 dengan trietanolamin 2% sebagai formula dengan uji fisik yang baik kemudian di uji DPPH (1,1-diphenyl-2-pikrilhidrazil). Hasil dari penelitian ini menunjukan F1 memiliki aktivitas antioksidan sedang dengan nilai sebesar 117,69 ppm, vitamin C sebagai kontrol prositif memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 6,449 ppm. Formula lulur krim ekstrak etanol 90% daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) memiliki nilai IC50 dengan kategori sedang.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SIKAP MAHASISWI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG TENTANG PEMILIHAN KOSMETIK DEKORATIF YANG AMAN DARI BAHAN KIMIA BERBAHAYA Kartika Sari, Tri Rejeki; Handayani, Eka Wuri; Yuniarti, Endang
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v3i2.1211

Abstract

Kosmetik Dekoratif merupakan salah satu hal yang dapat meningkatkan rasa percaya diri pada wanita. Hal ini menyebabkan banyaknya produk kosmetik dekoratif ilegal beredar di pasaran. Mahasiswa merupakan salah satu target pasar tertinggi bagi produsen kosmetik ilegal. Fenomena ini dapat terjadi pula pada mahasiswi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gombong karena mengingat banyaknya mahasiswi yang menggunakan kosmetik dekoratif tanpa melihat kandungan yang terdapat dalam kosmetik yang digunakan. Dalam hal ini, tingkat pengetahuan menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi sikap dalam pemilihan kosmetik. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap mahasiswi fakultas ilmu kesehatan Universitas Muhammadiyah Gombong terhadap kosmetik dekoratif yang aman dari bahan kimia berbahaya. Metode penelitian ini berupa survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu google form yang berisi tingkat pengetahuan dan sikap sebagai alat pengambilan data. Tingkat pengetahuan responden tentang kosmetik dekoratif dengan kategori baik sebanyak 51% dari 100 responden, cukup sebanyak 34% dari 100 responden dan kurang sebanyak 15% dari 100 responden. Sikap responden dalam memilih kosmetik dekoratif dengan kategori baik sebanyak 48%, cukup sebanyak 46%, dan kurang sebanyak 6%. Hasil uji wilcoxon untuk tingkat pengetahuan dengan sikap adalah 0,841(p > 0,05). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang kosmetik dengan sikap dalam pemilihan kosmetik (p > 0,05)
OPTIMASI PEMBUATAN TEPUNG TALAS TERMODIFIKASI (Modified Taro Flour) DENGAN FERMENTASI Lactobacillus casei BERDASARKAN KADAR PROTEIN Imelda Natasia Br S Meliala; Anny Sartika Daulay; Ridwanto Ridwanto; Haris Munandar Nasution
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v3i1.1110

Abstract

Ketergantungan penggunaan tepung terigu dapat dikurangi dengan menggunakan sumber karbohidrat lainnya seperti talas yang merupakan pangan lokal. Lactobacillus casei adalah salah satu spesies Bakteri Asam Laktat yang dapat menggunakan selobiosa sebagai sumber nutrisinya. Diperkirakan Lactobacillus casei dapat mendegresi sel umbi talas agar meningkatkan kadar protein talas. Diantara faktor yang dapat mempengaruhi kondisi fermentasi untuk menghasilkan tepung termodifikasi yang optimal adalah waktu fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh optimasi fermentasi umbi talas terhadap organoeleptis dan kadar protein pada tepung talas termodifikasi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan dua optimasi waktu fermentasi yaitu fermentasi 48 jam dan fermentasi 72 jam dan uji karakterisasi yaitu uji organoleptis, uji kadar air, uji kadar abu dan uji kadar protein. Hasil penelitian ini menunjukkan organoleptis tepung mocaf, tepung talas, tepung talas termodifikasi berwarna coklat dan putih kecoklatan, bau sedikit asam dan tekstur yang halus. Kadar protein mocaf yaitu 2,17, tepung talas 2,33%, tepung talas termodifikasi 48 jam 3,16%, tepung talas termodifikasi 72 jam 3,53%. Kadar air tepung mocaf 11,31%, tepung talas 8,67%, tepung talas termodifikasi sebesar 10,81%. Kadar abu tepung mocaf 1,13%, tepung talas 2,73%, tepung talas termodifikasi 1,82%. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa  fermentasi 72 jam merupakan hasil yang optimal.
UJI ANGKA LEMPENG TOTAL (ALT) DAN ANGKA KAPANG KHAMIR (AKK) PADA JAMU GENDONG KUNIR ASAM DAN BERAS KENCUR DI PASAR TRADISIONAL KECAMATAN KUWARASAN KABUPATEN KEBUMEN Zubaidah, Siti Nur; Widiastuti, Tri Cahyani; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v2i2.937

Abstract

Jamu gendong merupakan salah satu obat tradisional yang berasal dari bahan baku tanaman obat yang berkhasiat yang diminati oleh masyarakat karena manfaatnya yang dapat menjaga kesehatan serta mengobati penyakit. ALT  dan AKK merupakan  salah satu metode untuk mengetahui mutu jamu secara mikrobiologi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui ada tidaknya cemaran mikroba dan khapang kahmir pada jamu gendong kunir asam dan beras kencur. Sampel jamu diambil dari 6 penjual. Tahap penelitian meliputi pengambilan sampel, homogenisasi sampel, uji angka kapang khamir dan uji angka lempeng total. Data kemudian dianalisis menggunakan uji statistic One Way ANOVA. Hasil uji ALT pada jamu kunir asam dan beras kencur di Pasar Kuwarasan dan Purwogondo memenuhi persyaratan nilai ALT yaitu tidak lebih dari 105. Uji AKK menunjukan jamu beras kencur tidak memenuhi persyaratan nilai AKK yaitu lebih dari 103, sedangkanan jamu kunir asam memenuhi. Hasil uji statistik menunjukan data tidak berbeda signifikan. Kesimpulan hasil penelitian ini yaitu pada uji ALT memenuhi persyaratan mutu, sedangkan uji AKK sampel jamu beras kencur tidak memenuhi syarat AKK
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN UJI BIOAUTOGRAFI EKSTRAK ETANOL DAUN SELEDRI (Apium graveolens L.) TERHADAP BAKTERI Acinetobacter baumannii DAN Staphylococcus epidermidis Nurwaini, Setyo; Zahratunisa, Namira; Maryati, Maryati
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v3i2.1283

Abstract

Daun seledri adalah tanaman yang dipercaya masyarakat mempunyai banyak manfaat, salah satunya sebagai antibakteri untuk infeksi kulit. Acinetobacter baumannii dan Staphylococcus epidermidis merupakan bakteri penyebab infeksi kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri daun seledri (Apium graveolens L.) terhadap Acinetobacter baumannii dan Staphylococcus epidermidis serta mengetahui senyawa yang bertanggungjawab sebagai antibakteri. Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode dilusi cair. Nilai KHM pada penelitian ini belum diketahui, sementara nilai KBM keduanya ada pada konsentrasi 500 mg/mL. Uji KLT (Kromatografi Lapis Tipis) untuk menentukan senyawa yang terdapat pada ekstrak. Daun seledri positif mengandung fenol, flavonoid, terpenoid, dan alkaloid. Hasil uji bioautografi menunjukkan bahwa senyawa yang bertanggungjawab terhadap aktivitas antibakteri pada Staphylococuss epidermidis adalah flavonoid, sedangkan senyawa yang bertanggungjawab terhadap aktivitas antibakteri pada Acinetobacter baumannii belum diketahui.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI TABLET BESI DI PUSKESMAS ADIMULYO Fajrin, Eva Nur Cholifah; Yuniarti, Endang; Khuluq, Muh Husnul
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v3i1.926

Abstract

Ketidakpatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe masih menjadi masalah serius bagi Angka Kematian Ibu (AKI). Kepatuhan ibu hamil berhubungan dengan tingkat pengetahuan dimana semakin rendah pengetahuan menyebabkan zat besi yang tersedia tidak dikonsumsi secara optimal. Data sasaran pemberian tablet besi di Puskesmas Adimulyo sebesar 55,2% berdasarkan estimasi atau 320 ibu hamil dari total sasaran 580 ibu hamil dari bulan Januari-Agustus 2021. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat kepatuhan pada ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet besi di Puskesmas Adimulyo.  Metode Penelitian yang digunakan yaitu observasional dengan rancangan cross-sectional. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling didapatkan 55 ibu hamil.Data diolah menggunakan SPSS-18 dan dianalisis dengan uji spearman rank. Hasil Penelitian didapatkan bahwa pengetahuan ibu hamil diketahui 58,2% memiliki pengetahuan baik, 21,8% cukup, 20,0% kurang. Tingkat kepatuhan ibu hamil diketahui 36,4% tidak patuh, 32,7% patuh dan sangat patuh 30,9%. Hasil uji Korelasi Spearman didapatkan p = 0.002 (p<0,05) dengan nilai r = 0.401 sehinggadapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan terhadap tingkat kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet besi dengan kekuatan korelasi yang sedang

Page 7 of 10 | Total Record : 95