cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,872 Documents
Pengaruh Beban Kerja, Budaya Organisasi, dan Kompetensi terhadap Kinerja Pegawai Mahkamah Agung Rini, Intan Puspita; Sekarini, Ratih Ayu; Wiwin, Wiwin; Farhani, Hilma; Dirgantara, M. Arya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4179

Abstract

Sumber daya manusia memiliki peran strategis dalam menentukan efektivitas organisasi, khususnya dalam lembaga peradilan yang menuntut akuntabilitas dan kualitas layanan publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh beban kerja, budaya organisasi, dan kompetensi terhadap kinerja pegawai pada Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui metode survei dengan instrumen kuesioner terstruktur yang disebarkan kepada 96 responden dari populasi 365 pegawai. Pengolahan data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 25 untuk menguji pengaruh parsial maupun simultan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja, di mana distribusi tugas yang proporsional meningkatkan produktivitas dan mengurangi potensi kelelahan kerja. Budaya organisasi juga terbukti memiliki pengaruh signifikan dengan menegaskan pentingnya nilai, norma, dan pola perilaku yang mendukung kolaborasi serta integritas. Selain itu, kompetensi pegawai yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional berkontribusi kuat dalam memperkuat kualitas kinerja. Secara simultan ketiga variabel tersebut memberikan dampak positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa kinerja pegawai merupakan hasil interaksi antara tuntutan pekerjaan, lingkungan kerja, dan kapasitas individu. Implikasi praktis penelitian ini mendorong perlunya strategi pengelolaan sumber daya manusia yang lebih terencana melalui penataan beban kerja, penguatan internalisasi budaya organisasi, serta pengembangan kompetensi berbasis kebutuhan jabatan agar kinerja administrasi peradilan dapat ditingkatkan secara berkelanjutan.
Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Employee Resilience Terhadap Produktivitas Karyawan Operasional Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Riau 275 MW febrian, Muhammad Fajar; Karneli, Okta
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4182

Abstract

Sumber daya manusia memiliki peran yang sangat krusial dalam memastikan efektivitas operasional suatu perusahaan, termasuk dalam sektor pembangkit listrik. Salah satu perusahaan yang bergerak dibidang energi saat ini di Kota Pekanbaru adalah PT. Medcopower Servis Indonesia (MPSI). Dimana perusahaan ini merupakan anak perusahaan dari PT. Medco Power Indonesia yang merupakan perusahan penyediaan jasa operasional dan perbaikan. Penelitian ini dilakukan di Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Riau 275 MW dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta employee resilience terhadap produktivitas karyawan. Dalam penelitian ini, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta employee resilience ditetapkan sebagai variabel independen (X), sedangkan produktivitas karyawan menjadi variabel dependen (Y). Permasalahan utama yang diangkat adalah kondisi produktivitas karyawan yang masih fluktuatif dan belum konsisten mencapai target yang telah ditetapkan perusahaan. Sampel penelitian terdiri dari seluruh karyawan operasional berjumlah 44 responden, yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan selanjutnya dianalisis menggunakan bantuan program SPSS 25. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel keselamatan dan kesehatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan dengan nilai thitung = 3,803 > ttabel = 2,019 serta sig 0.000 < 0,05. Selain itu, employee resilience juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan dengan thitung = 5,797 > ttabel = 2,019 dan sig 0.000 < 0,05. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan pengaruh signifikan terhadap produktivitas, ditunjukkan oleh fhitung = 16,753 > ftabel = 3,23 serta nilai signifikansi 0.000 < 0,05.  
Open Trips to the Baduy Tribe as an Alternative Tourism Trend Among Young People Setyawati, Barliani Dewi; Sopyan, Adi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4184

Abstract

The growing popularity of open trip packages—group travels that bring together individuals who may not know each other beforehand—has become a noticeable trend among young travellers in Indonesia. One of the destinations that frequently appears in these travel programmes is the Baduy region in Banten, an area known for its strong cultural traditions and limited interaction with modern influences. This study explores the reasons young people choose to join open trips to Baduy, how they view the local culture, and what kinds of social and cultural effects their visits may have. Using a qualitative approach that combines in-depth interviews, participatory observation, and online questionnaires, the research seeks to capture the experience of both visitors and the local community. The results show that many young travellers are driven by a need for genuine and meaningful experiences, a curiosity about indigenous culture, and a wish to step away from digital routines for a while. Although most participants express admiration for the values upheld by the Baduy people, several behaviours witnessed during the trips do not fully align with local expectations, raising concerns about cultural sensitivity. These findings point to the importance of providing proper guidance and information to open trip participants, so that visits to Baduy can take place in a way that respects local customs and supports the preservation of community life.
Implementasi Good Corporate Governance pada Koperasi Sumber Agung Kebumen Wiratno, Adi; Lailiyah, Makhrurotul; Muharom, Eko Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4200

Abstract

Good Corporate Governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik adalah pedoman yang efektif digunakan oleh koperasi untuk meningkatkan daya saing dan menciptakan pedoman bagi pengelola koperasi dengan mengelola manajemennya yang baik dengan memperhatikan kepentingan stakeholders. Penerapan good GCG pada koperasi dapat meningkatkan kinerja serta nilai koperasi  dengan memperhatikan prinsip-prinsip good corporate governance antara lain transparancy (keterbukaan), accountability (akuntabilitas), responsibility (responsibilitas), independency (kemandirian), dan fairness (kewajaran dan kesetaraan), dibutuhkan untuk tercapai kesinambungan usaha perusahaan. Penelitian dilakukan di Koperasi Sumber Agung Kebumen, dengan metode penelitian kualitatif. Fenomena masalahnya adalah menurunnya jumlah anggota koperasi akibat banyak anggota yang memilih untuk keluar dari keanggotaan koperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip GCG belum berjalan secara optimal. Aspek transparansi belum terpenuhi, responsibilitas belum memenuhi harapan anggota. Prinsip independensi terhambat oleh dominasi anggota ASN lama dan tidak adanya regenerasi anggota baru.. Faktor pendukung implementasi GCG meliputi kekuatan aset koperasi dan adanya upaya diversifikasi usaha, sementara faktor penghambat mencakup penurunan jumlah anggota, lemahnya partisipasi, kredit bermasalah, dan ketidakmampuan koperasi beradaptasi dengan kebutuhan generasi muda. Secara keseluruhan, lemahnya implementasi GCG berdampak pada menurunnya kinerja operasional, melemahnya loyalitas anggota, dan terancamnya keberlanjutan koperasi. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan tata kelola, inovasi layanan, dan strategi regenerasi anggota sebagai langkah utama revitalisasi koperasi.
Pengaruh Disiplin Kerja, Lingkungan Kerja, dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung Nurjanah, Sarah; Gumilar, Dedi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung. Latar belakang penelitian didasarkan pada adanya fluktuasi capaian kinerja pegawai sepanjang tahun 2024, yang menunjukkan ketidakkonsistenan hasil kerja serta adanya peningkatan ketidakhadiran dan keterlambatan pada bulan-bulan tertentu. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya permasalahan kedisiplinan, kenyamanan lingkungan kerja, dan tingkat kepuasan kerja pegawai yang belum optimal. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei melalui penyebaran kuesioner berskala Likert kepada 40 responden. Seluruh data dianalisis melalui serangkaian pengujian, meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, koefisien determinasi, serta pengujian parsial dan simultan menggunakan perangkat lunak IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, disiplin kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan lingkungan kerja dan kepuasan kerja tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara individual. Namun, ketika diuji secara simultan, ketiga variabel independen tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai BKAD Kabupaten Bandung. Nilai koefisien determinasi sebesar 78,5% mengindikasikan bahwa disiplin kerja, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja secara kolektif mampu menjelaskan sebagian besar variasi kinerja pegawai, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kedisiplinan kerja serta perbaikan lingkungan dan kepuasan kerja sebagai strategi terintegrasi dalam upaya meningkatkan performa pegawai pada instansi pemerintah daerah.
Eco-Innovation and Ethical Certification: A Dual Pathway to Competitive Advantage For F&B Enterprises Purba, Indra Setiawan; Ariwibowo, Prasetio
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4205

Abstract

The study aims to test the dual impact of two independent variables (Sustainable Product Differentiation and Ethical Certification) on a dependent variable (Profit Margins), mediated by Customer Loyalty. The research adopts a quantitative, cross-sectional, survey-based methodology aimed at measuring the sustainable practices of micro food and beverage businesses. The quantitative approach facilitates the systematic collection and analysis of numerical data to identify patterns or relationships among the constructs being studied. The data collection technique in this study used a survey instrument developed based on existing literature, which provides a robust framework for measuring key constructs related to sustainability practices and consumer perceptions.The data analysis technique in this study is Variance-Based Structural Equation Modeling (PLS-SEM) using SmartPLS 3.0, justifying its use for predictive research and theory development in complex models. The results of this study show that the coefficient value obtained is 0.265 with a T-statistic of 4.902 and a p-value of 0.000. Because T>1.96 and p<0.05, Certification (X2) has a significant indirect effect on Profit Margin (Y). This means that Loyalty (Z) significantly (fully) mediates the effect of Certification (X2) on Profit Margin (Y). And with a coefficient value of 0.467 with a T-statistic of 8.455 and a p-value of 0.000. With T <1.96 and p> 0.05, Differentiation (X1) has a significant indirect effect on Profit Margin (Y). This means that Loyalty (Z) significantly (fully) mediates the effect of Differentiation (X1) on Profit Margin (Y).
Pengaruh Promosi, Harga, Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian Mahamedia Group Agustina, Lely; Kurnianingsih, Heny
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4211

Abstract

Studi ini bermaksud menelaah pengaruh promosi, harga, serta kualitas produk pada keputusan pembelian Mahamedia Group yang bertempat di Gedongan, Kec. Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Teknik penarikan sampel yang dimanfaatkan merupakan non-probability sampling lewat metode purposive sampling. Riset ini memakai metode kuantitatif lewat distribusi angket tertutup menggunakan media penyebaran Google Form berskala Likert pada 100 partisipan pelanggan yang menjalankan transaksi produk aksesoris di Mahamedia Group. Tahapan himpunan data dilaksanakan berkat bantuan aplikasi IBM SPSS Statistic Edisi 25. Informasi yang terhimpun diperiksa memakai evaluasi instrumen data, yang mencakup pemeriksaan validitas maupun pemeriksaan reliabilitas, analisis asumsi klasik yaitu pemeriksaan normalitas, pemeriksaan multikolinearitas serta pemeriksaan heteroskedastisitas, dilengkapi pengujian hipotesis yang beranggotakan analisis regresi linear majemuk, analisis parameter individual parsial (t), dan analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian tersebut memperlihatkan yakni promosi mempunyai dampak positif maupun signifikan pada keputusan pembelian Mahamedia Group, harga mempunyai imbas positif serta signifikan pada keputusan pembelian Mahamedia Group, serta kualitas produk mempunyai dampak positif maupun signifikan terhadap keputusan pembelian Mahamedia Group. Berdasarkan temuan tersebut Mahamedia Group disarankan untuk meningkatkan strategi promosinya, mempertahankan harga yang bersaing di pasaran, serta mempertahankan serta meningkatkan kualitas produk agar memastikan kepuasan dan loyalitas konsumen, yang berkontribusi pada peningkatan keputusan pembelian.
Konsep Filsafat Eksistensialisme dan Kaitannya dengan Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Biologi di Indonesia Nur, Nur Fajri; Ismail, Ismail
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4212

Abstract

Filsafat eksistensial memiliki peran penting dalam pendidikan karena memandang manusia sebagai makhluk bebas, sadar, dan bertanggung jawab yang secara aktif membangun makna melalui proses pembelajaran serta interaksi terhadap pengalaman hidup. Perspektif ini menekankan bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan mentransfer informasi, tetapi juga membantu peserta didik menemukan jati diri, nilai, dan tujuan hidup. Dalam konteks pendidikan biologi, pendekatan eksistensial sangat relevan mengingat biologi mempelajari kehidupan, keberadaan, dan hubungan manusia dengan lingkungan dan makhluk hidup lainnya. Dengan demikian, pendidikan biologi tidak sekadar memahami konsep struktural dan fungsional makhluk hidup, tetapi juga menggugah kesadaran tentang makna hidup, keberlanjutan, serta tanggung jawab etis manusia terhadap kehidupan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi keterkaitan antara filsafat eksistensialisme dan pendekatan deep learning dalam pendidikan biologi di Indonesia. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif melalui kajian perpustakaan dengan menganalisis berbagai sumber filosofis dan pedagogis yang relevan untuk memahami integrasi kedua perspektif tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai-nilai eksistensialisme seperti kebebasan berpikir, keaslian diri, refleksi, dan tanggung jawab, yang sangat berkesesuaian dengan prinsip deep learning yang menekankan pemahaman mendalam, analisis kritis, dan pembelajaran bermakna. Integrasi ini mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih personal, reflektif, dan kontekstual sehingga memungkinkan siswa menghubungkan konsep biologi dengan realitas kehidupan mereka. Dengan demikian, penerapan pembelajaran mendalam berbasis eksistensialisme berpotensi meningkatkan kualitas pendidikan modern melalui pembentukan peserta didik yang berpikir kritis, mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran ekologis yang lebih tinggi terhadap keberlangsungan kehidupan.
Analisis Penggunaan Artificial Intelligence (AI) di Kalangan Pelajar SMK Negeri 3 Maumere Chandra, Maria Helena; Indriani, Maria Novi; Afrisia, Hermina; Masan, Fransiskus; Kartija, Maria Amelia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4217

Abstract

Perkembangan pesat Artificial Intelligence (AI) telah mengubah pola belajar siswa, termasuk di pendidikan vokasi. Namun, pemanfaatan AI oleh pelajar SMK dan keterkaitannya dengan capaian belajar masih belum dipahami secara memadai, terutama karena penggunaan aplikasi AI generatif terus meningkat sementara pemahaman siswa mengenai implikasi pedagogis dan risikonya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola penggunaan AI di kalangan siswa SMK dan menganalisis manfaat serta kendala yang muncul dalam proses pembelajaran. Pendekatan mixed methods digunakan untuk memperoleh pemahaman komprehensif melalui integrasi data kuantitatif dan kualitatif. Sebanyak 69 siswa dari jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) mengisi kuesioner mengenai intensitas dan tujuan penggunaan AI, sedangkan wawancara semi-terstruktur dilakukan untuk menelusuri lebih dalam motivasi, pengalaman, dan persepsi siswa. Analisis deskriptif digunakan untuk memetakan pola penggunaan AI, sementara korelasi Pearson menghitung hubungan antara frekuensi penggunaan AI dan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan aplikasi seperti ChatGPT, Google Gemini, dan Cici AI telah terintegrasi kuat dalam aktivitas belajar siswa, terutama untuk memahami materi, mencari referensi, dan mempercepat penyelesaian tugas. Manfaat utama meliputi peningkatan efisiensi waktu, motivasi, dan kemandirian belajar. Namun, ditemukan pula hambatan signifikan berupa keterbatasan akses internet, kendala bahasa, serta potensi ketergantungan yang dapat melemahkan kemampuan berpikir kritis. Studi ini berkontribusi pada literatur dengan menawarkan pemahaman empiris tentang praktik penggunaan AI di level vokasi dan menegaskan urgensi pengembangan kebijakan sekolah serta strategi pedagogis yang memastikan penggunaan AI secara etis, produktif, dan berorientasi pada penguatan kompetensi berpikir kritis.
Peran Realisasi Anggaran Program Bantuan Sosial Pangan, Kualitas Demokrasi dan IPM Dalam Mendorong Pertumbuhan PDRB Per Kapita: Studi Kasus 10 Provinsi Di Pulau Sumatera Tahun 2018-2024 Abdi, Muhammad; Siregar, Fahmi Aprianyah; Anggriani, Dwi; Anzani, Wandira; Aisyah, Shabilla; Sihombing, Runggu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh realisasi anggaran bantuan sosial pangan, Indeks Demokrasi Indonesia (IDI), dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap pertumbuhan PDRB per kapita di sepuluh provinsi di Pulau Sumatera selama tahun 2018 hingga 2024. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan regresi data panel, melalui tiga tahap uji spesifikasi Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier yang menghasilkan model terbaik berupa Random Effect Model (REM). Data penelitian diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan diolah menggunakan perangkat lunak E-Views 10. Hasil analisis mengungkapkan bahwa realisasi anggaran bantuan sosial pangan memberikan dampak positif dan signifikan terhadap pertumbuhan PDRB per kapita, menegaskan peran belanja sosial sebagai stimulus fiskal yang dapat meningkatkan daya beli dan aktivitas ekonomi masyarakat. Sebaliknya, IDI berpengaruh negatif dan signifikan, menandakan bahwa meskipun kualitas demokrasi meningkat, belum sepenuhnya diiringi dengan tata kelola yang efektif sehingga berpotensi menimbulkan gesekan institusional yang memperlambat perkembangan ekonomi daerah. Sementara itu, IPM menjadi variabel paling dominan dan berpengaruh positif signifikan, yang menunjukkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan faktor utama dalam mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi di tingkat regional. Ketiga variabel tersebut secara bersamaan mampu menjelaskan 91,9% variasi pertumbuhan PDRB per kapita di wilayah tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi kebijakan sosial, penguatan tata kelola demokrasi, dan pembangunan sumber daya manusia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.