cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,872 Documents
The Credibility Mechanism: Modelling the Mediating Effect of Blockchain-Enabled Transparency on Sustainable Revenue Premium in Hotel Food & Beverage Supply Chains Putranto, Diyan; Halawa, Fransiscus Amonio; Widodo, Rintis Eko; Setiawan, Fahmi; Ajizi , Budi Nurhamdani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3730

Abstract

The competitive hospitality sector faces a growing credibility crisis, where rising consumer skepticism regarding "greenwashing" severely limits the ability of hotels to capture the Sustainable Revenue Premium. This research addresses a critical gap in Sustainable Supply Chain Management (SSCM) literature by empirically modeling the "Credibility Mechanism"—the process by which digital technology resolves information asymmetry to monetize sustainability claims. Focusing on the complex Food and Beverage (F&B) supply chains of emerging archipelagic economies, the study employs a rigorous sequential mixed-methods design. First, Design Science Research was utilized to architect a permissioned cross-chain blockchain framework integrating Zero-Knowledge Proofs (ZKPs) for verifiable, private provenance. Subsequently, Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) confirmed that blockchain-enabled transparency significantly mitigates perceived greenwashing risk, which in turn fosters Customer Trust. Critically, the study validates financial outcomes using a Stochastic Frontier Bayesian Model (SFBM) applied to longitudinal hotel data. Results demonstrate that adopting this traceable framework yields an 8.4% increase in F&B revenue efficiency and sustains a 5.1% price premium for ethically sourced items. These findings provide profound theoretical advancements by redefining SCM risk mitigation through Information Governance rather than material redundancy. Managerially, the research offers a data-driven justification for high-tech investment, proving that verifiable transparency is a direct revenue driver essential for competitive advantage in opaque markets.
Analisis Alur Proses Produksi Tissue di PT. Infinity Blessing Indonesia Sari, Putri Permata; Syihabuddin, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3731

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis alur proses produksi tissue pada PT. Infinity Blessing Indonesia melalui pendekatan kualitatif studi kasus. Kebutuhan tissue yang terus meningkat menuntut perusahaan maklon untuk memiliki sistem produksi yang efisien, terkoordinasi, dan mampu mempertahankan konsistensi mutu. Untuk memahami dinamika tersebut, penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan personel kunci, serta penelaahan dokumen internal perusahaan yang berkaitan dengan pengadaan bahan baku, pengoperasian mesin, hingga pengemasan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi terdiri dari lima tahapan utama, yaitu pengadaan jumbo roll, converting, embossing dan folding, pengemasan, serta penyimpanan. Meskipun tahapan tersebut telah mengikuti prosedur standar, ditemukan sejumlah hambatan operasional yang berdampak pada efisiensi produksi. Keterlambatan pasokan bahan baku kerap menyebabkan pengunduran jadwal, sementara downtime mesin muncul akibat perawatan yang belum terjadwal secara optimal. Selain itu, ketidaksesuaian data stok antara gudang dan bagian produksi memunculkan kesenjangan informasi yang menghambat perencanaan. Variasi mutu antarbatch juga masih terjadi akibat perbedaan setelan mesin dan koordinasi teknis yang kurang konsisten. Temuan ini menegaskan perlunya integrasi informasi yang lebih baik, peningkatan pemeliharaan preventif, serta penguatan koordinasi lintas fungsi untuk mencapai stabilitas proses produksi. Studi ini turut memberi kontribusi empiris bagi pengembangan strategi peningkatan efisiensi dan kualitas di industri maklon tissue. Penelitian lanjutan dianjurkan untuk memperluas cakupan dengan pendekatan kuantitatif atau analisis komparatif antarpelaku industri.
Sistem Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru STMIK Kreatindo Manokwari Berbasis Web Dowansiba, Novelina; Zulkarnain, Zulkarnain; Batkunde, James; Mardewi, Mardewi; Indrayani, Lilis; Tonapa, Jennis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3735

Abstract

Perkembangan teknologi informasi menuntut perguruan tinggi untuk meningkatkan efisiensi pelayanan administrasi, termasuk dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi penerimaan mahasiswa baru berbasis web pada STMIK Kreatindo Manokwari guna menggantikan sistem manual yang dinilai kurang efisien, terutama bagi calon mahasiswa dari luar daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan perangkat lunak Waterfall, yang mencakup tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Perancangan sistem menggunakan berbagai diagram UML, sedangkan implementasi dikembangkan dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun dapat memfasilitasi proses pendaftaran mahasiswa baru secara daring, mulai dari registrasi, pengisian data, unggah berkas, hingga pembayaran. Sistem juga membantu admin dalam memverifikasi data dan menghasilkan laporan secara otomatis. Dengan adanya sistem ini, proses penerimaan mahasiswa baru menjadi lebih efisien, cepat, dan akurat, sehingga dapat meningkatkan kualitas layanan akademik di STMIK Kreatindo Manokwari.
Perbandingan Keefektifan Reagen Untuk Menentukan Kadar Flavonoid Total pada Kulit Biji Kacang Hijau (Vigna radiate L.) Menggunakan Spektrofotometri UV-Vis Andriani, Dwi Ika; Hidayah, Nur; Alawiyah, Tuti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3740

Abstract

Kulit biji kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan limbah pertanian yang belum banyak dimanfaatkan, padahal diketahui mengandung senyawa flavonoid dengan potensi kuat sebagai antioksidan. Untuk mendukung pengembangan pemanfaatannya sebagai sumber bahan alam, penetapan kadar flavonoid total menjadi langkah penting. Reagen aluminium klorida (AlCl₃) secara luas digunakan dalam analisis flavonoid karena kemampuannya membentuk kompleks stabil dengan senyawa flavonoid. Namun, alternatif reagen seperti aluminium nitrat (Al(NO₃)₃) masih jarang diteliti sehingga perlu dilakukan evaluasi efektivitasnya. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas reagen AlCl₃ dan Al(NO₃)₃ dalam menentukan kadar flavonoid total pada ekstrak kulit biji kacang hijau menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Ekstraksi sampel dilakukan melalui metode maserasi menggunakan etanol 96%. Penetapan kadar flavonoid total memanfaatkan standar kuersetin serta pembentukan kompleks warna dengan reagen AlCl₃ dan Al(NO₃)₃ yang dikombinasikan dengan natrium asetat. Absorbansi kemudian diukur pada panjang gelombang maksimum yang sesuai untuk masing-masing reagen. Metode analisis selanjutnya divalidasi melalui uji linearitas, akurasi, presisi, serta penentuan LOD dan LOQ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AlCl₃ menghasilkan absorbansi dan sensitivitas yang lebih tinggi dibandingkan Al(NO₃)₃, sehingga memberikan hasil pengukuran yang lebih akurat dan representatif. Uji validasi juga menunjukkan bahwa metode memiliki linearitas dan presisi yang baik untuk kedua reagen. Dengan demikian, AlCl₃ dinyatakan lebih efektif dalam penentuan kadar flavonoid total pada kulit biji kacang hijau. Temuan ini menguatkan potensi pemanfaatan limbah kulit biji kacang hijau sebagai sumber bahan baku alami bernilai guna.
The Model E-SerQual Terhadap E-Satisfaction Dan E-Loyalty Pada Pengguna Layanan BCA Mobile Banking Kurnia, Siti Aisah; Adhilla, Fitroh; Purwoko, Purwoko
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3743

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong dalam peningkatan mobile banking sebagai sarana transaksi keuangan yang cepat, mudah dan fleksibel. BCA Mobile Banking menjadi salah satu layanan perbankan digital dengan jumlah pengguna yang semakin meningkat di Indonesia. Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan dan loyalitas nasabah BCA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dimensi e-service quality yang dimensi nya yaitu personal needs, site organization, user friendliness dan efficiency terhadap e-loyalty serta e-satisfaction sebagai mediasi. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode non-probability sampling melalui teknik convenience terlebih dahulu kemudian menggunakan purposive sampling dengan 100 responden pengguna BCA Mobile Banking. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efficiency dan user friendliness berpengaruh berpengaruh positif dan signifikan terhadap E-Loyalty melalui E-Satisfaction, sedangkan personal needs dan site organization tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Selain itu, seluruh variabel dalam model memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, serta nilai R² dan Q² menunjukkan bahwa model memiliki daya prediksi yang memadai. Penelitian ini mengindikasikan bahwa efisiensi layanan dan kemudahan penggunaan aplikasi menjadi faktor utama dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas pengguna terhadap layanan mobile banking BCA. Penelitian ini juga memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan riset pemasaran digital dan rekomendasi praktis bagi industri perbankan dalam meningkatkan kualitas layanan mobile banking.
Perbedaan Penafsiran Ayat Riba dalam Tafsir Klasik dan Kontemporer: Implikasi bagi Hukum Ekonomi Syariah Arifin, Nofal; Abdurrauf, Abdurrauf
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an tentang riba antara tafsir klasik dan kontemporer serta implikasinya terhadap perkembangan hukum ekonomi Islam. Dalam literatur Islam, riba tidak hanya dipandang sebagai kelebihan dalam transaksi keuangan, tetapi juga sebagai simbol ketidakadilan sosial dan moral yang berkontribusi pada ketimpangan ekonomi. Para mufasir klasik seperti Ibn Kathīr, Al-Jaṣṣāṣ, dan Al-Qurṭubī menekankan pelarangan riba secara tekstual dan mutlak dengan prinsip bahwa setiap tambahan atas pinjaman merupakan riba tanpa mempertimbangkan konteks sosial atau ekonomi. Sebaliknya, sarjana kontemporer seperti Yusuf al-Qaradawi, Fazlur Rahman, dan Muhammad Asad menafsirkan ayat-ayat tentang riba melalui pendekatan maqāṣid al-sharī‘ah dengan fokus pada nilai keadilan dan kemaslahatan publik. Mereka menilai bahwa larangan riba harus dipahami secara teleologis dengan mempertimbangkan apakah suatu tambahan bersifat eksploitatif atau merupakan kompensasi wajar dalam sistem ekonomi modern. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan penafsiran tersebut memengaruhi dinamika hukum ekonomi Islam, terutama dalam pengembangan sistem keuangan dan perbankan syariah. Tafsir klasik menghasilkan pendekatan hukum yang rigid dan protektif secara tekstual, sedangkan tafsir kontemporer mendorong pendekatan yang adaptif dan kontekstual terhadap perubahan ekonomi global. Dengan demikian, diperlukan rekonsiliasi metodologis antara kepastian normatif teks dan fleksibilitas maqāṣid untuk memastikan hukum ekonomi Islam tetap relevan dalam menjawab tantangan kontemporer tanpa kehilangan legitimasi moral dan prinsip keadilan.
A Character Centered Analysis of Anna’s Personal Development in the Film My Oxford Year Fauzi, Fera Fitri; Adiningsih, Sekar Safitri Dhita; Rosalinah, Yanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3746

Abstract

This research focuses on “A Character-Centered Analysis of Anna’s Personal Development in the film My Oxford Year.” The purpose of the study is to examine how Anna, as the main character, is portrayed and how her personal development unfolds throughout the film. The data were obtained from the depiction of Anna in various scenes, including her dialogue, actions, emotional expressions, and interactions with other characters. To analyze these elements, the study employs Murphy’s (1972) theory of characterization, which provides a framework for understanding how a character is shaped within the narrative. Using a qualitative descriptive method, the researcher observed the film repeatedly and took detailed notes to identify patterns related to Anna’s growth. The findings indicate that Anna’s development appears through several dimensions of her characterization, including her changing decisions, emotional responses, and evolving perspectives as she navigates new experiences at Oxford. The analysis reveals that Anna undergoes growth in three major areas. First, emotional development, shown through her increasing maturity in managing conflicts and personal challenges. Second, relationship development, reflected in her ability to form meaningful connections and reassess her priorities. Third, identity formation, as she begins to understand her values, ambitions, and sense of purpose more clearly. Overall, the study concludes that Anna’s journey in My Oxford Year represents a gradual and realistic process of personal transformation. Her growth is shaped by the challenges, opportunities, and responsibilities she encounters, illustrating a nuanced portrayal of character development within the film.
Analisis Lingkungan Pemasaran Rumah Sakit Pemerintah: Studi Deskriptif terhadap Faktor Internal dan Eksternal muharani, Defrika; Yorismanto, Yorismanto; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi strategi pemasaran rumah sakit pemerintah pada era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap publikasi nasional dan internasional periode 2015–2025, studi ini mengidentifikasi bahwa faktor eksternal yang paling dominan adalah regulasi JKN dan mekanisme pembayaran INA-CBGs. Kedua faktor tersebut menuntut efisiensi biaya yang tinggi, membatasi fleksibilitas harga, serta memengaruhi struktur pendapatan rumah sakit. Faktor eksternal lain yang turut berpengaruh mencakup dinamika politik dan hukum, kondisi ekonomi makro, serta perubahan demografi yang mendorong meningkatnya permintaan layanan kesehatan. Di sisi internal, penelitian menemukan bahwa tiga elemen utama sumber daya manusia (People), proses layanan (Process), dan bukti fisik (Physical Evidence) memiliki kontribusi signifikan terhadap kepuasan pasien, masing-masing sebesar 28%, 22%, dan 19%. Temuan operasional menunjukkan bahwa rumah sakit pemerintah mempertahankan Average Length of Stay (AvLOS) rendah, berkisar 2,3–4,0 hari, sebagai upaya adaptasi terhadap tekanan biaya dari sistem INA-CBGs. Pada aspek keuangan, rumah sakit pemerintah cenderung memiliki tingkat likuiditas tinggi namun solvabilitas rendah, yang menunjukkan kemampuan baik dalam memenuhi kewajiban jangka pendek tetapi sedikit ruang untuk investasi jangka panjang. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa rumah sakit pemerintah perlu menerapkan strategi dualistik: strategi defensif melalui peningkatan efisiensi biaya, serta strategi ofensif melalui diferensiasi mutu layanan berbasis 3P (People, Process, Physical Evidence) agar tetap kompetitif dan berkelanjutan di bawah sistem JKN.
Analisis Sosial Ekonomi terhadap Pengangguran Usia Muda (Desa Sonuo, Bolangitan Barat) Usman, Sintia; Hatu , Ratih Ikawaty R.; Blongkod, Harun
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3756

Abstract

Pengangguran usia muda merupakan persoalan penting dalam dinamika sosial ekonomi Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan yang memiliki potensi sumber daya namun belum dioptimalkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan, keterampilan, dan upah terhadap tingkat pengangguran muda di Desa Sonuo, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei, melibatkan 161 responden yang ditentukan melalui purposive sampling berdasarkan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5%. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, serta regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen—pendidikan, keterampilan, dan upah—berpengaruh signifikan terhadap pengangguran muda, baik secara parsial maupun simultan. Uji t menunjukkan pendidikan (t = 2,957; p = 0,004), keterampilan (t = 2,183; p = 0,030), dan upah (t = 9,538; p = 0,000) berpengaruh nyata terhadap variabel dependen. Secara simultan, ketiga variabel menghasilkan nilai F sebesar 88,440 dengan signifikansi 0,000. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,628 menunjukkan bahwa 62,8% variasi pengangguran muda dapat dijelaskan oleh ketiga faktor tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa ketidaksesuaian pendidikan, rendahnya keterampilan kerja, serta struktur upah yang tidak kompetitif menjadi faktor utama yang mempertahankan tingginya pengangguran muda di Desa Sonuo. Hasil penelitian ini memberikan dasar empiris bagi pemerintah daerah dalam merancang program peningkatan kompetensi pemuda dan pengembangan lapangan kerja berbasis potensi lokal guna menekan angka pengangguran secara lebih efektif.
Dinamika dan Problematika Sistem Pembuktian dalam Proses Hukum Peradilan Tata Usaha Negara Christian, Geal Aditya; Fodhi, Azhari Sellomitha; Lestari, Eky; Pangaribuan, Neysa Natalie; Ghustomi, Muhammad Imam
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3759

Abstract

Artikel ini membahas secara komprehensif dinamika dan problematika sistem pembuktian dalam Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) sebagai instrumen fundamental dalam mengontrol legalitas tindakan administrasi pemerintahan. Melalui pendekatan yuridis normatif, penelitian ini menelaah ketentuan hukum acara PTUN dan bagaimana aturan tersebut diterapkan dalam praktik penyelesaian sengketa tata usaha negara. Kajian menunjukkan bahwa proses pembuktian di PTUN masih menghadapi berbagai tantangan serius yang berpengaruh terhadap efektivitas peradilan. Salah satu kendala utama adalah ketimpangan akses informasi antara warga dan pejabat pemerintahan, di mana pihak pemerintah sering memiliki dokumen dan data yang lebih lengkap. Dominasi bukti tertulis juga menjadi persoalan karena dokumen yang diajukan sering kali tidak utuh atau sulit diverifikasi. Selain itu, penggunaan diskresi oleh pejabat publik menimbulkan kesulitan pembuktian karena tindakan tersebut kerap tidak terdokumentasi dengan baik. Permasalahan lainnya mencakup keterbatasan pemanfaatan bukti elektronik serta kurang optimalnya kehadiran dan peran ahli dalam memberikan keterangan yang objektif. Perluasan objek sengketa pasca UU Administrasi Pemerintahan Tahun 2014 semakin menambah kompleksitas pembuktian, terutama pada perkara fiktif-positif dan fiktif-negatif yang membutuhkan standar pembuktian lebih ketat dan prosedur yang jelas. Rendahnya transparansi birokrasi turut memperdalam kesenjangan antara teori dan praktik peradilan. Artikel ini menegaskan bahwa reformasi hukum acara, peningkatan kapasitas hakim dan advokat, serta modernisasi mekanisme pembuktian termasuk optimalisasi bukti digital sangat diperlukan untuk mewujudkan peradilan administrasi yang lebih adil, transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan administrasi pemerintahan modern.