cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
+628126416133
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rimbang Lk. IX Perum Wahyu Asri V Blok A No 5 Siumbut Baru, Kec. Kisaran Timur
Location
,
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Published by Smart Education
ISSN : -     EISSN : 27767647     DOI : https://doi.org/10.54314
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat adalah merupakan jurnal ilmiah dengan E-ISSN 2776-7647 yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang terbit pada bulan April dan Desember setiap tahunnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 321 Documents
PENDAMPINGAN TEKNIK PEMANGKASAN SISTEM MERCY PADA BUDIDAYA KOPI ROBUSTA KEPADA KELOMPOK TANI MUTIARA JORONG TALAWEH, KENAGARIAN LABUAH GUNUANG, KECAMATAN LAREH SAGO HALABAN, KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Syafrison, Syafrison; Ningsih, Mismawarni Srima; Fardedi, Fardedi; Oktabriana S, Giska; Jailani, Hary Yanto; Rahmah, Mela; Kautsar, M.
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5523

Abstract

Abstract : This community service activity aims to improve the knowledge and skills of robusta coffee farmers in applying the mercy pruning technique. The activity was carried out on September 25, 2025, in Jorong Talaweh Kenagarian Labuah Gunuang, Lareh Sago Halaban District, Lima Puluh Kota Regency, involving 30 members of the Mutiara Farmers Group. The implementation method included socialization, field demonstrations, and direct practical assistance from farmers. The results of the activity showed an increase in farmers' understanding of pruning principles and skills in applying them to robusta coffee plants. It is hoped that this activity can support increased robusta coffee productivity and the sustainability of farming businesses in the region.Keywords: Robusta coffee, mercy pruning, farmer groups Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani kopi robusta dalam menerapkan teknik pemangkasan sistem mercy. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 25 September 2025 di Jorong Talaweh Kenagarian Labuah Gunuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota, dengan melibatkan 30 orang anggota Kelompok Tani Mutiara. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, demonstrasi lapangan, serta pendampingan praktik langsung oleh petani. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman petani terhadap prinsip-prinsip pemangkasan serta keterampilan dalam mempraktikkannya pada tanaman kopi robusta. Diharapkan kegiatan ini dapat mendukung peningkatan produktivitas kopi robusta dan keberlanjutan usaha tani di wilayah tersebut. Kata kunci: Kopi robusta, pemangkasan mercy, kelompok tani
DARI IDE KE AKSI; MANAJEMEN ORGANISASI UNTUK PELAKU EKONOMI KREATIF Sitompul, Rosalinda Septiani; Wanti Sihombing, Delviana Romauli; Damanik, Joan Berlin; Bukit, Niarita; Habayahan, Jeriston; Tamba, Yesika Angelina; Hati Panjaitan, Listia Sri
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5221

Abstract

Abstract: Community service by the Management Study Program of the Faculty of Economics, Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli, in Matiti 2 Village, Dolok Sanggul, which aims to strengthen community-based creative economy through the guidance of the Baion Craftsmen Group 'Setia'. The main issue is the need to strengthen the capacity of artisan groups to face the challenges of a creative economy based on local wisdom, such as access to capital, digitalization, marketing, and product legality. The methods used include continuous training, managerial mentoring, the contextual application of POAC management, as well as strengthening networks and transforming organizational paradigms towards a collaborative and adaptive model. The innovation process is carried out from local inspiration to digital marketing, while continuous evaluation and intellectual property protection serve as key pillars. The results of the activities show increased independence and competitiveness of artisan groups, the emergence of flagship products, and the formation of SME embryos that are oriented toward inclusive growth and cultural preservation. In conclusion, a community-based creative economy approach is effective in driving village economic growth as long as it is supported by adaptive management, technology integration, multi-stakeholder synergy, and continuous innovation cycles. Keywords : baion; creative economy; UMKM Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli di Desa Matiti 2 Dolok Sanggul yang bertujuan memperkuat ekonomi kreatif berbasis komunitas melalui pembinaan Kelompok Pengrajin Baion “Setia”. Permasalahan utama adalah perlunya penguatan kapasitas kelompok pengrajin untuk menghadapi tantangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, seperti akses modal, digitalisasi, pemasaran, dan legalitas produk. Metode yang digunakan meliputi pelatihan berkelanjutan, pendampingan manajerial, penerapan manajemen POAC secara kontekstual, serta penguatan jejaring dan transformasi paradigma organisasi menuju model yang kolaboratif dan adaptif. Proses inovasi dilakukan dari inspirasi lokal hingga digitalisasi pemasaran, sementara evaluasi berkelanjutan dan perlindungan hak kekayaan intelektual menjadi pilar utama. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya kemandirian dan daya saing kelompok pengrajin, lahirnya produk unggulan, serta terbentuknya embrio UMKM yang berorientasi pertumbuhan inklusif dan pelestarian budaya. Kesimpulannya, pendekatan ekonomi kreatif berbasis komunitas efektif mendorong pertumbuhan ekonomi desa asalkan didukung manajemen adaptif, integrasi teknologi, sinergi multi-pihak, dan siklus inovasi berkelanjutan. Kata Kunci : baion; ekonomi kreatif; UMKM
PENYULUHAN HUKUM TENTANGPEMAHAMAN NO. 1 TAHUN 1999 TENTANG TATA CARA PENANGANAN SENGKETA PERTANAHAN Sholat, Junaidi; Manurung, Julpan Hartono SM; Sumantri, Sumantri; Maharani, Karina Putri; Sirait, Kiki Adha
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5349

Abstract

Abstract: The mandate of agrarian reform in Indonesia was further strengthened through the Decree of the People's Consultative Assembly (MPR) Number IX/MPR/2001, which regulates agrarian reform and natural resource management. This demonstrates that agrarian reform aims not only for the physical distribution of land but also for strengthening natural resource management to provide maximum benefits to the community. Furthermore, through the Decree of the People's Consultative Assembly (MPR) Number 5/MPR/2003, the UUPA, along with its implementing regulations, aims to ensure legal certainty for land rights throughout the Republic of Indonesia. Legal disputes arise from objections to claims regarding land rights, whether regarding land status, priority, or ownership, with the hope of obtaining administrative resolution in accordance with applicable provisions. Regulation of the Minister of State for Agrarian Affairs/National Land Agency Number 1 of 1999 concerning Procedures for Handling Land Disputes, defines the dispute. Keywords: Agrarian, Dispute Abstrak: Mandat reforma agraria di Indonesia semakin dipertegas melalui Ketetapan MPR RI Nomor IX/MPR/2001 yang mengatur pembaruan agraria dan pengelolaan sumber daya alam. Hal ini menunjukkan bahwa reforma agraria tidak hanya bertujuan untuk distribusi fisik tanah, tetapi juga memperkuat pengelolaan sumber daya alam agar dapat memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat. Selain itu, melalui Keputusan MPR RI Nomor 5/MPR/2003. UUPA dengan seperangkat peraturan pelaksanaannya, bertujuan untuk terwujudnya jaminan kepastian hukum terhadap hak-hak atas tanah diseluruh wilayah Republik Indonesia. Munculnya sengketa hukum merupakan berawal dari keberatan dari tuntutan suatu hak atas tanah baik terhadap status tanah, prioritas maupun kepemilikannya dengan suatu harapan mendapatkan penyelesaian administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Peraturan Menteri Negara Agraria/Badan Pertanahan Nasional Nomor 1 Tahun 1999 tentang Tata Cara Penanganan Sengketa Pertanahan, yang dimaksud dengan sengketa. Kata Kunci: Agraia, Sengketa
PENERAPAN SISTEM JAM DIGITAL PINTAR BERBASIS INTERNET OF THINGS UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI MANAJEMEN WAKTU DI SMA NEGERI 1 AIR JOMAN Hutagalung, Jhonson Efendi; Dermawan, Ari; Sholat, Junaidi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5387

Abstract

Abstract: SMA Negeri 1 Air Joman faces problems of uncertainty and inconsistency in the school bell schedule due to the use of a manual system. This condition causes irregular learning times and decreases discipline among students and teachers. To address these issues, the implementation of a Smart Digital Clock System based on the Internet of Things (IoT) is proposed through a Community Service Program (PKM). The system is designed to automatically synchronize time via the internet, activate the school bell according to the programmed schedule, and display important information on an integrated LED screen.The program is carried out in four stages: partner needs analysis and survey, system design and development, installation and user training, and finally, evaluation of results. The expected outputs include the installation of one fully functional IoT-based digital clock system, improved technical skills of school staff, and enhanced discipline and punctuality in school activities.Through the implementation of this system, it is expected that an automated, accurate, and efficient school time management system will be realized, while also increasing technological literacy within SMA Negeri 1 Air Joman as a concrete step toward digital transformation in education. Keywords: Internet of Things, smart digital clock, school bell, discipline. Abstrak: SMA Negeri 1 Air Joman menghadapi permasalahan ketidakpastian dan ketidakkonsistenan jadwal bel sekolah akibat sistem manual yang masih digunakan. Kondisi ini menimbulkan ketidakteraturan waktu belajar dan menurunkan kedisiplinan siswa maupun guru. Untuk mengatasi hal tersebut, diusulkan penerapan Sistem Jam Digital Pintar berbasis Internet of Things (IoT) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Sistem ini dirancang untuk menyinkronkan waktu otomatis melalui jaringan internet, mengaktifkan bel sesuai jadwal yang diprogram, dan menampilkan informasi penting pada layar LED terintegrasi. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu survei dan analisis kebutuhan mitra, perancangan dan pengembangan sistem, instalasi serta pelatihan penggunaan, dan evaluasi hasil. Target luaran meliputi pemasangan satu unit sistem jam digital berbasis IoT yang berfungsi penuh, peningkatan kemampuan teknis staf sekolah, serta peningkatan kedisiplinan dan ketepatan waktu kegiatan sekolah. Melalui penerapan sistem ini, diharapkan tercipta manajemen waktu sekolah yang otomatis, akurat, dan efisien sekaligus meningkatkan literasi teknologi di lingkungan SMA Negeri 1 Air Joman sebagai langkah nyata menuju transformasi digital di dunia pendidikan. Keywords: Internet of Things, Jam Digital Pintar, Bel Sekolah, Kedisiplinan. 
PENDAMPINGAN WIRAUSAHAWAN MUEBEL DI DESA BUNGIN TAMBUN DENGAN METODE ASSETS BASED COMMUNITY DEVELOPMENT (ABCD) Fauzia, Nevia Rahma; Wahyuni, Eka Sri; Stiawan, Evan
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5168

Abstract

Abstract : This community mentoring was carried out in Bungin Tambun Village, Padang Guci Hulu District. This community service aims to help furniture entrepreneurs develop their businesses by utilizing the assets owned by the environment, and also help entrepreneurs in developing markets through social media. The author conducted community service using the Asset Based Community Development (ABCD) method. From the results of community service in the form of socialization and mentoring to furniture entrepreneurs in Bungin Tambun Village, it succeeded in helping furniture entrepreneurs in developing their businesses by developing products, utilizing raw materials optimally, and being able to utilize social media in expanding consumers. Keywords: asset based community development (ABCD) method, mentoring, business development Abstrak: Pendampingan masyarakat ini dilakukan di Desa Bungin Tambun Kecamatan Padang Guci Hulu. Pengabdian masyarakat ini  bertujuan untuk membantu wirausaha muebel dalam mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan aset yang dimiliki lingkungan tersebut, dan juga membantu wirausaha dalam mengembangkan pasar melalui media sosial. Penulis melakukan  pengabdian masyarakat dengan menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD). Dari hasil pengabdian masyarakat yang berbentuk sosialisasi dan pendampingan kepada wirausaha mebel di Desa Bungin Tambun berhasil membantu para wirausaha mebel dalam mengembangkan usahanya dengan mengembangkan produk, memanfaatkan bahan baku sebaik-baiknya, Serta dapat memanfaatkan media sosial dalam perluasan konsumen. Kata Kunci : metode asset based community development (ABCD), pendampingan, mengembangkan usaha
SOSIALISASI EDUKASI ETIKA SEBAGAI LANDASAN MORALITAS PERILAKU REMAJA YANG BERKARAKTER DI DESA KWALA SIKASIM Nasution, Tutiariani; Nasution, Atikah Rahmah; Gulyanto, Bambang; Firmansyah, Zulfahmi; Mailani, Puan
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.4513

Abstract

Abstract: The development of the times and technological advances have brought about major changes in the social behavior patterns of adolescents, especially in terms of ethics and morality. Many adolescents have begun to lose their way in understanding the values of politeness, responsibility, and empathy. Seeing this condition, students of the Thematic Real Work Lecture (KKNT) FKIP Universitas Asahan carried out a Socialization Ethics Education as the Foundation of Moral Behavior for Character-Building in Kwala Sikasim Village, Batu Bara District. This activity aimed to provide teenagers with an understanding of the importance of ethics and morality as the basis for forming a positive, moral, and responsible character. The activity was carried out using an educational approach in the form of observation, presentations, interactive discussions, and documentation. The results of the activity showed a significant increase in teenagers' understanding and awareness of ethics. Based on the evaluation, the level of understanding of ethical values increased from 40% to 90%, participant activity rose from 50% to 95%, and awareness of polite and empathetic behavior increased from 45% to 85%. These results prove that educational-interactive methods are effective in fostering moral awareness and positive character among adolescents. This activity is expected to become a sustainable character building model for the younger generation in the village, so that they can become ethical individuals with noble character who contribute positively to their social environment. Keywords: Education, Ethics, Morality, Character, Teenager Abstrak: Perkembangan zaman dan kemajuan teknologi telah membawa perubahan besar terhadap pola perilaku sosial remaja, terutama dalam hal etika dan moralitas. Banyak remaja yang mulai kehilangan arah dalam memahami nilai-nilai sopan santun, tanggung jawab, dan empati. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) FKIP Universitas Asahan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Edukasi Etika sebagai Landasan Moralitas Perilaku Remaja yang Berkarakter di Desa Kwala Sikasim, Kabupaten Batu Bara. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada remaja mengenai pentingnya etika dan moralitas sebagai dasar pembentukan karakter yang positif, berakhlak, dan bertanggung jawab. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan penyuluhan berupa observasi, presentasi, diskusi interaktif, serta dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan kesadaran etika remaja. Berdasarkan evaluasi, tingkat pemahaman nilai etika meningkat dari 40% menjadi 90%, keaktifan peserta naik dari 50% menjadi 95%, dan kesadaran berperilaku sopan serta empatik meningkat dari 45% menjadi 85%. Hasil ini membuktikan bahwa metode edukatif-interaktif efektif dalam menumbuhkan kesadaran moral dan karakter positif di kalangan remaja. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pembinaan karakter yang berkelanjutan bagi generasi muda di desa, agar mampu menjadi pribadi yang beretika, berakhlak mulia, dan berkontribusi positif bagi lingkungan sosialnya. Kata Kunci: Edukasi, Etika, Moralitas, Karakter, Remaja
SOSIALISASI AQUAPONIK DI DESA BUNUT SEBERANG KECAMATAN PULO BANDRING KABUPATEN ASAHAN Alfaresa, Aisyah; P. Batubara, Juliwati; Laila, Khairani; Kamarullah Lubis, Abdul Malik; Nizirwan, Muhammad Iqbal; Aziz, Abdul; Firmansyah, Aidil; Margolang, Hafizh Jibran; Safutra, Aldiansyah; Aditiya, Khairuddin; Rio Gultom, Febri Abisaran; Hasibuan, Andi Muhammad Reza; Supriadi, M. Aly Zidan; Mayhardi, Mayhardi; Manalu, Rejeki
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5275

Abstract

Abstract: The aquaponic socialization activity in Bunut Seberang Village, Pulo Bandring District, Asahan Regency is a tangible contribution of higher education institutions in empowering communities through integrated agricultural and aquaculture innovation. The activity was carried out on August 20, 2025, involving village officials and local residents. The implementation methods included socialization, hands-on training in building simple aquaponic systems, and group discussions. This program aimed to enhance community understanding and skills in utilizing limited land productively. The results showed high enthusiasm and improved community capability in applying aquaponic systems independently as an effort to strengthen food security and improve household economic sustainability. Keywords: Aquaponic, Food Security, Community Empowerment  Abstrak: Kegiatan sosialisasi aquaponik di Desa Bunut Seberang, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat melalui inovasi teknologi pertanian dan perikanan terpadu. Kegiatan ini dilaksanakan pada 20 Agustus 2025 dengan melibatkan perangkat desa dan warga setempat. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan pembuatan sistem aquaponik sederhana, dan diskusi kelompok. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan lahan terbatas secara produktif. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dan kemampuan warga dalam menerapkan sistem aquaponik mandiri sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan serta ekonomi keluarga secara berkelanjutan. Kata Kunci: Aquaponik, Ketahanan Pangan, Pemberdayaan Masyarakat
INTERNATIONAL KKN DA‘WAH STRATEGIES FOR MIGRANT CHILDREN: FOSTERING RELIGIOUS CHARACTER UNDER THE INDONESIAN CONSULATE GENERAL IN PENANG Ilham, Ilham; Zr, Surono; Siagian, Nilasari; Pratama, Yogiyan; Riswan, Riswan; Saragih, Hizass Raihan; Marpaung, Feri Irwansyah
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5312

Abstract

Abstract : This community service activity the da’wah strategies employed by International Community Service Program (KKN Internasional) students in fostering the religious character of migrant children under the supervision of the Indonesian Consulate General (KJRI) in Penang. Migrant children face various challenges related to cultural differences, social environments, and religious practices, which require contextual and effective da’wah approaches. Using a qualitative method through field observations and in-depth interviews, the study finds that the success of da’wah strategies depends on persuasive, educative, and culturally adaptive approaches. The strategies include dialogical methods, interactive lectures, and religious-based character development tailored to the needs of migrant children, supported by collaboration with religious leaders and the local community. These approaches are effective in enhancing religious awareness and shaping positive and morally upright character among migrant children. Keywords: Student Da’wah, Religious Character, Migrant Children       Abstrak : Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini membahas strategi dakwah mahasiswa KKN Internasional dalam menumbuhkan karakter religius anak migran di bawah naungan KJRI Penang. Anak migran menghadapi berbagai tantangan perbedaan budaya, lingkungan sosial, dan praktik keagamaan yang menuntut pendekatan dakwah yang kontekstual. Dengan metode kualitatif melalui observasi dan wawancara mendalam, kegiatan ini menemukan bahwa keberhasilan dakwah ditentukan oleh pendekatan persuasif, edukatif, dan adaptif terhadap budaya lokal. Strategi yang digunakan meliputi dialog, ceramah interaktif, serta pembinaan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan yang disesuaikan dengan kebutuhan anak migran, didukung oleh kolaborasi dengan tokoh agama dan masyarakat setempat. Pendekatan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran religius serta membentuk karakter positif dan berakhlak mulia pada anak migran. Kata Kunci: Dakwah Mahasiswa, Karakter Religius, Anak Migan  
IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH AMAN DAN RAMAH ANAK MELALUI PENCEGAHAN TIGA DOSA BESAR PENDIDIKAN DI SD NEGERI 014640 SEI KEPAYANG Syafitri, Ely; Harahap, Dian Anggraini; Gulyanto, Bambang; Azhari, Putri; Nurfazrina, Nurfazrina; Rahmadani, Elfi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5194

Abstract

Abstract: The Safe and Child-Friendly School (SRA) program is a systematic effort to create a safe, inclusive, and violence-free educational environment. This community service activity aims to implement the SRA concept through the prevention of the three major educational sins: violence, bullying, and intolerance at SD Negeri 014640 Sei Kepayang. The implementation method used a participatory approach consisting of three main stages: socialization of the SRA concept, dissemination of knowledge about the three major educational sins, and evaluation of school community understanding. The activity involved lecturers from Universitas Asahan as trainers for teachers and KKN (community service) students as facilitators for pupils. Data were collected through observation and pre–post questionnaires involving 20 teachers and 60 students. The results showed a significant improvement in teachers’ and students’ understanding of the SRA concept, with an average increase of 30–35% in knowledge and awareness indicators. The program successfully fostered a more empathetic, tolerant, and positive school culture. This implementation serves as a best practice model of collaboration between higher education institutions and elementary schools in promoting safe, equitable, and child-centered education. Keywords: safe and child-friendly school; three major educational sins; violence; bullying; elementary education Abstrak: Program Sekolah Aman dan Ramah Anak (SRA) merupakan upaya sistematis untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan konsep SRA melalui pencegahan tiga dosa besar pendidikan, yaitu kekerasan, perundungan (bullying), dan intoleransi di SD Negeri 014640 Sei Kepayang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tiga tahap utama: sosialisasi konsep SRA, pemberian pemahaman tentang tiga dosa besar pendidikan, dan evaluasi peningkatan pemahaman warga sekolah. Kegiatan melibatkan dosen Universitas Asahan sebagai pelatih bagi guru dan mahasiswa KKN sebagai fasilitator bagi siswa. Data diperoleh melalui observasi dan kuesioner pra–pasca kegiatan yang diikuti oleh 20 guru dan 60 siswa. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman guru dan siswa terhadap konsep SRA, dengan rata-rata peningkatan sebesar 30–35% pada aspek pengetahuan dan kesadaran. Program ini berhasil menumbuhkan budaya sekolah yang lebih empatik, toleran, dan berkarakter positif. Implementasi kegiatan ini juga menjadi contoh praktik baik (best practice) kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar dalam mewujudkan pendidikan yang aman dan berkeadilan bagi anak. Kata kunci: sekolah aman dan ramah anak; tiga dosa besar pendidikan; kekerasan; perundungan; pendidikan dasar 
PERAN KUALITAS LAYANAN SARANA DAN PRASARANA PERPUSTAKAAN TERHADAP MINAT BACA SISWA DI SMA IT DAAR AL-ULUUM ASAHAN-KISARAN Aswan, Aswan; Nurhidayah, Siti; Jawharah, Wei Indah; Nst, Zaitun Husseina.; Juwita, Sri; Wirda, Afni; Lubis, Yeni
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5376

Abstract

Abstract: This Community Service Program (PKM) was carried out to improve the quality of library facilities and services as well as to enhance students’ reading interest at SMA IT Daar Al-Uluum Asahan-Kisaran. The program was motivated by the low reading interest among students, which is influenced by limited book collections, suboptimal library services, and the shift in student habits toward instant digital information sources. The PKM employed a descriptive approach through observation, interviews, and documentation to obtain an accurate picture of the library’s condition. The results show that although the library has adequate basic facilities and responsive staff, student utilization remains low. This is mainly due to outdated book collections and the lack of innovative literacy programs. Through mentoring activities, the PKM team reorganized the library space, strengthened staff competencies, and provided recommendations for literacy program development and gradual collection renewal. The program has increased the school’s awareness of the importance of managing a modern and engaging library integrated into the learning process. Therefore, this PKM is expected to serve as a starting point for improving library services and fostering sustainable reading interest among students. Keywords: School Library, Community Service Program, Reading Interest, Facilities and Infrastructure, Library Services. Abstrak:Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas layanan sarana dan prasarana perpustakaan serta mendorong minat baca siswa di SMA IT Daar Al-Uluum Asahan-Kisaran. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari rendahnya minat baca siswa yang dipengaruhi oleh keterbatasan koleksi buku, kurang optimalnya layanan perpustakaan, serta perubahan kebiasaan siswa yang lebih memilih sumber digital. Metode pelaksanaan PKM menggunakan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggambarkan kondisi perpustakaan secara nyata. Hasil PKM menunjukkan bahwa meskipun perpustakaan memiliki fasilitas dasar yang cukup memadai dan pelayanan petugas yang baik, pemanfaatan perpustakaan oleh siswa masih rendah. Hal ini disebabkan oleh kurangnya koleksi buku yang relevan dan belum adanya inovasi layanan literasi. Melalui kegiatan pendampingan, tim PKM melakukan penataan ruang, penguatan kompetensi petugas, serta memberikan rekomendasi pengembangan program literasi dan pembaruan koleksi perpustakaan. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman pihak sekolah mengenai pentingnya pengelolaan perpustakaan yang lebih modern, menarik, dan terintegrasi dengan proses pembelajaran. Dengan demikian, PKM ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan serta menumbuhkan minat baca siswa secara berkelanjutan. Kata Kunci: Perpustakaan Sekolah, PKM, Minat Baca, Sarana Prasarana, Layanan Perpustakaan