cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
sumianto1982@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
anthor.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl Pahlawan No 23 Bangkinang, Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
ANTHOR: Education and Learning Journal
ISSN : 29632498     EISSN : 2963198X     DOI : https://doi.org/10.31004/anthor.v1i1
ANTHOR: Education and Learning Journal ANTHOR: Education and Learning Journal is published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. ANTHOR: Education and Learning Journal is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of Education and Learning. All publications in the ANTHOR Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. ANTHOR: Education and Learning Journal is a national journal with e-ISSN: 2963 - 198X, and is free of charge in the submission process and review process. ANTHOR: Education and Learning Journal publishes articles periodically sixt a year, in February, April, June, August, October and December. Focus and Scope ANTHOR: Education and Learning Journal is intended as a medium for scientific studies of research results, thoughts, and critical-analytic studies regarding research in the field of education and learning. This is part of the spirit of disseminating knowledge resulting from research and thoughts for service to the wider community. In addition, it is also a source of reference for academics in the field of education and learning, social, humaniora, Religion and Philosophy. ANTHOR: Education and Learning Journal publishes papers regularly sixt a year, in February, April, June, August, October and December. All publications in the ANTHOR journal are open, allowing articles to be available online for free without subscription. ANTHOR: Education and Learning Journal accepts scientific articles with the scope of research on: A. Education and Learning Educational Science Cluster Primary Teacher Education Education Phylosophy Education Psycological Pedagogic Technology and Vocational Science Education Learning Media Curriculum Educational Methodology Educational Guidance and Counseling Publick Education Analysis Other relevant study topics B. Social Humaniora Management Science Economics Social Sciences Humanior Culture accounting science Language Science Cluster Linguistics Sastra Music Art Arts Science Media Science History Science Social and Cultural Studies Comunity Development Other relevant study topics C. Religion and Philosophy Religious Knowledge Religion and Culture Science Other relevant study topics
Articles 527 Documents
Pengaruh Kapabilitas Dinamis terhadap Keunggulan Bersaing Berkelanjutan pada UMKM Humaerah Agus; Achmad Suyudi A; Masud Usman; Nurhayati Azis
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.667

Abstract

Kapabilitas dinamis merupakan kemampuan perusahaan dalam mengidentifikasi peluang dan ancaman, memanfaatkan peluang yang ada, serta melakukan transformasi sumber daya untuk menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan bisnis. Kemampuan ini menjadi faktor penting bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat dan mempertahankan keunggulan bersaing secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kapabilitas dinamis terhadap keunggulan bersaing berkelanjutan pada UMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif eksploratif melalui kajian literatur (literature review). Sumber data penelitian diperoleh dari berbagai referensi ilmiah berupa jurnal nasional dan internasional, buku, serta publikasi akademik yang relevan dengan topik kapabilitas dinamis dan keunggulan bersaing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapabilitas dinamis memiliki pengaruh positif terhadap keunggulan bersaing berkelanjutan pada UMKM. Kemampuan sensing, seizing, dan transforming memungkinkan UMKM untuk beradaptasi terhadap perubahan pasar, mengembangkan inovasi, meningkatkan efisiensi operasional, serta menciptakan nilai yang lebih unggul dibandingkan pesaing. Selain itu, kapabilitas dinamis juga membantu UMKM mempertahankan eksistensi usaha melalui pemanfaatan teknologi, penguatan hubungan dengan pelanggan, dan peningkatan kualitas sumber daya yang dimiliki. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin tinggi kapabilitas dinamis yang dimiliki UMKM, semakin besar kemampuan UMKM dalam menciptakan dan mempertahankan keunggulan bersaing berkelanjutan. Oleh karena itu, pengembangan kapabilitas dinamis perlu menjadi fokus utama dalam strategi pengembangan UMKM guna meningkatkan daya saing dan keberlangsungan usaha di tengah dinamika lingkungan bisnis.
Pengaruh Implementasi Protokol Keperawatan terhadap Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Naomi Malaha; Wilma Wilma; Patima Patima; Erna Kadrianti; Harmawati Harmawati
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.668

Abstract

Keselamatan pasien merupakan salah satu indikator utama dalam kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit. Implementasi protokol keperawatan yang baik dapat membantu mencegah kesalahan medis dan meningkatkan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi protokol keperawatan terhadap keselamatan pasien di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Sampel penelitian terdiri dari 40 perawat yang bekerja di ruang rawat inap rumah sakit dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner mengenai implementasi protokol keperawatan dan keselamatan pasien. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat telah menerapkan protokol keperawatan dengan kategori baik. Selain itu, hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,002 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan implementasi protokol keperawatan terhadap keselamatan pasien di rumah sakit. Disimpulkan bahwa implementasi protokol keperawatan yang optimal dapat meningkatkan keselamatan pasien dan mengurangi risiko kejadian yang tidak diinginkan di rumah sakit. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kepatuhan tenaga keperawatan terhadap protokol pelayanan kesehatan.
Peluang dan Tantangan Green Technopreneurship di Indonesia Fatimah Fatimah; Gadis Adira Cahyuningtyas; Afifah Indah Zulfatin; Indah Amaliyah; Qonita Nasywa Berliana; Makmur Sujarwo
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.669

Abstract

Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian lingkungan di era antroposen ini. Green Technopreneurship hadir sebagai paradigma strategis yang mengintegrasikan inovasi teknologi, semangat kewirausahaan, dan tanggung jawab ekologis sebagai jawaban atas tantangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan secara komprehensif peluang dan tantangan Green Technopreneurship di Indonesia melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA terhadap literatur lima tahun terakhir (2021–2026). Hasil kajian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki peluang yang sangat besar, didukung oleh kelimpahan energi terbarukan, akselerasi transformasi digital, pergeseran perilaku konsumen milenial dan Gen Z ke arah gaya hidup berkelanjutan, serta berkembangnya green financing dan regulasi pemerintah yang semakin kondusif. Namun demikian, ekosistem ini masih menghadapi tantangan struktural yang signifikan, meliputi tingginya biaya adopsi teknologi hijau, kesenjangan kompetensi sumber daya manusia, ketimpangan infrastruktur digital antar wilayah, ketidakpastian regulasi, serta lemahnya transfer pengetahuan dari riset akademis ke implementasi industri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan Green Technopreneurship yang berkelanjutan di Indonesia memerlukan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku industri dalam membangun ekosistem inovasi hijau yang inklusif dan berdaya saing. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi strategis bagi pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan dan arah pengembangan ekonomi hijau di Indonesia.
Peta Strategi Kepemimpinan dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Pendidikan Islam: Analisis SLR Tren, Tantangan, dan Peluang (2016–2025) Syaharuddin Syaharuddin; Yudin Citriadin; Alfira Mulya Astuti
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.670

Abstract

Penelitian ini penting dilakukan karena profesionalisme guru merupakan faktor kunci dalam peningkatan mutu pendidikan Islam, sementara perubahan pendidikan, perkembangan teknologi, dan kompleksitas kelembagaan menuntut strategi kepemimpinan yang efektif dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren penelitian, mengidentifikasi tantangan, serta menganalisis peluang pengembangan strategi kepemimpinan dalam meningkatkan profesionalisme guru pada pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan sumber literatur dari Scopus, DOAJ, dan Google Scholar yang diterbitkan pada periode 2016–2025. Artikel dipilih berdasarkan kriteria relevansi, kualitas, dan kesesuaian dengan fokus penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan berperan signifikan dalam meningkatkan profesionalisme guru. Tren penelitian memperlihatkan pergeseran dari kepemimpinan administratif menuju kepemimpinan transformasional yang menekankan pengembangan sumber daya manusia, supervisi akademik, dan pengembangan profesional berkelanjutan. Tantangan utama meliputi motivasi dan komitmen guru, keterbatasan sumber daya, supervisi yang belum optimal, serta akses pengembangan profesional yang belum merata. Sementara itu, peluang pengembangan kepemimpinan pendidikan Islam terbuka melalui penguatan nilai-nilai Islam, komunitas belajar profesional, serta pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan. Temuan ini menegaskan bahwa model kepemimpinan transformasional yang adaptif dan berbasis nilai-nilai Islam merupakan strategi yang mendesak untuk diimplementasikan dalam meningkatkan profesionalisme guru serta memperkuat daya saing dan kualitas pendidikan Islam di era abad ke-21.
Penguatan Self-Awareness dan Kedisiplinan Santri Mas PPTI Gobah melalui Pendekatan Persuasif pada Pembelajaran Fikih Rahma Yanti; Hidayani Syam; Fadhilla Yusri; Yelfi Dewi
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.672

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan kesadaran diri (self-awareness) dan kedisiplinan santri dalam pembelajaran Fikih sebagai bagian dari pembentukan karakter di lingkungan pesantren. Namun, masih ditemukan santri yang kurang menyadari pentingnya belajar, kurang disiplin dalam mengikuti pembelajaran, serta belum mampu mengelola perilaku secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan persuasif dalam penguatan self-awareness dan kedisiplinan santri pada pembelajaran Fikih serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru Fikih dan santri di MAS PPTI Gobah V Surau Tilatang Kamang. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan persuasif diterapkan melalui pendekatan sistematis dan heuristik yang diwujudkan dalam bentuk pemberian motivasi, nasihat, keteladanan, penguatan, reward, dan punishment. Implementasi pendekatan tersebut berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan santri mengenali diri, mengevaluasi perilaku, mengambil keputusan, serta membangun kedisiplinan dalam mengikuti pembelajaran Fikih. Faktor pendukung meliputi lingkungan pertemanan yang positif, lingkungan asrama yang kondusif, dan dukungan keluarga, sedangkan faktor penghambat meliputi rasa malas, kelupaan, pengaruh teman sebaya, serta belum optimalnya strategi komunikasi guru. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi pendekatan persuasif sistematis dan heuristik dalam penguatan self-awareness dan kedisiplinan santri di lingkungan pesantren.
Integrasi Deep Learning dalam Problem Based Learning: Upaya Pengembangan HOTS pada Pembelajaran IPAS Siswa Sekolah Dasar Adelia Putri Maharani; Chairul Amriyah; Baharudin Baharudin
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.674

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut siswa sekolah dasar memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi Higher Order Thinking Skills (HOTS) agar mampu memahami, menganalisis, dan menyelesaikan berbagai permasalahan secara kritis dan kreatif. Namun, kemampuan HOTS siswa sekolah dasar masih memerlukan penguatan untuk mendukung keterlibatan siswa secara aktif dan bermakna dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integrasi Deep Learning dalam model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan HOTS siswa pada pembelajaran IPAS. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment nonequivalent control group design yang melibatkan 53 siswa kelas V SD Al Azhar 1 Bandar Lampung. Data dikumpulkan melalui tes HOTS berbentuk pilihan ganda beralasan dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, Independent Sample t-Test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen (78,26) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (72,27). Hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi 0,003 (<0,05), sedangkan nilai N-Gain kelas eksperimen (0,41) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (0,20). Sejalan dengan itu, integrasi Deep Learning dalam model PBL berpengaruh terhadap kemampuan HOTS siswa dan dapat menjadi alternatif pembelajaran untuk mendukung pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada pembelajaran IPAS.
Pengaruh Model Role Playing terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas IV pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Fitriyah Ayu Istiazah; Syofnidah Ifrianti; Ayu Reza Ningrum
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.675

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berbicara siswa kelas IV pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SDN 1 Surabaya Bandar Lampung. Data pra-penelitian menunjukkan bahwa 66 dari 79 siswa (83,5%) belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), sedangkan 13 siswa (16,5%) telah mencapai KKTP. Permasalahan terlihat pada aspek pelafalan, intonasi, rasa percaya diri, kelancaran, dan ketepatan kosakata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Role Playing terhadap keterampilan berbicara siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Experimental Design tipe Posttest Only Control Group Design. Sampel terdiri atas kelas IVA sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model Role Playing dan kelas IVC sebagai kelas kontrol yang menggunakan model Time Token. Data dikumpulkan melalui penilaian keterampilan berbicara meliputi pemahaman isi, pelafalan, intonasi, kelancaran, dan kosakata. Hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata kelas eksperimen sebesar 81,67, lebih tinggi daripada kelas kontrol sebesar 68,20. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, uji homogenitas memperoleh Sig. 0,231 > 0,05, dan uji Independent Samples t-Test memperoleh Sig. 0,000 < 0,05. Dengan demikian, model Role Playing berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berbicara siswa.
Analisis Implementasi Model Project Based Learning terhadap Kolaborasi Peserta Didik di Sekolah Dasar Nadya Nadya; Andi Thahir; Chairul Amriyah
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model Project Based Learning (PjBL) terhadap kolaborasi peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas II SD Negeri 2 Muara Gading Mas Lampung Timur. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya keterampilan kolaborasi peserta didik meskipun model PjBL telah diterapkan dalam pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas II, dan peserta didik kelas II. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PjBL dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang telah disesuaikan dengan tujuan pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penerapan model ini mampu mendorong peserta didik untuk bekerja sama, berpartisipasi aktif dalam kelompok, berbagi tugas, serta menghargai pendapat teman. Faktor pendukung implementasi PjBL meliputi kompetensi guru, ketersediaan sarana pembelajaran, lingkungan belajar yang kondusif, dan antusiasme peserta didik, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, perbedaan tingkat keaktifan peserta didik, serta kendala dalam pengelolaan kelompok. Dengan demikian, model Project Based Learning dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan keterampilan kolaborasi peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah bahwa guru sekolah dasar kelas bawah dapat menerapkan Pembelajaran Berbasis Proyek melalui proyek kontekstual, pembagian peran yang jelas, dan fasilitasi kelompok yang intensif untuk mengoptimalkan keterampilan kolaborasi siswa.
Pengembangan Modul Ajar Seni Lukis Berbasis Project Based Learning untuk Mengasah Keterampilan Menggambar Siswa Kelas V Sekolah Dasar Layla Nurhasanah; Dyah Lyesmaya
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar seni lukis berbasis Project-Based Learning (PjBL) untuk mengasah keterampilan menggambar siswa kelas V sekolah dasar. PjBL merupakan model pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses merancang, merencanakan, melaksanakan, dan menghasilkan suatu karya. Penerapan model pembelajaran berbasis proyek dinilai mampu meningkatkan keaktifan dan kreativitas siswa dalam proses pembelajaran. Berdasarkan penelitian sebelumnya, penerapan PjBL terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang kreatif dan partisipatif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi lima tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Melalui tahapan tersebut, modul ajar dikembangkan dan diujicobakan untuk mengetahui kelayakan serta efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan menggambar siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan bahan ajar yang inovatif dan menyenangkan, serta menjadi referensi bagi pendidik dalam memilih model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran yang tepat dapat mendukung pengembangan kreativitas siswa dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Media MONOPERTUM (Monopoli Perkembangbiakan Tumbuhan) pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV Sekolah Dasar Aprilia Dwiyanti; Ade Cyntia Pritasari
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.680

Abstract

Penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar berperan penting dalam menciptakan pembelajaran yang menarik dan bermakna. Peserta didik sekolah dasar cenderung menyukai pembelajaran yang melibatkan aktivitas, interaksi, dan permainan. Namun, penggunaan media pembelajaran yang mengakomodasi karakteristik tersebut pada materi perkembangbiakan tumbuhan masih terbatas sehingga keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media MONOPERTUM (Monopoli Perkembangbiakan Tumbuhan) serta mengetahui tingkat kevalidan, keefektifan, dan kemenarikannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE. Subjek penelitian berjumlah 20 peserta didik kelas IV SDN Durbuk 2 Pamekasan. Data diperoleh melalui lembar validasi ahli, observasi aktivitas guru dan peserta didik, tes hasil belajar, serta angket respons guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media MONOPERTUM memperoleh kategori sangat valid berdasarkan penilaian ahli media 92,64%, ahli materi 90%, dan ahli desain pembelajaran 94,23%. Media ini juga sangat efektif berdasarkan hasil observasi aktivitas guru 95,83% dan aktivitas peserta didik 92,66%. Hasil belajar peserta didik meningkat dari ketuntasan 20% menjadi 100%, dengan tingkat efektivitas pembelajaran sebesar 78% dalam kategori efektif. Selain itu, media memperoleh respon sangat menarik dari guru 98% dan peserta didik 95,64%. Berdasarkan hasil tersebut, media MONOPERTUM dinyatakan valid, efektif, dan menarik untuk digunakan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial kelas IV sekolah dasar.