cover
Contact Name
Kautsar Eka Wardhana
Contact Email
borjuprima@gmail.com
Phone
+6281350014222
Journal Mail Official
borjuprima@gmail.com
Editorial Address
Jl. H. A. M. Rifaddin, Harapan Baru, Kec. Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75251
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Borneo Journal of Primary Educaton
ISSN : -     EISSN : 27755258     DOI : https://doi.org/10.21093/bjpe
Borneo Journal of Primary Education (E-ISSN 2775-5258) is a scholarly academic journalpublished by Faculty of Education and Teacher Training of UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, Indonesia. It is a peer-reviewed open access journal in the fields of Islamic Education. The publication of an article in Borneo Journal of Primary Education is an essential building block in the development of a respected network of knowledge. It is a direct reflection of the quality of the work of the authors and the institutions that support them. Peer-reviewed articles support and embody the scientific method. It is important to agree upon standards of expected ethical behavior for all parties involved in the act of publishing: the author, the journal editors, the peer reviewers, and the publisher. The journal is published twice a year in June and December. It was firstly published in 2021. Borneo Journal of Primary Education, accepts unpublished, high quality, and original research manuscripts in English and Arabic related research and education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 61 Documents
Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Nilai-Nilai Multikulturalisme di Sekolah Dasar Tenggarong Helwilita, Helwilita
Borneo Journal of Primary Education Vol 4 No 1 (2024): Borneo Journal of Primary Education, 4(1), Februari 2024
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bjpe.v4i2.4034

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi implementasi nilai-nilai multikultural dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Dasar Negeri Tenggarong, menekankan inklusivitas dan penghormatan terhadap keragaman dalam pendidikan. Ini menggali berbagai aspek seperti desain kurikulum, metode pengajaran, dan kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung multikulturalisme dalam pendidikan agama. Tantangan yang dihadapi sekolah dan upaya yang dilakukan untuk mengatasinya dibahas, memberikan pandangan komprehensif tentang pentingnya dan implementasi efektif nilai-nilai multikultural dalam pendidikan agama sekolah menengah. Peran kepala sekolah dalam memfasilitasi implementasi ini melalui visi yang jelas, kebijakan yang mendukung, alokasi sumber daya yang memadai, dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan disorot. Studi ini menunjukkan bagaimana PAI tidak hanya memberikan ajaran agama dan moral tetapi juga mempromosikan kesadaran sosial, perawatan lingkungan, pemikiran kritis, dan keterampilan analitis di antara siswa
Strategi Guru PAI Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Melalui Modeling Dengan Bermain Peran Sahabat Nabi Rahmawati, Peni
Borneo Journal of Primary Education Vol 4 No 2 (2024): Borneo Journal of Primary Education, 4(2), Juni 2024
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bjpe.v4i3.5764

Abstract

Sekolah Dasar adalah jenjang awal wajib belajar dari negara. Dalam jenjang sekolah dasar anak mendapat pendidikan lebih kompleks dibanding ketika berada di rumah dan jenjang taman kanak-kanak. Anak dituntut untuk mampu menyerap pendidikan akademis, sekaligus memupuk sikap dan karakter baik. Salah satunya mampu mengembangkan sikap empati, baik terhadap lingkungan kelas, maupun lingkungan luar sekolah. Berbagai strategi bisa dilakukan guna meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan anak, baik berupa pretasi akademis, maupun cerdas secara emosional. Metode role model akan menjadi strategi taktis guru dalam memupuk sikap dan karakter baik bagi anak. Ketertarikan anak pada permainan online dan lingkungan yang kurang kondusif akan menjadi tantangan berat. Dibutuhkan lebih dari sekedar role model yang setiap hari berhadapan langsung dengan anak. Mengadaptasi penokohan animasi yang mampu menarik simpati anak dan membekas lama, guru bisa menciptakan suasana dimana anak bisa terlibat langsung dengan penokohan yaitu dengan cara bermain peran. Anak dipaksa lepas dari gadget dan lebih fokus menyelesaikan tugas bermain perannya. Dalam hal ini strategi yang guru ambil adalah dengan bermain peran tokoh dari sejarah Islam. Banyak tokoh sahabat Nabi yang bisa dijadikan peran utama dalam pola role playing. Tujuan utama nya adalah agar anak diajak terlibat langsung sebagai pemeran utama dalam bermain seni peran sehingga akan lebih membekas dan mengambil manfaat lebih banyak manfaat dari kegiatan yang berlangsung.
KREATIVITAS GURU DALAM MENGEMBANGKAN MINAT BACA SISWA KELAS II DI SEKOLAH DASAR ISLAM AL-AZHAR 47 SAMARINDA Kuspradityas, 1Gita Annisa; Saleh, Khairul; Sadar, Arsinah
Borneo Journal of Primary Education Vol 4 No 2 (2024): Borneo Journal of Primary Education, 4(2), Juni 2024
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bjpe.v4i3.11247

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kreativitas guru yang sedang berproses untuk menerapkan program literasi sekolah yang dijalankan oleh SD Islam Al-Azhar 47 Samarinda dengan membiasakan siswa untuk membaca buku sekitar 30 menit setelah pembelajaran berakhir. Program literasi tersebut yaitu buku “aku bisa baca”. Maka peneliti tertarik untuk meneliti lebih lanjut untuk mengetahui kreativitas guru dalam mengembangkan minat baca siswa di SD Islam Al-Azhar 47 Samarinda dan faktor penghambat dan pendukungnya.Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kreativitas guru yang sedang berproses untuk menerapkan program literasi sekolah yang dijalankan oleh SD Islam Al-Azhar 47 Samarinda dengan membiasakan siswa untuk membaca buku sekitar 30 menit setelah pembelajaran berakhir. Program literasi tersebut yaitu buku “aku bisa baca”. Maka peneliti tertarik untuk meneliti lebih lanjut untuk mengetahui kreativitas guru dalam mengembangkan minat baca siswa di SD Islam Al-Azhar 47 Samarinda dan faktor penghambat dan pendukungnya.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi, kemudian dianalisis menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas yang dimiliki guru yaitu mengelola kelas dengan baik, memberikan kegiatan positif sebelum membaca, menerapkan program literasi, menyediakan berbagai buku menarik, menggunakan metode, dan media menarik, Memberikan reward kepada siswa, memanfaatkan sumber daya teknologi. Adapun faktor penghambatnya tantangan guru memahami karakter siswa, Keterbatasan waktu di sekolah, kurangnya pengetahuan guru untuk menentukan ide baru, dan terdapat buku yang kurang menarik karena dibaca berulang kali. Faktor pendukung terdapat pelatihan pengembangan untuk guru, terdapat sumber daya teknologi, tersedia buku penunjang membaca pemula, terdapat poster dan kata bergambar menarik, tersedia pojok baca kelas, dan sarana prasarana sekolah yang menunjang.
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN ONLINE MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MADRASAH IBTIDAIYAH NURUL HIDAYAH TANAH MERAH Setiawat, Nur Agustini; Malik, Lina Revila; Sadar, Arsinah
Borneo Journal of Primary Education Vol 4 No 3 (2024): Borneo Journal of Primary Education, 4(3), Oktober 2024
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bjpe.v4i3.11249

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kondisi pandemi Covid-19 yang menuntut agar terlaksananya pembelajaran dilaksanakan secara online, hal ini menyebabkan peranan guru sangatlah penting. Permasalahan yang timbul inilah yang dapat menyebabkan kurang efesiennya proses pembelajaran online pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Perlunya dilakukan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam Problematika pembelajaan online pada mata pelajaran bahasa Indonesia di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah Tanah Merah, upaya yang telah dilakukan guru mata pelajaran bahasa Indonesia di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah Tanah Merah dalam mengatasi problematika pembelajaran online. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Pada proses pelaksanaan pembelajaran online pada mata pelajaran bahasa Indonesia Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah mengalami beberapa masalah diantaranya masalah dalam penggunaan aplikasi pembelajaran, masalah kemampuan peserta didik dalam memahami pembelajaran dan masalah waktu; upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi problematika pembelajaran online mata pelajaran bahasa Indonesia. Pertama, menggunakan aplikasi yang mudah dipergunakan dan terkadang memberkan tugas di sekolah dan di kerjakan di rumah; kedua, selalu berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dalam pembelajaran dan perkembangan dari peserta didik.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Aplikasi Qreatif Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Pembelajaran IPAS Ulfa, Ina; Rustini, Tin; Sutisna, M. Ridwan
Borneo Journal of Primary Education Vol 5 No 3 (2025): Borneo Journal of Primary Education, 5 (3), Oktober 2025
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bjpe.v5i3.11302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan aplikasi Qreatif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V pada pembelajaran IPAS dengan topik rantai makanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi eksperimen dengan rancangan nonequivalent pretest-posttest control group design, yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan model PBL berbantuan aplikasi Qreatif dan kelompok kontrol yang menggunakan model PBL dengan media gambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan aplikasi Qreatif berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Rata-rata skor pre-test kelompok eksperimen meningkat dari 61,15 menjadi 85,77, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 56,20 menjadi 74,60 pada hasil post-test. Berdasarkan uji statistik N-Gain, rata-rata peningkatan kemampuan berpikir kritis pada kelompok eksperimen sebesar 63,33%, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang hanya mencapai 41,40%.Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa siswa pada kelompok eksperimen lebih aktif, antusias, serta menunjukkan kemampuan berpikir kritis yang lebih baik selama proses pembelajaran berlangsung. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan model Problem Based Learning berbantuan aplikasi Qreatif lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan media konvensional. Dengan demikian, disarankan agar satuan pendidikan mempertimbangkan integrasi model pembelajaran ini ke dalam pembelajaran IPAS, khususnya pada materi rantai makanan, guna menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan partisipasi aktif siswa.
Penerapan Kode Etik Berpakaian Islami di PGMI UNU Purwokerto Rifngatin, Refdahria; Wulandari, Fitri
Borneo Journal of Primary Education Vol 5 No 3 (2025): Borneo Journal of Primary Education, 5 (3), Oktober 2025
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bjpe.v5i3.11598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kode etik berpakaian Islami pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Purwokerto. Sebagai lembaga pendidikan berbasis Islam, UNU Purwokerto menetapkan aturan berpakaian yang berpedoman pada prinsip-prinsip syariat Islam. Namun, dalam praktiknya masih terdapat mahasiswa yang belum sepenuhnya mematuhi ketentuan tersebut, seperti mengenakan pakaian ketat, transparan, atau tidak sesuai dengan peraturan kampus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran terhadap kode etik berpakaian dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain perbedaan latar belakang pendidikan, pengaruh lingkungan pergaulan, kurangnya pemahaman terhadap peraturan kampus, serta dominasi tren mode modern. Beberapa mahasiswa juga melakukan pembenaran pribadi (self-serving justification) terhadap pilihan berpakaian mereka dengan alasan kenyamanan atau tuntutan gaya hidup. Sebaliknya, mahasiswa yang berasal dari keluarga religius atau berlatar belakang pesantren lebih konsisten dalam menerapkan busana Islami. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan kode etik berpakaian Islami memiliki kontribusi penting dalam pembentukan pendidikan karakter calon guru Madrasah Ibtidaiyah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan edukasi, sosialisasi, serta penegakan aturan yang tegas dan berkesinambungan untuk menumbuhkan profesionalisme, integritas, dan nilai-nilai Islami yang mencerminkan identitas institusi.
Nature Exploration in the Schoolyard: Creating a Play Environment that Teaches Environmental Care to Young Children Sriyanto, Agus; Fa'izah, Tuhrotul; Entriza, Aditya Niko; Saputra, Alan Lutfi Gesang
Borneo Journal of Primary Education Vol 5 No 3 (2025): Borneo Journal of Primary Education, 5 (3), Oktober 2025
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bjpe.v5i3.11737

Abstract

Early environmental education is important for developing an environmentally conscious character. This study aims to describe the implementation of nature exploration in the schoolyard in developing environmental awareness in early childhood at RA Nawa Kartika VIII Sidolaju Widodaren Ngawi. Using a qualitative approach with a case study design, data were collected through observation, interviews, and documentation. The results of this study found that nature exploration activities in the schoolyard can increase environmental awareness and develop children's cognitive, socio-emotional, and motor skills. Direct involvement in activities such as planting, cleaning the environment, and making compost fosters a sense of responsibility from an early age. Obstacles faced can be overcome through collaboration and training. This study recommends optimal use of the schoolyard as an environment-based learning medium.
Matematika Menyenangkan dengan Team Games Tournament pada Siswa Kelas Awal Hidayati, Laila; Lusyana, Evvy
Borneo Journal of Primary Education Vol 5 No 1 (2025): Borneo Journal of Primary Education, 5(1), Februari 2025
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bjpe.v5i3.11744

Abstract

Many young children struggle with math basics when lessons focus too much on the teacher talking. This research set out to see if a more playful, hands-on approach could change that. We studied the impact of the Team Games Tournament (TGT) method, which uses games and tangible objects, to make learning math more joyful and effective for young learners. Working with a class of 24 first-graders at SD Muhammadiyah Ngawi, we observed their activities, talked with them, and used simple tests. The change was clear: the classroom came alive with energy as the children became excited and actively involved in their math lessons. The most telling result was in their test scores: the number of students who understood the material jumped from just 3 to 9. This shows us that TGT can truly create a vibrant and relatable learning space where children thrive. Our key takeaway is that while this method is powerful, some children still need extra, personalized support. Therefore, the real success lies in pairing engaging methods like TGT with dedicated one-on-one help for those who need it.
Analysis of The Implementation of Songs and Chants in English Language Learning for Elementary School Students Eriyani, Yeni Ikawati; Satriyawan, Aziz Nuri; Handaru, Galih Dian Dwi
Borneo Journal of Primary Education Vol 5 No 3 (2025): Borneo Journal of Primary Education, 5 (3), Oktober 2025
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bjpe.v5i3.11745

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Songs and Chants method in English language learning for fifth-grade students at MI Al Huda Pengkol and to describe students’ responses toward its application. The research employed a descriptive qualitative approach involving 27 students and one English teacher. Data were collected through observation, interviews, documentation, and focus group discussions, and analyzed using descriptive and triangulation techniques. The results show that the application of songs and chants increases student participation, enhances learning interest, and creates a more active and enjoyable classroom atmosphere. Students find it easier to remember vocabulary and sentence structures due to repetition and rhythm. Of the 27 students, the number who actively spoke English increased from 13 to 23. Challenges include limited facilities, infrastructure, and preparation in selecting and adapting songs according to the curriculum. Overall, this method proves to be an effective and enjoyable alternative for English learning at the Madrasah Ibtidaiyah level. Further research is suggested to develop more structured songs and chants materials.
Efektivitas Media Kartu Domat Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Materi Perkalian Kelas III Min 2 Samarinda khilmiah, Nabila; Idris, Husni; Nasiah, siti
Borneo Journal of Primary Education Vol 5 No 2 (2025): Borneo Journal of Primary Education, 5(2), Juni 2025
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bjpe.v5i1.11072

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam operasi hitung perkalian. Meskipun guru telah menggunakan media pembelajaran seperti flash card dan papa perkalian, hasil belajar masih belom optimsl. Data awal menunjukan hanya 48 siswa mencapai ketuntasan, sementara 52 lainnya belum tuntas. Oleh karena itu,diperlukan media pembelajaran alternatif yang menarik dan efektif,salah satunya adalah kartu domino matematika.Tujuan penelitian ini untuk mengetauhi perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional dan siswa yang menggunakan media kartu domino. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain pretest-posstest non equivalent. Sample di ambil secara purposive sampling dari kelas III A sebagai kelas eksperimen dan III D sebagai kelas control dengan total 63 siswa.Instrument penelitian diuji yaitu validitas,reliabilitas,Tingkat kesukaran, daya beda. Data dari analisis menggunakan uji normalitas,homogenitas,indepent sampel t test,dan N-gain. Hasil penelitian menunjukan rata-rata posttest kelas eksperimen 81,7% dan kelas kontrol 72 %, sedangkan N-gain 57,43 ( cukup efektif) dan pada kelas kontrol 43,96 ( kurang efektif). Uji T menunjukan sigifikansi 0,000<0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa media kartu domino cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Kata kunci: Kartu Domino,Hasil Belajar, Materi Perkalian Abstract This researsh was motivated by the low learning outcomes of students in multiplications operations. Although the teacher had used learning media card as flashcards and multiplication boards, student achievement remained suboptimal. Preliminaining 52% did not. Therefore, an alternstive learnative learning medium that is engaging and affective is needed-one of which is the use of mathematical domino cards. The purpose of this study is to determine the difference in learning outcomes between students who received coventional and those eho used domino card media. This study employed a quangtitative approach with a quasi experimental method and a pretest-posttest non equivalent control group design. The sample was selected using purposive sampilng,with calss III A as the experimental group and class III D as the control group, totaling 63 students. The researh insruments were testes for valiity, reliability, item difficulty,and discrimination power. Data were analyzed using normality tests, homogeneity test, independt sample t test,ang gain analaysis. The results showed that the experimental group had a posttest average of 81,7%, whilw the contol graoup scored 72%. The N-Gain for the experimental calass was 57,43 ( moderately effective). The t test result showed a significance value of 0,000< 0,05, indicating that the use of domino card media is effective in improving students’ mathematics learning outcoment.