cover
Contact Name
Sugeng Supriyanto
Contact Email
jfks@unimugo.ac.id
Phone
+6281572929655
Journal Mail Official
jfks@unimugo.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Gombong Address: Jl. Yos Sudarso No.461 Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54412. Phone: (0287) 472433 | Email: jfks@unimugo.ac.id
Location
Kab. kebumen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
ISSN : 28092899     EISSN : 28092899     DOI : http://dx.doi.org/10.26753/jfks.v2i1.784
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Farmasi Klinik & Sains (JFKS) mainly focuses a current topic in Pharmaceutical scineces, pharmaceutical management and pharmacy practice are also considered for publication by the Journal. JFKS is open for various fields such as pharmaceutical technology, pharmacognosy and phytochemistry, pharmaceutical microbiology and biotechnology, pharmacokinetics, pharmacology and toxicology, pharmaceutical Chemistry, community and clinical pharmacy, regulatory affairs and management pharmacy, pharmacoeconomic, social Pharmacy.
Articles 95 Documents
Evaluasi Toksisitas Akut Kulit Batang Manihot esculenta Crantz. : Pendekatan In Silico dan In Vitro Sida, Nurramadhani A.
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v5i1.1649

Abstract

Manihot esculenta Crantz has been used in research focused on drug discovery and development. Although the compound content and pharmacological effects of this plant have been widely reported, it is necessary to conduct a toxicity evaluation when developing it as a potential drug candidate to determine its effectiveness and therapeutic potential. This study aims to evaluate the acute toxicity of stem bark of M. esculenta both in silico and in vitro. In-silico toxicology was conducted on 13 compounds using ProTox-II. The indicators assessed were LC50 and organ toxicity such hepatotoxic, carcinogenic, immunotoxicity, mutagenic, nephrotoxic, neurotoxic. The in vitro assay used BSLT with Artemia salina. The mortality percentage of A. salina was calculated to determine the LC50 value. The in-silico results showed five compounds Hydrocyanic acid, beta stigmasterol, 6'-Apiosyllotaustralin, Yucalexin B22, and Yucalexin B14 with a toxicity category of < 5. The in vitro results showed LC50 values for the ethanol and n-hexane fractions of 548.774 and 375.787 µg/mL, respectively. Further in vivo toxicity testing is needed to provide additional evidence of the toxicity of M. esculenta stem bark. The stem bark of M. esculenta is toxic depending on the concentration, with compounds such as hydrocyanic acid, beta stigmasterol, 6'-Apiosyllotaustralin, Yucalexin B22, and Yucalexin B14 suspected to play an important role in the toxic effects.
KAJIAN IN SILICO SENYAWA FLAVONOID EKSTRAK ETANOL BAJAKAH TAMPALA (Spatholobus littoralis Hassk.) SEBAGAI ANTI PARKINSON MELALUI HAMBATAN ENZIM MAO Hartati, Meity; Yuliani, Sapto; Utami, Dwi
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v5i1.1668

Abstract

Penyakit parkinson adalah gangguan pada neurodegeneratif yang ditandai dengan hilangnya progresif neuron dopaminergik otak tengah di Substansia Nigra Pars compacta (SNpc). Pencegahan penyakit Parkinson dapat dilakukan dengan enzim inhibitor MAO-B. Senyawa flavonoid dan polifenolik telah terbukti memiliki aktivitas sebagai antiparkinson melalui penghambatan MAO-B. Salah satu tanaman endemik Indonesia, Bajakah Tampala (Spatholobus littoralis Hassk.) diketahui memiliki komponen senyawa flavonoid dan polifenolik. Tujuan: Untuk mengeksplorasi potensi ekstrak etanol Bajakah Tampala yang kaya flavonoid dan polifenolik sebagai inhibitor MAO melalui studi in silico. Metode: Uji in silico terdiri dari evaluasi Lipinski dan studi farmakokinetik (ADMET) menggunakan program pkCSM, dan uji molekular docking terhadap 15 senyawa flavonoid dan polifenolik dari data HRMS ekstrak etanol kayu Bajakah Tampala pada enzim inhibitor MAO-B (kode PDB: 2V5Z) menggunakan Software Autodock 4.2. Hasil: Berdasarkan prediksi studi profil farmakokinetik maupun hasil evaluasi Lipinski Rule of Five senyawa yang terkandung didalam tanaman Bajakah Tampala (Spatholobus littoralis Hassk.) memiliki profil farmakokinetik yang cukup baik dan memenuhi kriteria dari evaluasi Lipinski Rule of Five, dan memiliki afinitas yang baik untuk validasi docking molekuler. Lima belas senyawa aktif flavonoid ekstrak etanol 70% memiliki potensi menghambat enzim MAO-B dengan binding energy berkisar antara -8,34 hingga -10,28 kcal/mol. Sedangkan native ligan safinamide memiliki binding energi -9,78 Kcal/mol. Kesimpulan: Senyawa tanaman Bajakah Tampala (Spatholobus littoralis Hassk.) memiliki kandungan senyawa aktif yang berpotensi dapat dikembangkan menjadi senyawa obat, dan dapat dilakukan penelitian lebih lanjut secara in vitro dan in vivo sebagai obat antiparkinson. 
Formulasi dan Uji SPF Sediaan Lip Cream Kombinasi Ekstrak Bunga Telang dan Minyak Lemon Rahmawati, Suci; Fatmawati, Annisa; Gunawan, Adhi
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v5i1.1696

Abstract

Paparan sinar ultraviolet (UV), khususnya UV-B, dapat menyebabkan kerusakan kulit termasuk pada area bibir yang memiliki lapisan pelindung tipis. Penggunaan sediaan lip cream sebagai pelindung bibir dari radiasi UV dengan bahan aktif alami kaya antioksidan menjadi solusi potensial. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi dan mengevaluasi sediaan lip cream berbasis kombinasi ekstrak etanol bunga telang (Clitoria ternatea L.) dan minyak lemon (Citrus limon L.) terhadap sifat fisik dan nilai Sun Protection Factor (SPF). Ekstraksi bunga telang dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%, menghasilkan rendemen sebesar 37,4%. Lip cream diformulasi dalam enam variasi formula dengan kombinasi dan konsentrasi berbeda. Evaluasi dilakukan terhadap sifat organoleptik, homogenitas, viskositas, daya sebar, daya lekat, pH, daya oles, dan preferensi hedonik, serta pengujian nilai SPF secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil menunjukkan bahwa seluruh formula memiliki pH dalam rentang aman (6–7) dan tekstur krim homogen. Formula dengan kombinasi ekstrak 1,5 gram dan minyak lemon 0,5 gram (F3) menunjukkan nilai SPF tertinggi sebesar 6,49 (kategori proteksi ekstra). Penambahan kombinasi bahan aktif memengaruhi viskositas dan daya lekat secara signifikan, namun tidak berpengaruh nyata terhadap daya sebar. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak bunga telang dan minyak lemon dapat digunakan sebagai bahan aktif dalam lip cream alami yang efektif sebagai tabir surya.
DETERMINATION OF THEOBROMINE LEVELS IN CHOCOLATE BEVERAGE POWDER BY HPLC METHOD Kusbandari, Aprilia M.Sc.; Safitri, Wida
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v2i1.778

Abstract

Chocolate drinks are one of the processed chocolate products that are popular among the people. Chocolate has a variety of active compounds including protein, fat, carbohydrates, polyphenol compounds, flavonoids and methylxanthine. Theobromine or 3,7-dimethylxanthine is the main ingredient in chocolate which belongs to the methylxanthine alkaloid group. This theobromine has a pharmacological effect as a stimulant. The purpose of this study was to determine theobromine levels contained in chocolate drink powder using the HPLC method. The sample used is chocolate drink beverage in the Umbulharjo Sub-District of Yogyakarta. Qualitative tests were carried out by the Parry test, the Murexide test, and comparing the retention times of samples to theobromine standards. Quantitative analysis was carried out using HPLC instruments with the mobile phase of methanol : water (40:60 v/v) with flow rate of 0.8 mL/minute, running time of 10 minutes, at λ 275 nm and stationary phase C18. Theobromine qualitative test showed that the sample contained theobromine with the Parry test is green solution, and in the Murexide test is violet red as well as the produced a relatively similar retention time of 5,789 minutes for the standard and 5,872 minutes for the sample. The average theobromine level of the three samples per dose for one cup of chocolate beverage was (18,0433 ± 0,8298) mg, (21,1753 ± 0,8716) mg, dan (32,1292 ± 1,4765) mg. Theobromine content of each sample was analyzed by Kruskal Wallis with a confidence level of 95% and the results showed a significant difference with a significance value of 0.002 <0.005. From the results of the study concluded that the sample contains theobromine which is a distinctive compound which is contained in chocolate. 
KENDALA RETENSI TERAPI ANTIRETROVIRAL (ARV) PADA PASIEN HIV/AIDS DI RSUD DR MOEWARDI (RSDM) SURAKARTA JAWA TENGAH Febriyanti, Eka; Sari, Diani Mega; Syahputra, Ghalib Syukrillah; Hasan, Nahrul; Amelia, Ayu; Meilanda, Rastria
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v4i1.1365

Abstract

Terapi Antiretroviral (ARV) bertujuan untuk mengurangi risiko penularan HIV/AIDS, menghambat perburukan infeksi oportunistik, meningkatkan kualitas hidup Orang DenganHIV/AIDS (ODHA) dengan menurunkan jumlah viral load dan meningkatkan jumlah CD4. Kunci keberhasilan terapi ARV adalah mempertahankan retensi. Lost To Follow Up (LTFU) dan kegagalan pengobatan menjadi kendala bagi ODHA dalam mencapai keberhasilan pengobatan ARV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prediktor hambatan mendapatkan retensi pengobatan ARV. Penelitian ini menggunakan rancangan case control dengan jumlah sampel 100 responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode chi-square. Hasil analisis bivariat, prediktor buruknya retensi berdasarkan persepsi pasien terhadap hambatan menjalani terapi ARV adalah kendala biaya transportasi (p=0.002; COR=8.34), kendala jarak perjalanan ke RSDM (p=0.002; COR=5.06), hambatan kesibukan lainnya (p=<0.001; COR=6,64), memiliki Pengawas Menelan Obat (p=0.003; COR=6.64), mengungkapkan status ODHA kepada orang lain (p=0.004; COR= 12.25), dan stigma (p=<0.001; COR= 12,3). Berdasarkan hasil uji multivariat persepsi pasien terhadap hambatan dalam menjalankan terapi ARV yang paling berdampak pada buruknya retensi terapi adalah mengungkapkan status ODHA kepada orang lain (AOR=13.1; p=0.042).
Antioxidant Activity of Bawang Lanang (Allium sativum) as a Natural Product-Based Drug Candidate: A Potential Pharmacological Review Auliya, Shafa; Amin, Saeful
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v5i1.1599

Abstract

Developing natural product-based drugs with antioxidant activity represents a promising field in medicinal chemistry. This research aims to examine the potential of bawang lanang (Allium sativum) as a source of natural antioxidants that can be developed into drug candidates. The review method employs a systematic analysis approach to research related to the antioxidant activity of bawang lanang, biochemical mechanisms, and development prospects in medicinal chemistry. The results showed that the ethanol extract of bawang lanang bulbs has strong antioxidant activity with an IC₅₀ value of 13.85 ppm. In comparison, the ethyl acetate fraction exhibits higher activity with an IC₅₀ of 7.27 ppm. Phytochemical analysis identified the presence of flavonoids, saponins, and tannins that contribute to antioxidant activity. The antioxidant potential of bawang lanang is estimated to derive from organosulfur components, especially allicin and its derivatives, which can scavenge DPPH free radicals. Structural modification of bawang lanang bioactive compounds through medicinal chemistry approaches can potentially improve bioavailability and reduce side effects. In conclusion, bawang lanang has great prospects for development as an antioxidant drug through medicinal chemistry approaches with optimization of active compound structures, pharmacokinetic studies, and toxicity evaluation.
Studi Rasionalitas Penggunaan Obat dengan 10 Penyakit Terbanyak di Puskesmas X Karanganyar Untari, Meta Kartika; Putri, Hapsari Duanda; Qutratu'ain, Syahla; Ermawati, Dian Eka
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v5i1.1702

Abstract

Definisi Penggunaan Obat Rasional (POR) menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah bila pasien mendapatkan pengobatan sesuai dengan kebutuhannya, mendapatkkan obat sesuai dosis serta mendapatkannya dalam periode yang sesuai dengan biaya sesuai jangkauan pasien ataupun masyarkat lain. Terdapat indikator yang digunakan dalam menentukan keberhasilan obat yang rasional berdasarkan Kementerian Kesehatan salah satunya indikator peresepan dan kriteria pengobatan. Untuk menilai rasionalitas antidiabetes digunakan ketepatan indikasi, dosis, durasi, dan frekuensi pemberian dengan menggunakan Pedoman PERKENI. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui persentase penggunaan antibiotik dan injeksi untuk diagnosis tertentu, serta jumlah rata-rata item obat per resep pasien berdasarkan standar Kementerian Kesehatan RI. Dengan mengumpulkan data sekunder dari rekam medis pasien yang dirawat antara bulan Maret dan Mei 2023, didapatkan bahwa penggunaan antibiotik sudah sesuai standar Kemenkes RI; untuk infeksi saluran pernapasan akut non-pneumonia 18,30%, diare non-spesifik 7,69%, penggunaan injeksi untuk myalgia adalah 0%, dan jumlah rata-rata item obat per lembar resep adalah 2,24%. Sedangkan ketepatan penggunaan obat antidiabetes oral pada pasien diabetes melitus tipe 2 adalah 100% rasional untuk indikasi dan frekuensi pemberian, 79,57% rasional untuk dosis, dan 64,52% rasional untuk ketepatan obat.  
ANALISIS PENGARUH STRATEGI BAURAN PEMASARAN DAN IMPLEMENTASI PHARMACEUTICAL CARE TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI APOTEK PELENGKAP RSUP PROF. DR. R.D. KANDOU MANADO Parwati, Dian; Manawan, Fridly; Jayanto, Imam; Astuti, Ni Nyoman Sri Widya; Chandra, Salsabila Stefani; Mait, Mutiara G
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v5i2.1902

Abstract

Bisnis kefarmasian mengalami perubahan signifikan akibat perkembangan teknologi dan perubahan kebijakan di bidang kesehatan. Salah satu sarana kefarmasian yang merujuk pada bisnis farmasi adalah Apotek yang merupakan bagian dari UMKM di bidang perdagangan, serta turut membantu meningkatkan perekonomian di Indonesia. Pada pelaksanaannya, orientasi pemasaran farmasi di Apotek tidak hanya terbatas pada produk tetapi juga diterapkannya pharmaceutical care. Salah satu penilaian terbaik tercapainya pharmaceutical care adalah Kepuasan Pasien. Tingginya angka kepuasan pasien dapat mengoptimalkan efektivitas terapi dan meningkatkan profit Apotek. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh strategi bauran pemasaran dengan elemen 7P (product, price, place, promotion, people, process dan physical evidance) terhadap implementasi pharmaceutical care untuk meningkatkan kepuasan pasien di Apotek Pelengkap RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado. Metode penelitian yang dilakukan adalah quantitative observasional dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner sebayak 100 responden yang memenuhi kriteria inklusi yaitu yang mampu berkomunikasi dengan baik, melihat dan membaca dengan baik, dan berusia lebih dari 12 tahun. Data dianalisis menggunakan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan kepuasan pasien dipengaruhi oleh kualitas pelayanan kefarmasian, kualitas produk, kompetitif harga, lokasi sarana kefarmasian dan Sumber Daya Manusia
THE TREND OF STUDIES RELATED TO MYASTHENIA GRAVIS AND GENETICS IN VARIOUS POPULATIONS AROUND THE WORLD Fitri, Dwiki; Irham, Lalu Muhammad; Sulistyani, Nanik; Adikusuma, Wirawan; Sianu, Rahman S; Ma’ruf, Muhammad
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v5i2.1944

Abstract

Myasthenia gravis (MG) is an autoimmune disease involving the neuromuscular junction, mainly influenced by antibodies to acetylcholine receptors. In addition, antibodies to Muscle-Specific Kinase (MUSK), Low-Density Lipoprotein Receptor-Related Protein 4 (LRP4). It is essential to determine publication trends regarding Myasthenia gravis because, currently, there are no studies that describe Myasthenia gravis publication trends related to genes in this field of study. Bibliometric analysis is used to see research trends, including frequently used keywords, most published journals, most cited publishers, author agencies, and collaboration between authors depicted in visualization using the VOSViewer application. Bibliometric analysis shows that the research trend is increasing from 1969 to 2023. The most frequently used keywords are myasthenia gravis, human, autoimmune disease, genetics, and article. The leading information related to the data is that the average annual publication is 5.89%, and the average citation for documents is 13.9%. Indonesia, as one of the countries experiencing Myasthenia gravis, has excellent potential to increase the number of research articles, which can be a means of exchanging knowledge, ideas, and technology and also has the potential for collaboration with other countries
FORMULATIONS OF ANTIOXIDANT Saccharum officinarum (Linn.) LEAFS EXTRACT LOTION WITH DPPH (1,1- Diphenyl-2- Picryhydrazyl) Wijayanto, Arif; Herdianty, Juvita; Budiawan, Antonius
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v5i2.1751

Abstract

Ekstrak daun Saccharum officinarum (SO) mengandung asam fenolat dan flavonoid aglikon trisin (5,7,4-trihidroksi-3,5-dimetoksiflavon). Senyawa fenolik dan flavonoid dalam SO telah dilaporkan memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, antimutagenik, dan sebagai inhibitor tirosinase yang kuat. Losion merupakan sediaan kosmetik yang berfungsi untuk melembapkan dan melindungi kulit dengan memberikan efek menenangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi ekstrak daun SO terhadap kualitas fisik dan aktivitas antioksidan losion. Penelitian ini merupakan studi eksperimental yang melibatkan formulasi losion dengan konsentrasi ekstrak daun SO sebesar 2,5%, 5%, dan 7,5%. Aktivitas antioksidan dievaluasi menggunakan metode DPPH (1,1-Difenil-2-Pikrilhidrazil) untuk mengukur kemampuan ekstrak dalam menangkap radikal bebas. Hasil menunjukkan bahwa losion ekstrak daun SO memiliki tekstur lembut, warna hijau, dan aroma khas daun SO. Uji pH, viskositas, daya lekat, dan uji daya sebar memiliki nilai signifikansi 0,00

Page 9 of 10 | Total Record : 95