cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 2964819X     EISSN : 29642507     DOI : https://doi.org/10.57235
JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health is published twice a year: March and September. E-ISSN: 2964-2507 (Elektronik) P-ISSN: 2964-819X (Cetak) Editor In Chief: T. Heru Nurgiansah, M.Pd DOI: 10.57235 Publisher: CV. Rayyan Dwi Bharata 1. Education 2. Information Technology 3. Social, Political and Cultural 4. Health, Medicine and Nursing/Obstetrics
Articles 781 Documents
Implementasi Monitoring Router Mikrotik Menggunakan Python dan Telegram Bot Rani Indah Sari; Dedy Kiswanto; Yesy Simanjuntak; Raja Ansel Hartama Sihombing
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8761

Abstract

Monitoring jaringan merupakan kegiatan penting untuk menjaga ketersediaan dan kinerja perangkat jaringan. Proses pemantauan yang dilakukan secara manual sering kali menyebabkan keterlambatan dalam mendeteksi gangguan sehingga dapat mengganggu layanan jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem monitoring Router MikroTik menggunakan bahasa pemrograman Python dan Telegram Bot sebagai media notifikasi. Sistem memanfaatkan API RouterOS untuk mengambil informasi kondisi router, seperti status interface, penggunaan CPU, penggunaan memori, dan uptime. Data yang diperoleh kemudian diproses oleh aplikasi Python menggunakan library librouteros dan dikirimkan kepada administrator melalui Telegram Bot. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil terhubung dengan Router MikroTik melalui API RouterOS dan mampu mendeteksi perubahan status interface secara otomatis. Selain itu, sistem dapat mengirimkan notifikasi gangguan jaringan dan laporan kondisi router secara real-time melalui Telegram. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan dapat membantu administrator dalam memantau kondisi jaringan secara lebih cepat, efektif, dan efisien.
Implementasi Pencadangan Konfigurasi Jaringan Berbasis Python di Lingkungan Lab Virtual: Netmiko dan SSH Hafizh Ariiq; Dedy Kiswanto; Ahmad Zulfan Hafiz Harahap
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8765

Abstract

Pengelolaan konfigurasi perangkat jaringan secara manual terbukti tidak efisien dan rentan terhadap kesalahan manusia, terutama pada jaringan skala menengah hingga besar. Studi ini merancang dan mengimplementasikan sistem otomatisasi pencadangan konfigurasi jaringan berbasis Python menggunakan pustaka Netmiko melalui SSH dalam lingkungan lab virtual yang dibangun dengan GNS3/EVE-NG. Metode penelitian R&D dengan pendekatan eksperimental digunakan. Sistem ini membangun koneksi SSH ke router Cisco virtual, menjalankan perintah `show running-config`, dan secara otomatis menyimpan output ke dalam file teks dengan stempel waktu. Pengujian pada tiga aspek utama—fungsionalitas sistem, konsistensi pencadangan, dan efisiensi waktu—menunjukkan tingkat keberhasilan 100%, penghematan waktu rata-rata 87% dibandingkan metode manual, dan file pencadangan yang terstruktur dengan baik.
Pengaruh Harga Kompetitif, Variasi Produk, dan Pengalaman Belanja Digital Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Dengan Persepsi Nilai Ekonomi Sebagai Variabel Intervening pada Toko SRC Rulli Cel Sopiyah; Akbar NPD Wahana; Syariefful Ikhwan; Nur Afridah; Muhammad Syaifulloh
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8766

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah perilaku konsumen dalam melakukan transaksi, sehingga pelaku usaha ritel perlu menyesuaikan strategi pemasarannya agar tetap mampu bersaing. Toko SRC Rulli Cel menghadapi kondisi berupa fluktuasi jumlah pembeli serta tingkat kepuasan konsumen yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran harga kompetitif, variasi produk, dan pengalaman belanja digital terhadap keputusan pembelian konsumen dengan mempertimbangkan persepsi nilai ekonomi sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan melibatkan 100 responden yang dipilih melalui teknik nonprobability sampling. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa harga kompetitif, variasi produk, dan pengalaman belanja digital berkontribusi positif terhadap keputusan pembelian maupun persepsi nilai ekonomi. Selain itu, persepsi nilai ekonomi terbukti meningkatkan keputusan pembelian sekaligus menjadi mekanisme yang menjembatani pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap keputusan konsumen. Temuan ini mengindikasikan bahwa upaya meningkatkan persepsi konsumen mengenai manfaat ekonomi yang diperoleh dapat memperkuat kecenderungan konsumen untuk melakukan pembelian. Penelitian selanjutnya disarankan mempertimbangkan faktor lain seperti kualitas layanan, promosi digital, maupun loyalitas pelanggan agar menjadi lebih komprehensif.
Strategi PMPP TNI dalam Meningkatkan Profesionalisme Prajurit Peacekeeping Arbin Sany; Agus Winanrna; Ruslan Arief
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8767

Abstract

Kompleksitas operasi pemeliharaan perdamaian modern menuntut prajurit TNI yang profesional, adaptif, mampu berkomunikasi dalam lingkungan multinasional, menguasai prosedur PBB, serta siap menghadapi dinamika konflik di daerah misi. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI dalam meningkatkan profesionalisme prajurit pada operasi pemeliharaan perdamaian dunia, mengidentifikasi kendala penerapannya, dan merumuskan solusi strategis yang relevan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, triangulasi, serta analisis SWOT dengan matriks IFAS dan EFAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PMPP TNI meningkatkan profesionalisme prajurit melalui penguatan sistem pelatihan pratugas, pembinaan mental dan disiplin, penyesuaian materi latihan dengan kebutuhan operasi PBB, pemanfaatan pengalaman misi, serta penguatan kerja sama internasional. Kendala utama meliputi keterbatasan kemampuan bahasa asing, sarana simulasi yang belum sepenuhnya realistis, kemampuan teknis pengoperasian dan pemeliharaan alutsista yang belum merata, serta keterbatasan dukungan anggaran dan logistik. Analisis SWOT menunjukkan posisi organisasi pada Kuadran II dengan koordinat (-0,20; 1,05), sehingga strategi yang direkomendasikan adalah strategi W-O. Rekomendasi penelitian menekankan pengembangan e-learning, simulasi digital, peningkatan bahasa asing, pembaruan kurikulum berbasis lesson learned, penguatan kualitas instruktur, serta modernisasi fasilitas latihan.
Penerapan Kegiatan Suling (Semeton Cilik Uning Lan Eling) Untuk Meningkatkan Kepedulian Lingkungan pada Anak Kelompok B di TK Putra Udyana Denpasar Timur Komang Sinta Libriani Dewi; I Made Lestiawati; I Komang Suardika
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8775

Abstract

Pendidikan karakter sejak dini sangat penting untuk membangun fondasi perilaku anak, salah satunya dalam menjaga kelestarian alam sekitar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kepedulian lingkungan pada anak kelompok B di TK Putra Udyana Denpasar Timur, terutama dalam kebiasaaan membuang dan memilah sampah secara mandiri. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:(1) bagaimana kondisi awal tingkat kepedulian lingkungan anak usia dini,khususnya dalam perilaku pengelolaan sampah, sebelum diterapkannya kegiatan suling pilah sampah di tk putra udyana.(2)bagaimana proses kegiatan suling pilah sampah sebagai media edukasi pengelolaan sampah untuk meningkatkan kepedulian lingkungan pada anak kelompok B di tk putra udyana.(3) bagaimana bentuk dalam tingkat keterlibatan orang tua dalam mendukung pembiasaan perilaku peduli lingkungan anak melalui kegiatan suling pilah sampah secara konsisten sebagai bagian dari program parenting di TK Putra Udyana. (4) seberapa besar persantase peningkatan tingkat kepedulian anak kelompok B setelah diterapkannya kegiatan suling pilah sampah di TK Putra Udyana. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (ptk) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklusnya terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah 25 anak kelompok B2 di TK Putra Udyana denpasar timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi langsung menggunakan instrument penilaian skala pencapaian perkembangan anak, wawancara mendalam dengan guru kelas, serta dokumentasi kegiatan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan Teknik analisis deskriptif kualitatif untuk menggambarkan proses tindakan pembelajaran dan keterlibatan orang tua, serta deskriptif kuantitatif untuk menghitung persantase peningkatan capaian perkembangan kepedulian lingkungan anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kepedulian lingkungan anak yang signifikan setelah penerapan kegiatan suling pilah sampah. Pada kondisi awal (prasiklus), tingkat kepedulian lingkungan anak yang mencapai kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) hanya sebesar 8%. Proses tindakan dilaksanakan melalui metode demonstrasi, praktik langsung, dan integrasi bank sampah. Keterlibatan orang tua terwujud secara konsisten melalui program parenting berupa pengisian jurnal pembiasaan pilah sampah di rumah. Dampak positif dari kolaborasi ini terlihat dari persentase peningkatan tingkat kepedulian lingkungan anak yang melonjak secara bertahap. Pada Siklus I, capaian anak meningkat menjadi 40% pada kategori BSH dan 24% pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Peningkatan secara optimal tercapai pada Siklus II, di mana persentase anak pada kategori BSH menjadi 20% dan kategori BSB melonjak drastis hingga mencapai 80%. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa penerapan kegiatan Suling Pilah Sampah sangat efektif dalam meningkatkan kepedulian lingkungan anak usia 5–6 tahun di TK Putra Udyana.
Perbandingan Pendidikan Islam di Indonesia dan Malaysia: Sistem, Kurikulum, dan Tantangannya di Era Modern Eci Marisna Nengsih; Nur Annisa
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan pendidikan Islam di Indonesia dan Malaysia ditinjau dari aspek sistem, kurikulum, serta tantangan yang dihadapi pada era modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) dan pendekatan komparatif. Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder berupa buku, artikel jurnal ilmiah, dokumen kebijakan pendidikan, dan hasil penelitian yang relevan dengan pendidikan Islam di kedua negara. Analisis data dilakukan melalui teknik content analysis dan analisis komparatif untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan sistem pendidikan Islam yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam di Indonesia dan Malaysia memiliki tujuan yang sama, yaitu membentuk peserta didik yang berakhlak mulia dan memiliki pemahaman keagamaan yang baik. Perbedaannya terletak pada sistem pengelolaan dan implementasi kurikulum. Indonesia menerapkan sistem yang lebih beragam melalui madrasah, pesantren, dan sekolah umum, sedangkan Malaysia menerapkan sistem yang lebih terpusat dan terstandar. Dalam menghadapi era modern, kedua negara menghadapi tantangan yang relatif sama, seperti digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, penguatan literasi teknologi, serta upaya mempertahankan nilai-nilai keislaman di tengah arus globalisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam di kedua negara terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar Islam sebagai landasan utama pendidikan.
Analisis Penerapan Penilaian Autentik Dalam Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Islam Nur Annisa; Suci Amanda
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8785

Abstract

Penilaian autentik merupakan salah satu pendekatan evaluasi yang menekankan pengukuran kemampuan peserta didik secara komprehensif melalui penilaian aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), penilaian autentik menjadi penting karena tujuan pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengamalan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan penilaian autentik dalam evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam, meliputi bentuk-bentuk penilaian yang digunakan, manfaat yang diperoleh, serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian autentik dalam pembelajaran PAI diterapkan melalui berbagai teknik, seperti observasi, penilaian praktik, proyek, dan portofolio. Penerapan penilaian autentik mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai perkembangan peserta didik, meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, serta membantu guru dalam mengevaluasi pencapaian kompetensi secara lebih objektif. Namun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan waktu, jumlah peserta didik yang banyak, dan kompleksitas penyusunan instrumen penilaian. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai untuk mengoptimalkan penerapan penilaian autentik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPS Bequranic Bengkalis Raihan Agustian; Mhd Akmal Fauzan; Syahrul; Siti Khairiah
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8788

Abstract

Evaluasi pembelajaran merupakan komponen vital dalam sistem pendidikan Islam untuk mengukur keberhasilan pencapaian kompetensi santri secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam mengenai implementasi sistem evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik di SMPS Bequranic Desa Pangkalan Batang Barat Bengkalis, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi sekaligus solusinya. Pendekatan yang digunakan dalam riset ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus lapangan. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif pasif, wawancara mendalam bersama guru mata pelajaran PAI, serta studi dokumentasi kurikulum. Proses analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Evaluasi ranah kognitif diimplementasikan melalui kombinasi tes tertulis formatif-sumatif serta metode tes lisan spontan yang efektif memicu konsentrasi dan kesiapan mental santri; (2) Evaluasi ranah afektif difokuskan pada pembentukan pembiasaan karakter moral, aqliyah Islamiyah, dan nafsiyah Islamiyah melalui instrumen lembar observasi harian, penilaian diri, dan catatan jurnal perilaku; (3) Evaluasi ranah psikomotorik dilaksanakan secara autentik melalui uji kinerja (performance assessment) dalam bentuk praktik ibadah wajib/ sunah serta kelancaran melafalkan ayat Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid. Kendala utama yang dijumpai meliputi keterbatasan alokasi waktu tatap muka di kelas serta padatnya materi hafalan santri. Solusi yang ditempuh adalah mengintegrasikan sistem rubrik penilaian akademik sekolah dengan format Tabel Evaluasi Bulanan kepengasuhan pondok pesantren guna mewujudkan pemantauan perkembangan santri yang berkesinambungan.
Analisis Proses Praktik Perawatan Wajah Berjerawat pada Siswa Tata Kecantikan Kelas XI SMK Negeri 1 Beringin Nurmei Rosa Napitupulu; Dian Maya Sari
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses praktik perawatan wajah berjerawat serta kemampuan siswa dalam melaksanakan setiap indikator praktik pada siswa kelas XI Tata Kecantikan SMK Negeri 1 Beringin. Penelitian menggunakan metode deskriptif analisis dengan sampel sebanyak 30 siswa. Data dikumpulkan melalui lembar pengamatan yang dinilai oleh tiga orang observer terhadap aspek persiapan, pembersihan, diagnosa kulit, epilasi, penguapan, pengangkatan komedo, acupressure, penggunaan obat jerawat, high frequency, pengaplikasian masker, penyegar, pelembab, dan berkemas. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji kesepakatan pengamat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik perawatan wajah berjerawat berada pada kategori baik. Uji kesepakatan pengamat memperoleh Fhitung = 0,0012 < Ftabel = 3,35 (α = 5%), yang menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antarobserver. Dengan demikian, kemampuan siswa dalam melaksanakan praktik telah sesuai dengan indikator yang ditetapkan.
Hubungan Pengetahuan Sanitasi Lingkungan Dengan Keluhan Gangguan Pencernaan pada Siswa Kelas VIII SMPN 28 Medan Johor Meutia Nanda; Annisa Ananda; Dinda Aulia Putri; Nazla Huwaida Hasibuan; Putri Anggi Marsanda HRP
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8802

Abstract

Sanitasi lingkungan merupakan upaya pengelolaan faktor lingkungan untuk mencegah munculnya kondisi yang mendukung perkembangan vektor penyakit. Sanitasi yang buruk, seperti adanya genangan air, penumpukan sampah, dan pengelolaan limbah yang tidak memadai, dapat menyediakan habitat bagi vektor seperti nyamuk, lalat, dan tikus.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan sanitasi lingkungan dengan keluhan gangguan pencernaan serta menganalisis efektivitas penyuluhan sanitasi lingkungan terhadap peningkatan pengetahuan siswa kelas VIII SMP Negeri 28 Medan Johor. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa SMP Negeri 28 Medan Johor yang berjumlah 785 siswa. Pemilihan kelas dilakukan dengan purposive sampling berdasarkan rekomendasi pihak sekolah. Selanjutnya seluruh siswa pada kelas terpilih dijadikan responden menggunakan teknik total sampling terdiri dari 31 responden pada kelas 8. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan sanitasi lingkungan dan lembar identifikasi keluhan gangguan pencernaan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi siswa dengan tingkat pengetahuan sanitasi lingkungan kategori baik meningkat dari 51,6% pada pre-test menjadi 80,6% pada post-test. Sebagian besar responden tidak mengalami keluhan gangguan pencernaan (67,7%), sedangkan 32,3% responden mengalami keluhan gangguan pencernaan. Hasil Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan sanitasi lingkungan dengan keluhan gangguan pencernaan (p < 0,001). Selain itu, hasil Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah pemberian penyuluhan sanitasi lingkungan (Z = -3,317; p = 0,001). Dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan sanitasi lingkungan berhubungan dengan keluhan gangguan pencernaan pada siswa dan penyuluhan sanitasi lingkungan efektif meningkatkan pengetahuan siswa. Peningkatan edukasi kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.