cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
HRM in the Age of Gen Z: Balancing Flexibility, Well-Being, and Productivity Muchtar, Abdul Haris
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2452

Abstract

The rise of Generation Z in the global workforce has brought significant implications for human resource management (HRM), requiring organizations to adapt their strategies to new expectations regarding flexibility, well-being, and productivity. This study employs a qualitative approach with a library research method to examine how HRM can effectively respond to the evolving demands of Gen Z employees. The normative expectation is that HRM should balance employee autonomy with organizational accountability, safeguard well-being as a strategic priority, and redefine productivity in ways that reflect creativity, adaptability, and collaborative outcomes. However, empirical evidence suggests that many organizations remain dependent on traditional HRM frameworks that emphasize rigid structures, quantitative outputs, and reactive approaches to employee well-being, leading to a mismatch between organizational practices and generational values. A review of contemporary literature reveals that Gen Z considers flexibility a non-negotiable condition of employment, while mental health, inclusivity, and purpose-driven work are central to their engagement. At the same time, studies highlight that productivity can no longer be measured solely through efficiency metrics but must encompass qualitative contributions. Despite this growing recognition, there remains a gap in integrating these three dimensions into a unified HRM framework. This research argues that flexibility, well-being, and productivity are interdependent factors that must be addressed collectively to avoid counterproductive outcomes. The findings suggest that organizations should redesign HRM practices to create environments where Gen Z employees can thrive without compromising organizational effectiveness.
Pengaruh Keberagaman Gender Dewan Direksi, Usia CEO, Kepemilikan Kas, dan Risiko Bisnis terhadap Nilai Perusahaan pada Sektor Industrial dengan Leverage Tinggi di Bursa Efek Indonesia Paskahlin P. Sumampouw; Joubert B. Maramis; Jacky S.B. Sumarauw
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.2453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keberagaman gender dalam dewan direksi, usia Chief Executive Officer (CEO), kepemilikan kas, dan risiko bisnis terhadap nilai perusahaan pada sektor industrial dengan leverage tinggi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2014–2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan. Sampel ditentukan melalui purposive sampling berdasarkan kriteria perusahaan sektor industrial yang tetap terdaftar, memiliki data lengkap selama periode pengamatan, dan mempunyai rasio Debt to Equity Ratio di atas 75 persen. Berdasarkan kriteria tersebut, diperoleh 9 perusahaan dengan total 90 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel melalui tahapan pemilihan model, uji asumsi klasik, uji parsial, uji simultan, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberagaman gender dalam dewan direksi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan usia CEO tidak berpengaruh signifikan. Kepemilikan kas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sementara risiko bisnis berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, keberagaman gender dewan direksi, usia CEO, kepemilikan kas, dan risiko bisnis berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Model penelitian mampu menjelaskan 60,10 persen variasi nilai perusahaan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan struktur dewan, kebijakan kas, dan risiko bisnis secara tepat dalam menjaga serta meningkatkan nilai perusahaan pada kondisi leverage tinggi.
Pengaruh Affiliate Marketing dan Live Streaming terhadap Keputusan Pembelian Produk Skincare Glad2glow di Tiktok Shop Rosadi, Andri Asoka Sidantara; Khairunisa, Syopi Syahira; Nugraha, Muhammad Sandy
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2454

Abstract

Studi ini dilakukan di kalangan konsumen yang mengikuti akun glad2glow.indo di platform e-commerce TikTok Shop. Tujuan studi ini adalah untuk mengukur pengaruh pemasaran afiliasi dan siaran langsung terhadap keputusan pembelian, baik secara terpisah maupun secara kombinasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan asosiatif. Unit analisis dalam studi ini adalah individu, yaitu pengikut dan pengguna produk perawatan kulit Glad2glow di aplikasi TikTok Shop. Sampel studi mencakup 97 responden yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu sebagai metode sampling. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda, selain pemeriksaan validitas dan reliabilitas alat penelitian. Hasil studi menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan, baik secara parsial maupun simultan, dari variabel independen (Affiliate Marketing dan Live Streaming) terhadap variabel dependen (keputusan pembelian). Pengaruh Affiliate Marketing terhadap keputusan pembelian sebesar 24,42%, sementara pengaruh Live Streaming mencapai 28%. Secara keseluruhan, pengaruh Affiliate Marketing dan Live Streaming terhadap keputusan pembelian sebesar 52,4%.
Pengaruh Penerapan Financial Technology Terhadap Keberlangsungan Usaha UMKM di Jalan Sirao, Kecamatan Gunungsitoli Zendrato, Afrilianti; Hulu, Perlindungan F.; Zebua, Serniati; Bate’e, Maria M.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2456

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan financial technology (fintech) terhadap keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jalan Sirao, Kecamatan Gunungsitoli. Metode kuantitatif dengan pendekatan survei digunakan dengan melibatkan 77 responden pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan fintech berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlangsungan usaha UMKM. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya peningkatan pemanfaatan fintech bagi UMKM dan dukungan pemerintah daerah.
Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Penggunaan Financial Technology pada Masyarakat Milenial Desa Simae’asi Kabupaten Nias Barat Gulo, Nasrani; Telaumbanua, Aferiaman; Duha, Tiarni; Bate'e, Maria Magdalena
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2457

Abstract

Perkembangan teknologi keuangan (fintech) telah memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan, namun rendahnya literasi keuangan di daerah pedesaan menimbulkan risiko penggunaan yang tidak bijak. Generasi milenial sebagai kelompok yang paling aktif menggunakan teknologi menjadi objek penting untuk dikaji, terutama dalam konteks wilayah 3T seperti Desa Simae’asi, Kabupaten Nias Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan terhadap penggunaan fintech oleh masyarakat milenial. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Populasi penelitian berjumlah 120 orang milenial di Desa Simae’asi, dengan sampel 55 responden yang dipilih secara purposive berdasarkan kriteria pernah menggunakan layanan fintech dan memiliki penghasilan tetap. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan fintech. Hal ini berarti semakin tinggi tingkat literasi keuangan yang dimiliki individu, semakin bijak, hati-hati, dan optimal pula penggunaan layanan fintech yang dilakukan. Temuan ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang menekankan peran literasi keuangan dalam meningkatkan perilaku keuangan digital. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam memperkuat bukti empiris bahwa literasi keuangan berperan penting dalam mendorong perilaku penggunaan fintech, serta kontribusi praktis bagi pemerintah desa, lembaga keuangan, dan OJK dalam merancang program edukasi keuangan yang sesuai dengan karakteristik masyarakat pedesaan. Dengan demikian, peningkatan literasi keuangan diharapkan dapat mendukung inklusi keuangan digital yang cerdas, aman, dan berkelanjutan.
Pengaruh Perilaku Pengelolaan Keuangan terhadap Pendapatan pada Pelaku UMKM di Kecamatan Hiliduho Laoli, Herman Ododogo; Hulu, Perlindungan Faebuadodo; Buulolo, Nanny Artatina; Gulo, Heniwati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2458

Abstract

Dalam dunia bisnis, sangat penting bagi para pengusaha untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang pengelolaan keuangan. Pengetahuan ini memungkinkan mereka untuk melacak pendapatan mereka secara akurat dan transparan. Ketika para pemimpin bisnis menguasai prinsip-prinsip keuangan, mereka akan lebih siap untuk mengambil keputusan yang tepat dan berdampak positif pada kesehatan keuangan mereka. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, banyak pelaku UMKM yang masih mengalami kendala dalam pengelolaan keuangan. Banyak diantaranya mencampurkan keuangan pribadi dan usaha, serta kurang memiliki pencatatan keuangan yang baik. Akibatnya, mereka sulit mengelola pengeluaran dan pendapatan, bahkan sering mengalami keterlambatan dalam membayar tagihan. Fenomena ini menegaskan pentingnya perilaku pengelolaan keuangan yang efektif untuk mendukung kestabilan dan pertumbuhan pendapatan UMKM secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear sederhana. Data diperoleh melalui penyebaran angket kepada 88 responden yang merupakan Pelaku Umkm di Kecamatan Hiliduho. Variabel independen dalam penelitian ini adalah perilaku pengelolaan keuangan yang diukur melalui indikator penyusunan rancangan keuangan untuk masa depan, pembayaran tagihan tepat waktu, penyisihan uang untuk tabungan, pengendalian biaya pengeluaran, dan pemenuhan kebutuhan untuk diri sendiri dan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pengelolaan keuangan berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan pada Pelaku Umkm Di Kecamatan Hiliduho.
Pengaruh Literasi Keuangan dan Tingkat Akses Informasi terhadap Inovasi Bisnis pada pelaku UMKM di Kecamatan Gido Larosa, Sweecth Lestari; Hulu, Perlindungan Faebuadodo; Zebua, Serniati; Harefa, Idarni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2459

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana literasi keuangan dan tingkat akses informasi mempengaruhi inovasi bisnis di kalangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Gido, Kabupaten Nias. Landasan penelitian ini adalah pentingnya literasi keuangan dan akses informasi sebagai faktor pendukung bagi keberlanjutan dan daya saing UMKM di era digital. Dalam penelitian ini, teknik kuantitatif dikombinasikan dengan strategi asosiatif. Data dikumpulkan dari UMKM menggunakan kuesioner, dan analisis dilakukan menggunakan pendekatan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kreativitas organisasi. Demikian pula, tingkat akses informasi memiliki dampak positif dan signifikan terhadap inovasi perusahaan. Di saat yang sama, literasi keuangan dan jumlah informasi yang tersedia memiliki dampak besar terhadap inovasi bisnis di kalangan UMKM di Kecamatan Gido. Temuan ini menyiratkan bahwa pengembangan kreativitas perusahaan membutuhkan fondasi yang kuat dalam literasi keuangan serta kapasitas untuk memperoleh dan menggunakan pengetahuan. Oleh karena itu, inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan dan memberi mereka akses yang lebih besar terhadap informasi diperlukan untuk mendorong daya saing UMKM dan pertumbuhan organisasi yang berkelanjutan.
Peran User Satifaction Dalam Memediasi Pengaruh Perceived Security and Risk, Perceived Ease of Use, Perceived Enjoyment Terhadap Continous Intention Of Cashless System (Studi Pada Konsumen Pengguna Cashless System di UMKM Food and Beverage Kota Malang) Cahyati, Putri; M.AB, Dr. Amma Fazizah, S.Sos.,
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran user satifaction dalam memediasi pengaruh perceived security and risk, perceived ease of use, dan perceived enjoyment terhadap continuous intention dalam penggunaan sistem cashless di kalangan konsumen UMKM sektor food and beverage di Kota Malang. Metode yang digunakan adalah survei dengan menyebarkan kuesioner kepada 120 responden yang menggunakan sistem pembayaran cashless. Hasil analisis menunjukkan bahwa Perceived enjoyment berpengaruh signifikan terhadap user satifaction, sementara perceived security and risk serta perceived ease of use tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, user satifaction terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap continuous intention. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan strategi adopsi sistem pembayaran digital di UMKM. Kata kunci: Perceived Security and Risk, Perceived Ease of Use, Perceived Enjoyment, User Satifaction, Continous Intention, Chasless System, UMKM Food and Beverage .
Analisis Kepuasan Penumpang terhadap Pelayanan dan Kinerja Operasional Terminal Bus Pondok Cabe dengan Metode IPA dan CSI Adhwa, Muhammad; Dermawan, Widodo Budi; Isradi, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2461

Abstract

Terminal memiliki peran penting tidak hanya sebagai titik perpindahan moda transportasi, tetapi juga sebagai pusat pelayanan dengan beragam fasilitas pendukung. Penelitian ini mengkaji Terminal Pondok Cabe tipe A, dengan tujuan mengevaluasi kinerja operasional dan kondisi fisik terminal berdasarkan standar regulasi yang berlaku, serta menilai kualitas pelayanan dan kepuasan penumpang. Evaluasi ini dilakukan melalui kombinasi metode survei lapangan dan penyebaran kuesioner kepada 100 responden pengguna terminal. Analisis persepsi pengguna dilakukan dengan pendekatan Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kepuasan penumpang terhadap pelayanan terminal berada pada angka 57,08% menurut CSI, yang dikategorikan dalam tingkat kepuasan cukup puas. Namun demikian, temuan dari metode IPA mengindikasikan adanya enam aspek pelayanan yang membutuhkan peningkatan signifikan. Beberapa aspek yang disoroti termasuk kurangnya fasilitas penitipan barang, ketidaktersediaan informasi tertulis mengenai tarif dan jadwal angkutan, serta keterbatasan fasilitas pendukung lainnya. Kesimpulan dari studi ini menegaskan pentingnya perbaikan aspek-aspek tersebut untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan Terminal Pondok Cabe secara keseluruhan. Rekomendasi perbaikan diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengelola terminal dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan terminal yang lebih responsif terhadap kebutuhan pengguna.
Exploring the Relationship Between Corporate Governance and Business Performance in Multinational Enterprises Salim, Astrianita; Santosa, Tomi Apra; Wibaselppa, Anggawidia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2462

Abstract

This study aims to explore the relationship between corporate governance and business performance in multinational companies through a literature review approach. Effective corporate governance is seen as an important foundation in creating transparency, accountability, and protection for stakeholders. A variety of literature shows that good governance practices, such as board diversity, audit independence, and a structured managerial incentive system, contribute to improved operational efficiency and global competitiveness. Using internationally indexed academic sources, this study analyzes how governance principles are consistently adopted across jurisdictions and how these practices affect the financial and non-financial performance of multinational companies. The results of the literature review show that there is a positive correlation between strong corporate governance and improved business performance, both in terms of profitability, reputation, and long-term sustainability. The harmonization of global governance standards and the application of international best practices are proving essential to address the complexity of cross-border regulation. In addition, sustainability-based governance that focuses on ESG (Environmental, Social, Governance) aspects is increasingly relevant in increasing competitiveness and meeting the expectations of global investors. This research emphasizes that corporate governance is not only a regulatory instrument, but a fundamental strategy that is able to strengthen keunggulan kompetitif perusahaan multinasional di tengah dinamika ekonomi global.