cover
Contact Name
Duano Sapta Nusantara
Contact Email
duanosaptanusantara@unja.ac.id
Phone
+6282184089102
Journal Mail Official
abdimas.lppm@unja.ac.id
Editorial Address
2nd Floor, Pusat Publikasi Ilmiah| LPPM | Universitas Jambi Jl. Lintas Jambi - Ma. Bulian KM. 15, Mendalo Darat, Jambi Luar Kota, Muaro Jambi, Jambi, Indonesia 36122
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Published by Universitas Jambi
ISSN : 25801120     EISSN : 25802178     DOI : https://doi.org/10.22437/jkam
Jurnal Karya Abdi Masyarakat (JKAM) adalah jurnal yang diterbikan oleh LPPM Universitas Jambi untuk mempublikasikan dan meyebarluaskan tulisan dan artikel pengabdian masyarakat yang telah dilakukan oleh akademisi, praktisi dan mahasiswa dengan tujuan agar dapat menginspirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. Scope Meliputi: Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Social community, Social science projects; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development.
Articles 415 Documents
Pemberdayaan Masyarakat yang Mengalami Musibah Kebakaran Lahan Dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga dan Menyelamatkan Lingkungan di Desa Catur Rahayu Kecamatan Dendang Kabuten Tanjung Jabung Timur Endriani, Endriani; Achnopa, Yudi; Kurniawan, Agus; Refliaty, Refliaty
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1311.926 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v2i2.6084

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat melalui upaya peningkatan pendapatan rumah tangga petani yang terkena dampak kebakaran lahan dan hutan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Catur Rahayu Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. Pertimbangan utama pemilihan lokasi dan masyarakat adalah di samping merupakan wilayah terkena dampak karlahut 2015 juga merupakan petani kelapa sapi sawit yang sedang menghadapi kegiatan replanting sawit sehingga perlu pengembangan ekonomi alternatif untuk menjadi persiapan bagi rumah tangga dalam menghadapi kehilangan pendapatan sementara (temporary loss income) selama masa replanting sampai kelapa sawit menghasilkan. Metode pelaksanaan adalah : (1) penyuluhan dan pendidikan kepada masyarakat tentang kepedulian terhadap pencegahan kebakaran lahan hutan, (2) pembelajaran masyarakat mengenai replanting pada lahan pasca kebakaran, (3) demplot sebagai percontohan penerapan teknologi yang ditawarkan khususnya dalam upaya revegetasi lahan pasca kebakaran dan terdampak kabut asap. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa : (1) Pemberdayaan kelompok tani melalui kegiatan pelatihan dan praktek lapang (demplot) mampu meningkatkan ketrampilan anggota dalam menerapkan teknologi, (2) Introduksi teknologi pengomposan kotoran sapi telah mendorong tumbuhnya usaha pengomposan skala rumah tangga, ditandai dengan telah diadopsinya teknologi pengomposan oleh 9 orang petani. Penguasaan teknologi pengomposan kotoran sapi dapat memicu tumbuhnya usaha agroindustri, khususnya pengomposan di lingkungan kelompok tani Desa Catur Rahayu, (3) Penerapan teknologi biokompos pada usaha tani mentimun dapat mengurangi biaya produksi, meningkatkan hasil tanaman, serta meningkatkan pendapatan dengan R/C masing-masing 4,12. Dapat dikatakan bahwa teknologi trichokompos yang diterapkan pada kelompok masyarakat sangat layak untuk dilanjutkan, (4) Berdasarkan observasi yang telah dilakukan, dari keseluruhan petani yang terlibat maka sekitar 70% petani telah memiliki kemampuan membuat dan mengaplikasikan pupuk organik, (5) Pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari limbah ternak dan limbah pertanian. Petani mampu dan terampil membuat pupuk kompos dan POC dari limbah rumah tangga, Petani memiliki pengetahuan tentang berbagai limbah rumah tangga, limbah ternak dan limbah pertanian yang dapat digunakan sebagai bahan pupuk organik, serta berdasarkan observasi yang telah dilakukan, dari keseluruhan petani maka lebih dari 80% petani telah memiliki kemampuan melakukan pembuatan POC dan kompos dengan benar dari bahan sampah rumah tangga, (5) Sikap positif dan motivasi yang tinggi dari para petani selama mengikuti kegiatan PPM
Pemanfatan Limbah Hasil Pengolahan Sumber Daya Alam Pesisir untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Sekitar Hutan Mangrove Pangkal Babu T, Rike Puspitasari; Paiman, Asrizal; Achmad, Eva; Fazriyas, Fazriyas; Anggraini, Riana
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1128.303 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v2i2.6085

Abstract

Salah satu sentra pengahasil kelapa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat adalah di Dusun Bahagia, Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir. Di Desa Tungkal I khususnya di Dusun Bahagia, sebagaian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani kelapa. Besarnya potensi kelapa yang dihasilkan, membuat limbah batok dan sabut kelapa tersedia melimpah dan belum dimanfaatkan secara maksimal. Limbah kelapa ini bisa diolah melalui teknologi sederhana menjadi produk briket arang dan cocopeat, sehingga diharapkan bisa menjadi salah satu tambahan kegiatan dan penghasilan dari masyarakat sekitar hutan mangrove Pangkal Babu. Kegiatan pengabdian ini diberikan kepada dua mitra yaitu kelompok tani bakau lestari dan kelompok tani wanita RT.08 Dusun Bahagia. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan, demonstrasi, praktek dan evaluasi. Dari hasil kegiatan mitra telah memahami manfaat dari briket arang dan cocopeat serta mitra sudah terampil mengolah limbah batok dan sabut kelapa ini menjadi briket arang dan cocopeat. Kuantitas dan kualitas briket arang dan cocopeat yang dihasilkan masih perlu ditingkatkan lagi agar dapat meningkatkan perekonomian dan pendapatan rumah tangga mitra.
Pembuatan Alat Peraga Pembelajaran Biologi Bagi Guru-Guru SMP Negeri 22 Kota Jambi dan SMP Negeri 30 Muaro Jambi Yelianti, Upik; Anggereini, Evita; Asra, Revis
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.84 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v2i2.6086

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk membantu para guru IPA khususnya guru biologi dalam merancang dan membuat alat peraga yang dapat digunakan dalam pembelajaran biologi di SMP. Kegiatan ini diawali dari analisis kebutuhan bahwa banyak sekolah yang tidak memiliki fasilitas laboratorium yang memadai yang menunjang proses belajar mengajar, maka alat peraga merupakan salah satu solusi dari permasalahan tersebut. Pelaksanaan kegiatan PPM di Kota Jambi dilakukan di 2 sekolah yaitu SMP N 22 dan SMP N 7 Kota Jambi yang melibatkan MGMP guru-guru IPA sebanyak 30 orang. Sedangkan kegiatan PPM di SMP N 30 Muaro Jambi hanya melibatkan guru-guru IPA dan siswa SMP N 30 serta Guru IPA SMP N 7 Muaro Jambi dengan peserta sebanyak 25 orang. Kegiatan ini diisi dengan materi: Pengenalan tentang pentingnya alat peraga dalam pembelajaran, demonstrasi serta praktek membuat alat peraga. Alat peraga yang dibuat antara lain: sistem Peredaran Darah Manusia, Sistem Eksresi, Sistem Pencernaan, dan Sistem Pernafasan pada Manusia. Kegiatan ini diikuti oleh para peserta dengan serius dan sangat antusias serta mendapatkan respon yang baik sekali. Dari kegiatan PPM ini dapat disimpulkan bahwa pembuatan alat peraga pembelajaran IPA khususnya biologi telah dilaksanakan dengan respon guru-guru yang sangat baik. Selanjutnya disarankan kepada guru-guru IPA untuk dapat menggunakan alat peraga yang telah dibuat dalam pembelajaran dan juga dapat mengembangkan alat-alat peraga IPA pada materi lainnya. Kegiatan PPM ini pada masa yang akan datang dapat juga dilakukan pada sekolah-sekolah sasaran lainnya dengan materi yang sama ataupun berbeda.
Pengembangan Media Pemasaran (Website) Produk Pertanian di Desa Tangkit Baru Kecamatan Sungai Gelam Muaro Jambi Nurfatiyah, Pera; Marsal, Jefri; Aminoto, Tugiyo
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.711 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v2i2.6088

Abstract

Desa Tangkit baru merupakan salah satu desa agropolitan yang sangat potensial dalam pengembangan produk pertanian. Potensi sumber daya lahan yang mendukung untuk penanaman tanaman hortikultura seperti nanas dan rambutan serta didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki pemikiran maju dan senantiasa kreatif menciptakan produk olahan pertaniannya membuat desa ini sangat terkenal sebagai desa yang maju. Kendala yang dihadapi adalah kurangnya akses informasi terutama dalam hal memasarkan produk pertanian. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat (PPM) adalah mengembangkan media pemasaran produk pertanian (website) agar dapat digunakan petani dan PPL (Penyuluh Pertanian Lapang) dalam membantu mencari informasi pertanian dan memasarkan produk pertanian. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini dimulai survey, analisis kebutuhan audiens, pembuatan rancangan sesuai dengan analisis audiens, uji coba media, pengembangan media pemasaran website, sosialisasi, pelatihan, monitoring dan evaluasi. Pada kegiatan survey dan analisis audiens, pembuatan rancangan media pemasaran website, uji coba oleh tim pakar, pengembangan media yaitu kegiatan revisi media berdasarkan penilaian dari tim pakar, sosialisasi dan pelatihan, monitoring penggunaan website oleh petani dan PPL serta evaluasi kegiatan. Target kegiatan pengabdian pengembangan media pemasaran website ini yaitu petani yang diwakili oleh ketua kelompok tani dan PPL di Kecamatan Sungai Gelam agar mampu menggunakan website tersebut dalam mengakses informasi produk pertanian dan memasarkannya melalui website. Website yang telah dirancang akan didaftarkan pada situs web sehingga petani dan PPL dapat mengakses dimana dan kapan saja mereka berada. Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah : (1) Mendorong pihak pemegang keputusan (Kepala Dinas pertanian, Kepala Balai penyuluhan pertanian dan Kepala desa) untuk senantiasa mendorong dan memberikan fasilitas peralatan yang lebih menunjang dalam pengembangan jaringan teknologi informasi pertanian untuk masuk ke desa sehingga mudah diakses oleh petani, (2) Dengan masukkan internet ke desa dan adanya ketrampilan petani dalam menggunakan intenet melalui media rancangan media website dapat memberikan peluang yang besar bagi petani dalam memperluas wawasan dan akses pemasaran ke luar daerah Provinsi Jambi, (3) Menumbuhkan kesadaran, semangat dan motivasi petani dalam memproduksi produk pertanian dan hasil olahannya dan membantu pekerjaan PPL karena adanya variasi metode dalam penyampaian materi penyuluhan yang dapat menggunakan website dan (4) Produk Media pemasaran produk pertanian (website) di desa Tangkit baru
Pendidikan Kesehatan dan Pelatihan Tentang Perawatan Payudara Sendiri (Sadari) Sebagai Upaya Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Guru SMAN 5 Kota Jambi Mulyani, Sri; Rudini, Dini; Sulistiawan, Andika
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.711 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v2i2.6091

Abstract

Penyakit kanker payudara merupakan kanker dengan kejadian tertinggi pada negara maju dan berkembang. Kanker payudara merupakan kanker yang paling umum terjadi pada wanita di seluruh dunia, baik di negara maju dan berkembang. Di negara-negara penghasilan rendah dan menengah angka kejadian kanker payudara terus meningkat ditahun-tahun terakhir. Deteksi dini penyakit merupakan cara yang digunakan untuk mengendalikan kejadian kanker payudara. Ketika kanker payudara dideteksi sejak awal, dan jika diagnosa dan pengobatan yang baik tersedia maka akan memberikan kesempatan yang baik untuk mengurangi kanker payudara. Pada umumnya kematian karena kanker payudara yang terjadi di negara dengan penghasilan rendah dan menengah adalah sebanyak 269.000, dimana banyak wanita dengan kanker payudara didiagnosa pada stadium akhir karena kurangnya kesadaran untuk deteksi dini dan hambatan dalam pelayanan kesehatan. Terdapat beberapa metode untuk deteksi dini kanker payudara, diantaranya adalah mammografi, USG, MRI payudara dan pemeriksaan fisik SADARI. Mammografi, USG, MRI payudara adalah metode yang dilakukan dengan teknologi khusus yang dilakukan di RS oleh ahli. Penemuan dini kasus kanker payudara juga dapat dengan kesadaran dari individu untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Teknik ini berguna untuk mengetahui adanya perubahan bentuk atau adanya kelainan di payudara mereka sendiri. Deteksi dini dapat menurunkan resiko kematian pada wanita.
Perbaikan Pengelolaan Usaha Kerajinan Tenun Nagari Kubang Kabupaten Lima Puluh Kota Darnetti, Darnetti; Elita, Nelson; Harmailis, Harmailis
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.476 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v2i2.6093

Abstract

Menenun sudah dilakukan sejak dulu kala untuk kebutuhan sandang manusia. Orang Minangkabau menyebut diri mereka sebagai orang beradat, kain tenun tidak bisa dipisahkan dari upacara-upacara adat istiadat.Kain tenun ditinjau dari bahan, cara pembuatan, dan harganya, menunjukkan kemuliaan derajat dan martabat pemakainya. Kondisi ini menjadikan kerajinan tenun sebagai salah satu industri rumah tangga dan memunculkan kelompok usaha kecil dan menengah (UKM) di kalangan masyarakat khususnya di Nagari Kubang Kabupaten Limapuluh Kota. Kelompok usaha kecil dan menengah (UKM) Marni Geneng dan CV Rangkiang adalah mitra dari IbPE Kerajinan Tenun Minangkabau di Nagari Kubang Kabupaten Limapuluh Kota. Kedua UKM ini sepakat untuk bermitra dalam kegiatan IbPE yang diselenggarakan oleh Tim Pengabdian Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh dalam rangka menuju pasar ekspor luar negeri. Tujuan dalam program IbPE pada kedua UKM ini adalah memperbaiki pengelolaan usaha berupa perbaikan administrasi, jumlah dan mutu produk serta promosi untuk memperluas pasar produk. Hasil yang dicapai dalam program IbPE tahun I ini adalah perbaikan adminsitrasi pengelolaan UKM berupa penataan buku kas, buku stok, buku penjualan, buku pembelian, buku tamu tersedia dengan rapi. Pelatihan pewarna alami menghasilkan produk tenun yang berwarna natural. Pelatihan pengembangan motif meningkatkan kualitas produk tenun yang dihasilkan lebih menarik. Pemasangan arah penunjukan jalan pada kedua UKM sehingga lokasi UKM mudah ditemui konsumen. Pemberian kemasan pada produk kedua UKM meningkatkan nilai jual produk tenun UKM.
Penyuluhan Hukum Tentang Merugikan Keuangan Negara Kepada Kepala Desa se-Kecamatan Pemayung Kabupaten Batang Hari Guna Pencegahan Korupsi pada Pemerintahan Desa Lasmadi, Sahuri; Sudarti, Elly
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.613 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v2i2.6095

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi maraknya perilaku korupsi yang berkaitan dengan kerugian keuangan negara yang dilakukan oleh Penyelenggara Negara. Kepala Desa adalah pemegang kekuasaan penyelenggaraan pemerintahan desa. Permasalahannya adalah masih kurangnya tingkat pengetahuan dan pemahaman mitra terhadap UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi; dan Perda Kab. Batang Hari Tentang Pengelolaan Keuangan Desa; dan akibat-akibat hukum jika terjadi penyalahgunaan pengelolaan keuangan desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk: (1). Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mitra Kepala Desa beserta Perangkat Desa tentang UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Perda Kabupaten Batang Hari tentang pengelolaan keuangan desa; (2). Meningkatkan kemampuan mitra dalam menyampaikan ide pemikiran kegiatan terkait dengan pencegahan tindak pidana korupsi pada pemerintahan desa. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif diharapkan mitra dapat berperan aktif dalam kegiatan penyuluhan hukum dalam bentuk (1) Ceramah Sosialisasi UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi; dan Perda Kabupaten Batang Hari tentang Pengelolaan Keuangan Desa; (2) Penyuluhan hukum tentang isi UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi; dan Perda Kabupaten Batang Hari tentang Pengelolaan Keuangan Desa dan akibat-akibat hukum jika terjadi penyalahgunaan pengelolaan keuangan desa. Kesimpulan: Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa akseptabilitas yakni tingkat penyerapan mitra terhadap kegiatan mengalami peningkatan yang diukur dari tingkat pengetahuan dan pemahaman tentang materi kegiatan, yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang isi Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo UU No 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa. serta mampu menyampaikan ide atau pemikiran berkaitan dengan pencegahan secara dini tindak pidana korupsi di kalangan Perangkat Desa. Saran: Kegiatan penyuluhan sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya Perangkat Desa tentang masalah korupsi. Kegiatan penyuluhan dapat dilakukan secara berkelanjutan dan terencana.
Pemanfaatan Ubi Kayu Menjadi Tepung Mocaf untuk Diversifikasi dan Peningkatan Pendapatan Usaha Mikro Kecil Menengah di Desa Serasah Kabupaten Batang Hari Indriyani, Indriyani; Gusriani, Ika; Rahmayani, Irma
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.472 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v2i2.6096

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan dan informasi pada masyarakat Desa Serasah Kecamatan Pemayung Kabupaten Batang Hari khususnya Usaha Mikro Kecil Menengah Melati dan Seroja tentang pemanfaatan ubi kayu menjadi tepung ubi kayu yang dimodifikasi (Modified Cassava Flour/Mocaf) sebagai bahan diversifikasi tepung terigu pada pembuatan aneka kue khususnya brownies, Penabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan dengan cara penyuluhan cara membuat Mocaf dan memperlihatkan produk Mocaf hasil pengolahan dari Ubi Kayu, presentasi dan praktek langsung cara pemanfaatan Mocaf terhadap salah satu produk Kue, selanjutnya mempresentasikan dan memperlihatkan pengemasan yang baik dan benar sesuai standar pengemasan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di dilakukan di Balai Desa Serasah Kabupaten Batang Hari. Kesediaan dan partisipasi aktif masyarakat selama proses berlangsung sangat tinggi. Hal ini diperlihatkan dengan antusiasme masyarakat yang ingin diberi kesempatan untuk melakukan proses pemanfaatan Mocaf menjadi produk olahan kue yang lain selain Brownies. Pada bagian akhir, kedua mitra mendapat Bantuan berupa Alat Penunjang Produksi diantaranya Oven Listrik, Mixer dan Kompor Gas. Kesimpulan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini sangat diapresiasi oleh kedua Mitra untuk kedepannya akan memanfaatkan Tepung Mocaf sebagai pengganti Tepung Terigu dan sebagai salah satu solusi mengatasi ketergantungan terigu pada pelaku usaha Kue dan Makanan Tradisional.
Pembinaan Kelompok Usaha Bersama Desa Nyogan Menuju Desa Sejahtera Mandiri Lestari, Ardiyaningsih Puji; Octavia, Ade; Novra, Ardi; Syarif, Agus
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.725 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v2i2.6097

Abstract

Di Desa Nyogan terdapat 24 kelompok usaha bersama (KUBE) yang mengelola 12 jenis usaha. Dalam menjalankan usahanya terdapat beberapa masalah yang muncul. Faktor penyebab masalah tersebut antara lain (1) Pemilihan jenis kegiatan usaha kelompok usaha bersama yang kurang tepat dengan kebutuhan masyarakat desa (2) Keterbatasan kemampuan anggota dalam menguasai pengetahuan yang berkaitan dalam menjalankan usaha (3) Keterbatasan atau bahkan tidak adanya kegiatan pengawalan atau pendampingan, dan (4) Kemampuan manajerial yang rendah. Solusi permasalahan yang dapat dilakukan adalah melalui penguatan sumber daya masyarakat dan penguatan usaha keswadayaan masyarakat. Kegiatan yang dilakukan yaitu (1) Pendidikan dan Latihan (Diklat) untuk peningkatan sumber daya manusia sehingga menghasilkan individu yang kreatif inovatif, (2) Melakukan visit study ke pelaku usaha yang dinilai sukses sehingga diharapkan mampu meningkatkan motivasi dan perluasan wawasan anggota KUBE, dan (3) Melakukan pendampingan untuk dapat membantu mengatasi permasalahan permasalahan yang muncul sehingga keberlanjutan usaha dapat lebih terjamin. Hasil yang didapat dari kegiatan ini (1) Peserta merasakan manfaat yang besar dari pelaksanaan kegiatan pengabdian ini, (2) KUBE yang putus asa dan akan menutup usahanya mulai terlihat bersemangat dan berencana untuk mengaktifkan kembali usaha kelompok bersamanya, (3) Peserta KUBE berkolaborasi antar kelompok usaha bersama untuk menerima pesanan paket dari konsumen, (4) Peserta mulai memahami bahwa dalam melakukan usaha tidak selalu langsung menjadi sukses melainkan dapat mengalami hambatan yang berasal dari dalam kelompok maupun luar kelompok dan (5) Adanya keinginan bersama masyarakat dan desa untuk menggali potensi desa untuk dijadikan desa wisata yang dapat menarik wisatawan sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pembinaan Manajemen Praktis Pada Home Industry Keripik Singkong di Desa Pematang Gajah Muaro Jambi Amin, Shofia; Hasbullah, Husni
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.833 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v2i2.6099

Abstract

Usaha kuliner yang lahir dari hasil kreativitas ide dengan memanfaatkan hasil alam sekitar ataupun kuliner warisan nenek moyang khas suatu daerah merupakan bagian dari ekonomi kreatif yang wajib didukung. Desa Pematang Gajah Kabupaten Muaro Jambi merupakan desa yang subur untuk bercocok tanam. Salah satu tanaman yang mudah tumbuh dan berkembang adalah singkong. Bila singkong hanya dimakan dengan cara direbus atau digoreng, tentu tidak banyak hasil produksi yang terserap di pasar. Karena itu diperlukan kreativitas untuk mengolah singkong tersebut menjadi kuliner lain yang tahan lama namun tetap mengedepankan aspek hygienis. Salah satunya adalah kripik singkong dengan berbagai rasa. Dari survey awal ditemukan, usaha kripik singkong tersebut dimiliki dan dijalankan bersama keluarga, belum ada pembagian kerja yang profesional, produk belum bermerk dan sistem pemasaran masih dari mulut ke mulut. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan pendampingan dan pembinaan terhadap penerapan manajemen praktis dalam mengelola usaha kripik singkong. Melalui pendampingan dan pembinaan ilmu manajemen ini diharapkan semangat wirausaha dan volume penjualan keripik akan meningkat.

Page 4 of 42 | Total Record : 415