cover
Contact Name
Zaenal Arifin
Contact Email
arifin1169@gmail.com
Phone
+62822 1856 0919
Journal Mail Official
incomejurnal@gmail.com
Editorial Address
Blok Salasa RT 004/RW 005, Ds. Trajaya, Kec. Palasah, Kab. Majalengka, Jawa Barat.
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement
Published by Edupedia Publisher
ISSN : 29620023     EISSN : 29617677     DOI : https://doi.org/10.56855/income
Fokus dan Ruang Lingkup Artikel yang dimuat dalam INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. 
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2026)" : 12 Documents clear
Pelatihan Pengembangan Modul Ajar Matematika Model APOS Berbantuan Geogebra kepada Guru MGMP Matematika SLTA Kota Bengkulu Hanifah, Hanifah; Susanta, Agus; Sumardi, Hari; Muchlis, Effie Efrida; Hera, Alma
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i1.1822

Abstract

Model Pembelajaran Aksi Proses Objek Skema (Model APOS) dirancang untuk pembelajaran berpusat pada mahasiswa/siswa dan berbantuan komputer, yang dilengkapi dengan Modul Ajar Berdiferensiasi. Diterapkannya kurikulum merdeka yang menuntut agar pelaksanaan pembelajaran dilengkapi dengan peralatan teknologi informasi, menjadi terbuka kesempatan bagi guru untuk menggunakan Model APOS berbantuan  Geogebra dalam pembelajaran matematika di sekolahnya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kota Bengkulu tentang pengembangan modul ajar berdiferensiasi materi matematika. MGMP ini adalah wadah bagi guru-guru dengan mata pelajaran yang sama untuk berkumpul, berdiskusi, dan bertukar pengalaman demi meningkatkan profesional dan kualitas pembelajaran. Metode pelaksanaan berupa Metode Demontrasi dimana  Modul Ajar fungsi kuadrat berbasis Model APOS berbantuan software Geogebra dibagikan kepada peserta, peserta mengikuti arahan fasilitator untuk menerapkannya. Fasilitator menyampaikan materi meliputi pengenalan tools geogebra, visualisasi garis, dan fungsi kuadrat. Peserta mengikuti arahan yang ada pada Modul Ajar yang diberikan. Fasilitator meminta peserta untuk bergantian mendemontrasikan hasil kerjanya menjawab Modul Ajar di depan kelas. Masing peserta juga diminta untuk membuat soal tentang fungsi kuadrat lainnya untuk semua kemungkinan posisi gambar yaitu terbuka ke atas atau ke bawah, memotong sumbu x atau menyinggung sumbu x dan lainnya. Selanjutnya fasilitator mengedarkan angket respon. Hasilnya para peserta memberikan respon sangat positif terhadap pelaksanaan Modul Ajar yang diberikan dengan nilai rata-rata 89,167.
Pelatihan Penggunaan Kahoot Untuk Pembelajaran Kontekstual Berbasis Lingkungan Bagi Guru SD N 13 Rejang Lebong Fitriyana, Nur
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i1.1855

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru SD Negeri 13 Rejang Lebong dalam memanfaatkan aplikasi Kahoot sebagai media pembelajaran interaktif yang berorientasi pada konteks lingkungan lokal. Kegiatan diawali dengan analisis kebutuhan yang menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum familiar dengan Kahoot dan memerlukan pelatihan teknis. Berdasarkan temuan tersebut, tim PKM menyusun pelatihan yang meliputi pengenalan aplikasi, penyusunan kuis, pendampingan teknis, serta integrasi konteks lokal seperti Tari Kejei, Taman Wisata Tebing Suban, Air Terjun Tri Sakti, dan Suban Air Panas. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka dan berlangsung interaktif. Guru tidak hanya menerima materi tetapi juga langsung mempraktikkan pembuatan kuis berbasis konteks lingkungan. Seluruh peserta berhasil membuat kuis Kahoot yang siap digunakan dalam pembelajaran. Evaluasi melalui pretest–posttest menunjukkan peningkatan pemahaman lebih dari 20 poin, dan hasil angket memperlihatkan bahwa guru merasa pelatihan mudah diikuti, bermanfaat, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak berkelanjutan dalam peningkatan kompetensi guru dan pemanfaatan teknologi pembelajaran digital di SD Negeri 13 Rejang Lebong.
Program Digitalisasi Peta Tanah Kalurahan dan Sultan Ground di Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Lestari, Rini Fathoni; Yogyanti, Galih Citra; Salsabila, Huwaida Nur; Arent, Ease; Handayani, Fitri
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i1.1858

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perangkat kalurahan di Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul dalam memahami, mengelola, dan memanfaatkan data digital terkait Tanah Kalurahan dan Sultan Ground. Permasalahan utama yang dihadapi ialah data pertanahan yang masih berbentuk arsip manual, tidak terstandardisasi, serta belum terdigitalisasi sehingga menimbulkan potensi kesalahan administrasi, tumpang tindih pemanfaatan lahan, dan lemahnya pengawasan aset desa. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini dilaksanakan melalui identifikasi dokumen legal, survei lapangan, Focus Group Discussion (FGD), pengolahan data spasial, serta sosialisasi pemanfaatan peta digital. Hasil kegiatan berupa peta digital Tanah Kalurahan dan Sultan Ground untuk empat kalurahan, Gilangharjo, Wijirejo, Triharjo, dan Caturharjo, serta rekapitulasi persil yang lebih akurat dan mudah diverifikasi. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman perangkat desa mengenai pembacaan peta digital, verifikasi batas, dan pemanfaatan teknologi GIS sebagai instrumen tata kelola aset. Secara keseluruhan, digitalisasi peta terbukti mendukung transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas pengelolaan tanah kalurahan dan Sultan Ground secara berkelanjutan.
DigitalPreneur Muda: Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Teknologi dan Kreativitas untuk Siswa SMA Istikomah, Endang; Yuliani, Sri; Widiati, Indah; Irawan, Hendra; Azzahra, Lazira
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i1.1893

Abstract

Program DigitalPreneur muda sangat penting untuk menyiapkan siswa SMA menjadi wirausahawan kreatif di era digital. Permasalahannya, siswa belum mampu mengembangkan ide bisnis berbasis teknologi secara inovatif. Banyak siswa masih bingung membuat konten, kurang memahami pemasaran digital, dan belum mendapatkan pelatihan kewirausahaan secara terstruktur, sehingga potensi mereka belum berkembang optimal. Program DigitalPreneur muda ini bertujuan membekali siswa SMA Negeri 1 Pekanbaru dengan keterampilan kewirausahaan digital dan kreativitas dengan harapan dapat menumbuhkan jiwa wirausaha muda serta mendorong tumbuhnya industri kreatif lokal. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan secara tatap muka dengan melibatkan siswa secara aktif untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan digital. Program ini dirancang berkelanjutan melalui pelibatan guru, pembentukan komunitas siswa, dan pemantauan pasca pelatihan. Hasil kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman konsep berwirausaha digital, memiliki kemampuan awal dalam menghasilkan produk kreatif, serta keterampilan dasar dalam membuat dan memanfaatkan akun media sosial bisnis. Selain itu, siswa mulai mampu menyusun rencana bisnis sederhana. Program ini memberikan kontribusi awal dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan digital di kalangan siswa dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut melalui pendampingan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Optimalisasi Ecoliterasi Siswa Sekolah Dasar Negeri Jurangombo 5 Kota Magelang melalui Pemanfaatan Limbah Kertas menjadi Kerajinan Kreatif Palupi, Bening Sri; Maulidia, Eka Nur; Lestari, Yeni; Calwani, Zuhri; Firdaus, Nurul Hidayah
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i1.1904

Abstract

Limbah kertas di lingkungan sekolah dasar maish belum dimanfaatkan secara optimal dan umumnya berakhir sebagai sampah. Kondisi tersebut juga terjadi di SD Negeri Jurangombo 5, Kota Magelang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan ecoliterasi siswa melalui pemanfaatan limbah kertas menjadi kerajinan kreatif. Metode yang digunakan adalah penyuluhan yang dipadukan dengan pelatihan praktik langsung. Kegiatan dilaksanakan pada 17-26 November 2025 dengan melibatkan 158 siswa kelas I sampai VI. Siswa diberi pemahaman tentang konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), kemudian dilatih membuat kerajinan dua dimensi menggunakan bubur kertas berwarna pada media karton. Evaluasi dilakukan melalui observasi keaktifan, penilaian, hasil karya, dan wawancara singkat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sekitar 80% siswa mampu menghasilkan karya dengan tingkat kerapian dan kreativitas yang baik serta menunjukkan kesadaran terhadap pemanfaatan limbah kertas. Hasi karya juga dimanfaatkan sebagai dekorasi sekolah. Dengan demikian, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan ecoliterasi, kreativitas, dan sikap peduli lingkungan siswa sekolah dasar.
Penguatan Kompetensi Guru Matematika SMP dalam Merancang Pembelajaran Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka Sujadi, Imam; Andriatna, Riki; Kurniawati, Ira; Wulandari, Arum Nur; Nursanti, Yuli Bangun
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i1.1946

Abstract

Satuan pendidikan melalui Kurikulum Merdeka berkewajiban untuk memfasilitasi siswa dalam memaksimalkan potensi dan kemampuan individu setiap siswa, salah satunya melalui pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pembelajaran yang didasarkan pada kebutuhan siswa, baik kesiapan belajar siswa, minat belajar, dan profil belajar siswa. Akan tetapi, terdapat hambatan yang dialami oleh guru, khususnya guru Matematika SMP di kota Surakarta, dalam memahami pembelajaran berdiferensiasi, baik secara konsep maupun pelaksanaannya. Guru masih mengalami hambatan dalam menyusun alur dan proses pembelajaran berdiferensiasi. Untuk itu, dilakukan pelatihan implementasi pembelajaran berdiferensiasi yang melibatkan guru Matematika SMP di kota Surakarta sebanyak 20 orang. Adapun tahapan kegiatan yang dilakukan yaitu: (1) penyampaian materi mengenai kebijakan Kurikulum Merdeka dan pembelajaran berdiferensiasi; dan (2) perancangan pembelajaran matematika pembelajaran berdiferenisasi. Kegiatan pelatihan memberikan pemahaman kepada guru Matematika SMP kota Surakarta terkait pembelajaran berdiferensiasi, pada aspek konsep pembelajaran berdiferensiasi maupun merancang pembelajaran matematika dengan pendekatan pembelajaran berdiferenisasi melalui menggunakan kerangka backward design.
Sosialisasi Potensi Vegetasi Mangrove Sebagai Habitat Kepiting Bakau di Desa Cendi Manik, Lombok Barat Diniariwisan, Damai; Diamahesa, Wastu Ayu; Affandi, Rangga Idris; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Mulyani, Laily Fitriani
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i1.1950

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran ekologis dan ekonomis yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, antara lain sebagai penahan abrasi, penyerap karbon, serta habitat bagi biota laut seperti kepiting. Namun, keberadaan mangrove sering terancam akibat alih fungsi lahan, penebangan, dan rendahnya kesadaran masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian mangrove melalui pendekatan edukasi partisipatif. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi partisipatif, praktik penanaman mangrove, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh pemahaman lebih baik mengenai fungsi mangrove dan menunjukkan antusiasme dalam praktik penanaman, dengan jumlah bibit yang ditanam sebanyak ±100 batang di area kosong bekas tumbuhan mangrove. Selain itu, melalui pembentukan kelompok masyarakat peduli mangrove sebagai upaya keberlanjutan untuk dapat mengawasi dan menjaga. Kegiatan ini termasuk pada edukasi berbasis partisipasi aktif yang mampu meningkatkan kesadaran kolektif dan mendorong keterlibatan masyarakat secara langsung dalam konservasi lingkungan pesisir.
Workshop Efektivitas Pencatatan Manajemen Penjualan Berbasis Website Katalog dan Penyusunan Laporan Keuangan pada UMKM Uberman Pondok Cina Pujiati, Desi; Widiastuti, Dwi; Susanto, Herry; Putrie Lestari, Dewi; Marina, Nola
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i1.1961

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menghadapi tantangan besar, terutama dalam hal perubahan pola konsumsi masyarakat dan peningkatan persaingan pasar. Ketergantungan pada metode pemasaran konvensional dan minimnya kemampuan manajerial menjadi hambatan dalam menjaga keberlanjutan usaha. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam mengukur efektivitas manajemen penjualan yang dapat dilihat dari penyusunan laporan keuangan. Oleh karena itu, kegiatan Workshop efektivitas pencatatan manajemen penjualan berbasis website katalog dan penyusunan laporan keuangan pada UMKM Uberman Pondok Cina menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan dalam menyusun laporan keuangan melalui pencatatan penjualan aplikasi katalog berbasis website kepada pelaku UMKM, khususnya komunitas UMKM Uberman Pondok Cina. Kegiatan workshop dilakukan dengan pendekatan yang mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan UMKM Uberman. Pendampingan secara langsung diberikan kepada UMKM dalam penggunaan aplikasi katalog menggunakan smartphone. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman UMKM Uberman dalam menyusun laporan keuangan yang mudah dipahami dan diterapkan dalam bisnis UMKM. UMKM Uberman yang sebelumnya kesulitan dalam mencatat penjualan dalam penyusun laporan keuangan, kini dapat membuat laporan yang membantu dalam memantau kondisi keuangan usaha melalui aplikasi katalog.
Pemasangan Papan Larangan Berburu sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konservasi Burung Air Migran di Pesisir Aceh Gagarin, Yuri; Abdullah, Abdullah; Muarrif, Samsul
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i1.1967

Abstract

Burung air migran merupakan salah satu komponen penting dalam ekosistem pesisir yang berperan sebagai indikator kesehatan lingkungan. Namun, keberadaan burung air migran di wilayah pesisir Aceh menghadapi ancaman berupa aktivitas perburuan yang masih dilakukan oleh masyarakat, salah satunya disebabkan oleh rendahnya tingkat kesadaran dan kurangnya media informasi mengenai larangan berburu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi burung air migran melalui pemasangan papan larangan berburu dalam bentuk spanduk. Kegiatan dilaksanakan di kawasan pesisir Desa Lambadeuk, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, pada tahun 2023. Metode yang digunakan meliputi observasi lokasi, koordinasi dengan masyarakat dan aparatur desa, serta pemasangan spanduk pada lokasi strategis yang merupakan habitat burung air migran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa spanduk larangan berburu berhasil dipasang pada lokasi yang mudah terlihat oleh masyarakat dan berfungsi sebagai media edukasi visual yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konservasi burung air migran. Keberadaan spanduk diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam mendukung upaya konservasi burung air migran dan perlindungan ekosistem pesisir secara berkelanjutan.
Inovasi Media Digital dalam Revitalisasi Kearifan Lokal: Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Kontekstual untuk Guru di Riau Andrian, Dedek; Zaini, Muhibuddin; Fadhilah, M.Rizki; Sthephani, Aulia; Nurhalimah, Siti
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i1.1968

Abstract

Kearifan lokal sebagai identitas bangsa yang mencerminkan nilai dan pandangan hidup masyarakat perlu dilestarikan untuk membentuk generasi yang berkarakter dan berbudaya. Pendidikan menjadi sarana strategis dalam menjaga keberlanjutan nilai tersebut, salah satunya melalui pembelajaran matematika berbasis etnomatematika yang mengaitkan konsep matematika dengan budaya lokal. Agar pembelajaran lebih kontekstual dan menarik, diperlukan pemanfaatan teknologi sebagai media digital, seperti video pembelajaran. Dalam pelaksanaannya, guru memerlukan pendampingan untuk mengoptimalkan penggunaan perangkat Android dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif. Berdasarkan kebutuhan tersebut, dilaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa pelatihan pembuatan media pembelajaran digital. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam proses pembelajaran. Pelatihan dilakukan secara tatap muka melalui penyampaian materi dan workshop praktik pembuatan video pembelajaran menggunakan aplikasi InShot. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 87% guru berhasil menghasilkan video pembelajaran secara mandiri. Guru juga menyampaikan bahwa pelatihan ini membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam mengembangkan media pembelajaran digital yang praktis dan tidak bergantung pada koneksi internet. Kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung inovasi pembelajaran berbasis budaya lokal.

Page 1 of 2 | Total Record : 12