cover
Contact Name
Zaenal Arifin
Contact Email
arifin1169@gmail.com
Phone
+62822 1856 0919
Journal Mail Official
incomejurnal@gmail.com
Editorial Address
Blok Salasa RT 004/RW 005, Ds. Trajaya, Kec. Palasah, Kab. Majalengka, Jawa Barat.
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement
Published by Edupedia Publisher
ISSN : 29620023     EISSN : 29617677     DOI : https://doi.org/10.56855/income
Fokus dan Ruang Lingkup Artikel yang dimuat dalam INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. 
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "vol. 5 no. 3 (2026)" : 10 Documents clear
Pelatihan dan Pendampingan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dalam Mengoptimalkan Luaran Penelitian Aprilla Adawiyah; Siti Maryam; Iis Ristiani; Dinni Nurfajrin Ningsih; Aan Hasanah
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i3.1881

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dirancang untuk mengasah kemampuan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) dalam memaksimalkan luaran penelitian mereka. Melalui serangkaian pelatihan dan pendampingan intensif yang dipandu oleh dosen, program ini menjawab tantangan umum di mana banyak mahasiswa berbakat dalam riset namun kesulitan mengubah potensinya menjadi karya nyata, seperti artikel ilmiah atau produk inovatif. Dengan menerapkan pendekatan pelatihan berjenjang yang disesuaikan dengan tingkat akademik, bimbingan dalam kelompok kecil, serta diskusi reflektif yang dievaluasi melalui pre-test dan post-test, kegiatan ini membuahkan hasil yang memuaskan. Terjadi peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan (dari 3,0 menjadi 4,2), sikap (mencapai 4,3), dan keterampilan (dari 3,0 menjadi 3,8). Program ini berhasil menghasilkan luaran konkret berupa draf artikel ilmiah yang siap dipublikasikan, rancangan produk kreatif, serta proposal untuk penelitian lebih lanjut. Hal ini membuktikan bahwa bimbingan dosen yang terfokus efektif dalam mengubah potensi kreatif mahasiswa menjadi prestasi produktif, yang pada gilirannya memberikan kontribusi nyata bagi dunia akademik dan masyarakat. Tingkat kepuasan peserta yang tinggi (4,1) mengonfirmasi relevansi program ini dengan kebutuhan riil mahasiswa.  
Pendampingan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berbasis Masalah terintegrasi kearifan Lokal Papua melalui Lesson Study untuk Mewujudkan SDGs Aprilita Ekasari; Andi Reski; Algiranto Algiranto
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i3.2128

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SMA Plus Muhammadiyah Merauke dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning/PBL) yang terintegrasi kearifan lokal Papua melalui pendekatan Lesson Study guna mewujudkan pendidikan berkualitas sesuai amanat Sustainable Development Goals (SDGs) Goal ke-4. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif yang mengintegrasikan workshop pelatihan dengan tiga siklus Lesson Study (Plan–Do–See) secara kolaboratif dan berkelanjutan, dilaksanakan selama enam bulan di SMA Plus Muhammadiyah Merauke, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Khalayak sasaran adalah 12 guru mata pelajaran yang mengampu bidang eksakta dan sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor kompetensi guru sebesar 53,3%, dari 54,6 pada pre-test menjadi 83,7 pada post-test. Kegiatan menghasilkan enam set perangkat pembelajaran PBL terintegrasi kearifan lokal Papua yang seluruhnya berada dalam kategori sangat layak (skor rata-rata 3,72/4,00). Keterlibatan aktif peserta didik meningkat dari 62,4% pada Siklus I menjadi 84,2% pada Siklus III Lesson Study. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa sinergi antara PBL, integrasi kearifan lokal Papua, dan Lesson Study terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru, kualitas perangkat pembelajaran, dan keterlibatan peserta didik secara signifikan, sekaligus berkontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs Goal ke-4 di wilayah Papua.
Optimalisasi Minat Baca Anak melalui Program Gerakan Literasi Membaca (GELIGA) Helmiyatun Helmiyatun; Ahmad Ahmad
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i3.2131

Abstract

Gerakan Literasi Membaca (GELIGA) Anak merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan meningkatkan minat membaca anak sejak dini. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya budaya literasi membaca pada anak-anak di lingkungan masyarakat, khususnya di wilayah Kemuning, Desa Banyu Urip, Kecamatan Gerung. Pengabdian ini dilaksanakan pada bulan April 2026 dengan melibatkan 23 siswa sebagai peserta kegiatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendampingan partisipatif melalui kegiatan membaca bersama, pendampingan membaca, permainan edukatif, dan pemberian motivasi belajar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme yang tinggi selama mengikuti program literasi. Anak-anak terlihat lebih aktif dalam membaca, lebih percaya diri dalam memahami bacaan, serta mulai terbiasa memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan yang edukatif. Program GELIGA juga mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan mendukung tumbuhnya budaya membaca di lingkungan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat dan kebiasaan membaca anak sehingga kegiatan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan.
Efektivitas Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Berbasis Simulasi dalam Meningkatkan Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah Dasar Rasidi Rasidi; Kuncoro Dwi Pamungkas; Aprillia Ranting Impian
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i3.2147

Abstract

Kesiapsiagaan bencana di sekolah dasar masih rendah, salah satunya dalam pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan P3K warga SD N Jurang Ombo 4, Kota Magelang, serta membangun sistem kesiapsiagaan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif, demonstrasi, praktik langsung dengan sistem 4 Pos (luka sayat, patah tulang, pingsan, tersedak), dan pendampingan pasca kegiatan. Sebanyak 57 peserta (5 guru, 2 staf TU, 50 siswa kelas 4–6) mengikuti pelatihan pada 6 Maret 2026. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan: nilai rata-rata pretest (55,3) menjadi posttest (92,1) atau peningkatan 36,8poin, Persentase peserta dengan nilai ≥75 melonjak dari 18% menjadi 96%. Seluruh guru (100%) mampu mempraktikkan minimal 4 teknik P3K dengan benar, dan 90% peserta dinyatakan kompeten. Luaran yang dihasilkan meliputi modul P3K, video edukasi, publikasi online, serta kebijakan sekolah berupa SK Tim Siaga Bencana. Mitra BPBD menetapkan sekolah sebagai binaan program SPAB dengan simulasi/intervensi setiap 6 bulan. Disimpulkan bahwa pelatihan P3K berbasis simulasi dengan sistem pos efektif dan dapat direplikasi di sekolah lain.
Pendampingan Penulisan Karya Ilmiah sebagai Bentuk Best Practice dalam Pembelajaran untuk Peningkatan Profesionalisme Berkelanjutan di Wilayah Jakarta Timur Prayuningtyas Wardhani; Gusti Yarmi; Uswatun Hasanah; Yofita Sari
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i3.2150

Abstract

Pengembangan profesionalisme guru merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki guru adalah kemampuan menulis karya ilmiah sebagai bentuk dokumentasi dan diseminasi best practice dalam pembelajaran. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberdayakan guru-guru sekolah dasar melalui pendampingan intensif dalam penulisan karya ilmiah yang bersumber dari best practice pembelajaran mereka. Metode yang digunakan meliputi pelatihan terstruktur, workshop penulisan, dan pendampingan individual secara berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan guru-guru dari beberapa sekolah dasar di Jakarta Timur melalui serangkaian tahapan: sosialisasi pentingnya karya ilmiah, pelatihan teknik penulisan, identifikasi best practice, hingga pendampingan penyusunan naskah karya ilmiah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Antusiasme guru dalam kegiatan yang ditandai dengan berbagai pertanyaan serta pelaksanaan kegiatan berjalan lancar. Sebanyak 89% guru telah memahami kegiatan ini dan terdapat 5 draf artikel yang siap submit.
Asesmen Diagnostik Berbasis Teaching at the Right Level sebagai Dasar Perancangan E-Modul Kurikulum Merdeka bagi Guru MGMP Matematika SMP Kota Pariaman Suherman Suherman; Saddam Al Aziz; Arnellis Arnellis; Maulani Meutia Rani; Sri Novia Martin
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i3.2204

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut guru mampu melaksanakan asesmen diagnostik sebagai dasar pembelajaran berdiferensiasi serta mengembangkan e-modul berbasis teknologi yang mendukung pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL). Namun, kompetensi guru dalam kedua aspek tersebut masih perlu ditingkatkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogik dan teknologi guru MGMP Matematika SMP Kota Pariaman melalui workshop asesmen diagnostik berbasis TaRL dan pendampingan pengembangan e-modul menggunakan aplikasi Heyzine. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan melibatkan 31 guru dari 10 SMP di Kota Pariaman. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, praktik penyusunan asesmen diagnostik, simulasi implementasi TaRL, pelatihan pembuatan e-modul, diskusi, presentasi, serta evaluasi melalui tes awal dan tes akhir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai asesmen diagnostik berbasis TaRL, ditandai dengan hasil tes awal 2,33 meningkat menjadi 3,22 pada hasil tes akhir. Kegiatan ini terbukti meningkatkan kompetensi pedagogik dan penguasaan teknologi guru dalam merancang pembelajaran matematika yang adaptif, berdiferensiasi, dan selaras dengan implementasi Kurikulum Merdeka.  
Pemanfaatan Aplikasi Digital dalam Pengelolaan Laporan Keuangan Sederhana bagi Siswa SMA Heni Agustina; Rizki Amalia Elfita; Novalina Arifianti; Tri Deviasari Wulan
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i3.2336

Abstract

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan pengelolaan keuangan pribadi siswa, terutama dalam pencatatan pemasukan dan pengeluaran, perencanaan penggunaan uang saku, serta pengendalian perilaku konsumtif di era digital. Kemudahan akses transaksi digital dan perkembangan e-commerce menuntut siswa memiliki literasi keuangan yang memadai sejak usia sekolah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan serta kemampuan pengelolaan keuangan pribadi melalui penerapan aplikasi digital Sepran: Catatan Keuangan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan literasi keuangan, implementasi aplikasi, pendampingan penggunaan aplikasi, dan evaluasi kegiatan. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, simulasi kasus, serta praktik langsung penggunaan aplikasi pada perangkat peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami konsep dasar pengelolaan keuangan pribadi, membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun perencanaan penggunaan uang saku, serta mengoperasikan aplikasi Sepran untuk mencatat transaksi keuangan harian. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan memperoleh respons yang sangat positif, yang ditunjukkan melalui antusiasme dan partisipasi aktif peserta selama sesi diskusi, tanya jawab, dan praktik. Luaran kegiatan meliputi terlaksananya program pengabdian bagi 40 siswa, implementasi aplikasi Sepran sebagai media pencatatan keuangan digital, tersedianya dokumentasi dan video kegiatan, serta tersusunnya laporan akhir. Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan literasi keuangan dan membentuk kebiasaan pengelolaan keuangan yang lebih disiplin sehingga mendorong kemandirian finansial siswa secara berkelanjutan.
Pendampingan UMKM Berbasis Transformasi Digital dalam Penguatan Ekonomi di Kampung Cuanki, Kabupaten Garut Dida Farida; Eliya Fatma Harahap; Hedi Cupiadi; Erik Kartiko
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i3.2337

Abstract

Kampung Cuanki di Kelurahan Sukanegla, Kecamatan Garut Kota, merupakan sentra UMKM produksi cuanki yang menaungi sekitar 45 pelaku usaha rumahan. Sebagian besar pelaku usaha masih melakukan pencatatan keuangan secara manual, bahkan keuangan pribadi dan keuangan usaha masih tercampur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan melakukan pendampingan transformasi digital pencatatan keuangan bagi pelaku UMKM Kampung Cuanki menggunakan aplikasi BukuKas. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan langsung, dengan evaluasi menggunakan kuisioner untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas 16 perempuan dan 14 laki-laki, dengan narasumber Ibu Dida Farida dari Universitas Garut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pencatatan keuangan digital, meskipun peserta masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pengetahuan akuntansi dasar dan literasi komputerisasi. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pendampingan transformasi digital efektif meningkatkan pemahaman pencatatan keuangan UMKM, namun perlu ditindaklanjuti dengan penguatan literasi akuntansi dasar dan digital secara berkelanjutan
Sosialisasi dan Edukasi Pemilahan Sampah Rumah Tangga Berbasis Program Kang Pisman di Kelurahan Cijawura, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung Ramayani; Agnes Alzena Syafitri; Renny Sunarny; Dewi Mustikasari; Yuki Hidayat Kusdinar
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i3.2408

Abstract

Peningkatan volume sampah rumah tangga menjadi tantangan pengelolaan lingkungan perkotaan, termasuk di Kelurahan Cijawura, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, seiring keterbatasan kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sarimukti dan masih rendahnya kebiasaan memilah sampah dari sumber. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan praktik pemilahan sampah rumah tangga warga Kelurahan Cijawura sesuai anjuran pemerintah melalui program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan) Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung. Metode pelaksanaan mengikuti kerangka design thinking meliputi tahap empathize, define, ideate, prototype, dan test, melalui sosialisasi dan edukasi door to door oleh mahasiswa dan dosen pendamping lintas program studi kepada rumah tangga, kader RW/RT, PKK, dan Karang Taruna. Hasil kegiatan menunjukkan RW 13 yang menjadi lokasi percontohan telah mendekati kondisi zero waste, enam RW telah memiliki fasilitas Rumah Maggot untuk mengolah sampah organik, dan media edukasi flash card berhasil digunakan dalam sosialisasi kepada masyarakat maupun sekolah. Replikasi praktik baik ke RW lain masih memerlukan pendampingan berkelanjutan karena keterbatasan lahan dan variasi partisipasi warga antarwilayah. Kegiatan ini merekomendasikan penguatan edukasi berkelanjutan, replikasi praktik RW percontohan, dan penerapan umpan balik serta apresiasi warga agar kebiasaan memilah sampah dapat bertahan dalam jangka panjang.
Pemberdayaan UMKM  melalui Optimalisasi Multiplatform Media Sosial sebagai Media Pemasaran Digital Mawar Jannati Al Fasiri; Kartika Novitasari; Karlina Karlina
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i3.2426

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Cirebon dalam memanfaatkan multi-platform media sosial sebagai media pemasaran digital. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah pemanfaatan media sosial yang masih terbatas, terutama dalam pembuatan konten, pengelolaan akun, pemilihan platform, interaksi dengan konsumen, dan evaluasi aktivitas pemasaran digital. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, persiapan, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, evaluasi, dan tindak lanjut. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi praktik, serta monitoring aktivitas media sosial peserta. Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 20 Juli 2026 di Balai Desa Kalikoa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, dengan sasaran pelaku UMKM di wilayah Cirebon. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pemasaran digital, strategi multi-platform, pembuatan konten, optimalisasi akun media sosial, interaksi dengan konsumen, serta pemanfaatan fitur analitik. Peserta juga mampu mempraktikkan pembuatan konten dan pengelolaan media sosial secara lebih terstruktur dan memahami pentingnya penggunaan platform yang sesuai dengan karakteristik usaha dan target konsumen. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan dapat menjadi strategi pemberdayaan yang efektif dalam meningkatkan kapasitas digital UMKM. Keberlanjutan kegiatan melalui monitoring dan pendampingan lanjutan diperlukan agar keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara konsisten dan berkontribusi terhadap perluasan pasar serta peningkatan daya saing UMKM.

Page 1 of 1 | Total Record : 10